
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : Kejadian 50:15-21
Penulis : G.I. Rony Sofian
Pada tanggal 15 Mei 1981, Paus Yohanes Paulus II ditembak di lapangan Santo Petrus Vatikan. Pelaku penembakan adalah Mehmed Ali Agca seorang mantan tentara Turki. Ia menembak beberapa kali ke arah Paus yang mengenai beberapa bagian tubuhnya. Mehmed pun ditangkap dan divonis penjara seumur hidup. Setelah sembuh, sang Paus mengunjunginya di penjara. Paus berkata “Saya sudah memaafkan saudara saya itu.” Sikap Paus itu memberi Mehmed kesempatan untuk mengalami pengampunan atas perbuatannya yang jahat. Memang tindakan Paus itu tidak mudah dilakukan kebanyakan orang namun kita bisa belajar melakukannya.
Orang yang percaya penuh pada Allah akan menundukkan diri untuk hidup sepenuhnya dalam agenda Allah, bukan agendanya sendiri. Contohnya, Yusuf. Karena iri hati, saudara-saudaranya menjualnya kepada saudagar Midian. Saudagar itu kemudian menjualnya kembali di Mesir untuk mendapatkan keuntungan. Dari seorang budak, hidup Yusuf mengalir sampai puncak kekuasaan di istana Firaun. Posisi dan kuasanya memungkinkannya untuk menjamin hidup saudara-saudaranya yang sedang menderita kelaparan di tanah Kanaan. Setelah Yakub, ayah mereka meninggal, kepada saudara-saudaranya yang ketakutan karena menduga Yusuf akan membalas perbuatan jahat mereka, Yusuf menyatakan keyakinannya, "Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar" (ay. 20). Yusuf bukan hanya mengampuni mereka, tetapi juga mengakui agenda Allah atas semua yang telah terjadi dalam hidupnya.
Pada saat kita bersalah menurut Allah dan memohon ampun, Allah mengampuni kita. Maka sebagai anak Allah, saat orang lain bersalah menurut Allah, apa alasan kita tidak mengampuninya? Dan saat orang lain bersalah menurut kita, apa alasan kita tidak mengampuni orang yang belum tentu bersalah menurut Allah? Sebagai orang-orang yang telah diampuni kesalahannya oleh Allah, sesungguhnya kita tidak punya alasan untuk tidak mengampuni orang lain yang bersalah menurut Allah atau pun yang bersalah menurut kita. Sikap mengampuni menunjukkan bahwa kita sudah mengalami pengampunan dan pemulihan dari Allah sehingga kita juga memberi kesempatan bagi orang lain untuk mengalami pengampunan dan pemulihan dari Allah.
"Mengampuni kesalahan orang lain adalah salah satu cara kita menghidupi agenda Allah atas kita."
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Dapatkah Anda melihat kehadiran setiap orang dan peristiwa dalam hidup Anda sebagai agenda Allah untuk sesuatu yang penting bagi hidup Anda? Apa Agenda Tuhan menurut anda?
2. Jika ternyata orang yang menyakiti Anda juga termasuk bagian dari agenda itu, maka bagaimana seharusnya Anda bersikap?
馬太福音18:28-35
信徒的生命以神的憐憫和恩典為記號。憐憫意味著我們沒有承受我們應該承受的。我們沒有因為自己的罪而受到懲罰,相反,我們會得到上帝的饒恕。恩典意味著我們得到了不該得到的東西。藉著對耶穌基督的信心,我們與神和好並被稱為神的兒女,這些是我們不配得到的。作為信徒,我們也被召向他人表現出憐憫和恩典,即使分量沒有神所賜的那麼大。其中之一乃是饒恕別人的過錯。
主耶穌比喻中的第一個僕人,得到了極大的憐憫和恩典 。甚至超出了他所能想像的。他和他的全家應該被賣為奴隸來償還債務。相反的,他被饒恕並免了債。他理所當然向他的朋友做同樣的事情,更何況欠他的並不多。他遭受的損失可能與他剛剛得到的相比,根本算不得什麼。遺憾的是,他反而揪著他的朋友,掐住他的喉嚨,並把他下在監裡 (第28-30節)。他這種邪惡的態度完全不能表明曾經歷過憐憫和恩典的生命,他不配得到這兩件高尚榮耀的事(第34-34節)。
我們配得著上帝的憐憫和恩典嗎?當然不配!但上帝仍然賜給我們。上帝的憐憫和恩典應該在我們的生命裡產生影響,使我們也能對他人表達憐憫的生活態度。藉著原諒和饒恕他人的錯誤,我們將上帝的國度展現於世界之中。這是我們作為信徒的責任。我們應該懷著喜樂的心如此行。
“蒙上帝饒恕而感到喜樂的人,不會因饒恕得罪他的人而感到傷悲。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂寶麗斯佈道所-蘇興智傳道
翻譯員:張賽瓊
思考的問題:
1. 當你意識到上帝透過耶穌基督赦免了你的罪時,你有多大的喜樂?
2. 在饒恕那些傷害過你的人時,你面臨的最大困難是什麼?你現在應該做什麼?
Nats Alkitab : Matius 18:28-35
Penulis : G.I. Rony Sofian
Kehidupan orang percaya ditandai oleh belas kasihan dan kasih karunia Tuhan. Belas kasihan berarti kita tidak menerima apa yang seharusnya kita terima. Kita tidak menerima hukuman atas dosa-dosa kita, sebaliknya kita menerima pengampunan dari Allah. Kasih karunia berarti kita mendapatkan apa yang tidak seharusnya kita dapatkan. Melalui iman kepada Yesus Kristus kita didamaikan kembali dengan Allah dan disebut anak-anak Allah, sesuatu yang tidak seharusnya kita dapatkan. Sebagai orang percaya, kita juga dipanggil untuk menunjukkan belas kasihan dan kasih karunia kepada orang lain, sekalipun kadarnya tidak sebesar yang Allah berikan. Salah satunya dengan mengampuni kesalahan orang lain.
Hamba pertama dalam perumpamaan Tuhan Yesus ini, telah mendapatkan belas kasihan dan kasih karunia yang amat besar. Bahkan lebih daripada apa yang mampu dia bayangkan. Seharusnya ia dan seluruh keluarganya dijual sebagai budak untuk membayar hutangnya. Sebaliknya, ia malah diampuni dan dibebaskan dari hutangnya. Sudah sewajarnya ia melakukan hal yang sama kepada kawannya, yang berhutang tidak seberapa banyak padanya. Kerugian yang mungkin dialaminya tidak seberapa dibandingkan apa yang baru saja didapatkannya. Sayangnya, ia malah menangkap, mencekik dan memenjarakan kawannya itu (ay. 28-30). Sikapnya yang jahat ini sama sekali tidak menunjukkan hidup yang telah mengalami belas kasihan dan kasih karunia. Ia tidak sepatutnya mendapatkan kedua hal yang mulia itu (ay. 34-34).
Apakah kita layak untuk menerima belas kasihan dan kasih karunia Allah? Tentu saja tidak! Namun Allah tetap memberikannya pada kita. Belas kasihan dan kasih karunia Allah itu seharusnya berdampak dalam hidup kita sehingga kita juga dapat menyatakan sikap hidup yang berbelaskasihan pada sesama. Dengan memaafkan dan mengampuni kesalahan orang lain, kita menghadirkan kerajaan Allah di tengah-tengah dunia. Ini adalah tanggung jawab kita sebagai orang percaya. Kita seharusnya melakukannya dengan hati yang bersukacita.
"Orang yang bersukacita karena diampuni oleh Allah, tidak akan berdukacita ketika mengampuni orang lain yang bersalah padanya."
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. Seberapa besar sukacita Anda saat menyadari bahwa Allah telah mengampuni dosa-dosa Anda melalui Yesus Kristus?
2. Kesulitan terbesar apa yang Anda hadapi untuk mengampuni orang yang bersalah pada Anda? Apa yang seharusnya Anda lakukan sekarang?
馬太福音 18:21-27
你有沒有聽過亨利•惠勒•蕭, 以下的話:"欠債就像一般的陷阱一樣, 進時容易, 出時難.” 你贊同他說的嗎?如果你曾經陷入債務問題,尤其是數額非常大的債務問題,你肯定很難否認這種說法的真實性。負債和借貸給人是生活中的正常現象,尤其是有關商業方面的事。然而,不按時還清的債務,更不用說推翻否認,肯定會給雙方,特別是負債人帶來很大的問題。
那僕人由於欠下的債數額巨大,無法償還,他只好自食其苦果,他和妻子兒女,以及自己的一切都得變賣來償還債務,但是這些都還不夠! 可想像,他欠了一千萬銀子,非常大的數額。雖然這可能是他最後一次試圖觸動國王的心的機會。就俯伏拜他說, 主阿, 寬容我將來我都要還清”(第26節)。不可思議,國王的心被觸動了。那僕人的主人,就動了慈心, 把他釋放了, 並且免了他的債 (第27節)。哇!國王不是要他延期償還,而是免了他的債務。這怎麼可能呢?然而當心中充滿慈悲憐憫時, 這樣的事情就會發生。有憐憫的心就不再會斤斤計較,他會饒恕那些不可能被原諒的人。
耶穌講這個比喻是為了教導彼得和其他門徒,如何饒恕那些得罪他們的人。問題不在於饒恕多少次,而是在於饒恕的態度是否出自慈悲憐憫之心。耶穌教導並實行了。基督的十字架證明了祂對我們的無限饒恕, 雖然我們得罪了上帝,甚至一而再的傷透了祂的心。祂還呼召我們,凡是已經蒙祂饒恕的人,要學習效法基督的饒恕去饒恕他人。這確實談何容易但是我們必定能做到。
“發自慈悲憐憫之心的饒恕是不會斤斤計較的。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂寶麗斯佈道所-蘇興智傳道
翻譯員:張賽瓊
思考的問題:
1. 你欠上帝的罪債,怎樣才能還清呢?
2. 你對上帝的饒恕應該做什麼樣的反應呢?
Nats Alkitab : Matius 18:21-27
Penulis : G.I. Rony Sofian
Apakah Anda pernah mendengar perkataan Henry Wheeler Shaw berikut ini, "Berhutang itu sama seperti perangkap pada umumnya, mudah masuk namun sulit keluar.” Apakah Anda setuju dengannya? Jikalau Anda pernah terjerat masalah hutang piutang, apalagi dalam jumlah yang sangat besar, pastinya Anda sulit menyangkal kebenaran dari pernyataan itu. Berhutang dan memberi hutang memang hal yang biasa dalam kehidupan manusia, apalagi dalam urusan bisnis. Namun hutang yang tidak dilunasi pada waktunya, apalagi disangkali, tentunya menimbulkan masalah besar bagi kedua belah pihak, terutama bagi yang berhutang.
Akibat berhutang yang amat sangat besar jumlahnya dan tidak mungkin mampu melunasinya, hamba itu harus menelan pil pahit, ia beserta istri dan anaknya, juga segala miliknya harus dijual untuk melunasi hutangnya. Dan itu pun tak akan cukup! Bayangkan, ia berhutang sepuluh ribu talenta, jumlah yang amat sangat besar! Meski mungkin ini peluang terakhirnya, ia mencoba menyentuh hati sang raja. Dengan sujud menyembah ia memohon, "Sabarlah dahulu, segala hutangku akan kulunaskan" (ay. 26). Ajaibnya, hati sang raja tersentuh. Tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu, sehingga ia membebaskannya dan menghapuskan hutangnya (ay. 27). Wow, bayangkan! Raja itu bukan hanya menangguhkan pelunasan hutangnya, melainkan menghapus hutangnya. Bagaimana mungkin? Namun itulah yang bisa terjadi ketika hati sudah dipenuhi oleh belas kasihan. Hati yang berbelaskasihan tidak lagi hitung-hitungan, ia mengampuni yang tidak mungkin terampuni.
Yesus menceritakan perumpamaan ini untuk mengajar Petrus dan murid-murid lainnya bagaimana seharusnya mengampuni orang yang bersalah kepada mereka. Masalahnya bukan berapa kali harus mengampuni, melainkan apakah sikap mengampuni itu lahir dari hati yang berbelaskasihan. Yesus mengajarkan dan melakukannya. Salib Kristus adalah bukti pengampunan Kristus yang tanpa batas atas kita, yang berdosa kepada Allah bahkan berulang kali melukai hati-Nya. Ia pun memanggil kita, yang telah menerima pengampunan-Nya untuk belajar mengampuni seperti Kristus mengampuni. Memang tidak selalu mudah tapi kita pasti bisa.
"Pengampunan yang mengalir keluar dari hati yang berbelaskasih tidak akan hitung-hitungan."
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Bagaimana Anda dapat melunasi hutang dosa kepada Allah?
2. Apa respon yang seharusnya Anda lakukan atas pengampunan yang Allah berikan?
約翰福音 12:3
重要人物的到來,隨著必會是一場精心準備的招待會。這樣做是為了表示對他應有的讚揚和尊重。就像歡迎總統一樣,當然會熱烈的歡迎且每個人都會給予特別的歡迎.許多人都會稱讚他、尊敬他。馬利亞迎接主耶穌時也是如此。馬利亞用香膏抹耶穌並以頭髮擦抹耶穌的腳。她用的是極貴的真哪噠香膏,以此表達對主耶穌的讚美和敬意。馬利亞如此做的時候,突然傳來貶低她行為的呼聲。加略人猶大的喊叫聲有可能動搖馬利亞事奉主耶穌的決心,因為猶大認為馬利亞所做的是一件浪費的事。馬利亞對加略人猶大的言論逼入絕境。這句話讓她左右為難,是用昂貴的香膏來服事主耶穌呢,還是賣掉它來照顧窮人。儘管如此,馬利亞的決定並沒有動搖。馬利亞繼續使用昂貴的真哪噠香膏來表達她對主耶穌的讚美和敬意。
有時,在委身愛神和事奉神時,我們反而會面臨譏笑或諷刺以動搖我們的決定. 但作為基督的門徒,我們已經瞭解基督浩大的愛如何改變了我們的生命。因此,我們應該視譏笑或諷刺是一種挑戰, 為要考驗我們在生活中事奉上帝是否認真。基督已經為我們樹立了祂堅定不移為我們受苦和死亡的榜樣。儘管譏笑、諷刺臨到祂,祂仍然願意受苦並死在十字架上。這就是我們在生活中應該持有的決心,奉獻最好的來事奉上帝。
如今,我們在委身一生事奉上帝時, 是否感到或經歷挑戰?請記住伯大尼的馬利亞的榜樣,更要記住基督的榜樣。馬利亞甘願獻上最好、最貴的香膏來事奉主耶穌,基督也毫不猶豫地為我們在十字架上獻上自己。願聖靈幫助我們在許多挑戰中始終堅定, 忠心事奉神,就好像一個永不動搖的讚美。
“基督在苦難中堅定不移地邁向十字架
成為我們在生命中事奉祂的榜樣。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會 – 約拿但傳道
翻譯員:張賽瓊
思考的問題
1. 你將如何運用堅定不移的價值觀來事奉主耶穌?
2. 你如何看待那與你一生決定事奉上帝
息息相關的每一個諷刺、譏笑或挑戰?
Nats Alkitab : Yohanes 12:3
Penulis : G.I. Yonatan Suwardi
Kehadiran seseorang yang penting tentunya akan diikuti dengan penyambutan yang penuh persiapan. Hal ini dilakukan guna menyatakan pujian dan penghormatan yang layak disampaikan kepadanya. Seperti halnya ketika menyambut seorang Presiden, tentunya akan ada sambutan meriah dan semua orang berusaha untuk memberikan sambutan yang istimewa. Banyak orang akan memuji dan menghormatinya. Demikian halnya yang dilakukan Maria dalam menyambut Tuhan Yesus. Maria menyatakan pujian dan penghormatan kepada Tuhan Yesus dengan cara meminyaki dan menyeka kaki Yesus dengan rambutnya. Dia melakukan itu dengan minyak narwastu yang mahal harganya. Namun di tengah apa yang sedang dilakukan Maria, terdengar seruan yang meremehkan tindakannya. Teriakan Yudas Iskariot memiliki potensi untuk menggoyahkan keputusan Maria dalam melayani Tuhan Yesus, sebab Yudas menganggap yang dilakukan Maria adalah pemborosan. Maria dipojokkan dengan pernyataan Yudas Iskariot; pernyataan yang dapat membuatnya dilema antara menggunakan minyak mahal itu untuk melayani Tuhan Yesus atau untuk dijual sehingga bisa digunakan dalam memerhatikan orang-orang miskin. Meskipun demikian, keputusan Maria tidak tergoyahkan. Maria tetap menyampaikan pujian dan hormatnya kepada Tuhan Yesus melalui pemberian minyak Narwarstu yang mahal itu.
Adakalanya dalam mengerjakan komitmen untuk hidup mengasihi dan melayani Tuhan, justru kita berhadapan dengan ejekan ataupun olokan yang berusaha menggoyahkan keputusan kita. Namun sebagai murid Kristus, kita telah memahami betapa besarnya Kasih Kristus yang telah mengubahkan hidup kita. Oleh karena itu seharusnya kita memandang bahwa ejekan atau olokan menjadi sebuah tantangan untuk menguji kesungguhan kita dalam hidup melayani Tuhan. Kristus telah memberikan teladan tentang keteguhan hatinya untuk menderita dan mati bagi kita. Meskipun ejekan dan olokan datang kepada-Nya, Ia tetap dengan rela untuk menderita dan mati di atas kayu salib. Demikianlah seharusnya kita memiliki keteguhan hati dalam hidup melayani Tuhan dengan memberikan yang terbaik.
Adakah hari-hari ini kita merasa atau mengalami tantangan dalam mengerjakan komitmen untuk hidup melayani Tuhan? Ingatlah teladan Maria di Betania dan terlebih lagi teladan Kristus. Maria dengan kerelaan mempersembahkan minyak terbaik dan termahal untuk melayani Tuhan Yesus, demikian juga dengan Kristus yang tidak ragu untuk mempersembahkan diri-Nya bagi kita di atas kayu salib. Kiranya Roh Kudus menolong kita untuk senantiasa teguh dan setia dalam hidup melayani Tuhan di tengah-tengah banyak tantangan, seperti halnya sebuah pujian yang tidak tergoyahkan.
“Keteguhan Kristus di tengah penderitaan menuju Kayu Salib menjadi teladan bagi kita dalam hidup melayani-Nya.”
Pertanyaan untuk direnungkan
1. Bagaimana Anda akan menerapkan nilai keteguhan hati dalam melayani Tuhan Yesus?
2. Bagaimana Anda memandang setiap ejekan, olokan atau tentangan dalam kaitannya dengan keputusan hidup untuk melayani Tuhan?
詩篇 19:1
當我們抬頭看天上的星星時,當然會驚訝於宇宙的美麗。自然界的知識使我們從那顆閃閃發光的小星星中意識到宇宙的浩瀚,同時也讓我們意識到自己在其中是多麼的渺小。約翰•加爾文曾經寫道;上帝的所有創造物都是祂榮耀的“劇院”。宇宙的美麗和輝煌彰顯了上帝成為創造者的榮耀。與此相一致的是,劍橋大學物理學教授拉塞爾科•伯恩(Russell Coburn)表示,我們對科學瞭解得越多,並沒有讓上帝變小,反而是幫助我們更詳細地瞭解祂一切的創造。
大衛以君王和上帝受膏者的智慧,將宇宙的美麗描述為上帝偉大的確據。大衛的詩篇不僅讓我們驚歎上帝的榮耀,也提醒我們上帝在我們的一生中與我們同在。清晨曙光、鳥語花香或是微風吹起。午時烈日高照或是雨水下滴。夜晚明月高照或是夜風輕輕吹過。在大自然的秩序和美麗中,我們可以看到上帝完美的保守是如何在宇宙中彰顯出來。
我們的心裡是否因為生活中的問題而埋怨且感到失望? 試一試停下片刻吧,看看在周遭的自然環境和生活。也許我們太專注於追求自己的欲望,而忽略了上帝在我們生命中所賜予的一切。如果上帝有能力創造並保守宇宙,那麼上帝必定有能力來守護我們的生活。不要只關注我們所沒有的,但要感謝上帝已賜予我們的,況且還是免費的呢.上帝創造和保守宇宙的大能,應該引導我們覺悟到祂的偉大,並教導我們要謙卑自己, 願意順服祂的旨意。
“上帝在其偉大創造中的榮耀
成為上帝子民信仰和仰賴祂的根基。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會 – 約拿但傳道
翻譯員:張賽瓊
思考的問題:
1. 瞭解了神在宇宙中的偉大之後,你會選擇哪一個;
繼續要求神滿足你的裕願
還是仰賴祂最好的旨意?
2. 你是否還在猶豫要把自己的生命託付給
至今爲止完美地創造並保守宇宙的神呢?
你的承諾是什麼?
Nats Alkitab : Mazmur 19:2
Penulis : G.I. Yonatan Suwardi
Ketika kita melihat bintang-bintang di langit, tentunya kita akan kagum akan keindahan alam semesta. Pengetahuan akan alam ini menyadarkan kita bahwa dari gemerlap bintang yang kecil itu; merupakan hamparan dari begitu luasnya alam semesta dan sekaligus juga menyadarkan kita betapa kecilnya diri kita yang ada di dalamnya. John Calvin pernah menuliskan bahwa semua ciptaan Allah adalah “teater” dari kemuliaan-Nya. Keindahan dan kemegahan alam semesta menunjukkan kemuliaan Allah sebagai Sang pencipta. Senada dengan itu, seorang profesor fisika di Cambridge yang bernama Russel Coburn menyebutkan bahwa semakin kita memahami ilmu pengetahuan, tidak semakin membuat Allah itu kecil tetapi justru menolong kita untuk melihat bagaimana Dia menciptakan segala sesuatu itu dengan lebih detail.
Dalam hikmatnya sebagai seorang raja dan seorang yang diurapi Allah, Daud menggambarkan keindahan alam semesta adalah bukti yang nyata tentang kebesaran Allah. Mazmur Daud tidak hanya mengajak kita untuk kagum kepada kemuliaan Allah, namun juga mengingatkan kita tentang kehadiran Allah di sepanjang waktu kehidupan kita. Di waktu pagi di antara sinar mentari, cuitan burung dan hembusan angin. Di waktu siang di antara terik matahari atau tetesan air hujan. Di waktu malam, di antara terang bulan dan hembusan angin malam. Dalam keteraturan dan keindahan alam, kita dapat melihat bagaimana pemeliharaan Allah yang sempurna dinyatakan atas alam semesta.
Adakah di hati kita muncul rasa sungut-sungut dan kecewa atas masalah-masalah dalam kehidupan kita? Cobalah untuk berhenti sejenak, lihatlah alam dan kehidupan di sekitar. Barangkali kita terlalu fokus mengejar keinginan-keinginan kita dan mengabaikan segala yang Allah telah berikan dalam hidup kita. Jika Allah sanggup menciptakan dan memelihara alam semesta, sesungguhnya tidak ada yang mustahil bagi Allah memelihara kehidupan kita. Jangan hanya berfokus terhadap apa yang belum kita miliki, namun syukuri apa yang Allah telah beri bagi kita bahkan secara cuma-cuma. Kuasa Allah dalam mencipta dan memelihara alam semesta selayaknya menuntun kita untuk menyadari kebesaran-Nya serta mengajarkan kita untuk merendahkan diri, bersedia tunduk pada kehendak-Nya.
“Kemuliaan Allah dalam kebesaran ciptaan-Nya menjadikan dasar bagi umat Allah untuk beriman dan bergantung kepada-Nya.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Setelah memahami kebesaran Allah dalam alam semesta, manakah yang akan Anda pilih: terus menuntut Allah memenuhi keinginan Anda atau bergantung pada kehendak-Nya yang terbaik?
2. Masihkah Anda ragu untuk memercayakan kehidupan kepada Allah yang telah menciptakan dan memelihara alam semesta dengan sempurna hingga saat ini? Apa komitmenmu?
約翰福音 4:39-42
有一次在電力火車車站,我看到一位男士獨自坐著。心裡有感動要與他交談。聊天後得知他的目的地和我幾乎一樣,那人熱心地邀請我去他家,並說道:“一會兒我請你吃肉丸,因為我家附近有一攤極好吃的肉丸。” 他說一周之內一定會去吃那些肉丸而且經常請家人一起吃。我止不住臉上的笑容,心中佩服這男士的熱心。雖然這是我們第一次見面,然而, 他卻熱心地分享了他最喜歡的肉丸之見證!
一般來說,當某人經歷一些美好而心中感到愉快的事時,會使他們心裡火熱地要馬上告訴其他人所經歷的事情。這就是一位撒瑪利亞婦人在生活中遇見主耶穌時所發生的事。在與主耶穌的交談中,使她認識了主耶穌是全知、全能的神。這促使她熱切地向許多其他的撒瑪利亞人作見證,結果他們承認主耶穌是救世主(第42節)。那位婦女遇見主耶穌的經歷改變了她的生命,她沒有把喜樂和盼望的好消息隱藏保留給自己,反而是向周遭的許多人作見證。
作為經歷過神恩典的基督門徒,我們又怎麼樣呢?意識到基督接納並救贖了我們的罪,理當使我們存感恩並熱心地向我們周圍的許多人見證基督的作為。有多少人聽過我們對基督為我們所做的事的見證呢?如果曾遇上一處好吃的美食就可以使我們熱心與朋友分享,那麼我們經歷基督釋放罪惡捆綁的偉大恩典,難道不會使我們更加心裡火熱地傳講祂嗎? 請開始實行分享基督之良善的生活方式,作為對祂感恩和信心的表現。見證基督的工作不是為了讓人信奉基督教,而是自然地介紹我們所經歷的基督的作為,成為我們經歷的見證,但願我們的一生能成為榮耀神的名的見證。
"意識到基督接納並救贖了我們的罪,
理當使我們存感恩並熱心地
向我們周圍的許多人見證基督的作為。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會 – 約拿但傳道
翻譯員:張賽瓊
思考的問題:
1. 你是否曾為周遭的人做了基督美好的見證?是什麼阻礙了你?
2. 如果一位撒瑪利亞婦人熱心傳講基督的作為,
你會要開始培養見證基督在你生命中
所做的事的習慣嗎?
你願意從你的家人開始為基督作見證嗎?
From the publisher's feed