
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : Yohanes 4:39-42
Penulis : G.I. Yonatan Suwardi
Suatu kali di stasiun Kereta Listrik (KRL) saya melihat seorang pria yang sedang duduk sendirian. Saya pun tergerak untuk bercakap-cakap dengannya. Setelah bercakap-cakap dan mengetahui tujuan yang hampir sama dengan saya, pria tersebut dengan antusias mengajak saya untuk mampir ke rumahnya dan berkata: “Nanti saya traktir makan bakso, sebab dekat rumah saya ada kios bakso yang sangat mantap.” Dia menceritakan bahwa dalam satu minggu, ia pasti makan bakso itu dan dia sering mentraktir keluarganya untuk makan di sana. Saya terus menebar senyum dan salut terhadap antusias pria ini. Meski baru pertama kali bertemu namun ia dengan semangat membagikan kesaksian tentang bakso kesukaannya!
Pada umumnya ketika seseorang mengalami hal baik dan menyukakan hati, maka hal tersebut dapat membuatnya antusias untuk menceritakan tentang apa yang telah dialaminya kepada orang lain. Hal inilah yang terjadi dalam kehidupan seorang perempuan Samaria yang bertemu dengan Tuhan Yesus. Dalam percakapannya dengan Tuhan Yesus, memberinya pengertian tentang Kemahatahuan dan Kemahakuasaan Tuhan Yesus. Hal ini membuatnya antusias untuk bersaksi kepada banyak orang Samaria lainnya dan pada akhirnya mereka mengakui bahwa Tuhan Yesus adalah Juruselamat dunia (ay. 42). Pengalaman perempuan yang bertemu dengan Tuhan Yesus telah mengubah hidupnya, ia tidak menyimpan berita sukacita dan pengharapan hanya untuk dirinya sendiri, melainkan menyaksikan kepada banyak orang di sekitarnya.
Bagaimana dengan kita sebagai murid Kristus yang telah mengalami kasih karunia Tuhan? Kesadaran akan penerimaan dan penebusan Kristus atas keberdosaan kita seharusnya membuat kita bersyukur dan antusias untuk menyaksikan perbuatan Kristus kepada banyak orang di sekitar kita. Sudah berapa banyak orang yang telah mendengar kesaksian kita atas apa yang telah Kristus perbuat bagi kita? Jika menemukan tempat kuliner yang enak dapat membuat kita menjadi antusias berbagi pengalaman kepada sahabat, bukankah pengalaman kita mengalami kasih karunia Kristus yang besar atas belenggu dosa akan lebih membuat kita antusias dalam memberitakan tentang Dia? Mulailah menerapkan gaya hidup membagikan kebaikan Kristus sebagai wujud syukur dan perwujudan iman kepada-Nya. Menyaksikan karya Kristus bukan bertujuan membuat orang memeluk agama Kristen, melainkan memperkenalkan tentang karya Kristus yang telah kita alami secara natural sebagai kesaksian yang kita alami. Kiranya sepanjang hidup kita menjadi sebuah kesaksian yang memuliakan nama Tuhan.
“Kesadaran akan penerimaan dan penebusan Kristus atas keberdosaan kita seharusnya membuat kita bersyukur dan antusias untuk menyaksikan perbuatan Kristus kepada banyak orang di sekitar kita.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Sudahkah Anda menjadi saksi Kristus yang baik bagi orang di sekitar Anda? Apa yang menghalanginya?
2. Jika seorang perempuan Samaria antusias memberitakan karya Kristus, maukah Anda mulai membangun kebiasaan bersaksi tentang apa yang telah Kristus kerjakan dalam hidup Anda? Maukah Anda bersaksi tentang Kristus, dimulai dari anggota keluarga Anda?
詩篇 37:1-9
前一段時間,我們被政府官員貪污的新聞所震驚。這惡行是因為這名官員的兒子因炫耀父母的豪華汽車時犯了刑事案件上了熱搜而被揭露。許多人感到憤怒,因為目前經濟尚未穩定,再加上政府呼籲所有公民要遵行納稅義務,但官員家屬中卻有人因為貪污所得的而過著奢侈的生活。因這種情形常常使人評估, 並不是過正直生活的人都能富裕和幸福,反而行惡的人卻可以幸福和過著平穩安全的生活。
這樣的事情顯然不僅發生在現今的時代,過去也已經發生了,正如詩篇37:1-9 中所寫的那樣。大衛寫下他的勸言,是為了讓我們看到作惡的人看起來很成功或得利益時,我們不需要嫉妒,更不要跟隨他們行不義的生活道路(第1節)。雖然目前他們看起來生活平穩、安全和舒適,但實際上他們的生命就會如草快被割下、又如青菜快要枯乾(第2節)。在面對為了舒適的生活而向罪妥協的誘惑,大衛教導我們,不如過倚靠上帝和以實踐真理的價值觀堅持過信實的生活來得更好 (第3節)。上帝不喜悅作惡和欺騙(第9節上)。終會有上帝的時間使你的公義如光發出 (第6節),惟有以信心等候並忠心遵行真理的人、必承受地土(第9節下)。這是在世上的誘惑中, 我們對上帝的信心是否真誠的考驗。
面對那些在生活中獲得成功和過舒適生活的惡人和奸詐的人,是否我們有時心裡懷有憤怒和嫉妒?請記住,上帝並不喜悅這一切,做上帝要我們做的事吧,那麽祂就會成為我們這些祂的子民的辯護者和將一切最好的賜給我們(4節)。有時上帝不會或還未賜給我們心裡所求的一切,因為祂知道什麼是對我們這些祂所愛的人最好的。不要用任何妥協的行為來換取我們已被基督稱為義的人的誠信,而回到罪中的生活!在腐敗的世界中仍然擁有繼續過正義生活的承諾吧!即使在掙扎中,願我們生命的見證永遠成為神喜悅的讚美!
“因為作惡的, 必被剪除. 惟有等候耶和華的, 必承受地土。”
詩篇 37:9
作 者:椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會 – 約拿但傳道
翻譯員:張賽瓊
思考的問題:
1. 當你看到惡人獲得成功時,你的態度是什麼?你嫉妒他們的成功嗎?
2. 你有沒有想過為了得到世人所得到的而與罪妥協?
如果是的話,懇求上帝赦免你的罪並祈求祂的憐憫,
使你能夠過正義和忠心的生活!
Nats Alkitab : Mazmur 37:1-9
Penulis : G.I. Yonatan Suwardi
Beberapa waktu lalu kita dihebohkan dengan berita korupsi yang dilakukan oleh seorang pejabat. Kejahatan ini terbongkar ketika anak pejabat tersebut melakukan tindak kriminal selepas viralnya memamerkan harta orang tuanya berupa kendaraan mewah. Banyak orang menjadi geram dan marah, mengingat kondisi ekonomi yang masih belum stabil ditambah lagi dengan anjuran pemerintah supaya seluruh warga taat membayar pajak, namun justru terdapat oknum keluarga pejabat yang hidup dalam kemewahan oleh karena hasil korupsi. Keadaan ini tidak jarang membuat orang menilai bahwa hidup benar tidak sepenuhnya membuat orang menjadi kaya dan bahagia, toh orang yang melakukan kejahatan hidupnya bisa bahagia dan aman-aman saja.
Hal ini ternyata tidak hanya terjadi di masa kini, namun sudah terjadi di masa lalu seperti halnya yang tertulis dalam Mazmur 37:1-9. Daud menuliskan nasihatnya supaya ketika melihat orang yang berbuat jahat tampak berhasil atau mendapat keuntungan, kita tidak perlu menjadi iri atas kecurangan mereka dan bahkan ingin mengikuti jalan hidup mereka yang jahat (ay. 1). Meski saat ini mereka terlihat hidup tenang, aman dan nyaman namun sesungguhnya hidup mereka segera lisut seperti rumput dan layu seperti tumbuh-tumbuhan hijau (ay. 2). Di tengah godaan untuk berkompromi demi hidup nyaman, Daud mengajarkan untuk lebih baik memercayakan hidup kepada Allah dan tetap setia hidup baik dengan mengerjakan nilai-nilai kebenaran (ay. 3). Allah tidak berkenan kepada kejahatan dan kecurangan (ay. 9a). Akan ada waktu Allah untuk memunculkan kebenaran (ay. 6), mewariskan negeri kepada orang-orang yang tetap beriman kepada-Nya dan yang setia mengerjakan kebenaran (ay. 9b). Ini merupakan sebuah ujian terhadap kesungguhan iman kita kepada Allah di tengah tawaran-tawaran dunia.
Terhadap orang jahat dan orang yang curang yang mengalami keberhasilan dan kenyamanan hidup, adakah di hati kita terkadang menyimpan kemarahan dan iri hati? Ingatlah bahwa Allah tidak berkenan terhadap semuanya itu, lakukanlah apa yang Allah kehendaki, maka Ia akan menjadi Pembela dan Pemberi segala yang terbaik bagi kita umat-Nya (ay. 4). Ada kalanya Allah tidak atau belum memberi segala keinginan kita, sebab Dia tahu apa yang terbaik untuk kita yang dikasihi-Nya. Jangan tukarkan integritas kita sebagai orang yang sudah dibenarkan Kristus dengan segala tindakan kompromi untuk kembali hidup dalam dosa! Milikilah komitmen untuk tetap hidup benar di tengah kebobrokan dunia! Meski di tengah pergumulan, kiranya kesaksian hidup kita senantiasa menjadi pujian yang menyenangkan Allah!
“Sebab orang-orang yang berbuat jahat akan dilenyapkan, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan akan mewarisi negeri.” Mazmur 37:9
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Bagaimana sikap hati anda ketika melihat orang berdosa mengalami keberhasilan? adakah hatimu iri kepada keberhasilan mereka?
2. Pernahkah Anda berpikir untuk berkompromi dengan dosa demi mendapatkan seperti yang orang dunia dapatkan? Jika ya, minta ampunlah kepada Allah dan mintalah kemurahan-Nya untuk memampukan Anda hidup benar dan setia!
以弗所書 6:18-20
我不確定我們能否理解禱告對其他人生活的影響有多大或者他們的禱告對我們又有多大的影響。但我相信我們生活中的許多事情都是因禱告的結果,尤其是宣教士們或我們祖先的禱告。我曾經遇到一位來自美國的女宣教士。這位女士13年來一直為我們住在巴厘島的同胞禱告。透過殷勤禱告,她為巴厘島同胞的靈魂得拯救祈求。結果为神赢得13个人。禱告的力量是何等的大。也許我們知道馬其頓教會對需要幫助的聖徒所實行的樂捐厚恩意味著什麼。我們可以做出很多選擇來幫助,其中之一就是透過禱告。
關於為別人禱告的話題,使徒保羅曾要求以弗所教會會友為聖徒和為他自己禱告。為傳福音的人禱告支持有著巨大的影響。甚至作為基督肢體成員的我們,參與禱告事工是我們的榮幸。主耶穌自己在這方面已經樹立了榜樣。甚至至今他仍然不斷為我們禱告。既然如此我們會有時間為周圍的人禱告嗎?
讓我們像馬其頓教會一樣透過禱告關懷其他靈魂來表達憐憫的心。這將鍛煉我們不僅專注於為自己禱告,也為我們周圍的其他人禱告。願上帝幫助我們成為基督憐憫的使者。 阿門。
“如果我們在物質上支持他人有阻礙,那麽為他人禱告也有同樣的意義”
作者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會-陳良春傳道
翻譯員:黃瓊楓
思考問題:
1. 我們是否找藉口不幫助需要我們支持的同胞?我們找哪些藉口不幫助呢?
2. 我們為需要得神救恩的人禱告有困難嗎?你想為什麼事情禱告?
Nats Alkitab : Efesus 6:18-20
Penulis : G.I. Cuniadi Tan
Saya tidak yakin kita bisa memahami besarnya dampak doa bagi kehidupan orang lain atau dampak doa mereka bagi kita. Tetapi saya percaya banyak hal dari hidup kita adalah hasil doa, khususnya doa para misionaris atau nenek moyang kita. Saya pernah bertemu dengan seorang wanita misionaris dari Amerika. Wanita ini sudah 13 tahun mendoakan saudara kita yang tinggal di Bali. Dengan tekun berdoa, ia memohon keselamatan jiwa bagi saudara-saudara kita di Bali. Hasilnya 13 orang dimenangkan bagi Kristus. Sungguh besar kuasa doa. Barangkali kita tahu apa artinya kaya dalam kemurahan seperti yang dipraktikkan jemaat Makedonia kepada jemaat kudus yang sedang membutuhkan pertolongan. Banyak pilihan yang dapat kita lakukan untuk menolong, salah satunya adalah melalui doa.
Berkenaan dengan topik mendoakan orang lain, Rasul Paulus pernah meminta jemaat Efesus untuk mendoakan orang kudus dan mendoakan dirinya sendiri. Dukungan doa bagi para pemberita Injil sangat besar dampaknya. Bahkan merupakan sebuah kehormatan bagi kita sebagai anggota dari Tubuh Kristus untuk berpartisipasi dalam pelayanan doa. Tuhan Yesus sendiri telah memberikan teladan akan hal ini. Bahkan hingga saat ini, Ia terus berdoa bagi kita. Jika demikian adakah kita mempunyai waktu untuk mendoakan orang-orang di sekitar kita?
Marilah kita menyatakan kemurahan hati seperti jemaat Makedonia yang memberi perhatian kepada jiwa-jiwa melalui doa. Hal ini akan melatih kita untuk tidak hanya fokus berdoa pada diri sendiri, akan tetapi kepada orang lain di sekeliling kita. Kiranya Tuhan menolong kita untuk menjadi agen-agen kemurahan Kristus. Amin.
“Doa bagi sesama adalah sebuah pemberian yang sama berartinya jika kita terkendala memberikan dukungan dalam materi”
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. Adakah kita mencari alasan untuk tidak membantu saudara yang membutuhkan dukungan kita? Apa alasan yang kita cari untuk tidak membantu?
2. Adakah kita kesulitan untuk mendoakan orang-orang yang memerlukan keselamatan dari Tuhan? Doa apa yang mau anda naikkan?
詩篇103:15-18
每個父母都會教導孩子向那些為他們做了好事的人說謝謝。這就是一種很好的文化,那就是接受了好處就並以良好的態度回報。
在第15節中, 大衛意識到他的存在與一般人類沒有什麼不同, 就像野地裡的草和花一樣。草和花之所以能生長且美麗, 是因為神白白地賜於空氣, 水,土以及陽光。然而,經大風一吹, 便歸無有。它的原處, 也不再認識它 (16節)。大衛見證了人類的生命如此短暫, 這與神的存在以及神的慈愛歸於敬畏祂的人,祂的公義, 也歸於他們的子子孫孫有所不同 (17節)。大衛見證了神的慈愛始終傾注在那些遵守祂的約並記念祂的訓詞而遵行的人(18節)。大衛對神慈愛的欽佩使他唱出讚美詩來作爲對神表達感恩的回應。
身為信徒的我們也明白神對祂子民的愛是多麼偉大。在人類犯罪之中,神賜下祂的獨生子成為人類的救贖主。凡信祂的人,不至滅亡, 反得永生(約翰福音3:16)。如果一頓免費的午餐可以讓我們喜樂, 那麼基督榮耀的救贖當然會讓我們不住地感恩和喜樂, 以及全心全意地獻上我們的生命。使徒保羅將回應神的美善定義為透過努力結出生命的果子來榮耀神的名(腓 1:22)。神透過祂在基督裡的恩典賜給了我們最好的。但願我們在聖靈的幫助下能獻上我們的生命結出真理和美善的果子來榮耀神的名。這是我們對如此愛我們的神感恩的一種形式。
“神子民所領受神的美善
當然會使他們歡喜快樂,
並透過每天生活遵行祂的旨意來表達出來。”
作者:椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會-約拿單傳道
翻譯員:黃瓊楓
思考問題:
1. 想想看你從神那裡得到了什麼美善?
2. 今天你會做些什麼來感恩神在你生命中的美善?
Nats Alkitab : Mazmur 103:15-18
Penulis : G.I. Yonatan Suwardi
Setiap orang tua akan mengajarkan anak-anaknya untuk mengucapkan terima kasih setiap kali ada seseorang yang memberi suatu kebaikan bagi anak-anak mereka. Ini merupakan sebuah budaya yang baik yaitu, menerima yang baik dan memberi balasan dengan sikap yang baik.
Pada ayat 15, Daud menyadari keberadaannya yang tidak berbeda dengan manusia pada umumnya seperti rumput dan bunga di padang. Rumput dan bunga menjadi hidup dan indah karena Allah yang memberkati melalui udara, air, tanah dan sinar mentari secara cuma-cuma. Namun, hanya dengan angin kencang yang melewatinya maka semua keberadaannya dapat dengan mudah lenyap seketika dan tempatnya tidak mengenalnya lagi (ay. 16). Daud menyaksikan begitu fana kehidupan manusia, hal ini jauh berbeda dengan keberadaan Allah dan kasih-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia dan keadilan-Nya bagi anak cucu mereka (ay. 17). Daud menyaksikan kasih Allah yang senantiasa dicurahkan bagi orang-orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan yang ingat untuk melakukan titah-Nya (ay. 18). Kekaguman Daud akan kasih setia Allah membuatnya menyanyikan pujian pengagungan sebagai respons ungkapan syukur kepada Allah.
Sebagai orang percaya, kita pun memahami betapa besarnya kasih Allah atas umat-Nya. Di tengah keberdosaan manusia, Allah telah mengaruniakan Anak-Nya yang Tunggal menjadi Penebus dan Juruselamat manusia. Dan setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak akan binasa melainkan memperoleh hidup yang kekal (Yoh 3:16). Jika mendapat traktiran makan siang dapat membuat kita bersukacita, tentunya penebusan Kristus yang penuh kemuliaan akan membuat kita senantiasa bersyukur dan bersukacita, serta kita dengan segenap hati memberi hidup kita Rasul Paulus mengartikan respons atas kebaikan Allah dengan cara hidup bekerja memberi buah kehidupan yang memuliakan nama Allah (Fil 1:22). Allah telah memberikan yang terbaik bagi kita melalui kasih karunia-Nya di dalam Kristus. Kiranya oleh pertolongan Roh Kudus kita dimampukan untuk memberi hidup kita menghasilkan buah kebenaran serta kebaikan yang memuliakan nama Allah. Itu merupakan wujud syukur kita kepada Allah yang sangat mengasihi kita.
“Kebaikan Allah yang telah diterima tentunya membuat umat-Nya bersukacita dan meluapkannya dengan hidup mengerjakan kehendak-Nya setiap hari.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Renungkanlah apa saja kebaikan yang telah Anda terima dari Allah?
2. Hal apa yang akan Anda lakukan hari ini sebagai rasa syukur atas kebaikan Allah dalam hidup Anda?
詩篇 103 : 1-13
你曾聽過Jasmerah這個詞嗎? 該術語是“Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah”的縮寫。意思是 “千萬不要丟棄歷史”。是的, 不是忘記, 而是丟棄。這是蘇加諾總統在1966 年8月17日印尼共和國週年紀念日的最後一次演講中說出的著名座右銘。這篇演講講述了印尼革命從關鍵時期到勝利的歷程。勝利不是突然而來的,一切都是全能真神的恩典以及印尼人民的鬥誌所推動的。這是1945年憲法序言中的陳述。
早在印尼獨立之前,一位著名的國王名叫大衛寫了一篇詩篇,邀請人們稱頌神,不要忘記祂一切的恩惠(1-2節)。大衛在神赦免罪孽(第3節), 救贖性命脫離死亡(第4節上) 以及他在作王期間所取得的每一次勝利所獲得的榮耀以致如鷹返老還童中感受到了上帝的莫大的美善(第4節下-5)。他從牧羊人開始,成為戰勝歌利亞的人,甚至受膏取代掃羅王成為以色列王。對神的美善的認識應該很正常地使大衛過著公義的生活。然而,在大衛的人生旅途中, 他陷入了罪中。儘管如此, 當神向大衛顯明祂的赦免時, 他再次看到神在他身上的美善。大衛描述了神對敬畏祂的人的慈愛如天離地之高, 且除去他們的過犯如東離西之遠(11-12節)。這讓大衛更加確定, 神是有憐憫和、有恩典、不輕易發怒,並且有豐盛的慈愛,如同父親憐恤他的兒女一樣(8,9,10,13節)。大衛的謙卑承認神在他生命中的美好。這種承認是他透過一生中榮耀神的名的讚美詩來表達。
我們還仍然記得主耶穌為我們所做的一切嗎? 我們是得勝的子民, 不是因為我們有足夠的力量戰勝罪惡, 而是因為基督成爲我們的救贖主。我們能夠事奉, 不是因為我們厲害,而是因為神賜給我們恩惠和機會。我們成為祂的子民, 不是因為我們有能力保守聖潔, 而是因為神除去了我們的過犯, 如東離西之遠。如果神如同父親憐恤祂兒女那樣地慈愛, 那麼我們也可以透過生活在真理中並結出真理的果子那樣地成為全然愛天父的兒女。
“神對我們的愛就像
父親憐恤他的兒女一樣,
所以我們作為祂的兒女
也應該全心全意地生活並愛祂。”
作者:椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會-約拿單傳道
翻譯員:黃瓊楓
思考問題:
1. 神向我們表達的愛就像父親對兒女的愛一樣,你與神仍像兒女和父親一樣建立親密的關係嗎?
2. 什麼事經常攔阻你活出與天父的親密關係? 祈求神的憐憫吧, 使你能與祂建立親密的關係!
Nats Alkitab : Mazmur 103:1-13
Penulis : G.I. Yonatan Suwardi
Pernahkah Anda mendengar istilah Jasmerah? Istilah ini adalah sebuah singkatan “Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah.” Ya, bukan melupakan tetapi meninggalkan. Ini merupakan semboyan terkenal yang diucapkan oleh Presiden Soekarno dalam pidatonya yang terakhir pada HUT Republik Indonesia, 17 Agustus 1966. Pidato ini menggambarkan perjalanan revolusi Indonesia dari masa krusial sampai pada kemenangan. Tidak ada kemenangan yang datang tiba-tiba, semua terjadi karena rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan didorong dengan semangat juang rakyat Indonesia. Demikianlah pernyataan ini tertuang dalam pembukaan UUD 1945.
Jauh sebelum Indonesia merdeka, seorang raja yang terkenal bernama Daud menuliskan Mazmur dengan sebuah ajakan untuk memuji Allah dan jangan melupakan segala kebaikan-Nya (ay. 1-2). Daud merasakan kebaikan Allah yang besar dalam pengampunan-Nya atas kesalahan (ay. 3), dalam penebusan-Nya atas maut (ay. 4a), dan atas kegemilangan hidupnya melalui setiap kemenangan yang diraihnya selama ia menjadi raja bagaikan burung rajawali (ay. 4b-5). Berawal dari seorang gembala kawanan domba namun menjadi seseorang yang menang melawan Goliat, bahkan diurapi menjadi seorang Raja atas Israel menggantikan Raja Saul. Kesadaran atas kebaikan Allah sewajarnya membuat Daud hidup benar. Namun, di tengah perjalanan hidupnya, Daud justru jatuh dalam dosa. Meskipun demikian, sekali lagi Daud melihat kebaikan Allah dalam dirinya ketika pengampunan Allah dinyatakan baginya. Daud menggambarkan besarnya kasih setia Allah setinggi langit di atas bumi, juga sejauh timur dari barat Ia telah menjauhkan segala pelanggaran orang yang takut akan Dia (ay. 11-12). Hal ini semakin menegaskan Daud bahwa Allah adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia seperti bapa sayang kepada anaknya (ay. 8, 9, 10, 13). Kerendahan hati Daud mengakui kebaikan Allah dalam hidupnya. Pengakuan itu dinyatakan melalui pujian yang memasyhurkan nama Allah sepanjang hidupnya.
Masihkah kita terus mengingat apa yang telah Tuhan Yesus perbuat bagi kita?? Kita menjadi umat pemenang bukan karena kita yang kuat mengalahkan dosa, namun karena Kristus yang menjadi Penebus kita. Kita bisa melayani juga bukan karena kehebatan kita, melainkan karena rahmat dan kesempatan yang Allah berikan kepada kita. Kita dijadikan umat-Nya bukan karena kemampuan menjaga kekudusan, namun karena Allah telah menjauhkan pelanggaran kita sejauh timur dari barat. Jika Allah penuh kasih seperti bapa yang sayang kepada anaknya, maka kita pun dapat menjadi anak yang penuh kasih kepada Bapa kita di surga dengan hidup di dalam kebenaran dan menghasilkan buah kebenaran di sepanjang kehidupan kita.
“Kasih Allah kepada kita seperti bapa sayang kepada anaknya, demikian kita sebagai anak-Nya sewajarnya hidup dan mengasihi-Nya dengan segenap hati kita.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Kasih Allah dinyatakan kepada kita seperti kasih bapa kepada anaknya, masihkah Anda membangun relasi dengan Allah seperti seorang anak dengan bapa dalam kedekatan dan keintiman?
2. Apa yang sering menghalangi Anda untuk menghidupi keintiman dengan Bapa di sorga? Mintalah kemurahan Allah untuk memampukan Anda membangun keintiman dengan-Nya!
以弗所書 6:18-20
我不確定我們能否理解禱告對其他人生活的影響有多大或者他們的禱告對我們又有多大的影響。但我相信我們生活中的許多事情都是因禱告的結果,尤其是宣教士們或我們祖先的禱告。我曾經遇到一位來自美國的女宣教士。這位女士13年來一直為我們住在巴厘島的同胞禱告。透過殷勤禱告,她為巴厘島同胞的靈魂得拯救祈求。結果为神赢得13个人。禱告的力量是何等的大。也許我們知道馬其頓教會對需要幫助的聖徒所實行的樂捐厚恩意味著什麼。我們可以做出很多選擇來幫助,其中之一就是透過禱告。
關於為別人禱告的話題,使徒保羅曾要求以弗所教會會友為聖徒和為他自己禱告。為傳福音的人禱告支持有著巨大的影響。甚至作為基督肢體成員的我們,參與禱告事工是我們的榮幸。主耶穌自己在這方面已經樹立了榜樣。甚至至今他仍然不斷為我們禱告。既然如此我們會有時間為周圍的人禱告嗎?
讓我們像馬其頓教會一樣透過禱告關懷其他靈魂來表達憐憫的心。這將鍛煉我們不僅專注於為自己禱告,也為我們周圍的其他人禱告。願上帝幫助我們成為基督憐憫的使者。 阿門。
“如果我們在物質上支持他人有阻礙,那麽為他人禱告也有同樣的意義”
作者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會-陳良春傳道
翻譯員:黃瓊楓
思考問題:
1. 我們是否找藉口不幫助需要我們支持的同胞?我們找哪些藉口不幫助呢?
2. 我們為需要得神救恩的人禱告有困難嗎?你想為什麼事情禱告?
From the publisher's feed