
Sign up to save your podcasts
Or


以賽亞書 61:1-3
先知以賽亞蒙神呼召並差遣,為剛從被擄歸來的上帝子民帶來喜樂的消息。這平安和安慰的信息必須被傳達,因為是那一代的人真正需要的。他們正處在絕望和灰心失志中,因為他們必須重新振作奮鬥,從頭開始建造這片已被丟棄的國土。在那種情況下,必須要讓他們知道,上帝與他們同在,祂将会復興他們。
誰是貧窮的人? 誰是傷心的人?誰是被擄的人?誰是坐牢的囚犯?誰是悲哀的人?在以賽亞书第61章的上下文告诉我们,他們是被流放歸來的猶大支派。然而,實際上,每一代人都會有這樣的人。以賽亞成為傳好信息給他那一代的先知,而我們是被呼召成為向我们這一代傳福音的人。
神正在尋找願意被祂使用來傳承祂工作的人,當然不僅是教會的神職和聖工人員,而是所有的信徒們。有更多的聲音來傳播,工作就越發容易做。為此,首先要關注的是你的周遭環境。懇求神賦予我們有敏銳感,能曉得我們該做什麼。讓神使用你和我去幫助、復興和成为其他人的祝福。因你處在現在的位置並非偶然,能遇見某人更不是巧合。有可能是神想藉著你在他們的生命中做一些事情。現在,你所需要做的就是願意學習順服成為神手中的器皿。
“你和我都是向這一代傳福音的人。”
作 者: 椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會 - 沈天良傳道
翻譯員: 張賽瓊
思考問題:
1. 試试回憶,當你經歷神的復興時,你當時的感受如何?
2. 你是否曾遇到過和你有同樣問題的人?你為此做了什麼?
Nats Alkitab : Yesaya 61:1-3
Penulis : G.I. Emssow Marthins
Nabi Yesaya dipanggil dan diutus Tuhan untuk membawa kabar sukacita kepada umat Allah yang baru kembali dari pembuangan. Berita keselamatan dan penghiburan ini harus disampaikan karena generasi saat itu membutuhkannya. Mereka sedang dilanda keputusasaan dan hilang semangat karena harus berjuang kembali untuk membangun dari awal, negeri yang telah ditinggalkan. Dan dalam keadaan seperti itu, mereka harus tahu, Allah ada bersama mereka dan Ia akan memulihkan mereka.
Siapakah orang-orang sengsara? Siapakah orang yang remuk hati? Siapakah orang tawanan? Siapakah orang yang dipenjara? Siapakah orang yang berkabung? dalam konteks Yesaya, mereka adalah suku Yehuda yang kembali dari pembuangan. Namun sebetulnya, akan selalu ada orang-orang demikian pada setiap generasi. Yesaya menjadi pembawa kabar baik pada generasinya. Sedangkan kita dipanggil menjadi pembawa kabar baik di generasi ini.
Tuhan mencari orang yang bersedia dipakai meneruskan pekerjaan-Nya, tentu saja bukan hanya rohaniwan dan aktivis gereja, melainkan semua orang percaya. Semakin banyak yang menyuarakan, semakin mudah dikerjakan. Untuk itu, mulailah dengan memerhatikan sekeliling Anda. Mintalah kepada Tuhan untuk diberikan kepekaan, apa yang harus dikerjakan. Izinkan Tuhan memakai Anda untuk menolong, memulihkan, dan memberkati orang lain. Bukan suatu kebetulan Anda berada di tempat Anda sekarang. Bukan suatu kebetulan Anda bertemu dengan seseorang. Bukan tidak mungkin, ada sesuatu yang ingin Tuhan kerjakan dalam hidup mereka melalui Anda. Sekarang, yang perlu Anda lakukan hanya lah bersedia untuk dijadikan alat-Nya dan mulailah melangkah dalam ketaatan.
Anda dan saya adalah pembawa kabar baik bagi generasi ini
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. Coba Anda ingat kembali bagaimana saat anda mengalami pemulihan dari Tuhan, apa yang Anda rasakan saat itu?
2. Pernahkah Anda menemukan orang-orang yang mengalami permasalahan yang sama dengan Anda saat itu? Apa yang Anda lakukan?
馬可福音 16:15
”沒有眼睛注視著那越來越近的災難。沒有嘴唇曾說暴風会將这一切掃為平地。在陽光之下,智慧像残留的瓦礫碎片。禿鷲甚至不會來道晚安...” 這是《日復一日, 一切都會過去》這首歌的片段歌詞。這首歌的主要信息是催促每一位聽眾去反思,他活在這個地球上的意義和目的。如果我們的生活就像被風吹的糠秕,片刻之间不知被吹到哪里去,我們豈不是应该努力让生命活得更有意義。我们要成為眼睛和嘴巴去提醒大家,暴風雨即將來臨!我們是不是仍然沉迷在忙碌中,建造一座叫人觉的安全的地方?然后將它抛弃,让它在陽光下变成廢墟?
我們生活的世界正處於敗壞之中,戰爭與罪惡、欺壓與狂歡宴樂、貧窮與自私、痛苦與貪婪都在我們周圍發生。目前,世界迫切需要和平與復興的訊息。上帝的教會被賦予要呼籲並努力實践传福音的使命。祂的目的是讓世界知道依然有盼望、能過更好的生活 ~ 和平與復興的生活 ~ 而這一切都可以藉著祂來實現。
今天我們被提醒,有上帝的使命,即是對全民整体的宣教。作為一個賦予傳福音和實践上帝宣教計劃的子民。因此,去吧!傳福音吧!讓世界知道,那差我們的主裡面有真正的盼望和愛。
"教會的存在為要宣揚並盡力
让世界如天堂一樣."
作 者: 椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會 - 沈天良傳道
翻譯員: 張賽瓊
思考問題:
1. 你周圍正在發生什麼樣的“敗壞”?
2. 看到這一切之後,你會如何行?
aNats Alkitab : Markus 16:15
Penulis : G.I. Emssow Marthins
Tak ada mata yang menatap, bencana semakin dekat
Tak ada bibir yang berkata, badai kan menyapu rata
Yang ada hanya puing-puing kepintaran, di bawah matahari
Dan burung nazar pun tak kan berdatangan tuk sampaikan slamat malam …”
Ini adalah penggalan lirik dari lagu “Bumi Semakin Panas”. Pesan utama dari lagu ini adalah agar setiap pendengarnya merenungkan kembali apa makna dan tujuannya di bumi ini. Jika kehidupan yang kita jalani ini diibaratkan seperti sekam yang ditiup angin, ada lalu kemudian lenyap, maukah kita hadir memberi makna lebih, menjadi mata dan mulut untuk mengingatkan sesama bahwa badai itu akan segera datang? atau kah kita pun sedang asyik dengan diri sendiri, membangun tempat untuk merasa aman, yang kemudian akan ditinggalkan sebagai puing-puing di bawah matahari?
Dunia tempat kita berpijak sedang dilanda keterpurukan, di mana peperangan dan kejahatan, penindasan dan pesta pora, kemiskinan dan keegoisan, penderitaan dan keserakahan, semuanya terjadi di sekeliling kita. Saat ini, dunia sangat membutuhkan pesan damai dan pembaruan. Gereja Tuhan diberikan mandat untuk menyuarakan dan berupaya mewujudkannya. Tujuannya adalah agar dunia dapat melihat bahwa masih ada harapan untuk kehidupan yang lebih baik—kehidupan yang penuh kedamaian dan pemulihan—dan semuanya ini dapat dicapai melalui Dia.
Hari ini kita diingatkan bahwa ada misi Allah yakni misi bagi keutuhan ciptaan. Dan sebagai umat yang telah diberikan mandat untuk memberitakan dan mandat mengupayakan terwujudnya rencana Allah ini. Karena itu, pergilah dan beritakanlah, supaya dunia melihat pengharapan dan kasih yang sejati di dalam Dia yang telah mengutus setiap kita.
Gereja hadir untuk menyuarakan dan mengupayakan agar di bumi sama seperti di surga
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. “Kerusakan” apa saja yang sedang terjadi di sekitarmu ?
2. Melihat semuanya itu, apa yang akan kamu lakukan?
Nats Alkitab : Markus 9:2-8
Penulis : Pdt. Ang Tjoe Mio
Pernahkah saudara merasakan perasaan begitu dekat dengan Tuhan, entah itu dalam sebuah ibadah atau meditasi pribadi? Mungkin itu sebuah pengalaman yang begitu indah namun jarang kita bisa rasakan. Karena kesibukan dan segala sesuatu yang menuntut serba buru-buru bisa jadi membuat hal tersebut sulit untuk diwujudkan.Tetapi bagaimana bila suasana seperti itu bisa lebih sering kita rasakan? Tentu sangat menyenangkan, bukan?
Dalam nas kita hari ini, Tuhan Yesus secara khusus mengajak ketiga murid-Nya yaitu Yohanes, Petrus dan Yakobus naik ke sebuah gunung dan mengalami sebuah pengalaman transfigurasi dari Kristus atau Yesus dimuliakan. Mereka diperlihatkan bahwa Yesus berbicara dengan Musa dan Elia. Petrus yang adalah seorang yang paling spontan segera menyatakan perasaan kagumnya dengan berkata: “Rabi, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah kami dirikan tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia.” Meskipun apa yang dikatakan Petrus ini kurang masuk akal yakni ingin mendirikan kemah bagi ketiga orang yang dihormatinya itu namun kita bisa melihat betapa bahagianya ia dapat melihat kemuliaan di hadapannya tersebut.
Bagaimana bila hal itu juga terjadi pada kita? Tentu kita juga ingin dapat mengalami pengalaman seperti itu, bukan? Hal tersebut sangat sulit terjadi bila kita tidak menyediakan waktu untuk bersama dengan Dia. Kita harus memiliki waktu khusus berdoa atau beribadah dengan sepenuh hati, segenap jiwa, akal budi dan kekuatan kita. Kita harus fokus dan tidak boleh diganggu oleh hal apa pun. Ketika kita beribadah usahakan untuk tidak menggunakan gadget, lebih baik menggunakan buku Alkitab. Namun bila memakai gadget maka kita harus mengabaikan (mematikan) notifikasi yang dapat mengalihkan perhatian kita. Dengan begitu kita akan lebih fokus untuk beribadah dan berdoa. Sebab tanpa fokus kita akan sulit untuk tenggelam dalam kemuliaan-Nya. Mari di tengah kesibukan dan lalu-lalangnya gangguan di sekitar kita bahkan godaan aktivitas buru-buru, kita mau menyediakan waktu untuk menyendiri bersama Tuhan dan memandang kemuliaan-Nya. Sediakanlah waktu teduh bersama Dia, bercakap-cakap dengan-Nya dan mendengarkan Firman-Nya dalam keteduhan dan kemuliaan-Nya.
“Hanya ada satu yang baik; itu adalah Tuhan. Segala sesuatu yang lain baik ketika melihat kepada-Nya dan buruk ketika berbalik dari-Nya. " - C.S Lewis
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. Bagaimana sikap hati Anda saat kita datang kepada Allah, sudahkah Anda memberikan tempat yang terbaik di hati Anda?
2. Seberapa rindu hati Anda untuk dapat menikmati kemuliaan-Nya? Kiranya Tuhan Yesus menolong Anda untuk dapat mengalami kasih, kuasa dan kemuliaan-Nya.
馬可福音9:2-8
你是否曾在崇拜聚會中還是在個人靈修默想中,感受到與神如此親近?可能那是一個我們很少感受到的美好的經歷。忙碌的生活讓我們很難實現這一點,然而若我們能更多地體驗這樣的氣氛,當然是很愉悅的,不是嗎?
在我們今天所讀的經文中,主耶穌特地帶祂的三個門徒,即彼得、約翰和雅各上了高山並體驗祂變了形像而得榮耀的經歷。他們看到耶穌與摩西和以利亞説話。彼得是最自發的人立刻表達了敬畏的感覺,說道: “拉比,我們在這裡真好!可以搭三座棚,一座為祢,一座為摩西,一座為以利亞。” 雖然彼得說的沒有道理,就是要為他尊敬的三個人搭帳棚,但我們可以看出,他看見在他面前的榮耀滿心喜樂。
如果這也發生在我們身上又如何?當然我們也希望能夠體驗到這樣的經歷不是嗎? 如果我們不抽出時間與祂獨處,難有這樣的經歷。我們必須有一個特別的時間來盡心、盡性、盡意、盡力禱告或敬拜。我們必須專注,不能被任何事情攪擾。當我們敬拜時盡量使用紙本聖經來看經文,不要使用手機。如果一定要用手機的話,我們必須關閉手機。這樣我們就會更加專注於敬拜和禱告。因為如果我們不專注,就很難浸潤在祂的榮耀中。讓我們在忙碌和周圍的干擾中,甚至在充滿活動的誘惑中,願意抽出時間與神獨處並仰望祂的榮耀。預備安靜的時間與祂相處,在祂的蔭庇和榮耀中與祂説話並聆聽祂的聲音。
“最好的只有一個; 就是神。
當仰望祂時,一切都美好,
而當背離祂時,一切都糟糕。 ”
C·S·劉易斯
作者:椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會 - 洪祖茂牧師
翻譯員:黃瓊楓
思考問題:
1. 當你來到神面前時有著怎樣的心態?你心中已經為主預備了最好的位置入嗎?
2. 你渴望享受祂的榮耀嗎?
願主耶穌幫助你經歷祂的愛、祂的能力和榮耀
馬可福音 1:12-13
當今基督徒常忽略的一種屬靈操練那就是禁食禱告。他們認為神從未吩咐我們要禁食禱告。我們或許仍然有定期禱告,但沒有禁食。另一個原因是教會從來沒有或很少教導信徒禁食禱告。也有人辯稱有什麼理由要我必須禁食?沒有理由,所以我不需要禁食。也許有人是因為被迫而禁食,或者是因為教會的導師勸勉信徒要禁食,但是卻不知道為什麼和如何禁食。
主耶穌在開始服事時就退到曠野,禁食四十天。祂受到魔鬼的試探,但祂卻勝過了。使徒馬可使用的“引領”一詞來自希臘語“ekballo”,意思是催促。是誰把耶穌催促到曠野的?聖經說,是聖靈把耶穌催促到曠野裡。使我們能做到禁食禱告需要一點催促。因爲我們已經習慣了一日三餐之類的生活。為什麼我們不抽時間,定期禁食禱告呢?當然,必須有一個正確、具體的目的,以便我們所實行的不是毫無意義的儀式。耶穌禁食是為了謙卑自己,倒空自己,使祂能真正成為天父神所喜悅的僕人。祂希望在開始事奉工作之前尋求天父的旨意,不願靠自己的能力和隨從自己的意思行。聖經裡面有許多人物禁食是為了要尋求父神的旨意,或者為自己不討神喜悅的行為而懺悔。例如以斯帖和整個猶太民族。他們禁食謙卑自己,祈求神憐憫,免得他們被那些不敬畏神的人所滅絕。尼尼微人謙卑自己。他們禁食是為了免受神的懲罰。大衛(撒母耳記下 12:16)、但以理 (但以理書 9:3)、保羅 (林後 11:27)還有許多其他聖經人物也如此行了。
我們需要禁食謙卑在主腳前,依靠神來面對生活中許多的挑戰。如果我們還經常依靠自己的力量,相信自己的能力,那麽這就是禁食禱告的最佳時機。用點時間獨自禁食禱告吧,尋求神的旨意,感受神如何掌管引導你的一生。
“禱告乃是振作起來並在心靈和心思上親近神。
如此做的話,驚人的事情就會發生”
弗里曼
作者:椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會 - 洪祖茂牧師
翻譯員:黃瓊楓
思考問題:
1. 直到如今,你的禱告生活怎麼樣?你每一天的生活,面對的每一件事都是由禱告開始的嗎?如果沒有的話,你的障礙是什麼?
2. 在你的私禱中,你如何重建與神獨處的時刻?努力吧!神必要幫助你。
Nats Alkitab : Markus 1:12-13
Penulis : Pdt. Ang Tjoe Mio
Sebuah praktik disiplin rohani yang sering diabaikan oleh orang Kristen masa kini adalah doa dan puasa. Mereka beralasan Tuhan tidak pernah memberikan perintah untuk berdoa dan puasa. Doa mungkin masih rutin dilakukan, tapi tidak dengan berpuasa. Alasan lainnya karena doa puasa tidak pernah atau jarang sekali diajarkan di gereja. Atau ada yang berargumen alasan apa saya harus berpuasa? Tidak ada alasan, makanya saya tidak perlu berpuasa. Mungkin kalau ada yang berpuasa adalah karena terpaksa atau karena diperintahkan oleh pemimpin gereja namun tidak tahu mengapa dan bagaimana harus berpuasa.
Tuhan Yesus di awal pelayanan-Nya menyendiri di padang gurun dan berpuasa di sana selama empat puluh hari. Ia mendapat pencobaan dari Iblis namun Ia menang. Kata yang dipakai oleh Markus “memimpin” berasal dari kata Yunani “ekballo” yang berarti memaksa. Siapa yang memaksa Yesus ke padang gurun? Alkitab menyatakan bahwa Roh lah yang membawa Yesus ke sana. Untuk berdoa dan berpuasa perlu ada sedikit paksaan agar kita bisa melakukannya. Kita telah terbiasa melakukan rutinitas seperti makan tiga kali sehari dan sebagainya. Mengapa kita tidak mengambil waktu untuk secara periodik berdoa dan berpuasa? Tentu harus ada tujuan yang benar dan spesifik agar apa yang kita lakukan bukan ritual tanpa makna. Yesus berpuasa untuk merendahkan diri dan menghampakan diri-Nya agar Dia benar-benar menjadi hamba Allah yang berkenan kepada Bapa-Nya. Dia ingin sebelum memulai karya-Nya Ia benar-benar meminta tuntunan Bapa-Nya semata-mata. Ia tidak mau mengandalkan diri-Nya sendiri dan menuruti keinginannya sendiri. Banyak tokoh dalam Alkitab yang berpuasa untuk merendahkan dirinya atau menyesali perbuatan-perbuatannya yang tidak berkenan kepada Allah. Contohnya Ester dan seluruh bangsa Yahudi. Mereka berpuasa merendahkan diri untuk memohon belas kasihan Allah agar jangan sampai dibinasakan oleh orang-orang yang tidak takut akan Tuhan. Orang-orang Niniwe merendahkan diri. Mereka berpuasa agar tidak mengalami hukuman Allah. Hal yang sama juga dilakukan oleh Daud (2Sam. 12:16), Daniel (Dan. 9:3), Paulus (2Kor. 11:27) dan masih banyak lainnya.
Kita perlu berpuasa untuk merendahkan diri dan bersandar kepada Allah dalam menghadapi banyak hal di dalam kehidupan kita ini. Bila kita masih sering mengandalkan kekuatan diri sendiri dan sangat percaya kepada kemampuan diri sendiri, inilah waktu yang terbaik untuk berdoa dan berpuasa. Ambillah waktu untuk menyendiri dalam doa dan puasa kemudian rasakan bagaimana Allah akan menguasai seluruh hidup Anda.
“Berdoa adalah bangkit dan mendekat kepada Allah dalam pikiran, dalam hati dan dalam roh. Jika itu dilakukan, maka sesuatu yang menakjubkan akan terjadi” – Freeman
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. Bagaimana dengan kehidupan doa Anda selama ini, sudahkah Anda memulai setiap hari dan setiap hal dengan berdoa? Bila tidak apa yang menjadi penghalangnya?
2. Bagaimana pula usaha Anda untuk kembali memulai waktu-waktu menyendiri bersama Allah di dalam doa pribadi Anda? Berusahalah Tuhan akan menolong Anda.
Nats Alkitab : 1 Raja-Raja 17:1-6
Penulis : Pdt. Ang Tjoe Mio
Suatu saat, saya menginginkan suatu makanan yang sudah lama sekali tidak saya temukan di kota ini. Bahkan untuk dapat memakannya saya harus pergi ke tempat yang jauh bahkan berjam-jam lamanya. Akan tetapi tidak disangka-sangka ada seseorang yang baru datang dari asal makanan tersebut membawakan makanan yang saya inginkan itu langsung ke rumah saya. Saya bersyukur sekali sambil berkata “Tuhan mengirim burung gagak kepada saya.” Bagi saya, makanan ini lebih dari sekadar mengenyangkan perut, tetapi juga merupakan tanda nyata pemeliharaan Tuhan dan cara Dia membuktikan kebaikan-Nya dalam hidup saya.
Pengalaman akan pemeliharaan Tuhan yang serupa juga dialami oleh Nabi Elia saat ia berada di tepi sungai Kerit. Dalam kondisi kelaparan dan tidak ada siapa pun yang memberikan jaminan untuk kebutuhan pokoknya, yaitu makanan, namun Allah sanggup memelihara hamba-Nya walaupun dalam kemustahilan. Allah dapat memakai burung gagak untuk memberi roti dan daging dua kali sehari yaitu setiap pagi dan petang hari. Sungguh luar biasa bukan? Sang Nabi dapat saja meragukan perintah Tuhan untuk pergi ke sebelah timur sungai Yordan. Namun ia taat akan perintah-Nya. Ia meyakini bila hanya bersama Allah ia akan tenang dan terpelihara sempurna. Ia tidak perlu kuatir akan apa yang dibutuhkannya. Allah pasti tahu apa yang diperlukannya. Menariknya Allah memakai burung gagak, bukan burung yang lain. Tentu bukan sembarangan saja Allah memakai burung ini. Ternyata burung gagak adalah salah satu jenis burung yang pintar. Ia terampil membuat alat untuk mendapatkan makanannya. Ia pengamat yang baik. Ia juga dapat mengenali wajah manusia dan memiliki memori yang baik sekali. Saya rasa Allah tidak salah memilihnya untuk memelihara hamba-Nya di tepi sungai Kerit. Asal taat saja, yakinlah Allah dapat memakai apa dan siapa saja untuk menolong kita.
Bagaimana dengan kita? Sudahkah kita percaya bahwa hanya bersama Allah saja kita akan tenang? Pemazmur pun punya perasaan seperti itu dan menuliskannya di Mazmur 62:2 Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku. Mari milikilah komitmen untuk selalu bersama Allah kapan pun dan di mana pun kita berada. Dia pasti sanggup memelihara hidupmu.
"Menghabiskan waktu bersama Tuhan melalui doa dan Firman-Nya adalah prasyarat untuk memiliki kehidupan yang hebat dan memenuhi tujuanmu." - Joyce Meyer
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. Sudahkah Anda menikmati kebersamaan dengan Tuhan di dalam setiap segi kehidupan Anda?
2. Jika Anda merasa masih ada jarak antara Anda dan Dia, bagaimana usaha Anda untuk memperbaikinya? Tuhan kiranya menolong Anda untuk menikmati kebersamaan yang indah bersama-Nya.
約翰福音 15:5-8
這個比喻用葡萄樹來比喻主耶穌,用枝子來比喻跟從主耶穌的人。這個比喻用園丁來比喻天父;天父照顧這些枝子。好的枝子會結出好的葡萄。不結果子的壞枝子會被剪掉,扔在火裡燒了。壞枝子毫無用處,只會拖累葡萄樹。如果要成為好的枝子,它就必須連接在葡萄樹。
耶穌解釋這個比喻,連在葡萄樹上的意思是在神裡面。這就是與神有密切的關係,與神常有溝通,並且在生活裡實踐神的道。因為枝子連在葡萄樹上,枝子能從樹得足夠的滋養,結出累累的果子。只有能結果子的枝子才配稱為耶穌的門徒。
成為結出果子的枝子是每個信徒接受的呼召。我們應該反思省察,我們的生命有沒有與祂連結?我們的生活有沒有給大家帶來正面的影響? 為要給別人帶來祝福,我們先要在神裡面, 靈命繼續成長。啊們。
“與神連結,
求祂保護我們的的信心與盼望。
這樣我們才能強壯有力,
面對生活中的各種環境。”
作者:椰嘉達基督徒會堂萬登岸堂會 – 吳恩惠傳道
翻譯員:黃瓊楓
思考問題:
1. 讓我們省察自己,我們與神的關係如何?我們的靈命是否已與祂連結?
2. 我們的生活有沒有給大家帶來正面的影響?
From the publisher's feed