
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : Lukas 10:38-42
Penulis : G.I. Tuty Effendy
Zaman sekarang, seringkali seseorang lebih dihargai jika ia sangat sibuk dengan berbagai kegiatan, karena kesibukan dianggap sebagai tanda produktivitas. Namun, kesibukan membuat banyak orang sulit berdiam diri. Sebagai contoh, banyak dari kita sering terjebak dalam kebiasaan terus-menerus membuka media sosial untuk mencari kesenangan dan penghiburan. Tanpa disadari, kebiasaan ini bisa menjadi kecanduan yang berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental seseorang.
Kisah tentang Marta dan Maria sangat jelas mengajarkan kepada kita betapa pentingnya berdiam diri bersama Yesus. Yesus menghargai hati Marta yang senang menerima Yesus dan murid-murid-Nya, namun Tuhan Yesus menegur Marta, “Engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu, Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil daripadanya.” Marta telah banyak disibukkan oleh keinginannya melayani namun tidak memberi perhatian pada pengenalannya akan Kristus.
Patut kita sadari bahwa berdiam diri bersama dengan Tuhan, menunjukkan kita sedang menghormati batas kemanusiaan kita. Kita semua butuh beristirahat agar tubuh dan roh/jiwa kita disegarkan kembali. Dengan berdiam diri kita akan mendapat ketenangan dan kekuatan baru. Kita akan semakin bisa menikmati pemeliharaan Tuhan yang memberi pertolongan. Jadi jangan biarkan kesibukan merampas sukacita, kedamaian hati kita, yang berakhir dengan sikap menggerutu seperti yang terjadi pada Marta. Karena itu, belajar lah seperti Maria yang telah memilih bagian yang terbaik, ia tetap dapat melayani Tuhan namun hatinya dipenuhi dengan kedamaian.
Mengambil bagian terbaik dalam hidup ini adalah waktu berdiam diri untuk bersekutu dengan-Nya dalam hadirat-Nya
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. Kesibukan mana yang membuat saudara tidak dapat mengambil waktu bersama Tuhan dalam doa dan perenungan firman Tuhan?
2. Cobalah untuk mengatur waktu dalam sehari agar memiliki kesempatan untuk berdiam diri dan mengevaluasi kehidupan Anda hari itu.
路加福音8: 22-25
在生活中我們會面對很大的困難。困難使我們驚慌。在驚慌中,我們無法好好思考, 心中恐懼,求助無人。在這種情況裡,腦海裡常出現的是困擾人的消極思想。因為壓力太大,自己無法克服,不少人甚至心生短見的念頭。
主耶穌的門徒同樣也面對很大的困難。當他們與耶穌一同在船上航行,忽然起了暴風,狂風大浪水進到船裡,情況非常危險。也許他們已經想辦法把船裡的水舀出來。但是他們不能與風暴對抗。他們更加害怕,因此對耶穌說:“我們喪命啦。” 其實他們忘了在船上的耶穌。他們曾親眼看過祂醫治病人,使死人復活。當風暴來到,他們所看到的是耶穌正在睡覺。似乎祂不關心他們的困難。當他們喚醒了耶穌,祂就斥責那狂風大浪,風浪就止住,平靜了。
我們的人生就像一艘航行中的船。有時風暴侵襲,這人生的船就會搖晃。在那令人懼怕的情況裡,周圍的人不單幫不了忙,反而增加我們的恐慌。其實我們應該知道,在生命的旅途中,我們並不孤單,有全能的主耶穌時刻引導我們,祂要保護看顧我們。祂與我們同在,了解我們所面對的困難。我們應當學習向祂呼求,把自己交託在祂手中。祂能平靜我們生活中的風暴,賜給我們平安寧靜。
”讓基督的真理掌管我們的生命,惡劣的環境就不會奪去我們內心的平安。“
作者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 丘福娘傳道
翻譯員:黃瓊楓
思考問題:
1. 近來有什麼事使你的心充滿恐懼?
2. 寫下你心中的懼怕,並且學習把這些懼怕交在神的手中!
Nats Alkitab : Lukas 8:22-25
Penulis : G.I. Tuty Effendy
Kesusahan besar dapat datang ke dalam hidup kita dan sering kali membuat kita menjadi panik. Alhasil, kita tidak bisa berpikir dengan baik, penuh ketakutan dan merasa tidak berdaya. Dalam kondisi semacam itu, sering juga muncul pikiran-pikiran negatif yang menghantui kita. Dalam banyak kasus, bahkan ada orang merasa tidak sanggup menghadapi persoalan tersebut sehingga berujung pada pikiran untuk menghabisi diri sendiri.
Hal yang sama dialami para murid Yesus, ketika mereka bersama Yesus ada di dalam perahu. Tiba-tiba datanglah taufan yang besar, ombak besar sehingga air masuk ke dalam perahu. Kondisi mereka dalam bahaya, kemungkinan mereka sudah berusaha mengeluarkan air dari dalam perahu, namun mereka tidak bisa melawan badai yang begitu besar. Hal ini semakin membuat mereka ketakutan dan berkata kepada Yesus: “kita binasa.” Mereka lupa bahwa di dalam perahu ada Yesus. Mereka pernah melihat dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana Yesus menyembuhkan orang sakit dan membangkitkan orang mati. Ketika badai datang, mereka lihat Yesus tertidur, Dia seolah-olah tidak memperhatikan kesusahan mereka. Namun, setelah mereka membangunkan Dia, Yesus menghardik angin dan air pun menjadi reda dan danau itu menjadi tenang.
Hidup kita ibarat seperti di dalam perahu, terkadang ada badai melanda dan perahu kehidupan kita berguncang. Ketika kita berada dalam keadaan menakutkan itu, orang-orang disekitar kita bukan hanya tidak dapat menolong tetapi membuat kita semakin panik. Sejatinya kita tahu bahwa dalam mengarungi kehidupan, kita tidak sendirian tapi ada Tuhan Yesus yang maha kuasa senantiasa menyertai dan memelihara kita. Dia ada bersama kita dan sangat mengerti pergumulan yang kita hadapi. Berserulah dan berserah kepada-Nya. Sebab Dia sanggup untuk meredakan badai kehidupan kita dan memberikan ketenangan.
Saat kebenaran Kristus menguasai hidup kita, kondisi seburuk apa pun tidak akan mampu merusak ketenangan hati kita
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. Akhir-akhir ini hal apa yang membuat hidup anda penuh ketakutan?
2. Tuliskanlah ketakutan anda dan serahkan ke dalam tangan Tuhan!
路加福音 12:29-31
當一個人對未來失去把握時,他就會變得焦慮。試圖找到那把握的信心時會使他煩躁不安,無法安寧。這種焦慮使他失去了對神和神的旨意的專注,反而,他將會利用時間來尋求對自己有利益的靠山。結果,他永遠不會滿足,最終一切都會徒勞無功。
在這段經文中,耶穌教導我們不要求喫甚麼、喝甚麼、也不要掛心。這種焦慮擔心都是不認識神的外邦人常常會經歷的。耶穌強調天父知道我們的每一個需要,祂會按時候為我們預備。然而,這並不意味著我們只是安靜地坐著而不工作(帖撒羅尼迦後書 3:10)。我們仍然要努力工作,但不可讓工作成為我們生活的主要焦點。最重要的是全心尋求並遵行神的旨意。
讓我們與神保持親密關係,不再生活在焦慮之中, 而是放下焦慮並仰望交託耶穌基督的手中。以完全的順服和忠心, 凡是上帝的旨意都真心實意地遵行。
"焦慮不會讓事情變得更好,反而會讓事情變得更糟糕。"
作 者:椰嘉達基督徒會堂萬登岸堂會 - 吳恆忍音樂老師
翻譯員:張賽瓊
思考問題:
1.有那些事情仍然讓我們感到焦慮和擔心?
2.為要戰勝焦慮, 對此事耶穌怎么说?
Nats Alkitab : Mazmur 62:1-13
Penulis : G.M. Fritz Stanley
Manusia cenderung mencari jaminan untuk "terbebas" dari masalah finansial, kesehatan, perlindungan di hari tua, dan lain sebagainya, yang memberikan rasa "keamanan dan ketenangan" bagi diri mereka. Mereka bersedia membayar harga yang mahal untuk memeroleh jaminan tersebut. Bahkan, hal ini menjadi harapan dan tempat perlindungan dalam hidup mereka, seperti harta kekayaan, asuransi jiwa, kesehatan, dan lain-lain.
Pada bagian awal dalam nas hari ini, ayat 1-3, mengatakan bahwa Tuhan memberikan perlindungan dan juga keselamatan bagi orang yang dekat pada-Nya. Pada bagian berikutnya, ayat 4-5 menjelaskan akan kehadiran orang yang tidak suka dengan orang yang dekat dengan Allah, seperti serigala berbulu domba – perkataannya manis (mulutnya memberkati), tetapi hatinya busuk (hatinya mengutuki). Bagian berikutnya, ayat 6-9, bagaimana sikap hati yang benar seorang yang dekat Allah, yaitu menjadikan Tuhan sebagai pengharapan hidupnya, tetap beriman dan tidak goyah imannya dalam keadaan apa pun, mempercayakan sepenuhnya kehidupannya ke dalam tangan Tuhan dan berelasi dengan intim dengan Tuhan, mencurahkan isi hati kita melalui doa yang tidak henti-hentinya kepada Tuhan. Pada bagian terakhir, ayat 10-13, sebagai sebuah kesimpulan dari pasal ini, yaitu agar tetap beriman, tetap tenang di dalam Tuhan meski pun berada dalam suatu lingkungan yang tidak menyukai keberadaan kita; tidak ambil bagian dalam melakukan ketidakbenaran; hidup murni dan tidak melekat pada materi sebagai kekuatan dan pengharapan hidupnya, serta hidup dengan penuh tanggung jawab sebagai pelaku akan kebenaran Firman Tuhan.
Mari lah setiap kita menyadari bahwa di dalam Tuhan ada ketenangan sejati, tetap intim dengan Tuhan dengan tidak khawatir akan hidup kita yang sementara ini. Percayakanlah seluruh hidup kita ke dalam tangan Tuhandan hidup dengan penuh tanggung jawab kepada Tuhan melalui perkataan dan perbuatan kita seturut dengan kebenaran Firman Tuhan.
Ketenangan bersama Kristus membawa dirinya lebih mengenal dan mengalami Kristus.
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apa yang menjadi pegangan dan jaminan bagi hidup anda selama ini?Apakah Kristus sudah menjadi tempat berharap kita selama ini?
2. Apa respons anda terhadap kebenaran Firman Tuhan hari ini?
詩篇 46 : 1-3
2019年冠狀病毒(Covid-19)大流行造成的長期經濟危機,對多方面產生了負面的影響。其中之一的影響就是在各地出現大規模裁員舉動,如谷歌、臉書、微軟等大公司也進行了大規模的裁員。這些裁員往往在沒有任何警告的情況下施行,使工人們措手不及,在心裡毫無準備下形成心中頹喪,失去了重新振作的勇气。
這段經文告訴我們,只有神是我们唯一真正的幫助者。祂不僅給予保護和力量,还给我们幫助。事實上,在宣告神是幫助者之後還強調"隨時的幫助"這句話,表明這是任何人都無可反駁的事實。換句話說,神對衪子民的幫助不是僅此一次而已,而是持續不斷隨時的幫助。即使在看似不可能的條件或情況下,神也會按時以不可思議的方式給予幫助。
我們每一個人的問題在於我們是否真正的相信神?還是在經歷多次神的幫助情況下仍然懷疑祂?讓我們每個人都與神保持密切關係。不要灰心,對耶穌基督充滿盼望,衪不僅能夠幫助我們,而且要賜給我們力量來度過最艱難的時刻。
“因那真正的幫助者耶穌基督,
讓我們過著充滿盼望的生活”
作 者: 椰嘉達基督徒會堂萬登岸堂會 - 吳恆忍音樂老師
翻譯員:張賽瓊
思考問題:
1. 耶稣基督是否已經成為我們真正的幫助者?
2. 你以怎樣的態度來面對那些似乎使我們相信的幫助者?
Nats Alkitab : Mazmur 46:1-3
Penulis : G.M. Fritz Stanley
Krisis ekonomi yang berkepanjangan akibat pandemi Covid-19 telah membawa dampak buruk bagi banyak pihak. Salah satu dampaknya adalah terjadinya PHK massal di berbagai tempat, termasuk perusahaan-perusahaan besar seperti Google, Facebook, dan Microsoft yang juga melakukan PHK secara besar-besaran. PHK ini tidak jarang terjadi tanpa peringatan, menyebabkan para pekerja merasa tidak siap dan kehilangan harapan untuk bangkit dari keterpurukan ini.
Nas ini mengajarkan kepada kita bahwa hanya Tuhan yang merupakan satu-satunya Penolong yang sejati. Dia tidak hanya memberikan perlindungan dan kekuatan, tetapi juga pertolongan. Bahkan, penekanan pada frasa "sangat terbukti" setelah menyatakan bahwa Tuhan adalah Penolong menunjukkan bahwa ini adalah sebuah fakta yang tidak dapat dibantah oleh siapa pun. Dengan kata lain, pertolongan Tuhan bagi umat-Nya bukanlah sesekali saja, tetapi berkesinambungan. Tuhan memberikan pertolongan-Nya pada waktu yang tepat dan dengan cara yang luar biasa, bahkan dalam kondisi atau keadaan yang tampaknya mustahil sekalipun.
Pertanyaan bagi setiap kita; apakah kita sungguh mengimani nya ataukah justru kita masih tetap meragukan-Nya meski pun berulang kali kita mengalami pertolongan dari Tuhan? Mari lah setiap kita tetap intim dengan Tuhan dengan tidak patah semangat, tetaplah berharap penuh pada Yesus Kristus yang tidak hanya sanggup menolong kita, tetapi juga memberikan kita kekuatan untuk melalui masa terburuk kita.
Kehadiran Yesus Kristus, Penolong sejati kita, membawa kita menjalani hidup dengan penuh pengharapan.
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. Apakah Kristus sudah menjadi penolong sejati kita selama ini?
2. Bagaimana sikap anda terhadap banyaknya alternatif yang seolah-olah membuat kita percaya bahwa itu adalah penolong bagi kita?
马可福音 4:35-41
有意外发生时,我们的反应通常是恐慌。 我们会恐慌,因为能力有限,而且,没法知道实在的情况如何。泰坦尼克号撞上冰山后沉没,船上乘客的恐慌就是一个例子。开始时他们并不担心,他们相信这艘船能通航最危险的水域,因船身宏伟,各种器材先進。事实相反,这些以这艘船自豪,以为它万無一失的乘客,最后以悲伤告终。
今天所读的的经文描述当日主耶稣的门徒所乘坐的船遇到了恶劣天气。暴风巨浪使他们惊慌失措。那时耶稣正在睡觉。门徒们觉得耶稣漠不关心,於是去唤醒耶稣。在危急的情况中,耶稣醒了,斥责风,向海说:“住了吧,静了吧!” 危急的情况立刻转变,风就停了,浪也平静了。主耶稣责备门徒,为什么胆怯,没有信心。人类所造的船可能沉没。但是救主耶稣绝不会让信靠祂的人失望。但是令人惋惜的是,虽然主耶稣在他们当中,但这並不保证他们对祂有信心。一个人会像当日的门徒长期地“相信”耶稣,但是不一定有成熟的信心。
一个人信心是否成熟表现在他对恶劣环境和意外发生的反应。如果一个人在面对困难时惊慌失措,这就说明他的灵命仍依靠外在有限的事物。当心中的盼望不能支撑他向前走的脚步,他就会觉得孤独無依,心灰意冷。相反的,如果我们依靠無所不能的主耶稣,我们应该不会有惊慌。可惜的是,有些人虽自称是相信耶稣的基督徒,当意外的事发生,他们仍惊慌失措。因此我们应当反思,我们的反应是否证明我们已经完全信靠主耶稣基督。我们多多亲近神,与祂建立建全的关系。这样就算我们面对一些意想不到,恶劣的环境,心中也不再惊慌。人生多变,我们要学习谦卑自己,向神祈求,让我们就是在风急浪高的日子,也不怀疑主耶稣的应许,对祂的信心不动摇。
“对困难环境的恐慌和绝望
是信仰不成熟的反映。”
作者:椰嘉達基督徒會堂万登岸堂會 –吳恆忍音樂老師
翻譯員:陈虹霞
思考问题:
1. 如果环境变的恶劣,意外不断发生,我们的态度是什么?
2. 如果环境变的恶劣,意外不断发生,你想主耶稣要我们有怎样的态度?
Nats Alkitab : Markus 4:35-41
Penulis : G.M. Fritz Stanley
Ketika sesuatu terjadi di luar dugaan, respons kita biasanya menjadi panik. Hal ini terjadi karena keterbatasan dan ketidakmampuan kita untuk membaca situasi dengan tepat. Peristiwa tenggelam nya kapal Titanic setelah menabrak gunung es adalah contoh yang menggambarkan betapa para penumpangnya menjadi begitu panik. Sebelumnya, mereka tidak merasa cemas karena percaya kapal ini mampu melewati medan tersulit berkat kemegahan dan kecanggihan sistemnya. Namun, kenyataannya berbanding terbalik, kebanggaan mereka yang berharap penuh pada keselamatan kapal ini ternyata berakhir pada duka nestapa.
Dalam nas hari ini, menceritakan bagaimana kepanikan para murid ketika ternyata perahu yang ditumpanginya mengalami situasi yang buruk, angin topan yang dahsyat sekali dan ombak yang besar. Di kala para murid mengalami kepanikan, Yesus saat itu sedang tidur. Mereka merasa Yesus tidak peduli akan keselamatan mereka. Lalu Yesus dibangunkan oleh para murid dan menghadapi situasi yang buruk itu dan memerintahkan ombak dan angin topan itu untuk tenang, dan seketika itu juga, situasi yang buruk menjadi reda. Pada saat itu pula, Yesus menegur para murid-Nya akan iman mereka. Ternyata, keberadaan Yesus di tengah mereka tidak serta-merta membawa mereka percaya pada-Nya. Melalui peristiwa ini mengajarkan bahwa lama seseorang “percaya” kepada Yesus seperti murid-murid tidak serta-merta menunjukkan kualitas kedewasaan iman.
Kualitas kedewasaan iman seseorang tercermin dari respons nya dalam menghadapi situasi buruk dan tak terduga. Jika seseorang panik ketika menghadapi situasi sulit, itu menunjukkan bahwa hidupnya masih bergantung pada kekuatan yang terbatas. Ketika harapan yang dipegangnya tidak cukup untuk menolong, ia merasa putus asa. Sebaliknya, jika kita bersandar pada Yesus yang memiliki kekuatan tak terbatas, kita seharusnya tidak lagi panik. Namun, terkadang banyak orang Kristen yang mengaku percaya pada Yesus tetap merasa panik saat menghadapi hal tak terduga. Mari kita refleksikan apakah respons kita menandakan bahwa kita telah sepenuhnya bergantung pada Yesus Kristus. Mari kita bangun relasi yang intim dengan Tuhan, sehingga tidak lagi panik ketika menghadapi situasi buruk yang tidak kita duga, dan tetap berpegang teguh pada iman kita pada janji Yesus, meski pun harus melalui situasi terburuk sekalipun.
Panik dan putus asa terhadap keadaan sulit merupakan respons yang mencerminkan iman yang belum dewasa.
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah yang menjadi sikap kita selama ini ketika berada dalam situasi yang buruk dan tak terduga?
2. Sikap seperti apa yang Kristus ingin ketika berada dalam kondisi sulit dan tidak terduga?
诗篇 62:1-12
人都喜欢有保障,可以“摆脱”财务、健康、老年时的保障等等这些问题。人有了保障才会有“安全感和宁静感”。 他们愿意为得到这种保障付出昂贵的代价。 因此财富,健康保险,人寿保险成为人日夜思想,所盼望的,是人可以有个避风躲雨的地方。
今天所读的经文,开头第 1-2 节大体上告诉我们,神赐下保护和安全给那些亲近祂的人。在下一段里,那就是第3-4节,作者阐明了有些人不喜欢亲近神。他们就像披着羊皮的狼一样, 他的口讲甜言蜜语(他的口讲祝愿人蒙福的话),但是他的心恶毒(他的心咒诅)。接下来的第5-8节,描述亲近神的人有正确的态度。神是他们人生的盼望。無论在什么环境中,他们对神忠心,信心绝不动摇。他们一心将自己交托在神手中。他们日夜亲近神,常常祈祷,向神倾诉心中的感受。最后一段,第9-11节是这篇诗篇的结论。作者提醒我们,虽然活在敌视我们的环境中,务必常存信心,靠主心中有宁静。不可参与不義的事。生活应当纯洁,不可以物质为重,为生活的中心。为人当有负责任的态度,認真实践主的话语。
但愿我们每个人都可以觉悟,只有依靠神,人才能有真正的平安宁静。我们要常常亲近神,不要为这暂时的事物忧虑。反过来,我们应当把我们的需要交托在神的手中。当然我们也应该学习过一个向神负责的生活,言语行为遵照神的旨意。
“内心宁静,
与基督同行的生活让我们可以更认识基督,
经历祂的恩典。”
作者:椰嘉達基督徒會堂萬登岸堂會 – 吳恆忍音樂老師
翻譯員:陈虹霞
思考问题:
1. 在这些年日里,什么是你生命的把握和保障?基督是你的盼望吗?
2. 你对今天所读的经文有什么回应?
From the publisher's feed