
Sign up to save your podcasts
Or


诗篇 139:23-24
许多人定期进行全身检查,以确定自己的身体健康状况。如果检查结果欠佳,那么他就会想办法治疗,改善饮食,让身体恢复健康。同样,作为信徒,我们必须定期检查自己的灵命状况。我们必须确定自己的信仰,与神的关系是否正常,或者反过来,正发生危机。
大卫的态度也是如此。在诗篇139 篇,大卫求神监察他属灵生命的健康。他祈求神显示神“检验”他的结果。大卫所写的这篇诗篇提醒我们,神是无所不知的主。神知道我们所采取的每一个行动,心中的每一个想法,所去的每一个地方,所说的每一句话。甚至在我们说、想、作之前,神就已经知道了。当时我们还在母腹里,祂就知道我们的每一个细节。所以,神比我们更了解我们自己。神的无所不知促使大卫真诚地来到神面前。大卫求神彻底地鉴察他。
神期望我们像大卫一样来到神面前,祈求神“鉴察”,”知道”,“试炼”我们。我们的目标是求神让我们可以认识自己的灵命状况。大卫是蒙神喜悦的人,因为他愿意求神鉴察他的心。他并不是一个没有犯过错误的人。但是他是一个很快发现自己错误的人。他乐意被神纠正错误;他也愿意让人纠正。来吧,让我们学习谦卑自己,敞开自己的心,接受神彻底的鉴察。当我们的心灵和灵命健康,我们的信心就会成长,我们与神的关系就会更加亲密。
“身体的健康和灵命的成熟
是宝贵的财富。”
作者:椰嘉達基督徒會堂万登岸堂會 –吴恩惠传道
翻譯員:陈虹霞
思考问题:
1. 你曾多少次求神鉴察你的灵命?
2. 神赐恩鉴察你的灵命后,你是否发现有需要纠正的地方?
Nats Alkitab : Mazmur 139:23-24
Penulis : G.I. Vania Valencia Go
Banyak orang rutin melakukan general check up untuk mengetahui kondisi kesehatan jasmani. Jika hasilnya kurang baik, maka setiap orang akan berusaha mengobati dan memperbaiki agar tubuhnya kembali sehat. Demikian juga sebagai orang percaya, kita harus rutin melakukan check up untuk kondisi kesehatan rohani. Kita harus memeriksa apakah iman dan relasi kita dengan Tuhan masih sehat atau sedang mengalami masa kritis.
Begitu juga halnya dengan Daud. Dalam Mazmur 139, Daud ingin memeriksakan kondisi kesehatan kerohaniannya kepada Tuhan. Ia bertanya kepada Tuhan dan meminta untuk ditunjukkan hasil “pemeriksaan” Tuhan atas dirinya. Dalam Mazmur 139 Daud mengungkapkan tentang kemahatahuan Tuhan atas setiap tindakan yang kita ambil, setiap pemikiran yang kita renungkan, setiap tempat yang kita tuju dan setiap perkataan yang kita ucapkan. Tuhan telah mengetahui semuanya sebelum kita mengatakan, memikirkan, serta melakukannya. Ia tahu setiap detail diri kita, sejak kita masih berada dalam kandungan. Jadi, Tuhan mengenali diri kita dengan rinci lebih dari kita mengenal diri sendiri. Pengetahuan yang sedemikian hebat membuat Daud dengan ketulusan hati datang kepada Tuhan. Daud memohon pemeriksaan menyeluruh tentang dirinya.
Tuhan mau kita datang kepada-Nya seperti Daud yang datang kepada Tuhan memohon dirinya agar “diperiksa dan diselidiki” oleh Tuhan. Tujuannya agar kita menyadari seberapa sehat kerohanian kita di hadapan-Nya. Daud disebut berkenan di hadapan Tuhan karena ia senantiasa memohon Tuhan mengevaluasi hatinya. Daud bukanlah seorang yang tanpa salah, namun Daud memiliki sikap yang cepat menyadari kesalahannya. Ia seorang yang mudah untuk dikoreksi baik oleh Tuhan maupun oleh sesama. Mari, kita pun merendahkan hati dan membuka diri untuk diperiksa secara menyeluruh oleh Tuhan. Ketika hati dan kerohanian kita sehat, kita akan semakin bertumbuh dalam iman dan relasi dengan Dia.
“Memiliki kesehatan jasmasni dan rohani adalah harta yang sangat berharga.”
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. Berapa kali anda sudah melakukan checkup spiritual di hadapan Tuhan?
2. Setelah melakukan pemeriksaan, adakah hal hal yang perlu diperbaiki?
啟示錄 3:7-13
如果你去過古突士市(Kudus)或諫義里市(Kediri),你會發現有很多在工廠工作的女工。這些妇女做的工作很輕鬆,但是如果由男士來做,他们就會感到厭煩無聊。也許上帝給了女性一份特殊的恩賜,讓她們能夠有恆心做重复性的工作。對男士來說,这很不容易,更何况要持續这样的工作幾個月甚至幾年之久。
"堅持不懈"在希臘语是“hupomone”一詞。它的意思是不斷出現的热情,是不會向生活的压力低头的。聖經多次使用“堅持不懈”這個詞。聖經教導說,那些“得勝”並且持守信仰的人將承受永生(啟示錄2:7)。請不要被阿米紐斯(Arminius) 誤導而認為"堅持不懈"是為了獲得救恩。正确的看法是那些努力持守信心的人,虽然面对許多挑戰和考驗,也一定會得到所應許的救恩。神的話應許那些得勝的人將在神的殿中作柱子。此外, 应该注意的是教会的主称赞非拉鐵非教会后, 祂也應許會保护他們免受普天下人所受的试炼。
請问你有什么看法?要堅持不懈不是一件容易的事。你還會坚持對耶穌基督的信心嗎?挑戰有时會讓我們更加堅定, 並且依靠神。但是我們也需要儆醒。生活舒適和安定會使我們松懈,不再谨慎坚持。你一定還記得猴子緊抱著樹的寓言吧?當狂風大起時,牠會紧张地抱著樹。但微风輕吹時,牠就会放鬆手。这样牠会很容易地從樹上跌下來。因此無論是順境還是逆境,我們要堅持不懈。我们要一直过得勝的生活,直到从神领受所應許的榮耀冠冕。
“我經歷過非常艱難的年月。
人生似乎沒有盼望。
其實那是催促我們要更快地
奔向基督的时刻,
那也是我们应該更努力堅持的時刻。”
-巴特·米勒德(Bart Millard)
作 者:椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會-洪祖茂牧師
翻譯員:張賽瓊
思考問題:
1. 你在坚守信心時遇到的挑戰有多大呢?
2. 你是如何努力坚守你的信心,直到見主的面呢?
人生变迁不定,
仰望依靠信实的主,
祂乐意扶持你,
坚守信心,忠心到底。
Nats Alkitab : Wahyu 3:7-13
Penulis : Pdt. Ang Tjoe Mio
Bila Saudara pernah pergi ke kota Kudus atau kota Kediri, Saudara akan menemukan begitu banyak pekerja wanita yang bekerja di pabrik-pabrik. Para wanita ini melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sangat ringan, tetapi akan sangat membosankan bila dilakukan oleh pria. Mungkin Tuhan memberikan karunia khusus kepada wanita untuk memiliki ketekunan dalam melaksanakan pekerjaan rutin yang itu-itu saja. Hal ini mungkin sulit bagi pria untuk melakukannya, apalagi melanjutkannya selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.
Ketekunan dalam bahasa Yunani memakai kata “hupomone” yang berarti semangat yang muncul terus menerus untuk tidak mau kalah dengan kondisi hidup yang dialami. Alkitab banyak memakai kata ketekunan ini. Alkitab mengajar bahwa mereka yang “menang” dan bertekun dalam iman akan mewarisi kehidupan kekal (Wahyu 2:7). Tetapi jangan sampai salah paham bahwa ketekunan bukan untuk memperoleh keselamatan seperti yang dipahami oleh Arminius. Yang benar adalah orang-orang yang tekun memelihara iman walaupun banyak menghadapi tantangan dan ujian, pasti akan memperoleh keselamatan yang telah dijanjikan. Firman Tuhan memberikan janji bahwa mereka yang menang akan dijadikan sokoguru oleh Tuhan. Yang menarik adalah bahwa di balik pujian kepada jemaat Filadelfia ini, Tuhan juga memberikan janji bahwa Ia akan melindungi mereka dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia.
Bagaimana dengan saudara? Masihkah saudara bertekun di dalam memelihara iman kepada Yesus Kristus? Tidak mudah memang. Biasanya tantangan justru membuat kita semakin bertekun dan bersandar kepada Tuhan. Namun kita perlu waspada juga bahwa kenyamanan dan keamanan yang kita rasakan saat ini dapat pula kita melupakan ketekunan itu. Masih ingat bukan tentang perumpamaan monyet yang akan berpegangan erat di pohon ketika angin berhembus kuat? Ia akan semakin berpegangan erat dengan pohon tersebut. Tetapi saat angin berhembus lembut, ia lengah dan mudah terjatuh. Oleh karena itu, marilah kita tekun terus-menerus, baik dalam keadaan baik maupun buruk. Saudara harus menang sampai memperoleh mahkota kemuliaan yang Tuhan telah janjikan.
"Saya telah melalui masa-masa sulit di mana sepertinya harapan tidak dapat ditemukan, tetapi itu adalah beberapa momen yang lebih besar di mana kita berlari kepada Kristus sedikit lebih cepat dan bertahan sedikit lebih erat." - Bart Millard
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. Seberapa kuat tantangan yang Anda alami dalam mempertahankan iman Anda?
2. Apa usaha Anda untuk tetap mempertahankan iman Anda agar tetap teguh sampai bertemu dengan Tuhan nanti?
Tuhan akan menopang Anda untuk tetap setia mempertahankan iman Anda, apa pun yang terjadi.
使徒行傳 1 : 12-14
我們曾聽人說過,等候是一件非常叫人心煩的事。是的,我同意這個說法。 然而,若我們和其他人一起等候那就會有不同的感受。那时的等候就不會感到旡奈反而有樂趣了。尤其是如果我們等候的是值得我們信任的人的承諾~一個始終遵守諾言且從不背约的人。在這等候中,我們堅信所付出的時間不會徒然。等候我們真正能信任的人的諾言絕對是一個非常令人激動的挑戰。
耶穌命令使徒們等候祂的應許。囑咐他們不要離開耶路撒冷繼續留在那裡,等待天父的應許(使徒行傳第1章第4節)。他們等了十天,但並非閒聊無所事事。第14節說,他們同心協力地恒心禱告。不僅是使徒,還有主耶穌的母親馬利亞,主耶穌的兄弟們。在這裡我們可以理解到,只要群體團結齊心,等持或等候就会令人激動並且不乏味。獨自等候可能會很無聊,但如果一起等候,就能給予彼此繼續堅持下去的精神和鼓勵。所以,我們要不斷培養同舟共濟的精神,這樣我們在等待神的應許的同時,才不會軟弱、灰心。
我們又如何呢?或许我們已厭倦等候神的應許。能擁有一個可以鼓舞和激勵我們堅持下去的群體,並通過始終如一地參加主日崇拜聚會,团契活动或者禱告會,可以帮助我們有精神魄力地等候上帝的應許。加入細胞小組讓我們能從其他人那裡獲得激励和力量。因為我們在一起時會互相扶待彼此鼓勵來等候祂的應許成就在我們身上。
“但那等候耶和华的,必重新得力。
他们必如鹰展翅上腾,
他们奔跑却不困倦,
行走却不疲乏。 ”
作 者:椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會-洪祖茂牧師
翻譯員:張賽瓊
思考問題:
1. 你對愛你的神有什麼期望?
2. 你有朋友支持你一起等候神的應許嗎?
神會幫助你忠心地等候祂的應許.
Nats Alkitab : Kisah Para Rasul 1:12-14
Penulis : Pdt. Ang Tjoe Mio
Kita pernah mendengar ungkapan bahwa menunggu adalah hal yang sangat membosankan. Ya, saya setuju dengan pernyataan itu. Namun, pengalaman menunggu bisa berbeda ketika kita melakukannya bersama dengan orang lain; tentu saja, hal itu akan menjadi lebih mengasyikkan. Apalagi jika yang kita tunggu adalah janji dari seseorang yang sangat kita percayai - seseorang yang selalu memenuhi janjinya dan tidak mungkin ingkar. Dalam penantian ini, kita merasa yakin bahwa waktu yang kita habiskan tidak akan sia-sia. Menantikan apa yang dijanjikan oleh seseorang yang amat kita percayai pasti akan menjadi suatu tantangan yang sangat menggairahkan..
Yesus memberikan perintah kepada para rasul untuk menantikan janji-Nya. Mereka diminta tidak meninggalkan Yerusalem dan terus di situ sambil menantikan janji Bapa (Kisah Para Rasul pasal 1 ayat yang ke-4). Selama sepuluh hari mereka menanti-nanti tetapi mereka tidak berdiam diri saja. Dikatakan di ayat 14, mereka bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama. Bukan hanya para rasul saja tetapi juga bersama mereka ada Maria, ibu Tuhan Yesus dan juga saudara-saudara Tuhan Yesus. Di sini kita dapat belajar bahwa menanti-nantikan atau menunggu akan menjadi suatu aktivitas yang menggairahkan atau tidak membosankan bila dilakukan dengan tekun dan bersehati secara bersama-sama secara komunal. Menunggu sendirian bisa menjadi hal yang membosankan. Tetapi bila menunggu bersama-sama dapat saling memberikan semangat dan dorongan untuk terus bertekun. Oleh karena itu semangat kebersamaan harus lah terus dipupuk agar saat menantikan janji Tuhan, kita tidak menjadi lemah dan tidak bersemangat lagi.
Bagaimana dengan kita? Mungkin kita merasa telah lelah menantikan janji Tuhan. Milikilah komunitas yang dapat memberikan semangat dan dorongan kepada kita untuk tetap bertekun. Konsistenlah beribadah bersama lewat ibadah raya atau persekutuan doa agar kita bisa tetap bersemangat menantikan janji Tuhan. Bergabunglah ke dalam kelompok kecil supaya kita mendapatkan motivasi dari sesama kita. Karena dengan bersama-sama kita akan saling menguatkan dan mendorong satu sama lain untuk menantikan janji-janji-Nya digenapi di dalam kita.
"Tetapi, orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru; mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapanya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah”.
Nabi Yesaya
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. Apakah yang Anda harapkan dari Tuhan yang mengasihi Anda?
2. Adakah teman untuk bersama mendukung Anda dalam menantikan janji Tuhan? Tuhan akan menolong Anda untuk setia menantikan janji-Nya.
路加福音 10 : 38-42
你曾否在與某人交談时感到非常自在,以至於忘了彼此间已经聊了多长的時間。我遇见過一位朋友,他为人非常熱情、友善,而且平易近人,善解人意。在與他的交談中我增进了不少新知識。即使自己還有其他本該做的事情,我還是選擇暫時擱在一边而繼續与他交谈。不知不覺,我们在一起谈天已有好幾個小時了。
當馬利亞坐在耶稣脚前听祂的道时,她是何等專心聆听。對馬利亞來說,沒有其他事比听耶稣的教导更重要的了。馬利亞认为能與耶稣面對面深入的交谈這機會非常難得。於是她抓住了這寶貴的機會,不再注重其他的事, 甚至不理睬忙於伺候的姐姐馬大的批評和抱怨,仍然静坐聆聽耶穌的教導。值得感恩的是,主耶穌也重视馬利亞的選擇,祂說:“馬利亞已經選擇那上好的福分、是不能奪去的”。若我們能從主那裡得到這樣的稱讚那是何等美的事。
请问我們的态度如何?我們是否已選擇那上好的福分?我們是否已拿出最好的時間來聆聽祂的聲音,思想祂的每一句話,並享受主同在的时间?早上起床后,我们应当腾出時間坐在主的腳前。在教會敬拜時,我们应当聚精會神地聆聽祂的話語。有些事物会分散或干扰我們對神話語的注意,我们要尽力挪开它们。神的話語十分重要,那是我们最好的福分。不要让任何事物拦阻我们得到这福分。
“如果你不重視神的話語,
你就會忽視神的旨意。”
-葛培理牧師-
作 者:椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會-洪祖茂牧師
翻譯員:張賽瓊
思考問題:
1. 你每日讀經的习惯已有多久了?
2. 你的心是否常尊重喜爱神的話?
你当尽量抽时间閱讀
並且默想 神的話語。
我们虽然软弱,
上帝必加力刚强我们。
Nats Alkitab : Lukas 10:38-42
Penulis : Pdt. Ang Tjoe Mio
Pernahkah anda merasa nyaman saat berbincang-bincang dengan seseorang hingga anda sampai melupakan berapa lama anda telah berbicara dengannya? Saya pernah bertemu dengan seseorang yang begitu hangat dalam sikapnya, bersahabat, dan enak diajak ngobrol. Ia penuh pengertian dan saya banyak memperoleh ilmu-ilmu baru dari percakapan dengan dia. Bahkan ketika ada hal lain yang seharusnya saya kerjakan, saya memilih untuk menunda niat itu dan terus mendengarkan dia berbicara kepada saya. Hingga tanpa terasa, waktu berjalan berjam-jam saat bersama dia.
Hal yang sama pula ketika Maria mendengarkan Yesus berbicara kepadanya. Tiada hal yang lebih baik untuk dilakukannya selain memperhatikan setiap kata-kata-Nya. Mungkin Maria menganggap kesempatan saat Tuhan berbicara secara pribadi, empat mata dan intensif seperti ini amat jarang bisa terjadi. Maka dari itu ia menggunakan kesempatan yang berharga itu dan mengabaikan hal yang lain. Maria sampai mengabaikan kritikan saudaranya, Marta yang sibuk melayani. Ia tetap merasa nyaman sekali mendengarkan Yesus mengajar kepadanya. Itulah waktu yang teramat berharga baginya. Dan bersyukur Tuhan Yesus pun menghargai pilihan Maria tersebut dengan berkata: “Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya”. Oh sungguh indah sekali bila kita mendapatkan pujian yang demikian dari Tuhan kita.
Bagaimana dengan kita? Sudahkan kita memilih bagian yang terbaik itu? Sediakah kita memberikan waktu terbaik kita untuk mendengarkan suara-Nya, merenungkan setiap kata-Nya dan menikmati kehadiran-Nya? Ketika bangun tidur, ambil lah waktu untuk duduk di bawah kaki-Nya. Saat beribadah di gereja fokuskan hati dan pikiran untuk mendengarkan firman-Nya. Abaikan semua gangguan yang bisa mengalihkan perhatian kita dari firman-Nya karena itu adalah bagian yang terbaik dan tidak akan diambil dari kita.
“Jika anda mengabaikan Firman Tuhan, maka anda akan selalu mengabaikan kehendak Tuhan “-Billy Graham
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. Seberapa rutin Anda membaca Alkitab?
2. Sudahkah firman Tuhan mendapatkan tempat yang terbaik (kesukaan) dalam setiap waktu Anda? Lakukanlah bagian yang terbaik Anda ini yaitu membaca dan merenungkan firman-Nya, Tuhan pasti akan menolong Anda.
詩篇 63:1-11
我把我的渴想寄託給正在吹拂的風、慢慢地走過寧靜的夜晚;我希望你能感受到我的渴想。這一系列的文字是特利•阿斯土蒂(Tri Astuti)表達內心渴想的一首詩。
渴想是意願和盼望見到你所愛的人。詩篇作者也深深地感受多麼渴望、與他心靈的摯愛那就是主、他的神會面。他用詩句表達了他充滿渴望的情感。他尋求神、渴想神、切慕神如乾旱疲乏無水之地一樣。他表達了他最深切的盼望。因為他深切認識神,所以他盼望能夠遇見神並依靠祂。因為對他來說,惟有親近神,他的心才有平安和宁静。此外,他无处可得安宁。詩篇的作者受到威胁,因为有許多人想取他性命。遠離了上帝,他就時刻面对危險。他親近上帝,神赐下的喜乐就充满了他的心。
我們有怎麼樣的生活?我们是否渴想 神,我们心中的最愛?祂是唯一伸手救助我們的主。我們心中沒有其他所爱慕的。只有祂是我们的盼望。祂愿意垂听我们傾訴。但是,非常可惜,只因日常的忙碌,或者一些不重要的应酬和交际,我们就忙的不可开交,似乎很難抽出時間來亲近神。没有时间亲近 神,我们就不能向上帝表达我們對祂的渴想和爱慕。其实如果我們知道,離開了祂,我們的日子苦闷孤单(就像乾旱的土地一樣),我們就會努力去亲近祂。正如詩篇作者在第 7 節中所說的:“因為你曾幫助我、我就在你翅膀的蔭下歡呼。” 我們应当時刻不停地切慕想念祂。求祂饱足我們生命的饥饿,滋潤我們乾渴的心靈。讓我們人生的每一天,與神有親密的關係。
“让我们在禱告,讚美,敬拜,
和聆听神的圣言中,
與祂建立親密的關係。
那时我們就成為祂的至愛。”
-無名氏-
作 者:椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會-洪祖茂牧師
翻譯員:張賽瓊
思考問題:
1. 你與神的關係如何?你是否已遠離了神?如果是的話,你想對神說什麼呢?
2. 你是否還記得剛認識神時,你時刻渴慕神的那段日子?
慈爱的神愿意扶持那些
谦卑地来到祂面前的人,
让他重新認识祂的爱。
神的爱能满足他的心。
Nats Alkitab : Mazmur 63:1-12
Penulis : Pdt. Ang Tjoe Mio
Aku titipkan rinduku kepada angin yang berhembus
Yang perlahan menyusuri malam yang syahdu
Dan kuberharap kau merasakan rinduku
Rangkaian kata tersebut adalah puisi dari Tri Astuti untuk mengungkapkan rasa rindu dalam hatinya.
Kerinduan merupakan keinginan atau harapan untuk bertemu dengan seseorang yang dikasihi. Perasaan ingin bertemu yang teramat dalam itu juga dirasakan oleh sang Pemazmur, kepada kekasih jiwanya, yaitu Tuhan, Allahnya. Ia merangkai kata puitis untuk mengungkapkan perasaannya yang dipenuhi dengan rindu. Ia mencari, ia haus dan rindu akan Tuhan bagaikan tanah yang kering dan tandus. Diungkapkannya dengan teramat dalam sebagai harapannya. Ia mengenal betul siapa Tuhan sehingga ia menginginkan untuk dapat bertemu dan berlindung kepada-Nya. Sebab baginya tiada tempat yang lebih damai dan aman selain dekat dengan-Nya. Terlebih lagi sang Pemazmur merasakan banyak ancaman dari orang-orang yang berikhtiar mencabut nyawanya. Ia selalu berada dalam bahaya jika jauh dari Tuhan. Perasaannya tidaklah tenang bila jauh dari Tuhan. Namun ia kembali akan merasakan sukacita di dalam Allah bila dekat dengan-Nya.
Bagaimana dengan hidup kita? Adakah kita merindukan Tuhan sebagai pribadi yang kita kasihi? Tiada yang lain yang kita ingini, kita harapkan dan kita jadikan tempat peraduan selain dari Dia yang menjadi penolong kita satu-satunya. Memang terkadang sulit menyediakan waktu untuk menumpahkan kerinduan akan Tuhan dikarenakan kesibukan dan komitmen kita yang kecil. Tetapi bila kita menyadari bahwa jauh dari-Nya kita akan merana (seperti tanah yang gersang), tentu kita akan mengupayakannya dengan sungguh hati. Seperti yang dikatakan oleh Pemazmur sendiri di ayat yang ke-8 “Sungguh Engkau telah menjadi pertolonganku, dan dalam sayap-Mu aku bersorak-sorai”. Rindukan Dia di dalam setiap waktu hidup kita. Biarkan Dia memuaskan dahaga jiwa kita dan menyegarkan gersangnya hati kita. Mari bangun keintiman kita dengan Tuhan seumur hidup kita.
“Ketika kita suka membangun hubungan yang intim dengan Tuhan dalam doa, pujian penyembahan, dan firman, maka kita akan menjadi kesayangan-Nya.” -Anonim.
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. Bagaimana hubungan Anda dengan Tuhan selama ini? Adakah hubungan Anda telah menjauh dari-Nya? Bila ya, apakah yang ingin Anda katakan kepada Tuhan?
2. Masih ingatkah Anda dengan saat-saat pertama mengenal Tuhan yang begitu haus dan rindu kepada-Nya setiap waktu? Tuhan pasti akan menolong Anda untuk dapat kembali menemukan kasih-Nya dan memuaskan kerinduan Anda.
From the publisher's feed