Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

By Sinode Gereja Kristen JakartaReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian episodes

  • 13-7-2023 - 以前的事都过去了 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    启示录21: 3-4


    一个年轻人因为自己的疏忽大意引发了一起摩托车事故,他的脸上受了重伤,他担心那些伤疤不会完全消失。每逢照镜子时,他都会想起那起事故,联想到自己的粗心大意所造成的意外事件,使他改变了他驾驶的态度。他的伤口渐渐地愈合了,然而记忆却犹新。神所爱的弟兄姐妹,不是所有的身体伤疤都能痊愈无痕,大部分的伤口通常都会留下疤痕。心灵上的创伤和感受也是如此,更何况那些刺痛人心和悲痛欲绝的痛苦,并不是所有的都能完全痊愈和恢复。很多时候,上帝没允许那些伤口都能痊愈无痕,为的是要给我们留下个纪念。


    主耶稣自己在祂复活的身体上,手上还留下钉痕。这个钉痕成了一个标志,表明祂就是那一位钉死在十字架上并复活的耶稣,这个钉痕也是让门徒们能认出祂来的标志。同样在启示录第21章,上帝应许祂的子民,祂(上帝的帐幕)将要在他们当中,祂要亲自与他们同住。上帝也应许不会再有眼泪、死亡、悲哀、哭号、疼痛,因为这些都是来自堕入罪恶的世界。上帝更新了全宇宙万物,以前的事都过去了。然而,这是否意味着我们将失去在这个世界上所有的记忆呢?我们悲伤的回忆和伤口将不会被记念(参看以赛亚书65:16-17)。这也不意味着我们完全忘记了我们在地球上的全部生活。然而,有一件事是肯定的,以前的事都过去了,一切都更新了,新的将会如此完美无疵,不再有悲伤。


    今天,你身上可能还留下疤痕,你希望伤口能痊愈无痕,但事实并非如此。那个疤痕能使你生气,相反的也能使你仰望上帝。这都取决于你如何看待事情。当你从时间的角度来看世界时,人生只有一次;如果你因为无法愈合的伤口,无论是身体上的创伤或是心灵上的创伤,而经常感到失望、愤怒、悲伤,这个可以理解。但是,如果你把这个世界看成不是终点,而是一个中途停留;虽然伤口和脆弱一直缠绕着你,也很有可能你仍然会感到悲伤,但请记住祂手上的钉痕,是祂故意没把它去除的,这样一来,祂的子民就可以与祂一起生活在一个因着祂恩典而完全被更新的世界里。


    “我们的确信、我们的荣耀和我们得救

    唯一的锚就是上帝的儿子基督是属于我们的,

    而我们又是上帝的儿女和天国的继承人,

    蒙上帝呼召,盼望着永恒的祝福。”

    (约翰.加尔文John Calvin)


    作者:椰嘉達基督徒會堂安貝拉堂會 – 蘇偉帝傳道

    翻譯員:蔡立基


    思考问题:

    1. 当你遇见主耶稣那刻,你最想说的是什么?

    2. 你身上的伤痕是否让你更思念爱你的上帝?


    7 min
  • 13-7-2023 - Yang Lama Diperbaharui (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Wahyu 21:3-4

    Penulis : G.I. Sih Widi Jeremia Nanda


    Seorang anak muda pernah mengalami sebuah kecelakaan motor, karena keteledorannya sendiri. Ia mengalami luka parah di bagian wajahnya dan ia begitu takut akan bekas luka yang tidak dapat hilang. Setiap kali ia bercermin, ia teringat peristiwa itu, dan teringat keteledorannya, luka dan peristiwa itu mengubah cara ia berkendara. Berangsur-angsur, luka itu hilang, namun tidak dengan kenangannya. Saudara yang dikasihi Tuhan, luka badani tidak semua bisa disembuhkan hingga tanpa bekas, ada begitu banyak luka badani yang menimbulkan bekas. Demikian juga dengan luka hati atau perasaan, sesuatu yang menyayat dan menyakitkan serta menyedihkan, tidak semua benar-benar dapat sembuh dan pulih. Kerap kali, Tuhan mengizinkan adanya bekas luka yang tidak benar-benar hilang untuk satu tujuan, yaitu mengenang.

    Tuhan Yesus sendiri dalam tubuh kebangkitan-Nya, masih ada bekas luka akibat paku di tangan-Nya. Luka ini menjadi tanda, bahwa Ia adalah Yesus yang sama, yang mati di kayu salib dan bangkit, luka yang menjadi tanda untuk murid-murid mengingat. Demikian dalam Wahyu 21, Tuhan menjanjikan bahwa umat-Nya akan sangat dekat dengan Dia, dalam hadirat (kemah Allah) yang ada di tengah-tengah manusia. Tuhan juga menjanjikan bahwa tidak ada lagi air mata, maut, perkabungan, ratap tangis, dukacita, sebab hal-hal itu berasal dari dunia yang sudah jatuh dalam dosa. Tuhan memperbarui seluruh ciptaan, dan yang lama itu telah berlalu. Namun apakah artinya kita akan kehilangan semua kenangan kita di dunia ini? Kenangan menyedihkan dan luka-luka kita tidak akan lagi terasa untuk kita (Lih Yes 65: 16-17). Hal itu tidak juga berarti bahwa kita benar-benar melupakan total kehidupan kita dibumi. Satu yang pasti, bahwa yang baru akan sangat sempurna dan memperbaharui yang lama, sehingga tidak ada lagi dukacita di dalamnya.

    Hari ini, mungkin masih ada luka yang membekas dalam diri Anda. Luka yang Anda harapkan untuk hilang, namun tidak juga hilang. Luka itu dapat membuat Anda marah, namun juga dapat membuat Anda melihat kepada Tuhan. Tergantung sudut pandang mana yang Anda pakai. Saat melihat dunia dalam arti sempat, bahwa hidup manusia hanya satu kali, sangat wajar jika saudara kecewa, marah, sedih berkepanjangan terhadap luka-luka yang tidak kunjung sembuh itu, entah itu luka badani ataupun luka batin. Namun, jika saudara melihat dalam dunia ini bukan sebagai tempat akhir, namun sebagai tempat singgah. Sangat mungkin Anda masih merasa sedih dan luka serta kerapuhan itu terus mengusik, tetapi ingatlah Tangan-Nya yang terpaku, bekas luka ditangan-Nya yang sengaja tidak Ia hilangkan, supaya umat-Nya dapat hidup dekat dengan Tuhan dalam dunia yang sudah sempurna dibarui oleh kasih karunia-Nya.


    “Kepastian kita, kemuliaan kita, dan satu-satunya jangkar keselamatan kita adalah bahwa Kristus Anak Allah adalah milik kita, dan kita pada gilirannya adalah anak-anak Allah dan ahli waris Kerajaan Surga, dipanggil untuk pengharapan berkat kekal oleh Allah.” (John Calvin)


    Pertanyaan Direnungkan:

    1. Apa hal yang paling Anda rindu katakan saat nanti berjumpa dengan Tuhan Yesus?

    2. Adakah luka dalam diri Anda, yang justru makin mengingatkan Anda dengan Tuhan?


    6 min
  • 12-7-2023 - 忧伤的得安慰 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    约翰福音 16: 7-11


    2021年,梅西离开巴塞罗那俱乐部的消息震惊了全世界。许多人对梅西的离开感到遗憾,并认为他应该不会进入另一家足球俱乐部。梅西与巴萨罗那的关系如此密切,即便梅西已经离开巴塞罗那2年多了,仍然还有很多球迷一直都放不下,不能接受他们分离的事实。神所爱的弟兄姐妹,现实生活有时真的是很悲伤的,然而,像梅西和巴塞罗那的遭遇并没有什么特别。其实,世界万物都难免会以分离告终,同学毕业、同事退休,甚至家人也可能因死亡而分离。没有什么是永恒的,留下的往往是悲伤。


    在主耶稣被钉十字架前的最后时刻,门徒们也感受到同样的现实,耶稣给了门徒们一些令人难以理解的教训。主耶稣将要离开他们,这是一个让人难以接受的大消息。他们还没完全听懂信息,主耶稣又嘱咐他们说:世人将会恨他们,他们也将要受到逼迫。这条信息太过沉重,实在难以消化;门徒们各自带着自己的意图跟随耶稣,但他们万万没有想到或预料到他们将会遭受逼迫,甚至被耶稣‘抛弃’。然而,在这个充满沉重的信息中,耶稣却给了门徒们一些安慰和盼望。祂应许说圣灵会来加添他们力量,并引导他们进入真理。门徒们的忧愁将会转变为喜乐,他们将通过圣灵得着安慰和引导。


    唯一不会以分离告别的相遇就是与上帝的相遇。正如教会历史所记载的那样,尽管大多数的门徒都受苦殉道,但他们仍然生活在喜乐和安慰中。因为他们知道自己并不孤单,即使处在悲伤和困境中,他们仍然得到圣灵的安慰。神所爱的弟兄姐妹,我们今日的处境又如何呢?我们是否也经历过与上帝相遇的那一刻?唯有与祂在这个宇宙和现实中,不会因分离而悲伤欲绝。因为祂在十字架上的牺牲,带着明确的旨意,就是让祂的子民与祂有永恒的关系。

    “恩典是信心的赐予,

    即我们的未来,

    甚至是我们的死亡,

    都会比我们所想象的更美好。”

    (路易斯.史密德Lewis Smedes)


    作者:椰嘉達基督徒會堂安貝拉堂會 – 蘇偉帝傳道

    翻譯員:蔡立基


    思考问题:

    1. 你对未来的恐惧是否仍然耿耿于怀呢?那是什么原因?

    2. 到目前为止,你在信仰上与上帝的关系,体验如何?


    7 min
  • 12-7-2023 - Yang Berdukacita Dihibur (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Yohanes 16:7-11

    Penulis : G.I. Sih Widi Jeremia Nanda


    Tahun 2021 yang lalu, dunia dikejutkan dengan hengkangnya Messi dari klubnya Barcelona. Banyak yang menyayangkan kepergiannya, dan beranggapan bahwa seharusnya Messi tidak pergi ke klub bola lain. Messi dan Barcelona sudah melekat erat, bahkan setelah 2 tahun lebih Messi sudah tidak lagi di Barcelona, masih banyak fans yang tidak bisa move on dan menerima perpisahan keduanya. Saudara yang dikasihi Tuhan, realitas hidup terkadang sungguh menyedihkan, apa yang terjadi pada Messi dan Barcelona bukanlah sesuatu hal yang sebenarnya istimewa. Sesungguhnya, semua hal di dunia ini pasti akan berujung dengan perpisahan, teman sekolah akan lulus, teman kerja akan pensiun, dan bahkan keluarga yang bisa terpisahkan oleh kematian. Tidak ada yang abadi dan pasti ada dukacita yang tertinggal.


    Realitas yang sama juga dirasakan oleh para murid, di saat-saat terakhir Tuhan Yesus menjelang penyaliban-Nya, Dia memberikan pelajaran yang agaknya sulit dimengerti oleh murid-murid-Nya. Tuhan Yesus akan pergi dari mereka, itu adalah sebuah berita besar yang sulit diterima. Belum selesai mereka menerima pesan itu, Tuhan Yesus kemudian berpesan bahwa dunia akan membenci mereka dan mereka akan menerima penganiayaan. Terlalu berat pesan ini untuk dicerna; para Murid mengikut Yesus dengan agendanya masing-masing, namun di antara agenda-agenda itu, tidak ada yang menyangka atau berharap bahwa mereka akan dianiaya dan ‘ditinggalkan’ oleh Yesus. Namun, dalam berita yang penuh tekanan ini, Yesus juga memberikan penghiburan dan harapan kepada para murid-Nya. Dia berjanji bahwa Roh Kudus akan datang untuk menguatkan dan memimpin mereka ke dalam kebenaran. Kesedihan para murid akan berubah menjadi sukacita dan bahwa mereka akan mendapat penghiburan dan bimbingan melalui Roh Kudus.


    Satu-satunya perjumpaan yang tidak berujung perpisahan hanya lah perjumpaan dengan Tuhan. Walaupun para murid, seperti yang dicatat dalam sejarah gereja, mayoritas mati martir secara mengenaskan, mereka tetap hidup dalam sukacita dan penghiburan. Sebab mereka tahu, bahwa mereka tidak sendirian, dalam dukacita dan kesulitan pun, mereka tetap dihibur oleh Roh Kudus. Saudara yang dikasihi Tuhan, bagaimana dengan kita hari ini? Sudahkah kita juga mengalami momen perjumpaan dengan Tuhan? Ia satu-satunya di semesta dan realitas ini, yang tidak akan berujung dengan dukacita karena perpisahan. Sebab pengorbanan-Nya mati dikayu salib, dengan sebuah maksud yang jelas, supaya umat-Nya memiliki relasi yang abadi dengan-Nya.


    “Kasih karunia adalah pemberian perasaan yakin bahwa masa depan kita, bahkan kematian kita, akan menjadi lebih baik dari pada yang berani kita bayangkan” (Lewis Smedes)


    Pertanyaan direnungkan:

    1. Adakah ketakutan akan masa depan yang masih mengganjal hati Anda? Apakah penyebabnya?

    2. Bagaimana pengalaman iman Anda dalam relasi dengan Tuhan selama ini?


    5 min
  • 11-7-2023 - 被掳的得释放 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    路加福音4:18-21


    “监狱”这一词具有如此可怕的涵义。然而,倘若你被冤入狱,你的反应会如何呢?马尔科姆.亚历山大(Malcolm Alexander)就经历过这种情况,他被监禁38年后,才被判无罪释放。当一个无辜的人经过漫长监狱生涯,终于可以重呼自由的空气时,这无疑是一件既令人欣慰又令人悲伤的事情。马尔科姆安分守己地等到被释放的那日,经年累月,他终于得释放了。这对应路加福音其中之一的重要主题信息即“释放”。


    路加所记载的事件说明,主耶稣在一次讲道中说,祂已应验了先知以赛亚的预言(参看:以赛亚书61:1-2)。祂借着圣灵恩膏的大能,将福音传给贫穷的人,释放被掳的,使瞎眼的得看见,叫那受压制的得自由,报告上帝悦纳人的禧年。在旧约时代,所谓的庆祝禧年,那就是7个安息年周期的后面一年。禧年从未真正被以色列人完全遵守,甚至现今的以色列人再也没有庆祝这个节期。耶稣就是那禧年的应验,祂使人类从罪恶的捆绑中得释放,使属灵上瞎眼的得看见真理,并叫那些受压制的得自由。这在属灵上和肉体上都有着很深奥的意义。上帝的教会历世历代一直进行了各种带来美好事物的社会改革,而这一切都是从耶稣基督的福音开始的。


    基督已将人类从罪恶的奴役中释放出来,请问你还被罪恶感所掳吗?过去的罪恶?还是各种让你如此沉迷的事物?倘若如此,那么就像全人类一样,你需要耶稣。祂来到那些忧伤的、贫穷的、被掳的人那里,不是那些过得好的人(实际上,没有真正过得好的人)。耶稣来是要救赎祂的子民,然而我们每天仍然要与已经被罪污染的思想和文化斗争。让我们完全容纳於基督的福音而不是世界的“真理”来更新我们的思想。上帝可以使你成为祂的助手,改变文化,并把基督的福音带到各自的环境中让那些被掳的人得释放。


    “满手都是礼物的人,

    是无法再收到另一件礼物的。”

    (路易斯C.S. Lewis)


    作者:椰嘉達基督徒會堂安貝拉堂會 – 蘇偉帝傳道

    翻譯員:蔡立基


    思考问题:

    1. 当你认识基督后,是什么改变了你的生命?

    2. 你最渴望为谁代祷让他也能认识基督?


    7 min
  • 11-7-2023 - Yang Tertawan Dibebaskan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Lukas 4:18-21

    Penulis : G.I. Sih Widi Jeremia Nanda


    Penjara adalah suatu kata dengan konotasi yang begitu menakutkan. Namun, bagaimana bila Anda harus dipenjara oleh sesuatu perbuatan yang tidak Anda lakukan? Hal inilah yang dialami salah satunya oleh Malcolm Alexander yang setelah dipenjara selama 38 tahun dinyatakan terbukti tidak bersalah dan dibebaskan. Peristiwa ini tentu menjadi sesuatu yang begitu melegakan namun juga menyedihkan, saat seorang tak bersalah setelah sekian lama akhirnya dapat menghirup udara bebas. Malcolm begitu teguh menantikan hari kebebasannya, walaupun ia menunggu sangat lama, pada akhirnya ia dibebaskan. Selaras dengan salah satu tema yang kuat terdapat dalam Injil Lukas, adalah tentang Pembebasan.


    Peristiwa yang dicatat Lukas, menjelaskan bahwa dalam salah satu Khotbah-Nya, Tuhan Yesus menyatakan bahwa Nubuatan nabi Yesaya telah Ia genapi (Nubuatan Yesaya lih. Yes 61: 1-2). Melalui kuasa urapan Roh Kudus, Ia menyampaikan Injil kepada orang-orang miskin, pembebasan kepada para tawanan, penglihatan kepada yang buta dan membebaskan orang-orang yang tertindas dan memberitakan tahun Rahmat Tuhan telah datang. Pada masa Perjanjian lama, dikenal perayaan tahun Yobel, yang merupakan tahun pembebasan yang merupakan penutup dari 7 siklus tahun Sabat. Tahun Yobel tidak pernah benar-benar diaplikasikan secara menyeluruh oleh orang Israel, dan bahkan orang Israel hari ini tidak lagi merayakan tahun ini. Yesuslah penggenapan tahun Yobel itu, Dia memberi pembebasan kepada manusia dari tawanan dosa, memberi penglihatan akan kebenaran kepada yang buta rohani dan membebaskan orang-orang yang tertindas. Ini merupakan makna yang dalam baik secara rohani maupun secara jasmani. Gereja Tuhan, sepanjang zaman sudah melakukan berbagai revolusi sosial yang membawa kepada hal baik, yang semuanya di mulai dari Injil Yesus Kristus.


    Kristus membebaskan manusia dari perbudakan dosa, lalu apakah Anda masih tertawan dengan perasaan bersalah? Dosa masa lalu? Dan berbagai hal-hal yang begitu mencengkeram Anda? Jika iya, maka sama seperti seluruh umat manusia, Anda perlu Kristus. Ia datang kepada orang yang hancur hati, miskin, tertawan bukan kepada orang yang sedang baik-baik saja (sejatinya tidak ada orang yang sedang baik-baik saja). Kristus datang untuk menebus umat-Nya, namun setiap hari kita masih harus bergumul dengan pikiran dan budaya kita yang sudah terlanjur tercemar dosa. Marilah kita membarui pemikiran kita dengan berpadanan penuh pada Injil Kristus dan bukan kepada ‘kebenaran’ dunia. Tuhan bisa saja memakai Anda untuk menjadi perpanjangan tangannya dalam mentransformasi budaya dan membawa Injil Kristus yang membebaskan orang-orang yang tertawan dalam konteksnya masing-masing.


    “Orang yang tangannya penuh dengan bingkisan tidak bisa menerima sebuah hadiah” (C.S. Lewis)


    Pertanyaan di renungkan:

    1. Hal apa yang paling mengubah hidup Anda saat mengenal Kristus?

    2. Siapa yang paling rindu Anda doakan untuk bisa mengenal Kristus?


    5 min
  • 10-7-2023 - 迷失的被指引 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    约翰福音10: 27-29


    当今世界有太多引人注目的声音。这些声音都来自我们日常生活中所遇到的各种事物。可能是一则吸引人的豪华汽车销售广告词;一个含有不确定性或可能性的未来消息;一条亲戚发来的烦人短信。所有这些声音和其他声音每天都充斥着我们的耳朵、思想和心灵,结果,也许在我们没有意识到的情况下,不知不觉在我们的心里建立了一个“错误”的框架.去看待这世界的真相,这可能会使我们感到困惑甚至被误导。


    耶稣基督的时代也发生过类似的事情。许多人不相信祂,认为祂是被鬼附着,甚至祂自己的家人都说祂癫狂了(参看:马可福音第3章)。今天的灵修经文里,主耶稣在修殿节的时候(这一天被庆祝为光明节),众人围着他问。他们认为主耶稣的话疑惑不解,因为祂讲话时常用比喻;而他们要主耶稣明明地说。主耶稣的回答却很有意思,祂说:“我的羊听我的声音...。” “声音”这个词的原语是“φωνῆς”(phones),词根和‘telephone’与‘smartphone’相同,都是声音的意思。当你与某人建立良好而且亲密的关系时,你无需看他们的样子或电话号码就晓得是谁在说话。这种亲密感被描述为一只听从牧羊人声音并跟随着祂的羊。


    天父赐予主耶稣的羊群,受到基督亲自应许的神圣指引的守护,谁也不能从祂手里把他们夺去。这是一个如此非凡的应许,它是加尔文主义五点论之一的基础,即圣徒的坚忍。上帝赐永生的应许必须从基督本身的永生定义来理解,即祂的子民认识父,独一的真神,并认识祂所差来的耶稣基督(参看:约翰福音17:3)。这就是讲论有关于基督与祂的子民之间永恒的认识和关系的应许。好让这个应许不被误解,叫我们随波逐流,随从“世界的声音” 随心所欲地过上舒适的生活,其实这表明了我们并没有听到大牧者的声音。因此,让我们在这喧嚣的世界里,暂且静下心来、祷告并默想圣经的真理,以免我们走入歧途。


    “圣徒将会坚守圣洁,

    因为上帝坚守祂的恩典”。(

    查尔斯.司布真)


    作者:椰嘉達基督徒會堂安貝拉堂會 – 蘇偉帝傳道

    翻譯員:蔡立基




    思考问题:

    1. 此时此刻,是什么声音最让你不能专心听从神的声音?

    2. 永远的生命和对神的认识与你的人生有何意义?


    6 min
  • 10-7-2023 - Yang Tersesat Dibimbing (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Yohanes 10:27-29

    Penulis : G.I. Sih Widi Jeremia Nanda


    Hari ini ada begitu banyak suara-suara yang ingin mendapatkan perhatian Anda. Suara-suara itu datang berbagai hal yang kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. “Sebuah iklan tentang mobil mewah yang menarik”, “sebuah berita tentang masa depan yang tidak pasti, atau mungkin”, “sebuah pesan singkat dari kerabat Anda yang begitu menyebalkan.” Semua suara-suara ini dan suara lain setiap hari membanjiri telinga, pikiran dan hati saudara, akibatnya, jangan-jangan tanpa sadar ada sebuah kerangka “salah” yang terbangun dalam diri saudara untuk melihat realitas dunia yang mungkin membingungkan bahkan menyesatkan Anda.


    Hal yang serupa juga terjadi pada zaman Yesus Kristus. Banyak orang tidak percaya kepada-Nya dan menganggap Dia sebagai orang yang kerasukan bahkan kaum keluarganya sendiri menganggapnya tidak waras lagi (Lih: Markus 3). Konteks nas hari ini, Tuhan Yesus ditanya oleh orang banyak pada saat hari raya Penahbisan Bait Allah (Pada hari ini dirayakan sebagai Hanukkah). Orang banyak itu beranggapan bahwa perkataan Tuhan Yesus membingungkan sebab Ia selalu berkata dalam berbagai perumpamaan; mereka mau Tuhan Yesus agar berterus terang. Respons Tuhan Yesus sangat menarik, Ia mengatakan: “Domba-dombaku mendengarkan suara-Ku…” Kata suara dalam bahasa aslinya adalah φωνῆς (dibaca phones) yang akar katanya sama dengan Telephone dan Smartphone yang berarti suara. Ketika anda memiliki relasi yang baik dan intim dengan seseorang, anda dapat mengetahui siapa yang berbicara tanpa perlu melihat wajahnya atau nomor teleponnya. Kedekatan yang demikian yang digambarkan seperti domba yang mendengarkan suara Gembalanya dan mengikuti-Nya.


    Kawanan domba Tuhan Yesus yang diberikan Bapa kepada-Nya, dijaga oleh sebuah tuntunan Ilahi yang Kristus sendiri janjikan bahwa tidak ada yang bisa merebut dari tangan-Nya. Ini merupakan janji yang begitu luar biasa yang mendasari salah satu dari 5 poin Kalvinisme yaitu Ketekunan orang-orang kudus. Janji Allah akan hidup yang kekal, harus dipahami dari pengertian Kristus sendiri akan hidup yang kekal bahwa umat-Nya mengenal Bapa, Allah yang esa dan benar, serta mengenal Yesus Kristus Utusan-Nya (Lih Yoh 17:3). Janji yang berbicara mengenai pengenalan dan relasi yang kekal antara Kristus dengan umat-Nya. Sehingga janji ini tidak untuk disalahartikan agar bisa hidup seenak-enaknya dalam mengikuti “suara dunia”, yang justru mengindikasikan tidak mendengar Tuhan sang Gembala Agung. Oleh karena itu, marilah di tengah hiruk pikuk dunia dengan berbagai suaranya, kita menarik diri sejenak, berdoa, dan merenungkan Firman Tuhan yang membimbing kita agar tidak sesat.


    “Orang-orang kudus akan bertekun dalam kekudusan, karena Allah bertekun dalam kasih karunia.” (Charles Spurgeon)


    Pertanyaan Direnungkan:

    1. Suara apa yang paling mengalihkan fokus Anda dari Suara Tuhan saat ini?

    2. Apa makna dari hidup kekal dan pengenalan akan Tuhan itu bagi hidup Anda?


    6 min
  • 9-7-2023 - 失脚的被搀扶 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    诗篇 37: 23-24


    你曾遇见过不公不义的事情吗?你有何感想,又如何回应呢?大卫王在诗篇第37篇一开始,就开宗明义讲述了在解决不公不义的事情时,应当如何回应,即:不要为作恶的心怀不平,也不要向那行不义的生出嫉妒(第一节)。目睹了邪恶人如何过着舒适和成功的生活,有时会使信徒感到愤怒、嫉妒,甚至质疑上帝的良善和正义。然而,大卫王透过诗篇被上帝使用来宣告恶人的成功实际上只是一种虚幻。


    信徒根本就无法避免这个堕落世界上各种世俗性问题的影响。然而,大卫王在第23节至24节中提醒说:上帝对祂的子民是有应许的。第23节记载说:义人的脚步被上帝立定;他的道路,上帝也喜爱。 “立定 ”这一词在原文的语境中,犹如将军一样引导或者命令他的下属。另一方面,原文上下文中的“义人”一词,实际上并没有“好”或者“喜爱” 的含义。 “גֶ֥בֶר ”(gever)这一词可以解释为一名战士。基于此,我们越来越坚定地看到上帝引导人的脚步,犹如将军命令或引导他手下的战士一样。然而,祂不仅仅是引导,祂是积极主动地帮助祂失脚的子民,不致于全身仆倒和灭亡,因为祂会亲自搀扶祂子民的手。


    跟随上帝,神所引导的子民也免不了面对这个世界所有的艰难困苦和不公不义。就如所描写的那位听从上级命令和指示的战士,他还是会失脚。但上帝的应许,即使祂的子民面临着困难和不公,以及各种的苦难,祂是绝不会袖手旁观的。上帝的手会搀扶祂的子民,这是在基督里所赐下的应许。祂就是上帝,道成肉身为了应验那个应许,这样祂的子民所经历的所有苦难和不公都不至于灭亡,因为祂永远的膀臂搀扶着他们。


    “在恩典的应许中,

    天父将一直搀扶着你,

    祂必将持续这么做的。”


    作者:椰嘉達基督徒會堂安貝拉堂會 – 蘇偉帝傳道

    翻譯員:蔡立基


    思考问题:

    1. 你是否曾经对你所目睹的或面对的不公义向上帝坦诚倾诉?你所目睹的和面对的不公是些什么?

    2. 时至今日,上帝是如何地关怀与支扶着你的呢?


    6 min
  • 9-7-2023 - Yang Terjatuh Di Topang (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Mazmur 37:23-24

    Penulis : G.I. Sih Widi Jeremia Nanda


    Pernahkah saudara melihat ketidakadilan di sekitar saudara? Apa yang saudara rasakan dan bagaimana saudara merespons? Raja Daud mengawali Mazmur 37 dengan satu kalimat yang tegas tentang bagaimana respons yang seharusnya dalam menyikapi ketidakadilan: “Jangan marah karena orang yang berbuat jahat, jangan iri hati kepada orang yang berbuat curang (ay. 1)”. Melihat bagaimana orang yang jahat dapat hidup nyaman dan sukses, dapat membuat orang percaya tergoda untuk marah, iri bahkan sampai pada mempertanyakan kebaikan dan keadilan Tuhan. Namun, Raja Daud melalui Mazmurnya dipakai Tuhan untuk menyatakan keberhasilan dari orang fasik pada dasarnya adalah hal yang semu.


    Orang percaya tidak pernah kebal akan berbagai persoalan fana dari dunia yang sudah jatuh dalam dosa ini. Tetapi pada ayat 23-24, Raja Daud mengingatkan bahwa ada janji Allah bagi umat-Nya. Ayat 23 menyatakan bahwa: “Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya.” Kata menetapkan dalam konteks bahasa asli adalah menuntun atau memerintahkan seperti seorang Jendral kepada bawahannya. Pada sisi lain, kata “orang yang hidupnya berkenan” dalam konteks bahasa aslinya sebetulnya tidak ada indikasi “baik/berkenan” di dalamnya. Kata “גֶ֥בֶר (dibaca: gever)” dapat dimengerti sebagai seorang prajurit. Berdasarkan hal itu, kita semakin kuat melihat bahwa Tuhan menuntun langkah-langkah orang, seperti seorang Jendral yang memerintahkan atau menuntun prajurit di bawahnya. Namun Ia bukan hanya menuntun saja, Ia aktif dan berinisiatif untuk menolong umat-Nya yang terjatuh, tidak sampai tergeletak dan binasa sebab Ia sendiri akan menopang tangan umat-Nya.


    Umat Allah yang mengikuti tuntunan-Nya Allah tidak kebal terhadap segala kesulitan dan ketidakadilan dalam dunia ini. Sama seperti penggambaran seorang prajurit yang mengikuti perintah dan tuntunan dari atasannya masih dapat terjatuh. Namun janji Tuhan, bahwa meskipun ada kesulitan dan ketidakadilan serta berbagai penderitaan yang umat-Nya alami, Ia tidak akan tinggal diam. Tangan Allah sendiri yang akan menopang umat-Nya dan ini merupakan suatu janji yang digenapi dalam diri Kristus. Ia yang adalah Allah, berinkarnasi menjadi manusia untuk menggenapi janji itu, sehingga segala penderitaan dan ketidakadilan yang umat-Nya alami, tidak membinasakan, sebab lengan-Nya yang kekal menopang umat-Nya.


    “Dalam genggaman kasih karunia: Bapamu selalu menopangmu, dan Ia masih akan terus melakukannya” (Max Lucado)


    Pertanyan direnungkan:

    1. Apakah Anda pernah jujur dan terbuka kepada Allah tentang ketidakadilan yang Anda lihat atau hadapi? Seperti apa ketidakadilan yang anda lihat dan hadapi itu?

    2. Apa wujud pemeliharaan dan topangan-Nya yang sampai hari ini yang anda rasakan?


    5 min

About Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

From the publisher's feed

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian