
Sign up to save your podcasts
Or


约翰一书 2:15下
马太.米德(Matthew Mead)在他的灵修默想中这样写道:为了世俗的享乐而离弃上帝是一个巨大的损失,犹如为着破裂的池子而离弃活水的泉源,这使我们远离上帝的祝福。长久沉溺在这受造世界里的短暂快乐,我们的感官逻辑也随着被淹没了,而我们的判断能力因此被我们的欲望削弱了。
那些被错谬教义煽惑的基督徒决定不再忠心地跟随基督。他们不再觉得跟随耶稣能给他们带来好处。他们随从世俗风尚,以自己为生活中心。他们自信地离开上帝的爱,转向爱世界。使徒约翰劝勉他们,倘若他们爱世界,他们根本就不会爱天上的父。爱世界与爱天父是不能相提并论的。两者是互相对立的,不可调节的矛盾,只能选择其一:爱天父还是爱世界?倘若我们选择爱世界,那么爱天父的心就不在我们里面了。然而,如果我们选择爱天父,那么爱世界的心就不在我们里面了。爱在这里意味着让某件事或某个人居首位。倘若爱世界,就意味着让世界居首位。然而,如果爱天父,就意味着让天父居首位。当那些经不起考验的基督徒最终离开上帝和圣经的真理时,他们将会遭受巨大的损失, 甚至是永恒性的损失。
不要失去,更不要因为选择爱这个短暂的世界,离开了上帝 ,而失去了永恒!这个圣经真理的信息是要传达给我们这些现今的基督徒。事实证明,许多经不起考验的基督徒最终离开了上帝,不再爱上帝而去爱世界,为了寻找虚假的安慰。感谢主,如果我们已经被上帝拣选与世界“分离”了!感谢主,如果我们能意识到这个世界上其实没有什么可以满足我们的心!上帝可以使用那种观点来引导我们的灵魂,只有在耶稣基督里才能找到真正的满足。作为基督的门徒,我们的态度就是尽心尽意地爱上帝。
“一个真正的基督门徒
会把上帝当成他生命中最甜蜜的,
而把这个世界看成最痛苦的。”
作者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 何承理牧師
翻譯員:蔡立基
思考问题:
1. 为什么爱世界而离开上帝是今生最大的损失?
2. 你要如何更爱上帝?什么是你因为爱上帝而獲得的好处?
Nats Alkitab : 1 Yohanes 2:15b
Penulis : Pdt. Antoni Samosir
Matthew Mead dalam perenungannya menuliskan demikian, “Meninggalkan Allah demi kesenangan duniawi merupakan kerugian besar; ini serupa meninggalkan mata air hidup demi kolam yang bocor, dan membawa kita menjauh dari berkat Allah. Kelebihan kenikmatan yang fana dalam dunia ciptaan akan menenggelamkan logika kita dalam indra, dan penilaian kita dipadamkan oleh selera kita.”
Orang-orang Kristen yang terhasut oleh pengajaran-pengajaran palsu memutuskan untuk tidak lagi berkomitmen dalam mengikut Kristus. Mereka tidak lagi merasakan manfaat dari mengikut Tuhan. Mereka mengikuti cara pandang dunia yang memusatkan diri mereka sebagai pusat hidup. Dengan yakin mereka meninggalkan kasih kepada Allah dan berpaling untuk mengasihi dunia. Rasul Yohanes menasihati mereka bahwa dengan mereka mengasihi dunia, maka mereka tidak mengasihi Bapa sama sekali. Mengasihi dunia tidak bisa disatukan dengan mengasihi Bapa. Keduanya kontradiksi yang tidak bisa disatukan. Hanya ada satu pilihan. Mengasihi Bapa atau mengasihi dunia. Jika pilihannya adalah mengasihi dunia, maka kasih kepada Bapa tidak ada pada diri mereka. Namun jika pilihannya adalah mengasihi Bapa, maka kasih kepada dunia tidak ada pada diri mereka. Mengasihi di sini berarti menempatkan sesuatu atau seseorang sebagai yang terutama. Jika mengasihi dunia berarti menjadikan dunia ini sebagai yang terutama. Namun jika mengasihi Bapa berarti menjadikan-Nya sebagai yang Terutama. Ketika orang-orang Kristen yang tidak tahan uji akhirnya meninggalkan Tuhan dan kebenaran firman-Nya, maka mereka menuai kerugian besar bahkan bersifat kekal.
Jangan sampai rugi apalagi rugi selama-lamanya karena meninggalkan Allah dan memilih untuk mengasihi dunia yang fana ini! Pesan firman Tuhan ini disampaikan kepada kita orang-orang Kristen pada masa kini. Realita membuktikan bahwa banyak orang Kristen yang tidak tahan uji akhirnya meninggalkan Allah, tidak lagi mengasihi-Nya dan pergi mengasihi dunia ini demi mendapatkan kenyamanan palsu. Bersyukurlah kepada Allah jika kita "disapih” oleh-Nya dari dunia ini! Bersyukurlah jika kita memandang bahwa tidak ada satu pun hal-hal di dalam dunia ini yang mampu memuaskan kita! Pandangan itu dapat dipakai Allah untuk menuntun jiwa kita menemukan kepuasan sejati hanya ada di dalam Kristus Yesus. Sikap kita sebagai murid-murid Kristus adalah terus berjuang mengasihi Bapa.
“Murid Kristus sejati menjadikan Allah sebagai Yang Termanis dalam hidupnya, sementara dunia ini menjadi sangat pahit baginya.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Mengapa mengasihi dunia dan meninggalkan Allah adalah kerugian terbesar dalam hidup ini?
2. Bagaimana Anda meningkatkan kasih Anda kepada Allah? Apa manfaat yang Anda rasakan dalam mengasihi Allah?
约翰一书 2:15上
里查德.薛伯斯(Richard Sibbes)在他的灵修默想中这样写道:神的儿女们正在逆流而上,并过着与世俗截然不同的生活方式。尽管他们生活在人群中,与世人过着一样的生活,然而借着圣灵持续的带领,与世人背道而驰。
第一世纪的基督徒遭受到极大的逼迫。他们当中有一些人无法忍受所遭受的各种迫害。故此,他们开始怀疑神的存在和圣经的真理。他们被诱惑去跟从假师傅的教导认为肉体不重要;忽视了道德,追求那些能使他们灵魂脱离必朽坏的身体的知识。那些错谬的教导在使徒约翰的时代迅速增长。这就是为什么使徒约翰写这封信来重新调整基督徒的观点,要他们坚信道成肉身的耶稣基督,并活在真理中。使徒约翰劝勉他们不要爱这个世界。这里的“爱”一词可以解释为将世界上的一切都纳入其中,包括把错谬的教义看为真理的标准。他们不再相信基督、卻享受罪中之乐。通过各种错谬的教导努力使灵魂与身体分开,从这些行动就可以看出他们更爱世界。
我们周围也流传着许多错谬的教义。例如关于救恩的教义,它教导说仅仅靠基督十字架的工作是不够的,人类必须努力行善才能获得完全的救赎。除此以外,有的还强调蒙恩的教义,那就是所有的罪都已被赦免了;所以即使你现在犯了罪,也无所谓,因为你的罪早已被赦免了。这种教义没有教导真正悔改的意义。更不用说上帝的祝福是按照人亲近上帝的努力而赐予的教义。那些都是世俗的教义来竭力抵挡上帝。我们这些作为不爱这个世界的基督门徒,我们的态度应当抵挡世界错谬的教导,并持续努力遵行圣经的真理。
“真正的基督门徒总是让自己
被圣经里的真理来光照,
而不再爱这个充满幻夢的世界。”
作者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 何承理牧師
翻譯員:蔡立基
思考问题:
1. 爱世界是什么意思?为什么在神眼前被看为是恶的?
2. 你如何操练自己不再贪爱这个世界?
Nats Alkitab : 1 Yohanes 2:15a
Penulis : Pdt. Antoni Samosir
Richard Sibbes dalam perenungannya menuliskan demikian, “Anak-anak Allah sedang berenang melawan arus dan menjalani hidup yang berlawanan dengan dunia. Mereka hidup di tengah-tengah manusia, dan menjalani hidup yang sama sebagai manusia, tetapi bergerak ke arah yang berbeda dengan orang dunia, dan dituntun terus oleh Roh Kudus.”
Penganiayaan berat. Itu yang dialami oleh orang-orang Kristen pada abad pertama. Ada dari antara mereka yang tidak kuat menahan berbagai-bagai penganiayaan yang mereka alami. Mereka mulai meragukan Tuhan dan kebenaran firman-Nya. Mereka tergoda untuk mengikuti guru-guru palsu yang mengajarkan bahwa tubuh fisik tidak penting, mengabaikan moralitas, mengejar pengetahuan untuk memeroleh kelepasan jiwa mereka dari raga mereka yang fana. Pengajaran palsu itu sangat berkembang pesat pada zaman rasul Yohanes. Itu sebabnya dia menuliskan suratnya ini untuk mengarahkan kembali cara pandang orang-orang Kristen agar meyakini ketuhanan dan kemanusiaan Kristus, serta hidup dalam kebenaran. Rasul Yohanes menasihati mereka agar tidak mengasihi dunia ini. Kata “mengasihi” di sini dapat diartikan menempatkan dunia dengan segala sesuatu yang ada di dalamnya, termasuk pengajaran palsu sebagai standar kebenaran. Tindakan mereka mengasihi dunia dapat terlihat dari tidak lagi memercayai Kristus, menikmati dosa, berjuang keras untuk membebaskan jiwa dari raga mereka melalui berbagai pengetahuan.
Banyak pengajaran palsu beredar di sekitar kita. Misalnya pengajaran mengenai keselamatan, yang mengajarkan bahwa tidak cukup karya salib Kristus, melainkan manusia harus berusaha keras untuk berbuat baik demi memeroleh keselamatan yang penuh. Selain itu ada juga pengajaran yang menekankan anugerah yang besar, bahwa semua dosa sudah diampuni, jadi kalau pun sekarang jatuh ke dalam dosa, itu tidak menjadi masalah karena dosa sudah diampuni. Pengajaran ini enggan mengajarkan arti pertobatan sejati. Belum lagi pengajaran bahwa berkat dari Tuhan akan diberikan sesuai dengan usaha manusia untuk mendekati-Nya. Itu adalah pengajaran dunia yang berusaha keras melawan Tuhan. Sikap kita sebagai murid-murid Kristus yang tidak mengasihi dunia ini adalah menyangkali pengajaran dunia yang sesat, serta terus berjuang menaati kebenaran firman Tuhan.
“Murid Kristus sejati selalu memberi diri diterangi kebenaran firman Tuhan dan tidak lagi mengasihi dunia yang penuh ilusi.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apa artinya mengasihi dunia? Mengapa hal itu jahat di hadapan Allah?
2. Bagaimana Anda melatih diri Anda untuk tidak lagi mengasihi dunia ini?
约翰福音 1:10 ; 17:15-18
我曾多次听过从讲台传讲基督徒“不要效法世界”或者“不应该贪爱世界”的信息。讲员提到“世界”时,他是用轻视拒绝的语气讲的。基督徒应该远避世界,因它能玷污我们的信仰。讲员这样讲,有他的根据。因圣经清楚记载:“不要效法这个世界,只要心意更新而变化……”(罗马书12:2)。圣经也多次教导我们不要贪爱世界(约翰一书 2:15; 提摩太后书 4:10)。但是圣经也记载其他一些经文,给我们不禁自问,我们应该恨恶这个世界吗?岂不是上帝爱这个世界,以至于祂愿意赐下自己的独生爱子吗? (约翰福音 3:16;请注意:中文和合本圣经把“世界”翻译成“世人”) 因此阅读印尼语译本的读者,会觉得奇怪,这究竟是出了什么问题呢?其实新的圣经使用“世界”这个词在不同的上下文(或语境)有不同的词义。
这样的例子不少。例如,约翰福音1:10说,"祂在世界,世界也是借着祂造的,世界却不认识祂。”世界(kosmos) 这一个词在这节经文用了三次。但是每一次的使用有不同的词义。首先,"祂在世界”所指的“世界”是有形物质的世界,包括其中所有的一切。“世界”这个词是中性的。在第二次的使用,“世界是祂所创造的"所指的“世界”是上帝完美的创造。上帝以爱创造了世界。神看着一切所造的都甚好 (创世记1:31)。这里说的 “世界”有正面的意义。第三次的使用, “世界” 的词义是負面的,因为“世人不认识祂"。在下一节经文中也记载,"祂到自己的地方来, 自己的人倒不接待祂."(约翰福音1:11) 。这样看来, “世界”本来有正面的词义,因为世界是属于上帝的。后来因人类犯罪,世界不认识上帝,也不相信上帝。世界已拒绝了基督。
从上面的探讨,今天我们所听到恨恶“世界”的信息,所指的是第三个词义。基督徒应该恨恶“世界”,好让我们的生活不像那些拒绝上帝的人。恨恶世界的信息不是教导上帝的子民恨恶居住在这世界上的人。这信息也不是要我们对这世界的所有问题不闻不问。这信息更不是要我们脱离世界。我们信从上帝的人,要学习像上帝那样的爱世界上的人。上帝对世界上之人的爱浩大无比。虽然世人拒绝祂,祂还差祂的独生儿子来到世上,救赎世界上的罪人。耶稣在约翰福音17章的祷告提醒基督徒有两种身份。基督徒“不属于世界,但是要被差“到世界上”(约翰福音17:14-18)。我们这些认识上帝的人,蒙上帝差遣到这世界上作基督的见证人,宣扬福音,彰显上帝的爱。
“恨恶世界是我们必须
铭记在心的忠告。
这样我们才不会与
拒绝创造主的人同流合污。”
作者:椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會 – 于來發傳道
翻譯員:张赛琼
思考问题:
1. 我们必须恨恶世界吗? 恨恶世界是什么意思?
2. 神的子民能为这个世界做些什么?
Nats Alkitab : Yohanes 1:10; 17:14-18
Penulis : Pdt. Frans Pasaribu
Entah berapa kali saya mendengar khotbah agar orang Kristen itu “jangan serupa dengan dunia”. Atau orang Kristen “tidak boleh cinta dunia”. Kalimat-kalimat itu diucapkan dengan nada mencemooh dunia. Dunia seolah harus dijauhi karena berpotensi mencemari kemurnian iman kita. Memang betul firman Tuhan mengatakan bahwa, “janganlah kamu serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu...” (Roma 12:2). Alkitab bahkan berkali-kali mengajarkan kita untuk tidak serupa dengan dunia (1 Yoh. 2:15; 2 Tim. 4;10). Tapi haruskah kita membenci dunia? Bukankah Allah sendiri sungguh-sungguh mengasihi dunia, sampai-sampai Ia rela menyerahkan anak-Nya sendiri (Yoh. 3:16)? Apa yang keliru di sini? Mari kita melihat apa yang dimaksud dengan kata “dunia”.
Yohanes 1:10 mengatakan, “Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.” Kata “dunia (kosmos)” dipakai sebanyak tiga kali, namun ketiganya memiliki makna yang sangat berbeda. Pertama, “Ia telah ada di dalam dunia”, kata “dunia” dipahami secara fisik, lengkap dengan segala isinya. Dunia di sini sifatnya netral. Dalam anak kalimat kedua, “dunia dijadikan oleh-Nya”, yang dimaknai sebagai ciptaan Allah yang baik. Allah menciptakan dunia dengan penuh cinta. Allah mengatakan bahwa seluruh ciptaannya itu “sungguh amat baik” (Kej. 1:31). Dalam hal ini dunia punya makna yang positif. Makna ketiga muncul secara negatif, “dunia tidak mengenal-Nya.” Bahkan di ayat berikutnya dicatat, “Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerimanya” (Yoh. 1:11). Dunia yang seharusnya bermakna positif karena menjadi kepunyaan Allah, namun karena dosa, dunia menjadi tidak mengenal dan menerima Allah. Dunia telah menolak Kristus.
Jadi nasihat untuk membenci dunia perlu dipahami dalam makna yang ketiga ini. Membenci dunia adalah sebuah nasihat supaya tidak hidup seperti orang-orang yang menolak Allah. Namun nasihat ini tidak mengajarkan umat Allah untuk membenci manusia-manusia yang hidup di dunia, serta melepaskan diri dari semua persoalan dunia, bahkan melarikan diri dari dunia. Kita perlu melihat dunia sama seperti Allah yang mengasihi dunia. Kasih Allah pada dunia sangatlah besar, sekalipun dunia menolak-Nya. Bahkan ia mengutus anak-Nya ke dunia, untuk menebus dosa manusia. Karena itu doa Yesus dalam Yohanes 17 memberikan 2 identitas kristiani bagi kita, yaitu “bukan dari dunia”, namun juga di utus “ke dalam dunia” (Yoh. 17:14-18). Artinya, bahwa kita yang mengenal Allah, diutus oleh Allah “ke dalam dunia” (Yoh. 17:18). Kita diutus ke dalam dunia untuk menjadi saksi-saksi Kristus, mengabarkan kebenaran Injil, serta menyatakan kasih Allah kepada dunia.
Membenci dunia adalah sebuah nasihat untuk tidak hidup seperti orang-orang yang menolak Penciptanya.
Pertanyaan untuk di renungkan :
1. Apakah kita harus membenci dunia? Apakah makna dari membenci dunia?
2. Apa yang bisa kita lakukan sebagai umat Allah untuk dunia ini?
约翰福音 17:19
我们有时会对自己感到沮丧。想要改变的心愿好像碰壁了。心愿仍然还是心愿。我们想要改变的负面不好的性格似乎紧黏着不肯放手解开。这种性格会把我们拖拉陷入反复的犯罪行为中。那罪恶似乎要让我们落入它的陷阱。虽然我们知道,这是不圣洁的生活,但却是无能为力。甚至连祷告对我们的灵性似乎也不会有任何作用。
耶稣在这段经文中的祷告提醒我们,耶稣知道门徒的挣扎与上帝在信徒生命中所做的改变和更新有关。这就是为什么耶稣说因为他们的缘故自己分别为圣。这意味着基督的生命是专为门徒的,这与下一句话是一致的,这样他们也将因真理成圣。这是神给祂儿女的恩典。我们可以抵抗世界和其中的一切情欲,因为基督的真理已使我们成圣。
我们真的无法控制我们的肉体情欲。因此,我们向主耶稣基督呼求。惟有祂才能使我们脱离这取死的身体。要不住的恳求圣灵加添能力帮助我们克服常倾向罪恶行为之肉体上的软弱。
“唯有让基督活在我们的生命中,
我们才能战胜肉体情欲之诱惑”
作者:椰嘉達基督徒會堂克拉默椰地堂會– 曾禮物牧師
翻译员:张赛琼
思考问题:
1. 你在对抗肉体情欲的事上有過怎样激烈的挣扎?
2. 你如何去克服战胜它?
Nats Alkitab : Yohanes 17:19
Penulis : Pdt. Frans Pasaribu
Kita kadang dibuat frustasi oleh diri sendiri. Keinginan untuk berubah seolah terbentur tembok. Keinginan tinggal keinginan. Karakter negatif yang ingin kita ubah seolah melekat erat tak mau dilepaskan. Karakter itu menyeret kita ke perbuatan dosa yang berulang. Dosa tersebut seakan menjerat kita masuk ke perangkapnya. Kita sadar hidup tidak kudus, namun tak berdaya. Bahkan doa pun sepertinya tidak berdampak pada kerohanian kita.
Doa Yesus dalam bagian ini mengingatkan kita bahwa Yesus tahu pergumulan para murid terkait dengan perubahan dan pembaruan yang dikerjakan Tuhan dalam hidup orang percaya. Itulah sebabnya dikatakan Yesus menguduskan diri-Nya bagi mereka. Artinya hidup Kristus di khususkan bagi para murid dan hal itu senada dengan kalimat berikutnya supaya mereka pun dikuduskan dalam kebenaran. Inilah anugerah Tuhan pada anak-anak-Nya. Kita bisa melawan dunia dengan segala keinginannya karena Kristus dan kebenaran telah terlebih dahulu menguduskan kita.
Kita memang tidak akan sanggup mengendalikan kedagingan kita. Oleh karena itu, berserulah kepada Yesus Kristus, Tuhan kita. Dialah yang sanggup membebaskan kita dari tubuh maut ini. Berdoalah senantiasa agar Roh Kudus menolong kita dengan memberi kekuatan ekstra untuk mengatasi kelemahan daging yang cenderung menyeret kita ke dalam perbuatan dosa
“Godaan kedagingan dapat dikalahkan
dengan menyadari kehadiran kristus di dalam hidup kita”
Pertanyaan untuk di renungkan :
1. Apa pergumulan berat Anda melawan kedagingan?
2. Bagaimana mengalahkannya?
约翰福音17:18
馬丁路德的话响应了耶稣临终前的祷告。诚然,耶稣的追随者的确蒙恩召脱离世界的黑暗,成为神国度的子民。他们不属世界,不同与世界 (14,16节) 。然而,这些人并没有立即被带去离开世界(15节)。反而,他们被差回世界,生活在社会中(18 节)。信徒团契或教会,在希腊语中称为 ekklesia,字面意思是“被呼召的集体或会众”。信徒也被称为世上的盐 (参马太福音第5章)。腐臭败坏的世界需要盐的存在及其咸味,即是跟随耶稣者的存在并符合他们的本质和呼召。
当我们回转离开罪恶并相信耶稣是主、是救主时,我们经历了第一次的悔改。然而,我们是否也经历过第二次的悔改呢?我们与上帝为我们安置的世界:工作场所、社交环境、大家庭,甚至是未信主的人们关系如何呢?我们能做些什么,使我们的存在真正成为天囯福音的使者,并在所处的地方彰显基督的“身体”也就是教会”。
“上帝对这个世界的爱是如此浩大,
作为神的儿女,
我们爱神的心到底有多大?”
作者:椰嘉達基督徒會堂克拉默椰地堂會– 曾禮物牧師
翻译员:张赛琼
思考问题:
1. 为什么成为天国的使者对神国的行事议程很重要?
2. 你经历过第二次的悔改吗?
Nats Alkitab : Yohanes 17:18
Penulis : Pdt. Frans Pasaribu
Martin Luther mengatakan bahwa tiap orang kristen seharusnya mengalami dua pertobatan. Pertobatan pertama adalah menanggapi panggilan Tuhan untuk keluar dari dunia masuk ke dalam gereja. Yang kedua adalah diutus kembali ke dalam dunia untuk membawa pesan dan mewujudkan kerajaan Allah.
Perkataan Luther ini menggaungkan doa Yesus menjelang akhir hayat-Nya. Benar bahwa para pengikut Yesus memang dipanggil keluar dari kegelapan dunia menjadi warga kerajaan Allah. Mereka berbeda dari dunia (ayat 14, 16). Tetapi, orang-orang ini tidak langsung dibawa pergi dari dunia (ayat 15). Mereka justru diutus kembali ke dalam dunia, hidup di tengah-tengah masyarakat (ayat 18). Persekutuan orang percaya atau gereja, dalam bahasa Yunani disebut ekklesia, yang secara harfiah berarti “dipanggil keluar”. Orang percaya juga disebut sebagai garam dunia (lihat Matius 5). Dunia yang tidak sedap dan sedang membusuk memerlukan keasinan dan kehadiran garam, yaitu para pengikut Yesus yang memenuhi hakikat dan panggilan keberadaannya.
Ketika berbalik dari dosa dan memercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, kita telah mengalami pertobatan pertama. Namun, sudahkah kita juga mengalami pertobatan yang kedua? Bagaimanakah hubungan kita dengan dunia di mana Tuhan menempatkan kita: tempat kerja, lingkungan pergaulan, keluarga besar, bahkan orang-orang yang belum percaya? Apa yang dapat kita lakukan agar kehadiran kita sungguh menjadi utusan kabar baik kerajaan Allah dan mewujudkan “tubuh” kehadiran Kristus di sana?
“Begitu besar kasih Allah akan dunia,
seberapa besar kasih anak-anak-Nya?”
Pertanyaan untuk di renungkan :
1. Mengapa menjadi utusan penting bagi agenda kerajaan Allah?
2. Sudah kah Anda mengalami pertobatan kedua?
From the publisher's feed