
Sign up to save your podcasts
Or


2 提摩太后书 1:8-9
有一位妇女探望了几名在医院休养的士兵。其中一位是失去了一只手臂的年轻人。 她们问这位年轻人,是否介意让她看看手断的地方。这军人毫不犹豫而且兴奋地回答说,他没有失去手臂。他把手伸向他的祖国。
讲授辅导科目的Paul Gunadi (魏汉忠) 讲师强调,辅导的工作就是学习把自己奉献给别人。辅导员必须敞开自己的心,也许还要牺牲精力、时间和金钱。如果在执行任务时,辅导员必须奉献自己,军人的手是献给他的祖国,那么合神心意的人,应有什么态度呢?成为合神心意的人,应当为 神的国和为荣耀神去献上自己,乐意成为祂手中合用的器皿。除非我们甘心乐意将自己献给上帝,否则就是不会有完美的礼物献给上帝。将自己献给上帝并不容易。有时会让人很难受。因为献上自己实际上就是献上所拥有的一切。如果我们的服侍是头脑清醒时将自己献给上帝,那么我们心中就有不同的喜乐。在祷告中我们不会只专注於想要得什么,因为我们相信上帝知道我们需要什么。
保罗对提摩太提到福音的呼召。呼召是从神而来的,是圣洁的呼召。提摩太应该有勇气,毫不犹豫和羞愧地宣扬福音。同样,我们这些蒙恩得救的人,也蒙主呼召为基督作见证。我们要心中坦然自若,没有惧怕的为主作见证。这样我们就会成长,知道什么是完全属于神的生命,跟随基督走这人生美好旅程。我们不再为自己而活,乃是为神而活,为荣耀神而活。
“献上自己给上帝使用
是从无错误的最好选择”
作者:椰嘉達基督徒會堂芝卡朗佈道所 – 賴永興傳道
翻譯員:陈虹霞
思考问题:
1. 到目前为止, 你献上给上帝的最好的礼物是什么?
2. 你是如何按照上帝的旨意,过一个祂要你过的生活的?请你今天就与人分享你的经验吧。
Nats Alkitab : 2 Timotius 1:8-9
Penulis : G.I. Yuneari Lase
Satu kali seorang ibu mengunjungi beberapa prajurit yang sedang dirawat di rumah sakit. Ia bertemu dengan seorang pemuda yang sudah kehilangan salah satu tangannya. Kemudian dia meminta izin untuk bertanya di manakah ia kehilangan tangannya? Prajurit itu menjawab dengan tanpa ragu dan bersemangat bahwa ia tidak kehilangan tangannya. Ia telah memberikan tangannya untuk ibu pertiwi.
Paul Gunadi, pengajar konseling, menekankan bahwa mengonseling itu memberi diri untuk orang lain. Seorang konselor harus membuka hati, mungkin pula mengorbankan energi, waktu dan dana. Jikalau dalam melakukan tugas sebagai seorang konselor saja harus memberi diri dan seorang prajurit memberikan tangannya untuk ibu pertiwi, maka terlebih lagi menjadi seperti yang Allah inginkan. Menjadi seperti yang Allah inginkan berarti mau memberi diri untuk dipakai menjadi alat-Nya bagi kemuliaan dan kerajaan-Nya. Tidak pernah ada pemberian yang sempurna kepada Tuhan, sampai kita sungguh-sungguh dengan rela menyerahkan diri kita kepada Allah. Memberi diri kepada Allah memang tidak mudah. Terkadang menuntut rasa sakit, karena memberi diri sesungguhnya menyerahkan sesuatu kepada orang lain. Jika kita melayani karena memberi diri secara sadar kepada Tuhan, maka kita akan merasakan satu sukacita yang berbeda. Kita tidak akan terus berfokus hanya untuk meminta apa kita mau, karena kita tahu bahwa Allah mengerti dan mengetahui apa yang kita perlukan.
Paulus mengingatkan Timotius akan panggilan Injil. Panggilan itu adalah dari Allah dan itu adalah panggilan kudus. Timotius seharusnya memiliki keberanian dan menyatakan Injil-Nya tanpa ragu dan malu. Demikian juga kita yang telah diselamatkan, kita juga dipanggil dan diminta untuk memberi diri bersaksi bagi Kristus. Kita juga perlu lakukan tanpa merasa malu, takut dan gentar. Jika kita mau memberi diri kepada Allah untuk dipakai menjadi yang Allah inginkan, maka kita akan tahu seperti apa hidup yang dimiliki oleh Allah seutuhnya dan mengalami perjalanan indah bersama Kristus. Kita juga akan mengetahui bahwa kita hidup bukan lagi untuk diri kita sendiri. Kita akan hidup bagi Allah dan untuk kemuliaan Allah.
Memberi diri kepada Allah adalah pilihan terbaik yang tidak pernah salah
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Pemberian terbaik apa yang sudah Anda berikan untuk Tuhan selama ini?
2. Bagaimana Anda menjadi atau menjalani hidup seperti yang Allah inginkan selama ini? Sharingkan kepada seseorang hari ini.
路加福音 14:25-26
有一个故事,提到儿子想邀他的父亲去度假。但他的父亲是个钟表匠,竟然拒绝了。 但是父亲答应给他的儿子做一个最好最漂亮的时钟。从此父亲就每日每夜地忙这个工作。他忘记了他一天天长大的儿子。当父亲想把自己做的钟送给儿子时,他非常惊讶。他的儿子与从前不一样了,不是他所想象的那样。他长大了。他的儿子结了婚,有了孩子。父亲坐在沙发上,遗憾地抱着头。他深深地吸一口气,从睡梦中惊醒。还好这只是一个梦。 他很庆幸这一切并没有发生。讲这个故事的人用一句优美的句子作结束,“给对你最有意义的人,作最有意义的事”。
人生最有意义的事是什么?在我们这一生中谁是最重要的人?是不是神在我们的生命中最重要?好不好我们再想一想:上帝真的是最重要的吗?上面的故事提醒我们,今天有许多非常忙碌的人。他们“为最重要的人”忙于工作和赚钱”。事实上,他忘记了“最重要的事”。这事会使他的人生变得有意义。耶稣说,凡来到祂面前,若不爱祂胜过爱自己的父母、妻子、儿女、弟兄、姊妹,甚至自己的生命,都不能作祂的门徒。换句话说,耶稣必须是我们今生最有意义的主。如果耶稣是最有意义的主,让我们这一生围绕着主而活。
不要像那位一开始所提到的父亲。他的态度错了。这位父亲像主耶稣所劝勉的马大。她认为自己很忙碌地为耶稣作很多事。一个人忙碌地工作,殷勤地参与服侍,当然没有错。 但是主耶稣要我们学习马利亚作主認为更重要的事情。把最有意义的献给主。这样的奉献不仅仅是物质性的东西或财物。有时把最重要的献给神,也不能用参加教会活动的次数来衡量。最有意义的奉献,有时也不一定是参加社会公益活动。在上帝眼中,作主工应该从完全的悔改开始。我们的心越来越亲近祂。这样我们才会学习把整个生命奉献给祂。
“谁是你人生最重要的人?
你愿意为他献上什么?
你愿意为他献上你的生命吗?”
作者:椰嘉達基督徒會堂芝卡朗佈道所 – 賴永興傳道
翻譯員:陈虹霞
思考问题:
1. 作为基督徒,什么是你做过的最有意义的事?
2. 读了今天的灵修信息,你在神面前立下什么心志?
Nats Alkitab : Lukas 14:25-26
Penulis : G.I. Yuneari Lase
Ada satu kisah tentang seorang ayah dan anaknya. Anak itu mengajak ayahnya untuk berlibur. Tetapi ayahnya yang berprofesi sebagai tukang jam itu, menolak. Sang ayah berjanji akan membuat jam yang terbaik dan terindah untuk anaknya. Sejak saat itu sang ayah sibuk bekerja siang dan malam. Dia lupa dengan anaknya yang semakin hari semakin bertumbuh besar. Ketika sang ayah ingin memberikan jam hasil karyanya kepada anaknya, ia sangat kaget. Ia melihat anaknya sudah tidak sama lagi; sang anak sudah tidak seperti yang ada dalam pikirannya. Anaknya telah bertumbuh besar. Bahkan anaknya sudah mempunyai istri dan anak. Sang ayah duduk di sofa, memegang kepalanya dalam sebuah penyesalan. Sementara ia menarik nafas dalam-dalam, lalu kaget dan terbangun dari tidurnya. Rupanya itu hanya mimpi. Ia bersyukur bahwa itu tidak benar-benar terjadi. Cerita ini kemudian ditutup dengan kalimat yang indah yaitu “untuk yang berarti, berikanlah yang paling berarti.”
Apa yang paling berarti dalam hidup ini? Siapakah orang yang paling berarti dalam hidup ini? Adakah Tuhan yang paling berarti dalam hidup kita? Seharusnya iya. Tetapi mari renungkan kembali: benarkah Tuhan yang paling penting? Kisah di atas menggambarkan banyak orang yang terlalu sibuk. Sibuk bekerja dan cari uang dengan alasan “demi orang yang paling berarti”. Sesungguhnya ia lupa dengan “apa yang paling berarti”, yang membuat dirinya menjadi berarti. Yesus berkata bahwa siapa pun yang datang kepada-Nya dan tidak membenci bapanya, ibunya, istrinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki, saudara-saudaranya perempuan bahkan nyawanya sendiri, tidak dapat menjadi murid-Nya. Dengan kata lain bahwa Yesus harus menjadi yang paling berarti dalam hidup ini. Jadi kalau Yesus adalah yang paling berarti, mari arahkan segala sesuatu dalam hidup kita untuk Yesus.
Jangan melakukan kesalahan seperti seorang ayah di awal renungan. Yesus pernah menegur Marta karena ia berpikir bahwa ia sudah sangat lelah dan sibuk. Marta berpikir bahwa semuanya itu dilakukan untuk Yesus. Tentu saja bekerja dan sibuk itu sendiri dalam melayani Tuhan tidak salah. Tetapi Yesus ingin kita melakukan paling penting seperti yang dilakukan oleh Maria, saudaranya. Memberikan yang paling berarti kepada Tuhan. Pemberian ini bukan hanya semata tentang materi atau harta. Memberikan yang paling penting kepada Tuhan bukan tentang banyaknya aktivitas atau kegiatan gereja yang diikuti. Memberikan yang paling berarti kepada Tuhan bukan juga tentang banyaknya kegiatan sosial yang dilakukan. Yang terbaik bagi Tuhan adalah mempersembahkan seluruh hidup kita kepada-Nya, dengan mengalami pertobatan yang totalitas dan relasi intim dengan-Nya.
Untuk yang berarti berikanlah yang paling berarti, yaitu hidup Anda.
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apa yang paling penting yang sudah Anda lakukan selama menjadi orang Kristen?
2. Melalui perenungan hari ini, komitmen apa yang ingin Anda lakukan bagi Tuhan?
哥林多前书 6:20
在人生里,大多数人都有痛苦的经历。这样他们有时对环境不满,有时也会对自己不满。有一位学生品学兼优,不但人聪明,也会写优美的诗。他写的文章出色,谱写歌曲。 其实他应该为自己感到自豪。可惜他体型肥大,他因此讨厌自己。他周围的人对他的肥胖冷笑和嘲讽。他因而認为拥有这样的身体是倒霉的事,自己的作品一无是处。
与自己和解并不容易。尤其是当我们有极悲痛和苦恼的经历。当然,这种创伤与罪恶对人类是分不开的。 罪恶已经破坏了人类生活的秩序。罪恶使人彼此憎恨。罪使人类倾向淫秽下流。当一个人厌恶自己,他需要安慰和鼓励的话。不但是耳朵所能听到的,而且是那能进入脑海的话语。这样的人让听的人去拥有正确健全的自我价值。感谢上帝!祂的话能安慰人心。祂的话是真理。祂的话能医治心灵受伤的人。上帝的话语鼓励哥林多的信徒。神藉着保罗提醒在苦难中的信徒,他们是重价买来的。他们所有的罪债都已经被主耶稣付清了。
主耶稣从不看轻祂所创造的人。在主耶稣眼中,人本来都是完美的。当本是完美的人被罪恶破坏,主耶稣用宝贵的血买赎了他们。在主耶稣里,我们都是有价值的人。在主耶稣眼中,我们都可以有完美的人生。因主耶稣的牺牲,卑微的人可接受荣耀的冠冕。
“你的生命在上帝眼中看为宝贵。
不要用生命去换取
世界認为是贵重的东西。”
作者:椰嘉達基督徒會堂芝卡朗佈道所 – 賴永興傳道
翻譯員:陈虹霞
思考问题:
1. 你与自己和解了吗?如果己经和解了,接下来你应该有什么态度?如果还没有什么不同的态度,那么应该怎么办?
2. 回应今天的经文,今后你应如何对待别人?
Nats Alkitab : 1 Korintus 6:20
Penulis : G.I. Yuneari Lase
Dalam kehidupan ini, mayoritas orang diperhadapkan dengan berbagai pengalaman-pengalaman yang pahit. Sehingga seseorang bukan hanya dapat bermasalah dengan sekitarnya tetapi juga terhadap diri sendiri. Contohnya: ada seorang mahasiswi yang baik. Ia adalah seorang yang cerdas; memiliki karya-karya puisi yang indah ; menghasilkan tulisan-tulisan bagus; serta mampu menciptakan lagu. Ia seharusnya bangga atas dirinya. Namun karena dia memiliki ukuran tubuh yang besar, ia malah membenci dirinya sendiri. Lingkungan sekitar memberikan cibiran dan ejekan atas fisik yang dimilikinya. Ia melihat bahwa tubuhnya adalah sebuah kesialan dan melihat karya-karyanya sebagai sesuatu yang tidak berguna.
Tidaklah mudah untuk dapat berdamai dengan diri sendiri. Apalagi saat kita mengalami rasa sakit dan pahit yang sedalam itu. Tentu saja kerusakan ini tidak lepas dari pengaruh dosa. Dosa telah merusak tatanan kehidupan manusia. Dosa membuat manusia saling membenci. Dosa membuat manusia hidup dalam percabulan, sehingga mereka membenci dirinya sendiri. Mereka butuh penghiburan dan kalimat-kalimat yang membangun. Kalimat-kalimat yang bukan saja sekedar didengar oleh mereka tetapi yang juga harus dapat meresap ke dalam pikirannya. Tujuannya supaya mereka memiliki nilai diri yang baik dan benar. Bersyukur karena firman Tuhan yang bukan sekedar kata-kata penghiburan, melainkan sebuah kebenaran. Firman Tuhan adalah kebenaran yang dapat memulihkan setiap orang yang terluka. Firman Tuhan menasihati dan menguatkan jemaat Kristen di Korintus yang hidup bermasalah dengan diri mereka. Firman Tuhan berkata bahwa mereka telah dibeli dan telah lunas dibayar. Semua dosa telah dibayar lunas oleh Tuhan Yesus.
Tuhan Yesus tidak pernah merendahkan ciptaan-Nya. Tuhan Yesus melihat semua ciptaan-Nya itu indah dan sempurna. Ketika semua yang indah dan sempurna dirusak oleh dosa, Tuhan Yesus membelinya dan menebusnya dengan darah yang mahal. Dalam Tuhan Yesus kita semua adalah orang yang berharga. Di mata Tuhan Yesus, kita semua begitu indah. Karena pengurbanan Tuhan Yesus, kita semua menjadi mulia.
Hidupmu berharga di mata Tuhan, jangan ditukar dengan nilai dunia.
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Sudahkah Anda berdamai dengan diri Anda sendiri? Jika sudah apa respons Anda? Jika belum apa yang harus Anda lakukan?
2. Bagaimana Anda seharusnya memperlakukan orang lain, berdasarkan renungan kebenaran firman Tuhan hari ini?
马太福音 16:24-25
做主耶稣的门徒难吗? 因为主耶稣说,凡要跟从祂的,就必须舍己,背起祂的十字架。 如果我们不这么作,那么我们就不能成为祂的门徒。 进一步的讨论这个课题当然很有趣。
在今天的经文中,舍己与必须放弃自我有关系,如果我们决定要成为主耶稣的门徒。“舍己”在印尼语的翻译“否定自己”,那就是不考虑自己的利益。 一个人要作门徒的条件就应离开他们的自我和私利来跟随祂。当然,主耶稣说的这句话与彼得拉着祂並且劝祂的这件事情有关系。彼得这样作,因为他听见耶稣说祂必须上耶路撒冷去,受长老,祭司长和文士许多的苦。 然后祂将被杀。 彼得实在无法接受基督所讲的。这事不是他所期待的,那就是爭战中获胜的政治性弥赛亚。 耶稣的反应令人震惊。跟随祂远比所想象的困难。他们将受苦。门徒们必须舍己,並且背起十字架。我想,耶稣在日常的谈话中回答彼得的劝告,可能是这样的:“彼得,你是我的门徒,因此你必须能够克制自己。我知道你可以反抗。 我知道你的性格。 但是如果你还想做我的门徒,就开始学习否定自己,开始学习背起十字架。”
诸位弟兄姐妹,也许有些基督徒还不敢向不信主的人承认自己的信仰。 也还有一些人仍然漠不关心,不愿公开承认自己是基督徒;因为他们害怕被拒绝,害怕被欺负,害怕被敌视,害怕找不到工作等等。 为了这些考研,他不敢表明自己是基督徒。这是一种自私的态度。一切的考虑都圍绕个人的得失。基督盼望我们生活中的一切都围绕着祂。我们需要结束这种圍绕着自我的态度。当我们舍己,并且不惜一切代价的背起十字架时,自我的终结就开始了。我们当委身跟随主耶稣,直到生命的尽头。这样我们就会得到无比的奖赏。 这不是一种属物质的应许。在永恒中有更宝贵的福份。这就是为什么耶稣说,凡因我而失去生命的人,必得着生命(第25节)。
“一个真正的门徒总是将神的国度
置于一切之上。”
作者:椰嘉達基督徒會堂芝卡朗佈道所 – 賴永興傳道
翻譯員:陈虹霞
思考问题:
1. 你是否真的按照主耶稣的心意努力过基督徒的生活?
2. 你愿意有一个把真基督徒身份表达岀来的生活吗?
Nats Alkitab : Matius 16:24-25
Penulis : G.I. Yuneari Lase
Apakah menjadi murid Tuhan Yesus itu sulit? Sebab Tuhan Yesus berkata bahwa setiap orang yang mau mengikut Dia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya. Jika kita tidak melakukannya, maka tidak bisa menjadi murid-Nya. Hal ini tentu menarik untuk dibahas lebih lanjut.
Menyangkal diri dalam nas hari ini berkaitan dengan keakuan atau ego kita yang harus dilepaskan ketika kita memutuskan ingin menjadi murid Tuhan Yesus. Sesuai dengan definisi dalam bahasa Indonesia, menyangkal diri adalah tidak memikirkan kepentingan diri sendiri. Murid-murid diberikan syarat mengikut-Nya dengan meninggalkan ego dan kepentingan diri sendiri. Kalimat yang dikatakan oleh Tuhan Yesus ini tentu saja tidak lepas dari peristiwa Petrus menarik dan menegur Yesus. Petrus melakukan itu karena mendengar perkataan Yesus bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat; lalu Ia akan dibunuh. Petrus sangat tidak bisa menerima apa yang Kristus sampaikan itu; jauh dari yang dia harapkan yaitu Mesias politik yang menang dalam perang. Tetapi respons Yesus sangat mencengang, bahwa mengikut-Nya ternyata jauh lebih sulit dari yang dibayangkan. Mereka akan menderita; murid-murid harus harus menyangkal diri dan pikul salib. Saya membayangkan sewaktu Yesus membalas teguran Petrus dengan dalam percakapan yang lebih sehari-hari, kira-kira mungkin seperti ini kalimatnya: “Petrus kamu adalah murid-Ku, karna itu kamu harus bisa menahan diri dan menyangkal diri. Saya tahu kamu bisa melakukan perlawanan. Saya tahu tabiat kamu. Namun bila engkau masih mau menjadi murid-Ku, mulailah belajar untuk menyangkal diri. Mulailah belajar memikul salib.”
Saudaraku, mungkin ada sebagian orang Kristen masih takut mengakui dan menyatakan imannya kepada mereka yang tidak percaya pada Tuhan Yesus. Ada yang masih bersikap masa bodoh dan tidak mau mengungkapkan identitas sebagai orang Kristen karena takut ditolak, takut dirundung, dimusuhi, susah mencari pekerjaan, dsb. Sehingga, ia tidak berani mengungkapkan identitas diri dengan alasan-alasan itu. Itu adalah keegoisan. Semua tertuju pada AKU. Sedangkan Kristus ingin segala sesuatu dalam hidup kita tertuju pada-Nya. Kita butuh mengakhiri ke-Aku-an kita. Akhir dari ke-AKU-an terjadi saat kita menyangkal diri dan memikul salib berapa pun harganya. Ada upah yang tidak ternilai harganya saat kita berkomitmen mengikut Tuhan Yesus sampai akhir hidup kita. Ini bukan iming-iming yang tertuju pada berkat fisik. Tetapi ada yang lebih worth it di dalam kekekalan nanti. Itu sebabnya Yesus berkata bahwa barang siapa kehilangan nyawa karena Aku, ia akan memperolehnya (ay. 25).
Murid yang sejati akan selalu mementingkan kerajaan Allah lebih dari apa pun juga.
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Sebagai orang Kristen, apakah Anda sudah sungguh-sungguh hidup sebagai orang Kristen seperti yang Tuhan Yesus kehendaki?
2. Apakah Anda mau terus menghidupi jati diri seorang Kristen yang sejati?
希伯来书 9:14
《祢完美的牺牲》这首歌的第二段歌词:
我从未疑惑过,
祢爱的凭据和祢十架的工作,
祢为我而死
因此,我凡事谢恩。
人的罪是一件非常严重的事情。因此,上帝赐下祂的儿子,作为完美的赎罪祭,为人类赎罪。基督的爱,透过十字架的工作,使我们在神眼中价值非凡。
主耶稣基督牺牲自己,给我们这些被罪恶捆绑的罪人准备了一条救赎的道路。基督的宝血是新约救赎概念的核心。基督在十字架上流出祂的宝血,为的是洗净我们的罪孽,并使我们得与神和好。基督借着祂的宝血赦免了所有悔改相信祂的人。基督的宝血能让所有信祂的人被称义,并洗净他们的良心。借着基督的宝血,信徒们能来到上帝面前,得着神全备的恩典、怜悯、帮助和救恩。祂的宝血是信徒们在新约里所有应许的确据。献祭的背景是因为上帝爱世人。上帝是圣洁的,罪人根本不能亲近上帝。这就是为什么神在耶稣基督里成为人。无罪的耶稣被钉死在十字架上,为了把罪人从罪恶的捆绑中拯救出来。永生真神差派祂的独生子,为我们捨身救赎,因为祂是满有慈爱而又圣洁的神。
基督的宝血是献给上帝完美的祭物。所以,我们当将身体献上,当作活祭、是圣洁的、是神所喜悦的。不要再陷入不讨神喜悦的旧生活习惯。不要效法这个世界,只要心意更新而变化,叫你们察验何为上帝的善良、纯全、可喜悦的旨意(罗马书12:2)。
“救恩是白白赐给我们的,
因为基督已经为我们付出代价”
作者:椰嘉達基督徒會堂加卜堂會 – 以馬内利牧師
翻譯員:蔡立基
思考问题:
1. 我们可以献上什么作为讨神喜悦的祭物?
2. 藉着耶稣基督的牺牲,你如何回应上帝完美的爱?
Nats Alkitab : Ibrani 9:14
Penulis : Pdt. Imanuel Faofeto
Dalam bait kedua lagu yang berjudul “Pengorbanan-Mu Sempurna” berisikan:
Tiada Pernah ku Meragukan
Bukti Kasih dan Karya Salib-Mu
Kau T’lah Mati Gantikan Hidupku
S’bab itu ku S’lalu Bersyukur
Dosa manusia adalah hal yang serius. Oleh karena itu, Allah menyikapinya secara serius dengan mempersembahkan anak-Nya, sebagai persembahan yang sempurna untuk menebus dosa umat manusia. Kasih Allah melalui karya salib Kristus menjadikan kita berharga di mata Allah.
Tuhan Yesus Kristus telah mengurbankan diri-Nya sebagai jalan keselamatan bagi manusia yang telah jatuh dalam belenggu dosa. Darah Kristus merupakan pusat dari konsep penebusan dalam Perjanjian Baru. Di atas kayu salib, Kristus mencurahkan darah-Nya yang tidak berdosa agar dapat menghapus dosa-dosa kita serta mendamaikan kita dengan Allah. Dengan darah-Nya, Kristus mengampuni dosa semua orang yang bertobat dan percaya. Darah-Nya membenarkan dan menyucikan hati nurani semua orang percaya kepada-Nya. Darah-Nya membuka jalan bagi orang-orang percaya untuk langsung menghampiri Allah melalui Kristus untuk memperoleh kasih karunia, kemurahan, pertolongan, dan keselamatan. Darah-Nya adalah jaminan untuk semua janji dari perjanjian baru bagi orang percaya. Adapun hal melatarbelakangi persembahan itu diberikan adalah karena kasih Allah bagi manusia. Allah itu kudus, tak terhampiri oleh orang dosa. Itu sebabnya Allah harus menjadi manusia dalam diri Yesus Kristus. Manusia tak berdosa, Yesus Kristus, mati di kayu salib agar dapat menyelamatkan manusia berdosa dari belenggu dosa. Allah yang hidup dan benar mengutus Anak-Nya sendiri untuk mati menggantikan kita, sekaligus memenuhi tuntutan-Nya yang adalah kekudusan dalam kasih.
Darah Kristus merupakan persembahan yang sempurna kepada Allah. Oleh karena itu, marilah kita mempersembahkan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah. Jangan lagi terjebak pada pola kehidupan lama yang tidak berkenan di hadapan Tuhan. Janganlah menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna (Rom. 12:2).
“Keselamatan kita diberikan secara cuma-cuma
Sebab Kristus telah membayar harganya”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah yang dapat kita berikan sebagai persembahan yang berkenan kepada Allah?
2. Bagaimana Anda merespons kasih Allah yang sempurna melalui pengorbanan Yesus Kristus?
From the publisher's feed