
Sign up to save your podcasts
Or


希伯来书 9:13-14
Sari Simorangkir所创作的诗歌《耶稣,祢的宝血》里的副歌说:
耶稣祢的宝血洗净我,
耶稣祢的宝血释放我,
耶稣祢的宝血改变我,
我成为新造人。
这首歌的信息提到基督宝血的大能,祂能改变我们的生命。耶稣宝血的大能应验了旧约里神的应许。上帝吩咐以色列人将祭牲的血倒在祭坛上,作为他们的赎罪祭,因为血代表生命。这就是为什么上帝禁止以色列人吃血。上帝命令祭司献上公羊和公牛作为以色列人的赎罪祭,罪因此得以赦免。
耶稣基督在新约中是完美的大祭司,祂使我们与上帝和好。祂只一次进入圣所,成了永远赎罪的祭,不是用公牛或公羊的血,乃是用自己的血。希伯来书的作者解释说,倘若在赎罪仪式中,祭物的血洒在不洁淨的人身上,尚且叫人成圣,何况基督将自己无瑕疵的血献上来洗净人类罪恶的心;这样我们就可以再度讨上帝的喜悦。基督所流出的宝血救赎了我们这些願意信靠祂的人。基督的死赦免了全人类的罪。旧约的祭预表后来完美的祭物。旧约祭物的血让以色列人可以亲近上帝。这血预表基督在加略山所流的血。基督的宝血帶给我们上帝所赐那永恒的救赎。
如今我们可以得到永生那是因为主耶稣舍命来拯救我们;因此,我们不可辜负耶稣伟大的牺牲。让我们按照祂的旨意生活,不做任何令祂伤心的事。忠心敬拜永生上帝,事奉祂,与人分享神的爱,使他们也能经历基督宝血的救赎。
“基督完全的牺牲可以洗净我们,
带领我们进入永生。”
作者:椰嘉達基督徒會堂加卜堂會 – 以馬内利牧師
翻譯員:蔡立基
思考问题:
1. 从今天的灵修导引中你的灵命得到什么祝福?
2. 你对基督完全的救赎有何回应?
Nats Alkitab : Ibrani 9:13-14
Penulis : Pdt. Imanuel Faofeto
Bagian chorus lagu berjudul “Darah-Mu Yesus” ciptaan Sari Simorangkir mengatakan:
Darah-Mu Yesus sucikan daku
Darah-Mu Yesus bebaskanku
Darah-Mu Yesus ubahkan daku
Kujadikan baru
Pesan lagu ini berisikan tentang kuasa darah Kristus yang mampu mengubah hidup umat-Nya. Kuasa darah Yesus menggenapi Firman Tuhan dalam Perjanjian Lama. Kepada bangsa Israel, Allah telah memberikan perintah agar darah binatang dicurahkan atas mazbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawa mereka. Karena darah berguna untuk mengadakan pendamaian dengan perantaraan nyawa. Itulah sebabnya Allah melarang orang Israel makan darah. Allah memerintahkan imam mempersembahkan kurban dari domba jantan dan lembu jantan untuk mengadakan pendamaian bagi dosa umat Israel, sehingga mereka menerima pengampunan.
Dalam Perjanjian Baru, Yesus Kristus adalah Imam Besar yang sempurna yang mendamaikan kita dengan Allah. Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat yang kudus bukan dengan membawa darah lembu atau domba, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri. Penulis Ibrani menjelaskan bahwa apabila darah binatang yang dipercikkan dalam ritual pendamaian bisa menguduskan kenajisan manusia secara lahiriah; terlebih lagi darah Kristus sebagai persembahan yang tak bercacat kepada Allah yang menyucikan hati nurani manusia. Sehingga kita dapat kembali berkenan kepada Allah. Darah Kristus yang dicurahkan menyelamatkan kita yang percaya kepada-Nya. Kematian Kristus mengampuni dosa umat manusia. Kurban Perjanjian Lama merupakan lambang persembahan kurban utama yang sempurna yang akan datang kelak. Darah yang memungkinkan bangsa Israel menghampiri hadirat Allah, merupakan lambang dari darah yang dicurahkan di Kalvari. Darah Kristus merupakan janji atas penebusan kekal yang diberikan Allah kepada kita.
Kini kita dapat memperoleh hidup kekal. Itu karena Tuhan Yesus memberikan hidup-Nya untuk menyelamatkan kita. Oleh sebab itu, kita tidak boleh menyia-nyiakan pengurbanan-Nya yang sangat besar itu. Hiduplah sesuai firman-Nya dengan tidak melakukan segala hal yang menyakiti hati Tuhan. Beribadah kepada Allah yang hidup dengan setia; layanilah Dia; dan jadilah saksi akan kasih kepada orang lain agar orang lain pun mengalami pengampunan dan penyucian oleh darah Kristus.
“Pengurbanan-Nya yang sempurna dapat menyucikan dan membawa kita kepada hidup yang kekal”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah berkat yang Anda beroleh melalui renungan Firman Tuhan hari ini?
2. Bagaimana respons Anda terhadap karya penebusan Kristus yang sempurna?
约翰福音 4:28-30
一天,有一个人向我倾诉心声。他对自己的生活感到茫然无助,感到空虚和疲乏不堪。他感到心灵破碎,也没有朋友。他正处于人生最低谷,因为心里有太多苦不堪言的压力。相信我们周围也有不少人对这个人所经历的有同感。
今天的灵修经文中记载撒马利亚妇人也经历了类似的情况。使徒约翰描述说她曾经有好几个丈夫、是一个罪人。在她社区里没有好名声,並且成为别人闲谈的对象;加上她是一位被犹太人瞧不起的撒马利亚人,生活一团糟。不但如此,她的行为使得家人和她周围的社区蒙羞辱。她没有知心的朋友,也没有挚友,每天过着雜乱的生活。直到一天中午,正当她来到雅各井打水时,无意中遇见耶稣,她的生命从此有了改变。耶稣使用这个机会以水和井为话题与她深入交谈。耶稣与一位心灵破碎的妇女谈道。那天中午,这位撒玛利亚妇人在雅各井旁遇见了赐生命活水的耶稣基督。如今她的生命有了改变。她以前感到羞耻,没有勇气与任何人说话,但她遇见耶稣后,生命变得煥然一新。她立即起耒往城里跑去,将她所遇见的事全告诉众人。如今的她成了多人的祝福。
当我们的生命被主改变之后,祂要我们能成为他人的祝福。上帝希望我们能与他人共同分享喜乐,向人述说神如何改变我们生命的好消息。
“生命的改变说明一件事
那就是过去的我生活雜乱
需要被主的能力改变成为新造的人.”
作者:椰嘉達基督徒會堂芝卡朗佈道所 – 賴永興傳道
翻譯員:蔡立基
思考问题:
1. 你现在的光景与这位撒马利亚妇人一样吗?你渴望得到改变吗? 求神改变你的生命吧!
2. 你如何回应蒙主改变的生命?
Nats Alkitab : Yohanes 4:28-30
Penulis : G.I. Yuneari Lase
Suatu hari, ada seorang menceritakan kondisinya kepada saya. Dia merasa dirinya sedang tersesat dalam hidupnya. Dia merasa hampa dan lelah. Dia merasa hancur, dan tidak punya teman. Dia sedang berada dititik terendah dalam hidupnya. Terlalu banyak pergumulan yang sulit untuk diungkap olehnya. Saya rasa itu bukan dialami oleh orang itu tetapi juga dialami oleh banyak orang yang ada di sekitar kita.
Kondisi serupa juga dialami oleh perempuan Samaria dalam nas hari ini. Yohanes memberitahukan bahwa dia adalah seorang perempuan yang bersuami banyak, seorang pendosa, seorang yang memiliki reputasi yang buruk dilingkungannya, seorang yang menjadi bahan gosip bagi orang lain. Dan ditambah lagi dia seorang Samaria yang dipandang rendah oleh orang-orang Yahudi. Hidupnya berantakan, hidupnya adalah aib bagi keluarga dan bagi lingkungannya. Ia tidak memiliki teman baik dan tidak memiliki sahabat. Hidupnya berantakan. Kondisi itu dijalaninya setiap hari. Hingga suatu siang tanpa ia duga, hidupnya dipulihkan ketika berjumpa Yesus. Ketika dia mau mengambil air dari sumur Yakub. Tempat dan kesempatan itulah yang dipakai oleh Yesus. Yesus menggunakan air dan sumur menjadi alasan untuk berbicara dengan mendalam dengannya. Berbicara kepada seorang wanita yang sedang merasa hancur berantakan. Di sumur Yakub, disiang hari, tanpa diduga olehnya, hidupnya berjumpa dengan sang Air Hidup, yaitu Yesus Kristus. Hidupnya diubahkan. Hidupnya dipulihkan. Ia yang tadinya merasa malu dan tidak mempunyai keberanian untuk berbicara kepada siapa pun tetapi setelah bertemu dengan Yesus. Ia dipulihkan; ia berubah; ia tidak sama lagi; ia segera berlari dan menceritakan apa yang terjadi atasnya kepada orang banyak. Ia menjadi berkat bagi orang banyak.
Ketika hidup kita telah dipulihkan, Tuhan mau agar kita mau menjadi berkat bagi orang lain. Tuhan mau kita berbagi sukacita bagi orang lain, menceritakan tentang Tuhan yang memulihkan hidup kita.
Hidup yang telah dipulihkan adalah penerimaan bahwa hidupmu berantakan dan kamu siap untuk diubahkan
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah kondisimu saat ini sama dengan kondisi perempuan Samaria? Apakah Anda ingin dipulihkan? Minta lah kepada Tuhan memulihkanmu.
2. Bagaimana Anda merespons hidup yang telah dipulihkan?
约翰福音 20:11
一个人生命中最大的喜乐其中之一,就是他得到痊愈。如同肩上扛着重担的人,他每天都要背负着它,无法把它卸下。他总是愁眉苦脸的,难得露出一个笑容;他的人生道路跌跌撞撞的;有抱怨也有愤怒;以及因重担而懊悔。他抱怨着说:“我什么时候才能得到歇息?”然而,就在他疲惫不堪之际,忽然有一个人面带笑容地走过来,诚恳地对他说:“来吧!让我替你背负你所有的重担。” 他那愁眉不展的样子,想必瞬间焕然一新。当卸下身上的重担时,内心感觉喜乐满溢。现在他得以自由了。
哭泣是情绪悲伤的反应。今天的灵修经文中提到马利亚哭了,因为她失去了耶稣。她亲眼目睹基督遭受惨酷的折磨;她也亲眼目睹基督在十字架上所承受的痛苦直到被埋葬。她内心充满了悲伤,眼泪继续在她心里流。悲伤的泪水使她无法认出已经复活并站在她身边的耶稣。悲伤犹如一个沉重的担子压在她的肩上,使她难以释怀。由于太过悲伤,她无法认出战胜死亡的耶稣。有时,沉浸在悲伤中能使人难以甦醒、无法喜乐。
耶稣说:“凡劳苦担重担的人可以到我这里来,我就使你们得安息。”(马太福音 11:28) 耶稣的复活给了我们一个可靠的确据,祂被钉死在十字架上,背负了我们所有的重担。祂的复活是胜利的标誌,擦去所有的悲伤和眼泪。让我们的日子充满着确实的盼望;过一个得胜的生活、得痊愈、充满活力和喜乐。
“人生最大的喜乐,
就是我们已经经历了耶稣
那完全的心灵甦醒。”
作者:椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會 – 盧梅花傳道
翻譯員:蔡立基
思考问题:
1. 你今天仍然背负着什么重担?
2. 你相信耶稣能释放你吗?是什么让你仍然困惑呢?
Nats Alkitab : Yohanes 20:11
Penulis : G.I. Erni Tilaar
Salah satu sukacita terbesar dalam hidup seseorang adalah saat ia mengalami pemulihan. Seperti seseorang yang sedang memikul beban yang berat di pundaknya. Ia tidak sanggup untuk melepaskannya. Ia harus memikulnya setiap hari. Pasti wajahnya sulit tersenyum; jalannya menjadi tertatih-tatih; ada keluhan dan kemarahan; serta kekesalan karena beratnya beban. “Sampai kapan aku akan seperti ini?” keluhannya. Namun, di tengah kelelahannya, tiba-tiba seseorang datang dengan penuh senyum dan tulus mengatakan kepadanya, “Mari, biar lah aku panggul semua beban berat dari pundak kamu.” Wajah yang penuh kesuraman akan berubah. Ada rasa sukacita ketika melepaskan beban itu. Sekarang ia menjadi bebas.
Menangis adalah tanda kesedihan. Nas hari ini menunjukkan Maria yang sedang menangis karena ia kehilangan Yesus. Ia sendiri menyaksikan penyiksaan yang dialami Kristus teramat keji; Dia menyaksikan Kristus menderita dikayu salib hingga dikuburkan. Dukacita terus memenuhi hatinya. Air matanya terus mengalir. Bahkan air mata kesedihannya membuatnya tidak bisa mengenal Yesus yang sudah bangkit dan berdiri di dekatnya. Duka itu seumpama beban berat telah jatuh di pundaknya; yang dirinya tidak mampu lepaskan. Saking bersedihnya, ia tak mampu melihat Yesus yang telah menang atas maut. Terkadang, tenggelam dalam duka merupakan salah satu penghalang terbesar untuk seseorang mengalami pemulihan dan sukacita.
Yesus mengatakan, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Mat. 11:28). Kebangkitan Yesus memberikan kita jaminan yang pasti, Ia yang sudah mati di kayu salib menanggung semua beban berat kita. Kebangkitan-Nya adalah tanda kemenangan, menghapus duka dan air mata. Marilah kita mengisi hari-hari kita dengan sebuah pengharapan yang pasti; dengan menjalani hidup sebagai orang yang telah menang, dipulihkan, penuh semangat dan sukacita.
“Sukacita terbesar dalam hidup adalah sukacita di mana kita telah mengalami pemulihan yang sempurna dari Yesus.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah beban yang masih Anda pikul hari ini?
2. Percayakah Anda bahwa Yesus sanggup membebaskan Anda? Apa yang membuat Anda ragu?
罗马书 5:6-11
生活中,我们难免会与周圍的人起冲突。可能是和朋友发生争执;和自己父母的关系紧张,与孩子们的关系越来越疏远;儿媳妇和公婆相处不好;或许和我们生意上的伙伴发生矛盾。当时是那么热情,与他们共享欢乐。可是现在,再也没有欢笑声,更不用说一起出去玩。人际关系变得冷漠无情,甚至感到失望、怨恨,还会有仇恨。如果用图像来描绘这种情景,犹如被万丈深渊隔开。不知如何渡过,也不得安宁。
弟兄姐妹们,当人类犯罪后,人与神的关系断绝了,再也无法享受神美好的爱。人类变得自私自利、喜怒无常、自以为是、骄傲自大,并且目中无人。这种态度肯定会导致人与人之间的关系出现问题。唯有耶稣才能修補那破裂的关系。祂在十字架上担当了我们所有的罪:我们的伤痛、我们的失望、我们的愤怒、我们的失败等等。耶稣願为我们担当所有的罪孽,但问题是我们难以把重担卸给祂。我们让受损的关系延续下去,因为我们根本无法让自己得痊愈。对上帝来说,祂没有一件难行的事情,因为祂是全能的上帝。唯有上帝的爱才能使我们那破裂的关系恢复和好。耶稣的复活证明祂已经战胜了我们被仇恨伤痛罪恶污染的心灵。
我们与上帝的关系是我们与他人和解的主要关键。只有耶稣的复活才能带来真正的和平。当上帝的爱在我们的生命中流露时,我们因此得着那股爱的力量。借助上帝赐的力量,我们得以将神的爱传递给那些曾经伤害过我们的人。既然我们已经与上帝和好,我们也必定能够与他人和好。
耶稣的复活使我们
与他人的关系復和
作者:椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會 – 盧梅花傳道
翻譯員:蔡立基
思考问题:
1. 你真的爱上帝吗?当你说你爱祂时,你的承诺是什么?
2. 你曾经与谁有嫌隙?说出那人的名字来。你相信主耶稣的复活能恢复这段关系吗?把那个名字带到上帝面前,让上帝的爱在你的生活中流露出来。
Nats Alkitab : Roma 5:6-11
Penulis : G.I. Erni Tilaar
Dalam menjalani kehidupan ini, tidak jarang kita mengalami masalah relasi dengan sesama kita. Entah itu konflik dengan teman; hubungan yang tidak harmonis dengan orang tua kita; hubungan yang renggang dengan anak kita; hubungan yang dingin antara menantu dengan mertua kita; atau sedang bermasalah dengan rekan bisnis kita. Dulunya begitu hangat, bisa tertawa bersama, jalan bersama. Tapi saat ini, tidak ada lagi tertawa bersama, apalagi jalan-jalan bersama. Hubungan menjadi sangat dingin, bahkan cenderung ada kekecewaan, kekesalan dan mungkin juga kebencian. Kalau digambarkan hubungan itu bagai dipisahkan oleh jurang yang sangat dalam. Tidak tahu bagaimana menyeberangnya. Tidak ada damai sejahtera.
Saudaraku, sebenarnya begitu juga relasi kita dengan Allah ketika manusia jatuh dalam dosa. Sudah jauh terpisah oleh jurang yang sangat dalam. Kita tidak bisa lagi menikmati indahnya kasih Allah. Manusia menjadi pribadi yang sangat egois, temperamental, merasa diri selalu benar, sombong, dan suka merendahkan orang lain. Sikap seperti itu membuat hubungan dengan sesama pasti juga akan bermasalah. Hanya Yesus yang sanggup memulihkan relasi yang sudah rusak itu. Di atas kayu salib Ia menanggung semua dosa kita. Sakit hati kita, kekecewaan kita, amarah kita, kegagalan kita. Semua dosa tak tersisa, semua Ia yang tanggung di atas kayu salib. Tetapi masalahnya manusia sulit menyerahkan beban itu kepada Tuhan. Membiarkan berlarut larut relasi yang sudah rusak karena merasa tidak mungkin dirinya dapat dipulihkan. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Hanya kasih Tuhan yang sanggup memulihkan relasi yang sudah rusak. Kebangkitan Tuhan membuktikan bahwa Yesus sudah mengalahkan dosa dengan segala kecemaran akibat kebencian dan sakit hati kita.
Hubungan kita dengan Tuhan menjadi kunci utama pemulihan hubungan dengan sesama. Hanya kebangkitan Yesus membawa damai yang sesungguhnya. Waktu Kasih Tuhan mengalir dalam hidup kita, kita pun mendapatkan kekuatan kasih itu. Sehingga dengan kekuatan dari Tuhan, kita bisa mengalirkan kasih itu buat orang-orang yang pernah menyakiti kita. Kita telah berdamai dengan Allah, kita juga pasti bisa berdamai dengan sesama kita.
Kebangkitan Yesus memulihkan hubungan dengan sesama
Pertanyaan yang perlu direnungkan:
1. Apakah engkau sungguh mengasihi Tuhan? apa komitmenmu ketika engkau mengatakan engkau mengasihi Dia?
2. Apakah engkau memiliki relasi yang buruk dengan sesama ? sebutkan nama orang itu. Percayakah engkau kebangkitan Tuhan Yesus dapat memulihkan hubungan itu? Bawa nama itu kepada Tuhan, biar lah kasih Allah mengalir dalam hidupmu.
希伯来书9:12
2023年2月上旬,土耳其和叙利亚发生了大地震。当救援人员在进行清理废墟时,发现一名男子的尸体被压在倒塌的建筑物废墟中。当救援队清理男子的尸体时,发现还有另一个人被掩埋在废墟下,那是一个孩子。经过调查后,才知道这孩子是那名男子的孩子。这个孩子在他父亲的保护下免受地震废墟的伤害;他的父亲为了保护他的孩子而献出了自己的生命。
今天的灵修经文中,我们可以看到主耶稣是如何为我们赎罪的。主耶稣作为大祭司所执行的任务与其他大祭司截然不同。如果其他的大祭司用公羊的血来为百姓的罪献祭,并用母牛犊的血来为自己的罪献祭。而作为大祭司的基督乃用自己的血。祂用自己的血作为祭物,为的是赦免人类的罪。祂不像其他的大祭司需要不断地用山羊和绵羊来献祭。主耶稣献上自己的生命作为赎罪祭,只献了一次永远的赎罪祭(第12节)。这在希伯来书的其他章节也多次重复,例如第7章27节、第9章28节以及第10章10节。希伯来书的作者要强调主耶稣的牺牲是完全的,只献了一次永远的赎罪祭。
感谢神我们有主耶稣作为大祭司。我们不再需要像在旧约那样不断地献祭来赎罪。耶稣的牺牲极其完美, 只献了一次永远的赎罪祭。当我们明白了这点,我们更当活出最好的来感谢祂那完美的牺牲。让我们把生活的各层面全然献上给为我们牺牲的主耶稣。我们原是上帝的工作, 在基督耶稣里造成的, 为要叫我们行善, 就是上帝所预备叫我们行的(以弗所书2:10)。
“完美的牺牲
唯藉着耶稣基督
所献上的宝血”
作者:椰嘉達基督徒會堂順德堂會 – 陳順安傳道
翻譯員:蔡立基
思考问题:
1. 你从今天的灵修导引中得到什么领悟?
2. 你将会采取什么行动来回应基督完美的牺牲?
Nats Alkitab : Ibrani 9:12
Penulis : G.I. Hady Sonatan
Pada awal bulan Februari 2023 terjadi gempa besar di Turki dan Suriah. Pada saat tim penyelamat menyisir reruntuhan, mereka menemukan jasad seorang pria yang terimpit dalam puing-puing bangunan. Ketika tim menarik jasad pria tersebut dan mengevakuasinya, tim penyelamat menyadari masih ada manusia lain tertimbun puing-puing. Setelah diselidiki ternyata anak itu adalah anak dari pria dewasa tadi. Anak itu dilindungi oleh ayahnya dari reruntuhan gempa; ayahnya menyerahkan nyawanya demi melindungi buah hatinya.
Dalam nas hari ini, kita dapat melihat seperti apa pengurbanan yang dilakukan oleh Tuhan Yesus. Apa yang dilakukan oleh Tuhan Yesus sebagai Imam Besar berbeda dengan imam besar lainnya. Jika imam besar lainnya membawa darah domba jantan untuk pengampunan dosa umat dan darah anak lembu untuk pengampunan dosa diri sendiri. Sedangkan Kristus sebagai Imam Besar membawa darah-Nya sendiri. Ia mempersembahan darah-Nya sebagai kurban untuk pengampunan dosa manusia. Berbeda dengan imam besar lainnya yang perlu terus menerus melakukan persembahan kurban kambing dan domba. Tuhan Yesus hanya melakukannya satu kali untuk selama-lamanya ketika Ia mengurbankan nyawa-Nya sendiri sebagai kurban penebusan dosa (ay. 12). Hal ini juga diulang-ulang berkali-kali dalam bagian lain di kitab Ibrani seperti pasal 7 ayat 27, pasal 9 ayat 28, dan pasal 10 ayat 10. Penulis Ibrani ingin memberikan penekanan tentang kesempurnaan pengurbanan Tuhan Yesus yang cukup hanya satu kali untuk selama-lamanya.
Bersyukur, kita memiliki Tuhan Yesus sebagai Imam Besar. Kita tidak lagi perlu terus menerus membawa korban persembahan untuk pengampunan dosa seperti di Perjanjian Lama. Pengurbanan-Nya sungguh sempurna, cukup sekali untuk selama-lamanya. Ketika kita mengetahui hal ini sungguh sudah selayaknya kita menghargai pengurbanan-Nya yang sempurna dengan hidup sebaik-baiknya. Mari kita persembahkan seluruh aspek kehidupan kita bagi Tuhan Yesus yang sudah berkurban bagi kita. Biar lah kita yang adalah buatan Allah, yang diciptakan dalam Kristus Yesus, kita hidup dan melakukan pekerjaan baik, yang telah dipersiapkan Tuhan sebelumnya (Ef 2:10).
“Pengurbanan yang sempurna hanya dapat diberikan oleh Yesus Kristus melalui darah-Nya.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Berkat apa yang saudara dapatkan dari renungan hari ini?
2. Tindakan apa yang dapat anda berikan sebagai respons atas pengurbanan-Nya yang sempurna?
From the publisher's feed