
Sign up to save your podcasts
Or


馬太福音6:25-27
如果有人問,我們當中有誰從來沒有憂慮過?我能肯定,答案一定是沒有這樣的人。我們每個人一定有過憂慮;對健康的憂慮,對經濟困難的憂慮,工作裡的憂慮,對孩子學業的憂慮,與配偶相處的憂慮,對2023 年經濟衰退的憂慮等等。人生充滿憂慮,這是一件很正常的事情。我們要用明智的態度去面對它,比方說生活要有規劃和準備。但是如果我們只是把自己捆鎖在憂慮中,那隻會損害我們的健康;使我們失眠、焦慮、注意力不集中、壓力、抑鬱或者頭痛。
這就是為什麼在這段經文裡,主耶穌說“不要為生命憂慮”。這並不說,生活不需要有規劃和對意外沒有準備,一切順其自然地過日子。但是我們不能讓憂慮支配我們的生活。我們必須立刻醒悟,上帝一直在我們的身邊。主耶穌提醒我們,在所有的事情上,天父掌權保護我們的生命。主耶穌舉了一個很簡單的例子,就是神看顧天上的飛鳥。我們比飛鳥貴重得多,因為我們是依照上帝的形象和样式造的。
上帝一定更看顧保護我們。關鍵是我們要時刻信靠祂。信靠不僅與心態或言語有關,更是在於我們解決問題的方式。我們是否以世界的方式,那就是對罪惡妥協來解決問題,還是我們忠於真理?即使真理似乎沒有給我們什麼好處。一個人如果想脫去憂慮的捆鎖,就必須一直仰望上帝,在任何的情況下都遵照真理行事為人。
“我們不必憂慮,
因為上帝在我們生活的
不同季節裡與我們同在”
作者:椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會 – 紀丹妮傳道
翻譯員:黃瓊楓
思考問題:
1. 你現在正憂慮些什麼?
2. 你相信上帝有能力解決你的困難嗎?你對神的承諾是什麼?
Nats Alkitab : Matius 6:25-27
Penulis : G.I. Pinvatanis Gea
Jika ada yang bertanya kepada kita, siapakah di antara kita yang sama sekali tidak pernah kuatir? Saya yakin jawabannya pasti tidak ada. Setiap kita pasti pernah kuatir; kita kuatir akan kesehatan, kuatir ekonomi yang sulit, kuatir pekerjaan, kuatir sekolah anak, kuatir pasangan hidup, dan kuatir karena ada isu resesi di tahun 2023. Kehidupan manusia diliputi oleh kekawatiran. Sebenarnya itu adalah hal yang normal selama kita bijak dalam menyikapinya, misalnya dengan membuat perencanaan dan antisipasi. Tetapi jika kita hanya mengurung diri kita dalam kekawatiran itu hanya memberikan dampak buruk bagi kesehatan kita; tidak bisa tidur, gelisah, tidak fokus, stres, depresi dan sakit kepala.
Itulah mengapa di dalam nas ini Tuhan Yesus mengatakan “jangan kuatir”. Ini bukan berarti bahwa kita membiarkan kehidupan kita mengalir tanpa perencanaan dan antisipasi risiko. Tetapi maksudnya adalah kita tidak boleh membiarkan kehidupan kita dikuasai oleh kekawatiran. Kita harus segera bangkit dengan satu kesadaran bahwa Tuhan selalu ada bagi kita. Tuhan Yesus mengingatkan kita bahwa dalam segala hal, Bapa berdaulat mutlak memelihara hidup kita. Tuhan Yesus menggunakan contoh yang sangat sederhana yaitu burung-burung yang dipelihara oleh Tuhan. Kita jauh lebih penting dari burung-burung itu, kita adalah gambar dan rupa Tuhan.
Tuhan pasti akan memprioritaskan untuk menolong kita, yang penting kita selalu percaya kepada-Nya. Percaya di sini bukan hanya masalah sikap hati atau perkataan tetapi lebih kepada bagaimana cara kita menyelesaikan masalah itu. Apakah kita menyelesaikan dengan cara dunia yang kompromi terhadap dosa atau kita tetap setia kepada kebenaran; sekalipun kebenaran itu sepertinya tidak menguntungkan. Jika kita ingin lepas dari belenggu kekawatiran, kita harus senantiasa memandang kepada Tuhan dan menghidupi kebenaran apa pun keadaan kita.
“Kita tidak perlu kuatir karena Tuhan selalu ada di setiap musim hidup kita”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Hal-hal apa yang sedang anda kuatir kan saat ini?
2. Sudahkah anda percaya bahwa Tuhan mampu melakukannya? Apa komitmenmu?
雅各書 3:3-5
有一個作父親的和他的兒子牽著馬走。因為父親很疼愛兒子,所以決定讓兒子騎在馬背上,自己牽著馬走。路上遇到一些人,他們說:“ 唉,不懂事的孩子,怎麽讓他父親走路,他自己卻騎著馬呢!”聽了這話,兩人決定交換位置,父親騎在馬背上,兒子牽著馬走。沒過多久,又遇到幾個人,他們說:“沒良心的父親,怎麼自己騎著馬,卻讓兒子走路!” 聽了這些話,兩人終於決定一起騎馬,但是沒過多久又遇到了另外的一些人,那些人說道:“這兩個人真忍心,他們一起騎在馬背上!” 聽了這話,兩人終於決定下來牽著馬步行。不多時,又遇見幾個人,他們嘲笑說:“他們有馬不騎,卻牽著馬步行!”
從這個故事,一方面我們可以知道做人有堅定的原則是多麼重要。另一方面也可以看到“舌頭”的力量有多大。我們聽到的和說出來的每一句話都會對我們自己和對別人產生很大的影響。有的人能夠睿智而堅定地回應,並成功地讓這些話成為生命的動力。但有的人卻因此而絆倒、跌倒,並且被捆鎖了。有許多人擁有讓文明進步的大潛力,卻沉陷在別人評論的捆鎖中。
剛才所讀的這段經文提醒我們,人的“舌頭”有很大的力量。它可以建造也可以破壞。關鍵是“誰是這武器的使用者?” 這就是說那使用舌頭的人心中的想法。作為上帝在這世界的使者, 我們可以發揮重要作用。我們可以讓世人的舌頭由“捆鎖”得釋放。我們應該講出真理和幫助別人的話。用另外一句話說,我們講的話應當是可靠真實並且能安慰堅固別人。
“世上沒有什麼話
比有真理的價值的話更美”。
作者:椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會 – 紀丹妮傳道
翻譯員:黃瓊楓
思考問題:
1. 你是否曉得,你的舌頭是你建造或拆毀的重要武器之一?你如何使用你的舌頭來榮耀上帝?
2. 今天你會對別人講些什麼正面的,能幫助人的話?
Nats Alkitab : Yakobus 3:3-5
Penulis : G.I. Pinvatanis Gea
Ada dua orang yang sedang berjalan dengan kuda mereka, mereka berdua adalah sang ayah dan putranya. Karena sang ayah sangat mengasihi putranya, dia memutuskan untuk menaikkan putranya tersebut di atas kuda sementara dia berjalan menuntun kuda itu. Di tengah jalan mereka bertemu beberapa orang dan orang-orang itu mengatakan: “ah, anak tidak tahu diri, masa ayahnya jalan kaki sementara dia naik kuda!.” Mendengar perkataan itu keduanya memutuskan untuk bertukar posisi, sang ayah naik kuda sementara sang anak menuntun, tidak lama kemudian bertemu lagi beberapa orang yang mengatakan: “ayah tidak punya perasaan, masa dia naik kuda sementara anaknya dibiarkan jalan kaki!.” Mendengar perkataan itu, keduanya akhirnya memutuskan untuk menaiki kuda itu berdua, tetapi selang beberapa saat mereka bertemu orang lain dan orang-orang itu berkata: “tega banget kudanya dinaiki berdua sekaligus!.” Mendengar perkataan itu mereka akhirnya memutuskan untuk turun dan menuntun kuda itu sambil berjalan kaki. Tidak lama kemudian mereka bertemu beberapa orang lagi dan orang-orang itu menertawakan mereka: “ini orang-orang punya kuda tapi kudanya dituntun berjalan kaki!.”
Dari kisah ini kita bisa belajar betapa pentingnya keteguhan prinsip hidup, dan di sisi yang lain kita bisa melihat betapa besarnya kekuatan “lidah”. Setiap perkataan yang kita dengar dan perkatakan memiliki dampak yang sangat besar bagi diri kita sendiri dan orang lain. Beberapa orang dapat merespons perkataan dengan bijak dan tegar serta berhasil menguasai perkataan itu dan menjadikannya motivasi hidup, tetapi beberapa orang menjadi tersandung, terjatuh dan terbelenggu. Banyak orang yang memiliki potensi-potensi besar untuk memajukan peradaban tetapi terpuruk dalam belenggu perkataan orang lain.
Dalam nas ini kita diingatkan bahwa “lidah” memiliki kekuatan besar, baik untuk membangun dan menghancurkan. Kuncinya adalah “who behind the gun?” artinya tergantung kepada niat hati kita menggunakan lidah kita. Sebagai wakil Allah di dalam dunia, kita memiliki peranan penting untuk memulihkan dunia dari “belenggu lidah” dengan memperkatakan kebenaran dan menguatkan orang lain dengan kata-kata yang dalam kebenaran dan membangun.
“Tidak ada perkataan yang lebih indah daripada perkataan yang mengandung nilai kebenaran”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah anda sadar bahwa lidah anda adalah salah satu senjata besar dalam diri anda untuk membangun atau menghancurkan? Bagaimana anda akan menggunakannya lidah untuk kemuliaan Tuhan?
2. Perkataan baik apa yang akan anda katakan kepada orang lain hari ini?
哥林多後書 13:5
“什麼原因使你為自己是一個基督徒而感到自豪?” 這是在一個初中青少年基督教研討會時講員所提出的問題。當時其中一名少年舉起手,大聲喊道:“基督教很酷!到教會敬拜可以自由穿著,而且什麼都可以吃,並沒有禁忌。” 一時間整個教室都充滿了笑聲,就連研討會的講員也忍不住笑起來。
也許我們聽到這個少年天真的回答會感到臉紅。然而,我們曾否意識到,有時這些年輕人天真的回答代表了今天許多的基督徒。他們作為基督徒的自豪只在那“微不足道”的小事上。基督教只是個身份而已。我們又如何呢?從今天的經文中,我們可以反思我們基督徒身份的意義是什麼。這個問題將是一個非常重要的問題,與使徒保羅在這段經文中所說的“自己省察”有關。這是談到自我反省。接下去更清楚地解釋說“有信心沒有?” 我們需要審視自己,我們對基督的信心是否真的發自內心,並意識到我們是屬於祂的。我們今天還活著是因為祂救贖的恩典。我們必須讓祂成為我們生命的主宰。因為這將決定我們如何去面對所有信心的考驗。
信心的考驗如同燃燒的火焰。倘若我們的信心如草木禾秸,那麼只會燒成灰燼。但是,如果我們的信心如金子,那麼就會燒出更純的金子。總而言之,有一天我們的基督徒身份將受到考驗來分辨我們是假基督徒還是真基督徒。這不會體現在言語上,而是體現在無所不知的上帝面前的生活質量上。
“我們基督教的真正品質
將在生活的挑戰中被揭露。
做好準備吧!”
作者:椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會 – 紀丹妮傳道
翻譯員:黃瓊楓
思考問題:
1. 成為一個真基督徒意味著什麼?
2. 你如何成為一個真基督徒?
Nats Alkitab : 2 Korintus 13:5
Penulis : G.I. Pinvatanis Gea
“Apa yang menjadi kebanggaan anda sebagai orang Kristen?” Demikianlah pertanyaan seorang pembicara seminar Kristen kepada anak-anak remaja di salah satu SMP. Salah satu dari remaja itu angkat tangan dan dengan suara lantang dia berseru “Kristen itu keren! Kalau ke gereja bisa menggunakan pakaian yang bebas dan bisa makan semua jenis makanan!.” Sejenak seluruh ruangan dipenuhi gelak tawa, bahkan pembicara seminar tersebut juga tidak dapat menahan diri untuk ikut tertawa.
Mungkin kita ikut tersipu-sipu sendiri mendengar jawaban polos anak remaja ini. Namun, sadarkah kita bahwa terkadang jawaban polos remaja ini mewakili banyak orang Kristen hari ini, di mana kebanggaan mereka sebagai orang Kristen hanya lah hal-hal yang “remeh” kekristenan hanya sekadar status belaka. Bagaimana dengan kita? Dari nas hari ini kita bisa membuat sebuah pertanyaan refleksi apa yang menjadi makna status kita sebagai orang Kristen. Pertanyaan ini akan menjadi pertanyaan yang sangat penting terkait dengan perkataan Rasul Paulus dalam nas ini “ujilah dirimu sendiri”. Di mana hal ini berbicara tentang introspeksi diri. Diperjelas dengan bagian selanjutnya “apakah kamu tegak dalam iman?.” Kita perlu melihat ke dalam diri kita sendiri apakah iman kita kepada Kristus benar-benar lahir dari hati kita; dari sebuah kesadaran bahwa kita adalah milik-Nya; dan bahwa alasan kita masih hidup hingga hari ini adalah karena anugerah yang telah Dia nyatakan dalam karya penebusan-Nya. Dan bahwa kita harus menjadikan-Nya Tuhan atas hidup kita. Ini akan menentukan keadaan kita dalam menghadapi semua ujian iman kita.
Ujian iman itu seperti api. Jika iman kita seperti jerami maka api itu hanya akan menghasilkan abu. Tetapi jika iman kita seperti emas maka api itu akan menghasilkan emas yang lebih murni. Intinya, suatu saat status kekristenan kita akan teruji apakah kita adalah seorang Kristen palsu atau seorang Kristen sejati. Hal itu tidak akan nyata dalam kata-kata tetapi dari kualitas hidup di hadapan Allah yang maha tahu.
“Kualitas sesungguhnya dari kekristenan kita akan disingkapkan oleh tantangan hidup, bersiaplah!”
Pertanyaan untuk di renungkan:
1. Apa artinya sungguh-sungguh menjadi Kristen yang sejati?
2. Bagaimana cara anda menjadi Kristen yang sejati?
以弗所書4:20-24
“主耶穌從來沒有設立宗教!”,這是許多基督教學者在講道時或在研討會中的說法。這種關於基督教本質的說法經常被許多人誤解。許多人只將基督教理解為一個宗教機構。這大大偏離了早期基督教的精神,就是更像基督。基督教本質上是關於一個人生命的改變,從舊生命到新生命的轉變,就是從被世俗精神束縛的生命到真自由的生命。
我們成爲基督徒的憑據不僅僅是外在的;或只在身份證上註明自己是基督徒,而是關於我們在基督的真理中更新的生活行為。在這段經文中,提醒我們,我們是新造的人、已經學了基督。耶穌基督不僅教導我們真理,且還成為真理的真實榜樣。基督給了我們一個活在聖潔和順服中的真實榜樣。神也要我們有同樣的生命。僅在知識上的認識是不夠的。乃是要透過效法祂的生命來認識祂。
我們每個人過去都曾經有許多的失敗,但我們必須記住,正因為如此,基督為我們而死。基督將我們從未蒙真理光照時所犯的罪的捆綁中釋放出來。現在,我們不僅蒙光照,而且基督寶血的能力與我們同在。我們必須有足夠的勇氣從舊的生命中“繼續前行”。我們既要有堅定的承諾,也要有新的生命樣式。我們必須不斷提醒自己,我們不再是舊人,而是新造的人,被復原的人。聖靈與我們同在。為此,我們必須在思想、言語和行為上保守我們的生命;使我們每天都能享受與神的團契,享受祂在我們生命中完成祂的計劃。
“在神裡面的生命證明我們是新造的人”
作者:椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會 – 紀丹妮傳道
翻譯員:黃瓊楓
思考問題:
1. 你是否確定自己已經擁有新的生命,或者你覺得自己仍然被舊生命所捆綁?
2. 你在生命中已經享受到新生命所結出的果子嗎?
Nats Alkitab : Efesus 4:20-24
Penulis : G.I. Pinvatanis Gea
“Tuhan Yesus tidak pernah mendirikan agama!”, begitulah pernyataan banyak cendekiawan Kristen dalam beberapa kesempatan berkhotbah atau membawakan seminar. Pernyataan tentang hakikat kekristenan ini sering kali disalahpahami banyak orang. Banyak orang yang memahami kekristenan hanya sekedar sebagai sebuah lembaga agama. Hal itu sangat menyimpang jauh dari spirit kekristenan mula-mula, yaitu keserupaan dengan Kristus. Kekristenan itu pada hakikatnya adalah tentang perubahan hidup seseorang. Perubahan dari kehidupan yang lama kepada kehidupan yang baru, yaitu dari kehidupan yang terikat pada spirit duniawi kepada kehidupan yang merdeka dalam kebenaran.
Bukti kita sebagai orang Kristen bukan hanya bukti lahiriah; yang sekedar memiliki kartu identitas sebagai Kristen. Tetapi tentang perilaku hidup kita yang diperbarui dalam kebenaran Kristus. Dalam nas ini, kita diingatkan bahwa kita telah belajar mengenal Kristus. Dia tidak hanya mengajarkan kita kebenaran tetapi Dia menjadi alat peraga nyata dari kebenaran itu. Kristus memberikan kita teladan nyata tentang kehidupan dalam kekudusan dan ketaatan. Tuhan ingin kita memiliki kehidupan yang demikian juga. Tidak hanya cukup sampai kepada pengetahuan tetapi mengenal Dia dengan meneladani hidup-Nya.
Setiap kita memiliki masa lalu dan kita banyak kegagalan tetapi kita harus ingat bahwa karena itulah Kristus mati untuk kita. Kristus melepaskan kita dalam ikatan dosa yang kita lakukan ketika kita masih belum mendapatkan pencerahan dari kebenaran. Sekarang, kita tidak hanya mendapatkan pencerahan tetapi kuasa darah Kristus menyertai kita. Kita harus berani tegas untuk “move on” dari kehidupan yang lama. Kita harus punya komitmen yang kuat dan juga punya paradigma kehidupan yang baru. Kita harus terus mengingatkan diri kita bahwa kita bukan lagi manusia lama tetapi manusia baru yang telah dipulihkan. Roh Allah menyertai kita; untuk itu kita harus menjaga hidup kita dalam pikiran, perkataan dan perbuatan. Sehingga kita bisa menikmati persekutuan dengan Tuhan setiap hari dan menikmati kegenapan rencana-Nya dalam hidup kita.
“Hidup di dalam Tuhan merupakan bukti kita adalah ciptaan yang baru”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah anda yakin anda sudah hidup baru atau masih merasa terikat dengan kehidupan yang lama?
2. Apakah buah kehidupan yang baru sudah anda nikmati dalam hidup anda?
加拉太書 6:1-2
幫助人是分享上帝之愛的自然表現。無論我們有多忙或我們需要付出多少,聖經經文都表明上帝多麼希望我們實踐愛,其中之一就是幫助他人,協助他人。
今天的經文是保羅對加拉太教會的勸勉,要他們實踐已被基督釋放的生命價值。如果信徒當中有人犯了罪,保羅說,你們屬靈的人,就當用溫柔的心,把他挽回過來。作為在基督裡得釋放的人,我們對主內的弟兄姐妹以及對那些仍然活在罪中的人負有屬靈的責任。 “挽回”這個詞的意思是“恢復/修復”。也就是說,不僅僅是提醒。而是,勸勉他直到他離開並後悔自己對上帝犯下的罪,悔改並希望生活在正確並不斷與基督保持關係的道路上。
接下來,各人的重擔要互相擔當。信徒當中直接感受到的實際行動是樂於幫助身為基督肢體的同道,也樂於幫助他人。因為上帝的話語教導我們去愛別人,以此作為我們愛上帝的表現。初期教會的特徵之一是分享生命,也分享恩典(使徒行傳2:42-45)。難怪當時信基督的人數日愈增加,許多人被吸引要認識耶穌,因為他們看到信徒的生活與眾不同。
“認識基督教信仰的教義很重要。然而,
實踐耶穌基督生活的榜樣更為重要,
更有價值。”
作者:椰嘉達基督徒會堂巴冷佈道所 – 羅復興傳道
翻譯員:黃瓊楓
思考問題:
1. 你對墮入罪惡中的信徒的態度如何?
2. 你在家庭、教會和社會中,過信徒的生活有什麼特徽?
Nats Alkitab : Galatia 6:1-2
Penulis : G.I. Fatieli Lombu
Membantu orang lain adalah cara alami untuk membagikan kasih Tuhan. Tidak peduli seberapa sibuknya kita atau seberapa sedikit yang harus kita berikan, ayat-ayat Alkitab menunjukkan betapa Tuhan menghendaki kita mempraktikkan kasih, salah satunya dengan membantu atau menolong orang lain.
Nas Firman Tuhan hari ini, merupakan nasihat Paulus kepada jemaat Galatia agar mereka mempraktikkan dengan praktis nilai hidup seseorang yang telah dimerdekakan dalam Kristus. Jika di antara sesama orang percaya melakukan pelanggaran Paulus berkata, kamu yang rohani memimpin orang tersebut ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut. Sebagai orang yang telah dimerdekakan dalam Kristus kita punya tanggung jawab rohani baik kepada saudara-saudara seiman juga kepada mereka yang masih hidup dalam dosa. Sedangkan kata memimpin yang dimaksud di sini ialah, “memulihkan/memperbaiki”. Artinya, bukan hanya sekedar mengingatkan. Melainkan menasihati orang tersebut sampai ia meninggalkan dan menyesali perbuatan dosanya kepada Allah dengan bertobat dan mau hidup di jalan yang benar dengan memiliki relasi yang terus menerus kepada Kristus.
Selanjutnya, Bertolong-tolonglah menanggung beban. Tindakan praktis yang secara langsung di rasakan sesama orang percaya adalah dengan rela membantu sesama kita yang seiman sebagai anggota tubuh Kristus dan juga kepada orang lain. Karena Firman Allah mengajarkan kita untuk mengasihi sesama sebagai wujud kasih kita kepada Allah. Salah satu ciri khas dari jemaat mula-mula adalah berbagi hidup dan juga berbagi berkat (Kis. 2:42-45). Tidak heran, jumlah orang yang percaya kepada Kristus pada saat itu semakin hari semakin bertambah serta banyak yang tertarik ingin mengenal Yesus, karena melihat kehidupan orang percaya berbeda dengan dunia.
“Mengetahui pengajaran mengenai iman Kristen itu penting. Namun, mempraktikkan teladan hidup Kristus itu jauh lebih penting dan bernilai”.
Pertanyaan untuk di renungkan:
1. Bagaimana sikap anda terhadap sesama yang jatuh dalam dosa?
2. Apa yang menjadi ciri khas hidup seorang percaya kepada Kristus dalam diri anda melalui keluarga, gereja dan masyarakat?
From the publisher's feed