
Sign up to save your podcasts
Or


马太福音 25:31-40
有一辆车贴着一张纸,写着:“今天必须行一件善事。” 这是一个很好的劝勉吗?当然是好的,而且在上帝眼中是好的!今天的灵修经文告诉我们,为别人所做的一切在上帝眼中都是宝贵的。无论我们为别人做什么,都意味着为耶稣做。正如我们所读到的,耶稣称赞了祂真正的跟随者,他们蒙神拣选,因为当祂生病、饥饿、赤身露体和入狱,坐监时供应祂的迫切需要。这证明他们是真正的信徒。
然而我们必须注意,一些“好”行为的动机背后其实是为了自身利益,是属于暂时性质的。比如说:为了有好的名声,或者为了得到人们的称赞,而不是为主做的,为让人认识基督耶稣的名。我们行善不是为了个人利益,乃因我们是神的好儿女。上帝改变了我们的生命,我们因此不再为自己而活。一位男士正走向办公楼,当他看到一个女士与他同时也正走向办公楼时,他为她打开了门。女士连连道谢说:“你给我开门,是因为我长得漂亮,对吧?” 男士客气的回答:“并非因为你是美女,而是因为我是个好男人。” 作为信徒的我们应该明白自己为什么要这么做。
耶稣提醒我们要关怀处境不好的人。他们在监狱中,他们赤身露体,饥饿和生病,得不到适当的医疗。虽然关怀他们并没有得到什么好处,但服事他们是一个爱主耶稣的表现。主耶稣劝勉我们要环顾四周,观注那些与我们亲近的人;要为主的缘故行善事。如果我们存着为主而做的动机,那么我们的事奉就会持续长久,而且不会因为出现许多问题而轻易懈怠。
“为神的荣耀行善”
作者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 余日新牧师
翻譯員:陈虹霞
思考问题
1. 你会采取什么行动来体现今天灵修经文所提的?
2. 请反思,为何要行善!
Nats Alkitab : Matius 25:31-40
Penulis : Pdt. Elisa Istianto
Ada sebuah stiker tertempel pada mobil bertuliskan, “Lakukanlah tindakan kebaikan acak hari ini.” Apakah ini adalah sebuah himbauan yang baik? Tentu saja baik, dan baik di mata Tuhan! Bacaan hari ini menunjukkan bahwa segala sesuatu yang kita buat bagi orang lain adalah sangat berharga di mata Tuhan. Apa pun yang kita lakukan buat orang lain berarti melakukannya untuk Yesus. Seperti yang kita baca, Yesus memuji para pengikut sejati-Nya, yang dipilih oleh Allah karena memenuhi kebutuhan-Nya yang mendesak ketika Ia sakit, kelaparan, telanjang, dan di penjara. Hal ini membuktikan bahwa mereka adalah orang-orang percaya sejati.
Namun kita perlu mewaspadai beberapa motif tindakan “baik” justru hanya merupakan usaha jangka pendek demi kepentingan diri orang yang melakukannya. Misalnya, demi reputasi diri atau demi disebut sebagai orang baik; bukan lagi demi Tuhan kita Yesus Kristus agar nama-Nya dikenal orang. Kita melakukan kebaikan bukan untuk keuntungan pribadi, melainkan karena kita adalah Anak Tuhan yang baik. Tuhan telah mentransformasi hidup kita, sehingga kita hidup bukan lagi untuk diri sendiri. Seorang pria sedang menuju kantor tempat ia bekerja. Ketika ia melihat seorang wanita bersamaan menuju ke arah pintu, ia membukakan pintu baginya. Wanita itu kemudian berterima kasih serta berkata, “Anda membukakan pintu bagi saya karena saya seorang wanita yang cantik bukan?” Pria itu dengan sopan menjawab, “bukan karena Anda seorang wanita cantik, tetapi karena saya seorang pria yang baik.” Demikianlah sepatutnya seorang percaya memahami mengapa ia melakukan apa yang ia lakukan.
Yesus mengingatkan kita agar memberikan perhatian dan pelayanan kepada orang-orang yang berada dalam kondisi tidak menguntungkan. Mereka itu mewakili Tuhan dalam penjara, dalam ketelanjangan, kelaparan dan sakit tanpa adanya pengobatan yang memadai. Memberikan perhatian dan melayani mereka tidak mendatangkan keuntungan apa-apa. Namun melayani mereka adalah perwujudan akan kasih kepada Tuhan Yesus. Tuhan Yesus mendorong kita untuk melihat sekeliling kita, yang dekat dengan kita. Perbuatlah sesuatu yang baik demi Tuhan sendiri. Jika motivasi hanya untuk Tuhan dan bukan untuk manusia, maka pelayanan kita akan bertahan lama dan tidak mudah kendor karena banyaknya persoalan yang muncul.
“Perbuatlah sesuatu yang baik demi kemuliaan nama Tuhan.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Perbuatan apa yang akan saudara lakukan demi mewujudkan Firman Tuhan hari ini?
2. Periksalah diri anda dan bertanyalah, mengapa anda melakukan perbuatan baik?
彼得前书 2:5
纽约市市长白思豪 (Bill de Blasio) 于2021 年宣布计划建造一个可容纳 150个人的庇护所。但许多人认为这对环境来说是一个危险的做法。为什么?因为无家可归者被视为心态不好,经常攻击他人的人。不管是什么原因,不可否认的是,建立庇护所总会带来很大的风险。 这就是为什么不是每个人都喜欢这样做的原因!
信徒如何成为无家可归者的庇护家园?有些人选择给他们钱,而不去想这些钱他们会用来买食物、酒、香烟还是毒品。而其他人则更愿意提供食物而不是金钱,以避免滥用这种援助。但也有一些人更愿意捐钱建筑庇护所,这样他们就可以有舒适的地方棲息;减少穷人流浪街头和成为乞丐的可能性。上帝给基督徒帮助穷人的机会。上帝也应许我们这样做必蒙神祝福。大卫王曾说过:“眷顾贫穷的有福了!他遭难的日子,耶和华必搭救他。耶和华必保全他,使他存活;他必在地上享福。求你不要把他交给仇敌,遂其所愿。”(诗篇41:1-2)。请问“属灵庇护之家”对我们意味着什么?
无论是过去还是现在,“属灵之家”这个比喻的使用并不局限于一种含义或者心理意象。同样,它也将其解释为圣殿。读者首先要了解他们所面临的创伤性社会危机。彼得鼓励他们积极帮助无助的受害者。他们可以选择成为无家可归者的家和家人。他们不必怀疑上帝在这一切中的位置。他们可以选择成为上帝在当今世界上同在的地方。你准备好了自己让神使用你的手向穷人伸出援助,成为他们属灵的家园吗?
“上帝给基督徒帮助穷人的机会,
并应许我们这样做必蒙神祝福”
作者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 余日新牧师
翻譯員:陈虹霞
思考问题
1. 上帝是否给了你机会成为流离失所者的家?你愿意成为“属灵之家”的一份子吗?
2. 做一个简单而实际的行动,帮助你所认识的贫困人群,减轻他们的负担!
Nats Alkitab : 1 Petrus 2:5
Penulis : Pdt. Elisa Istianto
Wali kota New York City Bill de Blasio, pada 2021 lalu, mengumumkan rencana membangun selter berkapasitas 150 orang. Tetapi banyak orang menilainya sebagai gagasan berbahaya bagi lingkungan. Mengapa? Karena para gelandangan dipandang sebagai orang-orang yang memiliki mental buruk dan sering melakukan penyerangan. Apa pun alasannya, tidak dapat dipungkiri bahwa mendirikan selter selalu memiliki risiko besar. Itu sebabnya tidak semua orang suka melakukannya!
Bagaimanakah orang percaya dapat menjadi rumah rohani bagi para penyandang tunawisma? Beberapa orang memilih memberikan mereka uang dan tidak berpikir apakah uang tersebut dipakai untuk membeli makanan, alkohol, rokok, ataupun narkoba. Sementara yang lainnya lebih memilih untuk memberikan makanan daripada uang, untuk menghindari penyalahgunaan bantuan tersebut. Namun ada juga yang lebih memilih menyumbangkan uang mereka untuk membangun rumah singgah agar mereka dapat berteduh dengan nyaman dan mengurangi kemungkinan orang miskin yang menjadi pengemis dan gelandangan di jalanan.
Allah memberi kesempatan bagi orang Kristen untuk membantu orang miskin. Allah juga berjanji untuk memberkati ketika kita melakukannya. Raja Daud pernah menyatakan, "Berbahagialah orang yang memperhatikan orang lemah! TUHAN akan meluputkan dia pada waktu celaka. TUHAN akan melindungi dia dan memelihara nyawanya, sehingga ia disebut berbahagia di bumi; Engkau takkan membiarkan dia dipermainkan musuhnya!" (Mzm. 41:1-2). Apa artinya “rumah rohani” bagi kita? Baik dulu maupun sekarang, penggunaan metafora “rumah rohani” tidak terbatas pada satu makna atau sekumpulan gambaran mental belaka. Begitu juga tidak diarahkan untuk memaknainya sebagai bait suci. Para pembaca pertama, memahami krisis sosial yang traumatis yang mereka hadapi. Petrus mendorong mereka untuk secara aktif membantu korban yang tidak berdaya. Mereka dapat memilih untuk menjadi rumah dan keluarga bagi para tunawisma. Mereka tidak perlu bertanya-tanya di mana Tuhan dalam semua ini. Mereka dapat memilih untuk menjadi tempat hadirat Tuhan di dunia sekarang ini. Sudahkah saudara siap menjadi perpanjangan tangan Allah bagi orang-orang miskin dan menjadi rumah rohani bagi mereka?
“Allah memberi kesempatan bagi orang Kristen untuk membantu orang miskin dan berjanji untuk memberkati ketika kita melakukannya.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah Tuhan memberimu kesempatan untuk menjadi rumah bagi orang-orang yang terlantar? Apakah anda bersedia menjadi bagian dari ”rumah rohani”?
2. Buatlah satu tindakkan sederhana dan nyata untuk membantu meringankan beban orang-orang miskin yang anda kenal!
箴言 28:19
自从神创造天地,神就赋予人类工作。这工作对人类生存的延续是很重要的。我们很感恩,人类被赋予有擅长操作土地的本能,这带给人类更多的利益和好处。土壤需要经过处理,植物才能生长和长出花卉、种子和水果或蔬菜,土壤为植物预备所需的营养和矿物质。此外,土壤能支撑树根之系统使植物能保持健壮。神为我们预备了以上所有的祝福;但我们必须勤奋工作。
神赋予我们各样的工作;然而原则上仍旧不变;我们必须按着真理勤奋作工。因此,无论从事那一种职业,我们都必须将工作视为敬拜和服事;这样、我们才会认真积极去做。一个人的工作态度取决于他的观点是在为谁工作。若一个员工不再定睛仰望神,而转向他的领导上司的话;那么他就很容易绝望而放弃。请记得,神可以使我们所作的任何一样工作变得有价值有意义。或许我们觉得这份工作不合心意,无聊及厌烦,但在神却并不如此认为。神了解我们的心态。倘若我们能在小事上忠心,神必会把大事信托我们去做。
如果我们作事有恒心,久而久之必成专业。通过努力工作,我们就会擅长于我们所做的工作。注意箴言书中智慧的话:"你看见办事殷勤的人么、他必站在君王面前.必不站在下贱人面前。"(箴言 22:29)享有地位和荣誉,是因为他勤恳的工作,没有走捷径。我们必须提醒自己避免倾向懒惰和不想奋斗;谨防心中有恶念。谨慎不贪轻易而能得大利润的工作,牺牲了诚信和真理。这一切都是不认识神的人所寻求的。神的儿女不做这样的恶事。所以要勤恳工作,否则贫穷会追随着我们。智慧的提示:“懒惰人的心愿、将他杀害、因为他手不肯作工。"(箴言 21:25)
"我们若在小事上忠心,
大事必会信托我们。"
作者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 余日新牧师
翻译员:张赛琼
思考问题:
1. 你如何提高赋予你的工作质量,使工作更有果效?
2. 请一位好同工评估你向来的工作成果!
Nats Alkitab : Amsal 28:19
Penulis : Pdt. Elisa Istianto
Sejak dari penciptaan langit dan bumi, Tuhan telah memberi manusia pekerjaan. Pekerjaan itu penting bagi manusia untuk keberlangsungan hidup. Kita bersyukur bahwa manusia diberikan keahlian mengerjakan tanahnya, sehingga dapat memperbanyak keuntungan bagi manusia. Tanah perlu diolah karena tanah menjadi penyedia nutrisi dan mineral kehidupan bagi tanaman untuk tumbuh serta menghasilkan bunga, biji dan buah atau sayuran. Selain itu, tanah memberikan dukungan pada sistem akar supaya tanaman tetap kuat. Tuhan telah menyediakan semua berkat itu; dan kita diminta untuk mengerjakannya dengan rajin.
Tuhan memberi kita beragam jenis pekerjaan; namun prinsipnya tetap sama; kita harus rajin mengerjakannya dalam kebenaran. Oleh karena itu, apa pun bentuknya profesi, kita harus memandang pekerjaan sebagai ibadah dan pelayanan. Dengan sikap demikian maka kita akan bekerja secara aktif. Sikap seseorang dalam bekerja bergantung pada pandangannya untuk siapa ia bekerja. Jika pandangan seorang pekerja tidak lagi tertuju kepada Tuhan, tetapi kepada pimpinannya; maka ia akan mudah berputus asa. Ingatlah bahwa Tuhan bisa memakai apa pun pekerjaan kita menjadi sesuatu yang berharga. Mungkin kita merasa pekerjaan ini tidak menyenangkan, begitu-gitu aja dan membosankan, tetapi Tuhan tidak berpikir demikian. Tuhan mengetahui hati kita. Untuk itu, setialah pada perkara yang kecil, maka perkara yang besar akan dilimpahkan kepada kita.
Jika kita tekun dalam bekerja, maka akan tumbuh keahlian. Dengan giat bekerja, kita menjadi unggul untuk hal yang kita lakukan. Perhatikan perkataan bijak dalam kitab Amsal; “Pernahkah engkau melihat orang yang cakap dalam pekerjaannya? Di hadapan raja-raja ia akan berdiri, bukan di hadapan orang-orang yang hina.” (Amsal 22:29). Ia mendapat kedudukan dan kehormatan. Ia memperolehnya karena bekerja dengan tekun dan setia. Tidak ada jalan pintas. Karena itu waspadai juga kecenderungan diri kita yang malas dan tidak mau berjuang. Bahkan waspadai kecenderungan hati untuk melakukan pekerjaan yang jahat. Waspada terhadap pekerjaan yang mudah mendapatkan keuntungan besar, namun mengorbankan integritas dan kebenaran. Semua ini dicari oleh orang-orang yang tidak mengenal Tuhan. Anak-anak Tuhan tidak melakukan kejahatan semacam itu. Karena itu bekerjalah dengan rajin, atau kemiskinan akan mengikuti kita. Nasihat bijak menyatakan, “Si Pemalas dibunuh oleh keinginannya, karena tangannya enggan bekerja (Amsal 21:25).
“Setialah pada perkara kecil, maka perkara yang besar akan dilimpahkan kepada kita.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Bagaimana Anda meningkatkan kualitas pekerjaan yang diberikan kepada Anda agar lebih maksimal?
2. Mintalah seorang rekan yang baik untuk mengevaluasi pekerjaan Anda selama ini!
提摩太前書 5:8
最近在社交媒体上热搜的;一个孩子在没电流设备的家中照顾妈妈的故事。已为众所周知。独自抚养母亲 11 年的Tiko。这个1999年出生的孩子和他的母亲住在一间已荒芜的豪宅里。 Tiko解释说他的父母很久以前就离婚了。离婚后,父亲再也没有探望过他们,也没有和他们联系过。这个无私的孩子甘心地拼命工作,来养活自己和他生病的母亲。
提摩太前书 5:8中,圣经说"人若不看顾亲属、就是背了真道、比不信的人还不好。不看顾自己家里的人、更是如此。"保罗借着提摩太劝告信徒,让他们以照顾亲人来表达对神的信心和爱。信徒应该透过关注在乎来表达关爱。我们努力工作为满足自己的需要,同时也要成为他人的祝福。首先,我们必须关心照顾我们的亲人和家庭。家庭乃是神所设立的信徒团契的小单位,是我们在彼此相爱和关心中成长的地方。
保罗在以弗所书4:28说道:"从前偷窃的、不要再偷.总要劳力、亲手作正经事、就可有余、分给那缺少的人。” 从这节经文中可以看出,家庭之外的人同样也需要我们的关注。真正体现天国子民圣职的善行是通过真诚的关心和关注,甘心情愿地牺牲自己像基督为我们牺牲一样。
"家庭乃是神所设立的信徒团契的小单位,
是我们在彼此相爱和关心中成长的地方。 "
作者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 余日新牧师
翻译员:张赛琼
思考問题:
1. 你会如何关心有缺乏的家庭成员?
2. 你将如何与曾被你伤害和曾伤害你的家庭成员和解?
Nats Alkitab : 1 Timotius 5:8
Penulis : Pdt. Elisa Istianto
Baru-baru ini viral di media sosial: kisah anak merawat ibunya di rumah tanpa listrik. Tiko, demikian ia dikenali, telah merawat ibunya seorang diri selama 11 tahun. Anak kelahiran 1999 ini tinggal bersama ibunya di rumah mewah yang sudah tak terurus. Tiko menjelaskan bahwa orang tuanya sudah bercerai sejak lama. Sang ayah tak pernah menjenguk atau berkomunikasi dengan mereka setelah bercerai. Anak ini tanpa pamrih bekerja keras dan membiayai hidupnya dan ibunya yang sakit.
Firman Tuhan dalam 1 Timotius 5:8 mengatakan, “Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman.” Paulus menasihati orang percaya melalui Timotius agar mereka mewujudnyatakan iman dan kasih kepada Tuhan melalui merawat sanak-keluarga mereka. Seseorang beriman patut menunjukkan kepedulian dengan cara memberi perhatian. Kita bekerja untuk memenuhi kebutuhan kita dan juga memberkati orang lain. Pertama-tama, kita harus memerhatikan sanak-keluarga kita. Keluarga adalah unit kecil persekutuan orang percaya yang ditetapkan Tuhan untuk menjadi tempat kita bertumbuh dalam kasih dan saling memedulikan.
Dalam Efesus 4:28 Paulus mengatakan, "Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan." Terlihat di ayat tersebut, orang-orang di luar keluarga kita yang juga perlu mendapat perhatian kita. Wujud nyata dari kebaikan warga Imamat yang rajani adalah melalui kepedulian dan perhatian yang tulus, kerelaan berkorban sama seperti Kristus telah berkorban bagi kita.
“Keluarga adalah unit kecil persekutuan orang percaya yang ditetapkan Tuhan untuk menjadi tempat kita bertumbuh dalam kasih dan saling memedulikan.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apa yang akan Anda lakukan untuk memerhatikan anggota keluarga yang berkekurangan?
2. Bagaimana Anda melakukan rekonsiliasi dengan anggota keluarga yang pernah disakiti dan menyakiti?
帖撒罗尼迦后书 3:6-15
一位我不认识的客人来访。她是一位外表看来还算不错的女士。从几分钟的交谈中,我知悉这位女士遇到了麻烦。因为无钱付房租,她必须立即离开她的寄宿处。但是听了她更多的述说后,我怀疑她不诚实是个骗子,她不是真的生活在困境中。她似乎有乞讨的习惯,特别是向基督徒乞讨。更有趣的是,她声称自己是信徒。相信上帝将赐福她。她按心里的感动走到了教堂,并相信神会带领让她得到帮助。然而,那天她完全没有得到她要得的。
作为信徒,我们应当帮助有困难的人。但我们也必须谨防那些外表虚伪假冒想不勤劳工作而得利的人 。使徒保罗给了我们一些建议:第一,每个人都应该勤劳作工;使徒保罗看到人们懒惰不作工时非常生气:“ ...若有人不肯作工、就不可吃饭。” 耶稣立下榜样时说:"我父作事直到如今、我也作事。"(约翰福音 5:17) 第二,无论作什么必须像是给主作的。保罗说:“ 无论作什么、都要从心里作、像是给主作的、不是给人作的。因你们知道从主那里、必得着基业为赏赐.你们所事奉的乃是主基督 (歌罗西书3:23-24) 。
所以要勤劳并忠心地工作,因为 “手懒的、要受贫穷。手勤的、却要富足。夏天聚敛的、是智慧之子。收割时沉睡的、是贻羞之子。”(箴言 10:4-5 )不可因自己的懒惰而利用别人的善行义举。神不喜悦懒惰的人,神会赐福给忠心工作的人。所以,感谢神所托付给我们的工作,并祈愿我们所作的工蒙神祝福!
"忠心工作的人蒙神赐福”
作者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 余日新牧师
翻译员:张赛琼
思考问题:
1. 你对 “无论作什么, 像是给主作的”有怎样的理解?
2. 请以 ”一个勤劳工作的行动” 来表达你对神的感恩。
Nats Alkitab : 2 Tesalonika 3:6-15
Penulis : Pdt. Elisa Istianto
Saya kedatangan tamu yang tidak saya kenal sebelumnya. Ia seorang ibu yang tampak cukup bagus penampilannya. Namun dalam percakapan selama beberapa menit, menunjukkan ibu ini berada dalam kesulitan. Ia harus segera keluar dari indekosnya, karena alasan tidak ada biaya lagi. Tetapi mendengar banyak ceritanya, saya curiga bahwa ia bukan seorang yang jujur dan benar-benar hidup dalam kesulitan. Ia seperti punya kebiasaan meminta-minta, terkhusus kepada orang-orang Kristen. Nah, menariknya ia mengaku seorang yang beriman. Ia percaya bahwa Tuhan akan memberkati. Ia berjalan ke gereja menurut kata hatinya dan percaya Tuhan menuntunnya untuk mendapatkan pertolongan. Tapi, hari itu ia sama sekali tidak mendapat apa yang ia cari.
Sebagai orang percaya kita memang patut menolong orang yang sedang dalam kesulitan. Tetapi kita juga harus mewaspadai orang-orang yang memanipulasi penampilannya demi mendapat uang tanpa mau bekerja dengan rajin. Rasul Paulus memberi kita beberapa nasihat: pertama, hendaknya setiap orang bekerja dengan rajin; Rasul Paulus sangat geram bila melihat ada orang-orang yang malas bekerja: "...jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan." Yesus memberikan teladan dan berkata, "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga." (Yohanes 5:17). Kedua, bahwa bekerja harus dilakukan seperti untuk Tuhan. Paulus berkata, "Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya." (Kolose 3:23-24).
Jadi bekerjalah dengan rajin dan setia, sebab "tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya. Siapa mengumpulkan pada musim panas, ia berakal budi; siapa tidur pada waktu panen membuat malu." (Amsal 10:4-5). Jangan memanfaatkan kebaikan orang lain demi kemalasan Anda. Tuhan tidak berkenan kepada orang yang malas. Berkat datang dari Tuhan kepada orang yang bekerja dengan setia. Karena itu bersyukurlah atas pekerjaan yang dititipkan Tuhan kepada kita dan mohonkan berkat Tuhan atas pekerjaan kita sendiri!
“Berkat datang dari Tuhan kepada orang yang bekerja dengan setia.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah yang saudara pahami tentang arti melakukan sesuatu seperti kepada Tuhan?
2. Lakukan satu tindakan kerajian saudara dalam bekerja sebagai rasa syukur kepada Tuhan.
From the publisher's feed