Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

By Sinode Gereja Kristen JakartaReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian episodes

  • 5-3-2023 - 接待天使 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    希伯来书 13:1-3


    G20峰会与会者晚宴于巴厘岛神鹰广场公园举行,广受赞誉。给与会代表留下深刻印象的是晚宴上的舞蹈表演。但同样重要的是提供的菜单菜肴种类繁多。各方已经进行了多次食品测试,以确保提供的食物不仅味道好,而且安全。来自美国(US)的协议甚至要求能够进入厨房区域。他们想监督从制作到上菜的过程。如果主人必须非常小心地接待国宾代表,那么若所邀请的是天使又当怎样呢?天使不是更高贵吗?这里的天使是指在旅途中遇到困难的信徒,主里弟兄姐妹。希伯来书信的收信人不是有钱人,更不是名流,而是社会上一般的普通人。虽然弟兄姐妹的处境和条件比他们差,但并没有减少他们对主里弟兄姐妹的热情款待。说实话、要接待主内肢体进入我们当中并不容易,更何况所要接待的是陌生人。


    我们接待人有时会感到受搅扰,我们的行程作息受了妨碍。希伯来书的作者鼓励我们不要忘记行善和给与赞助,因为这样的祭是上帝所喜悦的(希伯来书 13:16)。这让我们想起亚伯拉罕和撒拉如何敦促三个来到他们营地的陌生人在他们当中住宿。亚伯拉罕热情地款待他们,并为他们预备特别的菜肴(创世记 18:1-12)。亚伯拉罕不知道他所接待的是天使,天使把神要祝福亚伯拉罕的信息告诉了他。

    我们的善良将成为我们生活和灵性的祝福。我们当从自私的生活中转变成也关心他人。并不因为盼望从他们得到什么回报而接待或帮助人。其实在现实生活里,我们所得到的往往比所付出的还多。因此,不要厌倦行善和传播上帝的爱,以使他人得到祝福。


    “不要厌倦行善并传播上帝的爱,

    以使他人受到祝福。“


    作者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 余日新牧师

    翻譯員:陈虹霞


     思考问题 :

    1.  神是否指示你去帮助一个生活中有困难有需要的陌生人?

    2.  你在哪方面的生活举止可以增添你对主内肢体之间的爱,帮助你更爱神?


    6 min
  • 5-3-2023 - Menjamu Para Malaikat (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Ibrani 13:1-3

    Penulis : Pdt. Elisa Istianto


    Dinner peserta KTT G20 diadakan di kawasan Taman Garuda Wisnu Kencana di Bali, mengundang pujian. Salah satu yang meninggalkan kesan mendalam bagi para delegasi  adalah gelaran tari-tarian di saat gala dinner. Namun yang tak kalah penting adalah beragam menu hidangan yang disajikan. Ada beberapa kali test food yang dilakukan oleh berbagai pihak untuk memastikan makanan yang disajikan bukan hanya memiliki rasa enak, tapi juga aman. Protokol dari Amerika Serikat (AS) bahkan meminta agar bisa masuk area dapur.  Mereka ingin mengawasi proses produksi hingga penyajian. Bila terhadap perwakilan tamu negara saja, tuan rumah harus begitu teliti, apakah jadinya bila yang diundang adalah para malaikat?  Bukankah jauh lebih mulia?

    Para malaikat di sini diwakili oleh saudara-suadara seiman yang berada dalam perjalanan dan kesulitan. Para penerima surat Ibrani bukan orang-orang yang kaya, apalagi orang terhormat melainkan masyarakat biasa. Namun keadaan dan kondisi mereka tidak mengurangi rasa persaudaraan yang kuat sebagai saudara seiman. Memang tidak mudah menerima saudara seiman datang ke dalam lingkungan kita; terlebih orang asing. Terkadang mereka harus direpotkan sehingga menggangu agenda pribadi mereka. Penulis Ibrani mendorong mereka agar jangan lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah (Ibrani 13:16). Hal ini mengingatkan kita bagaimana Abraham dan Sara, mendesak tiga orang asing yang datang ke perkemahan mereka untuk mampir. Abraham memperlakukan mereka dengan murah hati dan menjamu mereka dengan hidangan yang istimewa (Kejadian 18:1-12). Abraham tidak mengetahui bahwa mereka sedang melayani para malaikat yang membawa pesan berkat bagi mereka. 

    Kebaikan kita akan menjadi berkat bagi kehidupan  dan kerohanian kita. Orientasi hidup kita berubah dari mementingkan diri sendiri menjadi mementingkan orang lain juga. Kita memang tidak menjamu atau menolong seseorang dengan harapan untuk mendapatkan sesuatu dari mereka. Namun kenyataannya, justru kita lebih sering mendapat banyak berkat daripada yang kita berikan. Karena itu janganlah jemu-jemu berbuat kebaikan dan menyebarkan kasih Tuhan, agar orang lain diberkati.


    “Janganlah jemu-jemu berbuat kebaikan dan menyebarkan kasih Tuhan, agar orang lain diberkati.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Adakah orang asing yang ditunjukkan Tuhan untuk saudara bantu di dalam kesulitan hidup mereka?

    2. Dalam cara bagaimana perbuatan anda itu dapat meningkatkan kasih persaudaraan dan menolong anda lebih mengasihi Tuhan?


    5 min
  • 4-3-2023 - 豪不妥協 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    但以理書 3:16-18


    “妥協”的含義之一是接受或採用低於應有的標準。當一個人面臨壓力和困難的時候他通常就會妥協。這樣他們就降低實踐某些原則或真理的標準。通常當一個人勢單力孤時,壓力就會出現。當他行事為人不得不與大多數人不同時,就會面對某些風險。尤其是壓力伴隨著威脅,妥協似乎是唯一的出路。

     

    然而這不是但以理書中名叫沙得拉、米煞和亞伯尼歌的三個人物的寫照。儘管他們人數不多,他們仍然不願意放棄所信的真理。當時尼布甲尼撒王造了一個很高的金像。他又令百官以及百姓俯伏敬拜那金像。凡不執行這命令的,將被扔進烈火的窯中。作為明白神真理的猶太人,他們清楚明白不可俯伏敬拜那金像。但是, 如果不聽從王的命令,就有生命的危險。這威脅是否使他們妥協,或者降低他們實踐真理的標準? 他們的回答記載在今天的經文裡。這三個人決定了,決不妥協。他們堅定地表明了對 神的信靠,神必能拯救他們。即或不然,他們仍然相信神有完美的計劃。他們決不敬拜王所立的金像,也就是王的神像。


    也許不是所有人都會面臨如沙得拉、米煞和亞伯尼歌所經歷的壓力和威脅。然而,作為信徒,在社會中我們是屬於少數的群體,因此也感受到這種壓力。這些壓力會出現在我們家庭裡,因為有些家庭成員未信主,也會出現在大多數不信主的職場上。無論壓力出現在何處;期盼我們學習那些為了真理絕不妥協的人一樣。儘管必須面對風險,我們相信神的恩典和同在使我們有能力面對所有壓力和威脅。


    “作為信徒當因為信仰而遭受壓力和威脅時,

    不應該採取妥協的態度。”


    作者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 宋國壽傳道

    翻譯員:黃瓊楓


     思考問題:


    1. 向來你如何應對生活中實踐信仰時所遭受的壓力和威脅?

    2. 你在過著不妥協的信仰生活中最大的困難是什麼?


    6 min
  • 4-3-2023 - Tanpa Kompromi (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Daniel 3:16-18

    Penulis : Pdt. Siujono Sung


    Salah satu pengertian dari kata “kompromi” adalah menerima atau menerapkan standar di bawah dari yang seharusnya.  Umumnya kompromi terjadi pada saat seseorang dihadapkan pada tekanan dan kesulitan. Kondisi itu membuat mereka harus menurunkan standar terhadap prinsip atau kebenaran tertentu.  Sering kali tekanan itu muncul pada saat seseorang berada di posisi minoritas. Ketika ia harus bersikap berbeda dengan mayoritas maka ia sedang menempatkannya pada risiko tertentu.  Apalagi jika tekanan tersebut disertai ancaman, maka kompromi sepertinya merupakan jalan keluar satu-satunya yang harus diambil.


    Namun tidak demikian yang terjadi pada tiga orang tokoh di kitab Daniel bernama Sadrakh, Mesakh dan Abednego.  Meskipun mereka berada di posisi minoritas, mereka tetap tidak mau mengorbankan nilai kebenaran yang mereka percayai.  Saat itu Raja Nebukadnezar membuat sebuah patung emas yang sangat tinggi. Dan ia menyuruh mengumpulkan semua pejabat dan rakyat menyembah kepada patung tersebut.  Jika perintah tersebut tidak dilakukan, maka orang tersebut akan dicampakkan ke dalam perapian yang menyala-nyala.  Sebagai orang Yahudi yang mengenal kebenaran Firman Tuhan, mereka tahu dengan jelas bahwa mereka tidak boleh menyembah patung tersebut.  Akan tetapi jika mereka tidak menuruti perintah raja, maka kematian adalah risikonya.  Apakah ancaman ini membuat mereka berkompromi atau menurunkan standar kebenaran yang mereka percayai?  Jawaban mereka yang tercatat dalam nas hari ini, mereka memutuskan untuk berada pada posisi tidak berkompromi.  Mereka dengan tegas menyatakan keyakinan mereka bahwa Allah sanggup menolong mereka. Namun seandainya pertolongan itu tidak terjadi, mereka tetap percaya akan rencana Allah; mereka tetap tidak akan memuja dewa raja dengan menyembah patung emas yang raja itu dirikan.


    Mungkin tidak semua dari kita akan menghadapi tekanan dan ancaman seperti yang dialami Sadrakh, Mesakh dan Abednego.  Namun sebagai orang percaya, tidak jarang, kita berada pada posisi minoritas sehingga tekanan tersebut juga kita rasakan.  Tekanan itu bisa muncul di rumah kita sendiri karena ada anggota keluarga yang belum percaya kepada Tuhan.  Tekanan tersebut juga bisa muncul di tempat kerja yang mayoritas adalah bukan orang-orang yang percaya Tuhan.  Apa pun tekanan yang terjadi dan dimana pun itu muncul; hendaknya kita belajar seperti mereka yang tidak mengompromikan kebenaran.  Meskipun ada risiko yang harus dihadapi, namun kita percaya tetap ada anugerah dan penyertaan Tuhan yang memampukan kita menghadapi segala tekanan dan ancaman tersebut.


    “Ketika iman kepada Tuhan mengalami tekanan dan ancaman, 

    maka seharusnya sebagai orang percaya tidak mengambil langkah untuk berkompromi.“


    Pertanyaan Untuk Direnungkan:

    1. Bagaimana respons Anda selama ini terhadap segala tekanan dan ancaman yang dialami pada saat mempraktikkan iman di dalam kehidupan?

    2. Apakah kesulitan terbesar Anda untuk menjalani kehidupan iman yang tanpa kompromi?


    7 min
  • 3-3-2023 - 義的奴僕 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    創世紀 39:9下節


    一位名叫伯特·蘭開斯特的傳奇演員年輕時住在紐約市,生活於貧困中。有一天,他覺得很餓,正在沉思的時候,他看到遠處路邊有一張 20 美元的鈔票。他立馬拿了那鈔票並打算用來買一個好吃的漢堡包。然而他剛離開那個地方幾步,就遇到了一位一臉慌亂的老奶奶,問起他是否看到在附近所丟失的錢。老奶奶說她丟了一張20美元的鈔票。他內心起了掙扎,不知該做出怎麽樣的決定。結果他選擇了做對的事情,把錢還給了老奶奶。

     

    不義的事之誘惑也出現在約瑟的生活中。他被哥哥們賣了之後,神與他同在,贏得了主人波提乏的信任。但是波提乏的妻子迷上了他。天天勾引約瑟與她同寢。但約瑟不聽從她,並對她說:“我怎能作這大惡,得罪神呢?”他不僅僅將波提乏妻子的邀請解釋為對波提乏的背叛行為,更是認為這是得罪神的事。他的行為表明了他致力於服從神的真理,儘管必須面對風險和損失。使徒保羅在羅馬書 6 章 18 節也說,“你們既從罪裡得了釋放, 就作了義的奴僕。” 因此,成為義的奴僕是對所有信徒的呼召。

         

    我們每個人都無法抗拒罪惡的誘惑。那誘惑挑動了我們內心的慾望,以至有時我們感到無力抵抗它。然而,今天的靈修默想幫助我們明白,我們既然成為從罪惡中得釋放的人,就不可繼續沉溺於各樣罪惡中,而是要活出從神話語中領受的真理,成為義的奴僕。


    “對所有罪惡的誘惑說“不”,

    因為我們是義的奴僕”


    作者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 宋國壽傳道

    翻譯員:黃瓊楓



     思考問題:

    1. 你在生活中經常遇到哪些誘惑?

    2. 如果我們認識自己的身份是“義的奴僕”,這是否有助於我們拒絕所有面對誘惑?


    5 min
  • 3-3-2023 - Hamba Kebenaran (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Kejadian 39:9b

    Penulis : Pdt. Siujono Sung


    Seorang aktor legendaris bernama Burt Lancester pada masa mudanya hidup miskin di kota New York.  Suatu hari ia merasa sangat lapar dan ketika sedang melamun, ia melihat dari kejauhan ada selembar uang 20 Dollar tergeletak di pinggir jalan.  Ia segera mengambil uang tersebut dan sudah berencana memakai uang itu untuk membeli hamburger yang lezat.  Namun baru beberapa langkah ia beranjak dari tempat itu, ia bertemu dengan seorang nenek yang terlihat kebingungan dan kemudian bertanya kepadanya apakah ia melihat uang yang jatuh di sekitar tempat itu.  Nenek  berkata bahwa ia kehilangan selembar uang 20 Dollar.  Terjadilah pergolakan di dalam dirinya untuk memutuskan apa yang harus dilakukan.  Akhirnya ia memilih apa yang benar dengan mengembalikan uangnya kepada nenek tersebut.


    Godaan untuk berbuat yang tidak benar juga pernah hadir di dalam kehidupan Yusuf.  Setelah ia dijual oleh saudara-saudaranya, Tuhan menyertainya sehingga ia telah mendapatkan kepercayaan dari tuannya Potifar.  Namun istri Potifar terpikat padanya. Dari hari ke hari terus membujuk Yusuf untuk tidur di sisinya.  Namun Yusuf tidak mendengarkan bujukannya dan berkata kepadanya, “bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?.”  Ia tidak hanya memaknai ajakan isteri Potifar sebagai tindakan pengkhianatan terhadap Potifar saja. Tetapi ia melihatnya sebagai perbuatan dosa terhadap Allah.  Tindakannya menunjukkan komitmennya untuk menundukkan diri kepada kebenaran Allah meskipun ada risiko dan kerugian yang harus ia hadapi.  Rasul Paulus dalam Roma 6:18 juga mengatakan, “Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.”  Oleh karena itu panggilan menjadi hamba kebenaran diperuntukkan bagi semua orang percaya.


    Setiap kita tidak pernah terlepas dari godaan untuk berbuat dosa.  Godaan itu menyerang keinginan kita yang terdalam sehingga ada kalanya kita merasa tidak berdaya untuk menolak godaan itu.  Namun apa yang kita renungkan hari ini menolong kita untuk mengerti bahwa sebagai orang-orang yang telah dimerdekakan dari dosa. Jadi, jangan lah kita terus-menerus berkubang dalam berbagai macam dosa, sebaliknya hendaknya kita menghidupi kebenaran yang telah kita terima dari Firman Tuhan dan menjadi hamba kebenaran.  


    “Katakan tidak terhadap segala godaan dosa karena kita adalah hamba kebenaran.”


    Pertanyaan Untuk Direnungkan:

    1. Godaan apa saja yang sering Anda temui di dalam kehidupan? 

    2. Apakah kesadaran akan status kita sebagai hamba kebenaran menolong kita untuk melawan segala godaan yang datang menyerang?


    6 min
  • 2-3-2023 - 超越苦難的榮耀 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    哥林多前書 4:17


    著名的傳教士 D.L. 穆迪講了一個女人的故事。雖然她因患病只能關在房間裡,但她看起來總是開朗樂觀。她住在一間破舊而簡陋的公寓第五樓的閣樓裡。一位朋友想去拜訪她,就邀請了她富有的朋友一起去。由於公寓裡沒有電梯,她兩開始爬樓梯。到了二樓,富有女士說:“多麼黑暗且骯髒的地方!”那朋友回答說:“上面會更好。”到了三樓,富有女士又說:“這個比之前的更糟糕。”那朋友又再回答,“上面會更好。”兩人終於到了頂樓,她們看見一個女人,雖然躺在床上,臉上卻充滿了喜樂。儘管房間很乾淨,窗台上也擺滿了鮮花,但這富有女士仍然看不慣這房間的狀況。又對患病的女人說 : “妳住在這樣的地方, 一定很辛苦吧。”然而這女人回答說“上面會更好”。她不把目光放在世界暫時的事物上。而是將信心之眼朝向永恆。這就是她真正滿足的秘訣。


    在使徒保羅身上我們也看到同樣的事情。在他傳道的過程中,經歷了很多的痛苦和艱辛。但他稱自己所經歷的一切痛苦為至輕的苦楚。難道他所經歷的,真的是至輕的苦楚嗎?顯然不是,因為如果我們閲讀哥林多前書11章: 23-28節,我們會發現他經歷了特多的勞苦、受鞭打、種種危險、又飢又渴、受寒冷、赤身露體以及其它各種痛苦。但是他意識到有永恆的榮耀會為他預備; 這幫助了他明白所有的苦難都算不得什麽。因為極重無比永遠的榮耀遠遠大於他必須經歷的所有痛苦。


    但願我們能意識到神為我們所預備永遠的榮耀,能帶給我們新的視角來看待世界上經歷的一切都是暫時的。不管我們的處境多麼糟糕,無論我們的情況多麼艱難,請記住“上面會更好”。甚至比我們想像的還要好。讓這成為我們在跟隨上帝的人生旅程中永遠持守甚至喜樂的幫助。


    “天上永遠的榮耀遠超過

    世上一切暫時的苦難”


    作者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 宋國壽傳道

    翻譯員:黃瓊楓



     思考問題:

    1.  你有沒有想過信徒可以獲得怎樣的永恆的榮耀?

    2.  這個真理如何幫助你獲得充滿盼望的人生?


    6 min
  • 2-3-2023 - Kemuliaan Yang Melampaui Penderitaan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : 2 Korintus 4:17

    Penulis : Pdt. Siujono Sung


    Pengkhotbah terkenal bernama D.L. Moody bercerita tentang kisah seorang wanita. Ia selalu tampak ceria dan optimis meskipun ia harus terkurung dalam kamarnya karena penyakit yang dideritanya.  Ia tinggal di sebuah loteng yang terletak di lantai kelima dari sebuah apartemen yang sudah tua dan tidak terawat.  Seorang teman ingin mengunjunginya dan mengajak temannya, yang adalah orang kaya.  Karena tidak ada lift di apartemen tersebut, maka kedua wanita tersebut mulai menaiki tangga.  Pada sampai ke lantai dua, wanita kaya tersebut berkomentar, “tempat yang begitu gelap dan kotor!”  Temannya menjawab, “di atas akan lebih baik.”  Kemudian pada saat mereka tiba di lantai ketiga, wanita kaya tersebut berkata, “ini bahkan lebih buruk lagi.”  Kembali respons dari temannya, “di atas akan lebih baik.”  Akhirnya kedua wanita ini pun sampai ke tingkat paling atas di mana mereka melihat seorang wanita yang meskipun terbaring di ranjang namun dari wajahnya terpancar sukacita.  Meskipun ruangan tersebut bersih dan di ambang jendela juga dipenuhi bunga-bunga, wanita kaya tersebut tetap saja tidak tahan dengan kondisi ruangan tersebut.  Ia pun berkata kepada wanita yang sakit itu, “Pasti sangat sulit bagimu untuk berada di tempat seperti ini.”  Lalu jawaban dari wanita tersebut adalah “di atas akan lebih baik.”  Ia tidak meletakkan pandangannya kepada berbagai hal di dunia yang bersifat sementara.  Namun, ia melayangkan mata imannya kepada kekekalan.  Inilah yang menjadi rahasia bagi kepuasannya yang sejati.


    Hal ini pulalah yang kita lihat dalam diri rasul Paulus.  Di dalam perjalanan pelayanannya, ia mengalami begitu banyak penderitaan dan kesukaran.  Namun ia menyebut segala penderitaan yang ia alami sebagai penderitaan ringan.  Apakah sungguh benar apa yang ia alami adalah suatu penderitaan yang ringan?  Ternyata tidak, karena jika kita membaca 2 Korintus 11:23-28, kita akan melihat begitu banyak jerih lelah, pukulan dan sesahan, berbagai macam bahaya, kelaparan, kedinginan, ketelanjangan dan berbagai penderitaan lain yang dialaminya.  Tetapi dengan kesadaran bahwa akan ada kemuliaan kekal yang tersedia baginya; menolong dia untuk mengerti bahwa segala penderitaan itu tidak ada apa-apanya.  Karena kemuliaan kekal akan melebihi segala-galanya; jauh lebih besar dari segala penderitaan yang harus dijalaninya.


    Kiranya kesadaran akan kemuliaan kekal yang tersedia bagi kita; membawakan cara pandang baru bagi kita untuk melihat segala yang kita alami dalam dunia itu bersifat sementara.  Seberapa buruk pun keadaan kita, seberapa susah pun kondisi kita, ingatlah bahwa “di atas akan lebih baik,.” Bahkan jauh jauh lebih baik daripada apa yang bisa kita bayangkan.  Biar lah ini yang menolong kita untuk terus bertahan dan bahkan bersukacita di dalam perjalanan kehidupan kita mengikut Tuhan.


    “Kemuliaan kekal di surga melampaui segala penderitaan sementara di dunia.”


    Pertanyaan Untuk Direnungkan:

    1. Pernahkah Anda membayangkan kemuliaan kekal seperti apa yang tersedia bagi orang percaya? 

    2. Bagaimana kebenaran ini dapat menolong Anda untuk memiliki kehidupan yang berpengharapan?


    7 min
  • 1-3-2023 - 雖然受苦仍然忠誠 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    希伯來書11:24-26


    安提阿的伊格內修斯是公元二世紀的殉道者。在他即將因對基督的信仰而被處決時,盡然禁止他的群體向該撒求饒。反而說:“如果你還想要這個世界,就不用講論耶穌基督。我對生命中所有的享樂不感興趣。我要的是基督那永不朽壞之愛的生命。”儘管因為信仰,他不得不受苦,但他仍然保持對基督的忠誠。因為對他來說,忠於基督才是最有價值的。

      

    希伯來書的作者在談到信心的見證人時,以摩西這個人物為例。他說,摩西因著信,長大了就不肯稱為法老女兒之子(24節)。如果我們閱讀出埃及記中摩西的故事,就會發現他被稱為“法老女兒之子”的背景。當時,埃及王為了阻止以色列民人數的增長,下令全體人民殺死希伯來人所生的男嬰。摩西因為被藏起來,然後被法老的女兒收養了。他在埃及王國長大,不需要經歷他的同胞所經歷的苦難。但隨後希伯來書的作者又解釋說,他寧可和神的百姓同受苦害 (25節)。他看為基督受的凌辱比埃及的財物更寶貴,因他想望所要得的賞賜(第26節)。摩西在他所做的選擇中成了信心的榜樣。他真正明白對基督的忠誠就是一切,甚至超過他必須接受的所有痛苦和屈辱。


    同樣的,在我們跟隨基督的道路上,當我們忠於基督時,必然會面對各種苦難、屈辱和困難。在所有這些壓力中,讓我們學習像摩西和伊格內修斯一樣,將基督和祂的真理放在首位。即使要付出代價,要面對風險,讓我們的視綫仍然轉向基督。在基督裡的福足遠超過這世界所提供的一切。


    “仰望基督那最大的財富

    要激勵我們在苦難中忠誠”


    作者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 宋國壽傳道

    翻譯員:黃瓊楓


     思考問題:

    1. 基督在你生命中有多寶貴?

    2. 你可以做哪些事情來表明對基督的忠誠?


    6 min
  • 1-3-2023 - Setia Meskipun Menderita (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Ibrani 11:24-26

    Penulis : Pdt. Siujono Sung


    Ignatius dari Antiokhia merupakan seorang martir pada abad kedua Masehi.  Pada saat ia akan dihukum mati oleh karena imannya kepada Kristus, ia melarang komunitasnya untuk meminta belas kasihan dari kekaisaran.  Sebaliknya ia berkata, “Jangan berbicara tentang Yesus Kristus jika engkau masih menginginkan dunia ini.  Aku tidak bersuka akan segala kesenangan dalam kehidupan ini.  Yang kuinginkan adalah tubuh dan darah Kristus yang adalah kasih yang tidak akan rusak.”  Meskipun oleh karena imannya, ia harus menderita, kesetiaannya kepada Kristus tetap ia jaga. Karena baginya kesetiaan kepada Kristus, itulah yang paling berharga.  

      

    Penulis surat Ibrani pada saat membicarakan tentang saksi-saksi iman mengambil contoh dari seorang tokoh bernama Musa.  Ia mengatakan bahwa karena iman maka Musa, setelah dewasa, menolak disebut anak dari puteri Firaun (ay. 24). Jika kita membaca kisah Musa di kitab Keluaran, kita akan menemukan latar belakang mengapa ia disebut sebagai “anak puteri Firaun.”  Pada saat itu, demi menghambat pertumbuhan jumlah dari bangsa Israel, raja Mesir memerintahkan kepada seluruh rakyatnya untuk membunuh anak laki-laki yang lahir bagi orang Ibrani.  Oleh karena Musa disembunyikan dan kemudian diangkat anak oleh puteri Firaun.  Ia bertumbuh besar di kerajaan Mesir dan tidak perlu mengalami penderitaan seperti yang dialami saudara sebangsanya.  Namun kemudian penulis Ibrani memberikan keterangan bahwa ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah (ay. 25). Dan ia menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar dari pada semua harta Mesir, sebab pandangannya ia arahkan kepada upah (ay. 26).  Musa telah menjadi teladan iman dalam pilihan yang diambilnya.  Ia sungguh mengerti bahwa kesetiaan kepada Kristus adalah segala-galanya, bahkan itu melebihi segala penderitaan dan penghinaan yang harus ia terima.


    Demikian pula di dalam kehidupan kita mengikut Tuhan. Ada berbagai penderitaan, penghinaan, kesulitan yang harus kita hadapi pada saat kita ingin setia kepada Kristus.  Di dalam semua pergumulan tersebut, mari kita belajar seperti Musa dan Ignatius yang menempatkan Kristus dan kebenaran-Nya sebagai yang terutama.  Meskipun ada harga yang harus dibayar, ada risiko yang harus dihadapi, biar lah pandangan kita diarahkan kepada Kristus. Dia adalah kekayaan yang jauh lebih berharga daripada segala kenyamanan dan kemudahan yang ditawarkan dunia ini.


    “Memandang kepada Kristus yang adalah harta terbesar 

    menolong kita untuk setia di dalam penderitaan.”


    Pertanyaan Untuk Direnungkan:

    1. Seberapa berhargakah Kristus dalam kehidupan Anda? 

    2. Apa saja yang bisa Anda lakukan untuk menunjukkan kesetiaan kepada Kristus?


    7 min

About Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

From the publisher's feed

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian