
Sign up to save your podcasts
Or


約翰三書 1:3-4
最近網絡上有一篇有關塔勞物得一位農民心裡很高興的新聞。這位叫戴的農民為他兒子取得的成就感到很高興。這新聞暗示,父親覺得很自豪,因他的兒子能夠畢業成為一名警察,並不是用錢去爭取的。不但如此,在數百名參加考試的學員中,也取得了很好的成績,並獲得了有關機構的奬狀。
每一位父母會因他們的孩子做了正確和好的事情,而感到自豪和喜樂。在今天的默想經文記錄了使徒約翰的這個感受。雖然他不是那些收信者的生身之父,但他已經把他們當作自己屬靈的兒子。當他聽見他的屬靈兒子們按真理而行的見證,他心中非常喜樂。 D. A. Carson 在默想這節經文時提醒我們,大多數人包括基督徒在內所常描述的並不是很有素質的喜樂。例如,有人因為工作得到晉升,財務狀況穩定,身體健康,社交圈裡受歡迎等等感到喜樂。但是,使徒約翰對此有不同的強調。他見證說,沒有什麼喜樂比聽到他屬靈的兒子行在真理中的喜樂更大。
活在真理中的信徒的見證不但使他們屬靈父親使徒約翰高興,也討 神的喜悅。但願我們也有這樣的喜樂。我們因孩子們活在真理中,而感到喜樂。因此我們不要停止教導孩子們,也不要停止為他們禱告。這樣才能讓他們擁有與真理相稱的生活。
“我聽見我的兒女們按真理而行,
我的喜樂就沒有比這個大的。”
(約翰三書 1:4)
作者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 宋國壽傳道
翻譯員:黃瓊楓
思考問題:
1. 你盼你的孩子或你栽培的人有什麼成就,好讓你的心有極大的喜樂?
2. 你能做些什麼讓他們活在真理中?
Nats Alkitab : 3 Yohanes 1:3-4
Penulis : G.I. Siujono Sung
Baru-baru ini salah satu artikel online memuat berita yang berisikan tentang kebahagiaan seorang petani di Kabupaten Talaud. Dai berbahagia atas pencapaian yang telah diraih oleh anaknya. Dalam laman tersebut, tersirat rasa bangga dari sang ayah, karena anaknya dinyatakan lulus secara murni menjadi anggota Polri tanpa “embel-embel” uang. Tidak terhenti di situ saja, disebutkan bahwa sang anak juga berhasil menorehkan prestasi dan memeroleh penghargaan dari pihak institusi atas kemampuannya pada saat mengikuti ujian seleksi bersama ratusan peserta lainnya.
Kebanggaan dan sukacita tentu saja akan dirasakan oleh setiap orang tua pada saat mendapati anak-anaknya melakukan hal yang baik dan benar. Hal ini pun dirasakan oleh Rasul Yohanes dalam perenungan hari ini. Meskipun ia bukan orang tua secara fisik dari para penerima suratnya, ia menganggap mereka semua sebagai anak-anak rohaninya. Dikatakan ia sangat bersukacita ketika mendengar kesaksian anak-anak rohaninya yang hidup dalam kebenaran. D. A. Carson melalui perenungannya dalam ayat ini, berpendapat bahwa, sukacita yang sering kali digambarkan oleh kebanyakan orang, termasuk orang Kristen adalah sukacita yang semu. Contohnya, seseorang merasa sukacita saat mendapat promosi jabatan dalam pekerjaan, situasi keuangan yang stabil, kesehatan, popularitas dan banyak hal lainnya. Akan tetapi, Rasul Yohanes memberi penekanan yang berbeda akan hal ini. Ia memberikan kesaksian bahwa tidak ada sukacita yang lebih besar daripada mendengar anak-anak rohaninya berjalan di dalam kebenaran Injil.
Kesaksian dari para orang percaya yang hidup dalam kebenaran bukan saja menyenangkan hati Rasul Yohanes sebagai ayah rohani mereka, namun juga menyenangkan hati Tuhan. Kiranya sukacita yang demikian juga terjadi di dalam kehidupan kita. Tentunya, kita pun akan bersukacita jika setiap anak kita hidup dalam kebenaran. Oleh karena itu, jangan lah jemu untuk mengajar dan mendoakan anak-anak kita agar mereka dapat memiliki hidup yang berpadanan dengan Injil kebenaran.
“Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar dari pada mendengar,
bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran.” (3 Yoh. 1:4).
Pertanyaan Untuk Direnungkan:
1. Apa yang selama ini Anda harapkan terjadi kepada para anak-anak Anda atau orang-orang yang Anda layani sehingga itu dapat memberikan sukacita besar di dalam hati Anda?
2. Apakah yang Anda dapat lakukan agar mereka bisa hidup dalam kebenaran?
Nats Alkitab : 2 Timotius 3:14
Penulis : G.I. Siujono Sung
Ikan salmon dikenal sebagai ikan yang suka berenang melawan arus. Bahkan pada musim tertentu, ia akan terus berenang melawan arus sampai ke hulu sungai karena di sanalah tempatnya untuk menyimpan telur sampai menetas. Meskipun harus bergelut dengan derasnya arus, ia terus bertahan sampai tiba di tujuan.
Rasul Paulus dalam suratnya kepada Timotius mengatakan bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa sukar di mana orang-orang menentang kebenaran (ay. 1, 8). Akibatnya para orang percaya yang berjuang mempertahankan kebenaran akan menderita penganiayaan dan kesengsaraan. Kisah Para Rasul 16:1 mencatat bahwa Paulus bertemu dengan Timotius di Listra dan sejak saat itu Paulus meminta Timotius untuk menemaninya di dalam perjalanan misi. Oleh karena itu, Paulus menggunakan pengalamannya bersama Timotius untuk mengingatkannya. Paulus menguatkan dia bahwa oleh karena memberitakan kebenaran lah di Antiokhia, Ikonium dan Listra, mereka menderita penganiayaan dan sengsara (ay. 11). Namun, di tengah berbagai penderitaan, rasul Paulus berpesan kepada Timotius agar tetap berpegang pada kebenaran yang telah diterima dan diyakininya.
Kehidupan orang percaya di dalam dunia ini tidak terlepas dari berbagai tantangan. Pada saat kita ingin hidup berbeda dari dunia ini, kita dihadapkan pada banyak sekali tantangan di tempat kerja, di sekolah, bahkan di rumah tangga kita sendiri. Melalui renungan hari ini, kita diingatkan bahwa panggilan kita sebagai orang percaya adalah tetap taat berpegang kepada kebenaran yang telah diajarkan melalui teladan Tuhan Yesus.
“Sesulit apa pun situasi yang kita alami sebagai orang percaya,
tetaplah berpegang kepada kebenaran. “
Pertanyaan Untuk Direnungkan:
1. Tantangan tersulit apakah yang Anda alami pada saat ingin menghidupi kebenaran Firman Tuhan?
2. Usaha apa saja yang perlu Anda lakukan agar tetap dapat berpegang pada kebenaran?
Nats Alkitab : Matius 5:10-12
Penulis : Pdt. Siujono Sung
Air terjun merupakan salah satu objek wisata yang cukup diminati oleh masyarakat. Namun sayangnya, jalur menuju destinasi tersebut tidaklah selalu mulus dan lancar. Para wisatawan harus rela melewati rute perjalanan panjang dengan kontur jalan yang berliku dan terjal. Meski demikian, kesulitan bukanlah alasan yang menjadi penghalang, karena tidak sebanding dengan suguhan dan keindahan pesona air terjun yang tak terbayarkan.
Tuhan Yesus dalam khotbah-Nya di bukit mengungkapkan pengajaran yang terdengar tidak biasa bagi para pendengarnya waktu itu. Bagaimana mungkin, pada saat para murid Kristus dicela, dianiaya, difitnah karena kebenaran, mereka masih bisa disebut sebagai orang-orang yang berbahagia. Ternyata, Tuhan Yesus ingin mengarahkan pandangan mata para murid-Nya dari kesulitan selama di dunia ini kepada apa yang tersedia bagi mereka di kekekalan nanti, yakni upah besar di surga. Upah yang tidak dapat dibandingkan dengan semua harta dan kekayaan. Upah yang berbicara tentang kehadiran Allah utuh dan bersatu dengan umat-Nya; sebuah kemuliaan dari Sang Pencipta dan Penebus umat-Nya. Upah surgawi inilah yang dapat menguatkan para pengikut Yesus untuk tetap bersukacita dalam kebenaran meski diperhadapkan kesulitan dan penderitaan. Seperti yang disampaikan oleh rasul Paulus dalam Roma 8:18, “Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.”
Pada saat kita berkomitmen untuk hidup dalam kebenaran dan berpadanan dengan nilai Kerajaan Allah, sudah pasti ada harga yang harus dibayar, serta risiko yang akan dihadapi. Sebab semuanya itu bertentangan dengan prinsip hidup yang ditawarkan dari dunia. Mungkin saja kita akan diperhadapkan dengan celaan, aniaya, fitnahan, bahkan penderitaan secara fisik. Namun biar lah hati dan pandangan kita tetap terarah kepada Allah Sang Penghibur yang memberi kekuatan untuk terus bertahan dan berjuang. Bukan saja bertahan dan berjuang hidup dalam kebenaran, tetapi bersukacita di dalamnya.
“Janji surgawi yang Allah berikan pasti mendatangkan sukacita meski yang dikasihi-Nya harus menderita karena kebenaran.”
Pertanyaan Untuk Direnungkan:
1. Penderitaan seperti apakah yang Anda alami pada saat berkomitmen untuk hidup dalam kebenaran?
2. Apakah Anda yakin bahwa janji surgawi yang disediakan Tuhan merupakan jaminan pasti yang dapat menguatkan Anda untuk hidup dalam kebenaran?
馬太福音 5:10-12
瀑布是一個頗受市民歡迎的旅遊景點。然而非常可惜,通往這旅遊景點的路並不總是通暢。遊客必須經過漫長且道路曲折陡峭的旅行路線。儘管如此,困難並不成為障礙的理由,因為這些都比不上瀑布所呈現的神韻之美。
主耶穌在登山訓誨中揭示了對於當時的聽眾聽起來不尋常的教導。當基督的門徒因生活在真理和敬虔中受到責備、逼迫和誹謗的時候,怎麼可能還稱得上是有福的人呢。顯然,主耶穌要引導祂的門徒們將目光從今世的困難轉向為他們在永恆中所預備的,就是屬天的巨大獎賞,這是無法與所有的財富相比的獎賞。是有關神與祂子民全然同在的獎賞;是神的子民與造物主和救贖主在一起榮耀的時刻。正是這屬天的獎賞才能堅強耶穌的跟隨者,即使他們在面對困難和苦難,仍然能以敬虔生活的信念保持喜樂。正如使徒保羅在羅馬書8章18節所說的:“ 我確定,現在的苦楚若比起將來要顯於我們的榮耀就不足介意了”
當我們致力活在真理中並按照神國度的價值觀時,的確要付出代價,並會有危難。因為這些都與世界所提供的生活原則相反。我們可能會面對責備、逼迫、誹謗,甚至肉體受苦,但是,讓我們的心和視綫始終專注於聖靈保惠師,祂將賜我們力量繼續不斷地堅持和奮鬥。不僅要在敬虔中堅持和奮鬥,還要為之而喜樂。
“即使祂所愛的人必須因敬虔而受苦,
神所賜的屬天應許一定會帶來喜樂。”
作者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 宋國壽傳道
翻譯員:黃瓊楓
思考問題:
1. 當你立志過敬虔的生活,經歷了怎樣的苦難?
2. 你確定神屬天的應許能堅固你,成為你敬虔渡日的力量嗎?
傳道書 12:1
“你心中不要嫉妒罪人,只要終日敬畏耶和華;因為至終必有善報,你的指望也不致斷絕(箴言 23:17-18)。信徒的生命專注於耶穌基督, 而不是世界。雖然他們會失去肉體的享受,但這是獲得屬天喜樂所必須付出的代價。
在這段經文中,有智慧的傳道者對自己所犯的罪後悔,並以這節結束他的教導。他不但是一個口才好的人,也是一位善於教導的傳道人。他會給人最深刻的印象,並預計這對他的聽眾會產生什麼影響。他警告年輕人,要趁年幼的時候盡快信靠上主,不要拖延直到主的日子來到。他這個勸勉用一個人年老時身體的健康衰退的各種現象來強調(第 2-5節)。這就是說,義人所盼望的應以喜樂,而不是用遺憾和痛苦結束。 “當記念造你的主”的意思是,相信 上主的信徒應從年幼時,而不是在無能為力時,為神工作。不然的話,他就會後悔,並且說“這一切有什麼益處呢?” 傳道者再次強調一個人要順服並遵行神的話。這樣我們的所盼望就會以喜樂為終結。
正如今天我們思想的傳道書所教導的,盼望所有的信徒不要再拖延時間,反過來應該一直信靠 耶穌,心存盼望。雖然有些人因生活的壓力,各種的重擔,失去了盼望的勇氣。但是讓我們一直親近 主,經歷祂的的恩典,更深刻地認識耶穌。因為真正的盼望是在 祂裡面得到的。耶穌說:“凡勞苦擔重擔的人,可以到我這裡來,我就使你們得安息(馬太福音 11:28)。”
“在耶穌之外的盼望
使人以悲傷結束。
主耶穌才是人類真正的盼望”
作者:椰嘉達基督徒會堂順德堂會 – 馬波比牧師
翻譯員:黃瓊楓
思考問題:
1. 今天 神的話語教導你什麼?
2. 你今天如何該回應神的話?
Nats Alkitab : Pengkhotbah 12:1
Penulis : Pdt. Bobby Messakh
“Jangan lah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang (Amsal 23: 17-18).” Orang-orang percaya memiliki fokus hidup yang terarah pada Yesus Kristus bukan dunia, sekalipun harus kehilangan kesenangan dan kenikmatan ragawi. Inilah harga yang harus dibayar untuk memperoleh sukacita surgawi.
Di dalam nas ini, Sang Pengkhotbah yang bijaksana, menyesali dosanya dan mengakhiri pengajarannya di sini. Ia tidak hanya layaknya seorang pembicara ulung, tetapi juga sebagai seorang pengkhotbah yang baik. Ia memberi kesan terdalam yang diharapkan dapat memberi pengaruh kuat dalam benak pendengarnya. Suatu peringatan bagi orang-orang muda untuk segera beriman dan tidak menunda-nunda waktu hingga hari Tuhan tiba. Nasihat ini diperkuat dengan berbagai penjelasan yang akan terjadi di hari tua (ay.2-5). Maksudnya, apa yang menjadi pengharapan orang-orang benar akan berakhir dengan sukacita bukan penyesalan dan derita. “Ingatlah akan Penciptamu,” Hal ini memberi pengertian bahwa orang-orang percaya harus memanfaatkan waktu hidup mereka sejak dini untuk bekerja bagi Allah. Bukan pada saat mereka sudah tidak berdaya lagi. Karena jika tidak maka akan terjadi penyesalan, dan berkata “apa gunanya semua ini?.” Pengkhotbah dalam hal ini dengan tegas mengingatkan kembali dengan ketaatan melakukan firman Tuhan. Agar apa yang menjadi pengharapan kita akan berakhir dengan sukacita.
Seperti yang di katakan pengkhotbah dalam renungan ini, marilah kita semua sebagai orang-orang percaya jangan lagi menunda-nunda waktu untuk terus berharap pada Yesus. Meski pun, saat ini kita sedang mengalami pergumulan yang berat membuat kehilangan semangat untuk berharap. Alamilah Yesus dan kenalilah Dia, karena pengharapan sungguh ada di dalam Dia. Yesus berkata “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu (Mat. 11:28).”
“Pengharapan di luar Yesus akan berakhir duka, Yesuslah pengharapan yang sejati.”
Pertanyaan Untuk Direnungkan:
1. Apa pesan firman Tuhan hari ini bagi saudara?
2. Bagaimana respons saudara terhadap firman Tuhan hari ini?
哥林多後書 12:10
有一位敬畏 神的婦人經歷了生命中的許多考驗。一年前,她的愛夫因肺癌離世。接下來,她的第二個孩子醫生診斷患了白血病,需要移植骨髓。孩子的問題還未解決,新的問題又出現了。這位婦人自己患上大腸癌。雖然面臨這眾多問題,有一件事她可以成為大家的榜樣,那就是從沒有人看到她心中悲傷。她沒有埋怨 神。有一天早上,當她在市場購物時,一位鄰居大膽地問她,什麼是她一直喜樂的秘訣?她回答說:“最讓我開心的是,我看到了在問題背後有 神美好的計劃。神大能的手一直支撐著我。”
在今天的經文記錄了保羅生命的見證。神加在他“肉體的一根刺”。這就是撒但差役的攻擊。保羅沒有清楚地解釋這根刺是什麼。但是我們確信那是一個極沉重的擔子。早期的教父,還有路德和加爾文都認為這是與人犯罪墮落有關的屬靈問題 - 墮落 (是“肉體”裡犯的)。 Chrysostom 認為,這是與其他民族有關的問題(民數記 33:55;士師記 2:3)。有人說這可能是癲癇、瘧疾或眼疾(一種常見的眼睛問題)。這些解釋都指向保羅的痛苦或重擔。至於“撒但的差役”可能指神使用惡者去攻擊保羅(約伯記 2:6;哥林多前書 5:5;提摩太前書 1:20)。“差役”指撒但。這事也許如同約伯書所記載的是為神的旨意和目的。總而言之,因遭受這些重擔保羅就不會因他的智慧和恩賜而變得驕傲。當他軟弱時,保羅可以說“我剛強。 ”
我們不要因現在的生活重擔或接二連三發生的問題而覺得這是一件非常可怕的事。請記住,有時神會使用它使我們得益處。神不希望我們陷入驕傲而遠離他。我們每一個人都當醒悟,在痛苦的背後隱藏著喜樂。
“苦難不應該奪走我們的喜樂,
反過來我們要在苦難中尋得喜樂”
作者:椰嘉達基督徒會堂順德堂會 – 馬波比牧師
翻譯員:黃瓊楓
思考問題:
1. “在苦難背後隱藏著喜樂”是什麼意思?
2. 神為什麼不取去保羅肉體中的一根刺?
Nats Alkitab : 2 Korintus 12:10
Penulis : Pdt. Bobby Messakh
Ada seorang ibu yang takut akan Tuhan. Ia mengalami banyak ujian kehidupan. Baru satu tahun, ditinggal pergi oleh suami tercinta karena kanker paru. Setelah itu, anak kedua dari ibu ini divonis dokter menderita leukemia dan membutuhkan pencangkokan sumsum tulang belakang. Masalah anaknya belum selesai datang pula masalah baru di mana sang ibu menderita kanker usus. Di tengah banyaknya permasalahan yang dihadapi, ada satu hal yang patut dicontoh. Ia tidak pernah terlihat sedih bahkan menyalahkan Tuhan. Suatu pagi, ketika ia sedang berbelanja di pasar, seorang tetangganya memberanikan diri untuk bertanya apakah rahasianya yang membuat ia selalu sukacita. Sang ibu menjawab “Hal yang membuat saya selalu bersukacita adalah saya melihat rencana Tuhan yang indah di balik permasalahan itu, tangan TUHAN yang kuat menopang saya. “
Di dalam nas hari ini, Paulus memberikan kesaksian hidupnya. Bahwa Tuhan mengizinkan ia mengalami suatu keadaan yang disebut “duri di dalam daging” yakni seorang utusan iblis untuk menggocoh dirinya. Duri di dalam daging yang disebutkan di sini tidak dijelaskan secara detail, namun kita yakin itu adalah beban yang sangat berat. Bapak Gereja mula-mula, Luther dan Calvin, mengatakan itu adalah masalah rohani dengan sifat – kejatuhannya (yaitu dalam “daging”). Chrysostom mengatakan, itu adalah masalah dengan orang-orang (bangsa lain) Bil. 33:55; Hak 2:3). Ada yang mengatakan itu adalah penyakit Epilepsi, Malaria atau Oftalmi (permasalahan mata yang umum). Semua pernyataan ini mengarah pada penderitaan atau beban berat pada diri Paulus. Kata “seorang utusan iblis.” Allah mungkin saja menggunakan si jahat (Ayub 2:6; 1 Kor 5:5; 1 Tim 1:20). Istilah “utusan” merujuk pada setan. Hal ini mungkin saja terjadi seperti dalam kisah Ayub untuk maksud dan tujuan Allah. Intinya melalui beban berat ini, Paulus tidak menjadi sombong oleh hikmat dan karunia yang ada padanya. Justru di dalam segala kelemahan, Paulus dapat berkata “aku kuat. “
Jadi jangan pernah merasa bahwa beban hidup yang berat atau masalah yang bertubi-tubi kita alami saat ini, merupakan persoalan yang sangat menakutkan. Ingatlah kadang Tuhan Allah menggunakan itu untuk kebaikan kita. Tuhan tidak ingin kita terjerumus dalam dosa kesombongan yang membuat kita terhilang dari-Nya. Sadarlah bahwa dibalik penderitaan ada sukacita.
“Penderitaan tidak seharusnya merenggut sukacita kita, justru sukacita itu ditemukan di dalam penderitaan.”
Pertanyaan Untuk Direnungkan:
1. Apa artinya sukacita di balik penderitaan?
2. Mengapa Tuhan tidak mengangkat duri dalam daging dalam diri Paulus?
腓立比書4:4
先知哈巴谷在苦難中仍能因神而喜樂。他堅信地說:“ 雖然無花果樹不發旺,葡萄樹不結果,橄欖樹也不效力,田地不出糧食,圈中絕了羊,棚內也沒有牛;然而,我要因耶和華歡欣,因救我的神喜樂。”(哈巴谷書3:17-18)
使徒保羅在獄中寫給友阿爹、循都基和孫索哥的信中,傳達了一些對個人的勉勵,(3和4節)。其中之一是讓他們常常靠主喜樂。“常常”的希臘詞是 pantote,意思是無論情況如何都要每時每刻地,始終地、繼續不斷地喜樂。所以,喜樂不是因為你正在經歷愉悅的情況而產生快樂的感覺,而是聖靈的果子。是聖靈在信徒生命中的作為。我們喜樂乃因為我們在那賜出人意外的平安的神裡面。使徒保羅的建議是,信徒要能控制自己,不要被世界的情慾所困。務必謹慎,不要讓魔鬼的陷阱使我們陷入罪惡的誘惑把我們心裡的喜樂奪走。
來吧,讓我們常常靠主喜樂!因為那是使徒保羅囑咐我們的。能使我們喜樂的有三點。第一點,居住在耶穌裡。只有與祂建立親密的關係,我們才會得到力量 (腓立比書4:13)。第二點,凡事謝恩。在感恩的生活裡我們才能以喜樂的心接受所有景況(帖撒羅尼迦前書 5:18)。第三點,把我們經歷的點點滴滴記錄下來,因此每一天我們仍然能懷著感恩的心,微笑並常常喜樂。
“喜樂的心並不取決於環境,
乃是取決於心態”。
作者:椰嘉達基督徒會堂順德堂會 – 馬波比牧師
翻譯員:黃瓊楓
思考問題:
1. 我們必須做些什麼才能常常喜樂?
2. 魔鬼如何奪走我們內心的喜樂?
From the publisher's feed