Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

By Sinode Gereja Kristen JakartaReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian episodes

  • 20-11-2022 - Pemeliharaan Allah : Di Balik Penderitaan Hidup (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Ayub 10:12

    Penulis : G.I. Cuniadi Tan


    “Kepada Allah aku berharap, baik di gunung atau di lautan. Di topan g’lap ku di dekap Bapa sorgawi terus menjagaku.” Syair lagu ini ditulis oleh Walter Stillman Martin (1862-1935) dengan judul “My Father Watches over Me”  (Bapa Memelihara). Adapun isi lagu ini menceritakan mengenai pemeliharaan Tuhan (providensia Allah) atas ciptaan–Nya dan secara khusus orang yang dikasihi-Nya.


    Tokoh yang direnungkan hari ini adalah Ayub. Dia adalah contoh orang yang saleh di jamannya (Ayub. 1:1, 8). Ayub tetap setia  sekalipun melewati penderitaan yang dahsyat. Ia mengungkapkan kesetiaan kepada Allah dengan ucapan yang indah: “Hidup dan kasih setia Kau karuniakan kepadaku, dan pemeliharaan-Mu menjaga  nyawaku.” Suatu pernyataan sikap iman yang luar biasa. Ayub bukan hanya percaya bahwa Allah memelihara di dalam masa jayanya tetapi juga dalam masa yang paling kelam dalam hidupnya; Allah begitu setia. Ayub yakin jika Allah memeliharanya bukan karena hasil kesetiaannya melainkan karna kesetiaan Allah. 


    Pergulatan hidup akan terus kita jalani di tengah keadaan yang tidak ideal ini. Kendati pandemi belum jelas ujungnya, akan tetapi kita patut bersyukur di tengah ketidakmengertian kita, setiap dari kita di ajak untuk mengerti bahwa bahaya sehebat apa pun kesusahan kita, tidak akan memisahkan kita dari cinta Tuhan yang begitu sempurna. Mungkin ada sebagian orang yang bertanya, mengapa Tuhan izinkan orang yang saleh dan murni hatinya tetap mengalami kehilangan orang-orang yang dicintai? Perjalanan spiritual hidup Ayub mengajak kita merenung sejenak bahwa bagaimanapun salehnya seseorang, ia tetap dapat mengalami pergulatan hidup yang tak mudah. Ada kegetiran, kecewa dan putus asa. Namun sikap Ayub sangat mengukuhkan pernyataan bahwa Allah sang pemelihara tidak akan meninggalkan anak-anak-Nya. Sikap seperti Ayub inilah yang harus kita pegang dan teladani dalam menjalani kehidupan yang tidak pasti ini. Di atas semua itu, ingatlah sekali lagi bahwa makna pemeliharaan Allah tidak berarti meniadakan realitas penderitaan, sakit, kematian, kekalahan, dan malapetaka. Di tengah-tengah realitas yang penuh kepahitan dan kesedihan yang menimpa kita sebagai umat-Nya, Allah tetap bekerja dengan kesetiaan-Nya. Allah menjaga kita seperti biji mata-Nya.  


    “Allah Sang Pemelihara berkuasa atas hidup kita. Ia tetap pegang kendali.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Penderitaan apakah yang membuat kita tertekan? 

    2. Apa yang kita renungkan ketika kita yang dalam penderitaan, memandang penderitaan yang Kristus alami?


    6 min
  • 19-11-2022 - 别伤害自己 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    约伯记 2:11-13


    “......请把手搭在我的肩膀上,让我帮你分担一些担子。振作起来,前面有一盏小灯可以指引你,使你不至迷失去面向它…”是Katon Bagaskara和Ruth Sahanaya所演唱的《别伤害自己》中的一段歌词。这首歌是为艾滋病患者而写的,根据官方的统计报告,目前在印尼患上艾滋病者已达到几十万人。同情与怜悯的双手对于一个挑着生活重担的人而言,犹如在干旱沙漠中的一杯水,多么的清爽並得力。

     

    今天的灵修经文里,约伯一定也有同样的感受。当他正面对如此巨大的痛苦时,他的朋友以利法、比勒达和琐法来安慰他。他们静静地在旁陪伴他,与他同哀悼。在约伯极其痛苦和悲伤中他们扶持他。当然,如果失去朋友的同情与体諒,约伯所承受的痛苦就不堪设想了,他的精神负担会雪上加霜。


    在我们的家庭成员当中或许有不少因被2019年新冠肺炎病毒感染先离我们而去。亲人的离去使我们感到非常孤独,无处表达心中的悲伤。在这种情形下,许多弟兄姐妹需要我们的陪伴。我们要知道即使疫情已逐渐过去,被忽视和被撇下的感受实际上远比2019冠状病毒更加沉重。他们需要我们的同情与体谅,也渴望心灵的压力有人同分担。因此,我们需要有同情心,体会並且感受他们的处境。


    “我们若能彼此体谅並有一颗同情心,

    幽暗无光的世界就会变得更美好”


    作者:椰嘉達基督徒會堂寳麗斯佈道所 – 陳良春傳道

    翻譯員:蔡立基


     默想问题:

    1。 你最后一次向周围的人表示关怀是什么时候?

    2。 让我们立下承诺为失去亲人的弟兄姐妹表示关怀。


    6 min
  • 19-11-2022 - Usah Kau Lara Sendiri (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Ayub 2:11-13

    Penulis : G.I. Cuniadi Tan


    ”…Letakkanlah tanganmu di atas bahuku, biar terbagi beban itu, dan tegar dirimu. Di depan sana cah’ya kecil tuk memandu, tak hilang arah kita berjalan menghadapinya….” Demikian sepenggal syair lagu “Tak Usah Lara Sendiri” yang dinyanyikan oleh Katon Bagaskara dan Ruth Sahanaya. Lagu ini ditulis untuk para penderita AIDS, yang di Indonesia, menurut data resmi kini telah mencapai puluhan ribu orang. Uluran empati dan simpati bagi seseorang yang tengah menanggung beban hidup yang sangat berat ibarat secangkir air di padang gersang, sangat menyejukkan dan menguatkan. 


    Dalam renungan hari ini, Ayub tentunya merasa demikian pula, Ketika di tengah penderitaannya begitu hebat,  para sahabatnya Elifas, Bildad dan Zofar datang memberi penghiburan. Mereka duduk bersamanya dan berkabung atasnya serta hadir dalam keheningan. Mereka memberikan dukungan dengan hadir bersama dalam penderitaan dan kedukaan untuk dirinya. Tentu saja Ayub akan jauh lebih sulit menanggung penderitaannya bila rasa simpati dan empati sahabatnya hilang, bahkan beban hidupnya bisa berkali-kali lipat lebih berat.  


    Banyak orang-orang terdekat di keluarga kita mendahului kita, mereka yang meninggalkan kita akibat Covid-19. Mereka pun merasa sangat kesepian, tidak punya tempat untuk mengungkapkan perasaan sedihnya akibat ditinggalkan orang yang mereka cintai. Dalam keadaan demikian banyak saudara kita membutuhkan kehadiran kita. Kita perlu ingat biarpun pandemic berlalu, perasaan tidak diperhatikan dan ditinggalkan ternyata jauh lebih berbahaya dari Virus Covid-19 tersebut. Mereka membutuhkan uluran simpati dan empati kita, mereka yang mendambakan bahu tempat berbagi beban. Karena itu kita perlu juga untuk mempunyai rasa empati, yaitu ikut merasakan apa yang mereka rasakan, dengan menempatkan diri dengan penuh kepedulian kepada orang yang kita jumpai. 


    “Dunia yang suram dan muram akan menjadi cerah bila kita mau berbagi empati dan simpati.”


    Pertanyaan untuk di renungkan: 

    1. Kapan terakhir kali kita menunjuk kepedulian yang kecil kepada orang di sekitar kita?

    2. Buatlah komitmen menjadi sayap kepedulian bagi saudara-saudara kita mengalami kehilangan orang yang dicintainya.


    6 min
  • 18-11-2022 - 基督门徒的新歌 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    诗篇 30:1-4


    印尼的信徒创作了不少属灵的诗歌。然而有一首非常独特的诗歌,在每句诗词的开头所用的字母,若从开头到结束把它组合起来,就形成了作者的名字,那就是Jonathan Prawira。J=祢的道路不可测度;O=以我们每个人的心;N=然而我相信一件事;A=都有祢美好的旨意。T=祢测不透的爱;H=叫我惊叹不已。A=祢每时刻的同在;N=在我生命中是何等的真实。P=祢的同在何等的完美;R=祢的旨意滿帶着平安;A=和平与安詳。W=即使在暴风雨中;I=我願永与祢在一起;R=感受那美好;A=有主同在的意义。神藉着这首歌来表明祂是一位具有创造力的上帝的一种方式。神将这种构思交给祂的仆人来赞美祂。《主祢同在的意义》这首歌是在1998年当生活面对危机时創作的。


    面前的疫情是个黑暗的时期,我們雖不明白上帝的道路和祂的意念,但我們需要切记一件事那就是这一切都有神美好的旨意。在任何境遇中神都与我们同在。祂从不离弃我们。诗篇30篇是大卫描写他在阴暗压力环境下的经历,虽然他不明白。上帝的同在给他帶來了安全感,同时也证实了他所认识的上帝始终与他同在,即使他处于危险之中。无所不在的上帝在每一个事件中都显出祂的同在。对于身为基督徒的我们这是一个有力的保障,应当持守自己与基督在一起,活在和平安詳中。


    我们一生无论遭遇什么,当记得神是滿有慈怜的上帝。2022年当中神的同在叫我们惊叹不已。继续经历上帝的同在,我们就会从中得到额外的力量去面对所有的危难与挑战。虽然我们软弱,但拥有我们的上帝却是满有能力的神。有耶稣同在,我们就有能力。所以我们没有理由不唱一首新歌感谢神完美的眷顾。


    “没有什么比一首来自我们对神的慈爱

    而产生的新歌更振奋人心,

    它将会在我们的心田里廻响。”

     

    作者:椰嘉達基督徒會堂寳麗斯佈道所 – 陳良春傳道

    翻譯員:蔡立基

     

    默想问题

    1. 你的生活是否充满了重担和危难,那是些什么呢?

    2. 是哪一首诗歌让你忆起上帝的眷顾?


    7 min
  • 18-11-2022 - Nyanyian Baru Murid Kristus (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Mazmur 30:1-4

    Penulis : G.I. Cuniadi Tan


    Banyak lagu rohani yang di buat oleh anak-anak Tuhan di Indonesia. Namun ada satu lagu yang sangat unik karena setiap huruf-huruf pada awal kata dalam tiap penggalannya jika digabungkan dari permulaan sampai selesai akan membentuk nama penulisnya yaitu Jonathan Prawira.  J =Jalan-Mu tak terselami; O=Oleh setia hati kami ; N=Namun satu hal ku percaya; A=Ada rencana yang indah; T=Tiada terduga kasih-Mu ; H=Heran dan besar bagiku; A=Arti kehadiran-Mu s’lalu; N=Nyata di dalam hidupku; P =Penyertaan-Mu Sempurna; R =Rancangan-Mu penuh damai ; A =Aman dan sejahtera ; W=Walau di tengah badai;  I  =Ingin ku s’lalu Bersama; R =Rasakan keindahan;  A =Arti kehadiran-Mu Tuhan. Lagu ini merupakan suatu cara Tuhan untuk menunjukkan bahwa Ia adalah Tuhan yang kreatif, memberikan ide ini kepada hamba-Nya untuk memuji Tuhan. Lagu “Arti kehadiran-Mu” di tulis di tengah krisis hidup yang terjadi pada tahun 1998. 


    Masa pandemi saat ini merupakan periode kelam, kita tidak mengerti jalan dan cara Tuhan, satu hal yang perlu kita ingat bahwa ada rencana Tuhan yang indah bagi kita. Dalam keadaan apa pun Tuhan selalu bersama kita. Dia tidak pernah meninggalkan kita. Mazmur 30 adalah pengalaman Daud di tengah keadaan yang suram dan mencekam, namun dalam keadaan yang dia tidak pahami. Kehadiran-Nya bukan hanya menciptakan rasa aman, tetapi membuktikan bahwa Allah yang dia kenal memang selalu bersama dia sekali pun dia berada di dalam bahaya. Allah selalu hadir dalam setiap kejadian apa pun. Hal ini tentunya menjadi jaminan bagi kita selaku murid-murid Kristus untuk tetap hidup dalam damai sejahtera bersama dengan Kristus. 


    Apa pun juga yang menimpa kita, ingatlah seumur hidup  bahwa Tuhan itu murah hati, penyertaannya sepanjang tahun 2022 sungguh amat menakjubkan. Alami terus penyertaan Tuhan,  maka kita akan mendapat kekuatan ekstra untuk menghadapi segala bahaya dan tantangan. Kita memang lemah, tetapi Allah yang memiliki kita Maha kuat. Bersama Yesus kita bisa, dan tidak ada alasan untuk tidak menyanyikan nyanyian baru atas pemeliharaan-Nya yang sempurna. 


    “Tidak ada lagi yang lebih menggairahkan, selain nyanyian baru yang keluar dari kecintaan kita akan kasih-Nya, akan bergema dalam relung hati kita.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Adakah hidupmu sarat dengan beban dan bahaya? Seperti apa?

    2. Lagu pujian apa yang mengajakmu untuk mengingat pemeliharaan Tuhan?


    7 min
  • 17-11-2022 - 我为天上君王工作真欢乐 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    彼得前书 4:13


    《我为天上君王工作真欢乐》(圣教诗歌第201首)这首诗歌是一首非常鼓舞人心的歌曲,给了我个人很大的激励。这首鲜为人知的诗歌提醒我们大家可以继续欢乐,因为只要我们还留在这个短暂的世界,我们就有机会来服事万王之王。我们欢乐不是为了暂时逃避现实转移注意力,而是因为我们将属灵的眼睛转向我们荣耀而伟大的上帝。


    生活在这动荡不定的社会环境,每一个人都会有郁疑和感到疲乏的时刻。然而,可以肯定的是,我们在基督里所认识的上帝仍然配得我们依靠。即使我们的人生旅途并不如我们所想望的,让我们心中依然欢乐。倘若我们能够荣耀上帝,不是因为我们多坚强,而是因为神在我们身上的作为。让我们专注于上帝伟大的属性,使之成为我们生活的中心。生活的苦难和烦恼可能会压垮我们,然而我们当下定决心以新心来歌颂。让新歌成为我们今年全年的主题,不仅是一个主题,而是我们应当持守和实行的承诺。


    在整个十一月份里让我们立定心志在基督里常常喜乐。无论我们生活中有多大的压力都要以感恩的心来向上帝歌唱,因为神按着祂滿有慈怜的心行事。困境压力是否叫你失去了心中的喜乐?当记得那位永远看顾眷佑我们的神,祂是我们赞美的中心。即使世界和魔鬼试图抢夺我们的喜乐,我们也要站立得住,持守真理,心中常有喜乐。


    “我们所服事的不是等闲人物,

    而是为我们捨命、

    救赎我们的主。”

     

    作者:椰嘉達基督徒會堂寳麗斯佈道所 – 陳良春傳道

    翻譯員:蔡立基



    默想问题:

    1。 当我们的生活充满艰难困苦时,我们如何能仍然赞美上帝?

    2。 是否有一首你最喜爱的赞美诗能在你面对压力时激励你?


    5 min
  • 17-11-2022 - Sukacita Dalam Melayani Raja (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : 1 Petrus 4:13

    Penulis : G.I. Cuniadi Tan


    Lagu “Sukacita Dalam Melayani Raja” (PPK. No.201) adalah lagu yang sangat menginspirasi dan  memberi dorongan  kepada saya secara pribadi. Lagu yang mulai jarang dinyanyikan ini, mengingatkan bahwa kita semua dapat tetap sukacita karena selama kita menumpang di dunia sementara ini, kita diberikan kesempatan untuk melayani Raja di atas segala raja. Kita bersukacita bukan dalam rangka mengalihkan kesusahan kita untuk sementara waktu melainkan karena kita mengalihkan mata  iman kita kepada Allah kita yang mulia dan agung. 


    Di tengah situasi hidup yang tidak mendukung, setiap kita pasti ada keraguan dan kepenatan. Namun yang pasti adalah Allah yang kita kenal di dalam Kristus masih layak untuk diandalkan. Mari kita tetap bersukacita mesti pun perjalanan hidup kita tidak seideal yang kita harapkan. Kalau kita bisa memuliakan Tuhan, bukan karena kita tegar tetapi karena apa yang Dia lakukan bagi kita dan melalui kita. Fokus lah pada Pribadi Allah yang mengagumkan yang selalu menjadi pusat hidup kita. Penderitaan dan persoalan hidup bisa mengimpit kita tetapi biarlah kita berketetapan hati menyanyikan pujian dengan hati yang baru.  Nyanyian baru yang menjadi tema sepanjang tahun ini hendaknya bukan hanya sekadar tema tetapi merupakan sebuah komitmen yang kita senantiasa pegang dan lakukan.  


    Dalam sepanjang bulan November ini, marilah selalu menyatukan tekad  untuk selalu bergirang dan bersukacita dalam Kristus. Sehebat apa pun pergumulan hidup kita, bernyanyilah bagi Tuhan seraya bersyukur kepada Allah karena tangan-Nya bekerja sesuai dengan hatinya yang penuh dengan belas kasihan.  Adakah pergumulanmu menyurutkan sukacita hatimu? Ingatlah Sang Raja yang menjadi pusat pujian kita yang selalu mengawal kehidupan kita sampai selamanya. Berdirilah tegak dan peganglah apa yang benar dan tetap bersukacita, walau dunia dan Iblis berusaha merampas sukacita kita.


    “Yang kita layani bukan orang sembarangan melainkan Penebus kita yang telah berjuang menyelamatkan kita dengan memberikan nyawa-Nya.”


    Pertanyaan untuk direnungkan: 

    1. Bagaimana kita dapat memuji Tuhan Ketika hidup yang kita jalani sarat dengan kesulitan dan  kesusahan?

    2. Adakah satu lagu pujian favoritmu yang dapat membangkitan semangat dalam menjalani   kehidupan yang penuh dengan tantangan?


    5 min
  • 16-11-2022 - 脱离患难的颂赞 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    诗篇 30:4


    马丁.林卡特(Martin Rinkart) 是17世纪路德宗教会的牧师。他在30年战争最激烈的时候,在家乡艾伦堡事奉。艾伦堡作为一个四面被城牆圍绕的城市,所以到处都是难民和伤兵。由于有严重的病毒,这种情况实在令人担忧与恐惧。当时的瘟疫成了难以避免的威胁,马丁. 林卡特的住所成了感染瘟疫人的中转站和避难所。当时食物供应不足,护士和医疗队因伤者众多而都筋疲力尽。即便如此,马丁仍然忠于职守,尽心尽力地为受苦受难的人们提供服务与关照。当许多圣职者人员和牧师为了自己的安全逃离时,马丁卻留下来。他为4500名死者安葬,其中包括自己的妻子。


    在这恐怖的事件中,马丁为他的孩子们写了一个家庭祷词,在一家人坐下用飯前一同祷告。至今人们仍唱这首诗歌,这首诗歌也成了众多教会的祝福,歌词就是如此:“今当齐来称谢主,以心,以手,以声音歌颂祂。主既完成奇事,世人欢颂主圣名,我从初生时起,蒙主福佑到今,昔受无穷之爱,今犹慰藉温存” 。今天的灵修经文中,诗人也同样的在如此非凡的艰难困苦的背景下,依然赞美上帝(第2-3节)。诗人因着坚定不移的信仰信念以信心不停地赞美上帝。


    作为基督的门徒,让我们学向诗人一样。即便处在各种动荡不安的局势中,让我们依然持续地仰望上帝,确信上帝是我们当依靠的。当我们面对各样危难时,唯有上帝能救助我们。祂奇異的拯救将给我们带来一首在基督里充满喜乐的新歌。神的保障将继续在神子民身上彰显出来。不论是在平静安稳中还是在压力艰苦中,道路亨通中还是在不得意的情况中,神始终都看顾眷佑我们。

     

    “任何环境都不能拦阻

    信徒口里唱出欢乐和感恩的诗歌。”


    作者:椰嘉達基督徒會堂寳麗斯佈道所 – 陳良春傳道

    翻譯員:蔡立基


    默想问题

    1. 在我们灵程中是什么磨难让我们消耗太多的能量?

    2. 在我们生命中必须付出怎样的代价好让我们能有一颗真正感恩的心?


    6 min
  • 16-11-2022 - Nyanyian Syukur Luput Dari Bahaya (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Mazmur 30:4

    Penulis : G.I. Cuniadi Tan


    Martin Rinkart adalah seorang pendeta Lutheran pada abad ketujuh belas. Dia melayani di kota asalnya Eilenberg pada puncak masa Perang Tiga Puluh Tahun kala itu. Sebagai kota yang dilindungi tembok, Eilenberg dibanjiri para pengungsi dan prajurit yang terluka.  Kondisi itu membawa kekawatiran dan ketakutan karena virus-virus penyakit yang berbahaya. Sebab, penyakit sampar kala itu menjadi ancaman yang tak terelakkan.  Rumah Martin Rinkart menjadi tempat persinggahan dan penampungan untuk orang-orang yang terjangkit penyakit sampar. Persediaan makanan tidak cukup, para perawat dan tim medis kelelahan karna banyaknya para korban. Meski demikian Martin tetap setia melayani dan merawat orang-orang yang menderita dengan tak mengenal lelah. Ketika banyak hamba Tuhan dan pendeta menyelamatkan diri, Martin tetap tinggal. Dia melakukan pelayanan pemakaman kepada lebih dari 4.500 orang yang meninggal. Bahkan salah satu yang dimakamkan adalah istrinya sendiri.  


    Di tengah-tengah peristiwa yang mengerikan ini, Martin mengarang sebuah doa keluarga untuk diucapkan oleh anak-anaknya sebelum makan bersama. Lagu pujian yang masih dinyanyikan sampai sekarang dan menjadi berkat bagi banyak gereja adalah liriknya seperti ini: “Sekarang b’ri syukur, hai hati mulut tangan, sempurna dan besar, segala karya Tuhan. Dib’rinya kita pun, anugerah dan berkat, yang tak terbilang, t’rus semula dan tetap.” Demikian juga dalam nas renungan hari ini, pemazmur menaikkan pujian kepada Allah di tengah konteks penderitaan dan kesulitan yang begitu luar biasa (ay. 2-3). Pemazmur tidak berhenti memuji kepada Allah karena iman dan keyakinan yang tidak tergoyahkan.  


    Sebagai murid-murid Kristus, marilah kita belajar seperti Pemazmur. Kendati di tengah pelbagai ancaman bahaya,  mari kita tetap menengadah kepada Allah dan yakin bahwa Tuhan masih layak untuk diandalkan. Hanya Allah yang mampu mengangkat dan menolong kita di tengah bahaya apa pun yang menimpa kita. Pemulihannya yang luar biasa akan menghasilkan nyanyian baru yang sarat dengan sukacita di dalam Kristus. Jaminan-Nya, akan terus dinyatakan kepada kita sebagai orang-orang pilihan-Nya dan yang selalu di pelihara baik dalam keadaan tenang maupun tegang, sulit maupun senang, di tengah situasi kondisi yang tidak ideal ini. 


    “Tidak ada keadaan yang begitu mengerikan, sampai bibir orang-orang yang mengenal Allah tidak dapat menghasilkan nyanyian sukacita dan syukur.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Kesusahan apakah yang paling banyak mengurus energi kita dalam perjalanan  

        rohani kita? 

    2. Adakah dalam hidup ini, harga yang harus kita bayar untuk menghasilkan ucapan syukur sejati?


    6 min
  • 15-11-2022 - 颂赞吧! (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    以赛亚书 42:10-13


    第13届全印尼教会诗班颂唱比赛于2022年6月19日至26日在日惹举行。这次教会诗班颂唱比赛分成12个项目;分别为:男生合唱、女生合唱、童声合唱、教会现代圣诗、印尼各民族教会圣诗颂赞、声乐比騫等等。比赛结果,来自西爪哇的代表隊获得了冠军。


    今天的灵修经文里,我们看到当以色列民颂赞上帝时都在尽情地欢呼歌颂。他们呼吁全地当将荣耀归给上帝;同时也呼吁当向上帝唱新歌。这些新歌与新心息息相关,回应上帝新的拯救作为。以色列民唱新歌颂赞上帝,因为上帝多次拯救以色列民脱离仇敌的手(第13节)。上帝向祂的百姓显示了一些新事,例如:祂的同在、带领、拯救和赐予的恩典。新歌其实是一首生命之歌,回应基督在十字架上所成就的救恩。神的同在带来了生命的更新、和平、安宁、喜乐和幸福。一个被圣灵重生的新人,一个蒙神的道改变成为新造的人,必会不断的经历神的同在。因为当我们这一生与上帝同行,新歌很自然的会从我们生活中表达出來。


     今天我们面对疫情严重、能源危机、经济衰退、天災人禍、贪污、没有公平、艰难重重的情况;让我们经历神的看顧,默思基督十字架上的牺牲,救赎我们的宏恩。如今神呼召並差派我们唱新歌,让万民齐来歌颂,因我们的救赎主是配得我们颂扬的。


    “现在是教会学效诗人

    向上帝唱新歌的时候”

    作者:椰嘉達基督徒會堂芝比濃堂會 –李永豐牧師

    翻譯員: 蔡立基


    默想问题

    1。你对上帝的伟大有何回应?

    2。什么理由使你要向上帝唱新歌?


    5 min

About Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

From the publisher's feed

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian