
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : Matius 6:25-34
Penulis : Pdt. Firdaus Lie
Khotbah Yesus berisi pernyataan prinsip-prinsip kebenaran Allah. Khotbah yang mengajarkan agar umat Allah hidup dalam iman yang dipimpin oleh Roh Kudus. Kesulitan hidup bisa dialami oleh siapapun, bagi yang sudah hidup di dalam Kristus maupun bagi yang belum. Tuhan Yesus memperingatkan agar kita hidup dalam kasih karunia Allah. Jangan lagi kita kuatir akan kebutuhan dan masa depan kita. Ia mengingatkan janji pemeliharaan Allah yang akan memenuhi kebutuhan kita.
Tiga kali Yesus mengatakan “jangan kuatir”. Ketiganya memakai kata sambung “karena itu” atau “sebab itu” (ay. 25,31 dan 34). Ia berkata, “burung-burung di langit, tidak menabur dan tidak menuai, tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, tetapi dipelihara oleh Allah. Bunga Bakung di ladang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal, namun mengalahkan segala kemegahan dan keindahan pakaian raja Salomo”. Yesus bukan melarang manusia untuk bekerja dan membuat rencana mengenai masa depan. Namun Yesus mengajarkan kepada manusia tentang arti kehidupan. Manusia diciptakan dengan gambar Allah (Kej.1:26-27). Manusia adalah mahkota ciptaan Allah (Mzm.8:3-8). Allah berjanji akan memelihara orang percaya. Manusia itu jauh lebih berharga daripada burung-burung di langit. Dia berjanji akan mencukupkan segala keperluan kita melebihi keindahan bunga Bakung. Janganlah kita kuatir. Sebab jika kita kuatir akan makanan dan pakaian, maka kita meragukan perhatian dan pemeliharaan-Nya.
Ajaran Tuhan Yesus mengingatkan dan mengubah cara pandang kita tentang kebutuhan materi. Ada yang jauh lebih penting daripada hal-hal materi. Hal terpenting itu adalah hidup. Manusia makan untuk bertahan hidup. Bukan hidup untuk makan. Jadi, kehidupan lebih penting daripada makanan. Sama dengan berpakaian untuk menutupi tubuh, bukan tubuh untuk pakaian. Jadi, tubuh lebih penting daripada pakaian. Marilah menghargai hidup berdasarkan kasih karunia dan perhatian-Nya. Bukan berdasarkan apa dimakan dan dipakai, agar kita berfokus kepada kerajaan Allah dan kebenaran-Nya.
“Seseorang yang kuatir akan melihat kesulitan di setiap tempat, namun seorang percaya akan melihat Allah di setiap kesulitan”
Pertanyaan yang perlu direnungkan:
1. Kekhawatiran-kekhawatiran apa yang sering ada dalam hidup Anda?
2. Bagaimana Anda mengatasi kekuatiran itu sesuai dengan terang kebenaran Firman Allah?
彼得前书 1:5
我曾经徒步旅行到Paseban山脊西边的Cisadon。旅程的起点从Prabowo Subianto 在Bojong Koneng 的住所出发,到达荒野中的一个偏僻的村庄,距离约8公里。我持续以3到4小时步行时间来走完这段路程。走這麼远的路,乃是盼望能在那里享受一杯真正的Robusta麝香猫的熱咖啡。
跟随基督的人生是一条漫长的路程。事实上,这条路并非一条容易走的路,一条顺利通暢的路。有时我们会遇到急拐弯路般的困难。就如徒步到Cisadon一样,这里有许多岩石与潮湿的土壤混合在一起的斜坡,还有深崖和山坑、到处都是破损的坏路, 还有许多水坑。在那里也有美丽的风景,青山和绿坡,灌木和其他的植被(亦可称为植群)。即便如此,作为主的门徒,在人生的路程中,神眷佑看顧保护我们并保证我们安全抵达目的地。在那里我们要得着荣耀。这条道路是安全的,因为有上帝在引导我们。神说:“祂在看顾你。” 这句话的意思是上帝关注我们。我们成为祂关心的对象,因为在神眼中我们是何等的宝貴。这个应许给了我们确实的盼望。
不要在跟随主耶稣的路上失去了盼望。上帝从不会疏忽眷顧保护你。祂总是在生活发生困难时眷佑看顾我们。即使丧失了生命,在祂的荣耀里上帝已为你预备了永生。那荣耀不仅是给你预备,祂也要眷顧你让你能得到那为你所预备的。
“信心告诉我们,我们在基督里的盼望
远超过我们所面对的问题。”
(葛培理牧师)
作者:椰嘉達基督徒會堂芝比浓堂会 –李永丰牧师
翻译员: 張賽瓊
默想问题:
1.为什么你必须常常仰望耶稣基督?
2.你如何向基督存盼望的心?
Nats Alkitab : 1 Petrus 1:5
Penulis : Pdt. Firdaus Lie
Saya pernah trekking ke Cisadon di Punggangan Barat Gunung Paseban. Titik awal perjalanan bermula dari tempat kediaman Prabowo Subianto yang berada di Bojong Koneng menuju kampung terpencil di tengah belantara dengan jarak tempuh sekitar 8 km. Saya menempuh perjalanan dengan durasi waktu 3-4 jam. Jarak sejauh itu saya tempuh dengan harapan bisa menikmati secangkir kopi asli Luwak Robusta hangat di sana.
Kehidupan mengikuti Kristus merupakan sebuah perjalanan panjang. Faktanya, perjalanan itu tidak selalu lancar dan mudah. Pada titik-titik tertentu ada kesulitan berupa tikungan jalan yang tajam. Seperti trekking ke Cisadon, ada banyak medan tanjakan berbatu-batu campur tanah basah. Ada juga jurang dan ceruk, jalan yang rusak di sana-sini, serta banyak kubangan air. Di situ juga ada pemandangan indah, gunung dan bukit hijau, pepohonan semak dan vegetasi lainnya. Sekalipun demikian, dalam perjalanan hidup sebagai murid Tuhan, kita akan dipelihara, dijaga, dilindungi dan dijamin tiba dengan selamat sampai tujuan. Di sana kita menerima kemuliaan. Perjalanan itu menjadi aman karena Tuhan yang membimbing kita. Firman-Nya berkata, “Sebab Ia yang memelihara kamu”. Perkataan ini berarti bahwa Tuhan memperhatikan kita. Kita menjadi objek perhatian-Nya, karena kita sangat berharga. Janji firman inilah yang memberikan pengharapan pasti pada kita.
Janganlah kehilangan pengharapan dalam perjalan mengikuti Tuhan Yesus. Allah tidak pernah lalai dalam menjaga dan melindungi Anda. Ia senantiasa memelihara kita di tengah-tengah kesulitan hidup yang terjadi. Bahkan sekalipun sampai kehilangan nyawa, Allah telah menyediakan hidup kekal bagi Anda dalam kemuliaan-Nya. Kemuliaan itu bukan hanya tersedia bagi Anda, tetapi Anda pun akan dipelihara untuk menerima kemuliaan itu.
“Iman menunjukkan kepada kita bahwa pengharapan yang kita miliki dalam Kristus jauh melampaui permasalahan kita.” (Billy Graham)
Pertanyaan yang direnungkan:
1. Mengapa Anda harus selalu berharap pada Kristus?
2. Bagaimana cara Anda berharap kepada Kristus?
馬可福音 4:35-41
自2020年初到今天,在生活的各方面仍面对许多的困难。例如,尚未结束的新冠病毒、俄国和乌克兰之间的战争等等。加上,全球经济不景气的威吓已在眼前。许多公司被宣布破产。结果,失业者比比皆是。经济困难盘踞全世界。有人开始发问:“上帝是否不再关心祂的子民?上帝是否在沉默还是在沉睡呢?
圣经告诉我们上帝关心祂子民的困难,祂並没有沉默,神在任何情况下继续的工作。马可福音 4:35 证明上帝掌权並主动的帮助。耶稣基督不像先知约拿在狂风大浪时选择下到船舱躺卧睡觉,不顧念船上的人。然而耶稣卻不一样,祂不仅仅是老师是先知,耶稣乃是上帝。当祂的门徒称呼祂夫子时(第38节下) 他们没有意识到耶稣是弥赛亚。创造主道成了肉身成为人的样式,祂是看顾我们生活的上帝。但是,在遇到人生的困难时,我们往往和缺乏信心的門徒一样。其实,耶稣是关心我们的上帝。如果上帝允许我们生活中有困难,是因在这一切的背后都有祂美好的旨意。其中之一是為了要增添我们对主的信心,好让我们更信靠祂。
也许我们曾经问过:“当我在困难、生病、没有食物吃和水喝时,是否主不关心?” 是否主只是沉默而已?”答案当然“不是!” 主真的很关心我们。醒悟吧!祂是至高无上的上帝。祂的爱和力量超越了我们生活的困难。上帝保持沉默并不意味着祂不说话。相反的,上帝可能在我们目前发生的困境中,正在向我们说话。当面对困境风暴时,让主耶稣参与其中。來吧!把我们的生命交托给祂。祂是关心在乎我们的上帝。祂掌管宇宙万物,和祂在一起,我们一定能战胜困境和风暴。
“停舶在海岸上的船总是安全的,
然而船并不是为此而被制造的”
(约翰·谢德)
作者:椰嘉達基督徒會堂芝比浓堂会 –李永丰牧师
翻译员: 張賽瓊
默想的問题:
1. 你相信耶稣是创造者和全能的上帝吗?
2. 在生活困难时你以怎样的态度向耶稣降服?
Nats Alkitab : Markus 4:35-41
Penulis : Pdt. Firdaus Lie
Sejak awal tahun 2020 hingga hari ini, masih ada banyak kesulitan di semua segi kehidupan. Misalnya, pandemi covid-19 yang belum berakhir, perang antara Rusia dengan Ukraina dan lain sebagainya. Di tambah lagi, ancaman resesi global di depan mata. Banyak perusahaan dinyatakan bangkrut. Akibatnya, pengangguran merejalela. Kesulitan ekonomi tetap bercokol di seantero dunia ini. Sebagian orang mulai bertanya, “Apakah Allah sudah tidak peduli umat-Nya? Apakah Allah sedang diam atau tertidur?”
Firman Tuhan mengatakan bahwa Allah peduli terhadap kesulitan umat-Nya. Dia tidak diam. Dia terus bekerja dalam situasi apapun. Markus 4:35 membuktikan bahwa Allah yang berinisiatif dan memegang kendali. Tuhan kita, Yesus Kristus bukan seperti nabi Yunus yang memilih tidur di kapal saat terjadi angin topan. Yunus tidak peduli pada orang-orang yang berada di kapal. Tetapi Yesus berbeda, Dia bukan sekedar guru atau nabi. Yesus adalah Allah. Saat itu Murid-Nya memanggil Dia guru (ay. 38b). Mereka belum sadar bahwa Yesus adalah Mesias, Allah Pencipta yang berinkarnasi menjadi manusia. Allah yang menjaga hidup kita. Namun, seringkali kita sama seperti para murid yang kurang percaya saat mengalami kesulitan hidup yang melanda. Padahal Yesus adalah Allah yang peduli. Jika Tuhan mengizinkan kesulitan di hidup kita, maka di balik semua itu ada rencana-Nya yang indah. Salah satunya adalah untuk menaikan level iman. Tuhan mengingikan agar kita semakin serupa dengan-Nya.
Mungkin kita pernah bertanya, “Apakah Tuhan tidak peduli saat saya susah, sakit, tak ada makanan dan minuman? Apakah Tuhan diam saja?” Tentu saja jawabannya “Tidak!” Tuhan sangat peduli pada kita. Sadarilah bahwa Dia adalah Allah yang berdaulat. Kasih dan kuasa-Nya melebihi kesulitan hidup kita. Allah diam bukan berarti Dia tidak bicara. Sebaliknya, Allah mungkin sedang berbicara pada kita dalam kesulitan yang sedang terjadi. Saat menghadapi badai kesulitan, libatkanlah Tuhan Yesus. Percayakanlah hidup kita kepada-Nya. Dia adalah Allah yang peduli, yang berkuasa atas alam semesta, bersama dengan Dia, kita pasti menang menghadapi badai kesulitan.
“Kapal yang hanya berada di pantai memang akan selalu aman, tetapi kapal dibuat bukan untuk itu” (John Shedd)
Pertanyaan yang direnungkan:
1. Apakah Anda percaya bahwa Yesus adalah Allah pencipta dan mahakuasa?
2. Bagaimana cara Anda berserah pada Yesus dalam kesulitan hidup yang terjadi?
腓立比书 4:19
戴德生曾经说过:“如果在上帝的工作上我们是按照祂的旨意而且是为神的荣耀而做,那么上帝必会供应我们所需要的。”在腓立比书的结尾,保罗说,“我的神必供应你一切所需……”大卫说,“我必不至缺乏”(诗 23:1)。不论是戴德生、大卫和保罗都承认上帝的美善并倚靠祂的看顾。我承认我在教会全职服侍的24年中,上帝一直都看顧我,供应我的需要。你是否在事奉生涯中有遇到困难?有许多困难是我们必须要经历的。但在这些困难的背后,神为我们预备了很多恩典和祝福。
上帝是創造萬物的主,祂必要看顧祂所创造的。第一,萬物的生长,有序的运行都是神在不断的维持、保护和看顧中。第二,在人与神配合的事上 ,是神的主权以祂的能力感动人心去遵行祂的旨意。第三,在保护维持方面。他统治并安排一切,以实现对选民的救赎应许。保罗在腓立比書的结尾说:“我的神必照祂榮耀的豐富、在基督耶穌裡、使你們一切所需用的都充足。”祂在收到教会托以巴弗提捎来的餽送后传达了这个祝福。这句话提醒我们,神供应我们一切所需要的。神供应我们灵里的需求,使我们能够克服所有的考验。祂也供应我们暂时的需求,如经济上,工作上、健康上和身体上的需要。
上帝维护中的能力是绝对的。祂一直给我们力量和能力,让我们完成生活的职责。然而一些职责有时很难去执行。然而要相信上帝能够看顾和保护我们。祂从不沉默。神为爱祂的人所预备的一切都是美好的。但愿我们今天在生活中所面对的困难可以让我们更认识祂並依靠祂。
“真正的圣徒必须认识到
上帝的维护是不变的,是永恒的”
作者:椰嘉達基督徒會堂芝比浓堂会 –李永丰牧师
翻译员: 陈虹霞
默想问题
1. 你目前遇到什么困难?
2. 上帝如何看顾你,使你度过生活的困难?
Nats Alkitab : Filipi 4:19
Penulis : Pdt. Firdaus Lie
Hudson Taylor pernah mengatakan, “Jika pekerjaan Allah dilaksanakan dengan cara Allah dan untuk kemuliaan Allah, maka Allah akan memenuhi segala keperluan kita.” Di akhir surat Filipi, Paulus mengatakan, “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu…” Daud mengatakan, “Takkan kekurangan aku” (Mzm. 23:1). Baik Hudson, Daud dan Paulus mengakui kebaikan Allah dan mengandalkan pemelihara-Nya. Saya mengakui sudah 24 tahun melayani sepenuh waktu di gereja. Allah selalu memelihara dan mencukupkan saya. Apakah ada kesulitan yang dialami sepanjang masa pelayanan? Ada banyak kesulitan yang harus dialami. Tetapi dibalik kesulitan yang terjadi, banyak anugerah dan berkat yang telah Tuhan sediakan bagi saya.
Allah adalah Pencipta yang bertanggung jawab memelihara ciptaan-Nya. Pertama, dalam hal pelestarian. Ia secara terus menerus menopang, menjaga, dan merawat segala sesuatu yang telah diciptakan-Nya. Kedua, dalam hal kerjasama. Allah yang berdaulat berkuasa untuk mengerakkan seluruh hati dan perbuatan manusia. Allah mengerakkan hati manusia untuk melaksanakan kehendak-Nya. Ketiga, dalam hal pemeliharaan. Ia memerintah dan mengatur segala sesuatunya untuk menggenapi janji keselamatan pada orang-orang terpilih. Paulus menutup suratnya mengatakan, “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan dalam Kristus Yesus.” Ucapan berkat ini ia sampaikan setelah menerima kiriman dari jemaat melalui Epafroditus. Ucapan ini menjadi pengingat bahwa Allah memenuhi segala keperluan anak-anak-Nya. Allah memenuhi kebutuhan spiritual supaya kita dapat mengatasi semua pencobaan. Ia juga memenuhi kebutuhan yang temporal seperti keuangan, pekerjaan, kesehatan dan kebutuhan fisik lainnya.
Kekuatan Allah dalam pemeliharaan-Nya adalah mutlak. Ia selalu memberikan kekuatan dan kemampuan bagi kita untuk mengerjakan tugas-tugas kehidupan. Beberapa tugas itu kadang sulit untuk dikerjakan. Percayalah bahwa Allah sanggup menjaga, merawat dan memelihara kita. Dia tidak pernah berdiam. Dia sedang mempersiapkan dan menyediakan segala sesuatu yang baik, bagi yang mengasihi-Nya. Semoga kesulitan hidup yang sedang terjadi, dapat membuat Anda lebih mengenal dan mengandalkan-Nya.
“Orang kudus yang sejati harus menyadari bahwa pemeliharaan Allah tidak berubah dan kekal”
Pertanyaan yang direnungkan:
1. Kesulitan-kesulitan apa saja yang saat ini sedang Anda alami?
2. Bagaimana cara Tuhan memelihara Anda melewati kesulitan hidup?
创世记 12:10-20
亚伯拉罕的一生就像谚语所说的“困难接踵而来”。正如亚伯拉罕所经历的,我们在顺服和跟随神的呼召时也会遇到困难。但在困难中,有上帝的能力保护和伴随着我们。在今天的灵修经文中,我们可以看到上帝如何带领亚伯拉罕前往迦南那肥沃的流奶与蜜之地。
上帝所应许的迦南地不是空旷荒旡人煙之地。由于迦南人不能接受他,在这种情况下,亚伯拉罕必须不断的搬迁。面对严重的饥荒到来迫使亚伯拉罕和他的妻子不得已逃往埃及。 到了埃及,亚伯拉罕并没有摆脱生活的困难,反而加倍的困难,因为他的身份是外国人。他必须想办法维持生活的需要。除了食物问题,他的妻子撒莱还被威胁要成为法老的妃子。为了解决生活的需要,亚伯拉罕选择对埃及法老王撒谎。 亚伯拉罕用自己的智慧寻求解决方案。 他试图透过说撒莱是他的妹妹来解决困难。这样做是为了让埃及人能够很好地接待他,然后给他食物以求生存。上帝不允许这种情况发生,祂没有沉默。上帝立即采取了行动。祂降災與法老和法老全家。最后,法老王责备亚伯拉罕,把撒莱还给他。
我们或许面对有关学业、前途、家庭、工作,饥饿的压力正如亚伯拉罕所经历的困难。 我们常想靠自己的力量寻找出路。这个事件的过程提醒我们,上帝从不离弃祂的子民。上帝的眷顾不仅适用于对亚伯拉罕,也适用于凡愿意顺服并忠心遵祂话语的人。主曾说:“我总不撇下你、也不丢弃你。”(希伯來書13:5)
“上帝是我们的避难所,是我们的力量,
是我们在患难中隨时的帮助。”
作者:椰嘉達基督徒會堂芝比浓堂会 –李永丰牧师
翻译员: 陈虹霞
默想问题
1. 困难的生活是否让你对神的话怀疑?
2. 神如何眷顾你每一天的生活?
Nats Alkitab : Kejadian 12:10-20
Penulis : Pdt. Firdaus Lie
Kehidupan Abraham ibarat peribahasa, “kesulitan itu datangnya susul-menyusul”. Seperti yang dialami oleh Abraham, kita pun juga bisa mengalami kesulitan saat menaati dan mengikuti panggilan Allah. Namun dalam kesulitan itu, ada kuasa Allah yang melindungi dan menyertai kita. Pada renungan hari ini, kita bisa melihat bagaimana Allah yang memimpin Abraham pergi ke Kanaan. Sebuah tanah subur yang berlimpah susu dan madu.
Tanah Kanaan yang dijanjikan Allah bukan tanah yang kosong dan tidak berpenghuni. Ada orang-orang yang menduduki tanah itu. Dalam kondisi seperti itu, Abraham harus berpindah-pindah tempat. sebab penduduk Kanaan tidak menerimanya. Kondisi kelaparan hebat juga menyebabkan dia dan istrinya pindah ke Mesir. Kepergiannya ke Mesir tidak membuatnya terlepas dari kesulitan hidup. Malahan di sana lebih sulit, sebab statusnya adalah orang asing. Ia harus mencari makanan untuk memenuhi kebutuhan biologis yang tidak dapat ditunda-tunda. Selain masalah makanan, Sarai istrinya juga terancam menjadi gundik raja Mesir. Demi mendapatkan makanan untuk kebutuhan hidup itu, Abraham memilih berbohong kepada raja Mesir. Abraham mencari solusi dengan hikmatnya sendiri. Ia berusaha menghadapi kesulitan itu dengan mengatakan bahwa Sarai adalah adiknya. Hal itu dilakukan agar orang-orang Mesir dapat menerimanya dengan baik, kemudian memberinya makanan untuk bertahan hidup. Allah tidak membiarkan itu terjadi dan tidak diam. Allah segera bertindak. Ia menimpakan tulah kepada Raja Mesir dan seisi istana. Akhirnya, raja menegur Abraham dan mengembalikan Sarai kepadanya.
Kita mungkin mengalami kesulitan yang berkaitan dengan studi, masa depan, rumah tangga, pekerjaan, situasi kelaparan seperti dialami Abraham. Kita sering tergoda mengandalkan kekuatan sendiri untuk mencari jalan keluar. Kisah ini mengingatkan kita bahwa Allah tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Pemeliharan Allah bukan hanya berlaku pada Abraham, tetapi juga berlaku bagi Anda yang mau menaati dan setia melakukan firman-Nya. Seperti doa Tuhan Yesus yang berkata, “Peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang Engkau berikan kepada–Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti kita” (Yoh. 17:11).
“Tuhan adalah tempat perlindungan dan kekuatan, memberi pertolongan pada masa-masa sulit”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah kesulitan hidup menyebabkan Anda meragukan firman Tuhan?
2. Bagaimana cara Allah memelihara hidup Anda setiap hari?
出埃及记 16:1-5
当面对两种选择,一个是跟随耶稣但生活困苦,一个是拒绝耶稣但不需耍面对困难,请问你的选择是什么?我敢肯定,不少人喜欢没有困难的生活。因为,困难的生活没有带给我们乐趣,困苦带给我们痛苦。同样,以色列人出埃及后,也逐渐遇到困难。其中是有关食物的问题。食物的麻烦,使他们对神的爱怀疑并开始抵挡上帝。他们说:“神在旷野岂能摆设筵席么?…祂还能赐粮食么.还能为祂的百姓预备肉么?”(诗篇78:19-20)。
神向祂的子民显明祂的能力,降下吗哪。在汛的沙漠中将吗哪赐给以色列人,这是上帝看顾的奇迹。以色列人从受压迫的土地出来后,信实的神供应他们所需要的食物和食水。上帝赐下吗哪的目的是为了向以色列百姓证实祂的同在并考验祂子民顺服祂的心(第4节)。在这里,神让祂的百姓经历苦难,使他们学会信赖和顺服祂。可惜的是,以色列人没有依靠上帝。他们依靠自己,忘了使他们得到释放的上帝。以至以色列百姓在面对艰苦的生活不住的埋怨,不能感恩。他们忘了神不仅关心他们肉体的需要,也关心他们心灵的需要。他们没有真心信赖上帝。神操练他们的心灵好认他们真正地归伏祂。神操练他们在任何环境始终信靠祂。食物的问题显示了他们在神面前灵里的状况。神教导他们如何在这件事上仍然向神忠心。
你生活的艰苦或许与以色列百姓的生活没有太大区别。或许你如今正在面对工作、经济与疾病方面的压力;你无法供应生活的需要等等。这些压力是否导致你的生活不能专注于上帝,你开始埋怨、不顺服,无法向神感恩?让我们完全信靠上帝。我们将看到神对我们非常真实而奇妙的看顾。
“神每时刻都眷顾我们,
只要我们不阻挡神的作为。 ”
(托马斯·阿奎那)
作者:椰嘉達基督徒會堂芝比浓堂会 –李永丰牧师
翻译员: 陈虹霞
默想问题
1. 请问是什么理由使你怀疑神的眷顾而且发怨言?
2. 请问今天的默想内容是什么使你願意悔改並且顺服神?
From the publisher's feed