
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : Lukas 8:39
Penulis : Pdt. Ang Tjoe Mio
Dalam sebuah kebaktian seorang ibu maju ke depan untuk memberikan kesaksiannya tentang karya Tuhan dalam hidupnya. Namun ada seorang majelis yang menjadi gusar karena ibu itu selalu maju ke depan untuk bersaksi setiap kali kesempatan diberikan. Karena sudah tidak tahan, maka majelis itu menyampaikan keberatannya tersebut kepada hamba Tuhan. Intinya dia tidak ingin ibu itu diberikan kesempatan lagi untuk bersaksi. Hamba Tuhan yang menerima pengaduan tersebut dengan tersenyum menjawab majelis tersebut dengan berkata, “Boleh saja ibu itu tidak kita berikan kesempatan untuk bersaksi lagi, asalkan Anda bisa mengalahkan kesaksiannya.” Mendengar jawaban dari hamba Tuhan tersebut, segera ia pergi meninggalkan hamba Tuhan tersebut dengan perasaan malu, sebab ia tidak pernah bersaksi tentang kasih Tuhan dalam hidupnya.
Renungan kita pada hari ini diambil dari kisah seorang yang dibebaskan dari roh jahat di Gerasa. Ketika orang itu dibebaskan dan merasakan kasih Tuhan yang besar, dia bersaksi ke seluruh kota. Tidak perlu belajar bagaimana dia harus bersaksi atau memberitakan Injil tetapi dia hanya menceritakan pengalamannya dengan Tuhan. Dia menceritakan apa yang telah dia alami sendiri bagaimana ia yang sebelum berjumpa Yesus, hidupnya dibelenggu oleh setan-setan. Tetapi sesudah berjumpa Yesus hidupnya diubahkan. Tadinya ia menyatakan keinginannya untuk mengikuti Yesus kemana saja Yesus pergi, tetapi Yesus menyuruhnya pulang dan menceritakan segala sesuatu yang telah diperbuat Allah atasnya. Dan orang ini pun taat. Bahkan lebih lagi ia bersaksi bukan hanya kepada orang-orang yang di rumahnya, tetapi ia pergi mengelilingi seluruh kota.
Bagaimana dengan kita? Bukankah kita telah banyak mengalami kasih dan pertolongan Tuhan? Sudahkah kita bersaksi kepada orang-orang yang belum pernah mengenal Tuhan Yesus? Jangan-jangan kita merasa bahwa hidup yang kita jalani adalah karena kita mampu untuk menjalani dan tidak pernah memandangnya dari kasih, kebaikan Tuhan dalam hidup kita. Tidak heran kita selalu punya banyak alasan untuk tidak mau menyaksikan tentang Tuhan Yesus kepada orang-orang di sekitar kita. Atau jangan-jangan kita belum mengalami dahsyatnya kuasa pengampunan, penyelamatan yang Tuhan Yesus berikan kepada setiap orang percaya, sehingga itu yang membuat kita yang belum mengalaminya akhirnya tidak mau untuk menyaksikan kedahsyatan pengampunan, penyelamatan dari Tuhan kepada orang lain. Jika kita belum mengalami dahsyatnya perbuatan Tuhan, tidak heran kita pun tidak mau untuk menyaksikannya. Bagi kita yang sudah mengalami dahsyatnya perbuatan Tuhan, teruslah bersaksi! Tuhan Yesus pasti menyertai kita!
“Bersaksilah tentang Tuhan Yesus, karena Anda telah mengalami-Nya!”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah Anda sudah mengalami dahsyatnya perbuatan Tuhan Yesus yang mengampuni, menyelamatkan Anda?
2. Jika sudah, bagaimana pengalaman itu dapat menggerakkan Anda untuk bersaksi tentang Tuhan Yesus kepada yang lain? Jika belum, berdoalah mohon belas kasihan Tuhan atas Anda!
以弗所书6:19
记得第一次接到来自校园的任务,要我向未信主者传讲福音好消息,那时心中感到压力好大!因为我意识到自己从未向任何人介绍过基督。在由日惹往梭罗途中我向坐在我旁边的人介绍耶稣。当时我真不知道该从何谈起。忽然记起讲师曾给我提过实际的个人谈道步骤,那就是首先要认识对方。当时紧张和尴尬的感觉占据了整个的我. 我唯在心中默默向神祈祷并开始与对方谈话,最后那人从我口中头一次听到了上帝的爱。
使徒保罗请求以弗所教会弟兄姐妹在祷告中记念他,让保罗口中所出的言语可以为主耶稣作见证。虽然保罗善于谈论耶稣,但他希望在他开口时有正确的话题;并有勇气宣讲福音的奥秘。福音不仅要透过态度与行为来传达,还要透过言语来传讲。当这些话与善行相称时,那是多么美好。当然我们的见证会变得更强有力。罗马书10章14节:“然而人未曾信祂、怎能求祂呢.未曾聽見祂、怎能信祂呢.没有傳道的、怎能聽見呢。”
让我们透过今天的默想认识到,我们每个人都被呼召向所有人传讲福音的好消息,尤其是那些从未听过基督福音的人。他们需要有人告诉他们。也许他们不好意思询问或不知道从哪里得到福音的资讯。恳求神将我们带到他们面前,让他们透过我们的话语认识基督。请相信当我们敢于张口分享福音好消息时,圣灵会帮助我们。路加福音12:12记载“因為正在那時候、聖靈要指教你們當說的話。”让我们继续为福音作见证,圣灵会赐给我们力量!
“不要为谈论基督而感到羞耻,
但如果你不这样做,就要感到羞耻!”
作者:椰嘉達基督徒會堂五角桥堂会 –洪祖茂牧师
翻译员: 陈虹霞
默想问题
1. 你向人介绍基督耶稣的目的是什么?
2. 在向人传讲耶稣之前你需要作何准备?
Nats Alkitab : Efesus 6:19
Penulis : Pdt. Ang Tjoe Mio
Teringat saat pertama kali saya menerima tugas dari kampus untuk memberitakan kabar baik kepada orang yang belum percaya. Sungguh sangat menegangkan! Pada waktu itu saya menyadari belum pernah memperkenalkan Kristus kepada orang lain. Orang yang harus mendengar kabar baik itu adalah orang yang duduk di samping saya dalam perjalanan dari Yogyakarta menuju Solo. Saya tidak tahu mulai dari mana untuk memulai pembicaraan. Tetapi saya ingat dosen saya memberikan langkah praktis, yaitu berkenalan terlebih dahulu. Perasaan grogi dan canggung menguasai pikiran saya saat itu. Saya berdoa dan dimulailah pembicaraan hingga akhirnya orang tersebut mendengar kasih Tuhan untuk pertama kali dalam hidupnya melalui mulut saya.
Rasul Paulus meminta dukungan doa dari jemaat Efesus, agar dia bisa bersaksi melalui perkataannya. Meskipun Paulus dapat berbicara dengan baik tentang Yesus, tetapi ia ingin agar ketika ia membuka mulutnya dikaruniakan perkataan yang benar dan juga diberikan keberanian untuk memberitakan rahasia Injil. Injil harus diberitakan bukan hanya melalui sikap atau perbuatan saja, tetapi juga melalui perkataan. Alangkah indahnya bila perkataan itu diimbangi oleh perbuatan yang baik. Tentu kesaksian kita menjadi lebih kuat dan berkuasa. Firman Tuhan dalam Roma 10:14 berkata, “Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya?
Biar lah melalui renungan hari ini setiap kita sadar bahwa kita masing-masing terpanggil untuk memberitakan kabar baik kepada semua orang, terutama mereka yang belum pernah mendengar Injil Kristus. Mereka memerlukan ada orang yang memberitakannya. Mungkin mereka malu untuk bertanya atau tidak tahu harus mencari tahu dari mana. Berdoalah agar Tuhan mempertemukan kita dengan mereka sehingga mereka bisa mengenal Kristus melalui perkataan kita. Percayalah saat kita berani membuka mulut untuk menyampaikan kabar baik, Roh Kudus akan menolong kita seperti yang nyata dari firman Kristus: “Sebab pada saat itu juga Roh Kudus akan mengajar kamu apa yang harus kamu katakan.” (Lukas 12:12). Teruslah bersaksi, Roh Kudus akan memampukan kita!
“Jangan malu memperkatakan tentang Kristus, namun malulah jika Anda tidak memperkatakannya!”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apa tujuan Anda memperkatakan tentang Kristus Yesus kepada orang lain?
2. Apa yang perlu Anda persiapkan untuk memperkatakan tentang Kristus Yesus kepada orang lain?
希伯来书13:15
在波斯的一个王国里,有一位宰相常说 :“赞美上帝!”不管在什么情况中,他总是心存感恩。由于他谦逊和敬畏上帝的态度,吸引了国王提拔他为宰相。有一次,国王在欣赏宫殿花园的美景时,手指被玫瑰锋利的刺刺伤了。不远处的宰相急步来到国王面前说:“感谢主,感谢上帝。”国王听了这话,不禁大怒,把宰相关进了监狱。几天后,国王在没有护卫陪同下,在森林打猎。不幸的是,他被一个原始部落俘虏,並要把他当祭物献给他们的神明。但焚烧之前,部落的首领从头顶到脚底仔细查了他这个祭物。他发现国王的手指有伤痕,便将他释放了。因为这个祭物有瑕疵,不适合作为祭品。国王此时心中感到非常感恩,脱口就说:“感谢上帝!”当他回到宫中时,立即将宰相从监狱中释放了出来。
信徒所说的话,周围的人常会听到。他们想知道我们讲些什么。如果我们经常说一些不荣耀上帝的话,比如,抱怨、愤怒、仇恨、粗俗、毁谤等类的话。我们的话就不能成为别人的祝福。反过来,如果我们的话是造就人,鼓励人,诚诚实实,感谢上帝的话,在我们身边的人就受感动,和我们一起感谢主。甚至他们也乐意认识那叫我们常心存感恩的基督耶稣。
我们应当常说荣耀神的话,让我们的生活有美好的见证。愿圣灵加添我们力量。
“荣耀上帝的话语会滋润人的心灵”
作者:椰嘉達基督徒會堂五角桥堂会 –洪祖茂牧师
翻译员: 陈虹霞
默想问题
1. 什么是荣耀 神的话?
2. 你近来常说什么样的话呢?是感恩,诚实,荣耀 神的话?或者,你的话反映出抵挡 神的心态?
Nats Alkitab : Ibrani 13:15
Penulis : Pdt. Ang Tjoe Mio
Di sebuah kerajaan di Persia hiduplah seorang perdana menteri yang selalu berkata Puji Tuhan, dalam segala situasi dia selalu bersyukur. Raja tertarik dan memilih dia menjadi pemimpin atas menteri-menterinya karena sikapnya yang rendah hati dan takut akan Tuhan. Suatu saat ketika sang raja sedang asyik menikmati keindahan taman istana, tangannya terluka oleh duri bunga mawar yang tajam. Sang perdana menteri yang saat itu berada tak jauh cepat-cepat menghampiri raja dan berkata, “Oh syukur, puji Tuhan.” Mendengar perkataan itu sang raja menjadi murka dan sang perdana menteri dimasukkan ke dalam penjara. Beberapa hari kemudian sang raja pergi berburu ke tengah hutan tanpa ditemani pengawalnya. Dan celakanya ia ditangkap oleh suku primitif dan akan dijadikan korban persembahan bagi dewa mereka. Namun sebelum dibakar, kepala suku memeriksa dengan teliti korbannya tersebut mulai dari rambut sampai ujung kaki. Ketika didapati jari raja yang terluka maka ia dilepaskan karena dianggap cacat dan tidak layak untuk dijadikan korban. Bersyukurlah hati raja pada saat itu dan ia berkata, “Puji Tuhan.” Dan sekembalinya ia di istana, ia segera membebaskan sang perdana menterinya dari penjara.
Perkataan orang percaya didengar oleh orang-orang yang ada di sekitarnya. Mereka ingin tahu apa yang kita katakan. Bagaimana perasaan mereka bila dari mulut kita sering keluar perkataan yang tidak memuliakan Tuhan? Perkataan sungut-sungut, amarah, kebencian, kata-kata kotor, menjelek-jelekkan orang lain dan sebagainya. Tentu, kita tidak bisa menjadi berkat. Sebaliknya bila dari mulut kita terucap perkataan yang membangun, memberikan harapan, pujian kepada Allah, ucapan syukur dan perkataan yang benar. Tentu hati mereka akan tergugah dan turut dalam rasa syukur kepada Allah, bahkan tidak mungkin mereka akan tertarik untuk mengenal Kristus yang telah membuat kita untuk selalu bersyukur.
Marilah kita sebagai orang percaya senantiasa mengucapkan perkataan yang memuliakan nama Tuhan agar hidup kita menjadi kesaksian yang indah bagi orang lain. Kiranya Roh Kudus memampukan kita.
“Perkataan yang memuliakan Allah adalah penyejuk di tengah-tengah gersangnya jiwa manusia.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apa artinya perkataan yang memuliakan Allah?
2. Bagaimana perkataan Anda belakangan ini, apakah mencerminkan jiwa yang memuliakan Allah dengan kata-kata yang bersyukur, benar, jujur, atau mencerminkan jiwa yang melawan Allah dengan kata-kata yang jahat?
马太福音5:16
比尔·海贝尔斯在他的著作《市场中的基督徒》中指出,不信主的人经常说:“…请你讲给我听…”之前,会说:“…请指给我看….”。他的意思是行动比说话更重要。有一位德国年轻人,名叫沃尔夫冈,就在工作中用上了比尔·海贝尔斯的原则。作为一个信徒,沃尔夫冈每天都会在午餐时阅读圣经。虽然不少朋友嘲笑他,但他坚持继续这样做。他祈求上帝赐给他智慧,能够向朋友们显出基督的爱。每天晚上,工人下班后脱下長统鞋。那些鞋子总是沾满泥巴。沃尔夫冈每天总是比他的同事更晚回家,因为他先清洁那些鞋子。起初他的同事摸不清是谁做的。但是他们很快就发现,原来这是沃尔夫冈谦卑地在为他们做。后来他们的态度改变了。他们不仅尊重沃尔夫冈,还一直要求他读圣经给他们听。甚至他们当中有一些人接受基督住在他们的生命里。
作一个真诚的基督徒,並不表示非要担任各种圣职。例如:牧师、傳道,主日学教师、教会執事。基督徒的信仰应在实际的行动中表达出来。耶稣说:“你们是世上的光.”(马太福音5:24)。所以我们的光也当这样照在世人面前 ,叫他们看见我们的好行为。我们的光是无法隐藏的。光会驱散黑暗。我们有责任向世人见证基督,引领他们相信基督。这就是主耶稣升天之前所吩咐众门徒的大使命(马太福音 28:19)。
我们的见证不能单用话来讲。这样的见证还不够。我们的见证需要在日常生活里实践出來。因为我们周围的人不仅会听,还想看我们的生活行为是否符合我们所传的。这样的见证是在日常的工作里,也在每天的生活里传播出去。我们为基督作的见证才能成为黑暗世界里的光。
“基督徒的生活
是让世人看见基督的一扇窗户”
作者:椰嘉達基督徒會堂五角桥堂会 –李維錦傳道
翻译员: 陈虹霞
默想问题
1. 透过用实践的生活作见证是什么意思?
2. 在向周围的人见证福音的事上,你可以做些什么?
Nats Alkitab : Matius 5:16
Penulis : G.I. Widya Tuluswati
Bill Hybels dalam bukunya yang berjudul Christian In The Marketplace, menyatakan bahwa orang tidak beriman sering berkata, “…tunjukkan kepada saya…” sebelum ia mengatakan “…ceritakan kepada saya...” Seorang pemuda berasal dari Jerman Bernama Wolfgang menerapkan prinsip Bill Hybels ini di tempat kerjanya. Sebagai orang percaya, setiap hari di jam makan siangnya Wolfgang selalu membaca Alkitabnya, sekalipun tidak jarang teman-temannya mengejek dia, namun dia terus melakukannya. Ia berdoa meminta hikmat dari Tuhan untuk bisa menunjukkan kasih Kristus kepada mereka. Setiap malam, para pekerja itu berganti alas kaki dan mereka selalu meninggalkan sepatu bot mereka yang penuh lumpur. Setiap hari Wolfgang selalu pulang lebih lambat dari rekan-rekannya karena ia membersihkan sepatu mereka terlebih dahulu. Awalnya mereka bingung siapa yang melakukannya, namun mereka segera sadar Wolfgang melakukannya dengan rendah hati untuk mereka. Akhirnya mereka bukan hanya menghormati Wolfgang, sekarang mereka selalu meminta Wolfgang membacakan Alkitab untuk mereka dan sebagian dari mereka menerima Kristus dalam hidup mereka.
Menjadi seorang Kristen sejati tidak harus menjadi rohaniwan (Pendeta, Guru Injil, Guru Sekolah Minggu, Majelis Gereja). Namun dibutuhkan suatu tindakan nyata dalam hidup, demikian pernyataan yang disampaikan Paus Fransiskus pada tanggal 15 Januari 2017. Yesus mengajarkan kepada kita, setiap orang percaya adalah pembawa terang. Terang yang kita miliki tidak dapat disembunyikan, karena kehadiran terang mengenyahkan kegelapan. Oleh karena itu sebagai orang percaya kita mempunyai tanggung jawab untuk bersaksi tentang Kristus kepada orang lain, bahkan menjadikan mereka murid Kristus, karena itulah Amanat Agung Tuhan Yesus sebelum Ia naik ke surga (Matius 28:19).
Tetapi kesaksian tidak cukup hanya disampaikan dengan perkataan, namun perlu tindakan nyata dalam hidup sehari-hari. Mereka tidak hanya mau mendengar, tetapi mereka mau melihat perbuatan kita, apakah sesuai dengan apa yang kita ajarkan. Bersaksi bukan sekadar pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi kehidupan yang harus dijalani. Kesaksian kita tentang Kristus adalah terang bagi dunia yang berada dalam kegelapan.
“Kehidupan Kristen adalah jendela, tempat orang dapat melihat Kristus.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apa artinya bersaksi melalui tindakan nyata?
2. Apa yang dapat Anda lakukan sebagai tindakan dalam menyaksikan Injil kepada orang-orang di sekitar Anda?
歌罗西书3:22-23
Lie Augustinus Dharmawan医学博士是船上医院的创始人。他出生在一个贫苦的家庭。那时他看到周围的穷人难以获得医疗服务,他就有成为一名医生的理想。从那时起,他努力奋斗让这理想可以实现。虽然常受到朋友们的嘲笑,他仍努力让这理想可以实现。每天早上上学前,他都会去学校附近的教堂祈祷:“…… 上帝啊!我多么盼望能在德国医学院学习…” 多年来他不间断的如此祷告。终于他在德国医学院取得了四个手术医生博士的学位。然后他与Doctor SHARE一起创立了船上医院KM RSA。DR. Lie Augustinus Dharmawan 的船上医院提供免费的医疗服务。DR Lie船上医院的出现帮助了不少穷苦百姓,上帝的名因 DR Lie的生活见证被高举。他一视同仁不分贫富真诚地为病人服务。他服务病人就像服事主一样。
使徒保罗劝勉歌罗西的信徒,应当如何行事为人。作为一个仆人(或部属)就必须服从主人(或上司)。虽无人督促,也当尽心尽责工作。因为他们已经得了当得的酬劳。基督徒对上司的服从並不为了得到表揚,而是真诚地工作。他工作的动机只为荣耀神的名。这样的态度才能真正地完成所托付给他的任务。
同样的,神也教导身为主人(或上司)的基督徒,要公正诚实地对待仆人(或部属)。关心他们的生活环境,就如神关怀我们一样。别让他们因生话条件不好而影响了工作的态度。因为工作常会考验一个人的服从与诚实。信徒应坚守神的话,在工作岗位上为主作见证。在职场上我们是神国度的宣教士。专心靠主,永不言退!
“为基督尽忠职守,
工作就是荣耀神的见证。”
作者:椰嘉達基督徒會堂五角桥堂会 – 李維錦傳道
翻译员: 陈虹霞
默想问题
1. 在工作岗位上为神宣教有什么意义?
2. 如何在工作岗位上扮演好你的角色,也扮演好你宣教的角色?
Nats Alkitab : Kolose 3:22-23
Penulis : G.I. Widya Tuluswati
Dr. Lie Augustinus Dharmawan, Ph.D, Sp.B, Sp.BTKV, adalah pendiri Rumah Sakit Apung. Ia terlahir di keluarga yang kurang mampu. Keinginannya menjadi dokter saat ia melihat masyarakat miskin di sekitarnya yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan perawatan medis. Sejak itu ia bercita-cita untuk menjadi dokter, dan ia berusaha keras untuk bisa mencapai cita-citanya, sekalipun tidak jarang teman-temannya menertawakannya. Setiap pagi sebelum masuk ke sekolah, ia pergi ke gereja dekat sekolahnya dan berdoa, “… Tuhan aku mau jadi dokter yang kuliah di Jerman…” bertahun-tahun ia berdoa demikian. Akhirnya ia berhasil kuliah di Jerman dan meraih empat gelar dokter spesialis bedah. Bersama DoctorSHARE ia mendirikan Rumah Sakit Apung: KM RSA DR. LIE DHARMAWAN, yang memberikan pelayanan medis secara cuma-cuma. Begitu banyak orang miskin yang tertolong dengan kehadiran RSA DR. Lie ini. Nama Tuhan ditinggikan melalui kesaksian hidup DR. Lie, yang melayani pasien dengan tulus, tidak memandang kemampuan mereka untuk membayar. Ia melayani pasien seperti ia melayani Tuhan.
Rasul Paulus mengajar jemaat di Kolose, bagaimana mereka harus bekerja sebagai orang percaya, bila mereka bekerja sebagai seorang bawahan, mereka harus menaati tuannya sekalipun tidak ada yang melihat dan mengawasi mereka saat bekerja. Ketundukan dan ketaatan kepada atasan bukan dilakukan dengan terpaksa karena mereka telah membayar kita. Ketundukan dan ketaatan kepada atasan tidak juga didasarkan pada motivasi untuk mendapat pujian, melainkan dengan ketulusan hati. Ketundukan dan ketaatan kepada atasan harus kita dasarkan pada tujuan kita untuk memuliakan Allah dalam apa pun yang kita kerjakan, sehingga tugas yang diberikan kita kerjakan dengan penuh tanggung jawab, seperti kita melakukannya untuk Tuhan.
Demikian pula bagi kita seorang majikan, firman Tuhan mengajar kita untuk bersikap adil dan jujur kepada bawahan kita, memperhatikan dan memedulikan keadaan mereka, seperti Tuhan peduli kepada setiap kita. Ada banyak hal yang dapat memengaruhi komitmen kita sebagai orang percaya. Sering kali ketaatan dan kejujuran kita sangat diuji dalam dunia kerja. Namun sebagai orang percaya kita harus berpegang teguh pada firman Tuhan untuk tetap menyaksikan Allah dalam pekerjaan kita. Kita adalah misionaris Kerajaan Allah di dunia pekerjaan kita. Andalkanlah Tuhan!
“Tunaikan pekerjaan kita bagi Kristus, maka pekerjaan kita akan menyaksikan Allah.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apa artinya menjadi misionaris Kerajaan Allah dalam dunia pekerjaan?
2. Bagaimana Anda dapat memerankan peran Anda sebagai seorang pekerja namun sekaligus sebagai seorang misionaris Kerajaan Allah?
使徒行传 2:4-11
1928 年 10 月 28 日是印度尼西亚民族历史上的一个里程碑。 以来自不同地区的青年代表宣告青年誓言。青年誓言第三条:我们印尼的儿女,尊崇统一的语言, 印尼语。为什么印尼民族需要宣布印尼语成为统一的语言呢?因为印尼民族有许多的族群分布在整个努山塔拉群岛上,每个族群都有自己族群或地区的语言。结果,一个族群与另一个族群无法沟通,即使他们都是印尼人。语言是一个人与他人沟通的能力。语言也是统一国家民族的工具之一。因此,印尼民族确实需要一种统一的语言,就是印尼语,以便一个族群和另一个族群之间能够互相沟通。
主耶稣升天后,将圣灵浇灌在耶路撒冷一处聚集的门徒身上,他们都被圣灵充满他们用一种对他们来说是新的语言说话,乃是以前从未曾学过的。但特别的是,他们刚才所说的语言有共同性和统一性,就是以基督耶稣的十字架传讲上帝的爱和大作为。
在成为信徒之前,我们都有不同的生活背景和不一样的信仰教义。相信基督后,我们在主里合一成为天国的子民(帖撒罗尼迦后书1 : 5)。当然,我们必须有一种统一的语言,这样我们作为上帝国度的子民才能互相沟通。圣灵赐下使上帝子民统一的语言,乃传达上帝拯救人类之爱的语言,藉着基督耶稣的工作讲述上帝伟大的作为。圣灵赐下一种语言来使信徒統一起来彰显祂的荣耀。
”圣灵统一信徒与上帝
及其他人之间的溝通。”
作者 : 椰嘉达基督徒会堂五角桥堂会 - 李維錦傳道
翻译员 : 张赛琼
默想的问题:
1. 上帝赐给每个信徒的统一语言是什么意思?
2. 上帝赐给您语言使您与其他信徒统一,您如何回应?
From the publisher's feed