
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : Ibrani 1:1-4
Penulis : Pdt. Peter Samsudin
Pernahkah anda mendengar ungkapan bahwa ”suatu perbuatan nyata berbicara lebih kuat daripada banyak kata- kata.” Makna dari ungkapan ini benar sekali karena memang perbuatan memiliki pengaruh yang besar dan kuat daripada kata- kata atau sekedar wacana saja. Idealnya orang yang konsisten bertindak penuh integritas akan memiliki keselarasan tindakan antara apa yang dikatakan dengan apa yang dibuat. Tetapi dalam dunia yang telah berdosa, integritas adalah suatu kualitas yang langka. Kalaupun ada maka harus diperjuangkan dan dipertahankan sungguh-sungguh.
Sosok yang patut menjadi teladan kita adalah Yesus Kristus karena Kristus adalah pribadi yang paling konsisten dalam setiap aspek hidup. Dalam hubungan dengan misi, Kristus adalah teladan sempurna sebagai utusan sejati yang Bapa kirim ke dunia kita untuk menggenapkan rencana karya keselamatan Allah. Kristus datang melaksanakan dan menggenapkan misi Allah hingga tuntas secara sempurna. (Yunani: tethelesthai – Yoh19:30---artinya sudah selesai). Allah kita adalah Allah yang konsisten mengasihi orang berdosa, karena itu Allah berulang kali dan berbagai cara berbicara kepada Umat Allah lewat para nabi dan puncaknya lewat Yesus Kristus, Anak Allah (ay. 1-2). Yesus Kristus adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah. Artinya Yesus adalah representatif sempurna diri Allah agar manusia bisa percaya dan mengenal Allah dalam Yesus Kristus sehingga kita diselamatkan. Yesus Kristus memenuhi syarat menjadi Penyelamat kita. Yesus Kristus memiliki kuasa untuk menggaransikan keselamatan yang dianugerahkan-Nya pada kita yang percaya kepada-Nya (Yoh 10: 27-30).
Teladan Yesus sebagai Sang Utusan yang sejati dapat menjadi motivasi terbaik bagi kita untuk taat pada panggilan misi Allah. Jika Yesus, Anak Allah rela dan mau menggenapi rencana penyelamatan Allah bagi orang berdosa seperti kita, bukankah kita patut taat pada panggilan Allah untuk menggenapkan rencana keselamatan bagi umat manusia melalui memberitakan Injil dan menjadikan semua bangsa murid-Nya ?
”Yesus Sang Utusan sejati sebagai representatif Allah yang sempurna dalam melakukan misi-Nya .”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Saat anda mulai lemah dan tidak taat pada panggilan misi Allah, bagaimana anda menjadikan Yesus, teladanmu?
2. Mengapa Allah perlu mengutus Yesus Kristus?
约翰福音4: 40-42
保罗.大卫.区普写了一本书,题为《救赎主手中使用的器皿》。他强调说:每个上帝的儿女都可以成为将救恩的福音带给他人的器皿或途径。目的是让灵魂因着基督的福音而经历改变。我们角色的紧迫性就是成为让他人与救赎主耶稣相遇的途径。但愿具有如此重要的角色、如此崇高的目标能激励我们利用我们生活的各个方面。我们可以利用我们的恩赐、时间和精力帮助他人来遇见耶稣。
今天的灵修经文里,描述了一位撒马利亚妇人在与耶稣相遇后成为上帝有效的器皿。每个人与耶稣相遇的过程并不总是完全相同的。有时候它可能经历漫长的过程或短暂的时间。撒马利亚妇人也是如此,她有一次在雅各井遇见了耶稣。耶稣带领她,直到她真正悔改并相信耶稣基督。这位兴致勃勃的撒马利亚妇人继续见证她与耶稣相遇的经历(第28-30节)。她经历了基督的救恩和喜乐。她并没有把她所经历的事情保留起来,而是设法带领其他人来见耶稣。结局是如此惊人:许多人因她的见证而相信了耶稣。此外,当他们遇到耶稣时,他们想通过邀请耶稣到他们那里住下,以便更深入地认识耶稣(第40节)。约翰在结束这个故事时说:因为耶稣的见证,更多人相信了耶稣,这意味着他们真实地与耶稣有过真正的相遇。最初是通过别人开始认识耶稣,然后直接认识耶稣。
每个人都可以成为上帝的器皿,带领他人来与耶稣基督相遇并认识祂。我们对基督的认识有多深,决定了我们有多认真为祂作见证使他人与基督相遇。因此,让我们把我们的生活当作带领他人来经历与基督相遇的器皿。
“每个信徒都可以
成为上帝有效的器皿”
作者:椰嘉達基督徒會堂幕哇拉卡朗堂會–彭衛國牧師
翻译员:蔡立基
需要思考的问题:
1. 您成为上帝带领他人与基督相遇的器皿的经历是如何的?
2 作为上帝的器皿,你最大的障碍是什么?为什么?
Nats Alkitab : Yohanes 4:40-42
Penulis : Pdt. Peter Samsudin
Paul David Tripp menulis sebuah buku yang berjudul “alat ditangan sang Penebus“. Ia menekankan bahwa setiap anak Tuhan bisa menjadi alat atau sarana untuk membawa kabar baik keselamatan kepada orang lain. Tujuannya adalah agar jiwa-jiwa mengalami perubahan karena Injil Kristus. Urgensi peran kita adalah menjadi sarana untuk membawa orang berjumpa dengan Sang Penebus, Yesus Kristus. Peran yang begitu penting dengan tujuan yang begitu mulia kiranya mendorong kita untuk menggunakan setiap aspek hidup kita. Kita dapat menggunakan talenta, waktu dan energi untuk menolong orang lain berjumpa dengan Kristus.
Dalam nas renungan hari ini, menjelaskan seorang perempuan Samaria yang menjadi alat Tuhan yang efektif setelah dirinya berjumpa dengan Yesus. Proses perjumpaan seseorang dengan Yesus tidaklah selalu persis sama. Ada kalanya bisa melalui proses yang panjang atau waktu yang singkat. Sama halnya dengan wanita Samaria, ia berjumpa dengan Yesus di sumur Yakub pada satu waktu. Yesus menuntunnya hingga ia benar-benar bertobat dan percaya Yesus Kristus. Wanita Samaria yang penuh semangat ini terus bersaksi tentang pengalaman perjumpaannya dengan Yesus (Ay. 28-30). Ia telah mengalami keselamatan, sukacita dari Kristus. Ia tidak menyimpan apa yang dialaminya sendiri tetapi justru berusaha membawa orang lain berjumpa dengan Kristus. Hasilnya luar biasa: banyak orang percaya pada Kristus karena kesaksiannya. Terlebih lagi saat mereka berjumpa dengan Yesus, maka mereka ingin mengenal Yesus lebih dalam dengan mengundang Yesus tinggal bersama mereka (Ay. 40). Yohanes menutup kisah ini dengan menyatakan: lebih banyak orang percaya pada Yesus karena kesaksian Yesus Kristus artinya mereka benar-benar mempunyai pengalaman perjumpaan sejati dengan Yesus. Awalnya mulai mengenal Yesus lewat orang lain, kemudian mengenal langsung dengan Yesus.
Setiap orang bisa menjadi alat Tuhan untuk membawa orang lain berjumpa dan mengenal Yesus Kristus. Seberapa dalam pengenalan kita akan Kristus menentukan seberapa serius kita menjadi saksi-Nya bagi perjumpaan orang lain dengan Kristus. Sebab itu marilah kita menjadikan hidup kita sebagai alat untuk membawa orang lain mengalami perjumpaan dengan Kristus.
’Setiap orang percaya bisa menjadi alat Tuhan yang efektif.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Bagaimana pengalaman anda menjadi alat Tuhan untuk membawa orang berjumpa dengan Kristus?
2. Apa halangan terbesarmu untuk menjadi alat Tuhan? Mengapa?
约拿书3:1-10
如何判断某项宣教工作是成功还是失败?当然,必须有指标用来衡量宣教工作的成功与否。并在其执行中实现或者没实现宣教的目标或者目的。真实的悔改是宣教成功的标志之一。上帝差派宣教士当然期盼被服事的罪人有真实的悔改。我们作为执行者、教会宣教机构也是能如此期盼这一点。
今天在我们的灵修经文中,有几个指标表明了这次宣教的执行和差遣取得了令人鼓舞的成果。这是因为约拿所事奉的尼尼微人痛改前非,彻底悔改。我们可以称之为真实的悔改。此外,作为宣教士,先知约拿完全顺服于传讲上帝话语的任务(第3-4节)。他所传讲的信息简短、清晰且具有权威性,是对尼尼微人的挑战。圣经记载真实悔改的明确指标就是他们信服上帝,他们以披麻蒙灰的态度来回应。他们禁食、哀悼、求告上帝,为各人所行的恶道悔改,并盼望上帝饶恕及不毁灭他们(第8-9节)。最后一个指标就是回应他们的悔改并取消对他们审判的计划,因为上帝判断他们是彻底悔改的(第10节)。
每个人都应该要为我们所服事的人的真实悔改而欢喜。因为他们是我们宣教的对象。因此,让我们全然顺服,全心全意、认真以及立刻执行宣教。并清楚而严肃地传达信息,以及每时每刻都期盼着宣教对象的认真回应。勿忘每时每刻都在上帝恩典的框架内执行宣教,这意味着每时每刻只期盼着上帝的怜悯。
“全心全意、
认真以及立刻执行宣教,
并盼望着祂的恩典。”
作者:椰嘉達基督徒會堂幕哇拉卡朗堂會–彭衛國牧師
翻译员:蔡立基
需要思考的问题:
1. 到目前为止,您对宣教有何盼望呢?
2. 您如何将“真实的悔改”定义为对充满欢乐来宣教的勉励呢?
Nats Alkitab : Yunus 3:1-10
Penulis : Pdt. Peter Samsudin
Bagaimana suatu pekerjaan misi bisa dinilai berhasil atau gagal? Tentu saja harus ada indikator yang bisa dijadikan ukuran untuk menyatakan keberhasilan sebuah pekerjaan misi. Dan pada pelaksanaannya mencapai goal atau tujuan dari misi itu atau tidak. Pertobatan sejati merupakan salah satu indikator keberhasilan misi. Allah mengutus para misionaris tentu saja mengharapkan adanya pertobatan sejati dari orang–orang berdosa yang dilayani. Demikian pula kita sebagai pelaksana, lembaga misi gereja juga boleh mengharapkan hal tersebut.
Dalam perenungan kita hari ini ada beberapa indikator yang menyatakan bahwa pelaksanaan dan pengutusan misi yang pada kali ini mencapai hasil yang menggembirakan. Itu karena orang-orang Niniwe yang dilayani oleh Yunus menyatakan sikap dan tindakan pertobatan yang serius. Kita dapat sebut sebagai pertobatan sejati. Selain itu, sebagai misionaris, nabi Yunus taat sepenuhnya menjalankan tugas pemberitaan Firman Tuhan (Ay. 3-4). Pesan yang disampaikannya singkat, jelas dan penuh otoritas, tantangan pada orang- orang Niniwe. Alkitab menyatakan indikator yang jelas dari pertobatan yang sejati yakni mereka percaya pada Tuhan, dan mereka merespons dengan sikap berkabung yang serius. Mereka berpuasa, berkabung, berseru pada Allah dan bertobat dari perilakunya yang jahat serta menaruh harapan yang besar bahwa Allah akan mengampuni dan tidak membinasakan mereka (Ay. 8-9). Indikator yang paling akhir adalah menanggapi pertobatan mereka dan membatalkan rencana penghukuman atas mereka karena Allah menilai bahwa mereka serius bertobat (Ay. 10).
Semua orang hendaklah bersukacita karena adanya pertobatan yang sejati dari orang-orang yang kita layani. Sebab, mereka adalah obyek dari misi itu. Karena itu, mari kita serius menaati perintah melaksanakan misi dengan sepenuh hati, serius dan segera. Dan menyampaikan berita itu dengan jelas dan tegas serta selalu mengharapkan adanya respons yang serius pula dari obyek misi. Tidak lupa senantiasa melaksanakan misi dalam kerangka anugerah Allah artinya senantiasa mengharapkan kemurahan Allah saja.
“Bermisi dengan sepenuh hati, serius dan segera serta berharap anugerah-Nya.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apa harapan anda dalam bermisi selama ini?
2. Bagaimana anda memaknai “pertobatan sejati “ sebagai dorongan untuk bermisi dengan penuh sukacita ?
路加福音15:1-7
前一阵子,印度尼西亚在西努沙登加拉省(NTB)举办了曼达利卡摩托车锦标赛,并在雅加达北区安卒(Ancol)举办了E电动方程式赛车,总统佐科维都出席了。社区、委员会以及赛车手当然非常热情,也充满欢喜。尤其是冠军们将会感到极其兴奋、自豪,因为他们的名字被列为优胜者,获得奖杯和许多奖品。他们充满了情感、沾沾自喜以及兴致勃勃。他们对此感觉的体验能有多深,以及能维持多长时间呢?岂不是随着时间的推移,各个领域的许多体育冠军最终不都是生活在一种令人痛心的状态中吗?
这篇灵修的大主题是关于“欢喜”。耶稣在比喻中贯注了这个欢喜的主题。我们要专注于其中之一,即因悔改而欢喜。耶稣通过这个比喻教导的目的是要强调罪人悔改的重要性。故事的背景是有被法利赛人和文士鄙视的税吏(第2节)。耶稣强调了爱与关怀那些悔改的罪人的重要性,以迷失的羊作为比喻(第4节)。罪人的悔改将会产生巨大的影响,会给主人带来欢喜,而此欢喜是大范围的,即天上的欢喜。如果一个罪人悔改,在天上将有极其大的欢喜,更何况因多人的悔改(第7节)。因此,欢喜与罪人的悔改和在他生命中认识耶稣基督之间是有着密切的关系。
我们这些参与宣教工作的,无论是作为撒种的还是作为收割的,必定会因我们所带领的罪人悔改而感到欢喜。所以,让我们以乐观和最佳的态度,充满欢喜地执行宣教工作。我们所付出的代价将会与我们目睹罪人悔改,犹如重新找回迷失的羊时,所获得的欢喜相称。天上有一种深深而极其大的的欢喜。这种情况必定蒙悦纳并荣耀我们在天上的父。
“因悔改而欢喜的影响巨大与深刻”
作者:椰嘉達基督徒會堂幕哇拉卡朗堂會–彭衛國牧師
翻译员:蔡立基
需要思考的问题:
1. 是否经历过因带领人悔改信耶稣基督的欢喜?犹如什么?
2.如果罪人的悔改带来了极其大而深刻的欢喜,那么自从认识基督以来,您对宣教事工的承诺如何?
Nats Alkitab : Lukas 15:1-7
Penulis : Pdt. Peter Samsudin
Berapa waktu yang lalu, Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan Balap motor GP Mandalika, NTB dan juga tuan rumah Balap mobil listrik formula E, Ancol Jakarta yang dihadiri presiden Joko Widodo. Masyarakat, panitia dan para pembalap yang tentu sangat antusias dan penuh sukacita. Terlebih lagi para juaranya akan sangat bersukacita, bangga karena nama mereka tercatat sebagai sang juara, menerima piala dan sejumlah hadiah. Mereka penuh haru, bangga dan sangat bersemangat. Kira-kira seberapa dalam dan lama mereka mengalami perasaan tersebut? Bukankah dengan berjalannya waktu banyak para juara olahraga di berbagai bidang pada akhirnya hidup dalam keadaan yang memprihatinkan.
Tema besar dalam perenungan ini adalah tentang “sukacita“. Tema sukacita ini disoroti Yesus dalam perumpamaan. Kita fokus pada salah satunya yakni sukacita karena pertobatan. Adapun tujuan pengajaran Yesus lewat perumpamaan ini adalah menekankan pentingnya pertobatan dari orang–orang berdosa. Latar belakangnya adalah ada para pemungut cukai yang direndahkan oleh orang Farisi dan ahli Taurat. (ay. 2). Yesus menegaskan pentingnya mengasihi dan peduli pada orang–orang berdosa yang bertobat yang diumpamakan sebagai domba yang hilang (Ay. 4). Pertobatan orang berdosa akan menimbulkan efek yang luar biasa yakni akan mendatangkan sukacita bagi pemiliknya dan sukacita tersebut berskala besar, yaitu sukacita di sorga. Jika satu orang berdosa bertobat dan terjadi sukacita besar di sorga, betapa besar lagi sukacita yang terjadi karena pertobatan banyak orang. (Ay. 7). Jadi ada hubungan yang erat antara sukacita dan pertobatan orang berdosa dan mengenal Yesus Kristus dalam hidupnya.
Kita yang berpartisipasi dalam pekerjaan misi , entah sebagai penabur atau Penuai pasti akan mengalami sukacita karena pertobatan orang berdosa yang kita layani. Sebab itu mari kita lakukan pekerjaan misi dengan sikap yang optimis dan optimal dan penuh sukacita. Harga yang kita bayar akan seimbang dengan sukacita yang akan kita terima saat menyaksikan pertobatan orang-orang berdosa sebagai domba yang hilang ditemukan kembali. Ada sukacita yang mendalam dan berskala besar terjadi di sorga. Kondisi ini pasti menyenangkan dan mempermuliakan Bapa kita di sorga.
” Sukacita karena pertobatan berdampak besar dan mendalam.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Adakah pengalaman sukacita karena menuntun orang bertobat dan percaya Yesus Kristus? Seperti apa?
2. Jika pertobatan orang berdosa mendatangkan sukacita yang berskala besar dan mendalam, bagaimana komitmen anda bermisi (PI) sejak mengenal Kristus?
约翰福音4: 35-39
总体上对宣教事工的看法可以来自两个群体。即来自认识耶稣和非基督徒的群体。某些非基督徒群体将宣教工作视为一种威胁,对某些社区的存在造成干扰,以至于他们试图拒绝、抵挡以及限制每一次的宣教运动。与此同时,基督徒群体本身也认为宣教工作是很特殊的、困难重重的以及充满挑战的,所以参与宣教事工的必须是那些已经在精神上、属灵上以及身体上装备好的人。从属灵的语言来说,就是那些已经装备好准备“遭受苦难”的人。其概念有何影响呢?其理解有何影响呢?其理解对于宣教工作有何意义呢?如果基督徒对宣教工作的现实有正确和客观的看法,那是明智之举。对于那些忠于自己使命的人,会有特别的价值和非凡的奖赏吗?
今天的灵修经文里试图关注于宣教工作的某一方面。如果想要在宣教工作中获取成功,宣教工作确实需要坚韧不拔的精神、成熟的灵命和强健身体的装备。宣教士已经亲身经历并见证了其现实。但在约翰福音4章35-39节中,激励信徒们殷勤宣教的是,那些真正忠实而成功地开展宣教工作的人将会感到无比的快乐。耶稣强调那些根据自己能力作为撒种的和收割的来开展宣教工作的人将会获得快乐(第36节)。宣教工作涉及许多人来完成。有些负责撒种的,有些则负责收割的。我们有的时候可以负责收割的,有的时候也可以负责撒种的(第36-38节)。重点是每个参与宣教工作的人都将会亲身体验到来自上帝的喜乐。我们必须切记,宣教工作是需要牺牲一切的,有时甚至包括我们的生命。因此,宣教工作必须从平衡的角度来看待:有牺牲,也有喜乐。
让我们从平衡的角度来评估宣教工作。我们需要更加客观,这意味着我们不会优先考虑某个方面或范围。我们绝不能忽视宣教工作的真实情况。因为这两个方面确实存在。要是未能评估其平衡将会导致许多人无法直接参与宣教工作。到目前为止,您是属于哪个群体呢?
“困难重重、充满挑战的宣教工作
将会从上帝那里得到喜乐的奖赏”
作者:椰嘉達基督徒會堂幕哇拉卡朗堂會–彭衛國牧師
翻译员:蔡立基
需要思考的问题:
1. 依您来看为什么宣教工作需要大量的牺牲以及精神和属灵上的装备呢?
2. 如何推动更多人参与宣教工作?
Nats Alkitab : Yohanes 4:35-39
Penulis : Pdt. Peter Samsudin
Pandangan tentang pelayanan misi secara umum dapat datang dari dua kelompok. Dari kelompok mengenal Yesus dan orang non Kristen. Kelompok non Kristen tertentu memandang pekerjaan misi sebagai ancaman, gangguan terhadap eksistensi komunitas tertentu sehingga mereka berusaha menolak, melawan dan membatasi setiap gerakan pekerjaan misi. Pada saat yang sama, kelompok Kristen sendiri juga beranggapan bahwa pekerjaan misi pekerjaan yang khusus, sulit dan penuh tantangan sehingga orang-orang yang terjun ke ladang misi haruslah orang- orang khusus yang siap mental, rohani, fisik. Bahasa rohaninya adalah orang yang siap “menderita“ dengan berbagai makna dan interpretasinya. Apakah dampak dari konsepsi tersebut? Apakah dampak dari pemahaman tersebut? Apa signifikansi dari pemahaman tersebut bagi pekerjaan misi? Adalah bijak jika orang Kristen memiliki perspektif yang tepat dan obyektif tentang realitas dari pekerjaan misi. Apakah ada nilai khusus dan upah yang luar biasa bagi orang- orang setia pada panggilannya?
Perenungan hari ini berusaha menyoroti sisi tertentu dari pekerjaan misi. Memang benar bahwa pekerjaan misi menuntut kesiapan mental, rohani dan fisik yang tangguh jika ingin berhasil dalam pekerjaan misi. Para misionaris telah mengalami dan menyaksikan realitas tersebut. Tetapi dalam Yoh 4:35-39 yang akan memotivasi orang percaya untuk tekun bermisi yakni adanya sukacita yang melimpah bagi mereka yang sungguh–sungguh melaksanakan pekerjaan misi dengan setia dan berhasil. Yesus menegaskan bahwa orang–orang yang melakukan pekerjaan misi sesuai dengan kapasitasnya yaitu sebagai penabur dan penuai akan menerima sukacita (ay. 36). Pekerjaan misi melibatkan banyak orang untuk menuntaskannya. Ada yang berperan sebagai penabur dan penuai. Terkadang kita bisa berperan sebagai penuai; ada kalanya sebagai penabur. (ay. 36-38). Intinya setiap orang yang melakukan pekerjaan misi akan mengalami sukacita dari Tuhan. Kita harus tetap ingat bahwa pekerjaan misi menuntut pengorbanan segalanya, ada kalanya termasuk nyawa kita. Jadi pekerjaan misi harus dilihat dari perspektif yang seimbang: ada pengorbanan dan ada sukacita.
Mari kita menilai pekerjaan misi dari perspektif yang seimbang. Kita perlu lebih obyektif artinya kita tidak mengutamakan salah satu aspek atau dimensinya. Kita tidak boleh mengabaikan realitas sesungguhnya dari pekerjaan misi. Karena kedua dimensi tersebut memang ada. Jika gagal menilai keseimbangan tersebut menyebabkan banyak orang tidak terlibat langsung dari pekerjaan misi. Anda termasuk kelompok yang mana selama ini ?
”Pekerjaan misi yang sulit, penuh tantangan mendapat ganjaran sukacita dari Tuhan”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Menurut anda mengapa pekerjaan misi menuntut banyak pengorbanan dan kesiapan mental dan rohani?
2. Bagaimana menggerakkan banyak orang terlibat dalam pekerjaan misi ?
約拿書 2: 1-10
“心志”或決定在特定時刻例如年底會產生多大的影響?沒有明確的答案。在現實中,也有可能我們自己經歷过,因為我們往往會忘記並忽略認真對待我們的心志, 它的影响不大。委身又如何呢?一個類似於心志的詞。根據印尼大詞典,委身是做某事的協議或承諾。問題不在於術語,而在於委身是谁做出来的,履行委身嚴肅認真的程度;委身之人的依據和誠信是什麼。
在這靈修中,我們強調的是使者,就是約拿在事奉中的重新委身。足夠成功嗎?我們將分析約拿的禱告,作為他在被神管教後的重新委身,他經歷了被拋在海中(第15節),以及神的介入透過一條大魚將他吞下了三天之久來拯救他(第17節)。你能想像嗎?這是一個極大的神蹟奇事。約拿還活著並在禱告(2-9節)。約拿向神獻上感謝並承認神是救恩的源頭。然後他承諾要償還(第9節)。問題是:約拿是否認真履行他所許的願和委身呢?原來他仍然需要時間和持續的過程。
理想中委身應該認真且很好地去完成。特別是如果我們的委身是執行和履行完成神之使命。神的恩典可以成為我們認真對待委身的基本動力。因此,讓我們將神的旨意和恩典置於我們的自我和感覺之上。
“神的恩典是我們委身的基礎。”
作者:椰嘉達基督徒會堂幕哇拉卡朗堂會–彭衛國牧師
翻译员:黃瓊楓
默想的問題:
1. 你個人對完成神使命的委身是什麼?
2. 神如何介入你的生活使得順服祂的呼召?
From the publisher's feed