Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

By Sinode Gereja Kristen JakartaReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian episodes

  • 19-8-2022 - Cukupkan Dirimu!!! (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Lukas 3:14; Ibrani 13:5-6

    Penulis : G.I. Sara Kurnia Kristi


    Suatu kali seorang pemilik tanah berkata kepada seorang pria yang ingin sekali membeli tanah miliknya, "Saudara akan mendapatkan tanah seluas daerah yang mampu Anda kelilingi sebelum matahari terbenam tanpa membayar sepeser pun. Jika saudara berhasil mengelilingi 40 hektar, saudara mendapat 40 hektar. Jika saudara mampu mengelilingi 50 hektar, saudara mendapatkan 50 hektar." Tanpa buang waktu, pria ini segera berlari sekuat tenaga. Ia terus berlari, dari pagi hingga petang, sampai akhirnya dengan terhuyung-huyung ia berkata kepada pemilik tanah itu, "Saya dapat, saya dapat 500 ribu meter persegi." Namun seketika ia roboh, dan mati.


    Perintah untuk mencukupkan diri adalah perintah yang serius. Alkitab memberitahu kita bahwa akar segala kejahatan adalah kecintaan manusia terhadap materi (1 Timotius 6:10). Hidup materialis sangat rentan dengan dosa kesombongan, keserakahan, iri hati, dan foya-foya. Dan tentu saja dosa ini tidak hanya merugikan orang lain tetapi juga merugikan diri sendiri. Dalam Lukas 3:14, Yohanes pembaptis mengingatkan kepada pendengarnya untuk mencukupkan diri dengan gaji yang diterimanya, jangan memeras, apalagi merampas milik orang lain. Demikian pula Rasul Paulus memperingatkan supaya kita jangan menjadi hamba uang, tetapi cukupkan lah dirimu dengan apa yang ada padamu. Sebab Tuhan berjanji, dalam segala keadaan Dia akan senantiasa memberkati dengan umat-Nya dengan berkat yang cukup sebab Ia beserta mereka. 


    Tidak ada kesulitan apa pun yang tidak dapat Tuhan selesaikan bagi kita. Itulah mengapa jika kita memiliki segala sesuatu kecuali Tuhan, sesungguhnya kita tidak memiliki apa-apa. Namun jika kita dapat menikmati kehadiran Allah sekalipun hanya memiliki sedikit harta benda, kita cukup.


    “Tuhan sanggup menyediakan lebih baik daripada yang bisa kita berikan.”

    (Corallie Buchanan)


    Pertanyaan untuk di renungkan :

    1. Apa yang terjadi saat memaksakan kehendak kepada diri sendiri dan orang lain untuk mendapatkan yang saudara inginkan?

    2. Adakah perubahan yang dirasakan ketika saudara mulai berlatih mencukupkan diri?


    5 min
  • 18-8-2022 - 别忧虑,上帝满足需求 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    马太福音6:8;哥林多后书9:8


    那一天,拉尼仅有五岁。她放学回家时哭着回家,因为她在学校的食堂里买不到她想要的一盒牛奶。母亲问道:“为什么你不买牛奶呢,其实你是有钱买的?” 拉尼回答说:“您只给了我两张钞票,而牛奶的价格是五千盾。” 母亲没告诉拉尼一张钞票的价值是五千盾。拉尼其实是有钱买两盒牛奶的,但她却哭了,一盒也没买着,因为她不知道她的钱值多少。


    我们多常表现也可能好像拉尼。我们经常会感到忧虑和害怕,因为我们觉得不足够。其实,我们已拥有生活和事工上所需的一切,但我们却没有意识到。因此,主耶稣提醒门徒们不要为所需的物质而忧虑,因为上帝早已预备了。上帝的护理可能不是我们所期望的,但祂的祝福足以满足凡仰望祂的人。


    今天,你有什么需求为之祈祷的吗?不要担心,上帝会供应的。以感谢和荣耀上帝来祈求上帝赐智慧使得我们意识到我们已领受了上帝的护理。


    停止忧虑,开始信靠上帝。

    那更为有价值。

    (Germany Kent)


    作者:椰嘉達基督徒會堂萬登岸堂會 – 古撒拉傳道

    翻译员:蔡立基


    需要思考的问题:

    1. 每天有哪些烦恼一直都在困扰着你呢?

    2. 试着数数上帝在过去一周赐您的祝福。这种回忆如何能加强您的信心?


    4 min
  • 18-8-2022 - Jangan Kuatir, Allah Mencukupkan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Matius 6:8; 2 Korintus 9:8

    Penulis : G.I. Sara Kurnia Kristi


    Hari itu, Rani masih berusia lima tahun. Ia pulang sekolah sambil menangis karena tidak bisa membeli sekotak susu yang sangat dia inginkan di kantin sekolahnya. Si ibu bertanya, “kenapa kamu tidak membeli susu padahal kamu memiliki uang untuk membeli?” Rani menjawab “ibu hanya memberi aku dua lembar uang kertas. Padahal harga susunya lima ribu.” Ibunya tidak memberi tahu Rani bahwa satu lembar uang kertas bernilai lima ribu rupiah. Rani punya uang untuk membeli dua kotak susu, tapi dia malah menangis dan tidak membeli satu kotak pun karena tidak tahu nilai uang yang dia miliki.


    Betapa sering kita bersikap seperti Rani. Kita merasa sering kuatir dan takut karena merasa tidak cukup. Padahal, kita memiliki semua yang kita butuhkan untuk hidup dan pelayanan kita tapi kita tidak menyadarinya. Oleh sebab itu Tuhan Yesus mengingatkan para murid untuk tidak mengkhawatirkan hal-hal materi yang mereka butuhkan oleh karena Allah menyediakan. Pemeliharaan Tuhan mungkin tidak seperti apa yang kita harapkan, tapi berkat-Nya tersedia cukup bagi setiap orang yang berharap kepada-Nya. 


    Hari ini, adakah kebutuhan yang sedang saudara doakan? Jangan kuatir Tuhan menyediakan. Mintalah hikmat dari Tuhan untuk menyadari pemeliharaan Tuhan yang sudah kita terima dengan ucapan syukur dan memuliakan Allah.


    “Berhentilah khawatir dan mulailah percaya kepada Tuhan. Itu lebih berharga.”

    (Germany Kent)


    Pertanyaan untuk di renungkan :

    1. Kekawatiran apa saja yang sering mengganggu fikiran saudara setiap hari?

    2. Cobalah hitung berkat yang Tuhan berikan selama satu minggu terakhir. Bagaimana ingatan ini menguatkan iman saudara?


    4 min
  • 17-8-2022 - 拒绝债务以求满足 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    罗马书 13:8;诗篇 37:21


    印尼金融服务监管局(OKJ)在2020年3月表示,70,07%的19至34岁的千禧一代中主宰在线上贷款(Pinjol)。使用这线上贷款的原因是由于2019冠状病毒大流行所造成的经济困难加上社区数字化消费的行为。那么基督徒应该如何看待债务呢?


    圣经多次提到债务。上帝安排好贷款人不可向其他贫穷人收取利息(出埃及记222:25);我们被不可随意为欠债的作保(箴言22:7);欠债的将受债主管辖(箴言22:7);每个欠债的人都必须偿还债务(诗篇37:21)。所以,总的来说,欠债本身的行为并没有错。然而,实际上对于某些不可避免的情况,与紧急需要而不是欲望有关,例如:发生事故或疾病,迫使我们花费超过我们的收入。欠债仍是最后的选择,因为欠债并不是一个理想的选择。为那些非紧急需求的事情而欠债是错误的。债务也是一种罪过。由于无法管理好财务或没尽心竭力工作而导致的债务确实不是基督徒的生活方式。因此,我们不应该亏欠人,而是应该彼此相爱和互相帮助(罗马书13:8)。使徒保罗强调这一点,因为债务使我们失去了给予他人的自由。如果债务负担对我们而言足够大,那我们就会很难关心到他人的需求。债务也使我们无法管理好未来,因为我们只忙于考虑偿还债务,而忽略了为更好的生活做计划。更重要的是,债务可以让人们失去自由地享受和平,并在生活中失去喜乐。


    因此,拒绝一切为了满足日常生活方式而欠债的欲望。训练自己并请求圣灵帮助明智地管理财务;如果就算您必须欠债,请确保债务不超过于我们偿还的能力。

     

    恶人借货总不偿还,

    义人却慷慨施舍。

    (诗篇37:21)


    作者:椰嘉達基督徒會堂萬登岸堂會 – 古撒拉傳道

    翻译员:蔡立基


    需要思考的问题:

    1. 当您欠债或给别人贷款时,您的态度如何?

    2. 作为一名基督徒,当您欠债或给别人货款时,如何表现出公义和负责任的态度?


    6 min
  • 17-8-2022 - Menolah Hutang Untuk Kepuasan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Roma 13:8; Mazmur 37:21

    Penulis : G.I. Sara Kurnia Kristi


    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Maret 2020 menyebutkan bahwa70,07 persen generasi milenial di usia 19 tahun-34 tahun mendominasi Pinjaman Online (pinjol). Alasan penggunaan pinjol ini dikarenakan kondisi ekonomi yang sulit akibat pandemi Covid-19 ditambah perilaku masyarakat digital yang konsumtif. Bagaimana seharusnya orang Kristen memandang hutang?


    Alkitab beberapa kali menyinggung tentang hutang. Allah mengatur agar pemberi hutang tidak membebankan bunga kepada orang lain yang miskin (Kel 22:25), kita dilarang untuk sembarangan menjadi penjamin hutang (Ams 22:26), orang yang berhutang akan dikuasai oleh si pemberi hutang (Ams 22:7), dan setiap orang yang berhutang harus membayar hutangnya (Mazmur 37:21). Jadi, secara umum tindakan berhutang pada dirinya sendiri tidaklah salah. Meski demikian, sebenarnya untuk kasus-kasus tertentu yang tidak terelakkan, berkaitan dengan kebutuhan yang mendesak dan bukan keinginan, seperti mengalami kecelakaan atau sakit-penyakit yang memaksa kita mengeluarkan biaya yang melebihi pendapatan kita.  Berhutang tetap harus jadi alternatif terakhir oleh karena berhutang bukanlah pilihan yang ideal. Berhutang untuk hal-hal yang bukan merupakan kebutuhan mendesak adalah salah. Kebiasaan berhutang juga dosa. Berhutang karena tidak mampu mengelola keuangan dengan baik atau tidak bekerja dengan sungguh tentu bukan gaya hidup Kristiani. Oleh sebab itu, Kita sebaiknya tidak berhutang apa-apa kepada siapa pun, sebaliknya harus saling mengasihi dan membantu (Rom 13:8). Rasul Paulus menegaskan hal ini oleh karena hutang membuat kita kehilangan kebebasan untuk memberi kepada orang lain. Jika beban hutang cukup besar untuk kita, kita sulit untuk memikirkan kebutuhan orang lain. Hutang juga membuat kita tidak dapat mengatur masa depan karena sibuk memikirkan pelunasan hutang-hutang dan lalai dalam membuat perencanaan hidup yang lebih baik. Dan yang lebih penting hutang membuat kehilangan kebebasan untuk menikmati kedamaian dan kehilangan sukacita dalam hidup.


    Dengan demikian, tolak setiap keinginan berhutang untuk memenuhi kepuasan dan gaya hidup sehari-hari. Latih diri dan minta pertolongan Roh Kudus untuk mengelola keuangan dengan bijaksana, dan kalaupun harus berhutang, pastikan bahwa hutang itu tidak melampaui kemampuan kita untuk membayarnya.


    "Orang fasik meminjam dan tidak mengembalikan,

    tetapi orang benar memberi dengan murah hati."

     (Mazmur 37:21)


    Pertanyaan untuk di renungkan :

    1. Bagaimana saudara bersikap saat berhutang atau memberi hutang kepada orang lain?

    2. Bagaimana saudara menunjukkan sikap hidup benar dan bertanggung sebagai orang Kristen saat berhutang atau memberi hutang?


    5 min
  • 16-8-2022 - 生活所需的费用 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    箴言 30:7-9


    近来,“肯定赚”、“重要的是赚”、“赚-赚-赚” 的标语都被广泛使用。尽可能多获得金钱的渴望,表明他们坚持不懈地为金钱而生活,却不是为生活而赚钱。这并非不无道理,这是因为新冠疫情对经济困难造成了影响,使得很多人都想快速轻松地赚到钱。结果,许多人轻易被欺诈性的投资所蒙骗。不但没获利,反而蚀本。


    今天的灵修经文里,揭示了上帝以物资和金钱的形式给予祝福来满足生活的需要。然而,错误的金钱观经常使人把上帝的祝福当作他们认识上帝的障碍。因为,导致人们远离上帝的不总是贫穷。拥有不敬畏上帝的财富也会使基督徒忘记财富的给予者。故此,箴言的作者明智地祈求上帝,无论富足或是贫穷,无论是富裕或是匮乏,他仍然可以活在公义中。自给自足并享受你所拥有的每一个祝福以讨上帝喜悦的方式来生活。


    愿这事能成为我们每天的祷告。在任何情况下,让我们能以感恩的心来享受上帝的祝福。不是因为数量,而是因为上帝每次都供应和满足的意识。


    当您除了上帝以外一无所有时,

    您将会意识到拥有上帝就足够了。

    (莫德.洛登)


    作者:椰嘉達基督徒會堂萬登岸堂會 – 古撒拉傳道

    翻译员:蔡立基


    需要思考的问题:

    1. 您今天认为钱有多重要呢?

    2. 根据今天的灵修经文,您对金钱和财产的看法发生了哪些变化?


    5 min
  • 16-8-2022 - Uang Untuk Hidup (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Amsal 30:7-9 

    Penulis : G.I. Sara Kurnia Kristi


    Beberapa waktu belakangan ini tag line “pasti cuan”, “yang penting cuan”, “cuan – cuan – cuan”, ramai digunakan. Keinginan untuk mendapatkan uang sebanyak banyaknya, menunjukkan kegigihan mereka hidup untuk uang bukan uang untuk hidup. Bukan tanpa alasan, hal ini disebabkan karena pandemi COVID berdampak pada kesulitan ekonomi, membuat banyak orang ingin mendapatkan uang dengan cepat dan mudah. Akibatnya banyak orang mudah tertipu dengan investasi bodong. Bukannya mendapat untung malah buntung.


    Pada nas renungan hari ini, mengungkapkan bahwa Tuhan memberikan berkat berupa materi, uang, untuk mencukupkan kebutuhan hidup. Namun pandangan yang salah terhadap uang sering kali membuat manusia menjadikan berkat Tuhan menjadi penghambat pengenalan mereka akan Tuhan. Sebab, tidak selalu kemiskinan yang membuat orang jauh dari Tuhan. Kekayaan yang dimiliki tanpa takut akan Tuhan juga dapat membuat orang Kristen lupa kepada Sang Pemberi kekayaan. Oleh sebab itu penulis amsal dengan hikmat meminta kepada Tuhan supaya baik kaya ataupun miskin, baik dalam kelimpahan atau kekurangan, dia tetap hidup dalam kebenaran. Mencukupkan diri dan menikmati setiap berkat yang dimiliki untuk menjalani hidup dengan cara yang berkenan kepada Tuhan. 


    Kiranya hal dapat ini menjadi doa kita setiap hari. Dalam segala keadaan biar lah kita boleh menikmati berkat Tuhan dengan ucapan syukur. Bukan karena jumlahnya, tetapi karena kesadaran bahwa Tuhan menyediakan dan mencukupkan setiap waktu.


    "Ketika Anda tidak memiliki apa-apa lagi selain Tuhan,

    Anda akan menyadari bahwa memiliki saja Tuhan sudah cukup."

    (Maude Royden)


    Pertanyaan untuk di renungkan :

    1. Seberapa penting uang menurut saudara hari ini?

    2. Berdasarkan renungan hari ini, perubahan apa yang saudara alami dalam memandang uang dan harta milik?


    4 min
  • 15-8-2022 - 祝福与责任 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    路加福音 12:47-48下节


    一个年轻人向他的朋友抱怨,因为他所应聘的工作面试考试实在太难了。他解释说:“要求太多了,我至少须要掌握英语、印尼语和华语。更别说其它技能测试了,太吃力了。” 他的朋友接着回答说:“如果你想获得很好的工作信任,那么你也有很大的责任去履行所需的能力,因为你将面临的挑战必定也很大。但如果你不想要那么大的责任和那么大的信任,你可以到别处看看。不要只祈求上帝增加你的祝福,而是祈求上帝增加你的能力。”


    上帝赐予祂子民的祝福和恩赐是用来管理和工作的。每个人的式样和数量都因人而异,因为上帝知道我们接受它的能力。谁被赐予的多,就向谁索取的也多(48上半节)。所以,要欣然接受上帝赐予我们的每一份恩赐,不要抱怨,更不要贪图别人的恩赐。因为如果就算我们得到同样的祝福,我们也未必能对上帝以充满责任感来管理它。


    我的弟兄,我们需要自问的是,我们有没有把上帝所赐予的每一个祝福与恩赐都为着荣耀上帝的名而竭尽全力了呢?在我们的生活中,我们是否准备好来迎接新的任务和新的挑战呢?

     

    上帝未曾赐予某人他无法正确接受的祝福

     


    作者:椰嘉達基督徒會堂萬登岸堂會 – 古撒拉傳道

    翻译员:蔡立基


    需要思考的问题:

    1. 请在您的日记本里写下您所拥有的恩赐?

    2. 您是否已经竭尽全力和负责任地使用那些恩赐了呢?


    5 min
  • 15-8-2022 - Berkat dan Tanggung Jawab (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Lukas 12:47-48b

    Penulis : G.I. Sara Kurnia Kristi


    Seorang pemuda mengeluh kepada temannya karena sulitnya tes wawancara kerja yang harus dia lakukan. “Tuntutannya banyak sekali, setidaknya kami harus menguasai bahasa Inggris, Indonesia dan Mandarin. Belum lagi tes keahlian lainnya, berat sekali”, jelasnya. Lalu temannya menjawab, “jika kamu ingin mendapatkan kepercayaan diperkerjakan yang besar, maka kamu juga punya tanggung jawab yang besar untuk memenuhi kapasitas yang dibutuhkan karena tantangan yang dihadapi pasti besar pula. Tapi jika kamu tidak ingin mendapatkan tanggung jawab yang besar dan kepercayaan yang besar itu, kamu bisa mencari tempat lain. Jangan hanya minta Tuhan tambahkan berkatmu, tapi minta Tuhan tambahkan kapasitasmu.”


    Tuhan memberikan kepada umat-Nya berkat dan talenta untuk dikelola dan dikerjakan. Bentuk dan jumlahnya tidak sama bagi setiap orang, sebab Tuhan tahu kesanggupan kita menerimanya. Setiap orang yang banyak diberi dari padanya banyak dituntut (ay 48b). Oleh sebab itu, terimalah dengan sukacita setiap pemberian Tuhan pada kita, dan jangan mengeluh apalagi mengingini milik orang lain. Sebab belum tentu jika kita menerima berkat yang sama kita mampu mengelolanya dengan maksimal penuh tanggung jawab kepada Tuhan. 


    Saudaraku, yang perlu kita tanyakan kepada diri kita adalah sudahkah kita mengelola setiap berkat dan talenta yang Tuhan berikan dengan maksimal untuk kemuliaan nama Tuhan? Siapkah kita menyambut tanggung jawab yang baru dengan tantangan yang baru dalam hidup kita ?


    “Tuhan tidak pernah memberi seseorang berkat yang tidak mampu mereka terima dengan baik”


    Pertanyaan untuk di renungkan :

    1. Tuliskan dalam jurnal saudara talenta apa saja yang saudara miliki?

    2. Sudahkah saudara mempergunakan talenta tersebut dengan maksimal dan bertanggung jawab ?


    4 min
  • 14-8-2022 - 摆脱物质 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    马太福音19:16-26


    有什么事物会让你认为如此珍贵以至于当它失去了或者从你那里被拿走时会感到如此害怕。它是一个物体、某些生活状况、动物还是某个人呢?不要急于阅读下一段。花点时间来回顾一下那珍贵的事物是什么?


    倘若今天上帝要你把此物交给祂,然后跟从祂,你的回应是什么呢?今天的灵修经文里,讲述了一个少年财主想要获得永生的故事。这个男子是一个好人,因为他不仅殷勤工作以确保他在这个世界上的生活,而且他还寻求永生的确据。他向耶稣承认他已经遵守了律法的所有要求(20节),然而他还不确定他所行的善事是否足够。这个少年人意识到还有一些东西阻碍了他灵命的成长。但是他不想承认,希望自己对金钱、财富和奢侈的热爱不会成为障碍。这就是为什么当耶稣强调说他只要放弃对物质的追求时,他就忧忧愁愁地走了,因为他的产业很多。(22节)


    脱离唯物主义不仅是摆脱对金钱的热爱,而是摆脱那些阻碍我们对上帝深爱的事物。金钱、配偶、孩子、职位、汽车以及我们拥有的所有东西都是上帝的恩赐。为此,让我们学习将上帝视为主要的给予者,而将我们四周的物质视为补充的恩典。不是反其道而行之。因此,我们的信心随着意识到拥有上帝远比拥有没有上帝的物质更有价值而增长。         

                                                          

    您是谁是上帝赐予您的恩赐,

    您成为什么是您献于上帝的礼物。

    (汉斯.乌尔斯.冯.巴尔塔萨)


    作者:椰嘉達基督徒會堂萬登岸堂會 – 古撒拉傳道

    翻译员:蔡立基


    需要思考的问题:

    1. 有哪些物质上的东西在干扰着您的灵命成长?有些什么?

    2. 您如何才能对物质保持健康的看法?


    7 min

About Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

From the publisher's feed

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian