Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

By Sinode Gereja Kristen JakartaReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian episodes

  • 19-4-2022 - Berharap Kepada Tuhan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Mazmur 60:4-6

    Penulis : G.I. Rony Sofian


    Ketika menghadapi permasalahan hidup. Terkadang sulit bagi orang percaya untuk melihat harapan di balik kenyataan itu. Tangisan seolah-olah menutupi mata untuk melihat bahwa masih ada Tuhan di tengah kekacauan. Mata fisik kita memang terbatas untuk melihat lebih jauh apa yang ada di balik awan gelap. Itulah yang sering kali membuat mata hati kita pun mulai lemah menapaki hari-hari depan.


    Dalam Mazmur 60, kita tidak tahu persis separah apa kekalahan yang dialami bangsa Israel atas Edom saat itu. Namun ayat 4-5 menggambarkannya seperti malapetaka yang luar biasa. Ada dua gambaran yang diberikan pemazmur. Pertama, seperti gempa yang mengguncangkan dan membelah bumi. Hal ini menggambarkan runtuhnya tembok-tembok kota, musuh menyerang dan menghancurkan isinya, serta menewaskan banyak bala tentara Israel. Kedua, seperti anggur yang memabukkan. Ini menggambarkan kondisi rakyat yang menderita di tengah kehancuran kotanya, mereka terhuyung-huyung, dikuasai ketakutan dan ancaman kematian. Di tengah kekacauan itu, Daud ingat bahwa semua kemenangan yang telah diraihnya selama ini atas musuh-musuhnya, berasal dari Tuhan. Tuhanlah yang telah memberikannya kemenangan. Oleh karena itu, Daud membawa kondisi Israel saat itu kepada Tuhan dan dengan yakin ia berharap Tuhan melindungi mereka dari panah musuh dan memberikan panji-panji kemenangan (ay. 6). Di tengah situasi tersulit yang dihadapinya, Daud tahu kepada siapa dia berharap. 


    Bagaimana dengan kita? Kepada siapa kita berharap di tengah kesulitan hidup yang kita alami? Di saat vonis dokter memvonis kita atas penyakit berat? Kita menghitung mundur hari-hari kehidupan kita yang tersisa dalam dunia ini. Ketika lembar-lembar tagihan hutang yang makin menumpuk tak mampu kita lunasi atau masalah relasi kasih dengan pasangan yang digantikan kemarahan dan kebencian. Kepada siapakah kita mengharapkan pertolongan? Ingatlah, pertolongan kita berasal dari Tuhan dan dari pada-Nyalah kita mendapatkan kemenangan. 


    “Mereka yang berharap kepada Tuhan akan mengibarkan panji-panji kemenangannya.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Apa yang sering kali membuat anda ragu bahwa Tuhan dapat menolong Anda?

    2.Apa dasarnya agar Anda tetap kuat dalam menghadapi segala kesulitan?



    5 min
  • 18-4-2022 - 上帝能够赐予胜利 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    诗篇 60: 4-5


    当我们犯错、犯罪或遇到严重麻烦时,我们常常认为上帝已经离弃了我们。 我们认为祂不再关心,也不想帮助我们。 然后我们远离上帝,陷入更复杂的问题里。 感觉被上帝遗弃是一件坏事。 然而,如果我们在出现问题的时候离开神,情况会更糟。 上帝真的不在乎,不想帮助甚至离开祂的子民吗?


    其实这首诗有点奇怪。 内容讲的是失败(第 3 节),但标题是关于胜利的(印尼语版圣经第 1-2 节包含在希伯来语和英语版的标题部分)。 这件事发生在大卫的全盛时期,当时他多次战胜对手。 在这种情况下忽略失败的故事更有意义,但其实是大卫想通过这篇诗篇传达的重要教训就在其中。 在胜利之中,仍然可能有失败。 这让大卫意识到,他所取得的所有胜利都不是因为他的伟大或他的军队的力量,而只是由于上帝的恩赐。 这阻止了大卫吹嘘他的胜利或将失败和毁灭的可能威胁归咎于自己。


    想一想你迄今为止所取得的所有成功。 可能有一些事件让你感到惊讶,因为你出乎意料地获得成功。可能有些事情感觉不可能达到,但你做到了。 还要想想因为你成功克服困难而变成快乐日子的那段困难时期。 这一切是从哪里来的? 真的不是因为你的伟大或聪明! 大卫教导我们,我们所有的成功实际上都是来自上帝的礼物。 是神赐下平静、挺住的力量和解决问题的智慧。 对这一切心存感激。



     “即使在最困难的情况下,上帝也是我们胜利的源泉。”


    作者:椰嘉達基督徒會堂克拉默椰地堂會 – 苏兴智傳道

    翻译员:陈虹霞


    思考的問題:

    1. 你最近有什么成功或失败的经历吗?你能对此心存感恩吗?

    2. 你会做什么来表示你相信上帝能够在当前的问题中给你胜利?



    5 min
  • 18-4-2022 - Tuhan Sanggup Memberi Kemenangan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Mazmur 60:6-7

    Penulis : G.I. Rony Sofian


    Ketika kita melakukan kesalahan, berbuat dosa atau sedang berada dalam masalah yang berat, sering kali kita berpikir bahwa Tuhan meninggalkan kita. Kita berpikir bahwa Dia tidak lagi peduli dan tidak mau menolong kita. Lalu kita menjauhkan diri dari Tuhan dan terbenam dalam masalah yang makin rumit. Perasaan ditinggalkan oleh Tuhan adalah sesuatu yang buruk. Namun, jika kita menjauh dari Tuhan di tengah masalah yang terjadi adalah hal yang lebih buruk lagi. Apakah betul Tuhan tidak peduli, tidak mau menolong atau bahkan meninggalkan kita umat-Nya?


    Sebenarnya, Mazmur ini agak aneh. Isinya berbicara tentang kekalahan (ay. 3) namun judulnya tentang kemenangan (ay. 1-2 dalam Alkitab versi bahasa Indonesia masuk dalam bagian judul dalam versi bahasa Ibrani dan bahasa Inggris). Peristiwanya terjadi di tengah masa kejayaan Daud ketika ia banyak meraih kemenangan atas lawan-lawannya. Lebih masuk akal mengabaikan kisah kekalahan di tengah konteks yang seperti itu, namun justru di sanalah pelajaran penting yang Daud mau sampaikan lewat mazmur ini. Di tengah kemenangan masih bisa terjadi kekalahan. Ini menyadarkan Daud bahwa semua kemenangan yang diraihnya bukan karena kehebatannya atau keperkasaan bala tentaranya, melainkan hanya karena pemberian Tuhan. Hal ini membuat Daud tidak menyombongkan diri atas segala kemenangannya atau menyalahkan diri atas ancaman kekalahan dan kehancuran yang mungkin terjadi.


    Coba pikirkan sejenak semua keberhasilan yang sudah Anda raih sampai hari ini. Mungkin ada beberapa peristiwa yang membuat Anda takjub karena tidak menyangka berhasil mendapatkannya. Mungkin ada yang rasanya mustahil digapai namun Anda meraihnya. Pikirkan juga lah masa-masa sulit yang kemudian berubah menjadi hari-hari penuh kegirangan karena keberhasilan Anda dalam mengatasinya. Dari mana semua itu berasal? Sesungguhnya bukan karena kehebatan atau kepintaran Anda! Daud mengajar kita bahwa semua keberhasilan kita sesungguhnya pemberian Tuhan. Tuhanlah yang telah memberi ketenangan, kekuatan untuk bertahan, dan hikmat untuk menyelesaikan masalah. Bersyukurlah atas semua hal itu.


    "Tuhanlah sumber kemenangan kita bahkan di tengah situasi tersulit sekalipun."


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Adakah keberhasilan atau kegagalan yang Anda alami baru-baru ini? Dapatkah anda mensyukuri hal tersebut?

    2.Apa yang akan Anda lakukan sebagai tanda bahwa Anda memercayai Tuhan sanggup memberi kemenangan di tengah masalah yang sedang terjadi?


    5 min
  • 17-4-2022 - 与神得胜 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    诗篇60:12


    没有人能摆脱生活中的问题。从大人到小孩,都不能够摆脱生活中的问题。每个人一定有一两个经常让他愁苦而觉得生活很难过的挣扎。但,需要注意的重要事情是,不是它问题,而是我们如何克服问题,使能获得胜利。


    诗篇第 60 篇的背景是当大卫和以色列人正在与从北方进攻的亚兰人交战,而以东人也开始从南方进攻。以色列人面对强硬的攻击(3-5 节)甚至已在大败的阴影下(11-12 节;撒后8:13-14)。虽然大卫以前曾多次战胜他的敌人(撒后8:1-12)。当大卫和以色列人在一次又一次的胜利中面对失败的威胁时,大卫相信上帝将赐给他胜利的应许,并按照上帝的应许凭信心行事。大卫求上帝的帮助(第 7 节),上帝透过预言回答了他,就是上帝会让以色列人战胜以东(第 8-10 节)。大卫信靠上帝,并且他凭着信心行事。他派约押上阵,然后战胜了以东人。大卫本人在击败亚兰人之后也一起跟约押上战场。上帝的话语是大卫行动并取得胜利的信心基础。


    大卫这个故事教导我们,成为上帝的子民并不意味着生活没有问题。即使我们与上帝有亲密的关系,我们仍然还会在这一生中遇到问题。但,我们可以从大卫的这个故事中学到三个重要的教训(11-14 节)。第一,记住只有上帝才能给予胜利。第二,仰望上帝吧。第三,凭信心行事吧。在我们今天的生活中,无论遇到什么挣扎,遇到什么困难,都要持守上帝话语的真理。愿基督对死亡的得胜,使我们心中有坚定的希望来继续奋斗与凭着信心来战胜我们所面对的一切问题。复活节快乐!


    作者:椰加达基督徒会堂克拉默椰地堂会 –苏兴智传道

    翻译员:赖家惠


    “上帝应许那些仰望祂的人得胜。”


    反思 :


    1.当出现严重的问题时,您如何处理呢?

    2.透过持守上帝话语的真理,您能做些什么作为信心的一步来解决目前正在发生的问题呢?


    5 min
  • 17-4-2022 - Menang Bersama Tuhan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Mazmur 60:14

    Penulis : G.I. Rony Sofian


    Tak seorang pun luput dari suatu permasalahan hidup. Mulai dari orang dewasa hingga anak kecil, tidak luput dari masalah. Setiap orang pasti memiliki satu atau dua pergumulan hidup yang sering kali membuat hatinya susah dan hidupnya terasa sulit dijalani. Namun, hal penting yang perlu diperhatikan adalah bukan masalahnya, namun bagaimana kita melewati masalah itu, agar mendapatkan kemenangan.


    Konteks Mazmur 60 ini adalah ketika Daud dan bangsa Israel sedang berperang melawan bangsa Aram yang menyerang dari Utara dan bangsa Edom mulai juga menyerang dari Selatan. Bangsa Israel menghadapi perlawanan yang keras (ay. 3-5) bahkan berada di bawah bayang-bayang kekalahan besar (ay. 11-12; 2 Sam. 8:13-14). Padahal sebelumnya Daud telah berhasil meraih banyak kemenangan atas musuh-musuhnya (2 Sam. 8:1-12). Ketika Daud dan bangsa Israel menghadapi ancaman kekalahan di tengah kemenangan demi kemenangan yang telah berhasil diraihnya, Daud percaya kepada janji Tuhan yang akan memberinya kemenangan dan bertindak dengan iman berdasarkan janji Tuhan itu. Daud memohon pertolongan Tuhan (ay. 7) dan Tuhan menjawabnya melalui nubuatan bahwa Tuhan akan memberikan kemenangan bagi bangsa Israel atas Edom (ay. 8-10). Daud memercayai Allah dan ia bertindak dengan iman. Ia mengutus Yoab maju berperang, yang kemudian meraih kemenangan atas bangsa Edom. Daud sendiri juga kemudian ikut berperang bersama Yoab setelah mengalahkan bangsa Aram. Firman Tuhan adalah dasar iman bagi Daud untuk bertindak dan meraih kemenangan. 


    Kisah Daud ini mengajarkan kepada kita bahwa menjadi umat Allah bukan berarti hidup tanpa masalah. Sekalipun kita memiliki hubungan yang dekat dengan Tuhan, kita masih bisa mengalami masalah dalam hidup ini. Namun, ada tiga pelajaran penting yang bisa kita pelajari dari kisah Daud ini (ay. 11-14). Pertama, ingatlah bahwa hanya Tuhan yang sanggup memberi kemenangan. Kedua, berharaplah kepada Tuhan. Ketiga, bertindaklah dengan iman. Dalam kehidupan kita hari ini, apa pun pergumulan yang sedang kita hadapi dan situasi sulit apa pun yang sedang kita jalani, berpeganglah selalu pada kebenaran firman Tuhan ini. Kiranya kemenangan Kristus atas maut memberikan pengharapan yang teguh dalam hati kita untuk terus berjuang dan menang dalam iman atas segala permasalahan yang sedang kita hadapi. Selamat Paskah!


    “Allah menjanjikan kemenangan bagi mereka yang berharap kepada-Nya.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Ketika masalah yang berat sedang terjadi, bagaimanakah Anda menghadapinya?

    2.Dengan berpegang pada kebenaran firman Tuhan, apa yang dapat Anda lakukan sebagai langkah iman untuk menyelesaikan masalah yang sedang terjadi?


    5 min
  • 16-4-2022 - 耐心与盼望 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    希伯来书6:13-20


    我所居住的东努沙登加拉省 (NTT) 地区,尤其是在中南帝汶县,雨季通常于11月份开始至4月份。每当雨季来临,农民们都忙着准备土地来种植各种各样的谷类,例如稻子、玉米等等。农民们需要额外的劳力来清理园地,而且费用也很高。然而,这些困难并没妨碍农民们辛勤工作。他们拥有远大的梦想与巨大的盼望,期望收割季节到来时,他们将获得与他们辛勤工作相称的丰收。农民们在种植季节期间耐心地等待,他们向上帝指望他们所耕耘的必定获得丰富的收成。


    希伯来书的作者以亚伯拉罕的形象为例,说明亚伯拉罕已获得了上帝的应许。向必须等候长久时间才能得到后裔和继承人,即以撒的亚伯拉罕学习。我们需要效法的是亚伯拉罕恒久忍耐地等待上帝的话语,全心等待上帝的应许。他相信他亲身认识的上帝必定会遵守诺言,因为祂的应许永不落空。虽然上帝对亚伯拉罕的应许有些还没直接经历到,但他仍然相信,总有一天,那些应许将会在上帝指定的时间一一实现。


    等候上帝应许的同时,耐心与忠心是非常必要的。只有那些对上帝坚持盼望的人才能看见与经历上帝的应许。指望如同我们灵魂又坚固又牢靠的锚。我们的指望来自基督耶稣,祂是我们永远的大祭司。让我们每个人持续对上帝有坚定的信心,因为在上帝里总是有确切的指望。


    耐心和忠心地与上帝同行显示指望存在我们的心中


    作者:椰嘉達基督徒會堂芝卡朗佈道所 – 以马內利牧师

    翻译员:蔡立基


    需要思考的问题:

    1。如果在上帝里总有确切的指望,那是什么让您不能持续对上帝有指望呢?

    2。如何在我们的生活中始终保持着耐心与忠心呢?


    7 min
  • 16-4-2022 - Kesabaran dan Harapan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Ibrani 6:13-20

    Penulis : Pdt. Imanuel Faofeto


    Di daerah saya, di NTT khususnya di Kabupaten Timor Tengah Selatan, musim hujan biasanya terjadi mulai dari bulan November sampai bulan April. Setiap musim hujan tiba para petani disibukkan dengan pekerjaan mempersiapkan lahan agar siap ditanami dengan berbagai benih seperti padi, jagung, dan lain-lain. Para petani perlu tenaga ekstra untuk membersihkan kebun dan memerlukan biaya yang besar. Namun, kesulitan ini tidak merintangi para petani untuk melakukan pekerjaan mereka dengan tekun. Mereka memiliki impian dan harapan yang besar bahwa ketika musim panen tiba mereka akan menerima hasil yang melimpah setimpal dengan kerja keras yang telah mereka lakukan. Selama musim tanam para petani menanti dengan penuh kesabaran, mereka berharap kepada Tuhan bahwa apa yang mereka sudah lakukan pasti ada hasil yang melimpah. 


    Penulis Surat Ibrani mengambil figur Abraham sebagai contoh bahwa Abraham telah menerima janji-janji Allah. Belajar dari Abraham yang harus menunggu waktu yang sangat lama untuk bisa mendapatkan keturunan sekaligus ahli waris, yaitu Ishak. 

    Yang perlu untuk kita diteladani adalah kesabaran Abraham dalam menaati firman Tuhan untuk menanti janji Allah dengan sepenuh hati. Ia percaya bahwa Allah yang dia kenal secara pribadi pasti menepati janji-Nya, karena Ia tak pernah sekalipun ingkar janji. Walaupun sebagian janji Allah kepada Abraham tidak dialaminya secara langsung, namun ia tetap percaya bahwa suatu ketika janji itu akan terwujud pada waktu yang ditentukan Allah.


    Kesabaran dan kesetiaan, sangat diperlukan dalam menanti janji Allah. Hanya mereka yang tetap memiliki pengharapan kepada Allah yang akan dimampukan melihat dan mengalami janji-janji Allah. Pengharapan adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita. Pengharapan kita bersumber kepada Yesus Kristus yang adalah Imam Besar kita sampai selama-lamanya. Biarlah setiap kita terus memiliki iman yang teguh kepada Tuhan, karena dalam Tuhan selalu ada harapan yang pasti. 


    “Kesabaran dan kesetiaan berjalan bersama Tuhan menunjukkan bahwa pengharapan itu ada dalam hati kita”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Jikalau di dalam Tuhan selalu ada harapan yang pasti, apakah yang membuat Anda gagal untuk tetap berpengharapan kepada-Nya?

    2.Bagaimana agar kesabaran dan kesetiaan selalu ada dalam hidup kita ?


    6 min
  • 15-4-2022 - 悲哀与盼望 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    诗篇137:1-6


    许多挑战与痛苦在这个动荡不安的世界局势中随后发生了。许多人当发现事情不能如愿以偿,又找不到出路时,他们就因而绝望,试图放弃。他们感到悲伤、悲哀,甚至不少禁不住流下了眼泪。这些感受是人之常情的。这一切的感受是可以向主我们的上帝倾心吐意的。


    正如诗人所表达,今天的经文描述了以色列人被迫流亡巴比伦时所经历的悲伤。当他们一追想锡安,就悲伤。诗人向上帝倾诉巴比伦人所犯的邪恶,与此同时也表达了他对耶路撒冷的爱意(第5节)。上帝听见诗人的呼求。作为公义的审判者,上帝必定眷顾祂所拣选的民族,并在祂的时间向巴比伦人的邪恶报仇雪恨。诗人坚信上帝会听到他所有的呼求。


    我的弟兄们,这篇诗篇唤醒我们,对上帝的指望就如同又坚固又牢靠的锚。祂赐下信心,作为只仰望祂的途径。时时刻刻都记住上帝的良善与慈爱,这样透过祂我们被装备来实行各种节奏的生活。因为,我们的指望是来自基督耶稣,成了永远的的大祭司(希伯来书 6:19-20)。我们的大祭司首先担当了我们的痛苦,赐下救恩和永恒的盼望。为我们牺牲的大祭司,赐下力量好让我们能克服发生在我们身上的每个问题与困难。


    一切的悲哀与悲伤都能带到主耶稣面前,

    因为祂就是我们永远的大祭司。


    作者:椰嘉達基督徒會堂芝卡朗佈道所 – 以马內利牧师

    翻译员:蔡立基



    需要思考的问题:

    1。在挣扎与痛苦中,您这阵子是如何面对的呢?

    2。您如何在悲伤与绝望中还能持续对上帝充满盼望的程度已到达哪儿了?


    6 min
  • 15-4-2022 - Kedukaan dan Pengharapan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Mazmur 137:1-6

    Penulis : Pdt. Imanuel Faofeto


    Di tengah-tengah situasi dunia yang tidak menentu ini ada banyak tantangan dan penderitaan yang terjadi. Banyak orang yang menjadi putus asa, ingin menyerah pada saat mengetahui bahwa segala sesuatu tidak berjalan sesuai dengan yang direncanakan, dan mereka tidak menemukan jalan keluar. Mereka mengalami perasaan sedih, berduka dan bahkan tidak sedikit yang harus menetes air mata. Perasaan-perasaan itu adalah perasaan manusiawi. Semua perasaan itu dapat diungkapkan kepada Tuhan, Allah kita. 


    Sama seperti yang diungkapkan pemazmur, nas hari ini menggambarkan kesedihan yang dialami oleh bangsa Israel saat di buang ke Babel. Mereka sedih ketika mengingat  Sion. Pemazmur mencurahkan isi hatinya kepada Allah tentang kejahatan yang dilakukan bangsa Babilonia, sekaligus mengungkapkan kecintaannya pada Yerusalem (ay.5). Allah mendengar seruan pemazmur. Sebagai Hakim yang adil, Allah akan membela bangsa yang telah dipilih-Nya dan akan membalas kejahatan bangsa Babel pada waktu-Nya. Dan Pemazmur sangat percaya bahwa Allah mendengar semua seruannya. 


    Saudaraku, Mazmur ini mengingatkan kita bahwa pengharapan di dalam Tuhan adalah sauh yang kuat dan aman. Ia menganugerahkan iman sebagai sarana untuk  berharap hanya pada-Nya. Ingatlah selalu akan kebaikan dan kasih setia Tuhan, sehingga melaluinya kita dimampukan untuk menjalani segala bentuk ritme kehidupan. Sebab, pengharapan kita bersumber dari Yesus Kristus, yang menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya. (Ibr. 6:19-20). Imam besar bagi kita yang terlebih dahulu menanggung penderitaan kita dan memberikan keselamatan serta pengharapan kekal. Imam Besar yang  telah mati bagi kita dan memberikan kita kekuatan untuk melewati setiap persoalan dan kesulitan yang terjadi pada kita. 

                                                                                     

     “Setiap kedukaan dan kesedihan dapat dibawa  ke hadapan Tuhan Yesus karena Dia lah Imam Besar kita untuk selama-selamanya”


    Pertanyaan untuk direnungkan: 

    1.Di tengah pergumulan dan penderitaan, bagaimana anda selama ini menghadapinya?

    2.Sejauh mana dan bagaimana anda dapat terus berpengharapan Anda kepada Tuhan di tengah kesedihan dan keputusaan?


    5 min
  • 14-4-2022 - 献与上帝 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    诗篇 56:9-11


    这首诗的歌词是由一名美国人,傑德森. 范德(Judson Wheeler Van Deventer - 1855-1939)写的。傑德森在他放下一切,奉献成为上帝全职传道人时创作了这首诗歌。傑德森知道要成为基督的真正门徒将会面临许多挑战,但他绝不放弃,反而将自己的生命完全献上与上帝。


    这个世界上没有任何一个地方可以提供安全感。大卫以为逃到非利士人那里就会比较安全,没有问题,其实则不然,他反而惹上了大麻烦。许多仇敌在非利士地准备攻击欺压他。他的生活里连续不断地发生问题。扫罗还没被摆脱掉,现今非利士人又追赶他,还想杀害他。我们的生活有时也不是这样吗?我们面对着接二连三的问题。一个问题接着另一个问题。上帝的话语今天教导我们,我们在面对人生中接二连三的问题时,应当如何应付。这篇诗篇里描述说,当大卫遭遇到困难时,他向上帝呼求,寻求祂的帮助。大卫意识到当他呼求上帝时,他将会重新获得新的力量。他知道上帝是唯一能帮助他的。大卫不仅仅向上帝呼求,他也依靠上帝。大卫对上帝有着坚定不移的信心,正是基于此,大卫没有寻求上帝以外的任何帮助。大卫深信上帝与他同在、帮助并坚固他。


    许多人说他有信心、常祷告,然而,过后还是怀疑上帝是否是他的帮助者?让我们向大卫学习。当他呼求,相信上帝与他同在后,他就知道了,也就不再惧怕了。这意味着他有用行动来体现出他的信仰。我们也须要通过持续相信并全然奉献来印证我们对上帝的信仰。


    向上帝全然奉献吧!因为祂知道我们的软弱,

    祂也是我们奇妙的帮助者。


    作者:椰嘉達基督徒會堂芝卡朗佈道所 – 以马內利牧师

    翻译员:蔡立基


    需要思考的问题:

    1。倘若上帝是唯一能了解,也是最安全的地方,为什么您那么难以全然奉献与祂呢?

    2。在所有情况之下全然奉献与上帝有什么重要性呢?


    6 min

About Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

From the publisher's feed

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian