Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

By Sinode Gereja Kristen JakartaReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian episodes

  • 15-4-2022 - Kedukaan dan Pengharapan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Mazmur 137:1-6

    Penulis : Pdt. Imanuel Faofeto


    Di tengah-tengah situasi dunia yang tidak menentu ini ada banyak tantangan dan penderitaan yang terjadi. Banyak orang yang menjadi putus asa, ingin menyerah pada saat mengetahui bahwa segala sesuatu tidak berjalan sesuai dengan yang direncanakan, dan mereka tidak menemukan jalan keluar. Mereka mengalami perasaan sedih, berduka dan bahkan tidak sedikit yang harus menetes air mata. Perasaan-perasaan itu adalah perasaan manusiawi. Semua perasaan itu dapat diungkapkan kepada Tuhan, Allah kita. 


    Sama seperti yang diungkapkan pemazmur, nas hari ini menggambarkan kesedihan yang dialami oleh bangsa Israel saat di buang ke Babel. Mereka sedih ketika mengingat  Sion. Pemazmur mencurahkan isi hatinya kepada Allah tentang kejahatan yang dilakukan bangsa Babilonia, sekaligus mengungkapkan kecintaannya pada Yerusalem (ay.5). Allah mendengar seruan pemazmur. Sebagai Hakim yang adil, Allah akan membela bangsa yang telah dipilih-Nya dan akan membalas kejahatan bangsa Babel pada waktu-Nya. Dan Pemazmur sangat percaya bahwa Allah mendengar semua seruannya. 


    Saudaraku, Mazmur ini mengingatkan kita bahwa pengharapan di dalam Tuhan adalah sauh yang kuat dan aman. Ia menganugerahkan iman sebagai sarana untuk  berharap hanya pada-Nya. Ingatlah selalu akan kebaikan dan kasih setia Tuhan, sehingga melaluinya kita dimampukan untuk menjalani segala bentuk ritme kehidupan. Sebab, pengharapan kita bersumber dari Yesus Kristus, yang menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya. (Ibr. 6:19-20). Imam besar bagi kita yang terlebih dahulu menanggung penderitaan kita dan memberikan keselamatan serta pengharapan kekal. Imam Besar yang  telah mati bagi kita dan memberikan kita kekuatan untuk melewati setiap persoalan dan kesulitan yang terjadi pada kita. 

                                                                                     

     “Setiap kedukaan dan kesedihan dapat dibawa  ke hadapan Tuhan Yesus karena Dia lah Imam Besar kita untuk selama-selamanya”


    Pertanyaan untuk direnungkan: 

    1.Di tengah pergumulan dan penderitaan, bagaimana anda selama ini menghadapinya?

    2.Sejauh mana dan bagaimana anda dapat terus berpengharapan Anda kepada Tuhan di tengah kesedihan dan keputusaan?


    5 min
  • 14-4-2022 - 献与上帝 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    诗篇 56:9-11


    这首诗的歌词是由一名美国人,傑德森. 范德(Judson Wheeler Van Deventer - 1855-1939)写的。傑德森在他放下一切,奉献成为上帝全职传道人时创作了这首诗歌。傑德森知道要成为基督的真正门徒将会面临许多挑战,但他绝不放弃,反而将自己的生命完全献上与上帝。


    这个世界上没有任何一个地方可以提供安全感。大卫以为逃到非利士人那里就会比较安全,没有问题,其实则不然,他反而惹上了大麻烦。许多仇敌在非利士地准备攻击欺压他。他的生活里连续不断地发生问题。扫罗还没被摆脱掉,现今非利士人又追赶他,还想杀害他。我们的生活有时也不是这样吗?我们面对着接二连三的问题。一个问题接着另一个问题。上帝的话语今天教导我们,我们在面对人生中接二连三的问题时,应当如何应付。这篇诗篇里描述说,当大卫遭遇到困难时,他向上帝呼求,寻求祂的帮助。大卫意识到当他呼求上帝时,他将会重新获得新的力量。他知道上帝是唯一能帮助他的。大卫不仅仅向上帝呼求,他也依靠上帝。大卫对上帝有着坚定不移的信心,正是基于此,大卫没有寻求上帝以外的任何帮助。大卫深信上帝与他同在、帮助并坚固他。


    许多人说他有信心、常祷告,然而,过后还是怀疑上帝是否是他的帮助者?让我们向大卫学习。当他呼求,相信上帝与他同在后,他就知道了,也就不再惧怕了。这意味着他有用行动来体现出他的信仰。我们也须要通过持续相信并全然奉献来印证我们对上帝的信仰。


    向上帝全然奉献吧!因为祂知道我们的软弱,

    祂也是我们奇妙的帮助者。


    作者:椰嘉達基督徒會堂芝卡朗佈道所 – 以马內利牧师

    翻译员:蔡立基


    需要思考的问题:

    1。倘若上帝是唯一能了解,也是最安全的地方,为什么您那么难以全然奉献与祂呢?

    2。在所有情况之下全然奉献与上帝有什么重要性呢?


    6 min
  • 14-4-2022 - Berserah Kepada Tuhan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Mazmur 56:10-12

    Penulis : Pdt. Imanuel Faofeto


    “Berserah kepada Yesus tubuh, roh, dan jiwaku; 

    kukasihi, kupercaya, kuikuti Dia t’rus. 

    Aku berserah, aku berserah; kepada-Mu, Jurus’lamat, aku berserah!”

    Lagu ini dituliskan oleh seorang Amerika yaitu Judson Wheeler Van Deventer (1855–1939). Judson menciptakan lagu ini saat ia memberikan dirinya menjadi seorang Hamba Tuhan penuh waktu. Judson mengetahui bahwa menjadi murid Kristus yang sejati akan ada banyak tantangan akan tetapi ia tidak mau menyerah melainkan menyerahkan seluruh kehidupannya kepada Tuhan.


    Tidak ada satu tempat pun di dunia ini yang bisa memberikan rasa aman. Daud yang berpikir bahwa dengan lari ke tanah Filistin akan aman, bebas dari masalah, tetapi ternyata justru ia mengalami masalah yang besar. Di Filistin banyak musuh yang siap memerangi dan mengimpitnya. Banyak masalah yang bertubi-tubi dalam hidupnya. Belum lepas dari Saul, kini orang Filistin mengejar dan hendak membunuhnya. Bukankah dalam kehidupan kita pun terkadang seperti itu? Kita diperhadapkan dengan masalah yang datang silih berganti. Satu masalah disusul dengan masalah yang lain. Firman Tuhan hari ini mengajarkan kepada kita apa yang seharusnya kita lakukan saat menghadapi masalah silih berganti dalam kehidupan ini. Dalam Mazmur ini, dinyatakan bahwa ketika Daud menghadapi situasi yang sulit ia berseru kepada Allah, memohon pertolongan-Nya. Daud menyadari bahwa dengan berseru kepada Allah, ia akan mendapat kekuatan baru. Ia tahu bahwa Tuhanlah satu-satunya yang dapat menolongnya. Daud tidak hanya berseru kepada Tuhan, tetapi ia juga percaya kepada Allah. Daud memiliki iman yang teguh dalam Tuhan dan atas dasar inilah Daud tidak mencari pertolongan lain selain daripada Allah. Daud yakin bahwa Tuhan ada bersamanya, menolong dan menguatkannya.


    Banyak orang yang berkata dia sudah beriman, berdoa, tetapi setelah itu masih merasa ragu apakah Tuhan adalah Penolong bagi dirinya? Mari kita belajar dari Daud. Setelah ia berseru dan percaya bahwa Tuhan ada bersamanya, dia menjadi yakin dan tidak takut lagi. Ini artinya ada sebuah tindakan iman yang dia lakukan. Kita juga harus membuktikan iman kita kepada Tuhan dengan terus percaya dan berserah kepada-Nya. 


    “Berserahlah kepada Tuhan karena Dia tahu kelemahan kita dan Dia adalah Penolong yang ajaib kita!”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Jikalau Allah adalah satu-satunya Pribadi yang paling mengerti dan tempat yang paling aman, mengapa Anda sulit untuk berserah penuh kepada-Nya?

    2.Apakah pentingnya sikap berserah penuh pada Tuhan dalam segala situasi?


    6 min
  • 13-4-2022 - 上帝必施恩给等候祂的人 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    耶利米哀歌 3:22-25


    生活就是一场斗争,只要我们还活着,这一生总会遇到挫折困难。然而,面对问题其实让我们越来越意识到我们是极其有限的,我们需要上帝的帮助。当某人面对重重困难时,通常发生的情况是他想逃避现实。但是,当他逃避现实时,其他不少问题反而相继出现。


    哀歌是一本美丽的书。然而,这本美丽的书却是在耶利米与犹大国变成荒场的时期写成的。这本书是针对犹太人被掳往巴比伦的回应,而耶利米透过倾诉他的感受来表达他心声。他的心被他自己的问题和犹大百姓遭受毁灭所控制,以至于他的生活充满了悲伤。故此,他决定用神圣的真理来充满他的心。耶利米的心情因而转变了,他心里就有了指望(3:21下节)。耶利米盼望的根基是什么呢?就是上帝永无止境的慈爱。他意识到上帝对祂子民永无止境的慈爱以及永不断绝的怜悯。上帝的良善在我们的生活中从未止息过。耶利米使用了三个含义相近的词语,即 “慈爱、怜悯和诚实”。所有这些词语都是指着上帝的良善。上帝的慈爱保证祂与祂子民所立的约存到永远。祂的怜悯确保上帝罪恶的子民仍然能体验到上帝的良善。祂的诚实犹如坚固的锚来支撑我们动荡不安的生活。上帝的良善永远长存,每天早晨都是新的。


    当我们要悔改并与上帝建立关系时,祂必定会恢复我们。祂每天早晨都会赐下祂的怜悯和新的盼望,所以我们可以说:“祢的诚实极其广大!”如果这些天我们正在面对问题,让我们与上帝一起来面对,并持续仰望祂,因为祂的慈爱永远在我们身边。我们必须意识到我们所倚靠的上帝是能够帮助我们解决问题的上帝。将一切全然交托于祂,等候上帝的帮助,因为凡等候上帝的,上帝必施恩给他。


    生活有时确实很艰难,然而,上帝的慈爱永无止境。



    作者:椰嘉達基督徒會堂芝卡朗佈道所 – 以马內利牧师

    翻译员:蔡立基


    需要思考的问题:

    1。我们对上帝盼望的根基是什么?

    2。当我们在面对生活中的问题时,我们的态度应该如何?


    7 min
  • 13-4-2022 - Tuhan Itu Baik Bagi Yang Berharap Pada-Nya (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Ratapan 3:22-25

    Penulis : Pdt. Imanuel Faofeto


    Hidup adalah perjuangan dan selama kita masih hidup masalah akan selalu ada dalam kehidupan ini. Namun, sesungguhnya dengan adanya masalah kita semakin menyadari bahwa kita terbatas dan kita butuh pertolongan Tuhan. Sering kali yang terjadi adalah  ketika seseorang diperhadapkan dengan pergumulan malah ia ingin lari dari masalah tersebut. Tetapi ketika ia lari dari masalah, tidak sedikit masalah lain pun bermunculan. 


    Kitab Ratapan adalah kitab yang indah. Namun, kitab yang indah ini ditulis di tengah keterpurukan Yeremia dan bangsa Yehuda. Kitab ini sebagai respons terhadap pembuangan bangsa Yehuda ke Babel dan Yeremia mengungkapkan isi hatinya dengan menyatakan hal-hal yang ia rasakan. Hatinya begitu dikuasai oleh persoalan diri dan kemalangan bangsa Yehuda, sehingga hidupnya diwarnai oleh kepedihan. Dan ia memutuskan untuk mengisi hatinya dengan kebenaran Ilahi. Suasana hati Yeremia pun jadi berubah, sekarang ia berani berharap (3:21b). Apakah dasar pengharapan Yeremia? Yaitu bahwa kasih setia Tuhan tak berkesudahan. Ia menyadari bahwa tak berkesudahan kasih setia Tuhan bagi umat-Nya dan tak habis-habisnya rahmat-Nya. Kebaikan Allah tidak pernah berhenti dalam hidup kita. Yeremia menggunakan tiga kata yang maknanya berdekatan yaitu “kasih setia, rahmat, dan kesetiaan”.  Semua kata ini merujuk pada kebaikan Allah. Kasih setia Allah menjamin bahwa perjanjian dengan umat-Nya akan terus ada. Rahmat-Nya memastikan bahwa umat Allah yang berdosa tetap mengalami kebaikan-Nya. Kesetiaan-Nya merupakan sauh yang kuat untuk menyandarkan hidup kita yang terus berguncang. Kebaikan Tuhan akan terus ada, selalu baru tiap pagi bagi kita.


    Saat kita mau berubah dan membangun persekutuan dengan Tuhan, maka Ia akan memulihkan kita. Dia akan memberikan rahmat-Nya tiap pagi dan harapan yang baru, sehingga kita dapat berkata "Besar kesetiaan-Mu". Jikalau hari-hari ini kita sedang mengalami masalah, mari hadapilah bersama dengan Tuhan dan teruslah berharap kepada-Nya sebab kasih setia-Nya selalu ada bagi kita. Kita harus menyadari bahwa Allah yang kita percayai adalah Allah yang sanggup menolong kita menghadapi setiap persoalan. Serahkanlah segala sesuatu kepada-Nya dan nantikanlah pertolongan Tuhan sebab Tuhan itu baik bagi orang yang berharap kepada-Nya. 

                                                                             

    “Hidup memang kadang kala sukar

    Namun, kasih setia Tuhan tidak pernah berakhir”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Apakah dasar pengharapan kita kepada Allah?

    2.Bagaimanakah seharusnya sikap kita dalam menghadapi persoalan hidup?


    5 min
  • 12-4-2022 - 我深信祢的话语坚固我 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    诗篇 56:1-4


    在NDC崇拜 赞美歌曲“祢伟大的印证“(Bukti kebesaranMu)的歌词中,它说:我的生命成就了祢的话语,…祢与我同在,在我身上印证了祢的伟大。” 这些歌词教导我们要感恩能拥有时时刻刻坚固我们的上帝话语。上帝要通过祂的话语来引导和指引我们,以便我们能行在上帝的旨意中。上帝实际上在圣经里渴望对我们说话,即祂活着,祂也关心我们的生活。上帝要透过祂的话语来坚固我们。我们活在这个世界上总是免不了问题、苦难与挑战。纵观当今世界,经济不稳定、基本生活必须品价格日益上涨、犯罪率居高不下,甚至那没完没了的疫情,这些都可能让我们每个人都不敢迈步前进。


    那么,面对当前模糊不清的形势,我们如何还能坚定不移呢?上帝的话语提醒我们,正如诗人所说的:“我惧怕的时候,要倚靠祢。我倚靠上帝,我要赞美祂的话;我依靠上帝,必不惧怕…” 作为上帝的儿女,我们必须持续相信上帝的话语就是我们的力量。因为透过上帝的话语,我们的信心才会继续增长,我们也会更坚强地面对所有的挑战。上帝透过祂的话语要提醒我们,祂总是与我们同在。因此,不要惧怕,上帝应许会有一个充满希望的明天。


    让我们永远持续相信,并将我们的生活完全交托于上帝。因为上帝总是并时时刻刻在任何情况下都引导我们的每一步,无论喜乐还是悲伤,即便我们处在死荫的幽谷,祂仍与我们同在。我们必须每天持续通过祷告与上帝建立关系,默想祂的话语,于是我们就会被圣灵加添力量。这样,我们对上帝的信心和认识就会越来越增长。



    全然相信上帝和祂的话语

    将使我们在任何情况下依然坚强不屈。


    作者:椰嘉達基督徒會堂芝卡朗佈道所 – 以马內利牧师

    翻译员:蔡立基


    需要思考的问题:

    1。默想一下什么能让您在任何情况下都能依然坚强不屈?

    2。上帝的话语是怎么能帮助您不惧怕的呢?


    6 min
  • 12-4-2022 - Aku Percaya Firman-Mu Menguatkanku (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Mazmur 56:1-5

    Penulis : Pdt. Imanuel Faofeto


    Dalam penggalan lirik lagu NDC Worship “Bukti kebesaranMu” mengatakan: “Hidupku menggenapi firman-Mu, ... Kau bersamaku di dalamku Jadi bukti kebesaran-Mu”. Lirik ini mengajarkan kita untuk bersyukur memiliki Firman Tuhan yang selalu menguatkan kita. Tuhan mau membimbing dan mengarahkan kita lewat Firman-Nya, supaya kita berjalan dalam jalan yang Tuhan kehendaki. Dalam Alkitab sesungguhnya Tuhan mau berbicara kepada kita, bahwa Dia hidup dan Dia peduli atas hidup kita. Tuhan mau menguatkan kita melalui firman-Nya. Hidup kita dalam dunia ini tidak akan pernah lepas dari persoalan, kesulitan dan tantangan. Dengan melihat kondisi dunia saat ini, di mana perekonomian yang tidak stabil, harga-harga kebutuhan pokok yang semakin melonjak, tingkat kriminal yang tinggi, bahkan pandemi yang tak kunjung usai, bisa membuat setiap kita menjadi takut menjalani hari-hari ke depan. 


    Lalu bagaimana supaya kita tetap kuat dalam menghadapi situasi yang tidak menentu saat ini? Firman Tuhan mengingatkan kita, seperti pemazmur berkata: “Waktu aku takut, aku ini percaya kepada-Mu; kepada Allah, yang firman-Nya ku puji, kepada Allah aku percaya, aku tidak takut...” Sebagai anak-anak Tuhan kita harus tetap percaya bahwa firman Tuhan adalah kekuatan kita. Karena melalui firman Tuhan, iman kita akan terus bertumbuh dan kita akan semakin kuat menghadapi segala tantangan. Lewat firman-Nya, Tuhan mau mengingatkan kita bahwa Ia senantiasa ada bersama kita. Oleh kerana itu, jangan takut, ada jaminan Tuhan untuk hari esok yang penuh harapan.


    Mari kita senantiasa tetap percaya dan terus mempercayakan hidup kita sepenuhnya kepada Tuhan. Karena Tuhan selalu dan senantiasa menuntun setiap langkah kita dalam segala keadaan baik suka maupun duka, bahkan sekalipun kita dalam lembah kekelaman, Dia ada bersama kita. Kita harus terus membangun relasi kita dengan Tuhan setiap hari melalui doa, merenungkan Firman-Nya, maka kita akan dikuatkan oleh Roh Kudus. Dengan demikian, iman dan pengenalan kita akan Tuhan semakin bertumbuh kuat.                                   


    “Percaya penuh pada Tuhan dan Firman-Nya akan membuat 

    kita tetap kuat dalam segala situasi”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Renungkanlah apakah yang dapat membuat Anda tetap kuat dalam segala situasi?

    2.Bagaimanakah Firman Tuhan menolong Anda agar tidak takut? 


    6 min
  • 11-4-2022 - 克服惧怕感 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    诗篇 56:3-4


    恐惧是一种对威胁所产生的情绪反应或者我们身体对危险的反应。惧怕感使一个人似乎无法保护自己免受所面临的威胁。过度的惧怕感会使人沮丧,以至于他对上帝灰心失望。因此,一个人在他的生活中遭遇窘迫和挣扎时能够克服他的惧怕感是非常重要的。


    上帝的话语今天教导我们如何克服我们所经历的惧怕感。当大卫因被敌人俘虏时而感到惧怕时,他说:“我惧怕的时候要倚靠祢。我倚靠上帝,我要赞美祂的话;我依靠上帝,必不惧怕。血气之辈能把我怎么样呢?”大卫透过他对上帝的倚靠来克服他的惧怕。倚靠上帝让他有了坚强的信心,以至于他说:“我不惧怕。” 大卫不只是在自言自语。但是,他以他所认识依靠的上帝来宣示他的信心。我们每个人在面对困难、挑战、疾病,甚至死亡时,必定感受过恐惧。然而,我们必须做的第一件事就是来到上帝的面前、全然交托和在祂面前承认我们所有的软弱。因为,唯有亲近上帝,我们心灵才能得安宁,常常感受到喜乐。


    当我们惧怕时,我们需要来到上帝面前邀请圣灵来加添我们力量。我们应当意识到我们是软弱无能的人,需要上帝的帮助。倚靠上帝的生活将会帮助我们在面对前面所有的挑战时仍然保持着坚强不屈的精神。不要让我们的生活被恐惧的灵辖制!倘若我们对上帝拥有真正的信心并持续思想祂的话语,那么我们就无需活在恐惧中了。关键是生活在上帝里和祂话语的力量里,那么我们就会变得坚强。当我们行事为人端正,遵行上帝的旨意时,那么我们就会经历到上帝的平安。“公义的果效必定是平安;公义的效验必是平稳,直到永远。”(以赛亚书 32:17)。



    当恐惧辖制您的生活时,让上帝介入您的生活,那么就必定有平安。


    作者:椰嘉達基督徒會堂芝卡朗佈道所 – 以马內利牧师

    翻译员:蔡立基


     需要思考的问题:

    1。您需要做什么来克服惧怕感?

    2。当您在上帝面前承认了您所有的软弱和恐惧后,您有什么感觉?


    6 min
  • 11-4-2022 - Mengatasi Rasa Takut (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Mazmur 56:4-5

    Penulis : Pdt. Imanuel Faofeto


    Ketakutan adalah suatu tanggapan emosi terhadap ancaman atau respons kita terhadap bahaya secara fisik. Rasa takut membuat seseorang seolah-olah tidak mampu melindungi diri dari ancaman yang dia hadapi. Rasa takut yang berlebihan bisa membuat seseorang menjadi depresi, sehingga rasa percayanya kepada Tuhan tidak ada lagi. Oleh karena itu, penting sekali seseorang dapat mengatasi rasa takutnya ketika mengalami kesesakan dan pergumulan dalam hidupnya. 


    Firman Tuhan hari ini mengajarkan kepada kita bagaimana cara mengatasi rasa takut yang kita alami. Ketika Daud mengalami ketakutan karena ditangkap oleh musuhnya, ia mengatakan: “Waktu aku takut, aku ini percaya kepada-Mu; kepada Allah, yang firman-Nya ku puji, kepada Allah aku percaya, aku tidak takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?” Daud mengatasi rasa takutnya dengan menyatakan kepercayaannya kepada Tuhan. Kepercayaan kepada Tuhan membuatnya memiliki iman yang kokoh, sehingga ia mengatakan “aku tidak takut”. Daud tidak hanya sekadar berbicara kepada dirinya sendiri. Tetapi, ia menyatakan imannya bahwa ia mengenal Allah yang ia percayai. Setiap kita pasti pernah merasakan takut apabila diperhadapkan dengan kesulitan, tantangan, sakit penyakit, atau bahkan kematian. Namun, hal yang harus kita lakukan pertama kali adalah datang kepada Tuhan, berserah diri kepada-Nya, dan mengakui segala kelemahan kita di hadapan-Nya. Karena, hanya dekat Allah saja kita akan tenang dan mengalami sukacita senantiasa.


    Saat kita takut, kita perlu datang kepada Tuhan mengundang Roh Kudus untuk menguatkan kita. Kita perlu menyadari bahwa kita adalah manusia yang lemah dan butuh pertolongan Tuhan. Hidup yang mengandalkan Tuhan akan menolong kita untuk tetap tegar menghadapi segala tantangan di depan kita. Jangan biarkan roh ketakutan membelenggu hidup kita! Kalau kita memiliki iman yang sungguh-sungguh kepada Tuhan dan terus merenungkan firman-Nya, maka kita tidak perlu hidup dalam ketakutan lagi. Kuncinya adalah hidup dalam Tuhan dan dalam kuasa firman-Nya, maka kita akan kuat. Ketika kita melakukan apa yang baik dan benar, taat melakukan firman Tuhan, maka kita akan mengalami damai sejahtera Tuhan. "Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya." (Yesaya 32:17). 

                                                                           

    “Apabila ketakutan membelenggu hidupmu! 

    Hadirkanlah Tuhan dalam hidupmu maka pasti ada damai sejahtera”


    Pertanyaan untuk direnungkan: 

    1.Hal apakah yang perlu Anda lakukan untuk mengatasi rasa rakut?

    2.Apakah yang Anda rasakan setelah mengakui segala kelemahan dan ketakutan di hadapan Tuhan?


    6 min
  • 10-4-2022 - 在困境中期盼上帝 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    詩篇56:9-11


    我们经常听到或者目睹有关在印度尼西亚所发生的暴力或谋杀案件的新闻。而且往往数量还不少。然而,这只是在某个城市犯罪的一小部分而已,也是人类对彼此犯下非人道行为部分的证据。大卫在他的生命中也经历了无数的压力,以及敌人试图夺取他性命的攻击。尽管如此,当他惧怕时,他仍要倚靠他的上帝。


    大卫说道:“人能把我怎么样呢?” 人类确实可以互相压制、诽谤、仇恨,甚至互相残杀。但这当然不是大卫对他问题的回答。大卫信心十足地说:“我呼求的日子,我的仇敌都要转身退后;上帝帮助我,这是我所知道的。”(第九节)来自仇敌的压力和攻击几乎连绵不断。他们傲慢地对大卫作恶,企图想要杀害他。即便如此,大卫对上帝充满信心,以至于他没有陷入恐惧。他坚信他的敌人不能把他怎么样,因为上帝与他同在(第5节,10-12节)。大卫也相信上帝会在那些作恶的人伸张正义。上帝看到他所承受的烦恼和悲伤。大卫相信上帝必定会帮助他并赐他喜乐。这种喜乐体现在他偿还他向上帝所许的愿以及将感谢祭献给上帝。大卫在他的一生中意识到是上帝在帮助他,所以他不停赞美上帝。


    通过这个故事,我们学习到那些在上帝面前蒙悦纳的人的生活并非免于遭受患难和迫害。然而,请切记上帝看到我们的每一滴眼泪。上帝关心和理解,祂会将信心的胜利赐给我们这些倚靠祂的人。面对苦难时要有耐心。我们应当常常喜乐以及向上帝献上感谢赞美。这样,我们就能经历到上帝的帮助,以及明白上帝在苦难和窘迫背后的旨意。



    持续相信与期盼上帝,因为倘若是祂的旨意,祂必定会帮助我们的。


    作者:椰嘉達基督徒會堂芝卡朗佈道所 – 以马內利牧师

    翻译员:蔡立基


    需要思考的问题:

    1。您在生活中遭遇到逆境时,态度会是如何呢?

    2。上帝的同在是如何帮助您度过难关的呢?


    6 min

About Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

From the publisher's feed

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian