
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : Roma 5:6-11
Penulis : G.I. Triyanah
Pada tahun 1492, terjadi persaingan sengit antara keluarga Butler dan Fitzgerald. Keduanya memperebutkan posisi tinggi di kota Dublin, Persaingan terjadi cukup lama dan membuat keluarga Butler berlindung di dalam Katedral St. Patrick. Pada akhirnya keluarga Fritzgerald berinisiatif untuk mengadakan perdamaian. Ia mengambil kapak, melubangi pintu yang memisahkan mereka, dan mengulurkan tangganya tanda perdamaian. Uluran tangan ini diterima dan kedua keluarga tersebut saling mengampuni dan berdamai. Mereka yang awalnya seteru menjadi teman. Pintu tersebut telah menjadi tanda perdamaian bagi dua keluarga yang bertikai.
Nas renungan hari ini mengingatkan status kita yang dulunya adalah seteru Allah. Kita layak menerima hukuman murka Allah. Namun karena kasih-Nya Allah memberikan pintu perdamaian melaui Yesus. Ia menjadi korban penebusan agar manusia selamat dari hukuman dosa. Ia mengasihi tanpa peduli apakah kita mengasihi-Nya atau tidak. Ia menebus dan mengampuni kita, seteru Allah yang seharusnya menerima murka Allah. Melalui kematian Kristus kita telah diperdamaikan dengan Allah (ay.10). Kata diperdamaikan berasal dari kata Yunani katellagemen yang berarti memulihkan hubungan antara dua pihak. Jadi melalui kematian-Nya, Kristus telah memulihkan hubungan kita dengan Allah. Penebusan Kristus telah mengubah status kita dari budak dosa menjadi orang merdeka; dari seteru Allah menjadi anak-anak Allah; dari orang yang pantas mati menjadi orang yang memiliki hidup dan berdamai dengan Allah.
Sebagai orang yang telah mengalami pemulihan, marilah kita senantiasa bersyukur dan menghidupi anugerah penebusan yang telah diberikan kepada kita. Kita harus hidup sesuai status kita sebagai anak-anak Allah. Sebagai anak-anak Allah, kita mengalami pemulihan relasi dengan Allah, juga dengan sesama. Kita harus bersedia selalu diproses sebagai murid Kristus, untukmewujudkan kehendak Allah di dunia ini dan menjadi berkat bagi sesama.
“Kematian Kristus telah memulihkan relasi kita dengan Allah dan sesama”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Bagaimana cara Allah mendamaikan kita dengan-Nya juga dengan sesama?
2.Mengapa Tuhan harus mengorbankan anak-Nya, Yesus Kristus untuk mendamaikan kita dengan-Nya?
希伯来书 10:1-10
我曾经和几位已信主多年的会友交谈,他们都积极参与事奉,但是有关救恩的确定仍有疑虑。他们不能百分之百的确信主耶稣的牺牲能赦免他们的罪,因为对他们来说这事太轻而易举了。
没有多少人能正确的理解圣经中牺牲的概念。在旧约圣经中,用动物献祭的概念,是主耶稣将要在十字架上所行的事的形象或象征(10:1)。一次又一次地献上动物为祭,这足以证明这些祭物不能除去罪孽 (10:2-4)。因此,很需要有一个更好的祭品,即上帝之子。只一次献上就可以直到永远的除去世人的罪。这事写在希伯来书10:10:“我们凭这旨意,靠耶稣基督,只一次献上祂的身体,就得以成圣"。
上帝是预备更好祭物的那一位,而不是人类。意味着赦罪救赎是上帝自己主动的。上帝主动差祂的儿子到世上来执行祂的旨意,即用新的约来代替旧的约。以耶稣基督的身体来取代动物的身体来献祭。耶稣基督的身体成为上帝所喜悦的完美祭物。因此,基督完美的牺牲为我们打开了进入上帝施恩宝座前之路。好叫我们信基督的人罪得赦免。在基督里,我们拥有得救的确据。
“耶稣基督一劳永逸地完成之救赎工作,拥有得救的确据。”
作者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 –丘福娘传道
翻译员 : 张赛琼
默想问题:
1. 你是否还对有关耶稣里救恩的确据仍有疑虑?
2. 请祷告求圣灵帮助你能看到也接受这真理!
Nats Alkitab : Ibrani 10:1-10
Penulis : G.I. Tuty Effendy
Saya pernah berbicara dengan beberapa jemaat yang sudah lama menjadi Kristen.Mereka aktif dalam pelayanan, tetapi masih memiliki keraguan tentang jaminan keselamatan. Mereka tidak yakin seratus persen bahwa pengorbanan Tuhan Yesus dapat mengampuni dosa mereka. Sebab bagi mereka hal ini terlalu menggampangkan.
Tidak banyak orang memahami dengan benar konsep pengorbanan dalam Alkitab. Dalam kitab Perjanjian Lama, konsep mengenai pengorbanan hewan korban merupakan gambaran atau lambang dari apa yang akan dilakukan Tuhan Yesus di kayu salib (10:1). Korban-korban binatang yang dipersembahkan berulang-ulang ini membuktikan bahwa korban-korban itu tidak dapat menghapuskan dosa (10:2-4). Karena itu, sangat diperlukan suatu korban yang lebih baik,yaitu korban Anak Allah yang dapat menghapus dosa manusia sekali dan untuk selama-lamanya.Hal ini tertulis dalam Ibrani 10:10, “Dan karena kehendak-Nya inilah, kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus.”
Allahlah yang menyediakan korban yang lebih baik itu, bukan manusia. Berarti penebusan dosa adalah inisiatif Allah sendiri. Allah berinisiatif mengutus Anak-Nya kedunia untuk melaksanakan kehendak-Nya yaitu untuk menggantikan perjanjian yang lama dengan perjanjian baru. Persembahan tubuh binatang digantikan dengan persembahan tubuh Yesus Kristus. Tubuh Yesus Kristus menjadi persembahan yang sempurna dan yang berkenan kepada Allah.Dengan demikian, pengorbanan Kristus yang sempurna membuka jalan bagi kita untuk masuk ke hadirat Allah. Sehingga kita yang percaya kepada Kristus, memperoleh pengampunan dosa.Dalam Kristus kita memiliki jaminan keselamatan yang pasti.
“Karya penebusan Yesus Kristus dilakukan satu kali untuk selamanya, punya jaminan keselamatan yang pasti”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah anda masih meragukan tentang jaminan keselamatan di dalam Yesus?
2. Berdoalah supaya Roh Kudus menolong anda untuk bisa melihat kebenaran dan menerima kebenaran ini?
以赛亚书 43:1-2 ; 42:10
Rukeiya Abdul Mutakallim 是一位她的孩子在抢劫和谋杀中丧生的母亲。强盗残酷地枪杀了她的孩子,任凭他躺在街上,浑身是血及脑浆四溅散落一地。她的心灵破碎、精神崩溃。法庭判决的时候终于到了,这名年轻的强盗将受到审判。但令人惊讶的是Rukeiya 女士对杀害她儿子之嫌疑犯的回应。她说:”复仇解决不了任何问题,我的孩子也不会归还。我想帮助你能过更好的成年人生活”。她原谅了他,拥抱了他,并想帮助嫌疑犯能过更成熟和学习过更好的生活。
当人们面临压力和感觉被伤害时,往往倾向于尽力卫护他们的尊严和权利。然而,上帝的话教导我们要饶恕那些犯错的人,以宽大的心胸来饶恕他人乃是合神心意的心。上帝的圣言谓:"...你不要害怕!因为我救赎了你。我曾提你的名召你,你是属我的。你从水中经过,我必与你同在...(赛43:1-2)。这是上帝通过先知以赛亚来针对那些伤祂心的选民说的话。然而,上帝并没有毁灭祂的子民。相反的,上帝施予祂的饶恕,使人们可以活在平安之中。上帝所行的,也该当激励我们能去饶恕别人。复仇将导致敌对、偏见和破坏。无论是对被饶恕者或是对饶恕者,饶恕将带来安宁和平安。
基督也行过饶恕的事迹,祂曾经为罪人替死自己成为挽回祭来完成救赎大功。因为我们,祂受痛苦,为了使我们每一个上帝的选民从罪中得拯救。让我们常常亲近基督而活吧!让我们感恩并欢欣,因为奴役罪的轭已被折断!因为我们在基督里已获得胜利,我们就必须尽责按照祂的旨意而活。感谢上帝的恩典,即得永生的生命。
"报复将导致敌对、偏见和破坏。相反的,饶恕会带来平安"。
作者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 –黄小凤音乐老师
翻译员 : 张赛琼
默想问题
1.为什么饶恕会带来平安在我们生活中?
2.该如何来饶恕曾经得罪过我们的人?
Nats Alkitab : Yesaya 43:1-2; 42:10
Penulis : G.M. Ria Jayanti
Rukeiya Abdul Mutakallim adalah seorang ibu yang anaknya tewas dalam perampokan disertai pembunuhan. Perampok sadis telah menembak mati anaknya, ditinggalkan terbaring dijalan, berlumur darah sampai organ otaknya berserakkan. Hatinya hancur dan jiwanya tergoncang.Masa penghakiman pun tiba, perampok dengan usia yang terbilang masih cukup muda itu diadili. Tetapi sungguh menakjubkan respon ibu Rukeiya kepada tersangka yang menewaskan anaknya. Ia berkata, “Balas dendam tidak menyelesaikan apapun, tidak akan mengembalikan anakku. Aku ingin membantu engkau untuk menjalani masa dewasa yang lebih baik.” Ia memaafkannya, memeluknya dan ingin membantu agar tersangka mendapat kehidupan yang lebih dewasa dan belajar hidup lebih baik.
Ketika manusia diperhadapkan kondisi yang menekan dan rasa tersakiti, cenderung manusia akan berupaya untuk membela apa yang menjadi harga diri dan haknya. Namun firman Tuhan mengajarkan kita untuk mengampuni orang-orang yang bersalah. Hati yang besar untuk dapat hidup mengampuni orang lain adalah hati yang Tuhan kehendaki. Firman Tuhan berkata “ Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau.”(Yes. 43 : 1-2).Perkataan Tuhan melalui nabi Yesaya ini, ditujukan kepada umat yang menyakiti hati Tuhan. Namun, Tuhan tidak membinasakan umat-Nya. Sebaliknya, Tuhan memberikan pengampunan-Nya, sehingga umat bisa hidup dalam damai sejahtera. Apa yang Tuhan lakukan, harusnya juga mendorong kita untuk mengampuni orang lain. Balas dendam akan membuahkan perseteruan, perselisihan dan kehancuran. Sebaliknya, pengampunan membuahkan ketenangan dan damai sejahtera. Baik untuk yang diampuni, maupun yang mengampuni.
Kisah pengampunan juga dikaryakan Kristus yang telah menebus manusia berdosa melalui karya penebusan-Nya. Karena kita, Ia menderita agar setiap kita, umat pilihan diselamatkan dari hukuman dosa. Mari kita senantiasa hidup mendekat kepada Kristus. Mari kita bersyukur dan bersukacita karena kuk perhambaan dosa telah dipatahkan. Karena kita sudah beroleh kemenangan dalam Kristus,kita harus bertanggung jawab untuk hidupmenuruti kehendak-Nya. Bersyukurlahuntuk anugerah Tuhan, yaitu hidup yang telah beroleh keselamatan kekal.
“Balas dendam membuahkan perseteruan, perselisihan dan kehancuran. Sebaliknya, pengampunan membuahkan damai sejahtera”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Mengapa pengampunan membuahkan damai sejahtera dalam hidup kita?
2.Bagaimana cara mengampuni orang yang bersalah kepada kita?
希伯来书 11:17
当我在峇里的时候,我经常看到祭品,就摆在当地人们的房屋或商店门前。祭品乃是献给他们所祭拜的祭拜供品。布罗莫山(gunung Bromo)的居民也通过扔各种农作物和牲畜进入山的火山口,来进行年度的祭祀仪式。在世界各地,有许多族群都向他们的神明献祭。一个人爱上帝的标志之一就是他们愿意牺牲, 他有颗愿意付出给予的心。有许多能够奉献巨大数目价值的人,但不一定出自心甘情愿,而是基于其他动机。
主耶稣斥责财主不是出自甘心乐意的奉献,因为他是从他多余的投上。相反的,穷寡妇把一切养生的投上,她的心是真诚的,愿意为主牺牲。另一个例子是顺服上帝命令的亚伯拉罕,当他被命令献上他的儿子,他不拒绝也不与上帝争论,他顺服遵循上帝的旨意(来11:17)。 "愿意"这个词的意思;就是他用真诚,乐意的心去做,而且不求任何的回报代价。尽管最终上帝阻止了他并用一只羔羊来替代,但亚伯拉罕的顺服和甘心乐意是被上帝所重视的。从一开始,上帝已赐于人有渴望奉献予祂的心。在旧约中,我们读过上帝子民在祭坛上焚烧祭物的习惯。所以,祭坛上献祭等于焚烧,意味着祭物被火焰吞没了,祭物已烧尽,再也无法看到了。意思是,祭物不能再印上所有权的标记,因所有权已移交给上帝。当我们献给上帝某些东西时,不要牢记着,因已献上作为奉献的不再是属于我们的。
关于祭有一件有趣的事,原来祭不仅是物质。诗篇作者说:"上帝要的祭,就是忧伤的灵,上帝阿,忧伤痛悔的心,祢必不轻看"。忧伤的灵,乃是忧伤痛悔的心及降服。这处也讲到有关虽然过着正直的生活但却饱受诽谤、虐待和逼迫。主耶稣说: 为义受逼迫的人有福了!受到迫害和诽谤,即使我们行为正直仍遭受不平等的待遇,那会使我们心痛,心碎并打击崩溃。但不同凡响的是,若果我们乐意继续待守下去,那将成为馨香之祭达到上帝的宝座前。
"献给上帝最好的是基于甘心乐意的心奉献,并不是因被胁迫或是私人利益的动机。"
作者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 傅國傑傳道
翻译员 : 张赛琼
默想問題:
1.我们怎样才能把最好的奉献献给上帝?
2.我们可以给予上帝最好的奉献是什么?
Nats Alkitab : Ibrani 11:17
Penulis : G.I. Patrick Fuad
Ketika saya berada di Bali, saya sering melihat sesajen, tepatnya di depan rumah atau toko masyarakat disana. Sesajen merupakan bentuk persembahan kepada yang mereka sembah. Penduduk gunung Bromo juga melakukan ritual tahunan persembahan dengan melempar berbagai hasil bumi dan ternak ke dalam kawah gunung.Di berbagai belahan dunia, banyak suku di masyarakat yang melakukan ritual persembahan kepada tuhan mereka.Salah satu tanda seseorang mengasihi Tuhan adalah kerelaan hatinya untuk berkorban. Ia memiliki hati yang rela memberi.Banyak orang yang bisa memberikan persembahan dengan nilai besar.Tetapi belum tentudengan rela hati, melainkan didasari motivasi-motivasi yang lain.
Tuhan Yesus menegur orang-orang kaya yang memberikan persembahan namun tidak dengan hati yang rela, karena memberi dari kelebihannya. Sebaliknya, si janda miskin memberikan semua yang dimilikinya.Hatinya tulus rela berkorban bagi Tuhan.Contohlain adalah Abraham yangtaat pada perintah Allah. Ketika ia disuruh mempersembahkan anaknya, ia tidak menolak dan tidak berbantah dengan Tuhan. Ia menuruti saja apa yang menjadi kehendak Tuhan (Ibr. 11:17).Arti kata “rela”, berarti ia melakukannya dengan ikhlas, senang hati, serta tidak mengharapkan imbalan apapun. Meskipun akhirnya Allah mencegahnya dan menyediakan domba sebagai gantinya, namun ketaatan dan kerelaan Abraham sangat diperhitungkan Tuhan.Sejak mula, Tuhan memang memberikan suatu kerinduan di hati manusia untuk mempersembahkan sesuatu kepada Tuhan. Dalam Perjanjian Lama kita membaca kebiasaan umat Tuhan untuk memberi persembahan di atas mezbah pembakaran. Jadi, persembahan di atas mezbah itu identik dengan pembakaran. Dibakar artinya ludes dilalap api.Persembahan itu tidak lagi dapat dilihat karena sudah habis. Artinya, persembahan itu sudah tidak dapat lagi dicap kepemilikannya.Hak kepemilikannya sudah diberikan kepada Tuhan. Bila kita memberikan sesuatu kepada Tuhan, jangan lagi diingat-ingat. Yang sudah diberikan sebagai persembahan sudah bukan milik kita lagi.
Ada satu hal menarik mengenai korban. Ternyata korban itu bukan hanya materi. Pemazmur berkata: “Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kau pandang hina, ya Allah.”Jiwa yang hancur berbicara jiwa yang bertobat dan selalu berserah. Ini juga berbicara tentang kehidupan yang benar tetapi mengalami fitnah, aniaya dan penindasan. Tuhan Yesus berkata berbahagialah bila engkau dianiaya oleh sebab kebenaran. Dianiaya atau difitnah, diperlakukan tidak adil meskipun kita berlaku benar, itu menyakitkan hati, membuat hati hancur dan patah remuk. Tapi sungguh luar biasa, bila kita dengan rela menjalaninya, itu merupakan suatu korban yang harum di hadirat Allah.
“Memberikan persembahan yang terbaik kepada Tuhan adalah dengan kerelaan hati, bukan karena paksaan atau motivasi kepentingan diri sendiri”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Bagaimana cara agar kita dapat memberikan persembahan yang terbaik kepada Tuhan?
2.Apa saja persembahan terbaik yang bisa kita berikan kepada Tuhan?
歌罗西书 1:13-14
什么经常让生活变得难以持续?其中之一是认为我们在这生活当中应该得到最好的。当我们祝贺生日快乐时,我们经常会添加一句“祝你一切尽善尽美”。一个表情和一个祈祷,让那个人得到最好的。同样,当我们听说亲戚或同事生病时,我们也可能说为他最有盼望的话。那是错的吗?
当然,希望某人永远得着最好的,这是一件值得称道的好事。尽管事实上,有罪的人应得的最好的部分是与他们的犯罪行为成正比的惩罚。保罗在罗马书 6:23 中写道,罪的工价就是死。事实上,作为罪人,我们不配再得到任何好东西。我们应得的只是罪的惩罚本身。认为我们在生活中仍然应该得到最好的想法,常常导致我们误认上帝并感到失望。当我们收成罪恶的果实时,我们就认为上帝是邪恶的,不理会我们。然而,祂通过在祂创造的世界上执行祂的法律来伸张公义。
但对我们来说有好消息。我们应该被罪毁灭。但神实际上救赎我们,将我们从笼罩着今生的黑暗中拯救出来。祂将我们转移到祂爱子的国度里,使我们在祂里面得着救赎和赦罪。上帝在我们心中培养了在一个因罪而黑暗无望的世界中抱有希望的能力。如果不是上帝亲自干预,那么我们肯定会因为我们的罪行而进入永恒的惩罚。神救赎我们,在祂爱子的国度里形塑新的子民。你我愿意献出我们的生命来按照祂的计划被祂使用吗?
“从罪恶的黑暗泥浆中,上帝抬起和洁净我们,使我们属于祂”
作者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 蘇麗霞傳道
翻译员:陈虹霞
需要思考的问题:
1. 为什么上帝必须在罪恶的世界中执行祂的律法?
2. 在罪恶的世界中,上帝如何恢复我们的生命?
Nats Alkitab : Kolose 1:13-14
Penulis : G.I. Sun Friceca
Apa yang seringkali membuat hidup ini sulit untuk dijalani? Salah satunya adalah pemikiran bahwa kita layak mendapatkan yang terbaik dalam hidup ini. Tak jarang saat mengucapkan selamat ulang tahun, kita menambahkan kalimat “wish you all the best”. Satu ungkapan dan doa, supaya orang itu mendapatkan semua yang terbaik. Begitu juga saat mendengar kerabat atau rekan yang mengalami sakit penyakit.Kita juga mungkin mengucapkan kalimat-kalimat yang mengindikasikan harapan yang terbaik baginya. Apakah hal itu salah?
Tentunya berharap agar seseorang selalu mendapatkan yang terbaik adalah perbuatan baik dan terpuji. Meski sejatinya, bagian terbaik yang pantas didapatkan olehmanusia yang berdosa adalah hukuman yang sebanding dengan perbuatan dosanya.Paulus menuliskan dalam Roma 6:23 bahwasannya upah dosa ialah maut. Sesungguhnya sebagai orang-orang berdosa, kita tidak berhak untuk mendapatkan sesuatu yang baik lagi.Yang layak kita terima hanyalah hukuman dosa itu sendiri. Pemikiran bahwa kita masih layak mendapatkan yang terbaik dalam hidup, sering kali membuat kita keliru mengenali Allah dan merasa kecewa. Saat kita menuai buah dari perbuatan dosa kita, lantas kita menganggap bahwa Allah itu jahat dan tidak memperhatikan kita. Padahal Ia sedang berlaku adil dengan menegakkan hukum-hukum-Nya di dunia ciptaan-Nya.
Namun ada kabar baik bagi kita. Kita memang seharusnya menerima kebinasaan akibat dosa. Namun Allah justru menebus dan memulihkan kita dari kegelapan yang menaungi kehidupanini. Ia memindahkan kita ke dalam kerajaan Anak-Nya yang kekasih, sehingga dalam Dia kita beroleh penebusan dan pengampunandosa. Allah menumbuhkan dalam hati kita kemampuan untuk memiliki pengharapan di tengah dunia yang kelam dan pupus harapan akibat dosa. Jika bukan Allah sendiri yang turun tangan mengerjakannya, maka dapat dipastikan bahwakita akan masuk ke dalam penghukuman yang kekal sebagai buah dari perbuatan dosa kita. Allah menebus kita untuk membentuk suatu umat yang baru dalam kerajaan Anak-Nya yang kekasih.Maukah anda dan saya mempersembahkan hidup kita untuk dipakai sesuai rencana-Nya?
“Dari kelamnya lumpur dosa, Allah mengangkat dan menyucikan kita menjadi milik kepunyaan-Nya”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Mengapa Tuhan harus menegakkan hukum-hukum-Nya di tengah dunia yang berdosa?
2.Bagaimana cara Tuhan memulihkan hidup kita di tengah dunia yang berdosa?
歌罗西书 1:14
一个女孩在哭,因为她的妈妈没钱了。她被迫典当了她的金项链。在这种困难的情况下,母亲安慰孩子说:“下个月,我会为你赎回的,相信我,孩子。”我们经常听到并使用“赎回”这个词。一位病人来药房取药。这意味着他根据医生的处方购买药物。
在圣经中,救赎一词的意思是“被买下来”。这术语是被使用在有人释放奴隶的场合下。救赎一词与导致救恩的释放一词具有相同的含义。通过支付赎价从罪的捆绑中解脱出来。耶稣为让我们从罪中得释放付出了代价(马太福音 20:28; 提前 2:6)。因此,赎罪必定需要为我们的罪支付赎价。圣经非常清楚地表明,只有“透过祂的血”,即透过祂的死,才能进行救赎(西 1:14)。救赎对我们的生活有影响吗?那些认识到基督牺牲的伟大的人会歌唱感谢;就像圣徒一样。他们为被杀的救赎主唱了新歌(启 5:9)。老歌说,我没用,总是失败并无盼望!我被肉体的情欲所俘虏。然而那些被耶稣的宝血洗净,被祂的圣灵充满的人,他们有盼望。他们打败了被罪恶统治的老我。
救赎的经历必须支配我们的思想和行为。这意味着我们永远记得我们有一个新雇主,我们必须对祂负责。我们的心眼注视着战胜罪恶的基督。虽然在这个世界上生活并不容易,但这并不意味着生活必须顺其自然,输给罪。基督的救赎正是我们继续得胜生活的基础。只有坚定的信心和圣灵的能力,蒙基督所救赎的人才能为祂的救赎歌唱感恩。
“基督的救赎是我们继续得胜生活的基础”
作者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 余日新牧師
翻译员:陈虹霞
需要思考的问题:
1. 为什么基督是唯一能为人类赎罪的人?
2. 什么罪仍然囚禁你,使你无法在灵性上迈步向前?
From the publisher's feed