
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : Amsal 16:32
Penulis : G.I. Pierre Tilaar
Pernahkah saudara mendengar kisah seorang muda yang bercita-cita ingin menguasai dan mengubah dunia? Setelah bertahun-tahun ia berjuang, akhirnya ia sadar bahwa menguasai dan mengubah dunia terlalu besar baginya, sebelum ia menguasai dan mengubah negaranya. Hal yang tak jauh berbeda terjadi setelah beberapa tahun kemudian. Ia merasa bahwa menguasai dan mengubah negaranya terlalu sulit dicapai, sebelum ia menguasai dan mengubah kotanya. Beberapa tahun kemudian, ia kewalahan karena belum berhasil menguasai dan mengubah kotanya sendiri. Setelah ia menjadi tua, orang ini baru menyadari bahwa ia belum pernah melangkah untuk menguasai dan mengubah dirinya terlebih dahulu.
Nas hari ini menjelaskan kelebihan seseorang yang mau belajar menguasai dirinya. Ia melebihi seorang yang merebut atau menguasai kota-kota. Menguasai diri sendiri adalah pekerjaan yang gampang-gampang sulit. Gampang karena yang akan dikuasai adalah diri sendiri. Tapi juga sulit karena kita sering memandang remeh pekerjaan menguasai diri sendiri ini. Akibatnya, seringkali kita mengalami kegagalan. Jika kita mau belajar menguasai diri sendiri, maka kita akan belajar bersabar untuk memenangkan pertempuran hidup ini. Orang yang sabar menanti pemulihan atas hidupnya, akan terlatih untuk menguasai diri sendiri. Jika kita mulai bisa menguasai diri, maka kita tidak akan mudah diombang-ambingkan oleh situasi dan keadaan di sekitar kita. Mengapa? Karena keberhasilan menguasai diri, akan memudahkan kita untuk mengubah diri sendiri. Mengubah diri sendiri artinya mengubah cara pandang dan cara menghadapi serta mengatasi persoalan kita. Akhirnya kita bisa memperoleh kemenangan bersama dengan Allah.
Siapakah kita yang sanggup menguasai dan mengubah keadaan di sekitar kita? Dalam banyak hal, kita hanya punya pilihan untuk menguasai dan mengubah diri sendiri. Roh Kudus selalu siap menuntun kita untuk hidup seturut Firman-Nya, sehingga pada akhirnya Firman Tuhanlah yang menguasai dan mengubah hidup kita. Sayangnya, kita lebih tertarik menguasai dan mengubah keadaan hidup ini agar sesuai dengan apa yang kita inginkan. Padahal hanya dengan belajar menguasai dan mengubah diri sendirilah, kita bisa hidup di atas keadaan dan situasi sekitar kita. Hanya dengan menguasai dan mengubah diri sendirilah, kita bisa memenangkan hari-hari perjuangan kita, bersama Kristus yang menang itu.
“Kemenangan dalam hidup tidak terjadi ketika kita berhasil menguasai dan mengubah keadaan, tapi ketika kita telah menguasai dan mengubah pikiran dan hati kita.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Apa saja hal yang sering mengganggu hidup Anda?
2.Bagaimana cara menguasai keadaan di sekitar Anda?
约伯记 42:5-6
灰姑娘是一个著名的故事,讲述了一个善良、诚实、勤奋和真诚的女人。然而,她却受到了母亲和继姐妹的不公平对待。这个故事多次以各种版本搬上大银幕,启发了很多孩子。孩子们认为灰姑娘是英雄,是他们引以为傲的角色。令人惊讶的是,虽然灰姑娘的生活充满了不公平的对待,但这个角色仍然受到孩子们的喜爱。为什么?因为故事的结局是幸福的。
今天的经文提到了约伯在上帝面前谦卑懊悔的时候。约伯不再吹嘘自己的虔诚和纯真清白。在前面的章节中,约伯觉得他不该经历挣扎和痛苦。约伯觉得自己过着公义和正直的生活。像我们一样,我们常常不接受发生的问题和斗争,即使我们已经过正确和公正的生活。我们已经很好地照顾了健康。我们也安分尽力的工作。我们认为这一切都不会带来问题和挣扎。的确,由于上帝的恩典,我们能够过虔诚和正义的过活。所以,无论人的生活多么虔诚,在神面前还是要承认祂的圣洁和主权。这是约伯康复的第一步。他承认只有上帝才是真实无误的,并且主宰一切。
让我们学习基督的生活。在祂的一生中, 祂是真正的虔诚和正义。但耶稣从不觉得不当受苦和死在十字架上。我们呢?当我们仍然觉得自己不该经历这一生的挣扎和困难时,这意味着我们还没有与现状和解。我们觉得环境有问题,包括我们周围的人都是原因。当这开始从内部侵蚀我们时,请仰望基督,祂在被钉死在十字架上时并没有责备任何人!
“了解基督的挣扎和苦难确实使我们成为能够与环境和睦的人。”
作者:椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會 – 萬碧恩傳道
翻译员:陈虹霞
需要思考的问题:
1. 你为什么不应该在生活中依靠你的敬虔和良善?
2. 你如何在基督的受苦和死亡不是因祂的罪造成的之上赋予意义?
Nats Alkitab : Ayub 42:5-6
Penulis : G.I. Pierre Tilaar
Cinderella adalah kisah terkenal tentang seorang perempuan yang baik hati, jujur, rajin dan tulus hati. Namun ia malah mengalami perlakuan yang tidak adil dari ibu dan saudara tirinya. Kisah yang telah berulang kali diangkat ke layar lebar dengan berbagai versi ini, telah banyak menginspirasi anak-anak. Anak-anak menganggap bahwa Cinderella adalah pahlawan dan tokoh yang mereka banggakan. Anehnya, meskipun hidup Cinderella penuh degan perlakuan tidak adil, namun tetap saja tokoh ini disukai anak-anak. Mengapa? Karena akhir dari ceritanya yang bahagia.
Nas hari ini mengangkat saat-saat Ayub merendahkan diri dalam penyesalan di hadapan Allah. Ayub berhenti membanggakan kesalehan dan ketidakberdosaannya. Di pasal-pasal sebelumnya, Ayub merasa tidak pantas mengalami pergumulan dan penderitaan. Ayub merasa sudah menjalankan hidup secara saleh dan benar. Seperti kita yang kerap kali tidak terima dengan masalah dan pergumulan yang terjadi, padahal sudah menjalankan hidup dengan baik dan benar. Kita sudah menjaga kesehatan dengan baik dan benar. Kita juga sudah bekerja dengan baik dan benar. Kita menyangka bahwa semua itu tidak akan mendatangkan masalah dan pergumulan. Sesungguhnya kita mampu hidup saleh dan benar karena anugerah Allah. Jadi, sesaleh apa pun hidup manusia, di hadapan Allah ia tetap harus mengakui kekudusan dan kedaulatan-Nya. Inilah langkah awal pemulihan Ayub. Ia mengakui bahwa hanya Allah saja yang benar dan berdaulat atas segalanya.
Mari kita belajar dari kehidupan Kristus. Ia yang sungguh-sungguh saleh dan benar dalam hidup-Nya. Namun Yesus tidak pernah merasa tak pantas menderita dan mati di atas kayu salib. Bagaimana dengan kita? Saat kita masih merasa diri tak pantas mengalami pergumulan dan kesulitan di hidup ini, artinya kita belum berdamai dengan keadaan. Kita merasa bahwa keadaanlah yang salah, termasuk orang-orang di sekitar kita adalah penyebabnya. Saat hal ini mulai menggerogoti kita dari dalam, pandanglah pada Kristus yang tidak menyalahkan siapa-siapa saat Ia sedang dipaku dan disalibkan!
“Mengenal pergumulan dan penderitaan Kristus sungguh menjadikan kita orang yang bisa berdamai dengan keadaan.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Mengapa Anda tidak boleh mengandalkan kesalehan dan kebaikan hidup Anda?
2.Bagaimana Anda memaknai penderitaan dan kematian Kristus yang tidak disebabkan oleh dosa-dosa-Nya?
彼得前书 5:7
靠近山脚的村道边上,站着一个刚刚登完山的人。他背着一个又大又重的背包,等待着上车。 10 分钟后,一辆开放式卡车靠近,载了他一程。上车后,看到登山者仍然紧紧地站在车厢后缘,还背着背包。即使他已经在车上,登山者仍然因为背着沉重的背包挣扎。上面的例子很像我们向神求助时仍然喜欢背负重担的习惯。
今天的经文要教导,作为信徒,我们必须有勇气将我们所有的忧虑交给上帝。为什么?因为祂看顾祂的子民。上面这段经文并没有责怪忧心忡忡的人类。忧虑是我们作为人类的一个标志。使徒彼得提醒信徒要把他们的忧虑交给神。交托意味着与情况和睦,不受周围环境的控制。当我们真正将忧虑交托给神时,我们就会开始以不同的方式看待生活的困难。首先,我们会发现神对人生的挣扎和困难有一个计划。其次,我们发现这些挣扎和困难并不比上帝大。我们开始对上帝有新的体验。圣经关于一位至高无上的上帝的话是通过我们的经历、挣扎和艰辛得到体现的。透过这两件事,我们变得更有能力赢得奋斗和困难的日子。
我们在祷告中经常说什么?也许是这样的: “主啊,请在我们生活的挣扎和困难中参与。”但是我们祷告之后会发生什么呢? 我们常常没有让上帝在我们的生活中工作, 对吗?这就像那位登山者决定搭一辆车,但登上车後,他仍然背负着沉重的背包。我们不也是如此吗?就好像我们比上帝知道的更多,更伟大,更有经验。这种生活不会教我们任何关于上帝的事。让我们学习把我们所有的忧虑都交给神!
“学习将我们所有的忧虑交给上帝,
就像学习在现实生活中体验上帝话语真理的力量一样。”
作者:椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會 – 萬碧恩傳道
翻译员:陈虹霞
需要思考的问题:
1. 为什么你很难把忧虑交给神?
2. 学习把忧虑交给神有什么好处?
Nats Alkitab : 1 Petrus 5:7
Penulis : G.I. Pierre Tilaar
Di tepian jalan perkampungan dekat kaki gunung, berdiri seorang yang baru saja menyelesaikan pendakiannya. Sambil memikul ransel yang besar dan berat, ia menunggu mobil untuk ditumpangi. 10 menit kemudian, satu mobil bak terbuka menghampiri dan memberinya tumpangan di bagian belakang. Setelah naik ke mobil, si pendaki terlihat masih berdiri memegang erat tepian belakang kabin kendaraan dan masih memikul ranselnya. Meski sudah naik kendaraan, namun sang pendaki masih harus bergumul dengan ransel berat yang dipikulnya. Contoh kejadian di atas sangat mirip dengan kebiasaan kita yang suka memikul beban berat saat kita sudah meminta pertolongan Tuhan.
Nas hari ini ingin mengajarkan bahwa sebagai orang percaya, kita musti berani menyerahkan segala kekhawatiran kita kepada Allah. Mengapa? Sebab Ia yang memelihara umat-Nya. Nas di atas tidak menyalahkan manusia yang khawatir. Khawatir merupakan salah satu tanda bahwa kita adalah manusia. Rasul Petrus mengingatkan orang percaya untuk menyerahkan kekhawatirannya kepada Tuhan. Menyerahkan berarti berdamai dengan keadaan dan tidak dikuasai lagi oleh keadaan yang terjadi di sekitar kita. Saat kita sungguh-sungguh menyerahkan kekhawatiran kepada Tuhan, kita akan mulai melihat kesulitan hidup dengan cara yang berbeda. Pertama, kita akan menemukan bahwa Tuhan punya rencana dalam pergumulan dan kesulitan hidup. Kedua, kita menemukan bahwa pergumulan dan kesulitan tersebut tidak lebih besar dari Tuhan. Kita mulai memperoleh pengalaman baru bersama Tuhan. Perkataan Alkitab tentang Allah yang berdaulat itu menjadi nyata lewat pengalaman, pergumulan dan kesulitan hidup kita. Melalui dua hal inilah, kita menjadi lebih mampu memenangkan hari-hari yang penuh pergumulan dan kesulitan.
Apa yang sering kita ucapkan dalam doa-doa kita? Mungkin ini: “Tuhan, berperkaralah dalam pergumulan dan kesulitan hidup kami.” Tapi apa yang terjadi setelah kita berdoa? Sering kita gagal merelakan Tuhan berperkara dalam hidup kita bukan? Mirip seperti pendaki gunung yang memutuskan untuk menumpang dengan sebuah mobil, namun setelah berada di atas mobil, ia masih memikul beban ranselnya yang berat itu. Bukankah kita pun demikian? Seolah-olah kita lebih tahu, lebih hebat dan lebih berpengalaman dari Tuhan. Tindakan hidup seperti ini tidak akan mengajarkan apa-apa tentang Tuhan kepada kita. Mari kita belajar menyerahkan segala kekhawatiran kita kepada Tuhan!
“Belajar menyerahkan segala kekhawatiran kita kepada Tuhan, sama dengan belajar mengalami kuasa kebenaran Firman Tuhan secara nyata di hidup ini.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Mengapa Anda sulit menyerahkan kekhawatiran Anda kepada Allah?
2. Apa faedahnya belajar menyerahkan kekhawatiran Anda kepada Allah?
箴言 23:18
生活中有些事情是我们可以改变的。例如,将经典风格的房屋模型改为极简风格。把长直发改成卷发和变短。将富含碳水化合物的饮食改为蔬菜和水果。尽管生活中有很多事情我们可以改变,显然地还有更多事情是我们无法改变的。例如:我们不能更改出生时间和地点;抚养我们长大的家庭;以及做出错误决定所涉及的风险。
今天的经文邀请我们以未来为坚强的理由继续这艰难的生活。广阔的未来是我们充满希望的理由。为什么?因为基督已经战胜了死亡,所以信徒的希望不会落空。在基督里,我们相信有一个充满希望的明天。对于昨天发生的一切,我们无法改变并做任何有意义的事情。但是我们可以透过与今生发生的所有事件和睦来克服它。处理不可逆转的情况的方法是与情况达成协议。不要一直为已经发生的事情而后悔,“如果我不嫁给他,生活不会是这样吗?或者,“为什么我刚才要经过这条路,否则就不会发生这件事。
让我们学会停止因为已经发生的一切而后悔和折磨自己。我们学习与复活的基督一起生活。有了耶稣,我们仍有希望等待着我们。不要一直浪费时间感叹现况!空等并试图带回无法返回的东西是没有用的。放下那些令人窒息的往事!让我们再次兴起,成就美好的未来!让主耶稣在你的生命中工作。
“与环境和睦,就像把所有过去的痛苦抛在脑后,
让上帝在我们的生活中工作。”
作者:椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會 – 萬碧恩傳道
翻译员:陈虹霞
需要思考的问题:
1. 过去有什么情况是你无法改变的?你和他和好了吗?
2. 你相信与耶稣一起你能兴起,成就充满希望的未来吗?
Nats Alkitab : Amsal 23:18
Penulis : G.I. Pierre Tilaar
Ada beberapa hal dalam hidup ini yang bisa kita ubah. Misalnya, mengubah model rumah yang bergaya klasik menjadi gaya minimalis. Mengubah model rambut yang lurus panjang, menjadi keriting dan pendek. Mengubah pola makan yang banyak karbohidrat, menjadi sayuran dan buah-buahan. Sekalipun ada banyak hal yang bisa kita ubah di hidup ini, kenyataannya ada lebih banyak lagi yang tak bisa diubah. Misalnya: kita tidak bisa mengubah waktu dan tempat kelahiran; keluarga yang membesarkan kita; dan risiko yang terjadi akibat mengambil keputusan yang salah.
Nas hari ini mengajak kita untuk menjadikan masa depan sebagai alasan kuat untuk melanjutkan kehidupan yang sulit ini. Masa depan yang terbuka lebar adalah alasan kita untuk berharap. Mengapa? Karena Kristus telah mengalahkan maut, sehingga harapan orang percaya tidak akan sia-sia. Dalam Kristus kita percaya bahwa ada hari esok yang penuh harapan. Kita tidak dapat mengubah dan melakukan sesuatu yang berarti untuk semua yang sudah terjadi pada hari kemarin. Namun kita bisa mengatasinya dengan cara berdamai dengan semua peristiwa yang telah terjadi di hidup ini. Cara untuk mengatasi keadaan yang tidak bisa diubah lagi adalah berdamai dengan keadaan. Jangan terus-terusan menyesali sesuatu yang sudah terjadi, “Coba kalau saya tidak menikah dengannya, hidup tentu tak akan begini? Atau, “Kenapa juga tadi saya lewat jalan ini, kalo nggak peristiwa ini nggak bakalan terjadi,” dan seterusnya.
Mari kita belajar untuk berhenti menyesali dan menyiksa diri, karena semua yang sudah terjadi. Kita belajar menjalani dan menghadapi hidup ini bersama Kristus yang telah bangkit. Bersama Yesus masih ada harapan yang menanti di depan kita. Jangan terus buang waktu untuk meratapi keadaan! Percuma menantikan dan berusaha mengembalikan sesuatu yang tidak mungkin kembali. Lepaskan kenangan lalu yang menyesakkan itu! Mari bangkit lagi untuk meraih masa depan yang indah! Izinkan Tuhan Yesus bekerja di dalam hidup Anda.
“Berdamai dengan keadaan sama dengan meninggalkan segala kepedihan masa lalu dan mengizinkan Allah bekerja dalam hidup kita.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Apa keadaan di masa lalu yang tidak bisa Anda ubah? Sudahkah Anda berdamai dengannya?
2.Apakah Anda yakin bahwa bersama Yesus Anda bisa bangkit dan meraih masa depan yang penuh harapan?
约伯记42:1-6
您是否在途中遇到过严重的堵车吗?我们在收费公路上遇到过严重的交通拥堵,并且没有办法摆脱那交通拥堵。您看得越远,就会觉得那堵车的时间越长。您通常会做些什么呢?也许您会唠叨、生气、恼火,并反复的按喇叭。您做的越多,您在交通拥堵中的不安和压力就会越大,不是吗?在那样的时候,您能做什么呢?似乎没有什么可以做的,除了与环境和睦。
今天的经文是约伯对他所挣扎的最后回应。这部分可以说是他所经历的挣扎的答案。最终,约伯真的明白上帝在他患难背后的所有工作吗?事实上,约伯一直让他自己处在无知之中。证据是这个经文的位置被放在42章10-15节的前面就是约伯状况恢复之前的时候。这表明了复兴不是约伯挣扎的答案。他在恢复之前就已经赢了。相反地,这个复苏是被理解为那场胜利的结局。当约伯在他所经历的苦难中承认上帝的主权和智慧时,他就得胜了。在他漫长的挣扎中,约伯对上帝有了更深的认识。他敢于将自己的未来交托在上帝的手中。约伯成功与他所经历的挣扎和睦。
让我们也学会与环境和睦吧。近两年的情况,已将我们的生活挤压到如此的程度。当我们承认上帝的主权时,我们就知道今生所发生的一切都在上帝的知识范围内。在其中,我们遇到上帝永不会错,永不会败的智慧引导我们的生活。上帝知道我们生命的整个旅程,所以祂也最清楚如何引导我们的生活。和睦并不等于向环境投降。和睦是信心的一步,将我们所有的挣扎交托给至高无上且睿智的上帝。
“与环境和睦不会立即改变压垮今生的困难。但从那里,
我们能以对掌管我们生命的上帝的信心来看待这一生。”
作者:椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會 – 萬碧恩傳道
翻译员:赖家惠
反思 :
1。向环境投降和与环境和睦有什么区别呢?
2。您为什么需要与那在您的生活中已很久而艰难的环境和睦呢?
Nats Alkitab : Ayub 42:1-6
Penulis : G.I. Pierre Tilaar
Pernahkah Anda terhambat macet parah dalam perjalanan? Kita mengalami kemacetan parah di jalan tol dan tak ada pilihan untuk keluar dari jalur macet tersebut. Semakin jauh Anda memandang, macet tersebut terasa semakin panjang. Apa yang biasanya Anda lakukan? Mungkin Anda mengomel, marah, kesal, dan berulang kali memencet klakson. Semakin Anda melakukannya, semakin Anda gelisah dan stres dalam kemacetan, bukan? Apa yang dapat Anda lakukan di saat seperti itu? Rasanya tidak ada yang bisa dilakukan, selain berdamai dengan keadaan tersebut.
Nas hari ini merupakan tanggapan Ayub yang terakhir terhadap segala pergumulannya. Bagian ini bisa dikatakan sebagai jawaban atas pergumulan yang dialaminya. Pada akhirnya, apakah Ayub sungguh memahami semua pekerjaan Ilahi di balik kesengsaraannya? Nyatanya, Ayub tetap membiarkan dirinya berada dalam ketidaktahuan. Buktinya posisi teks ini diletakkan sebelum pemulihan keadaan Ayub pada pasal 42:10-15. Ini menunjukan bahwa pemulihan bukanlah jawaban atas pergumulan Ayub. Dia sudah menang sebelum dipulihkan. Sebaliknya, pemulihan ini dipahami sebagai konsekuensi dari kemenangan itu. Kemenangan Ayub terjadi saat ia mengakui kedaulatan dan hikmat Allah, di tengah semua penderitaan yang dialaminya. Dalam pergumulan panjangnya, Ayub mengalami pengenalan yang semakin dalam akan Allah. Ia berani menyerahkan masa depannya ke dalam tangan Allah. Ayub berhasil berdamai dengan pergumulan yang sudah dilewatinya.
Marilah kita juga belajar berdamai dengan keadaan. Keadaan yang selama 2 tahun terakhir ini menghimpit hidup kita begitu rupa. Bila kita mengakui kedaulatan Allah, maka kita tahu bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidup ini ada dalam pengetahuan Tuhan. Di dalamnya kita bertemu dengan hikmat Allah yang tak pernah salah dan tak pernah gagal memimpin hidup kita. Allah tahu seluruh perjalanan hidup kita, sehingga Ia juga yang paling tahu cara memimpin hidup kita. Berdamai tidak sama dengan menyerah pada keadaan. Berdamai adalah sebuah langkah iman untuk menyerahkan seluruh pergumulan kita kepada Allah yang berdaulat dan berhikmat.
“Berdamai dengan keadaan tidak langsung mengubah kesulitan yang menghimpit hidup ini. Tapi dari situlah kita melihat seluruh hidup ini dengan iman kepada Allah yang berdaulat atas hidup kita.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Apa perbedaan antara menyerah dengan keadaan dan berdamai dengan keadaan?
2.Mengapa Anda perlu berdamai dengan keadaan yang telah lama dan sulit berlalu dari hidup Anda?
约翰一书 4:12下节
鲍勃和珍妮是一对已经庆祝过他们金婚纪念日的老年夫妻。他们经常被邀请一起出席在各种公开的座谈会。并获得多家社会服务机构的奖励。他们被公认为一对在建立家庭里和睦和谐的夫妻,以致对他们子孙后代以及整个大家庭都有影响。他们获得“完美爱情的家庭”的美名。鲍勃和珍妮是美满家庭生活中人物的好例子。他们的生活能造福许多人。
Agape爱就是上帝的属性和位格。真正的爱不能与上帝隔绝,因为上帝就是爱。当我们爱别人时,不可见的上帝就会变得可见,即“如果我们彼此相爱,上帝就住在我们里面。” 爱别人意味着我们已经表明上帝住在我们里面。“彼此相爱”这个词是个主动句,意思是说每个信徒都积极主动地爱。不是互相等待,而是事先服侍、帮助并主动敞开心扉,为着他人的着想而鼓励他人。上帝不只是以祂所有的荣耀和伟大居住在永恒的天堂里。祂愿意住在我们里面,用祂的爱来丰盛我们的生命。这就是最伟大,最奇妙的爱。完全的爱(希腊语: teleioo),即达到终结的目的就是爱他人。我们成为爱的管道,以爱的行动去祝福。爱的行动基于耶稣基督里的信心。这就是使徒约翰所强调的:“我们若彼此相爱,上帝就住在我们里面,爱祂的心在我们里面得以完全了。”
我们必须生活在爱里,并彼此相爱。以至上帝住在我们里面,而我们也在祂里面。我们在爱里扎根、成长并结出果子。坚信不移的爱,将成全上帝的旨意。我们在爱里得着力量来祝福更多的人。
“生动和完全的爱是成全上帝旨意的爱。”
作者:椰嘉達基督徒會堂安貝拉堂會 – 房仁康傳道
翻译员:蔡立基
需要思考的问题:
1。您的生活专注于上帝的爱吗?
2。您的爱如何能完全呢?
From the publisher's feed