
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : Mazmur 128:1-6
Penulis : G.I. Swannius Bong
Kumpul keluarga pada malam Imlek adalah sebuah tradisi yang sulit ditinggalkan. Dalam kebiasaan berkumpul itu, biasanya keluarga berharap agar berkat dapat terus dialami pada tahun yang baru. Ini adalah sebuah tradisi yang sangat indah dalam membangun kebersamaan dan komunikasi. Tetapi sayangnya, terkadang dalam kumpul keluarga, karena konsep berkat tahun baru hanya seputar kebutuhan jasmani atau untuk membangun sesuatu yang berkaitan dengan kepentingan pribadi atau orang terdekatnya. Sehingga dalam kumpul keluarga tidak jarang diisi oleh kegiatan-kegiatan yang hanya menyenangkan diri sendiri seperti mabuk-mabukan dan berjudi. Dan tidak sedikit juga diisi oleh kepercayaan dari sejumlah mitos yang tidak bertanggung jawab.
Nas renungan hari ini juga tertuliskan tentang keluarga yang menerima berkat Tuhan. Berkat dalam pekerjaan dan kesehatan, istri dan anak-anak. Semua berkat itu diterima dengan begitu luar biasa bagi anggota keluarga saat berkumpul bersama (ay. 2-3). Tetapi penulis Mazmur tidak bermaksud hanya menceritakan seputaran tentang berkat indah yang dialami oleh keluarga itu saja. Penulis juga menulis alasan keluarga itu menerima berkat. Pada ayat 1 dikatakan, “Berbahagialah setiap orang yang takut akan Tuhan dan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya.” Artinya berkat yang begitu indah itu hanya diterima jika hidupnya hormat dan taat kepada kehendak Tuhan. Tetapi tidak hanya sampai di sana, berkat itu akan dialami tidak boleh hanya untuk diri sendiri atau keluarga inti, tetapi mengalir sampai kepada keturunannya (ay. 6a). Berkat itu juga mengalir sampai kepada wilayah hidup di sekitar, dalam hal ini Yerusalem (ay. 5). Bahkan berkat damai itu dirasakan sampai kepada bangsanya yaitu Israel (ay. 6b). Berkat Tuhan itu punya alasan dan tujuan yang sesuai dengan kehendak-Nya di dalamnya. Tuhan ingin anak-anak-Nya yang berharap mendapat berkat kebaikan tidak hanya berfokus pada berkat menurut keinginannya, tetapi berfokus untuk menaati Tuhan, serta berfokus menjadi berkat bagi orang-orang di sekitarnya.
Malam imlek seringkali hanya diisi kemeriahan dan kumpul bersama keluarga dengan kegiatan-kegiatan menyenangkan. Tidak salah akan hal itu. Tetapi persoalannya tidak sedikit orang Kristen yang melupakan identitasnya sebagai anak Tuhan sehingga terjatuh kepada godaan melakukan sesuatu yang tidak menyenangkan Tuhan dan tidak menggunakan kesempatan itu menjadi berkat bagi keluarga besarnya dan rekan-rekannya. Renungan dalam mazmur ini seharusnya mengingatkan untuk takut dan taat kepada Tuhan sekaligus menjadi saksi Tuhan dan menjadi berkat bagi sekitar kita.
“Kumpul keluarga menjadi berkat yang indah dan mulia dari Allah jika kita memiliki hati yang hormat dan taat kepada kehendak Allah dan menjadi berkat bagi sesama kita.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Apa yang menjadi nilai penting yang harus dipegang agar keluarga dapat berkumpul dengan menghasilkan berkat mulia dari Allah kita?
2.Apa yang Anda lakukan agar kesempatan berkumpul dengan keluarga dalam perayaan imlek menjadi kesempatan menjadi berkat bagi sesama?
创世记 17:1-10
“任务越有价值,完成它的努力就越大”,像这样的明智的话我们应该很熟悉。一项我们认为如此重要的任务,再多的挑战也无法阻止它。因为对任务价值的鉴赏会极大地影响执行任务的忠诚度和热情。除非,在我们看来,任务很低,没有意义。没有任何挑战也没有去执行。与亚伯拉罕所立的约也是如此。在克里斯托弗·赖特 (Christopher Wright) 的题为《上帝子民的使命》(The Mission of God's people's Mission) 一书中说:“亚伯拉罕之约的荣耀福音(好消息)是上帝的使命,最终要祝福万国。亚伯拉罕的后裔不断面临的挑战是“通过你和你的后代”执行这项使命的计划,因此他的后裔必须相信并服从这项使命。”
在今天的默想中,上帝再次提醒向亚伯兰所立的约。在前一章亚伯兰与他的后代斗争,撒莱为他娶了一名叫夏甲的女人为妻,并生下了以实玛利。但这不是照着神的应许。神只会使用亚伯兰和撒莱的后裔。随着亚伯兰和撒莱渐渐变老,他们很难理解这个看似不可能的应许。然而,上帝有一个永恒的计划。永恒的使命。神会使用亚伯兰。上帝在本章开始说“他是全能的上帝”(第 1 节),然后将亚伯兰的名字改为亚伯拉罕,因为上帝命定他成为多国的父 (第 5 节)。然后神用一个永恒的约来约束那个应许 (第 7 节)。目标是通过亚伯拉罕的后裔,所有国家都得到上帝的祝福。成为上帝子民的祝福。上帝命令亚伯拉罕的所有后裔都必须继续遵守那个约 (9-10 节)。上帝视万国为宝贵。而这个任务,对于亚伯拉罕的后裔来说,应该是一项宝贵的任务。亚伯拉罕的后裔必须遵守圣约才能成为祝福,直到任务完全完成。
在后来的历史中,以色列人,亚伯拉罕的后裔,他们失败了。他们认为没有价值,并且不忠于盟约。但是上帝对所有国家的爱永远不会改变。上帝透过耶稣基督的死,与真正的以色列人立下了永恒的约。亚伯拉罕的祝福是被那些相信耶稣基督的人所接受的。这项宝贵的任务永远不会停止。上帝不只是希望祂的子民享受祂的祝福。上帝希望祂的子民成为祝福并祝福所有的国家。现在这成为我们所有人的挑战,作为祂的子民,我们愿意看到价值并遵守圣约吗?我们想成为祂的工具来完成祂永恒的计划吗?还是像失败的以色列人一样?或者像基督,真正的以色列人,通过牺牲祂的生命来完成天父在世界上的工作?
“放弃挑战并不是完成上帝永恒圣约使命的人的标志。”
作者:椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會-蔡國閃傳道
翻译员:陈虹霞
需要思考的问题:
1. 你认为上帝的圣约使命对你的生活有多大价值?
2.你做了什么来让这个使命在你的生活中能够完成?
Nats Alkitab : Kejadian 17:1-10
Penulis : G.I. Swannius Bong
“Semakin berharga sebuah tugas, semakin besar juga perjuangan untuk menyelesaikannya,” kalimat bijak semacam ini seharusnya tidak asing lagi bagi kita. Tugas yang kita anggap sangat penting maka tantangan sebesar apa pun seharusnya tidak dapat menghentikannya. Karena penghargaan akan berharganya nilai sebuah tugas akan sangat mempengaruhi kesetiaan dan gairah dalam menjalankan tugas itu. Kecuali, menurut kita tugas itu rendah dan tidak memiliki arti apa pun. Tidak ada tantangan pun, akan tetap tidak dikerjakan. Demikian juga perjanjian dengan Abraham. Dalam buku yang berjudul The Mission of God’s people karya Christopher Wright mengatakan, “Injil (kabar baik) yang mulia dari perjanjian Abraham adalah misi Allah yang pada akhirnya adalah untuk memberkati seluruh bangsa. Tantangan terus menerus kepada keturunan Abraham adalah rencana untuk melakukan misi itu “melalui Anda dan keturunanmu” karena itu keturunannya perlu untuk memercayai dan menaati misi itu.”
Pada renungan hari ini, Allah kembali mengingatkan perjanjian kepada Abram. Pada pasal sebelumnya Abram bergumul dengan keturunannya, dengan Sarai mengambilkannya seorang perempuan bernama Hagar menjadi istrinya dan melahirkan Ismael. Tetapi hal ini tidak sesuai dengan janji Allah. Allah hanya akan memakai keturunan dari Abram dan Sarai. Karena usia Abram dan Sarai terus bertambah, tidak mudah bagi mereka untuk memahami akan janji yang seakan-akan mustahil ini. Namun, Allah memiliki rencana kekal. Misi yang kekal. Allah akan memakai Abram. Allah memulai pasal ini dengan mengatakan bahwa “Dia adalah Allah yang Mahakuasa” (ay. 1) kemudian mengubah nama Abram menjadi Abraham, karena Allah menetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa (ay. 5). Kemudian Allah mengikatkan janji itu dengan Perjanjian kekal (ay. 7). Tujuannya adalah melalui keturunan Abraham segala bangsa menerima berkat Allah. Berkat menjadi umat Allah. Dan Allah memerintahkan agar semua keturunan Abraham harus terus-menerus memegang perjanjian itu (ay. 9-10). Allah memandang berharga segala bangsa. Dan seharusnya tugas ini menjadi tugas yang berharga bagi keturunan Abraham. Keturunan Abraham harus menjaga perjanjian untuk menjadi berkat hingga tugas itu tergenapi sepenuhnya.
Dalam sejarah selanjutnya, bangsa Israel, keturunan Abraham, mereka gagal. Mereka tidak memandang berharga dan tidak setia pada perjanjian itu. Tetapi kasih Allah kepada segala bangsa tidak pernah berubah. Allah mengikat perjanjian kekal itu dengan Israel sejati, yaitu Yesus Kristus lewat kematian-Nya. Dan berkat Abraham itu diterima oleh orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus. Tugas berharga itu tidak pernah berhenti. Allah tidak hanya ingin umat-Nya menikmati berkat-Nya saja. Allah ingin umat-Nya menjadi berkat dan memberkati segala bangsa. Dan sekarang menjadi tantangan bagi kita semua sebagai umat-Nya, apakah kita mau memandang berharga dan memelihara perjanjian itu? Apakah kita mau menjadi alat-Nya untuk menggenapi rencana kekal Allah ini? Atau jadi seperti bangsa Israel yang gagal? Atau seperti Kristus, Israel sejati, yang menyelesaikan tugas Bapa dalam dunia hingga mengorbankan nyawa-Nya?
“Menyerah pada tantangan bukanlah ciri dari seseorang yang akan menyelesaikan Misi Perjanjian Kekal dari Allah.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Menurut Anda seberapa berharga misi Perjanjian Allah bagi hidup Anda?
2.Apa yang Anda lakukan agar misi itu dapat terlaksana dalam hidup Anda?
腓力比书 2:6-11
一段视频显示,一个3岁的小男孩被父母教导有关顺服父母的话。他父亲把他最喜欢的巧克力放在桌子上,并叮嘱他在父母回来之前不可吃。如果他顺服,将会得到更大的巧克力为奖励。摄像机录制 10 分钟的时间记录了孩子如何抗拒吃巧克力的诱惑。当他看着巧克力时,流了口水。他只摸却不敢吃。他父母在外面只是笑着看监视器,并希望他们的儿子能通过考验。直到第10分钟后,他父母终于回来了,因儿子的顺服就给了他奖赏。
腓立比书记载:“(基督)既有人的样子,就自己卑微,存心顺服,以至於死,且死在十字架上。”基督顺服走苦路(via dolorosa)并非容易的事。在祂的人性中,祂在客西马尼园中挣扎,直到祂的汗珠如大血点滴在地上(路加福音22:44)。然而,是否耶稣停止并放弃了呢?祂仍然顺服直到死在髑髅地。基督的顺服是每个要跟随上帝的人的榜样。如果上帝实践祂拯救罪人的应许。那么,信徒也必须在与基督的合一中努力并顺服上帝。
顺服跟随上帝并不容易。但是得到的奖赏是很美的。那些在基督里顺服上帝的人已经得到了永生的冠冕。世界之乐只是短暂的。但与基督同在的幸福是永恒的。难道你甘心用凡俗之乐来替换具有永恒价值的东西吗?只有在顺服天父的基督里,我们才能被改变成为一个顺服而散发出上帝荣耀的人。
“基督的顺服是信徒顺服上帝之力量的基础。”
作者:椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會 – 朱思捷傳道
翻译员:黃瓊楓
思考的問題:
1.是什么让你配得被称为一个顺服的基督信徒?
2.到目前为止,你在多大程度上为顺服基督而奋斗?
Nats Alkitab : Filipi 2:6-11
Penulis : G.I. Jevin Sengge
Sebuah video menampilkan seorang anak kecil berusia 3 tahun yang sedang diajari oleh orang tuanya tentang ketaatan pada perintah orang tua. Ayahnya menempatkan sebuah coklat kesukaannya di meja dan menyuruhnya jangan memakannya hingga ayah dan ibunya kembali. Jika ia taat, maka ia akan mendapat hadiah coklat yang lebih besar. Kamera merekam selama 10 menit bagaimana sang anak berjuang untuk melawan godaan memakan coklat tersebut. Air liurnya sempat meleleh ketika melihat coklat itu. Ia mencoba menyentuh namun tak berani memakan. Ayah dan ibunya hanya tertawa melihat dari monitor di luar sambil berharap anaknya lulus diuji. Hingga menit ke-10 akhirnya orang tuanya kembali dan memberikan hadiah karena ketaatan anaknya.
Surat Filipi mencatat, “(Kristus) dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.” Ketaatan Kristus untuk melalui jalan penderitaan (via dolorosa) bukanlah hal yang mudah. Dalam kemanusiaan-Nya, Ia bergumul di taman Getsemani hingga peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah (Lukas 22:44). Namun, apakah Yesus berhenti dan menyerah? Ia taat menjalaninya hingga mati di Kalvari. Ketaatan Kristus adalah model bagi setiap orang yang mau mengikut Tuhan. Jikalau Allah menggenapi janji-Nya untuk menyelamatkan manusia berdosa. Maka, orang percaya juga harus berjuang dan taat kepada Allah di dalam kesatuannya dengan Kristus.
Ketaatan mengikut Tuhan memang tidak mudah. Namun hadiahnya indah. Orang yang taat kepada Allah di dalam Kristus telah memeroleh mahkota kehidupan kekal. Kenikmatan di dalam dunia sifatnya hanya sementara. Namun kebahagiaan bersama Kristus bernilai kekal. Apakah Anda rela mengganti sesuatu yang bernilai kekal dengan kenikmatan yang fana? Hanya di dalam Kristus yang taat kepada Bapa, maka kita dapat diubahkan menjadi pribadi yang taat untuk memancarkan kemuliaan Allah dari dalam diri kita.
“Ketaatan Kristus adalah dasar kekuatan orang percaya untuk taat kepada Allah.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Apa yang membuat Anda pantas untuk dikatakan sebagai pengikut Kristus yang taat?
2.Sejauh apa Anda memperjuangkan ketaatan kepada Kristus selama ini?
路加福音18:9-14
一般来说,犹太人以不同的眼光看待法利赛人和税吏。法利赛人因被称为犹太人的属灵领袖而受到尊重,而税吏则被认为是犹太人的叛徒,因为他们为侵略者向自己的人民征税。在人看来,上帝本该咒诅税吏,抬高法利赛人。因为两者分明扮演着天差地远的角色。然而,什么事发生?正是在故事的结尾,被证明为合理的是税吏。
为什么不是法利赛人被称义?他们分明是属灵领袖,并尽责任引导多人认识律法诫命的人,他们当时干了一份高尚的工作,不是吗?答案很简单,就是因为有属灵的自高。这种自高是一种自以为是,比别人强,喜爱贬抑他人的作为。他们没有偷窃,没行奸淫,更不用说实施暴力。透过他们所展示的祷告,看起来圣洁无瑕。但实际上他们的心并不朝向上帝。这些在上帝的眼里也是罪。
也许今天我们殷勤敬拜。在教会中成为上帝的仆人。参与许多门徒训练的群体。然而,我们所做的一切真的是为了荣耀上帝吗?还是为了炫耀自己?有时,当我们得到太多人的奉承时,我们就会忘本。忘了我们都是只靠上帝的恩典而活的罪人。
“上帝所看的不是显然的,而是判断内心所隐藏的。”
作者:椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會 – 朱思捷傳道
翻译员:黃瓊楓
思考的問題:
1.你是否对自己在灵命上、智慧上或聪明上觉得更好而自高?感觉如何?
2.你认为我们如何才能避开陷入属灵的自高?
Nats Alkitab : Lukas 18:9-14
Penulis : G.I. Jevin Sengge
Pada umumnya orang-orang Yahudi memandang orang Farisi dan pemungut cukai secara berbeda. Orang Farisi dihormati karena dikenal sebagai pemimpin spiritual orang Yahudi, sedangkan pemungut cukai dianggap pengkhianat orang Yahudi karena bekerja mengumpulkan pajak kaumnya sendiri untuk penjajah. Di mata manusia, seharusnya Allah mengutuk pemungut cukai dan meninggikan orang Farisi. Sebab keduanya jelas menjalankan peran yang berbeda bagai langit dan bumi. Namun, apa yang terjadi? Justru diakhir cerita yang mendapat pembenaran adalah si pemungut cukai.
Mengapa bukan orang Farisi yang dibenarkan? Bukankah jelas-jelas mereka orang yang mengabdikan diri sebagai pemimpin spiritual dan menjalankan tugasnya untuk membimbing banyak orang mengenal hukum Taurat? Bukankah mereka melakukan pekerjaan yang mulia di waktu itu? Jawabannya sederhana, yakni karena adanya kesombongan rohani. Kesombongan ini adalah bentuk dari merasa diri benar, lebih baik dari orang lain dan suka merendahkan. Mereka memang tidak mencuri, tidak berbuat zinah, apa lagi melakukan kekerasan. Mereka terlihat suci dan tanpa cela melalui doa-doa yang mereka tunjukkan. Namun sebenarnya hati mereka tidak tertuju kepada Tuhan. Ini pun juga merupakan dosa di mata Tuhan.
Hari ini mungkin kita rajin beribadah. Seorang pelayan Tuhan di gereja. Tergabung dalam banyak komunitas pemuridan. Namun, apakah benar kita melakukan semuanya itu untuk memuliakan Tuhan? Atau mencari kemuliaan diri sendiri? Kadang kita dapat menjadi lupa diri ketika menerima terlalu banyak sanjungan manusia. Kita lupa bahwa pada dasarnya kita semua hanyalah orang berdosa yang hidup dari anugerah Allah semata.
“Bukan apa yang kelihatan yang dilihat Tuhan, melainkan apa yang tersembunyi di dalam hatilah yang dinilai Tuhan.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Apakah Anda pernah menyombongkan diri karena merasa lebih baik dalam hal rohani, kebijaksanaan, atau kepintaran? Bagaimana rasanya?
2.Menurut Anda, bagaimana agar kita tidak terjatuh pada kesombongan rohani?
创世记 39:6-13; 撒母耳记下11:1-4
每个人都有自己的弱点。有的人在财务上、权势上、职位上、地位上、男女关系 (性诱惑)上软弱。每个人都需要在自己的弱点上谨慎,以免大意而陷入罪中。约瑟和大卫这两个人物可以让我们很好地进行比较来学习有关弱点,。
约瑟被主人波提乏的妻子引诱行奸淫。受到一次又一次的诱惑,他都很好的拒绝了。即使那诱惑在有利的条件下出现,约瑟仍然拒绝甚至逃跑离开波提乏的妻子。唯一的原因是约瑟不要与罪妥协。然而,大卫却不同。他在宫殿里休息后,遇到了一个他不应该看到的景象。那个景象致使他与拔示巴犯了奸淫罪。尽管大卫被认为是一位睿智的国王,并且亲近上帝。但因为他妥协的态度,使他易于陷入罪中。
作为立约的子民和上帝的选民,并不意味着我们会很坚强,能够时刻避开罪的诱惑。圣经记载,拥有时刻谨慎的态度至关重要。因为魔鬼如同吼叫的狮子,寻找可吞吃的人(彼得前书 5:8)。换句话说,魔鬼知道我们的弱点,并等待我们对罪不谨慎的时候。为此,我们需要留意两件事,就是:第一,时刻记住并让上帝参与我们所做的一切。第二,不要对任何罪妥协。
“对罪妥协等于不尊重耶稣在十字架上为赦免我们的罪而赐下的救恩。”
作者:椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會 – 朱思捷傳道
翻译员:黃瓊楓
思考的問題:
1.是否有一些你经常妥协的罪?或者让它成为“最喜欢的罪”?
2.你如何克服自己对某些罪之诱惑的弱点?
Nats Alkitab : Kejadian 39:6-13; 2 Samuel 11:1-4
Penulis : G.I. Jevin Sengge
Setiap orang memiliki kelemahannya masing-masing. Ada orang yang lemah dalam keuangan, kekuasaan, jabatan, takhta, pria-wanita (godaan seksual). Setiap orang perlu berhati-hati terhadap kelemahannya sendiri agar tidak lengah dan jatuh ke dalam dosa. Belajar mengenai kelemahan, dua tokoh yakni Yusuf dan Daud dapat menjadi perbandingan yang baik.
Yusuf digodai oleh istri tuannya Potifar untuk melakukan zinah. Godaan demi godaan yang ia terima, ditepisnya dengan baik. Bahkan ketika godaan itu datang dalam keadaan yang mendukung, Yusuf tetap tidak mau melakukannya bahkan lari meninggalkan istri Potifar. Alasannya hanya satu yakni Yusuf tidak mau berkompromi dengan dosa. Namun, berbeda dengan Daud. Selepas ia beristirahat di istananya, ia menjumpai sebuah pemandangan yang tidak seharusnya ia lihat. Pemandangan itu membawanya untuk melakukan dosa zinah dengan Betsyeba. Padahal Daud dikenal sebagai raja yang bijaksana dan dekat dengan Tuhan. Namun karena sikap komprominya, ia mudah jatuh ke dalam dosa.
Sebagai umat perjanjian dan umat pilihan Allah, bukan berarti kita akan kuat dan mampu selalu terhindar dari godaan dosa. Alkitab mencatat bahwa penting sekali kita selalu mengambil sikap berjaga-jaga. Sebab Iblis serupa singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya (1 Petrus 5:8). Dengan kata lain, iblis tahu kelemahan kita dan menantikan waktu kita akan lengah terhadap dosa. Untuk itu, kita perlu dua hal dalam berjaga-jaga, yakni: Pertama, selalu mengingat dan melibatkan Tuhan dalam segala hal yang kita lakukan. Kedua, tidak berkompromi terhadap dosa apapun.
“Berkompromi terhadap dosa sama dengan tidak menghormati anugerah keselamatan yang telah dicurahkan oleh Yesus di kayu salib bagi pengampunan dosa kita.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Apakah ada dosa-dosa tertentu yang sering Anda kompromikan? Atau menjadikannya sebagai “dosa favorit”?
2.Bagaimana Anda mengatasi kelemahan-kelemahan Anda terhadap godaan dosa-dosa tertentu?
约翰福音 15:4-5
依你来说如果一条对陆地上的世界充满好奇的鱼将会发生些什么?如果这种好奇导致牠离开牠的栖息地并试图将自己的身体踏在陆地上又会怎样?不需要很长的时间来回答,因为每个人都知道这条鱼必死。只有在水中,鱼才能生存和繁衍。牠不是为了生活在水以外被造的。
人类也是如此。被造是为了活且住在神里面。从一开始就被呼召成为上帝的选民。是立约中的子民,上帝是他们的保证者和保护者。那么,如果选择不住在神里面,又会怎样呢?答案很简单,就会像那条鱼一样。耶稣真知,只有住在神里面,神的儿女才能结果子。在神以外,只有枯干并失去平安。当我们认为财富或人类可以保证我们的生命时,请从过去新冠肺炎病毒在国内猖獗时的经验中学习。每个人的生命都取决于上帝的怜悯。
我们怎样才能不断地住在神里面呢?第一点,我们必须始终领悟我们今天的生命是上帝的恩典。所以,我们在这世上没有什么可以夸耀的,因为一切的福都是从神而来的。第二点,我们必须时刻领悟专抽时间阅读圣经以及向上帝祷告。不管你多忙,记住一定要以神为先!第三点,在可以帮助我们的信心成长的门徒训练小组中成长。有了这三个领悟,神的儿女就会在神里面成长并结果子。
约翰福音15:4 “你们要常在我里面,我也常在你们里面。”
作者:椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會 – 朱思捷傳道
翻译员:黃瓊楓
思考的問題:
1.你是否经常有一个特别的时间透过读经或祷告来与神较力?
2.什么事经常诱惑你没有特别的时间与上帝同处?你怎么解决这个问题?
From the publisher's feed