Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

By Sinode Gereja Kristen JakartaReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian episodes

  • 16-1-2022 - Mengingat Perjanjian-Nya (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Keluaran 2:23-25

    Penulis : G.I. Swannius Bong


    Sesuatu yang sangat penting biasanya menjadi yang paling diingat. Sesuatu yang sangat penting membuat seseorang tidak memperhitungkan keuntungan bagi dirinya. Manusia akan berjuang agar sesuatu penting dapat dilaksanakan atau ditepati. Misalnya, jika Anda menganggap janji kumpul keluarga pada ulang tahun orang tua itu sangat penting, maka Anda akan memprioritaskan dan menjadikannya sesuatu yang paling diingat. Bahkan Anda bisa mengabaikan urusan lain yang mungkin menguntungkan. Ataupun jika ada anggota keluarga lain yang melupakan janji, maka tidak mengurangi keinginan menepati janji kumpul keluarga. Sebaliknya, jika janji kumpul keluarga Anda lupakan dan tidak diprioritaskan, maka hal itu bukan sesuatu yang sangat penting bagi Anda.

    Pada nas renungan hari ini, kita dapat melihat kesetiaan Allah pada perjanjian-Nya. Allah tidak melupakan perjanjian yang sudah diikat dengan Abraham, Ishak dan Yakub. Kesetiaan Allah juga konsisten.  Bangsa Israel saat itu mengalami penderitaan luar biasa. Mereka mengalami perbudakan lebih dari 400 tahun di Mesir. Janji Allah adalah menjadi Allah bagi keturunan Abraham dan mereka menjadi umat-Nya. Perjanjian itu tidak pernah berubah dan bergeser. Bangsa Israel mengeluh dan meminta tolong karena penderitaan (ay. 23). Semua terjemahan Alkitab hanya menuliskan bangsa Israel meminta tolong karena mengalami penderitaan hebat. Namun, permintaan itu tidak ditujukan kepada Allah. Justru Allah yang berinisiatif mendengar seruan mereka (ay. 24). Sebab perjanjian dengan umat-Nya itu sangat penting bagi-Nya, karena kasih dan kesetiaan-Nya tidak pernah berubah. Allah selalu mengingat perjanjian-Nya sekalipun bangsa Israel tidak berseru kepada-Nya. 

    Allah tidak pernah melupakan perjanjian-Nya yang telah diikatkan dengan sempurna dalam karya Yesus Kristus bagi kita. Bukan karena kita baik atau karena kita selalu memprioritaskan Dia. Justru seringkali kita melakukan sebaliknya. Kita sering lupa dan sibuk dengan kesulitan kita sendiri. Namun Allah konsisten dengan perjanjian-Nya. Dia tidak melupakan kita dan memperhatikan hidup kita. Seharusnya kesetiaan Allah ini menyadarkan kita. Kita tidak lagi menganggap diri sendiri yang paling penting. Sebaliknya kita perlu menyadari betapa lemahnya kita dan betapa baik-Nya Dia. Kita perlu memandang-Nya dan tinggal di dalam-Nya. Sebab Dia baik dan setia. Itu karena Allah memang sejatinya setia dan mulia pada karakter-Nya. Karena itu, kita harus mengakui kesetiaan-Nya dan semakin mengasihi-Nya. 


    “Seseorang yang menerima anugerah perjanjian Allah akan selalu sadar diri tentang betapa baik-Nya Tuhan dan betapa buruk dirinya.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Mengapa Allah selalu mengingat perjanjian-Nya?

    2.Respons apa yang tepat untuk kesetiaan Allah?


    5 min
  • 15-1-2022 - 立约子民的生活 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    利未记26:1-13


     “是什么让你难以接受主耶稣为你的救主呢?” 我问了一个我已长期向他传福音的年轻人,并曾挑战他接受主耶稣。他非常直接坦率地回答:“我分辨不出跟随基督的人与不跟随基督的人在生活上有什么区别。甚至我的一些基督徒亲戚不能成为我的好榜样。”听了他的告白,我既震惊又尴尬。那实在是一针见血的评论。许多人难以接受耶稣是因为跟随基督的基督徒并没有活出立约子民应当的特质。


    利未记第26章讲论有关遵行诫命者的福祉与违反诫命者的刑罚,以及作为立约的子民应当活出与世俗迥然不同的生活。作为立约的子民,拥有与其他人不同的生活质量是非常重要的。尤其是当以色列被上帝拣选为祂的子民,而上帝则成为他们的上帝。故此,他们必须分别为圣。他们良好与真实的生活质量将会使周遭的外邦人对他们的上帝和他们所遵行的真理而感到新奇。这样,许多人就会借此认识并赞美上帝。


    那么,作为立约的子民,我们应当如何生活呢?答案就是忠心地生活并遵行上帝的旨意。失去顺服,我们基督徒生活不会对他人产生影响。就连罗恩.西德(Ron Sider)也曾经说过一句反讽的话:“倘若基督徒不活出他们所宣传的,一切都只是一场无意义的戏剧。”上帝希望我们能活出像真实的立约子民那样,而不是佩戴着面具和表演戏剧来成为上帝的跟随者。


    “你们的光也当这样照在人前,叫他们看见你们的好行为,

    便将荣耀归给你们在天上的父—马太福音 5:16。”


    作者:椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會 – 朱思捷傳道

    翻译员:蔡立基


    需要思考的问题:

    1。您给您的丈夫、妻子、孩子、朋友、爱人等等传授了什么生活的好榜样呢?

    2。您如何在您的家庭、职业场所、学校成为信仰的好榜样呢?


    8 min
  • 15-1-2022 - Hidup Sebagai Umat Perjanjian (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Imamat 26:1-13

    Penulis : G.I. Jevin Sengge


    “Apa yang membuatmu sulit untuk menerima Tuhan Yesus sebagai juruselamatmu?” Tanya saya pada seorang pemuda yang sudah lama saya Injili dan menantang dia untuk menerima Tuhan Yesus. Jawabnya sederhana, “Aku tidak melihat perbedaan hidup antara pengikut Kristus dengan orang yang tidak mengikut Kristus. Bahkan beberapa keluargaku yang adalah orang-orang Kristen tidak menjadi teladan buat saya.” Katanya. Mendengar pengakuannya, saya jadi terhentak dan malu. Itu adalah kritik yang tajam. Banyak orang sulit untuk menerima Yesus karena hidup pengikut Kristus tidak menunjukkan keistimewaan sebagai umat perjanjian.

    Imamat 26 berbicara tentang berkat dan hukuman bagi orang yang taat kepada Tuhan dan hidup berbeda dengan dunia sebagai umat perjanjian. Penting sekali sebagai umat perjanjian memiliki kualitas hidup yang berbeda dengan orang lain. Khususnya ketika Israel dipilih Tuhan sebagai umat-Nya dan Allah menjadi Allah mereka. Maka, mereka dituntut untuk menjadi berbeda. Kualitas hidup yang baik dan benar akan membuat bangsa-bangsa kafir di sekitar mereka bertanya-tanya tentang Allah dan kebenaran yang mereka ikuti. Dengan demikian, banyak orang akan mengenal lalu memuji Allah.

    Maka, bagaimana seharusnya kita hidup sebagai umat perjanjian? Jawabannya adalah hidup setia dan taat pada apa yang dikehendaki oleh Tuhan. Tanpa ketaatan, kehidupan kekristenan kita tidak akan berdampak bagi orang lain. Bahkan Ron Sider dengan kalimat yang menyentil pernah mengatakan, “Jika orang-orang Kristen tidak menghidupi apa yang mereka khotbahkan, segala sesuatunya menjadi sandiwara konyol.” Tuhan ingin kita hidup sebagai umat perjanjian yang sejati, bukan seorang umat memakai topeng dan menampilkan sandiwara menjadi pengikut Tuhan.


    “Begitu juga terangmu harus bersinar di hadapan orang, supaya mereka melihat perbuatan-perbuatanmu yang baik, lalu memuji Bapamu di surga – Matius 5:16”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Apa teladan hidup yang baik yang telah Anda wariskan pada suami, isteri, anak, sahabat, pacar, dan sebagainya?

    2.Bagaimana Anda menjadi teladan iman di keluarga, tempat kerja, sekolah Anda?


    8 min
  • 14-1-2022 - 恩典之约 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    创世记 3:15


    多尼是个调皮捣蛋的孩子。他经常闯祸。无论是在学校或是在游戏群体里。他总是爱制造麻烦。极点是当他与孩子们在小区里玩耍时打破了邻居的缸。他的父亲已经反复规劝他,然而他却把它当耳边风。有一次,当他父亲实在是忍无可忍怒发冲冠时,他就把多尼叫来要惩罚他。他拿起一根干木头,让多尼把手伸出来。父亲说:“因为你太顽皮了,又不听从爸爸的劝告,所以爸爸不得不要惩罚你。” 多尼一想到那根木头碰着了他的手时,就吓得直哆嗦。当那根木头被挥动时,出乎意料它却没击打在多尼的手中,而是在他父亲的手中。父亲边哭边说:“让爸爸为你的不当行为受惩罚吧!”多尼看到他父亲因他的不当行为而受到惩罚时,不禁哭了。


    当亚当和夏娃陷入罪中后,他们被逐出伊甸园并受到上帝的惩罚。然后,上帝就这样放他们出去和受苦吗?当然不是。与此同时,圣经记载他们也从上帝那里领受了恩典之约。从这一点上,我们看到上帝如何计划救恩,然后继续得到良好的成长和发展。从亚当下一个后代开始,即挪亚、亚伯拉罕、摩西、大卫,直到耶稣基督为巅峰。上帝为堕落罪中的人类安排了救赎的使命。耶稣基督在十字架上成就了恩典或者赦免之约。


    作为立约的子民,我们得到上帝的保障。不仅仅是祂所赐予的生活保障。也是人类离开世界后永恒的保障。谁信上帝,谁就蒙上帝的赦免。这就是上帝的应许。


     “上帝将恩典赐予所有相信并成为祂立约子民的人,”


    作者:椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會 – 朱思捷傳道

    翻译员:蔡立基


    需要思考的问题:

    1。当您知道上帝很久以前就应许要拯救罪人脱离死亡的诅咒时,您有何感受和想法?

    2。这种反应如何改变您的生活?


    5 min
  • 14-1-2022 - Perjanjian Anugerah (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Kejadian 3:15

    Penulis : G.I. Jevin Sengge


    Doni anak yang nakal. Ia sering membuat masalah. Entah di sekolah atau di lingkungan bermain. Selalu saja ada masalah yang ia lakukan. Puncaknya adalah ketika ia memecahkan guci milik tetangga ketika ia bersama anak-anak di kompleks bermain di sana. Ayahnya telah menasehatinya berulang kali, namun ia tidak mengacuhkannya. Suatu kali ketika kemarahan ayahnya telah memuncak. Ia memanggil Doni untuk memberinya hukuman. Ia mengambil sebatang kayu kering dan menyuruh Doni untuk mengulurkan tangannya. Ayahnya berkata, “Karena kamu nakal dan tidak mau mendengar nasihat papa, maka papa harus menghukum kamu.” Doni terlihat ketakutan membayangkan sakitnya kayu itu menghantam tangannya. Ketika kayu itu diayunkan, ternyata bukan pada tangan Doni, melainkan tangan ayahnya. Sambil menangis, ayahnya berkata, “Biar papa yang dihukum karena kenakalanmu.” Doni menangis melihat ayahnya yang dihukum karena kenakalannya.


    Tepat setelah Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa. Mereka diusir dari taman Eden dan menerima hukuman Allah. Lalu, apakah kemudian Allah begitu saja membiarkan mereka pergi dan menderita? Tentu tidak. Di saat yang sama, Alkitab mencatat bahwa mereka juga menerima perjanjian anugerah (Covenant of Grace) dari Allah. Dari titik itulah kita melihat bagaimana Allah merangkai keselamatan yang kemudian bertumbuh dan berkembang dengan baik. Mulai dari keturunan Adam selanjutnya, yakni Nuh, Abraham, Musa, Daud hingga puncaknya pada Yesus Kristus. Allah telah merencanakan misi keselamatan bagi manusia berdosa. Perjanjian anugerah atau pengampunan yang diselesaikan oleh Yesus Kristus di kayu salib.


    Sebagai umat perjanjian, kita dijamin oleh Allah. Bukan hanya jaminan hidup yang diberkati oleh-Nya. Namun juga jaminan hidup kekal setelah manusia meninggalkan dunia. Barangsiapa percaya kepada Tuhan. Ia memperoleh pengampunan dari Tuhan. Inilah janji Tuhan.


    “Allah memberi anugerah bagi setiap orang yang percaya dan menjadi umat perjanjian-Nya.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Apa yang Anda rasakan atau pikirkan ketika tahu bahwa sejak jauh-jauh hari Allah telah berjanji untuk menyelamatkan manusia berdosa dari kutuk maut?

    2.Bagaimana respons itu membawa perubahan dalam hidup Anda?


    5 min
  • 13-1-2022 - 依然如故,没有改变 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    希伯来书 11:31


    前美国田径运动员,谢文.涅托(Shevon Nieto),当上了歌手。她在选秀节目《美国达人秀》中演唱的歌曲《善与恶》确实激励了许多人。那首歌是她为她的丈夫杰米写的。他们过去都是在同一项运动项目里的运动员。然而,自从杰米瘫痪后,涅托也不再当运动员,而是决定退役照顾她的丈夫。对她而言,健康与疾病相伴的婚姻承诺,不仅仅是一句承诺,而是必须要实实在在地实行出来。


    像谢文.涅托这样的人非常罕见。她信守诺言,没有善变。人类通常喜欢善变。那就是罪恶的人性。然而,上帝却不好像人类。祂是永不改变的上帝。祂昨日、今日、一直到永远,都是一样的。因着上帝不改变的本性,故此上帝的话是完全可信的。祂一旦应许了,祂必能作成。这就是圣约或圣约神学所描述的。当上帝邀请我们成为立约的子民时,祂希望我们能全然信靠祂是信守承诺的信实上帝。


    我们有时感觉上帝似乎离开了我们。上帝的应许感觉上好像纸上谈兵。但实际上所发生的事情并非如此。反而是我们的心反复无常,对祂缺乏信任。上帝要我们坚定信心。每次在疑惑和挣扎中,祂都希望我们知道祂仍然爱我们,祂的心仍然是好的。持续相信永不改变的上帝,当您看见上帝的道路时必定会目瞪口呆的。


     “上帝信守祂的承诺,因为祂的本性是永不改变的。”


    作者:椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會 – 朱思捷傳道

    翻译员:蔡立基


    需要思考的问题:

    1。依您看来,是什么经常让您改变对上帝的信心?

    2。您今天仍然相信上帝的哪些应许?



    5 min
  • 13-1-2022 - Tetap Sama, Tidak Berubah (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Ibrani 11:31

    Penulis : G.I. Jevin Sengge


    Shevon Nieto, mantan atlet pelari Amerika yang menjadi penyanyi. Lagu “Through the good and bad” yang ia nyanyikan di ajang pencari bakat American’s Got Talent (AGT) amat menginspirasi banyak orang. Lagu itu ia tulis untuk suaminya Jamie. Dulunya mereka berdua adalah sesama atlet dalam suatu cabang olahraga. Namun, sejak Jamie mengalami kelumpuhan, Nieto juga berhenti menjadi atlet dan memutuskan untuk mengurus suaminya. Baginya janji nikah untuk bersama dalam sehat maupun sakit bukan sekadar janji, tapi harus dilakukan secara nyata.


    Orang seperti Shevon Nieto jarang ditemui. Ia memegang janjinya dan tidak berubah. Manusia umumnya suka berubah-ubah. Itulah sifat manusia yang berdosa. Namun Allah tidak sama seperti manusia. Ia Allah yang sifatnya tidak berubah. Ia sama, kemarin, hari ini dan sampai selama-lamanya. Oleh karena sifat-Nya yang tidak berubah-ubah, maka perkataan Allah adalah perkataan yang dapat dipegang. Sekali Ia berjanji, maka pasti digenapinya. Inilah yang digambarkan oleh teologi kovenan atau perjanjian. Ketika Allah mengundang kita untuk menjadi umat perjanjian, maka Ia ingin kita percaya sepenuhnya pada-Nya bahwa Ia Allah yang setia memegang janji-Nya.


    Terkadang kita merasa seperti ditinggalkan oleh Tuhan. Janji Tuhan terasa seperti omongan kosong. Namun sebenarnya yang terjadi bukanlah demikian. Kadang hati kitalah yang berubah-ubah dan tidak cukup percaya kepada-Nya. Allah ingin kita teguh dalam iman. Di dalam setiap keraguan dan pergumulan, Ia ingin kita tahu bahwa Ia tetap mengasihi kita dan Hati-Nya tetap baik. Percaya terus kepada Tuhan yang tak pernah berubah, niscaya Anda akan tercengang melihat jalan-Nya!


    “Allah memegang perjanjian-Nya karena sifat-Nya yang tidak berubah-ubah.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Menurut Anda, apa yang seringkali membuat Anda berubah keyakinan terhadap Allah?

    2.Apa janji Allah yang masih Anda yakini hingga hari ini?


    5 min
  • 12-1-2022 - 双重国籍 (下) (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    腓立比书3:20-21; 马太福音5:13-16


    每个民族都有各自的特点。这能从他们的生活方式和质量彰显出来。日本以高职业道德闻名。新加坡则以遵守城市规则和保持卫生的人民而闻名。菲律宾以其西方思想或西化而闻名,而印度尼西亚则以其风俗习惯而闻名。除了良好的质量,还有一种生活质量被认为是比较低质量的。由于高度独立性,日本人被视为格外自私。新加坡以其竞争激烈的生活而闻名。西化的菲律宾失去了它的独特性,而印度尼西亚则以不团结问题而闻名。


    就如以上所描述的,某个公民从他来自的地方总有些特殊的特征,既有积极的一面,也有消极的一面。天国的国民也不例外。作为将要承受天国上帝的子民,我们的生活应当表现出作为天国子民的特质。天国子民的生活质量又是如何呢?那个模样就是耶稣基督。效法耶稣基督的模样应当是我们拥有的生活质量的标准。


    我们为何须要展示天国国民生活的质量呢?原因只有一个,因为我们在我们所处在的地方是盐和光。透过拥有基督般的生活品质,不信者将会在我们身上看到耶稣,并相信上帝。问题是,您是否已经彰显出天国国民的生活质量呢?


     “如何成为祝福?不是在盐里头使盐有咸味,也不是在光亮中成为光。”


    作者:椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會 – 朱思捷傳道

    翻译员:蔡立基


    需要思考的问题:

    1。试记录一下,依您看来,天国的国民应当具备哪些生活品质?

    2。有哪些事情不应该是天国国民的生活方式?


    6 min
  • 12-1-2022 - Dwi Kewarganegaraan (bagian kedua) (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Filipi 3:20-21; Matius 5:13-16

    Penulis : G.I. Jevin Sengge


    Setiap bangsa memiliki ciri khasnya sendiri. Ini dikenal dari cara dan kualitas hidup yang ditampilkan oleh mereka. Jepang terkenal sebagai negara dengan etos kerja yang tinggi. Singapura terkenal dengan orang-orang yang taat pada aturan dan kebersihan kota mereka. Filipina terkenal dengan western-minded-nya atau kebarat-baratan dan Indonesia terkenal dengan adat dan sopan santunnya. Disamping kualitas yang baik, ada juga kualitas hidup yang dinilai kurang bermutu. Karena kemandirian yang tinggi, orang Jepang dinilai amat selfish. Singapura terkenal dengan kehidupan yang kompetitif. Filipina yang kebarat-baratan kehilangan ciri khasnya dan Indonesia terkenal dengan isu perpecahannya.


    Seperti kisah di atas, warga negara tertentu selalu memiliki ciri khas khusus dari tempat di mana ia berasal, baik itu dari sisi yang positif maupun sisi yang negatif. Begitu juga dengan warga Kerajaan Surga. Sebagai umat Allah yang akan mewarisi Kerajaan Surga, seharusnya hidup kita menampilkan kualitas sebagai warga Kerajaan Surga. Seperti apakah kualitas hidup Warga Kerajaan Surga? Teladannya adalah Yesus Kristus. Keserupaan kita dengan Yesus Kristus harus menjadi standar kualitas hidup yang kita perlu miliki.


    Mengapa kita harus menampilkan kualitas hidup warga Kerajaan Surga? Alasannya hanya satu karena kita adalah garam dan terang di tempat di mana kita berada. Dengan memiliki kualitas hidup seperti Kristus, orang belum percaya akan melihat Yesus dalam diri kita dan menjadi percaya kepada Allah. Pertanyaannya, sudahkah Anda menampilkan kualitas hidup warga Kerajaan Sorga?


    “Bagaimana menjadi berkat? Dengan menjadi asin bukan di tengah garam dan menjadi terang bukan di dalam terang.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Coba daftarkan, menurut Anda, apa sajakah kualitas hidup yang harus dimiliki oleh warga Kerajaan Surga?

    2.Apa sajakah hal-hal yang seharusnya tidak menjadi gaya hidup seorang warga Kerajaan Surga?


    6 min
  • 11-1-2022 - 双重国籍 (上) (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    腓立比书3:20-21


    如果一个国家突然发生纷乱,那么那些恰巧在那地方的外国人必须立即向各自的大使馆报道登记。如此行的目的是让那些正处在纷乱国家的外国人能得到原籍国的保护。假设您是正好在巴基斯坦的印度尼西亚公民,那么印度尼西亚的政府将会尽量确保您的安全把您安全地送回到您的原籍国。


    身为天上的国民也不例外。倘若您是上帝的子民,那么您的生活不仅有国家的保障,还有上帝的保障。我们所居住的国家也许可以为我们提供良好的保障,但要知道世界上所有的保障都是有限的。这是因为一个国家的人民和政府都不是完美的。唯有天国才能安全完美地保证您。


    希伯来书13:5记载说:“你们存心不可贪爱钱财,要以自己所有的为足;因为主曾说:“我总不撇下你,也不丢弃你。” 世界上的政府不能完美地保证我们,但有一个个体能完美地保证我们的生活。那就是耶稣基督里的上帝。给予的完美保证之一是在耶稣基督里的永生。


     “上帝是我们生活的保障。”


    作者:椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會 – 朱思捷傳道

    翻译员:蔡立基


    需要思考的问题:

    1。您认为上帝能给您的生活保障是什么?请阅读马太福音第六章关于忧虑。

    2。您在生活中如何依赖上帝的保障?


    4 min

About Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

From the publisher's feed

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian