Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

By Sinode Gereja Kristen JakartaReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian episodes

  • 18-12-2021 - Aku Ini Hamba Tuhan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Lukas 1:26-38

    Penulis : G.I. Andreas Nikodemus


    Malaikat Gabriel adalah utusan Allah untuk menyampaikan berita kepada Maria tentang kelahiran Yesus Kristus. Adapun kalimat Gabriel kepada Maria, "Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus” (ay. 31). Maria bertanya bagaimana mungkin hal ini terjadi sedangkan dia belum bersuami (ay. 34). Tetapi setelah mendapatkan penjelasan dari malaikat Gabriel, Maria merespons, “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu” (ay. 38).


    Maria meresponi berita tersebut dengan kerendahan hati. Dia tidak bersungut-sungut, tidak menolak tanggung jawab dari Tuhan. Sebaliknya dia belajar untuk taat sepenuhnya kepada kehendak Tuhan. Dia belajar untuk berserah pada penyertaan Tuhan.  Ini adalah karakter seorang hamba yang merendahkan hati, taat dan berserah kepada Tuhan. Karakter yang demikian adalah gambaran dari karakter Kristus Sang Hamba Sejati yang merendahkan hati, taat, dan berserah sepenuhnya kepada Bapa. Kristus datang ke dalam dunia, mati di salib dan bangkit demi kemuliaan Bapa dinyatakan, manusia diselamatkan. 


    Setiap kita sebagai murid Kristus yang autentik selalu diproses dan dibentuk untuk memiliki karakter seorang hamba. Berhati hamba artinya merendahkan hati, menaati, berserah sepenuhnya kepada kehendak Tuhan. Esensi dari karakter hamba adalah sepenuhnya menghormati, melakukan perintah tuannya dengan segenap hati. Itu juga esensi karakter kita sebagai hamba-hamba Tuhan, yaitu menghormati dan melakukan perintah-Nya dalam seluruh aspek hidup kita. Marilah kita belajar untuk merendahkan hati, menaati, dan berserah serupa Yesus Kristus dalam seluruh aspek hidup kita! Milikilah hati serupa Kristus dalam melayani Tuhan dan sesama!

     

    “Hati yang menghamba kepada Tuhan adalah hati yang menaati perintah-Nya dengan segenap hati.”

     

    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Apa saja alasan yang seringkali membuat Anda tidak dapat melakukan perintah Tuhan?

    2.Menurut Anda, bagaimana membangun hati seorang hamba?


    6 min
  • 17-12-2021 - 宣告上帝的权柄 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    撒母耳记上17:41-50


    一只蜜獾(Honey badger)正与一条相当大的眼镜蛇搏斗。国家地理动物频道的所有观众都以为凶猛毒恶的眼镜蛇必定会战胜那只蜜獾。恰恰相反,眼镜蛇却成为蜜獾的午餐菜单。


    大卫对抗歌利亚的搏斗更令人匪夷所思。大卫,一个缺乏经验的年轻小伙子;却向凶猛的非利士巨人歌利亚迎战。强大的歌利亚拥有无与伦比的力量和武器—铜盔甲和致命的锋利铜戟;而大卫则只是一个没有战争经验的年轻牧羊人。更何况要击败一名巨人战士。他原先的目的只是给他在战场上的哥哥们带些奶饼。到了战场上,大卫见没有人敢接受非利士人的挑战,就连扫罗王和所有的以色列人都极其害怕(第11节)。然后,大卫自愿要与歌利亚作战。当大卫自告奋勇时,众人是多么惊讶。


    大卫这非凡的勇气是从哪儿来的呢?士兵们只看到可怕的歌利亚,但大卫却在他身上看到了上帝的权柄。他凭着信心说:“你来攻击我,是靠着刀枪和铜戟;我来攻击你,是靠着万军之耶和华的名,就是你所怒骂带领以色列军队的上帝。”(第45节)。大卫恰当地宣告并运用上帝的权柄。倘若我们今天正面临着巨大的挑战,专心仰望并依靠在生命中拥有最高权威的上帝。祂必赐我们力量,帮助我们面对一切。


    ”没有什么巨人能比我们的上帝更巨大。”


    作者:椰嘉达基督徒会堂五角橋堂会 – 房華平傳道

    翻译员:蔡立基


    需要思考的问题:

    1。您今天所面对的是什么样的“巨人”?

    2。您怎么看这个“巨人”并不比我们的上帝大呢?


    7 min
  • 17-12-2021 - Menyatakan Otoritas Allah! (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : 1 Samuel 17:41-50

    Penulis : G.I. Andreas Nikodemus


    Seekor musang madu (honey badger) sedang bertarung melawan seekor ular cobra yang cukup besar. Semua penonton kanal National Geographic Animals mengira ular cobra yang yang ganas dan beracun akan menang atas musang madu tersebut.  Justru sebaliknya si ular cobra menjadi menu makan siang bagi musang madu.


    Pertarungan Daud melawan Goliat jauh lebih mustahil. Daud, anak muda yang tidak berpengalaman, menantang Goliat, raksasa Filistin yang ganas. Goliat yang gagah perkasa memiliki kekuatan dan persenjataan yang tidak tertandingi—baju zirah tembaga dan lembing tajam yang mematikan, sedangkan Daud hanyalah  seorang gembala yang masih mudah, tidak punya pengalaman perang. Apalagi untuk mengalahkan seorang tentara raksasa. Tujuan dia hanyalah membawa “roti dan keju” untuk saudaranya di medan perang. Sesampainya di medan perang, Daud menyaksikan tidak ada yang berani menerima tantangannya dari pihak orang Filistin, bahkan Raja Saul dan segenap orang Israel menjadi sangat ketakutan (ay. 11). Lalu Daud mengajukan diri untuk berperang melawan Goliat. Betapa terkejutnya orang-orang ketika Daud mengajukan dirinya.


    Dari mana Daud memiliki keberanian yang luar biasa ini? Para prajurit hanya melihat Goliat yang menakutkan, tetapi Daud melihat otoritas Allah di dalamnya. Dengan iman, ia berkata: “Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu” (ay. 45). Daud menyatakan dan memakai otoritas Allah dengan tepat. Jika kita sedang menghadapi raksasa pergumulan hari ini, selalulah berharap dan bersandar pada Allah yang memiliki otoritas tertinggi dalam kehidupan. Niscaya Ia akan memampukan kita untuk menghadapinya.


    “Tak ada raksasa yang lebih besar dari Tuhan Allah kita.”

     

    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.“Raksasa” apa yang sedang Anda hadapi hari ini?

    2.Bagaimana Anda melihat bahwa raksasa itu tidak lebih besar dari pada Tuhan kita?



    6 min
  • 16-12-2021 - 违背上帝权柄的后果 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    撒母耳记上15:10-11


    上帝拣选并膏立扫罗作为以色列的王。实际上,他离完美这词还远着呢。尽管如此,上帝还装备他和赐予他智慧,使他在履行自己的职责时有许多优秀的品质,包括扮演君王的角色。然而,随着时间的推移,他却变成一个问题重重的国王。傲慢、嫉妒、偏执、情绪容易被波动以及为所欲为。


    在战场上,扫罗根据自己的判断和自大擅自作主。这表明了扫罗如何忽略了上帝的权柄,不尊崇上帝。因此,上帝的话临到撒母耳说:“我立扫罗为王,我后悔了;因为他在执政上不再降服于上帝的权柄。”


    自从扫罗违背上帝的权柄后,其后果就是经历屡次的失败。这是对我们每个人的严厉警告,切勿利用我们的权威来做不讨上帝喜悦的事。让我们利用我们的权威,按照祂的计划和旨意来建设吧!保持警惕,在我们的一切言行举止以及生活的各个方面都要专心仰赖上帝!我们就是如此降服于上帝权柄的。


     “只有一种方法能对抗骄傲,那就是降服于上帝的权柄。”



    作者:椰嘉达基督徒会堂五角橋堂会 – 房華平傳道

    翻译员:蔡立基


    需要思考的问题:

    1。您是如何建立对上帝权柄的顺服呢?

    2。您是否经常凭自己的力量和智慧,而不是仰赖上帝呢?为什么?


    5 min
  • 16-12-2021 - Akibat Melawan Otoritas Allah (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : 1 Samuel 15:10-11

    Penulis : G.I. Andreas Nikodemus


    Tuhan memilih dan mengurapi Saul menjadi raja atas umat Israel. Sebenarnya, ia jauh dari kata sempurna. Namun, Tuhan memperlengkapi dan memberi hikmat kepada Saul, sehingga ia memiliki banyak kualitas hebat dalam mengerjakan tanggungjawabnya, termasuk memerankan perannya sebagai seorang raja. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, dia menjadi seorang raja yang memiliki banyak masalah. Arogan, pencemburu, paranoid, mudah mengalami perubahan suasana hati, dan suka melakukan kemauannya tersendiri.


    Di medan perang, Saul telah membuat keputusan berdasarkan interpretasi dan egonya sendiri. Hal ini memperlihatkan bagaimana Saul mengabaikan otoritas Tuhan dan tidak setia kepada Tuhan. Makanya Tuhan berfirman kepada Samuel demikian, "Aku menyesal, karena Aku telah menjadikan Saul raja, sebab Saul tidak lagi tunduk pada otoritas Tuhan untuk menjalankan roda pemerintahannya.”


    Akibatnya, Saul mengalami kegagalan demi kegagalan setelah ia melawan otoritas Tuhan. Ini suatu peringatan keras bagi setiap kita agar jangan menggunakan otoritas kita untuk melakukan hal-hal yang tidak berkenan kepada Tuhan. Marilah kita mempergunakan wewenang kita untuk membangun sesuai rencana dan kehendak-Nya! Waspadalah dan selalu mengandalkan Tuhan dalam perbuatan, perkataan, serta seluruh aspek hidup kita! Dengan cara inilah kita tunduk pada otoritas Tuhan.

     

    “Hanya satu cara melawan kesombongan, yakni ketundukan diri pada otoritas Tuhan.”

     

    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Bagaimana cara Anda membangun ketundukan diri pada otoritas Tuhan?

    2.Apakah Anda sering berjalan dengan kekuatan dan hikmat diri Anda sendiri dibandingkan mengandalkan Tuhan? Mengapa?


    4 min
  • 15-12-2021 - 降服 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    撒母耳记上13:1-14


    自从扫罗被拣选成为以色列第一任君王后,上帝应许将会通过他把以色列人从非利士人手中拯救出来。然而,因为扫罗没有耐心等待上帝的时间和上帝同在的标记;他也没有等待先知撒母耳先献上燔祭。在經文第九节中叙述了扫罗最后擅自献上了燔祭。这违背了上帝在撒母耳记上10:8中所命定的。这件事在上帝眼里是致命的错误。撒母耳在第13节中斥责扫罗做了那被认为是糊涂的事,并没仰赖上帝。从那时起,上帝就不再信任扫罗来带领以色列人了。


    我们可以从扫罗的事件中学到了什么功课呢?扫罗的失败是因为他没仰赖上帝,而是凭着自己的力量。他的失败是因为他觉得有资格作了他不应当做的事。仅仅因为他是国王,这并不意味着他就能妄自违背上帝的命令。他不尊崇上帝。


    扫罗在执行上帝的命令时,违背了上帝。他因此受责,甚至被上帝废弃。这场事件教导我们应当过一个持续仰赖我们主耶稣基督的生活。我们持续学习忠心、顺服以及降服于上帝和祂话语的真理。正是通过这种顺服,上帝将会使我们能够完成我们在世上的呼召。


     “骄傲意味着想与上帝同等,谨防骄傲!”


    作者:椰嘉达基督徒会堂五角橋堂会 – 房華平傳道

    翻译员:蔡立基


    需要思考的问题:

    1。您是否属于降服于权威的人呢?

    2。您是如何在实践中降服于上帝的权柄呢?


    8 min
  • 15-12-2021 - Penundukan Diri (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : 1 Samuel 13:1-14

    Penulis : G.I. Andreas Nikodemus


    Setelah Saul dilantik menjadi raja pertama atas Israel, Allah berjanji bahwa melalui dia akan membebaskan orang Israel dari tangan orang Filistin. Namun karena Saul tidak sabar menantikan waktu dan tanda penyertaan dari Tuhan. Dia tidak menunggu Samuel sebagai nabi yang mempersembahkan korban bakaran. Pada ayat 9 dikatakan bahwa akhirnya Saul sendirilah yang mempersembahkan korban kepada Tuhan. Ini melanggar apa yang Tuhan telah tetapkan dalam 1 Samuel 10:8. Hal ini adalah kesalahan fatal di mata Allah. Pada ayat 13 Samuel menegur tindakan Saul yang dianggap bodoh dan tidak mengandalkan Tuhan. Dan mulai saat itu Saul tidak lagi dipercaya oleh Tuhan untuk memimpin umat Israel.


    Apa yang dapat kita pelajari dari kasus Saul tersebut? Saul gagal karena dia tidak mengandalkan Tuhan, tetapi mengandalkan kekuatannya sendiri. Ia gagal karena merasa pantas untuk melakukan hal yang tidak semestinya ia lakukan. Hanya karena dia seorang raja, bukan berarti ia layak untuk melanggar ketetapan Allah. Ia tidak menghormati Tuhan.


    Atas ketidaktaatan Saul dalam menjalankan apa yang Tuhan perintahkan kepadanya. Ia dihukum, bahkan ditinggalkan oleh Tuhan. Kisah ini mengajarkan kepada kita agar menjalani hidup dengan tetap mengandalkan Tuhan kita, Yesus Kristus. Kita tetap belajar setia, taat dan tunduk kepada Tuhan dan kebenaran firman-Nya. Melalui ketundukan itulah kita akan dimampukan oleh Tuhan dalam mengerjakan panggilan kita di muka bumi.

     

    “Kesombongan berarti merasa diri berdiri sama rata dengan Tuhan. Hati-hati dengan kesombongan!”

     

    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Apakah Anda termasuk orang yang dapat tunduk kepada otoritas?

    2. Bagaimana Anda menundukan diri pada otoritas Tuhan secara praktis?


    8 min
  • 14-12-2021 - 枉然的能力与知识 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    路加福音18:11-12


    法利赛人非常自信,也喜欢与别人较量。他们总是觉得自己知识丰富和敬虔,尤其在过犹太人宗教生活方面样样都高人一等。这使他们感到自豪,往往傲慢自大,喜欢贬低别人。他们喜欢嘲笑别人、自以为义,以及自我辩护,就好像在这段经文里法利赛人对税吏所做的那样。


    我们需要时刻保持警惕来保守我们的心。我们所拥有的知识、智慧、恩赐、才干可能会使我们傲慢自大,而藐视别人。上帝恨惡高傲自大的人,上帝必使自我高举的降为卑。主耶稣说被上帝算为义的乃是税吏,而不是法利赛人(第14节)。因为法利赛人在上帝和众人面前高举自己。骄傲的人幸灾乐祸,不敬畏上帝并窃夺祂的荣耀。为此,我们需要得到上帝的提示来意识到这个错误。


    我们每个人都可能会有灵命上傲慢自大的倾向。因此,我们需要在上帝面前谦卑自己,祈求祂的宽恕,以及祂的帮助使我们能够持续保持谦卑。我们必须仰望上帝对我们的伟大和慈爱。效法耶稣那谦卑真实反映的榜样。祂是上帝,反自甘卑微,成为人的模样,存心顺服,以至于死,为的是救赎全人类(腓立比书 2:7-8)。让我们保守自己的心,不可变得傲慢和骄傲,这样我们才能通过上帝所赐予的能力和智慧来建造自己与他人!


    “一个灵命越长进的人,他就会越来越谦卑。”



    作者:椰嘉达基督徒会堂五角橋堂会 – 房華平傳道

    翻译员:蔡立基



    需要思考的问题:

    1。您有没有使用过您的潜能或者能力来荣耀上帝的名?反之亦然,您却用来炫耀自己?

    2。您是否曾经因觉得自己灵命上比别人长进而吹嘘自己?


    6 min
  • 14-12-2021 - Kemampuan Dan Pengetahuan Yang Sia-Sia (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Lukas 18:11-12

    Penulis : G.I. Andreas Nikodemus


    Orang-orang Farisi sangat percaya diri dan suka membandingkan dirinya dengan orang lain. Mereka selalu merasa lebih tahu dan lebih rohani dalam hal menjalankan kehidupan agama Yahudi. Hal ini membuat mereka bangga, cenderung sombong dan suka merendahkan orang lain. Mereka suka mencibir orang lain, merasa diri paling baik, dan suka mencari pembenaran diri seperti yang dilakukan orang Farisi pada pemungut cukai dalam nas ini.


    Kita perlu selalu waspada untuk menjaga hati kita. Pengetahuan, hikmat, karunia, talenta yang kita miliki dapat berpotensi menjadikan kita sombong dan menganggap orang lain lebih rendah. Allah membenci orang sombong dan Allah akan merendahkan orang sombong. Tuhan Yesus mengatakan bahwa yang dibenarkan Tuhan adalah pemungut cukai dan bukan orang Farisi (ay. 14). Sebab orang Farisi meninggikan diri di hadapan Allah dan sesama. Orang yang sombong senang melihat orang lain mengalami kegagalan, tidak menghormati Tuhan dan “mencuri” kemuliaan-Nya. Untuk itu kita memerlukan kepekaan dari Tuhan untuk menyadari kesalahan ini.


    Setiap kita memiliki potensi untuk menjadi sombong rohani. Oleh karena itu, kita perlu merendahkan hati di hadapan Tuhan, meminta pengampunan, dan pertolongan-Nya untuk dapat terus bersikap rendah hati. Kita harus  memandang kebesaran, dan kasih Allah kepada kita.  Teladanilah Yesus yang adalah gambaran sejati dari kerendahan. Ia adalah Allah, tetapi telah merendahkan diri-Nya menjadi manusia sehingga mampu taat kepada Bapa, bahkan sampai mati demi penebusan umat manusia (Filipi 2:7-8). Marilah menjaga hati, agar tidak menjadi angkuh dan sombong, sehingga melalui kemampuan dan pengetahuan yang diberikan Tuhan, dapat kita pakai untuk membangun diri sediri dan orang lain!

     

    “Semakin tinggi rohani seseorang, semakin ia memiliki kerendahan hati.”

     

    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Apakah potensi atau kemampuan Anda sudah Anda pakai untuk memuliakan nama Tuhan? Atau sebaliknya, Anda pakai untuk kemuliaan diri sendiri?

    2. Apakah Anda pernah menyombongkan diri karena merasa lebih rohani dari orang lain?


    5 min
  • 13-12-2021 - 夸耀乃是窃夺上帝荣耀 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    以西结书28:17


    上帝赐福,也使泰尔王取得非凡的成就,但遗憾的是,他却被自己所拥有的荣誉与权势所迷惑。然后,他居心自比神,最后上帝将他交给君王,成为观赏品与笑柄。正如箴言16:18 所说的:骄傲在败坏以先。这就是发生在泰尔王身上的事。


    骄傲乃是窃夺本应属于上帝的荣耀。骄傲就是过分地自我夸耀。我们在这个世界上所做的一切,唯有上帝的许可与旨意方能成事。因此,我们应当只把荣耀归于上帝。


    在我们没有意识到情况下,骄傲的后果确实拦住了许多人来接受耶稣基督为他们的救主。属灵的骄傲使我们无法成长,并阻碍我们与上帝和彼此的关系。来吧,让我们以谦卑的心来到上帝的宝座前宣扬上帝的荣耀,见证上帝在我们生命中所做的一切。祂将会按照祂在我们每个人身上的旨意,每时每刻都引导我们走向完美。


    “唯独上帝的荣耀,一切荣耀唯有归于上帝的名,不是我们的名!”


    作者:椰嘉达基督徒会堂五角橋堂会 – 房華平傳道

    翻译员:蔡立基



    需要思考的问题:

    1。什么事情往往容易让您感到骄傲自满呢?

    2。骄傲自满带来的负面影响有哪些呢?


    4 min

About Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

From the publisher's feed

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian