
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : 2 Korintus 1:3-4
Penulis : G.I. Emssow Marthin
Mengucap syukur dan memuji Tuhan dalam keadaan nyaman dan berkelimpahan adalah hal yang biasa. Seperti halnya ketika seseorang memuliakan Tuhan karena dipromosikan di tempat kerja, lulus ujian atau sembuh dari sakit penyakit. Namun mengucap syukur kepada Tuhan dalam keadaan menderita, sungguh merupakan hal yang istimewa. Mungkin saja kita bertanya, “Bagaimana mungkin hal itu terjadi?” Bila kita mengandalkan kekuatan dan logika manusia pasti tidak akan mampu. Kita mampu melakukannya dengan bersandar kepada Tuhan.
Dalam kehidupannya, rasul Paulus telah menunjukan contoh nyata. Meskipun berada dalam aniaya dan penderitaan, ia tetap mengucap syukur dan memuji Tuhan. Bahkan ia masih sanggup memberikan penghiburan kepada orang lain yang sedang menderita. Inilah yang menjadi pembeda antara anak-anak Tuhan dan yang bukan. Keduanya bisa saja menghadapi persoalan yang sama, tapi responsnya yang berbeda. Mereka yang di luar Kristus cenderung kecewa dan menyalahkan keadaan. Mereka menjadi takut dan tidak berpengharapan. Namun berbeda dengan orang percaya. Roh Kudus akan memampukan kita untuk tetap bertahan dalam pergumulan. Roh Kudus akan mengajar kita supaya tetap bersyukur dan memuji Tuhan. Hal itu terjadi karena kekuatan dan pengharapan kita tidak terletak pada diri sendiri, melainkan pada Tuhan. Dialah Tuhan yang berjanji memimpin dan menyertai kita. Tuhan menjadi satu-satunya kekuatan kita untuk berjalan melewati lembah kekelaman dan gersangnya padang gurun kehidupan.
Mengapa rasul Paulus dapat mengucap syukur walau dalam penderitaan? Ada dua hal. Pertama, Tuhan senantiasa memberikan penghiburan kepada anak-anak-Nya yang menderita. Bisa saja kita merasa tidak menerima apa-apa dari Tuhan saat segala sesuatunya berjalan dengan baik. Namun dalam situasi yang sangat sulit, pertolongan dan penghiburan Tuhan itu nyata bagi kita. Kedua, penghiburan dari Tuhan memungkinkan kita dapat menghibur orang lain yang sedang menderita. Kita bisa menceritakan bagaimana Tuhan menguatkan kita di tengah penderitaan. Cerita itu akan menjadi kesaksian bagi orang lain yang mendengarnya.
“Tetaplah bersyukur, sebab dalam penderitaan kuasa Tuhan akan nyata atas kita!”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Mengapa orang sulit bersyukur di tengah kesukaran?
2.Apakah yang menjadi dasar bagi Anda untuk tetap bersyukur walau di tengah kesukaran?
帖撒罗尼迦前书5:18
感恩是信徒生命中最大的力量之一。但在实践中,许多基督徒不容易感恩。他们说:“家有问题,店铺生意冷淡,生意倒闭,负债累累,疾病未愈,还有无数的问题,我如何能感恩呢。”一个人当经历神迹、祝福和从神来的帮助时他能感恩。如果我没有看到神迹、祝福和神的帮助,我怎么能感恩呢?
作为基督徒,感恩与环境无关。即使没有神迹,事情也不尽如人意,祈祷也没有得到应允,但信徒仍要感恩。在我们今天默想的神的话中,“凡事”的意思是“在所有的情况和环境中”。无论好与坏,处丰盛或缺乏,有问题或一切顺利,我们必须能够感恩。为什么?因為這是神在基督耶穌裡向你們所定的旨意。
如果我们的心中总是充满感恩,生活该是多么美好。感谢上帝,让我们知道对祂的子民来说上帝是谁。他是拥有者和看顾者。如果我们的心思只关注问题,那么就会使我们感到绝望和失望。另一方面,如果我们将目光投向上帝,我们的信心和希望就会在祂面前增长。
“在任何情况下上帝总是有祂的计划,所以要保持感恩!”
作者:椰嘉达基督徒会堂喜盛喜蒂堂会 –沈天良传道
翻译员:陈虹霞
需要思考的问题:
1. 今天有哪些让你感恩的事情?
2. 如果今天的情况不符合你的预期,你如何建立感恩?
Nats Alkitab : 1 Tesalonika 5:18
Penulis : G.I. Emssow Marthin
Ucapan syukur adalah salah satu kekuatan terbesar dalam hidup orang percaya. Tapi dalam praktiknya banyak orang Kristen sulit mengucap syukur. Mereka berdalih, “Bagaimana bisa bersyukur kalau rumah tanggaku sedang bermasalah, tokoku sepi, bisnisku sedang pailit, hutangku banyak, sakit yang belum sembuh, dan segudang persoalan yang lain." Seseorang akan dapat bersyukur ketika mengalami mukjizat, berkat dan pertolongan dari Tuhan. Namun bila saya tidak melihat mukjizat, berkat dan pertolongan Tuhan, bagaimana mungkin bisa bersyukur?
Sebagai seorang Kristen, memiliki rasa syukur tidaklah bergantung pada keadaan. Walaupun tidak ada mukjizat dan keadaan belum seperti yang diharapkan, maupun doa-doa belum terjawab, orang-orang percaya haruslah tetap mengucap syukur. Pada firman Tuhan yang kita renungkan hari ini, kata “dalam segala hal” itu bermakna “dalam segala situasi dan keadaan”. Baik atau tidak baik, dalam kelimpahan atau kekurangan, ada masalah atau semua berjalan dengan lancar, kita harus bisa mengucap syukur. Mengapa? Karena inilah yang dikehendaki Tuhan bagi kita, anak-anak-Nya.
Alangkah indahnya hidup ini apabila hati kita selalu berlimpah dengan ucapan syukur. Mengucap syukur kepada Tuhan, menyadarkan kita tentang siapa Tuhan itu bagi umat-Nya. Dialah Sang Pemilik dan Pemelihara. Jika hati dan pikiran kita hanya fokus pada persoalan, maka hal itu akan membawa kita kepada keputusasaan dan kekecewaan. Namun sebaliknya bila kita mengarahkan pandangan kepada Tuhan, iman dan pengharapan kita semakin bertumbuh dihadapan-Nya.
“Tuhan selalu punya rencana di setiap keadaan, karena itu tetaplah bersyukur!”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Apa sajakah hal-hal yang sudah Anda syukuri hari ini?
2.Jikalau keadaan hari ini tidak seperti yang Anda harapkan, bagaimanakah Anda membangun rasa syukur?
腓立比书4:6-9
在这一生中,至少有三件事常常是“窃取喜乐的賊”,即忧虑、内心压力和恐惧。忧虑是对可能发生或可能不会发生的事情过度焦虑。内心压力是在我们无法改变或控制的情况下过度紧张。而恐惧是对危险、邪恶和痛苦的高度焦虑。如果不解决,那么这三件事只会使问题更糟,使生活不安。问题是,我们要如何防备这些“窃取喜乐的贼”,才能安居乐业?
让我们学习使徒保罗对腓立比人的建议。在困难和斗争中,他吩咐道不要担心。相反,会友应该在向上帝祈祷时表达这种挣扎并保持感恩之情。他进一步建议会众用正义的事物充满他们的思想和心灵。诀窍是记住他们所经历的上帝的所有美善。此外,也要默想并遵行神的话。这也是我们需要做的。要相信,神所赐出人意外的平安,会在基督耶稣里保守我们的心怀意念!无论任何使我们担心、沮丧和害怕的事,都无法阻止上帝继续在我们的生活中工作。放心,祂已经安排好了一切!将我们生命中所有的挣扎都交给祂!我们的职责是对上帝允许我们经历的事情保持感恩。相信祂的看顾对我们每个人都是完美的。正是在这种感恩和信任中,我们才会体验到真正的平安与幸福。除非我们有一颗感恩的心我们是不会快乐的。不信神的人没有真正的安息。
当我们选择感恩时,困难的生活情况不会就此改变。但相信感恩会给我们力量去克服所有存在的困难。这就是为什么我们今天读到的上帝的话语强调应当一无挂虑,只要凡事借着祷告、祈求和感谢,将你们所要的告诉神。神所赐出人意外的平安,会在基督耶稣里保守我们的心怀意念。
“感恩、祈祷和相信会给你力量。而抱怨只会加重负担。”
作者:椰嘉达基督徒会堂喜盛喜蒂堂会 – 沈天良传道
翻译员:陈虹霞
需要思考的问题:
1. 今天有哪些值得感恩的事情?
2. 在今天的挣扎中,你如何建立感恩之心?
Nats Alkitab : Filipi 4:6-9
Penulis : G.I. Emssow Marthin
Dalam kehidupan ini, setidaknya ada tiga hal yang sering menjadi “pencuri sukacita,” yakni kekhawatiran, tekanan batin, dan ketakutan. Kekhawatiran adalah kegelisahan yang berlebihan akan suatu hal yang mungkin terjadi atau bisa juga tidak terjadi. Tekanan batin adalah ketegangan yang berlebihan terhadap situasi yang tidak dapat kita ubah atau kontrol. Sedangkan ketakutan adalah kecemasan yang tinggi terhadap bahaya, kejahatan, dan penderitaan. Jika tidak diatasi, maka ketiga hal ini hanya akan menambah masalah dan membuat hidup tidak tenang. Pertanyannya, bagaimana kita membentengi diri dari para “pencuri sukacita” ini, sehingga kita bisa hidup dengan damai dan tenang?
Mari belajar dari nasihat rasul Paulus kepada jemaat di Filipi. Di tengah kesukaran dan pergumulan, ia berpesan supaya jangan khawatir. Sebaliknya jemaat harus menyatakan pergumulan itu dalam doa kepada Allah dan tetap bersyukur. Lebih lanjut ia menasihati agar jemaat mengisi pikiran dan hati dengan hal-hal benar. Caranya dengan mengingat semua kebaikan Tuhan yang pernah mereka alami. Selanjutnya juga merenungkan dan melakukan firman Tuhan. Hal ini juga yang perlu kita lakukan. Percayalah, damai sejahtera Allah yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiran kita dalam Kristus Yesus! Apapun yang membuat kita khawatir, tertekan, dan ketakutan, tidak dapat menghalangi Allah untuk terus bekerja dalam hidup kita. Yakinlah bahwa Dia telah mengatur segalanya! Serahkanlah semua pergumulan hidup kita kepada-Nya! Bagian kita adalah tetap bersyukur atas apa yang Tuhan izinkan untuk kita alami. Percayalah bahwa pemeliharaan-Nya sempurna atas setiap kita anak-anak-Nya. Dalam ucapan syukur dan percaya itulah, kita akan mengalami kedamaian serta kebahagiaan yang sejati. Kita tidak akan berbahagia, sebelum kita memiliki hati yang bersyukur. Tidak ada ketenangan yang sejati bagi mereka yang tidak percaya kepada Allah.
Situasi kehidupan yang sulit memang tidak akan berubah begitu saja, saat kita memilih untuk bersyukur. Tetapi percayalah bahwa rasa syukur akan memberikan kekuatan bagi kita untuk dapat mengatasi setiap kesukaran yang ada. Itu sebabnya firman Tuhan yang kita baca hari ini menegaskan supaya kita tidak khawatir akan apapun juga. Tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginan kita kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiran kita dalam Kristus Yesus.
“Bersyukur, berdoa dan percaya akan memberikan kekuatan. Sementara bersungut-sungut hanya akan menambah beban.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Apa saja hal-hal yang bisa Anda syukuri hari ini?
2.Bagaimana Anda membangun rasa syukur di tengah pergumulan hari-hari ini?
罗马书12:1-2
谁会不认识这位慈善家?他曾为他所在城市里的贫穷人建造了数以千计的房屋。他在世时,曾向教会、孤儿院、疗养院和其他社会服务机构捐赠了数亿美元,甚至数十亿美元。他成为他所在的城市和国家心目中的英雄。尽管他以惊人的金额向教会和社会提供了援助,但与他讨上帝悦纳的生活并不相称。对了。他就是世界上最大的毒枭,来自哥伦比亚的卡特尔。这位慈善家的名字就是巴布鲁.艾斯哥巴。
保罗在他写给罗马教会的书信中说,信徒必须将生命献上作为活祭,是圣洁的,是上帝所喜悦的,因为那才是真正的敬拜。信徒不配得向上帝献上数不胜数的奉献,但他们的生活却与巴布鲁一样灰暗。基督徒不配得把自己的身体至死献上当作燔祭,因为上帝所悦纳的则是按照祂的旨意生活。就算这个世界对奉献予上帝有错误的看法,但信徒是不应该这样的。世人以掩饰罪恶或贿赂上帝而向上帝献祭。向上帝行贿以便上帝宽恕他们所有的罪孽和罪行。其实,真正的奉献,就是把今生的一切全然交托予上帝。这就是一种愿意通过我们心意更新而变化的生活,以便我们能察验何为上帝的良善、纯全、可喜悦的旨意。当我们的生命越得到更新以及知道一切能讨上帝喜悦的事时,那么信徒就会更知道把最完美献予上帝。
我们对献予上帝最完美的奉献了解多少呢?我们在这期间有没有想过奉献金钱或财产就足以讨上帝喜悦了吗?上帝更本都不需要我们的金钱和我们所有的财产。祂拥有人类所不能拥有的一切。甚至那所托付于我们的都是属于祂的。愿透过今天的默想,我们将进一步地来更新我们在基督里的生活方式,成为对上帝完美的奉献。让我们的生命成为祂馨香的祭物以及讨祂喜悦,因为基督在我们里面。
“将自己生命献予上帝的人总是知道什么是最完美的,也合乎祂的。”
作者:椰嘉达基督徒会堂喜盛喜地堂会 – 萬碧恩传道
翻译员:蔡立基
需要思考的问题:
1. 您的日常生活是否与上帝话语的真理相称呢?
2. 依您看,什么是讨上帝喜悦的生活方式呢?
Nats Alkitab : Roma 12:1-2
Penulis : G.I. Pierre Tilaar
Siapa yang tidak tahu dengan pria dermawan yang satu ini? Ia telah membangun ribuan rumah bagi kaum papah di kotanya. Ia telah menyumbangkan ratusan juta bahkan mungkin miliaran dolar untuk Gereja, panti asuhan, panti jompo dan pelayanan sosial lainnya selama ia hidup. Ia menjadi pahlawan bagi kaum papah di kota dan negaranya. Meski ia telah memberi persembahan ke Gereja dan bantuan sosial dengan jumlah yang mencengangkan mata, namun itu tidak diimbangi oleh hidupnya yang berkenan kepada Tuhan. Ya. Ia adalah seorang gembong narkoba terbesar di dunia yang bernama Kartel dari Kolumbia. Nama dermawan ini adalah Pablo Escobar.
Paulus dalam tulisannya kepada jemaat di Roma, mengatakan bahwa orang percaya harus mempersembahkan hidup sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan berkenan kepada Allah, karena itulah ibadah yang sejati. Orang percaya tidak pantas memberi persembahan yang banyak kepada Tuhan, tapi hidupnya kelabu seperti Pablo Escobar. Orang Kristen tidak pantas mempersembahan tubuhnya hingga mati sebagai korban bakaran, karena yang Allah mau adalah kehidupan yang seturut dengan kehendak-Nya. Jika dunia ini punya pandangan yang salah tentang memberi persembahan kepada Tuhan, maka orang percaya tidak boleh demikian. Orang dunia menjadikan pemberian persembahannya kepada Tuhan sebagai penutup dosa atau sebagai sogokan kepada Tuhan. Sogokan agar Tuhan memaklumi segala dosa dan kejahatan mereka. Sesungguhnya pemberian persembahan yang benar adalah menyerahkan seluruh hidup ini kepada Tuhan. Yakni hidup yang mau berubah oleh pembaruan budi kita, sehingga kita dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Bila hidup kita semakin diperbarui dan mengetahui semua yang berkenan kepada-Nya, maka orang percaya akan semakin tahu memberi yang terbaik kepada Tuhan.
Apa yang kita ketahui tentang persembahan terbaik kepada Tuhan? Apakah selama ini kita berpikir bahwa memberi persembahan uang atau harta kita saja akan cukup menyenangkan Tuhan? Tuhan tidak butuh uang dan segala harta kita. Ia memiliki segala-galanya yang tidak sanggup manusia miliki. Bahkan semua itu adalah milik-Nya yang dititipkan pada kita. Kiranya melalui renungan hari ini, kita semakin memperbarui cara hidup kita di dalam Kristus guna menjadi persembahan yang sempurna kepada Allah. Marilah kita jadikan hidup kita sebagai persembahan yang harum dan menyenangkan hati-Nya, karena Kristus di dalam kita!
“Orang yang mempersembahkan hidupnya kepada Tuhan selalu tahu apa yang terbaik dan pantas bagi-Nya.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Apakah hidup Anda sehari-hari berjalan seimbang dengan apa yang menjadi kebenaran firman Tuhan?
2.Menurut Anda, bagaimanakah bentuk hidup yang menyenangkan hati Allah?
马太福音 6:19-20
“聪明起源于勤劳,富裕起源于节俭。” 这就是我们以前在学校经常听到的谚语。当我们不浪费我们的金钱并把它储蓄好时,那么以后的日子,我们将会享受我们辛勤劳动的成果。其中一种储蓄的方法就是节俭。储蓄的目的是为晚年生活所需。如果我们算的是在为我们未来在地球上而努力储蓄的人,那么在天上积攒财宝又如何呢?这个呼召是否也被纳入我们生活议程中的其中一个项目呢?
今天的经文是主耶稣的一个提醒,关于积赞财宝在地上的危险,而没有纪念上帝。积攒财宝在地上,而没纪念上帝最终只会大失所望。为何会这样呢?因为世上的财宝都是短暂的。要是说我们能拥有丰满的财富,请切记,我们的生活也只不过是暂时的。我们所积攒如山高的所有财宝,是死不带去的。这就是所谓的暂时或短暂。我们也必须记住另一件事,就是我们长年累月所积累的财宝,可能会因这个世界的问题和灾难而消失或消耗。就拿这场新冠疫情风暴来说。它就像虫子和铁锈一样,吞噬了当今人类所有的辛勤劳动。不是还有很多类似悲伤的事件吗?这就是所谓的暂时或短暂。当人类依靠或依赖他们在世上所积攒的财宝,却没有纪念上帝,那么,当他们觉悟到他们所积攒的所有财宝无法帮助他们时,他们就会感到大失所望。
积攒财宝在天上是上帝儿女人生的抉择,他是知道自己从哪儿来以及要往哪儿去。我们必须知道,我们是从上帝而来的,也是属于上帝的。我们必须知道,我们将会到上帝的住处。那就是天父的家。因此,那些已经知道自己是属于上帝的人,他们的生活方式又是如何呢?那就是意识到我们所拥有的一切都是属于托付于我们的上帝的。那些已经知道自己正往着天父之家路上的人,他们的生活方式又是如何呢?那就是意识到我们的生活就是为了悦纳在天上的父。如果基督吩咐我们积攒财宝在天上,那么作为祂所拥有的我们,就得忠心地去做!
知道自己属于上帝的信徒,将会知道把最好的祭物献上予拥有今生的上帝。”
作者:椰嘉达基督徒会堂喜盛喜地堂会 – 萬碧恩传道
翻译员:蔡立基
需要思考的问题:
1. 倘若您知道财富只是上帝的托付,那您应当如何行呢?
2. 您将会如何积攒财宝在天上呢?
Nats Alkitab : Matius 6:19-20
Penulis : G.I. Pierre Tilaar
“Rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya.” Demikian peribahasa yang lazim kita dengar di sekolah dulu. Ketika kita tidak memboroskan uang kita dan menabungnya dengan baik, maka pada saatnya nanti, kita akan menikmati hasil jerih lelah kita dengan baik pula. Salah satu cara menabung adalah dengan berhemat. Menabung bertujuan untuk kebutuhan hidup di masa tua nanti. Bila kita termasuk orang yag rajin menabung untuk hari depan kita di bumi ini, bagaimana dengan mengumpulkan harta di Surga? Apakah panggilan ini juga masuk dalam salah satu agenda hidup kita?
Nas bacaan hari ini adalah sebuah ingat-ingatan dari Tuhan Yesus, tentang bahaya mengumpulkan harta di bumi, tanpa mengingat Tuhan. Mengumpulkan harta di bumi tanpa mengingat Tuhan hanya akan berujung pada kekecewaan. Mengapa demikian? Karena harta di bumi ini fana adanya. Seandainya saja kita memiliki harta kekayaan yang melimpah, ingatlah, bahwa hidup kita hanya sementara. Semua harta yang kita kumpulkan hingga bergunung-gunung, tak bisa kita bawa mati. Inilah yang disebut sementara atau fana. Hal lain yang harus kita ingat adalah, bahwa harta yang kita kumpulkan selama bertahun-tahun, bisa raib atau habis dimakan oleh persoalan dan bencana dunia ini. Sebut saja badai Covid-19. Ini telah menjadi seperti ngengat dan karat yang memakan segala jerih lelah manusia dewasa ini. Banyak kisah pilu tentang hal ini bukan? Inilah yang disebut sementara atau fana itu. Ketika manusia bersandar atau mengandalkan masa depan hidupnya pada harta yang telah dikumpulkannya di bumi tanpa mengingat Tuhan, maka manusia akan kecewa ketika tahu bahwa semua harta yang ia kumpulkan tidak dapat menolongnya.
Mengumpulkan harta di Surga adalah sebuah pilihan hidup seorang anak Tuhan yang tahu dari mana ia berasal dan kemana ia akan pergi. Kita harus tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan kepunyaan Allah. Kita harus tahu, bahwa kita akan pergi menuju rumah kepunyaan Allah. Yaitu rumah Bapa di Surga. Oleh sebab itu, bagaimanakah cara hidup orang yang tahu, bahwa dirinya adalah kepunyaan Allah? Yaitu hidup yang menyadari, bahwa semua yang kita miliki adalah kepunyaan Allah yang dititipkan pada kita. Bagaimanakah cara hidup orang yang tahu, bahwa dirinya sedang menuju rumah Bapa di Surga? Yaitu hidup yang menyadari, bahwa hidup kita adalah untuk menyenangkan Bapa kita di Surga. Dan bila Kristus menyuruh kita mengumpulkan harta di Surga, maka sebagai milik kepunyaan-Nya, kerjakanlah dengan setia!
“Orang percaya yang sadar bahwa dirinya adalah kepunyaan Allah, akan tahu memberi persembahan terbaik kepada Allah Sang Pemilik kehidupan ini.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Jika Anda tahu bahwa harta kekayaan hanyalah titipan Tuhan, lantas apa yang harus Anda lakukan?
2.Apa yang Anda lakukan untuk mengumpulkan harta di Surga?
马可福音 12:41
“上帝非常关注真诚和忠心事奉祂的基督徒。尤其是那些人也非常勤奋地祷告、阅读和默想圣经。”这是一个明确无误的表达。然而,有多少基督徒忘切了上帝也关注我们内心的态度和我们向祂献祭的方式?基督徒常常假设上帝不太重视与钱财有关的事情。然后,我们得出结论,我们的态度和我们向祂奉献的方式只不过是鸡毛蒜皮的事,所以没必要太在意。
今天的经文记载着:耶稣对着银库坐着,看众人怎么投钱入库。这个句子描述了实际发生的事情。耶稣确实特意对着银库坐着,看众人如何向上帝献祭。想象一下,如果我们是向上帝献祭会众的其中一人。耶稣对我们向上帝献钱的态度和方式大概会有何评价呢?或许我们无法回答这个问题,因为我们从来没想到上帝非常重视我们内心的态度和我们向祂献祭的方式。我们需要知道的是,上帝对我们所献上供物的关注,与祂关注我们的真诚、我们忠心地事奉、我们殷勤地祷告、默想上帝话语等方面是没有区分的。
我们的心态和敬拜上帝的方式是如何的呢?我们事奉的态度和方式又是如何的呢?也许我们能轻而易举地回答说,一切都很好,几乎都很完美。然而我们的心态和献祭予上帝的方式又是如何的呢?这件事是否包含在我们跟随基督生活的重要议程中呢?或许心态和奉献的方式,还没有成为我们生活中的重要议程之一?让我们在这个大流行时代过去以前,认认真真地沉思默想吧!
“心态和信徒向上帝献祭的方式,与我们忠心地跟随和侍奉祂都是一样重要的。”
作者:椰嘉达基督徒会堂喜盛喜地堂会 – 萬碧恩传道
翻译员:蔡立基
需要思考的问题:
1. 您最后一次刻意和充满感恩地计划向上帝献祭是什么时候?
2. 您有多认真地来为上帝准备祭物?
From the publisher's feed