
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : Yakobus 1:12
Penulis : G.I. Pierre Tilaar
“Kekristenan itu identik dengan kesuksesan hidup secara material.” Demikian ungkapan beberapa orang Kristen yang telah salah mengartikan kebenaran firman Tuhan. Betapa tidak, saya pernah bertemu dengan seorang Kristen yang kecewa kepada Tuhan karena pendapatan usahanya sangat menurun, setelah 17 tahun mengalami kejayaan dalam usahanya. Dugaan saya, orang Kristen tersebut adalah salah satu “korban” dari pengajaran yang tidak lengkap tentang kasih dan berkat Tuhan. Kasih dan berkat Tuhan hanya dipandang sebagai wujud kesuksesan secara material belaka.
Nas hari ini mengingatkan kita akan bahaya keinginan manusia yang tidak ditundukkan pada kehendak Roh. Keinginan untuk hidup sukses, jaya dan lancar adalah keinginan yang tidak salah. Akan tetapi, manusia sering tergoda untuk memanfaatkan Tuhan demi keinginannya itu. Tak sedikit orang Kristen yang menjadikan kesuksesan, kejayaan dan kelancaran hidup sebagai yang terutama dalam hidupnya. Akibatnya banyak orang Kristen yang tersesat dan kehilangan yang paling utama dalam hidupnya, yakni ”kesetiaan.” Nas hari ini menekankan bahwa kunci kemenangan orang beriman adalah pada kesetiaannya. Bukan pada kesuksesan, kejayaan, kelancaran dan lain-lain. Kesetiaan yang dimaksud adalah kesetiaan dalam iman, pengharapan serta kepatuhan kepada Allah dalam Yesus Kristus sampai akhir hidup kita.
Saudara, maukah kita katakan, bahwa aku mau setia mengasihi dan melayani Tuhan sampai akhir hidupku? Maukah kita berkata, bahwa apa pun yang terjadi di dalam hidupku ini, tak pernah kuragukan kasih-Mu Tuhan. Lewat gunung yang tinggi, dalam lembah yang curam, tak pernah kuragukan kasih-Mu Tuhan. Bila Saudara memahami perkataan ini, maka Anda akan tahu bahwa salah satu wujud dari kesetiaan kita kepada Tuhan adalah tidak meragukan kasih dan kuasa Tuhan. Tetap percaya akan kasih dan kuasa Tuhan, meski masih di tengah badai Covid-19.
“Saatnya akan tiba, Tuhan ingin melihat kesetiaan kita dalam mengiring dan melayani-Nya.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Apa penyebabnya kasih dan kuasa Tuhan seringkali diukur melalui kesuksesan material?
2.Apakah yang akan Tuhan cari dalam diri Anda kelak saat berjumpa dengan-Nya?
箴言 3:3-4
一位妻子抱怨她丈夫在过去四年中对她的背叛。妻子一再原谅丈夫的行为,丈夫却总是一再做出伤害妻子的行为上。丈夫的态度和行为使妻子迷惑不解。因此,妻子大胆地询问丈夫对她的态度是什么原因。丈夫被迫用一句话摧毁了妻子的世界,“因为从一开始我就没有爱过妳。”
谈到忠诚,那么我们应该谈到关于爱和相爱。在 yukristen.com 上的一篇文章中说:“忠诚总是基于爱的态度。例如,有人忠于他的主人,因为他热爱他所做的工作。一个妻子因爱而忠于丈夫,等等。忠诚不是单独存在的,而是必须时刻实践的,因为忠诚不受时间或环境的限制。即使不舒服的环境挤压了他的生活,他的爱也不会轻易消失,那么这个人就可以说是忠诚的。”神的话语也有记载;不可使慈愛誠實離開你.要繫在你頸項上、刻在你心版上.這樣、你必在 神和世人眼前蒙恩寵、有聰明。(第 3-4 节)。没有爱就不会产生忠诚,有爱一定会产生忠诚。
有人说,对上帝不忠的原因可能是因为生活中漫长极重的艰难。但也有不少人认为,原因是人们习惯于安逸舒适的生活。如果是这样,那么让我们得出结论,认识上帝和祂对我们的爱将在很大程度上决定一个人是否忠于上帝。那我们呢?我们是否足够了解上帝并用我们的一生来爱祂?
“用我们的一生认识和爱上帝是我们忠于祂的关键。”
作者:椰嘉达基督徒会堂喜盛喜地堂会 – 萬碧恩传道
翻译员:陈虹霞
需要思考的问题:
1. 你会喜欢陌生人吗?
2. 你会不会对你爱的人不忠?
Nats Alkitab : Amsal 3:3-4
Penulis : G.I. Pierre Tilaar
Seorang istri mengeluhkan perlakuan sang suami yang dalam empat tahun terakhir telah mengkhianati dirinya. Sang istri berkali-kali memaafkan kelakuan suaminya, namun suaminya selalu kembali pada perbuatannya yang menyakitkan si istri. Sikap dan tindakan si suami membingungkan si istri. Maka dari itu si istri memberanikan diri menanyakan penyebab perilaku suami terhadap dirinya. Dengan terpaksa si suami menjawabnya dengan kalimat yang meruntuhkan dunia si istri, “Karena sejak awal aku tidak pernah mencintai engkau.”
Berbicara tentang kesetiaan maka kita patut membahas tentang kasih dan mengasihi. Dalam artikel di yukristen.com dikatakan, “Kesetiaan selalu didasari dengan sikap kasih sayang. Misalnya seseorang setia terhadap tuannya karena mencintai pekerjaan yang dilakukannya. Seorang istri yang setia kepada suaminya karena kasih sayang, dan sebagainya. Kesetiaan tidak hadir dengan sendirinya, melainkan harus dilatih setiap saat, karena kesetiaan tidak dapat dibatasi oleh waktu atau pun keadaan. Seseorang bisa dikatakan setia bila kasih orang tersebut tidak mudah pudar meski keadaan yang tidak nyaman mengimpit hidupnya.” Firman Tuhan pun mencatat; jangan kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau, kalungkanlah hal tersebut pada lehermu dan tuliskan itu pada loh hatimu agar engkau akan mendapatkan kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta manusia (ay. 3). Tidak ada kesetiaan yang timbul tanpa kasih dan tidak ada kasih yang tak menghasilkan kesetiaan di hidup ini.
Beberapa orang mengatakan, bahwa penyebab ketidaksetiaan kepada Allah bisa muncul karena pergumulan hidup yang berat dan berkepanjangan. Tapi tak sedikit pula orang yang berpendapat, bahwa penyebabnya adalah orang yang terbiasa hidup dalam kelancaran dan kenyamanan. Jika demikian, maka baiklah kita menyimpulkan bahwa pengenalan akan Allah dan kasih-Nya pada kita akan sangat menentukan setia tidaknya seseorang pada Allah. Bagaimana dengan kita? Apakah kita cukup mengenal Allah dan mengasihi Dia dengan segenap hidup kita?
“Mengenal dan mengasihi Allah dengan segenap hati adalah kunci kesetiaan kita kepada-Nya.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Dapatkah Anda mengasihi orang yang tidak dikenal?
2.Mungkinkah, Anda tidak setia kepada orang yang Saudara kasihi?
提摩太后书 2:13
丈夫自豪地对妻子说,他是妻子的忠实丈夫。这词以句子结尾;“我亲爱的应该为你丈夫感到自豪!”可能我们每个人都说过我们是忠诚的人。但问题是,我们真的像我们说的那样忠诚吗?我们自认的忠诚经得起时间和困难的考验吗?让我们记住,在持续了 1 年 8 个月的新冠肺炎病毒大流行风暴中,我们对上帝是有多少忠诚。
今天的经文显示了使徒保罗在他生命中的任何情况下都忠诚地伴随和服侍基督。保罗告诉提摩太,他因传讲基督的福音而被监禁。此外,保罗说他忠于基督的力量不是来自他自己,而是来自上帝。基督对天父的忠诚确实激励了使徒保罗,使他能够将他生活中的每一个困难解释为实现上帝旨意的旅程。正如基督活着是为了完成天父的旨意,保罗也学习如何忠实地跟随和事奉基督。使徒保罗给提摩太一个例子关于如何建立对基督的忠诚,就是效法基督的信实,然后祈求圣灵的能力来实现它。上帝一定会帮助的。
弟兄姐妹,如果在这场持久的新冠肺炎病毒大流行期间,您忽略了祂、拒绝了并责怪了祂,那么让我们转过头来看基督是如何爱我们!看到忠诚只属于上帝,源自祂!凡渴望忠心跟从祂的人,都应该向基督耶稣的信实学习。在这个新冠肺炎病毒大流行的时代,在这困难的情况下我们要忠心地伴随和服侍基督吗?
“与基督一同受苦、受死和复活,使我们能够理解忠心信实的价值。”
作者:椰嘉达基督徒会堂喜盛喜地堂会 – 萬碧恩传道
翻译员:陈虹霞
需要思考的问题:
1. 你从何得知神是信实的?
2. 你对基督忠诚的基础或理由是什么?
Nats Alkitab : 2 Timotius 2:13
Penulis : G.I. Pierre Tilaar
Seorang suami dengan bangga berkata kepada istrinya, bahwa ia adalah suami yang setia kepada istrinya. Perkataan tersebut diakhiri dengan kalimat; “Sayangku harus bangga dengan suamimu ini ya!” Bisa jadi bahwa tiap-tiap kita pernah mengatakan bahwa kita adalah orang yang setia. Tapi pertanyaannya, benarkah kita adalah orang yang sungguh setia seperti yang kita katakan? Apakah pengakuan setia kita telah teruji oleh persoalan dan waktu? Mari kita ingat seberapa setianya kita kepada Tuhan di tengah badai pandemi Covid-19 yang telah berjalan 1 tahun 8 bulan ini.
Nas hari ini memperlihatkan kesetiaan rasul Paulus mengiring dan melayani Kristus dalam segala keadaan di hidupnya. Paulus menyampaikan pada Timotius bahwa ia sedang dipenjarakan akibat pemberitaan Injil Kristus. Lebih lanjut, Paulus mengatakan bahwa kekuatannya untuk setia kepada Kristus bukan berasal dari kemampuan diri sendiri, tapi dari Allah. Kesetiaan Kristus kepada Bapa sungguh telah menginspirasi rasul Paulus untuk kemudian mampu memaknai setiap kesulitan hidupnya sebagai sebuah perjalanan memenuhi kehendak Allah. Sebagaimana Kristus hidup untuk memenuhi kehendak Bapa, demikian Paulus belajar mengikuti dan melayani Kristus dengan setia. Rasul Paulus telah memberi contoh kepada Timotius tentang cara membangun kesetiaan kepada Kristus, yaitu meneladani kesetiaan Kristus dan kemudian minta kekuatan Roh Kudus untuk menghidupinya. Tuhan pasti menolong.
Saudaraku, jika dalam masa pandemi Covid-19 yang berkepanjangan ini Anda telah mengabaikan Dia, menolak Dia dan menyalahkan Dia, maka mari berbaliklah dan lihat bagaimana Kristus telah mengasihi kita! Lihatlah bahwa kesetiaan hanya ada pada diri Allah dan berasal dari-Nya! Barangsiapa rindu setia mengikut Dia, patut belajar dari kesetiaan Kristus Yesus. Maukah kita tetap setia mengiring dan melayani Kristus dalam keadaan yang serba sulit di era pandemi Covid-19 ini?
“Bersekutu dalam penderitaan, kematian dan kebangkitan Kristus memampukan kita memahami nilai-nilai kesetiaan.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Dari manakah Anda tahu bahwa Allah adalah Pribadi yang setia?
2.Apa yang menjadi dasar atau alasan Anda setia kepada Kristus?
腓利比书 4:6-7
"假若我知道我的祈求将会得应允,肯定的那平安必定围绕着我的生活。这平安能克服对新冠病毒肺炎及其后果的恐惧。" 这句话是信徒在新冠病毒肺炎疫情时期最常祷告中之一片段。然而,非常可惜,如果这个平安被认为是来自我们的祷告蒙应允的原故,这种看法我们必须重新考虑。
今天的经文指示我们,感谢是成为安宁或是真平安的条件。不是好像许多人所想的,平安是我们感恩的条件,或感恩是在我们经历平安之后。当我们充满感恩向上帝祷告时,意味着我们已选择把生命交在上帝手中。我们从一意识开始,即是上帝知道什么对我们是最好的,上帝知道向我们采取行动最好的时间。很可惜的,我们时常向上帝述说我们面对的问题有多大,而不是我们的上帝比问题更伟大。当我们时常述说我们问题大过我们的感恩时,那就好比是邀请恐惧和挂虑来攻击我们的思想及情緒。
让我们来学习感恩,即使在暴风雨中!让我们表达我们对祂的信任,相信祂是掌管我们生活的主。祂是最了解我们且知道什么是对我们最好的,只有这样的意识才能给我们带来平安。尽管新冠病毒肺炎风暴仍在我们周边左右,然而它不能夺去我们的平安。只有这样我们才能战胜生活中的挣扎。
"向上帝充满感恩的祷告,
同等于将我们整个生命交托给生命的主宰。"
作者:椰嘉达基督徒会堂喜盛喜地堂会 – 萬碧恩传道
翻译员:张赛琼
默想的问题:
1.于新冠病毒肺炎期间你如何寻求心中的平安?
2.在疫情带来的挑战和困难中, 上帝的儿女们能经历平安的根据是什么?
Nats Alkitab : Filipi 4:6-7
Penulis : G.I. Pierre Tilaar
“Seandainya saya tahu bahwa permintaan doa saya akan dikabulkan, pastilah kedamaian itu akan datang melingkupi hidup saya. Kedamaian yang mengalahkan ketakutan terhadap virus Covid-19 dan akibat-akibatnya.” Kalimat ini adalah salah satu penggalan doa orang percaya yang paling sering dipanjatkan di era pandemi Covid-19 ini. Namun sungguh sangat disayangkan bila kedamaian yang dimaksudkan diartikan sebagai akibat dari doa-doa kita yang dikabulkan. Pandangan ini perlu kita pikirkan kembali.
Nas hari ini menunjukkan pada kita, bahwa bersyukur adalah syarat untuk menjadi tenang atau mengalami damai sejahtera yang sejati. Bukan seperti yang kebanyakan orang pikir, bahwa damai sejahtera adalah syarat untuk bersyukur, atau bersyukur datang setelah mengalami damai sejahtera. Ketika kita meminta dalam doa dengan penuh syukur kepada-Nya, berarti kita telah memilih untuk meletakkan hidup kita ke dalam tangan Tuhan. Kita memulai dengan sebuah kesadaran, bahwa Tuhan tahu apa yang terbaik bagi kita. Tuhan tahu waktu terbaik-Nya untuk bertindak atas kita. Sayangnya, kita terlalu sering menceritakan tentang besarnya masalah-masalah kita kepada Tuhan, bukannya menceritakan tentang besarnya Tuhan atas masalah-masalah kita. Pada saat kita sering menceritakan masalah kita lebih dari rasa syukur kita, maka ini sama dengan mengundang ketakutan dan kekhawatiran datang menyerang pikiran dan perasaan kita.
Marilah kita belajar untuk bersyukur, bahkan saat di tengah badai sekalipun! Marilah kita menyatakan rasa percaya kita kepada-Nya, bahwa Dialah Tuhan yang berkuasa atas hidup kita! Dialah Tuhan yang sangat tahu tentang kita dan tahu apa yang terbaik bagi kita. Hanya kesadaran inilah yang akan menghadirkan damai sejahtera kepada kita. Meskipun badai Covid-19 masih berada di sekitar kita, namun ia tak mampu merebut damai sejahtera kita. Hanya dengan cara inilah kita dapat menang atas pergumulan di hidup ini.
“Berdoa dengan penuh rasa syukur kepada Allah sama dengan kita memercayakan seluruh hidup kita kepada Sang Penguasa kehidupan.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Bagaimanakah cara Anda mencari damai selama masa pandemi Covid-19?
2.Apa yang menjadi dasar anak Tuhan untuk mengalami damai sejahtera di tengah tantangan dan kesulitan akibat pandemi?
罗马书8 : 28
几个月前, 发生了一件使我感到困惑的事。我们的第二个孩子没有成功的被东爪哇一间神学院所录取。不单单是我感到困扰, 而且我的孩子也感到伤心。 怎么不呢?我的孩子为自己梦想神学院的筛选入学测试准备了三年。当我们的希望和计划没有实现时,我想在我们大多数人中都会因此感到伤心,也可能感到失望。
今天的经文告诉我们,在我们生活中发生的任何事件里上帝都掌管主权,包括在生活中这件令人伤心的事。當我们意識到,这伤心事的发生原来是因为事实結果不合乎我们的希望或者计划。就好像我的孩子失望是因为他失败了不能进到梦想的神学校园。赞美主!我的孩子经过了这失望的事后能振作起来並为要进别间神学院的事祷告。他报名就读于雅加达西部的一间校园。当我们送他到宿舍时,我和师母彼此对视了一眼说:"感谢赞美主!校园离家不远,试想,若是在东爪哇,一定会很伤心。"接下去,我们看到孩子能很快的适应这校园。之後我们才覺悟有几位該学校高班神学生曾经周末于本堂会分堂少年团契实习,也有該学校准讲师曾经4年服事于本堂分堂。简而言之,我们的孩子在这校园觉得幸福和充满激情的学习。从我们的孩子失败而伤心的事上,其實是上帝在动工和引领去适合他的校园受塑造。
亲爱的弟兄姐妹们,不要为你的失败而焦虑!别忘了,上帝还在掌权。祂允许不好的事进入你生活中,不是要毁掉你,而是要使你更堅強。我们时常因冠状病毒肺炎遭遇到阻碍或耽误,我们失望甚至失去了把握。让我们再次回到祂的计划中及如此说:"请继续祢的作为在我的生命中,我愿意迈进与祢同行的生活!"相信吧!上帝可以使用你生活中发生的每一件事(好或者是坏)让你的未来得益处。
"今天在你的生活中无论发生什么,请相信其中必有上帝的计划"
作者:椰嘉达基督徒会堂喜盛喜地堂会 – 萬碧恩传道
翻译员:张赛琼
默想的问题:
1。一直以来,你對理解上帝的旨意和计划有何看法?
2。你是否常常对上帝感到失望,因为事实不合乎你的理想?你如何响应今天的灵修导引?
Nats Alkitab : Roma 8:28
Penulis : G.I. Pierre Tilaar
Beberapa bulan lalu, ada kejadian yang sempat membingungkan saya. Anak nomor dua kami tidak berhasil diterima di salah satu sekolah teologi di Jawa Timur. Bukan saya saja yang bingung, tapi anak saya-pun sempat mengalami kesedihan. Betapa tidak bahwa anak saya telah mempersiapkan diri selama 3 tahun untuk menghadapi ujian saringan masuk ke kampus teologi impiannya ini. Saya pikir bahwa sebagian besar dari kita akan mengalami kesedihan dan mungkin juga kekecewaan, tatkala harapan dan rencana kita tak terwujud.
Nas hari ini mengatakan pada kita, bahwa Allah adalah Tuhan yang berdaulat atas segala peristiwa dalam hidup kita. Termasuk dalam peristiwa yang menyedihkan di hidup ini. Meski saat kita pikirkan, ternyata peristiwa yang menyedihkan tersebut muncul karena kenyataan yang terjadi tak sesuai harapan atau rencana kita. Mirip seperti anak saya yang kecewa karena gagal masuk di kampus teologi impiannya. Puji Tuhan karena setelah kekecewaan tersebut, anak saya bangkit untuk mendoakan kampus teologi yang lain, di bilangan Jakarta Barat dan mendaftarkan diri di kampus tersebut. Saat kami mengantarnya masuk asrama, saya dan istri saling menatap dan berkata; “Puji Tuhan kampusnya dekat rumah. Coba kalau di Jawa Timur. Pasti sedih sekali.” Selanjutnya, kami melihat bahwa anak kami gampang beradaptasi di kampus ini. Kami baru sadar bahwa ada beberapa mahasiswa/i senior yang pernah praktik akhir pekan di remaja di cabang gereja kami. Ada calon dosennya yang pernah melayani selama 4 tahun di cabang gereja kami. Singkat cerita, anak kami merasa bahagia dan antusias belajar di kampus ini. Dari kegagalan dan kesedihan anak kami, ternyata Tuhan sedang bekerja dan menuntunnya untuk dibentuk di kampus yang tepat baginya.
Saudaraku, janganlah khawatir dengan kegagalanmu hari ini. Ingatlah bahwa Tuhan masih memegang kendali. Hal buruk diizinkan oleh-Nya masuk ke dalam hidupmu, bukan untuk menghancurkanmu, melainkan untuk menguatkanmu. Seringkali ketika kita mengalami hambatan atau penundaan akibat Covid-19, kita kecewa sampai kehilangan pegangan. Mari kembali dalam rancangan-Nya dan katakan demikian: “Tuhan, teruslah berkarya dalam hidupku. Saya mau masuk dalam perjalanan hidup bersama Engkau!” Percayalah, bahwa Tuhan dapat menggunakan setiap hal yang terjadi di dalam hidupmu (baik atau pun yang buruk) untuk kebaikan masa depan Anda.
“Apapun yang sedang terjadi di dalam hidup kita pada hari ini,
percayalah bahwa Tuhan punya rencana!”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Bagaimana cara pandang Anda dalam memahami maksud dan rancangan Tuhan selama ini?
2.Apakah Anda sering kecewa kepada Tuhan karena kenyataan tak sesuai dengan harapan Anda? Dan apa yang menjadi respons Anda terhadap renungan hari ini?
历代志上 16:34
前段时间当我在探访会友时,我遇到了一个刚刚遭遇一连串灾祸的家庭。可以想象,相隔仅两天,这家人又经历了一场物质上的损失。然而,从我和一家之主的交谈中,没有隐含着认为上帝对他们是”恶”的观念,没有一句怪怨上帝的话,所听到的乃是因为他们还拥有基督的加力刚强而感恩。.
今天上帝的话语指示我们,上帝很爱我们并已拯救了我们。这是基督教最美妙的真理;然而,许多基督徒常常忘记这一点。很多在不自觉下意识地对上帝说:"我很高兴祢将我从罪恶中拯救出来,但照我看来,如果在当前新冠病毒肺炎的疫情时期中,祢若不帮我摆脱解決冲击我的经济问题和健康的问题,祢仍旧不够好。"的确,现今有不少的基督徒开始要求上帝彰显祂的慈爱和良善。是照人的意念的上帝慈爱和良善,那就是马上解决与新冠病毒肺炎疫情影响相关的问题。真的是如此吗?
弟兄姐妹们,如果我们继续有如此的想法,因此我们在今生就不曾真正诚心诚意的感恩。上帝常常提醒我们要感恩,并不是因为我们在这世上所拥有的,而是因为我们在基督里并与祂一起所拥有的。事实上,上帝的真爱和良善不能由我们现在生活中发生的情况或环境来决定,我们也不可以于我们拥有多少,而是通过祂的十字架的牺牲而我们对上帝的爱了解有多少来决定。
"感恩的心理當来自认识已为我们牺牲之基督的爱"
作者:椰嘉达基督徒会堂喜盛喜地堂会 – 萬碧恩传道
翻译员:张赛琼
默想的问题:
1.在现今的生活中你如何了解上帝的真爱和良善?
2.直到今天在你生活中曾经经历的是怎样的上帝真爱和良善?
From the publisher's feed