
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : 1 Tawarikh 16:34
Penulis : G.I. Pierre Tilaar
Beberapa waktu lalu ketika dalam pembesukan jemaat, saya bertemu dengan satu keluarga yang baru saja mengalami musibah yang beruntun. Bayangkan saja, bahwa hanya selisih dua hari, keluarga ini mengalami musibah yang merugikan secara material. Namun dari percakapan saya dengan si kepala keluarga, tak sedikit pun ada kalimat yang menyalahkan Tuhan. Tak tersirat pandangan bahwa Tuhan itu “jahat” kepada mereka. Yang terdengar adalah sebuah ucapan syukur bahwa mereka masih memiliki Kristus yang menguatkan mereka.
Firman Tuhan hari ini menunjukkan pada kita, bahwa Tuhan sangat mengasihi dan telah menyelamatkan kita. Ini adalah kebenaran paling indah dari Kekristenan; namun, banyak orang Kristen yang sering kali melupakan hal ini. Banyak yang secara tidak sadar mengatakan kepada Tuhan, “Saya senang Engkau telah menyelamatkan saya dari dosa-dosa saya, tetapi menurut saya, Engkau masih kurang baik jika Engkau tidak membebaskan saya dari masalah keuangan dan masalah kesehatan yang sedang menerpa saya di era pandemi Covid-19 saat ini.” Benar, bahwa hari-hari ini tak sedikit orang Kristen mulai menuntut Tuhan untuk menyatakan kasih dan kebaikan-Nya. Kasih dan kebaikan Tuhan yang seturut dengan kehendak manusia, yaitu segera menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan dampak-dampak pandemi Covid-19. Benarkah demikian?
Saudaraku, jika kita terus memiliki pemikiran seperti ini, maka kita tidak akan pernah sungguh-sungguh bersyukur di dalam hidup ini. Tuhan selalu mengingatkan kita untuk bersyukur bukan karena apa yang kita miliki di dunia ini, melainkan karena apa yang kita miliki di dalam Kristus dan bersama Dia. Sebenarnya, kasih setia dan kebaikan Allah yang sesungguhnya tidak boleh kita tentukan dari situasi atau keadaan yang sedang terjadi dalam hidup kita saat ini. Juga tidak boleh kita tentukan dari seberapa banyak yang kita miliki, melainkan dari seberapa kita mengenal kasih Tuhan melalui pengurbanan-Nya di kayu salib.
“Hati yang bersyukur sepatutnya datang dari pengenalan kita akan kasih Kristus
yang telah berkurban untuk kita.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Bagaimana Anda memahami kasih setia dan kebaikan Tuhan dalam hidup ini?
2.Kasih setia dan kebaikan Tuhan seperti apa yang telah Anda alami dalam hidup Anda hingga hari ini?
希伯來書12:18-29
前段时间,有一位”我是基督门徒”第一级课程的参与者提出问题: “一个信徒重复多次犯罪会得赦免吗?他会受到审判吗?”。幸好,因这个问题是由一个刚信主亦正在学习理解上帝真理圣言的基督徒提出的。若好好的继续跟进的话,我们将会发现这问题可说是因恐惧永恒审判所影响的表达,很明显这个问题不是基于他对上帝的爱。
希伯来书作者说;我们不是来到那不可触摸又极其可怕的西乃山,卻是來到锡安山,永生神的城邑,就是天上的耶路撒冷。在锡安山我们与千万的天使,有名录在天上诸长子,和主内的弟兄姐妹们相聚,在那边我们与耶稣基督相聚,新约的中保,是借着十架上所洒的血为我们打开通向上帝的路,公正的审判者和经历祂的祝福。基督所洒的血比起从地里呼求亞伯的血更响亮,因为基督的血确证肯定了新约,和开启了人与上帝之间和好的道路。
让我们照上帝所喜悦的方式,学习用虔诚、敬畏的心来感谢和敬拜祂。但虔诚、敬畏并非好像惧怕審判的人或者害怕不蒙祝福,但作為我們在上帝面前覺悟真正自我的一種表現。如果我们一直以来对上帝的審判感到惧怕,因此让我们学习如何去爱并取悦那曾经為我們每一個人受苦受难、死而复活主耶稣的心。
:
“感恩是以忠诚敬拜祂来表现”
作者:椰嘉达基督徒会堂喜盛喜地堂会 – 萬碧恩传道
翻译员:张赛琼
默想的问题:
1.是什么让你有时会感到害怕上帝的审判?
2.上帝的忠诚是根据什么向祂的子民显明的?
Nats Alkitab : Ibrani 12:18-29
Penulis : G.I. Pierre Tilaar
Beberapa waktu lalu, seorang peserta kelas SMK 1 mengajukan pertanyaan kepada saya “Apakah orang percaya akan diampuni bila ia berkali-kali jatuh dalam dosa? Apakah ia akan dihukum?” Syukur karena pertanyaan ini diajukan oleh seorang Kristen yang baru percaya dan sedang belajar memahami kebenaran Firman. Jika ditelusuri baik-baik, kita akan menemukan bahwa pertanyaan ini merupakan sebuah ungkapan yang dipengaruhi oleh rasa takut akan hukuman kekal. Jelas bahwa pertanyaan ini tidak didasarkan atas kasihnya kepada Tuhan.
Penulis Ibrani mengatakan bahwa kita tidak datang ke Gunung Sinai yang tak tersentuh dan menakutkan itu, melainkan ke Bukit Sion, kota Allah yang hidup, Yerusalem surgawi. Di Bukit Sion kita bersekutu dengan beribu-ribu malaikat, jemaat anak-anak sulung, dan saudara-saudari di dalam Tuhan. Di sana kita bersekutu dengan Tuhan Yesus, pengantara perjanjian baru, yang melalui percikan darah-Nya di kayu salib membuka jalan masuk bagi kita kepada Allah, hakim yang adil, dan mengalami berkat-Nya. Percikan darah Kristus berbicara lebih kuat dari darah Habel yang berteriak kepada Allah dari tanah, karena darah Kristus yang meneguhkan perjanjian yang baru dan membuka jalan pendamaian antara manusia dengan Allah.
Marilah kita belajar mengucapkan syukur dan beribadah kepada Allah dengan cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. Tapi bukan hormat dan takut seperti orang yang takut dihukum atau takut tidak diberkati, melainkan sebagai sebuah wujud dari kesadaran tentang siapa diri kita yang sebenarnya di hadapan Allah. Jika selama ini kita merasa takut akan hukuman Allah, maka marilah kita belajar untuk mengasihi dan menyenangkan hati Tuhan Yesus yang telah menderita, mati dan bangkit bagi setiap kita.
“Bersyukur kepada Allah diwujudkan dengan cara setia beribadah kepada-Nya.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Apakah yang membuat Anda terkadang merasa takut akan hukuman Tuhan?
2.Atas dasar apakah kesetiaan kepada Tuhan dinyatakan kepada umat-Nya?
使徒行传18:1-4
温德尔•盖里(Wendell G. Geary) 是来自美国医生职业的宣教士。他于1935年10月22日出生,2019年12月12日在美国明尼苏达州去世。他于 1961 年 10 月 1 日被呼召并开始在西加里曼丹的勿洞河溪诊所服事,后来发展成为孟加央色路卡门的毕世大公共医院。超过 45 年来他献上一生在印尼事奉上帝。
保罗蒙召从事两种职业,即作为上帝的仆人和与他的同工亚居拉和百基拉一起制造帐棚的人。他们同住并同心协力地一起事奉上帝,向犹太人和希利尼人以及外邦人宣讲在主耶稣基督里得救的消息。保罗将他作为基督耶稣仆人的呼召放在首位,同时努力制造帐棚,然后出售以维持生计。作为一名制造帐棚者,他能够聚集和服事未受过教育的民众,同时传扬好消息。他建立良好的关系和沟通,与他们交朋友,以便他们在日常生活中能够接受他。正是在这种亲密的关系中,他才能更亲近地向他们宣讲主耶稣救恩的信息。
宣教意味着行动起来,向我们周围的人传扬好消息,主耶稣救恩的消息。无论我们从事什么职业、职位或工作,都要用来荣耀上帝!记住上帝的呼召!让我们向所有无论和我们同行或非同行的人宣讲上帝国度的福音,主耶稣基督救恩的好消息。
“无论我们的职业是什么,上帝给了我们祂的呼召,就是传扬祂的福音。”
作者 :椰嘉達基督徒會堂安贝拉堂會 - 房仁康傳道
翻译员:黃瓊楓
思考的問題:
1.你如何回应上帝的呼召?
2.你如何与你同行和非同行的人传扬福音?
Nats Alkitab : Kisah Para Rasul 18:1-4
Penulis : G.I. Carnys Stephen
Wendell G. Geary adalah seorang utusan misi yang berprofesi seorang dokter dari Amerika Serikat. Ia lahir pada 22 Oktober 1935 dan meninggal pada 12 Desember 2019 di Minnesota, Amerika Serikat. Ia terpanggil dan memulai pelayanan klinik pada 1 Oktober 1961 di Sungai Betung, Kalimantan Barat, dan kemudian berkembang menjadi RSU Bethesda Serukam, Bengkayang. Lebih dari 45 tahun ia mengabdikan hidupnya untuk melayani Tuhan di Indonesia.
Paulus terpanggil dalam dua profesi, yakni sebagai hamba Tuhan dan tukang kemah bersama dengan rekan sepelayanannya, Akwila dan Priskila. Mereka tinggal bersama dan bersama-sama sehati melayani Allah, memberitakan kabar keselamatan dalam Tuhan Yesus Kristus kepada orang-orang Yahudi maupun orang-orang Yunani, dan kepada bangsa-bangsa lain. Paulus mengutamakan panggilannya sebagai hamba Kristus Yesus, sembari bekerja membuat kemah, kemudian dijual untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sebagai tukang kemah ia dapat berkumpul dan melayani masyarakat yang tidak berpendidikan, sambil menyampaikan kabar baik. Ia membangun hubungan dan komunikasi yang baik, bersahabat dengan mereka sehingga masyarakat dapat menerimanya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hubungan yang akrab inilah ia dapat lebih dekat dan memberitakan berita keselamatan di dalam Tuhan Yesus kepada mereka.
Misi berarti bergerak untuk menyampaikan kabar baik, kabar keselamatan dalam Tuhan Yesus kepada orang di sekitar kita. Apapun profesi, jabatan atau pekerjaan yang kita tekuni, lakukanlah semuanya itu untuk memuliakan Allah! Ingatlah panggilan Allah! Marilah kita memberitakan Injil Keraajaan Allah, kabar baik keselamatan di dalam Tuhan Yesus Kristus kepada siapa saja, baik yang seprofesi dengan kita, maupun yang tidak.
“Apa pun profesi kita, Tuhan memberikan panggilan-Nya kepada kita, yaitu memberitakan Injil-Nya.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Bagaimana respons Anda terhadap panggilan Tuhan?
2.Bagaimana Anda memberitakan Injil kepada orang-orang yang seprofesi dengan Anda, maupun yang tidak seprofesi?
使徒行传9:36-39
汉斯是一个单纯的人,他几乎每天做饭,准备米饭包,分发给无家可归, 在商店前面和其他地方过夜的人。他用心地随着自己的能力,尽可能对他所遇到的人做这些事。他这样做不是因为他富有,而是出于怜悯心,而且他想分享他所活出的上帝之爱。他是住在雅加达的一位上帝的子女。
今天所阅读的圣经是关于行善的大比大或多加。她为她的朋友,寡妇们做衣服。她的所作所为,即使在她死后也一直被人们铭记。她以真诚的心,充满了对他人的爱和关怀来做出这些行动。她简单地做了她能做的。多加是一个真正爱上帝的子女。她的生命是被她所领受和改变之上帝话语所塑造的。她是一个单纯,敬畏上帝,喜爱和遵行上帝话语的人。她了解爱他人的意义。她的心被促动去帮助寡妇们。她的品格被上帝改变,使她经历生命的改变并关心他人。也许在她认识基督之前,不关心他人,尤其是寡妇们。但认识基督后,她成为一个有爱心的人,不求回报地乐于帮助他人。多加知道并相信上帝的看顾保护。她不想独自享受上帝的看顾保护,而是想与寡妇们分享。
汉斯和多加的故事是被上帝感动和改变的人的一个例子。他们的品格转变为好品格以对主耶稣的信心为基础以善行来服事他人。善行,施舍帮助别人,固然是好的,但必须以对主耶稣的信心为基础,因为人非有信就不讨上帝的喜悦。这就是信徒的特别,我们是因信而得救,不是因善行。因此我们的品格变得更像基督乃是美好的。我们是上帝在世上的使者。作为祂的使者,不能再披戴我们老我的品格,而是上帝的品格。其中之一是真诚的善意。我们行善为了见证基督,荣耀上帝。而不是为了夸耀自己。
“无论多么微小基于对基督的信心所种下的善行,
都会对接受的人带来良好的影响。”
椰嘉達基督徒會堂安贝拉堂會 - 房仁康傳道
翻译员:黃瓊楓
思考的問題:
1.基于对基督的信心,善行对你来说意味着什么?
2.你向他人行善的目的是什么?
Nats Alkitab : Kisah Para Rasul 9:36-39
Penulis : G.I. Carnys Stephen
Hans seorang sederhana hampir setiap hari dia masak dan menyiapkan nasi bungkus dan membagikannya kepada orang-orang yang tidak mempunyai rumah, yang bermalam di depan toko dan tempat-tempat lainnya. Ia tekun melakukan kepada seberapa banyak orang yang dapat ditemuinya sesuai kemampuannya. Dia melakukannya bukan karena ia kaya, tetapi karena belas kasihan, dan terlebih ia mau membagikan kasih Allah yang dihidupinya. Dia seorang anak Tuhan yang tinggal di Jakarta.
Bacaan Alkitab hari ini tentang Tabita atau Dorkas yang berbuat baik. Dia membuat pakaian untuk teman-temannya, para janda. Apa yang dibuatnya selalu dikenang bahkan sesudah ia meninggal. Perbuatannya dilakukan dengan hati yang tulus, penuh kasih dan perhatian kepada sesamanya. Ia lakukan secara sederhana apa yang dapat dilakukannya. Dorkas adalah seorang anak Tuhan yang sungguh-sungguh mencintai Tuhan. Hidupnya dibentuk oleh firman Tuhan yang diterimanya, dan yang mengubahkannya. Ia seorang yang sederhana, takut akan Tuhan, mencintai dan melakukan firman Tuhan. Ia memahami arti mengasihi sesama. Hatinya tergerak untuk menolong para janda. Karakternya diubahkan oleh Tuhan sehingga ia mengalami perubahan hidup dan peduli terhadap sesamanya. Mungkin sebelum dia mengenal Kristus, bisa saja dia tidak peduli terhadap sesamanya, secara khusus para janda. Namun setelah mengenal Kristus, dia menjadi orang yang peduli dan senang untuk menolong orang lain tanpa mengharapkan balasan. Dorkas sadar dan percaya pada pemeliharaan Allah. Dia tidak mau menikmati pemeliharaan Allah itu seorang diri, melainkan membagikannya kepada para janda.
Kisah Hans dan Dorkas adalah contoh orang yang sudah disentuh dan diubahkan oleh Tuhan. Karakternya diubahkan menjadi karakter yang baik untuk melayani sesamanya melalui perbuatan baik yang didasari oleh iman di dalam Tuhan Yesus. Perbuatan baik, membagi-bagikan sesuatu untuk menolong orang lain, tentu baik, tetapi harus berdasarkan iman di dalam Tuhan Yesus, sebab tanpa iman kita tidak berkenan kepada Allah. Inilah keistimewaan orang percaya, bukan berdasarkan perbuatan baik kita diselamatkan, tetapi berdasarkan iman. Sehingga karakter kita menjadi serupa dengan Kristus adalah kebaikan. Kita adalah utusan-utusan Tuhan di tengah-tengah dunia ini. Sebagai utusan-Nya kita tidak bisa lagi memakai karakter manusia lama kita, melainkan karakter Tuhan. Salah satunya adalah kebaikan yang tulus. Kita melakukan kebaikan demi Kristus disaksikan, Allah dimuliakan. Bukan untuk kemegahan diri kita.
“Sekecil apapun kebaikan yang ditabur berdasarkan iman di dalam Kristus, akan berdampak baik bagi orang-orang yang menerimanya.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Apakah arti perbuatan baik bagi Anda dengan berdasarkan iman di dalam Kristus?
2.Apa tujuan Anda berbuat baik kepada sesama Anda?
约翰福音 4:39-42
德怀特•莱曼•穆迪 (Dwight Lyman Moody) 是 19 世纪的美国传教士。在他经历悔改之后,他热心为他所信的基督向许多人作见证。无论走到哪里,他总是向遇到的人见证福音。他的使命呼召是见证而不是改变人。他相信只有圣灵才能把罪人变成基督的跟随者。
撒玛利亚妇人在遇见改变她的主耶稣后,忍不住想要传讲奇妙的耶稣。事实上,撒玛利亚妇女在传扬耶稣面临着许多障碍和阻碍。例如,她可能会被嘲笑、拒绝,因为她被认为是妓女。但这并没有影响她讲述耶稣的热情。她实际上是被神用来为改变她生命的基督作见证。这个女人忠心地向许多人见证基督。他的呼召是忠实地作见证,而不是改变人。改变在撒玛利亚城里的许多人是上帝之灵的作为。最后很多人来信耶稣,不是因为这个女人的见证,而是因为圣灵的工作改变了他们。这位妇人的见证被神用作一座“桥梁”,带领许多人前来聆听基督耶稣救恩的信息。使他们愿意相信基督的是圣灵在他们心中运行的结果。
我们的呼召是忠心地向任何人见证我们所相信的基督。只有圣灵有能力改变那些听到我们见证的人。如果我们经历基督,那么我们将有圣灵的引导合同在热切地向任何人見证祂。无论我们在见证基督时将面临什么样的挑战和风险,我们都会忠诚地来行,因为那是我们的呼召。
“感谢上帝的一种方式是向他人忠实地见证祂。”
作者:椰嘉达基督徒会堂安贝拉堂会 – 利百加傳道
翻译员:陈虹霞
需要思考的问题:
1. 上帝对你的呼召是什么?是什么让你难以认清上帝对你的呼召?
2. 主派你向谁见证祂的福音?
Nats Alkitab : Yohanes 4:39-42
Penulis : G.I. Rebekha Brillian
Dwight Lyman Moody adalah seorang pemberita Injil dari Amerika Serikat pada abad ke-19. Setelah dia mengalami pertobatan, dia berkobar-kobar untuk menyaksikan Kristus yang dipercayanya kepada banyak orang. Kemana pun dia pergi, dia selalu menyaksikan Injil kepada orang-orang yang dijumpainya. Panggilannya adalah untuk bersaksi dan bukan untuk mengubahkan orang. Dia percaya bahwa hanya Roh Kudus yang mampu mengubahkan pendosa menjadi pengikut Kristus.
Setelah perempuan Samaria mengalami perjumpaan dengan Tuhan Yesus yang mengubahkannya, ia tidak dapat menahan diri untuk ingin mewartakan Yesus yang luar biasa. Sebenarnya banyak sekali rintangan dan halangan yang dihadapi perempuan Samaria untuk mewartakan Yesus. Misalnya dia bisa saja dicemooh, ditolak karena dianggap sebagai perempuan sundal. Namun hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk menceritakan tentang Yesus. Ia justru dipakai Tuhan untuk bersaksi tentang Kristus yang mengubahkan hidupnya. Perempuan ini setia untuk menyaksikan Kristus kepada banyak orang. Panggilannya adalah setia menyaksikan, bukan mengubahkan banyak orang. Roh Tuhan yang bekerja untuk mengubahkan banyak orang di Samaria. Pada akhirnya banyak orang datang dan percaya kepada Yesus bukan karena kesaksian perempuan ini, melainkan karena pekerjaan Roh Kudus yang mengubahkan mereka. Kesaksian perempuan ini dipakai oleh Tuhan untuk menjadi “jembatan” yang menuntun banyak orang datang untuk mendengarkan berita keselamatan di dalam Kristus Yesus. Yang membuat mereka mau percaya Kristus adalah Roh Kudus yang bekerja di dalam hati mereka.
Panggilan kita adalah setia untuk bersaksi tentang Kristus yang kita percayai kepada siapa saja. Hanya Roh Kudus yang berkuasa untuk mengubahkan orang-orang yang mendengarkan kesaksian kita. Jika kita mengalami Kristus, maka kita akan berkobar-kobar untuk menyaksikan-Nya kepada siapa saja dengan pimpinan, penyertaan Roh Kudus. Apa pun tantangan, risiko yang akan kita hadapi dalam menyaksikan Kristus, kita akan tetap setia melakukannya, karena itulah panggilan kita.
“Salah satu cara berterima kasih kepada Tuhan adalah dengan setia menyaksikan-Nya kepada orang lain.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Apa panggilan Tuhan bagi Anda? Apa yang membuat Anda sulit untuk mengenali panggilan Tuhan bagi Anda?
2.Kepada siapa Tuhan mengutus Anda untuk menyaksikan Injil-Nya?
罗马书 11:25-36
当您看到某个物品被不当使用时,您会想到什么?例如,用智能工具将钉子钉入墙壁?用书堵门?或用汤匙挖土?很奇怪吧?我们周围的每个物体都具有特定的功能,使用户可以更轻松地做某事。这就是为什么如今人们竞相制造和生产可以容易施作的独特物品的原因。我们的存在也是如此。人类生活的主要目的是什么?在威斯敏斯特短教理问答中写道,人类生存的主要目的是荣耀上帝并永远享受祂。
使徒保罗说,神是万事的源头,是今生万事的原因。最后一切都献给了祂,归回祂,永远荣耀祂,包括人类,也就是祂的主要创造物。不幸的是,许多人误解了它存在的目的。人类并没有荣耀上帝并以祂为乐,而是试图以自己的方式荣耀自己并享受生活。堕入罪中改变了一切。但要感谢基督的存在和救赎,使人类偏离的生命回归到它最初的设计。人类能够荣耀上帝。
也许现在你对自己的人生目标感到困惑。带着我们自己设定的目标生活,比如玩得开心、取得世俗的成功等等。就是不觉得开心幸福。只能感受到内心的空虚。所以,让我们回到神给我们的目的,就是一生荣耀神,享受神。
“当你不知道自己被创造的原因时,
你就不能按照你应该的方式运作。”
作者:椰嘉达基督徒会堂安贝拉堂会 – 利百加傳道
翻译员:陈虹霞
需要思考的问题:
1. 你目前的人生目标是什么?
2. 在你目前的生活和工作中,你如何理解“享受并荣耀神”?
From the publisher's feed