Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

By Sinode Gereja Kristen JakartaReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian episodes

  • 19-10-2021 - Transformasi Dalam Penyembahan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Efesus 2:4-5

    Penulis : G.I. Carnys Stephen


    Kristo adalah seorang Kristen yang setia beribadah bersama keluarganya. Ia melayani di Gereja. Hampir setiap hari ia rutin mengadakan mezbah keluarga. Ia bangga dan bersukacita di setiap aktivitas rohaninya. Inilah kehidupan rohaninya: rutin bersaat teduh secara pribadi, membaca firman, berdoa, memuji, melayani dalam ibadah dan berada dalam komunitas pertumbuhan rohani.


    Allah yang kaya dengan rahmat, juga sangat besar kemurahan hati-Nya. Allah menyatakan dan memberikan kekayaan kasih karunia-Nya melampaui batas-batas pemikiran manusia. Manusia tidak dapat memahami dengan akal yang terbatas.  Manusia juga tidak dapat memperkirakan apa yang bakal terjadi, tanpa Allah yang menyatakannya. Kata “tetapi” dalam ayat 4 sebagai kata peralihan dari ayat 1-3, menunjukkan kemurahan kasih karunia Allah. Allah mengangkat derajat dan status manusia, serta mengubahkan kehidupannya. Kehidupan manusia lama yang bersifat kedagingan dan keduniawian berada di bawah kutuk dosa.  Namun, Allah mentransformasi kehidupan manusia.  Manusia diubah untuk mengerjakan tujuan Allah. Dalam Kristus tujuan itu tercapai. Kasih karunia Allah melampaui besarnya kesalahan, pelanggaran dan dosa kita. Dia menyelamatkan kita. Dia tidak memperhitungkan semua pelanggaran, kesalahan dan dosa kita, sekalipun seharusnya kita mati oleh perbuatan dosa kita. Hanya kasih karunia atau anugerah Allah dalam Kristus Yesus yang memungkinkan kita diselamatkan. Betapa berharga dan bernilainya kita di hadapan Allah. Dalam bahasa Latin, reformata semper reformanda, yang berarti kehidupan kita harus terus-menerus diperbarui di dalam Yesus Kristus. 


    Kita melihat kehidupan rohani Kristo di atas. Kehidupan yang sangat baik, akrab dan penuh kasih persaudaraan. Dia menyadari kebutuhan untuk mengalami pembaruan akal budi setiap hari, untuk serupa dengan Yesus Kristus. Begitu juga kita. Ingat Firman Tuhan mengatakan, “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaruan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna (Roma 12:2).”


    Kerohanian Anda tidak diukur berdasarkan aktivitas rohani Anda,

    melainkan berdasarkan keintiman relasi Anda dengan Allah.


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Apakah Anda membutuhkan pembaruan dalam penyembahan Anda kepada Allah?

    2.Bagaimanakah Anda memperbarui penyembahan Anda?


    4 min
  • 18-10-2021 - 未认识恩典之前 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    以弗所书 2:1-3


    以色列的一名男子被新冠肺炎病毒吓的半死,他认为这将使世界末日更近一步。这使他把15年前偷走的一件有2000年历史的石头制成的球形文物归回“以色列古物管理局”。


    在今天所读的经文中,使徒保罗强调,我们至今犯了许多过犯和罪过。我们按照世俗的方式生活,按照自己的意愿行事。我们生活在伤害、破坏生命结构并扼杀我们的未来之空中掌权者的影响和控制之下。那力量会网罗并控制我们肉体的情欲。我们顺从肉体的意志和盲目的头脑。我们犯下各种形式的邪恶,就像不听话的人,即不服从上帝的人一样。因此,我们应会透过日常生活中可以感受到的痛苦受到愤怒和惩罚。事实上,我们应该接受永恒或不止尽的惩罚。以上两个事实,一个是偷了文物的人,一个是使徒保罗对旧人生活的强调,即自私的,被肉欲和世俗所束缚。它们都向我们展示了一个人在耶稣基督之外的灵命死亡。肉体表明人的身体已经堕入罪中,趋向于犯罪,被罪奴役。世俗是指与上帝的话相矛盾的世俗原则。这两种性情,即肉体(作为内在的元素)和世俗(外在的元素)已经被撒旦影响、剥削和奴役。但感谢上帝,上帝的怜悯是何等的大!他非常爱我们,(以弗所书 2:4)。


    错误的敬拜是在神的真理之外进行的。这是多么危险啊!因此,让我们真正认识并在神裡扎根。我们已经认识并经历了上帝的恩典。“所以凡常在祂里面的,就不再犯罪;凡犯罪的,是未曾看见祂,也未曾认识祂”(约翰一书 3:6)。让我们作为被耶稣基督宝血大能救赎的人,保守生命的圣洁。


     “罪和罪的权势使人陷入撒但的网罗,引起恐惧,破坏人的平安。

    但上帝的恩典宽恕并赐予充足的平安。”


    作者:椰嘉达基督徒会堂安贝拉堂会 – 房仁康传道

    翻译员:陈虹霞


    需要思考的问题:

    1. 是否有什么东西蕴育网罗你,使你生活在可怕的恐惧中,即使你已经是一个信徒?

    2. 你如何祈求上帝帮助你脱离网罗?


    6 min
  • 18-10-2021 - Sebelum Mengenal Kasih Karunia (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Efesus 2:1-3

    Penulis : G.I. Carnys Stephen


    Seorang pria di Israel ketakutan setengah mati dengan virus Corona yang menurutnya akan membuat kiamat semakin dekat. Pria ini pun mengembalikan kepada “Otoritas Benda-benda Purbakala Israel”, sebuah artefak berbentuk bola yang terbuat dari batu berumur 2.000 tahun yang dicurinya 15 tahun yang lalu. 


    Dalam bacaan firman Tuhan hari ini, rasul Paulus menegaskan bahwa banyak pelanggaran dan dosa-dosa yang kita perbuat selama ini. Kita hidup mengikuti cara-cara dunia dan berbuat seturut dengan kemauan diri sendiri.  Kita hidup di bawah pengaruh dan kendali kuasa kerajaan angkasa, yang mencelakakan, merusak tatanan kehidupan dan mematikan masa depan kita. Kuasa itu menjerat dan mengendalikan hawa nafsu kedagingan kita.  Kita menuruti kehendak daging dan pikiran yang dibutakan.  Kita berbuat berbagai bentuk kejahatan, sama seperti orang-orang durhaka, yaitu orang-orang yang tidak taat kepada Allah.  Akibatnya, sudah sepatutnya kita dimurkai dan dihukum lewat penderitaan yang dapat dirasakan dalam keseharian kehidupan kita. Bahkan seharusnya kita menerima hukuman yang tidak berkesudahan atau kekal. Dua fakta di atas, yaitu seorang pria pencuri artefak dan penekanan rasul Paulus soal kehidupan manusia lama, yang hanya mementingkan diri sendiri, terikat keinginan daging dan cara-cara duniawi. Kedua hal itu memperlihatkan kepada kita kematian rohani seseorang ketika berada di luar Yesus Kristus. Kedagingan menunjukkan tubuh manusia yang sudah jatuh dalam dosa, cenderung berbuat dosa dan diperbudak oleh dosa. Keduniawian menunjukkan prinsip-prinsip dunia yang bertentangan dengan firman Tuhan. Kedua sifat ini yaitu kedagingan, (sebagai unsur dari dalam diri {inner}), serta keduniawian (unsur dari luar diri {outer}) sudah dipengaruhi, diperalat dan diperbudak oleh Iblis. Tetapi, syukurlah betapa besarnya kemurahan hati Allah! Ia begitu mengasihi kita, (Efesus 2:4). 


    Penyembahan yang salah dilakukan di luar kebenaran Allah. Betapa bahayanya ini! Oleh karena itu, marilah kita mengenal dengan sungguh-sungguh dan hidup berakar dalam Tuhan. Kita sudah mengenal dan mengalami kasih karunia Allah. “Karena itu setiap orang yang tetap berada dalam Dia, tidak berbuat dosa lagi; setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia” (1 Yohanes 3:6). Mari kita menjaga kekudusan hidup sebagai orang-orang yang sudah ditebus oleh kuasa darah Yesus Kristus.


    “Dosa dan kuasa dosa membuai manusia dalam jerat Iblis, menimbulkan ketakutan dan meniadakan damai sejahtera seseorang. Tetapi kasih karunia Allah mengampuni dan memberikan damai yang berkelimpahan.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Adakah sesuatu yang membuai dan menjerat Anda, sehingga Anda hidup dalam ketakutan yang mencekam, meskipun Anda sudah hidup sebagai orang percaya?

    2.Bagaimanakah Anda memohon pertolongan Allah untuk terlepas dari jerat tersebut?


    5 min
  • 17-10-2021 - 因祂的恩典敬拜 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    以弗所书 2:10


    Vachiravan Vanlaeiad是来自泰国的风水大师。有趣的是,他受雇于Sapan Luang教堂担任总工程师,负责建造和维护墓地。他一边工作一边继续他的风水咨询业务。但后来他悔改并相信了主耶稣。这发生在当他观察到没有风水的基督徒的幸福和繁荣时。


    在以弗所书 2:10 中说,“我们是神的工作”,具有人性的一切元素。人是有局限的,且落入罪中。作为人类,我们是“在基督耶稣里受造”,以达到上帝的旨意,即“行善”。善工就是传扬神的恩典,就是在基督耶稣里的救恩。这个消息是合乎神的心意和计划的,是神预先准备好的。“他要我们住在祂里面”这句话,意思是我们必须留在神里面。我们在生活的每一个时刻、情况、状况和每个方面都要紧靠祂。上帝的工作是将耶稣基督救恩的福音传给全地的每一个部落、国家和语言种族。最终的目标是让万国都认识耶稣基督,悔改归向神的道路和计划,使人不至灭亡,而得永生。得救的灵魂活着是为了讨神喜悦和荣耀神。


    如果一个人被圣灵光照并引导到上帝的真理上,就会发生悔改。悔改意味着接受耶稣基督为他个人的主和救主。在人看来,泰国风水大师VachiravanVanlaeiad是不可能悔改信主的。圣灵在救恩的工作中工作。在他悔改之後,Vanlaeiad在向他的职业中的人们宣讲恩典信息方面“行善”。从他居住的地方开始,延伸到上帝派他去的地方。这是上帝的恩典。使我们能够认识、悔改和相信主耶稣,因他的恩典使我们能够敬拜和事奉祂。


    “你可以生活和享受你需要的一切,

    但你不能活在神的恩典之外。”


    作者:椰嘉达基督徒会堂安贝拉堂会 – 房仁康传道

    翻译员:陈虹霞


    需要思考的问题:

    1. 因着神的恩典敬拜神是什么意思?

    2. 有没有偶像阻止你敬拜上帝?


    5 min
  • 17-10-2021 - Menyembah Karena Kasih Karunia-Nya (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Efesus 2:10

    Penulis : G.I. Carnys Stephen


    Vachiravan Vanlaeiad adalah Master Feng Shui dari Thailand. Menariknya, dia dipekerjakan oleh Gereja Sapan Luang sebagai kepala teknisi untuk membangun dan merawat tempat pemakaman.  Ia bekerja sembari tetap meneruskan bisnis konsultan Feng Shuinya. Namun kemudian ia bertobat dan percaya kepada Tuhan Yesus.  Itu terjadi waktu dia mengamati kebahagiaan dan kemakmuran orang Kristen tanpa Feng Shui. 


    Dalam Efesus 2:10 dikatakan, bahwa “kita ini buatan Allah”, yang memiliki semua unsur kemanusiaan. Manusia memiliki keterbatasan dan jatuh ke dalam dosa. Sebagai manusia, kita “diciptakan dalam Kristus Yesus”, untuk mencapai tujuan Allah, yaitu “pekerjaan baik”. Pekerjaan baik itu adalah memberitakan kasih karunia Allah, yaitu keselamatan di dalam Kristus Yesus.  Berita itu sesuai dengan kehendak dan rencana Allah, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Frase “Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya”, berarti kita harus tetap tinggal dalam Allah.  Kita mendekat dan melekat kepada Allah di setiap waktu, situasi, kondisi, dan setiap aspek kehidupan kita. Pekerjaan Allah adalah memberitakan Injil anugerah keselamatan dalam Yesus Kristus kepada setiap suku, bangsa dan bahasa di seluruh bumi. Tujuan akhirnya supaya semua bangsa mengenal Yesus Kristus, bertobat dan kembali kepada jalan dan rencana Allah, supaya tidak ada seorang pun yang binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. Jiwa-jiwa yang diselamatkan hidup berkenan kepada Allah dengan menyenangkan dan memuliakan Allah.


    Jika seseorang diterangi dan dituntun oleh Roh Kudus kepada Kebenaran Allah, maka akan terjadi pertobatan. Pertobatan berarti menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya secara pribadi. Mustahil menurut manusia bahwa Vachiravan Vanlaeiad, seorang Master Feng Shui dari Thailand dapat bertobat dan percaya Tuhan Yesus. Roh Kudus bekerja dalam karya keselamatan itu. Sesudah pertobatannya, Vanlaeiad melakukan “pekerjaan baik” yaitu memberitakan berita kasih karunia kepada orang-orang seprofesinya. Mulai dari daerah tempat tinggalnya, hingga meluas ke mana pun Tuhan mengutusnya. Inilah kasih karunia Allah. Kasih karunia yang memungkinkan kita untuk mengenal, bertobat dan percaya kepada Tuhan Yesus, serta kasih karunia yang memungkinkan kita menyembah dan melayani-Nya.


    “Anda dapat hidup dan menikmati segala kebutuhan Anda, tetapi Anda tidak dapat 

    hidup di luar kasih karunia Allah.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:


    1.Apakah artinya menyembah Allah karena kasih karunia-Nya?

    2.Adakah suatu berhala yang menghalangi Anda ketika menyembah Allah?


    5 min
  • 16-10-2021 - 创造者–幸福之源 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    诗篇 119:2


    神的仆人清教徒史蒂芬•查诺克 (Stephen Charnock) 写道:“否认神存在的人与不敬拜神的人一样愚蠢。必须崇拜上帝,因为祂是我们的创造者和幸福的源泉。犹太人给了人在安息日之前的黄昏被创造的原因:这样人就可以透过敬拜祂的创造者来开始他的生活。人一旦发现自己是受造之物,他首先要做的应该是敬拜。”


    崇拜上帝为造物主,生活中真正幸福的源泉是那些在他面前顺从、恭敬的人的标志。他们生活幸福的基础是上帝和祂话语的真理。这是大卫王在他的诗篇中所说的。他们生活的标志是遵守祂的法度(2上节)。这意味着他们在任何时间和环境中坚持活出上帝话语的每一个真理。另一个特点是全心全意寻求上帝(2下节)。原文中的“寻求”一词是 darash,意思是透过祈祷和敬拜寻求真神。透过祷告寻求上帝意味着在他的生活中遵循上帝的旨意。此外,透过敬拜寻求上帝意味着使所有受造物都服从于造物主上帝,即幸福之源。他们愿意在生活中受到上帝话语的每一个真理的指导。使他们在处理和理解他们的生活时获得正确的智慧。


    对我们来说上帝是谁?如果只是作为一个必须理解、满足我们生活中每一个需要的人,那么我们将永远只为了自己而敬拜祂。然而,如果为着创造者,幸福的真正源头,那么我们会坚持全心敬拜祂,与祂更加调和。在基督里,我们被圣灵塑造成为顺服的人,全心荣耀上帝。我们生活中的幸福只建立在上帝和祂话语的真理之上,而不再建立在这个世界上。我们将始终坚持默想,遵守上帝话语的每一个真理。此外,我们会一直坚持透过祷告寻求神,这意味着我们愿意遵循神的旨意成就在我们的生活中。透过敬拜,这意味着我们将自己顺服在造物主上帝面前,上帝是每时每刻的幸福之源。我们愿意在今生受神话语的每一条真理指引,从而获得真正的理解和智慧。


    “敬拜上帝的人的标志之一是按照造物主的设计来看待他的生活,

    并单单将他生活的幸福置于救主基督身上。”


    作者:椰嘉達基督徒會堂卡帝尼堂會 - 何承理傳道

    翻译员:陈虹霞


    需要思考的问题:

    1.对你来说上帝是谁?是作为要满足你欲望的那一位,还是作为创造者和真正幸福的源头?

    2. 住在你里面的基督如何带领你殷勤寻求神,遵行神话语的真理?



    6 min
  • 16-10-2021 - Sang Pencipta - Sumber Kebahagiaan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Mazmur 119:2

    Penulis : G.I. Antoni Samosir


    Stephen Charnock, seorang hamba Tuhan puritan menulis, “Orang yang menyangkal keberadaan Allah sama bodohnya dengan orang yang tidak menyembah Dia sebagai Allah. Allah wajib disembah karena Ia Pencipta dan Sumber kebahagiaan kita. Orang Yahudi memberikan alasan mengapa manusia diciptakan pada senja hari menjelang hari Sabat: agar manusia dapat memulai hidupnya dengan ibadah kepada Penciptanya. Begitu manusia menemukan bahwa dirinya adalah makhluk ciptaan, tindakan pertamanya sepatutnya adalah beribadah.”

    Menyembah Allah sebagai Pencipta, Sumber kebahagiaan hidup yang sejati adalah ciri khas dari orang-orang yang tunduk, hormat di hadapan-Nya. Dasar kebahagiaan hidup mereka adalah Allah dan kebenaran firman-Nya. Hal inilah yang dikatakan oleh raja Daud dalam Mazmur-nya ini. Ciri khas hidup mereka adalah memegang peringatan-peringatan Allah (ay. 2a). Yang berarti mereka bertekun untuk menghidupi setiap kebenaran firman Allah di setiap waktu dan keadaan. Ciri khas yang lainnya adalah mencari Allah dengan segenap hati (ay. 2b). Kata ‘mencari’ dalam bahasa aslinya adalah darash yang berarti mencari Allah yang benar melalui doa dan menyembah. Mencari Allah melalui doa berarti mengikuti kehendak Allah dalam hidupnya. Selain itu mencari Allah melalui menyembah berarti menundukkan seluruh hidup sebagai ciptaan di hadapan Allah Pencipta, Sumber kebahagiaan. Mereka mau diarahkan oleh setiap kebenaran firman Allah dalam menjalani hidupnya. Sehingga mereka memeroleh hikmat yang benar dalam menyikapi dan memaknai hidupnya. 

    Siapa Allah bagi kita? Jika hanya sebagai Pribadi yang harus mengerti, memuaskan, memenuhi setiap kebutuhan hidup kita, maka kita akan selalu menyembah-Nya hanya untuk kepentingan diri kita sendiri. Akan tetapi jika sebagai Pencipta, Sumber kebahagiaan yang sejati, maka kita akan bertekun menyembah-Nya dengan segenap hati untuk semakin selaras dengan-Nya. Di dalam Kristus, kita dibentuk oleh Roh Kudus untuk menjadi orang-orang yang tunduk, hormat kepada Allah dengan segenap hati. Kita mendasarkan kebahagiaan hidup kita hanya kepada Allah dan kebenaran firman-Nya, dan bukan lagi pada dunia ini. Kita akan selalu bertekun merenungkan, menaati setiap kebenaran firman Allah. Selain itu kita akan selalu bertekun mencari Allah melalui doa, yang berarti kita bersedia untuk mengikuti kehendak Allah terjadi dalam hidup kita. Serta melalui menyembah, yang berarti kita menundukkan diri di hadapan Allah Pencipta, Sumber kebahagiaan di setiap waktu dan keadaan. Kita bersedia untuk diarahkan oleh setiap kebenaran firman-Nya dalam menjalani hidup ini, sehingga kita memeroleh pengertian dan hikmat yang benar. 


    “Salah satu ciri khas penyembah Allah adalah memandang hidupnya berdasarkan desain Sang Pencipta, dan menempatkan kebahagiaan hidupnya hanya di dalam Kristus Sang Penyelamatnya.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Siapakah Allah bagi Anda? Apakah sebagai Pribadi yang harus menyenangkan keinginan Anda atau sebagai Pencipta dan Sumber kebahagiaan yang sejati?

    2.Bagaimana Kristus yang berdiam di dalam Anda menuntun Anda untuk bertekun mencari Allah dan menghidupi kebenaran firman-Nya?


    5 min
  • 15-10-2021 - 全然完美的 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    诗篇102:25-27


    在这段经文中,诗人强调神的全然完美是祂子民敬拜的基础。他们在这权能者面前鞠躬,祂的存在、性质和目的永远不会改变。这就是为什么诗人继续敬拜永不改变的上帝。虽然上帝创造的天地因人类坠入罪中而朽坏了,但上帝永远不会改变(26-27节)。祂的全然完美永远不会因为人类的罪而减弱。祂从来没有因为人类的邪恶而消失,但祂仍然存在,因为祂是永恒的。祂不受任何事物的限制,包括祂造物的败坏。祂保持不变(第 28 上半节),因为祂的本性、性格、目的从来不会因为人堕入罪中而改变。此外,神的年岁没有尽头(第 28 节),这意味着神在每时每刻每种景况向祂的子民宣告祂的应许从未改变。即使祂的子民每年都面临各种苦难,祂的应许永无止境。


    上帝的全然完美也是我们崇拜祂的基础。尽管天地被人类的邪恶所破坏,但上帝永不改变。未来,完美的神会在基督耶稣里将祂的创造更新成新天新地。我们在基督里的信徒将享受这更新后的天地。在那里,我们将永远荣耀并享受完美的上帝。即使在这一刻,我们也享受并敬拜完美的神。即使我们被罪所败坏,神从不改变祂的本性、性格和目的。甚至是我们从未想过的,祂也赐下祂的儿子基督来救赎我们,恢复我们的生命。此外,祂总是宣告祂,每年都会加强信仰,安慰灵魂,纯洁心灵,并保护我们的生命的承诺。尽管近两年来我们因新冠肺炎病毒大流行而面临很多苦难,但这两年我们也经历了上帝在基督耶稣里的同在应许。


    “以颤抖和虔诚的心来崇拜上帝的崇拜者将永远把他们的生命交在祂的手中。”


    作者:椰嘉達基督徒會堂卡帝尼堂會 - 何承理傳道

    翻译员:陈虹霞


    需要思考的问题:

    1. 面对生活的困难,你为什么还要倚靠神?

    2. 神的完美与你在充满挑战的岁月中被圣灵带领的毅力之间的关系如何?


    6 min
  • 15-10-2021 - Yang Mahasempurna (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Mazmur 102:26-28

    Penulis : G.I. Antoni Samosir


    Richard Baxter menulis, “Allah di dalam kesempurnaan-Nya mustahil berubah dari kekekalan sampai kekekalan. Ia tetap sama dalam hal natur, kehendak, dan tujuan-Nya, …Semua atribut Allah mustahil berubah. Setiap karakter kesempurnaan-Nya tidak mungkin dapat berubah dan tidak ada satu pun karakter-Nya akan tampak mulia tanpa cahaya kebenaran ini, yaitu ketidakmungkinan untuk berubah.”

    Dalam nas ini pemazmur menekankan tentang kemahasempurnaan Allah sebagai dasar penyembahan umat-Nya. Mereka tunduk di hadapan-Nya sebagai Penguasa yang tidak pernah berubah dalam keberadaan, natur, tujuan-Nya. Itulah sebabnya pemazmur tetap menyembah kepada Allah yang tidak pernah berubah. Meski langit dan bumi ciptaan Allah turut merasakan kerusakan akibat kejatuhan manusia ke dalam dosa, namun Allah tidak pernah berubah (ay. 26-27). Kemahasempurnaan-Nya tidak pernah berkurang hanya oleh karena dosa manusia. Dia tidak pernah lenyap hanya karena kejahatan manusia, melainkan Dia tetap ada, karena Dia adalah kekal. Dia tidak dapat dibatasi oleh apa pun, termasuk oleh kerusakan ciptaan-Nya. Dia tetap sama (ay. 28a), karena Dia tidak pernah berubah baik natur, karakter, tujuan-Nya hanya karena kejatuhan manusia ke dalam dosa. Selain itu tahun-tahun Allah tidak berkesudahan (ay. 28b), yang berarti Allah tidak pernah berubah dalam menyatakan janji penyertaan-Nya kepada umat-Nya di setiap waktu dan keadaan. Janji-Nya itu tidak pernah berkesudahan, meski umat-Nya menghadapi berbagai penderitaan di tiap tahun. 

    Kemahasempurnaan Allah adalah dasar kita juga dalam menyembah-Nya. Meski langit dan bumi ini semakin rusak akibat kejahatan manusia, namun Allah tidak pernah berubah. Pada waktu yang akan datang, Allah yang Mahasempurna akan memperbarui ciptaan-Nya ini menjadi langit dan bumi baru di dalam Kristus Yesus. Kita sebagai orang-orang percaya kepada Kristus akan menikmati langit dan bumi yang diperbarui tersebut. Di sana kita akan memuliakan dan menikmati Allah yang Mahasempurna secara sempurna untuk selama-lamanya. Pada saat ini pun kita menikmati dan menyembah Allah yang Mahasempurna. Meski kita telah rusak karena dosa, namun Allah tidak pernah berubah natur, karakter dan tujuan-Nya. Bahkan yang tidak pernah kita bayangkan, Dia memberikan Kristus, Anak-Nya untuk menebus, memulihkan hidup kita. Selain itu Dia senantiasa menyatakan janji penyertaan-Nya yang menguatkan iman, menghibur jiwa, memurnikan hati, memelihara hidup kita di setiap tahun. Meski hampir dua tahun ini kita sedang menghadapi banyak penderitaan akibat pandemi Covid-19, namun di dua tahun ini juga kita mengalami janji penyertaan Allah di dalam Kristus Yesus. 


    “Para penyembah Allah yang menyembah-Nya dengan hati yang gentar, hormat akan selalu menyerahkan hidupnya ke dalam genggaman-Nya.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Mengapa Anda tetap berserah kepada Allah padahal Anda sedang menghadapi kesulitan hidup?

    2.Bagaimana kaitan antara kesempurnaan Allah dengan ketegaran Anda yang dipimpin oleh Roh Kudus dalam menjalani tahun-tahun kehidupan yang selalu ada tantangan?


    5 min
  • 14-10-2021 - 带着喜乐 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    诗篇100:2


    一位解经家马太.亨利曾写过:“带着圣洁的喜乐,我们才真正的敬拜上帝。当我们在祂里面喜乐就是荣耀祂,那么我们应当以圣洁的喜乐来敬拜祂。福音派的敬拜者应当是喜乐的敬拜者。如果我们以真诚的心敬拜上帝,那么也让我们以喜乐的心来敬拜祂!”


    诗篇其中一个针对上帝子民的强调重点就是邀请来敬拜上帝,这跟以乐意的心事奉上帝是息息相关的。原译中所使用的“敬拜”一词,即词根是“abad”的“ibdu”,可以被译为“事奉”。然而,这里所谓的事奉不是没有亲密关系的事奉。而是具有非常密切关系的事奉。敬拜者渴望来认识和敬畏他们所敬拜的上帝。他们的事奉或者敬拜总是与乐意事奉有关联。因此,上帝子民的敬拜总是与他们对上帝的事奉互相关联。他们如此行是出于与上帝密切的关系。他们以充满喜乐的心来认识和敬畏祂。他们对上帝的敬拜和事奉不单单只是献上赞美诗、奉献,而是在上帝面前谦卑自己的心来遵行祂话语的真理。至于他们乐意敬拜和事奉上帝的神学原因,是因为上帝赐予他们祂一切的作为。正如上帝使他们成为祂的子民。这意味着上帝是创造者,是他生命唯一的主(第3节下)。上帝牧养他们如同祂的子民。这意味着祂是领导,是他生命中每次邪恶袭击时的救星。


    我们现今的生活也是如此。我们乐意敬拜和事奉上帝的神学原因是因为祂在耶稣基督里已赐予我们祂一切的作为。【因着耶稣基督,上帝拣选并拥有我们作为祂救赎子民的生命。】因着耶稣基督,上帝引领并伴随着我们度过今生。因着耶稣基督,上帝甚至救我们脱离死亡权势以及邪恶的权势。因着上帝儿子耶稣基督,上帝从我们在地球的存在直到将来的永生,一直在我们的生命中工作。故此,我们从内心深处将永远渴望与上帝建立亲密的关系。渴望在任何时间和任何情况下透过思考和遵行祂的话语,更加认识祂、敬畏祂,并在祂面前谦卑降服。


     

    “上帝敬拜者和事奉者最大的喜乐就是基督十字架的工作。

    从那里他就成为上帝所爱的。”


    作者:椰嘉達基督徒會堂卡帝尼堂會-何承理傳道

    翻译员:蔡立基


    默想的问题:

    1.您敬拜和事奉上帝的原因是什么?

    2.住在您里面的基督是如何操练您喜乐地敬拜和事奉上帝?


    6 min

About Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

From the publisher's feed

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian