Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

By Sinode Gereja Kristen JakartaReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian episodes

  • 14-10-2021 - Dengan Sukacita (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Mazmur 100:2

    Penulis : G.I. Antoni Samosir


    Matthew Henry seorang penafsir Alkitab menulis, “Dengan sukacita yang kuduslah kita benar-benar beribadah kepada Allah. Adalah suatu penghormatan bagi-Nya bila kita bersukacita di dalam Dia, dan kita harus beribadah kepada-Nya dengan sukacita yang kudus. Penyembah-penyembah Injili haruslah menjadi penyembah-penyembah yang bersukacita. Jika kita beribadah kepada Allah dengan lurus hati, maka marilah kita juga beribadah kepada-Nya dengan sukacita!”

    Salah satu penekanan dari mazmur ini yang ditujukan kepada umat Allah adalah panggilan untuk menyembah Allah yang berkaitan erat dengan melayani-Nya dari hati yang penuh sukacita. Kata “beribadahlah” yang digunakan dalam terjemahan aslinya, yaitu ibdu dari kata dasar abad, dapat diartikan “melayani”. Namun melayani di sini bukan hanya sekadar melayani tanpa suatu relasi yang erat. Melainkan melayani sebagai penyembah dari pribadi yang dilayani. Melayaninya pun dengan hati yang penuh sukacita. Ada relasi yang erat, pengenalan, penghormatan yang tulus dari sang penyembah kepada yang disembahnya. Dengan demikian panggilan umat Allah untuk datang beribadah atau menyembah kepada Allah berkaitan erat dengan relasi yang erat, pengenalan, penghormatan yang tulus dari dalam hati mereka. Bahkan mereka juga melayani Allah dari hati yang penuh sukacita. Penyembahan mereka kepada Allah tidak hanya berbicara menaikkan puji-pujian, memberikan persembahan, melainkan menundukkan hati mereka di hadapan Allah untuk menaati kebenaran firman-Nya. Semua itu dilakukan dari dalam hati yang penuh sukacita. Alasan teologis sukacita umat Allah dalam menyembah-Nya adalah segala sesuatu yang telah Allah karyakan di dalam hidup mereka. Seperti Allah menjadikan dan memiliki hidup umat-Nya. Itu berarti Allah sebagai Pencipta, Pemilik Tunggal hidup umat-Nya (ay. 3b). Allah menggembalakan umat-Nya. Itu berarti Dia sebagai Penuntun, Penyelamat hidup umat-Nya dari setiap serangan yang jahat (ay. 3c). 

    Demikian halnya kita pada masa kini. Yang menjadi alasan teologis kita menyembah, melayani Allah adalah karya-Nya yang telah dikerjakan dan dianugerahkan kepada kita melalui Kristus Yesus. Allah menjadikan dan memiliki hidup kita sebagai umat tebusan-Nya karena Kristus Yesus. Allah menuntun, menyertai kita dalam menapaki kehidupan di dunia ini karena Kristus Yesus. Bahkan Allah menyelamatkan kita dari kuasa maut, kuasa si jahat pun karena Kristus Yesus. Dari keberadaan kita di muka bumi ini sampai kehidupan kekal yang akan datang, Allah selalu berkarya di dalam hidup kita karena Kristus Yesus, Anak-Nya. Itu yang menjadi alasan kita untuk selalu menyembah, melayani Allah dari dalam hati yang penuh sukacita. Teruslah bangun relasi yang erat dengan Allah! Teruslah kenali dan hormati Dia dari dalam hati yang penuh sukacita! Dia adalah Pemilik Tunggal, Penyelamat hidup kita! 


    “Sukacita terbesar penyembah Allah adalah karya salib Kristus. Dari sana dia dijadikan milik kesayangan Allah.

    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Apa yang menjadi alasan Anda menyembah dan melayani Allah?

    2.Bagaimana Kristus yang tinggal di dalam Anda melatih Anda untuk menyembah dan melayani Allah dengan penuh sukacita?


    5 min
  • 13-10-2021 - 以虔诚之心 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    诗篇24:3-6


    一位清教徒上帝的仆人乔治.斯文诺克(George Swinnock)曾写过:“敬虔就是用心灵来奉献或敬拜,以及与祂所启示的旨意相一致的生活。我们务必要将我们最大的爱、最无比的喜悦、最深重的苦难、最坚定的信心和最敬畏的心奉献给上帝,…虔诚的心是上帝所喜悦的,而虔诚的生活则大大地荣耀祂。”


    诗人在这段经文里表达了上帝子民敬拜祂的心和生活的行为。他们敬拜至圣者,以致于他们务必要带着虔诚的心和洁净的生活行为来到祂面前。他们就是那些能够登上帝山的(第3节上)。意思是说他们登上锡安是有明确的目的,就是来到祂的圣殿里敬拜上帝。他们就是那些能够站在祂圣所的(第3节下)。也就是说,他们是配得来到上帝面前的人,因为他们已经被上帝拯救了。他们也借着悔改、竭力遵行上帝的真理来回应救恩的恩赐(第5节)。他们的心每天都从罪里得洁净以及与上帝的真理合而为一。结果,他的心和生活行为彰显出荣耀上帝的虔诚。例如,他们的手是用在于有建设性的事上,则不是在破坏性的事上(第4节上)。他们的嘴巴不是用来说诡诈的话、起假誓、诽谤等(第4节下)。除此之外,他们竭力寻求上帝的面(第6节)。诗篇作者在原译中所使用的“寻求”一词是来自词根是“baqash”的“mebaqse”,可以解释成寻求是为了认识真理和圣洁。因此,他们竭力是为了寻求并活出真理即上帝国度的圣洁。


    因着耶稣基督,上帝使我们配得在任何时间、地点、环境下敬拜祂。因着上帝羔羊宝血的拯救与保障了我们,祂就为我们敞开了祂国度的大门。好让我们能进入祂至圣的同在。我们透过悔改脱去我们旧人的生活来回应上帝救恩的恩赐,在圣灵的引导下殷勤地遵守祂话语的真理。这样,我们的心和行为就会彰显出荣耀上帝的敬虔。内住在我们心里的圣灵将会持续引导我们竭力寻求以及活出真理和上帝国度的圣洁。结果,我们的心、思、手、嘴、行为都不再受邪恶的控制,而是受上帝的真理掌控。尽管正面临着许多艰难困苦,包括在当前的大流行期间,我们在耶稣基督里依然竭力虔诚地敬拜上帝,


     “不虔诚地敬拜上帝就是虚伪的。基督为我们敞开心门来享受虔诚。

    圣灵与我们同在为要培养虔诚。”


    作者:椰嘉達基督徒會堂卡帝尼堂會-何承理傳道

    翻译员:蔡立基


    想的问题:

    1.您虔诚地敬拜至圣的上帝的意义是什么呢?

    2.您是如何把基督的救赎与建立您虔诚的生活联系起来的呢?


    7 min
  • 13-10-2021 - Dengan Kesalehan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Mazmur 24:3-6

    Penulis : G.I. Antoni Samosir


    George Swinnock seorang hamba Tuhan puritan menulis: “Kesalehan merupakan penyembahan atau ibadah dari hati dan kehidupan yang selaras dengan kehendak-Nya yang telah diwahyukan. Kita wajib memberikan kasih, kesukaan maksimal, kesusahan terdalam, iman terkuat, dan kegentaran terbesar kita kepada-Nya…Hati yang saleh sangat diperkenan Allah, dan kehidupan yang saleh sangat memuliakan Dia.”

    Dalam nas ini pemazmur menyatakan hati dan tindakan hidup dari umat Allah dalam menyembah-Nya. Mereka menyembah Pribadi Yang Mahakudus, sehingga mereka harus datang kepada-Nya dengan hati dan tindakan hidup yang saleh. Mereka adalah orang-orang yang boleh naik ke atas gunung Tuhan (ay. 3a). Artinya mereka mempunyai tujuan yang jelas naik ke Sion, yaitu untuk menyembah Allah di Bait-Nya yang Kudus. Mereka adalah orang-orang yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus (ay. 3b). Artinya mereka adalah orang-orang yang dilayakkan di hadapan Allah, karena mereka telah diselamatkan-Nya, dan mereka pun meresponi anugerah keselamatan itu dengan bertobat, bertekun untuk menaati kebenaran firman-Nya (ay. 5). Setiap hari hati mereka dibersihkan dari dosanya dan dipersatukan dengan kebenaran Allah. Alhasil hati dan tindakan hidupnya menunjukkan kesalehan yang memuliakan Allah. Misalnya tangan mereka digunakan untuk hal-hal yang membangun, bukan hal-hal yang merusak (ay. 4a). Mulut mereka tidak untuk mengucapkan kata-kata yang menipu, bersumpah palsu, menghujat, dan sebagainya (ay. 4b). Selain itu mereka bertekun untuk mencari wajah Allah (ay. 6). Kata mencari yang digunakan oleh pemazmur dalam terjemahan aslinya adalah mebaqse dari kata dasar baqash, yang dapat diartikan mencari untuk mengetahui hal-hal benar, suci. Dengan demikian mereka bertekun untuk mencari dan menghidupi kebenaran, kesucian Kerajaan Allah.

    Allah melayakkan kita untuk menyembah-Nya di setiap waktu, tempat, keadaan karena Kristus Yesus. Dia membuka pintu Kerajaan-Nya bagi kita, karena darah Sang Anak Domba Allah yang menyelamatkan dan menjamin kita. Sehingga kita dapat masuk ke dalam hadirat-Nya yang Mahakudus. Kita meresponi anugerah keselamatan dari Allah dengan bertobat dari hidup kita yang lama, bertekun untuk menaati kebenaran firman-Nya di dalam pimpinan Roh Kudus. Dengan begitu hati dan tindakan kita menunjukkan kesalehan yang mengagungkan Allah. Roh Kudus yang berdiam di dalam kita selalu menuntun kita untuk bertekun dalam mencari dan menghidupi kebenaran, kesucian Kerajaan Allah. Alhasil hati, pikiran, tangan, mulut, tindakan kita tidak lagi dikuasai oleh kejahatan melainkan kebenaran Allah. Di dalam Kristus Yesus, kita akan selalu berjuang untuk menyembah Allah dengan kesalehan, meski sedang menghadapi banyak kesulitan, termasuk pada masa pandemi saat ini. 


    “Penyembahan kepada Allah tanpa kesalehan adalah kepalsuan. Kristus membuka pintu bagi kita untuk menikmati kesalehan. Roh Kudus menyertai kita untuk menumbuhkan kesalehan.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Apa artinya Anda menyembah Allah Yang Mahakudus dengan kesalehan?

    2.Bagaimana Anda mengaitkan antara penebusan Kristus dengan membangun kesalehan hidup Anda?


    5 min
  • 12-10-2021 - 来自纯洁的心 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    诗篇50:16-23


    托马斯.沃森(Thomas Watson),一位清教徒上帝的仆人曾写过:”伪君子不会心甘情愿地顺服上帝,也会与他们自己的欲望自相矛盾。该隐带来的祭物,却没佩戴他的心。”沃森话的要点是那些虚伪敬拜的人,其实从未把心交托于上帝,而是为了满足自己的私欲把心留下给自己。


    诗人亚萨在这段经文里向虚伪的恶人表达了上帝严厉的管教。他们的心并没有专注于上帝。他们从外表看上去好像那些传说上帝律例和真理的虔诚人,甚至口中还经常提到上帝的约(第16节)。其实他们的心却不愿意接纳、顺服上帝的管教和言语(第17节)。他们虚伪的心也能从他们更乐意选择跟犯罪者同伙,例如盗贼和行奸淫的人(第18节)。不仅如此,他们还习惯于说恶言,如:诅咒、侮辱、辱骂、诽谤等等(第19节上,20节)。他们的舌头也满是诡诈(第19节下)。他们自以为可以借着他们所献上的祭物来使上帝保持缄默。上帝不会闭口不言。祂会按照祂的时间及时行动。上帝将会责备他们(第21节)。然而上帝也向他们启示了悔改的恩赐,使他们不受到祂的刑罚(第22节)。祂希望他们会从虚伪的心转变为纯洁的心。这样他们所献于上帝的就是真诚的感谢(第23节)。


    我们在基督里得到的救恩与我们内心的改变是成正比例的。上帝在基督里使我们成为祂的儿女。这就是为什么当我们在祂面前仍旧虚伪的时候,祂会毫不犹豫严厉地管教我们。祂的管教是要让我们意识到在祂面前虚伪的危险。祂不希望我们在物质上多多地奉献,擅长于查考和掌握圣经。然而祂只要我们把心交托于祂。若是我们的心没有交托于上帝,那么它会影响我们的态度、言语和行为,仍旧与败坏息息相关。那不是真正的敬拜。然而,若是我们把因基督内住在我们里头的心交托于上帝,那么我们的态度、言语、行为就会与真理越来越密切。我们将会以纯洁的心在生活任何处境下都向上帝献上感谢。即使在患难期间,正如此刻。我们将会以一颗纯洁的心在发生的每一件事上见证上帝的美意和伟大。


    “内住在我们里面的基督将会时时刻刻洁净我们心脱离污秽,

    使得我们活在真理中。”


    作者:椰嘉達基督徒會堂卡帝尼堂會-何承理傳道

    翻译员:蔡立基


    默想的问题:

    1.虚伪的心与纯洁的心在上帝面前有何区别?

    2. 内住在您里面的基督是如何时刻洁净您的心脱离污秽,以便在敬拜上帝时是真实的呢?


    8 min
  • 12-10-2021 - Dari Hati Yang Murni (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Mazmur 50:16-23

    Penulis : G.I. Antoni Samosir


    Thomas Watson seorang hamba Tuhan puritan menulis, “Orang munafik menaati Tuhan dengan keengganan, dan bertentangan dengan keinginan mereka. Kain membawa persembahan tanpa mengikutsertakan hatinya.” Inti dari perkataan Watson adalah orang-orang yang menyembah Allah dengan kemunafikan dan bukan kemurnian hati, sebenarnya tidak pernah menaruh hatinya kepada Allah, melainkan dirinya sendiri demi kepuasannya. 

    Pada bagian nas ini, pemazmur Asaf memaparkan teguran keras Allah kepada orang-orang fasik yang munafik. Hati mereka tidak tertuju kepada Allah. Meski mereka di permukaan tampil bak orang-orang saleh yang menyelidiki ketetapan atau kebenaran firman Allah, dan juga sering memperkatakan tentang perjanjian Allah (ay. 16), namun hati mereka tidak mau menerima, menaati teguran, firman Allah (ay. 17). Hati mereka yang munafik juga terealisasi dalam tindakannya yang lebih memilih bergaul dengan para pelaku kejahatan, seperti pencuri dan pezinah (ay. 18). Tidak hanya itu, mereka terbiasa mengucapkan perkataan-perkataan jahat, seperti sumpah serapah, menghina, mengutuki, memfitnah dan sebagainya (ay. 19a, 20). Juga lidah mereka penuh tipu daya (ay. 19b). Mereka merasa bisa “membungkam” Allah dengan kurban-kurban sembelihan yang mereka persembahkan. Allah tidak tinggal diam. Dia bertindak tepat pada waktu-Nya. Allah akan menghukum mereka (ay. 21). Namun Allah juga menyatakan anugerah pertobatan kepada mereka, supaya mereka tidak berada pada penghukuman-Nya (ay. 22). Dia menghendaki mereka berbalik dari hati yang munafik menjadi hati yang murni. Sehingga yang mereka persembahkan kepada Allah adalah ucapan syukur yang tulus (ay. 23). 

    Penebusan yang kita terima di dalam Kristus Yesus berbanding lurus dengan perubahan hati kita hari demi hari. Allah telah menjadikan kita sebagai anak-anak-Nya di dalam Kristus Yesus. Itu sebabnya Dia tidak segan-segan untuk menegur kita dengan keras apabila kita masih terus menerus munafik di hadapan-Nya. Teguran-Nya itu hendak menyadarkan kita akan bahayanya kemunafikan di hadapan-Nya. Dia tidak menghendaki kita banyak memberi persembahan materi, cakap untuk menyelidiki dan menguasai Alkitab, namun hati kita tidak untuk-Nya. Alhasil perkataan, tindakan, bahkan pergaulan kita masih erat dengan yang jahat. Itu bukan penyembahan kepada-Nya. Allah menghendaki hati kita terus diperbarui serupa Kristus menjadi hati yang murni di hadapan-Nya. Sehingga yang kita persembahkan kepada-Nya adalah ucapan syukur yang tulus di setiap situasi hidup kita. Itulah karakteristik menyembah Allah dari kemurnian hati demi kemuliaan-Nya. 

    “Kristus yang berdiam di dalam kita akan selalu memurnikan hati kita dari kecemaran, supaya kita dapat mempersembahkan ucapan syukur yang tulus kepada Allah. Itulah penyembahan kita kepada-Nya.


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Apa perbedaan hati yang munafik dengan hati yang murni di hadapan Allah? 

    2.Bagaimana Kristus yang berdiam di dalam Anda senantiasa memurnikan hati Anda dari kecemaran supaya benar dalam menyembah Allah?


    6 min
  • 11-10-2021 - 为要荣耀祂 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    诗篇50: 7-15


    在这段经文的上下文中,诗人亚萨解释了以色列民族对上帝的敬拜只专注于宗教制度,例如:礼仪、规条和仪式。他们自以为如果已经献上了祭物,就表示已经敬拜了上帝(第8节)。


    确实如此,以色列民族当时忽视了对上帝敬畏和尊敬的心。难怪他们经常发自内心向上帝发怨言。这是因为他们得不到他们经常所祈求的舒适、喜乐或繁荣。他们觉得上帝惩罚他们是不公平的,因为他们已经向上帝献上了那么多的祭物。尚未他们在上帝面前把所许下要去做、给予或改变某事的愿或承诺,通常都忘到九霄云外去了。这是因为他们觉得他们正处于不愉快的状态。他们的敬拜不是为了荣耀上帝,则是贪图虚名炫耀自己。相对来说,出自于敬畏与尊敬的心灵敬拜,将使他们无论处在什么情况下都常常感谢上帝。那就是讨上帝喜悦的祭物(第14节上)。除此以外,他们在任何情况下也都会遵守曾对上帝所许下的愿(第14节下)。上帝能使用苦难来洁净祂子民的信心,使得他们以敬畏尊敬之心再次归来荣耀祂(第15节)。


    倘若我们对上帝的敬拜只专注于宗教制度,例如:礼仪、规条、敬拜仪式,包括里头关于我们所献上的奉献,那我们就会更多贪图虚名炫耀自己,而不是荣耀上帝。若是我们的敬拜的目的只是为了获取世上的舒适、满足、繁荣,而不是在耶稣基督里聆听、顺服、荣耀上帝,那么当我们不得偿所愿时,我们就很容易向上帝抱怨。我们自以为多多地奉献金钱、财富、时间、精力、思想等等,就等于已经献上最好的。更何况我们会很容易因为困境而忘记偿还曾对上帝所许下的愿。那就是虚伪的敬拜。真正的敬拜则是来自不断更新我们的基督灵所控制的心灵。我们对上帝会变得越来越敬畏与尊敬。从我们心灵深处对祂流露出纯正的感谢。虽然我们正经历苦难,我们依然偿还我们所许下的愿。那就是荣耀上帝的敬拜。


     “为了荣耀上帝的敬拜标志之一就是,即使在生活中遇到苦难,

    仍要时常对上帝心存感谢以及偿还所许下的愿。”


    作者:椰嘉達基督徒會堂卡帝尼堂會-何承理傳道

    翻译员:蔡立基


    默想的问题:

    1.为什么基督徒的崇拜比较专注于宗教制度,过于对上帝敬畏与尊敬呢?

    2.内住在我们里头的基督如何操练我们来感谢上帝以及偿还向祂所许下的愿呢?


    7 min
  • 11-10-2021 - Untuk Memuliakan-Nya (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Mazmur 50:7-15

    Penulis : G.I. Antoni Samosir


    Dalam konteks nas ini, pemazmur Asaf menjelaskan bahwa penyembahan bangsa Israel kepada Allah hanya terfokus pada sistem agama, seperti tata cara, aturan-aturan, seremonial. Mereka merasa sudah menyembah Allah jika sudah memberikan kurban-kurban sembelihan (ay. 8a). 


    Mereka mengabaikan spirit yang gentar, hormat kepada Allah. Tidak heran dari dalam jiwa mereka seringkali keluar sungut-sungut kepada Allah, karena tidak mendapatkan kenyamanan, kesenangan, kemakmuran. Mereka merasa bahwa Allah tidak adil dengan memberikan mereka hukuman, padahal mereka sudah memberikan banyak kurban sembelihan kepada-Nya. Belum lagi mereka seringkali melupakan nazar atau janji yang dinyatakan di hadapan Allah untuk melakukan, memberikan, atau mengubah sesuatu. Hal ini karena mereka merasa sedang berada dalam situasi yang tidak menyenangkan. Penyembahan mereka bukan untuk memuliakan Allah, melainkan memegahkan diri mereka sendiri. Sementara penyembahan yang lahir dari spirit yang gentar, hormat kepada Allah akan membuat mereka selalu bersyukur kepada-Nya dalam segala keadaan. Itu menjadi kurban yang berkenan kepada-Nya (ay. 14a). Selain itu mereka akan selalu menepati nazar kepada Allah dalam situasi seperti apa pun (ay. 14b). Allah dapat memakai kesesakan untuk memurnikan iman bangsa-Nya ini, supaya mereka kembali memuliakan-Nya, dari dalam spirit yang gentar dan hormat kepada-Nya (ay. 15). 

    Jika penyembahan kita kepada Allah hanya terfokus pada sistem agama, seperti tata cara, aturan-aturan, seremonial ibadah, termasuk di dalamnya tentang persembahan yang kita berikan, maka kita akan memegahkan diri kita sendiri dan bukan memuliakan Allah. Tujuan penyembahan kita hanya untuk mendapatkan kenyamanan, kepuasan, kemakmuran di dunia ini. Bukan untuk mendengarkan, menaati, menghormati Allah di dalam Kristus Yesus. Tidak heran kita akan sangat mudah bersungut-sungut kepada Allah apabila tidak memeroleh yang kita harapkan. Bahkan menganggap Allah tidak adil kepada kita dengan membiarkan kita mengalami banyak kesulitan. Kita merasa sudah memberi yang terbaik dengan mempersembahkan banyak uang, harta, waktu, tenaga, pikiran, dan sebagainya. Belum lagi kita mudah untuk melupakan nazar kita kepada Allah karena situasi sulit. Itulah penyembahan yang palsu. Sementara penyembahan yang benar adalah dari dalam spirit kita yang dikuasai oleh Roh Kristus akan mengalami pembaruan terus menerus. Kita semakin gentar, hormat kepada Allah. Dari dalam jiwa kita keluar ucapan syukur yang murni kepada-Nya. Kita menepati nazar kita meski dalam keadaan sulit sekalipun. Itulah penyembahan yang memuliakan Allah. 


    “Salah satu tanda menyembah untuk memuliakan Allah adalah selalu bersyukur dan menepati nazar kepada-Nya, meski dalam kesulitan hidup!”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Mengapa penyembahan orang Kristen lebih terfokus pada sistem agama daripada spirit yang gentar dan hormat kepada Allah?

    2.Bagaimana Kristus yang berdiam di dalam Anda melatih Anda untuk mempersembahkan syukur kepada Allah dan menepati nazar Anda kepada-Nya?


    6 min
  • 10-10-2021 - 基于祂属性的敬拜 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    诗篇50:1-6


    一位上帝的仆人曾经那么说道:“现今的教会更常强调上帝施慈爱、接纳、帮助与患难中同在的属性。确实如此。然而那只是上帝属性的一部分。有关上帝对祂假冒为善子民施行公义审判的全能属性则很少被揭示。这一方面的属性受到的关注较为少。


    诗人亚萨解释了如何按着上帝的属性来敬拜祂。诗人所强调神的属性之一就是大能者上帝对创造的全能(1-2节)。祂掌管治理着这宇宙万物。祂就是将各种祭祀的牲畜成为在祂面前供物的上帝(9-13节)。诗人强调大能者上帝以祂这创造的大能来指责祂子民的心高气傲与假冒伪善。他们自以为借着他们所献上的一切祭祀牲畜就能讨得神的喜悦。他们自以为借此方式多多献上祭物就能“勒住”上帝的口,免得祂强烈责备他们的罪恶。诗人也强调大能者上帝对祂子民的主权(3-6节)。上帝毫不犹豫地审判与刑罚祂自己的子民。他们只以虚有其表的敬拜而引以为荣。然而他们的心却不敬畏祂。上帝有权“剥掉”他们虚有其表的敬拜。祂不会袖手旁观的。倘若他们不立即从他们的心高气傲与虚伪中悔改,祂甚至允许他们从祂面前被驱逐出去。


    我们也应当按着上帝的属性来敬拜祂。不仅仅是祂的慈爱怜悯、帮助与同在,还有祂的大能。上帝在祂所创造上掌权。我们所献上的一切都是源于祂。切记,我们所拥有的金钱、房屋、教堂、珠宝一切都是属于上帝的!当我们将其有的奉献于上帝,并不是“贿赂”祂,以便我们的罪恶不受到祂的责备。而是因为我们意识到祂在我们所拥有的一切上的权能。上帝在我们身上掌权。祂有权“揭露”我们对祂虚伪的敬拜。倘若我们在祂面前持续心高气傲和假冒为善,那么祂的公义审判也将会临到我们。别自以为如果我们已经被耶稣基督拯救了,那么我们就能随心所欲,为所欲为地敬拜上帝!恰恰是在基督里的救恩,将会时刻地纠正我们的心思以便在敬拜祂时更加敬畏和敬虔。


    “大能者上帝其中之一的明显印证就是透过基督十架的工作

    把我们从罪人改造成为敬拜祂的人。”


    作者:椰嘉達基督徒會堂卡帝尼堂會-何承理傳道

    翻译员:蔡立基


    默想的问题:

    1.您为何更喜爱上帝慈爱的属性,而忽视祂全能者大能的属性呢?

    2.当上帝“剥掉”您虚有其表的敬拜时,您的反应又是如何?


    7 min
  • 10-10-2021 - Menyembah Berdasarkan Karakter-Nya (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Mazmur 50:1-6

    Penulis : G.I. Antoni Samosir


    Seorang hamba Tuhan pernah berkata, “Gereja masa kini lebih sering menekankan pada karakter Allah yang penuh kasih, penerimaan, pertolongan, penyertaan dalam waktu kesesakan. Tidak salah. Namun itu hanya sebagian dari karakter Allah. Jarang sekali mengekspos karakter kemahakuasaan Allah, yang berkaitan dengan penghakiman dan keadilan-Nya atas umat-Nya yang berlaku munafik. Karakter yang demikian kurang mendapat perhatian.”


    Pemazmur Asaf menjelaskan mengenai menyembah Allah berdasarkan karakter-Nya. Salah satu karakter yang ditekankan oleh pemazmur adalah kemahakuasaan Allah atas ciptaan (ay. 1-2). Dia yang mengatur sistem ciptaan di alam semesta ini. Dia adalah Allah yang membuat semua jenis binatang yang dikurbankan menjadi persembahan di hadapan-Nya (ay. 9-13). Pemazmur menegaskan kemahakuasaan Allah atas ciptaan ini untuk menegur keangkuhan hati, kemunafikan umat-Nya. Mereka merasa berkuasa untuk menyenangkan Allah dengan segala kurban binatang yang mereka persembahkan kepada-Nya. Mereka merasa berkuasa untuk “menutup mulut” Allah dengan cara memberikan banyak kurban, supaya Dia tidak menegur keras kejahatan mereka. Pemazmur juga menekankan kemahakuasaan Allah atas umat-Nya (ay. 3-6). Allah tidak segan-segan untuk mengadili dan menghakimi umat-Nya sendiri. Mereka hanya bangga menyembah Allah di penampilan luar. Namun hati mereka tidak hormat kepada-Nya. Allah berkuasa untuk “melucuti” kepalsuan penyembahan mereka. Dia tidak tinggal diam. Bahkan Dia mengizinkan mereka terbuang dari hadapan-Nya, jika mereka tidak segera bertobat dari keangkuhan, kemunafikannya. 

    Kita harus menyembah Allah berdasarkan karakter-Nya. Bukan hanya kasih, pertolongan, penyertaan-Nya, namun juga kemahakuasaan-Nya. Allah berkuasa atas ciptaan-Nya. Segala hal yang kita persembahkan kepada-Nya itu berasal dari Allah. Ingat bahwa uang, rumah, gedung gereja, perhiasan yang kita miliki adalah milik Allah! Tatkala kita mempersembahkan hal-hal itu kepada-Nya bukan untuk “menyuap-Nya”, supaya Dia tidak menegur keras dosa-dosa kita. Melainkan karena kita menyadari akan kemahakuasaan-Nya atas segala sesuatu yang kita miliki. Allah berkuasa atas diri kita. Dia berkuasa untuk “membongkar” kepalsuan penyembahan kita kepada-Nya. Jika kita terus angkuh, munafik di hadapan-Nya, maka keadilan dan penghakiman-Nya juga berlaku atas kita. Jangan pernah merasa bahwa jika kita telah diselamatkan oleh Kristus Yesus, maka kita bisa seenaknya menyembah Allah! Justru keselamatan di dalam Kristus akan selalu meluruskan hati kita agar gentar, hormat menyembah Allah!


    “Salah satu bukti nyata kemahakuasaan Allah adalah mengubahkan kita dari pendosa menjadi penyembah-Nya melalui karya salib Kristus.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1.Mengapa Anda lebih menyukai karakter Allah yang penuh kasih dan mengabaikan karakter kemahakuasaan-Nya?

    2.Bagaimana respons Anda tatkala Allah “melucuti” kepalsuan penyembahan Anda kepada-Nya?


    5 min
  • 9-10-2021 - 你是真正的敬拜上帝嗎? (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    诗篇 86:8-13


    有一位著名的男性影响者。他看起来很酷,再加上经常佩带属灵标志的金耳环。但事实证明,当被问及他的宗教信仰时,他回答他是一个不相信上帝的人,不相信天堂和地狱。根据属灵标志饰品我们可以判断他可能是一个虔诚的基督徒,因为他向群众展示了这饰品。但是可别说是敬拜真神了, 他根本对神没有信心。在人面前,我们可以假装善良诚实,也可以以某种方式利用身份希望能成为众所周知的好基督徒,但在上帝面前却不然。

     

    这诗篇含有祈求帮助的祷告。诗人真诚地向上帝呼求。他承认自己很穷,他是一个虔诚的人,完全信靠上帝,并且喜乐。在恶劣的情况下,诗人不会表现出愤怒、恶意,反而表现出清洁的心态和诚恳的祷告。甚至求上帝指教(11节),使他能够活在他曾被教导的真理。在这节经文里,诗人渴望赞美和荣耀上帝的名, 他也求上帝使他能专心敬畏神的名。大卫不要在神面前存假冒伪善的心,他不要因爱世界对神心怀二意。这样的心态是从神而来, 因此诗人只爱上帝,居上帝为生命中的首位。那就是敬拜上帝的特征。


    当然,我们需要上帝的恩典,才能以正确的心态来敬拜祂。在基督里,我们被赐予真摰的心来爱上帝,我们的心总是被引导以便时时把上帝居首位。我们将被继续的清除心中的虚伪。在基督里我们所遵循的上帝真理圣言,将会改变我们的心,这会影响我们对基督的敬拜,我们所有的生活层面都会完全以上帝的主权为导向。我们不再看重世界为我们生活的优先首位。惟独在基督里的上帝才是我们生命中最重要的,及我们要为此向世界作见证。

    “真正的敬拜者是于他所有的生活层面中总是居上帝为首位”


    作者:椰嘉达基督徒会堂安贝拉堂会 – Rebekha Brillian传道

    翻译员 : 张赛琼


    默想问题:

    1.是什么阻碍了你, 而不把上帝放在你生命中的首位?

    2.你如何操练自己的生活成为敬拜上帝者,让祂每天都居首位?


    7 min

About Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

From the publisher's feed

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian