Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

By Sinode Gereja Kristen JakartaReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian episodes

  • 27-10-2025 - 比蜜更甜 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    詩篇 119:103


    119:103 祢的言語在我上膛何等甘美.在我口中比蜜更甜。

    有一次,我在去NTT執行任務期間,買了一小傑瑞罐的森林蜂蜜,是賣家直接從森林裡採取的。我把這蜂蜜作為禮物送給宿舍的朋友們。高質量的蜂蜜自然會有高品質的味道。讓每個嘗過的人都對這味道感到滿意。自蜂蜜而感到的滿足感當然只是舌頭暫時性的滿足而已,嘗過蜂蜜的味道之後將立即就會消失,並且在短時間內蜂蜜就會被吃完。詩篇作者也用嘗蜂蜜的甜美與品嘗更非凡的事物做一個比較。是什麼呢? 那是上帝的話語。


    詩篇119篇沒有明確提到作者的名字,但從每節所呈現的內容和語氣中,我們可以感受到詩人對上帝話語的深厚熱愛和渴望。這首詩篇充滿了對上帝話語的讚美,其中提到了各種術語,例如:律法、命令、律例、訓詞、典章、言語、應許和指示。這一切都表明上帝的話語是詩篇作者生命的中心。在第103節,詩篇作者說上帝的話語是:“祢的言語在我上膛何等甘美.在我口中比蜜更甜"。這不僅僅是充滿詩意的讚美,也是上帝話語如何賜予世人無法給予的快樂和力量的個人見證。上帝的話語不僅真實可靠,更是優美動人。它不僅僅提供信息,更帶來情感和心靈的滿足。當詩篇作者閱讀和默想聖經時,即使在苦難中,他也感受到了平靜、安慰和力量。因為上帝的話語啟示了上帝是活的且慈愛的那位。上帝的話語不僅僅是文字的集合,更是來自上帝自己的啟示。當我們認真閱讀並默想它時,我們就會遇到真正生命之源泉的祂。上帝話語所帶來的滿足感遠遠超過一切世俗的快樂,那些快樂往往是虛假的、短暫的;就像“假蜂蜜”一樣,嘴裡甜,心裡卻空空如也。因此,對於詩篇作者來說,與上帝話語的親密溝通不僅僅是一種屬靈的義務,更是生活的必需和真正快樂的源泉。


    在這個渴望即時快速得滿足的世界裡,上帝的話語提供了真正的, 永恆的滿足。上帝的話語不單是教導我們真理,而且指引我們向著真理本身;耶穌基督。讓我們每天都來閱讀祂的聖言吧!這並不是在於義務,而是因為只有在那裡我們的屬靈的生命才能真正得到滿足。


    “上帝的話語甘甜,並非因為它賜予什麼,而是因為它揭示了賞賜者。

    ~約翰·派博~


    作 者:椰嘉達基督徒會堂寶麗斯佈道所 - 鄭艶輝傳道

    翻譯員:張賽瓊



    默想的問題:

    1. 此刻,我體驗到神的話語是“甜蜜”和享受的,還是更像一項我必須完成的“任務”?

    2. 我最近在閱讀或默想神的話語時感受到深深的喜樂是什麼時候?是什麼讓那一刻如此特別?


    8 min
  • 27-10-2025 - Lebih Manis Dari Madu (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Mazmur 119:103

    Penulis : G.I. Retno Wulaningsih


    Satu kali saat saya dalam perjalanan misi ke NTT saya membeli satu jeriken kecil madu hutan yang langsung diambil oleh penjualnya dari hutan. Madu itu saya jadikan sebagai oleh-oleh buat teman-teman di asrama. Madu berkualitas tinggi itu tentu saja memberikan rasa yang berkualitas juga. Sehingga setiap orang yang ikut mengkonsumsinya merasa puas dengan rasanya. Kepuasan yang dirasakan karena madu itu tentu hanyalah kepuasan lidah yang sementara, setelah mengecapnya rasa madu itu akan segera hilang, dan tidak dalam waktu lama madu itu habis dikonsumsi juga. Mengecap manisnya madu juga dipakai pemazmur untuk memperbandingkan mengecap akan sesuatu yang lebih luar biasa. Apa itu? Yaitu Firman Allah.


    Mazmur 119 tidak secara eksplisit menyebutkan nama penulisnya, namun dari isi dan nada yang muncul dalam setiap baitnya, kita bisa merasakan dalamnya cinta dan kerinduan si pemazmur akan Firman Allah. Mazmur ini penuh dengan pujian terhadap Firman Tuhan yang disebut dalam berbagai istilah seperti Taurat, perintah, ketetapan, titah, hukum, firman, janji, dan petunjuk. Semua ini menunjukkan betapa Firman Tuhan menjadi pusat kehidupan pemazmur. Dalam ayat 103, pemazmur berkata bahwa Firman Tuhan “Betapa manisnya janji-Mu itu bagi langit-langitku, lebih manis dari madu bagi mulutku.” Ini bukan hanya pujian puitis, melainkan kesaksian pribadi tentang bagaimana Firman Tuhan memberikan sukacita dan kekuatan yang tidak bisa diberikan oleh dunia. Firman Tuhan bukan hanya benar dan kokoh, tetapi juga indah dan nikmat. Ia bukan sekadar memberi informasi, tapi juga memberi kepenuhan secara emosional dan rohani. Saat pemazmur membaca dan merenungkan Firman, ia mengalami ketenangan, penghiburan, dan kekuatan—bahkan di tengah penderitaan. Sebab Firman Tuhan menyatakan Pribadi Allah yang hidup dan penuh kasih. Firman itu bukan sekadar kumpulan kata, tapi wahyu dari Allah sendiri. Dan saat kita sungguh-sungguh membaca dan merenungkannya, kita sedang berjumpa dengan Dia yang menjadi sumber hidup sejati. Kepuasan yang diberikan Firman ini jauh melampaui segala kenikmatan dunia yang seringkali bersifat palsu dan sesaat—bagaikan “madu tiruan” yang manis di mulut tapi hampa di hati. Oleh karena itu, bagi pemazmur, bergaul akrab dengan Firman Tuhan bukan sekadar kewajiban rohani, melainkan kebutuhan hidup dan sumber sukacita yang sejati.


    Di dunia yang haus akan kepuasan instan, Firman Tuhan menawarkan kepuasan yang sejati dan kekal. Ia bukan hanya mengajarkan kita kebenaran, tapi mengarahkan kita pada Pribadi yang adalah Kebenaran itu sendiri—Yesus Kristus. Mari datang kepada Firman-Nya setiap hari, bukan karena kewajiban, tetapi karena hanya di sanalah jiwa kita benar-benar dipuaskan.


    “The Word of God is sweet, not because of what it gives, but because it reveals the Giver.”

    (John Piper)


    Pertanyaan Untuk Direnungkan:

    1. Saat ini, apakah saya merasakan Firman Tuhan sebagai sesuatu yang “manis” dan menyenangkan, atau lebih seperti “tugas” yang harus saya selesaikan?

    2. Kapan terakhir kali saya merasakan sukacita yang mendalam ketika membaca atau merenungkan Firman Tuhan? Apa yang membuat momen itu istimewa?


    5 min
  • 26-10-2025 - 尋見真正的滿足 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    路加福音 15 :11-32


    15:11 耶穌又說、一個人有兩個兒子。

    15:12 小兒子對父親說, 父親, 請你把我應得的家業分給我.他父親就把產業分給他們.

    15:13 過了不多幾日、小兒子就把他一切所有的、都收拾起來、往遠方去了.在那裡任意放蕩、浪費資財。

    15:14 既耗盡了一切所有的、又遇著那地方大遭饑荒、就窮苦起來。

    15:15 於是去投靠那地方的一個人.那人打發他到田裡去放豬。

    15:16 他恨不得拿豬所喫的豆莢充飢.也沒有人給他。

    15:17 他醒悟過來、就說、我父親有多少的雇工、口糧有餘、我倒在這裡餓死麼.

    15:18 我要起來、到我父親那裡去、向他說、父親、我得罪了天、又得罪了你.

    15:19 從今以後、我不配稱為你的兒子、把我當作一個雇工罷。

    15:20 於是起來往他父親那裡去。相離還遠、他父親看見、就動了慈心、跑去抱著他的頸項、連連與他親嘴。

    15:21 兒子說、父親、我得罪了天、又得罪了你.從今以後、我不配稱為你的兒子。

    15:22 父親卻吩咐僕人說、把那上好的袍子快拿出來給他穿.把戒指戴在他指頭上.把鞋穿在他腳上.

    15:23 把那肥牛犢牽來宰了、我們可以喫喝快樂.

    15:24 因為我這個兒子、是死而復活、失而又得的。他們就快樂起來。

    15:25 那時、大兒子正在田裡.他回來離家不遠、聽見作樂跳舞的聲音.

    15:26 便叫過一個僕人來、問是甚麼事。

    15:27 僕人說、你兄弟來了.你父親、因為得他無災無病的回來、把肥牛犢宰了。

    15:28 大兒子卻生氣、不肯進去.他父親就出來勸他。

    15:29 他對父親說、我服事你這多年、從來沒有違背過你的命.你並沒有給我一隻山羊羔、叫我和朋友、一同快樂.

    15:30 但你這個兒子、和娼妓吞盡了你的產業、他一來了、你倒為他宰了肥牛犢。

    15:31 父親對他說、兒阿、你常和我同在、我一切所有的、都是你的。

    15:32 只是你這個兄弟、是死而復活、失而又得的、所以我們理當歡喜快樂。



    你是否曾經非常想要某些東西;可能是物品、食物、經驗、或是其他等等;以至於你竭盡全力要獲得它?每當我們追尋它的時候,我們內心充滿著熱情和期待。然而, 當我們最終穫得擁有它的時候,卻發現預想的滿足感並沒有真正得到。浮現出來的只是一種不過是如此的感覺,甚至有時是空虛和空洞。


    這提醒我們,世上永遠找不到真正的滿足 (第13-16 節)。就像耶穌比喻中的小兒子一樣, 他離家去追求世俗的自由和快樂。但他遇到的只有饑餓, 孤獨, 敗壞和心靈的空虛. 轉捩點就在他決定回到父親身邊時發生; 這是帶來恢復的悔改跡象(第17-24節). 就在此處我們看到了一位慈愛的父親的形象:他跑去迎接他孩子,擁抱他,給他戒指, 長袍和盛宴;這是恢復和尊重的象徵。小兒子也在父親的懷抱得到了真正的滿足。那麼大兒子呢? 他顯然被不滿所轄制。不單是肉體上的,且是在心靈上的。雖然他與父親在表面上看似很親近,但內心卻疏遠和空洞,因此他無法感受到他父親的愛。那感到不被尊重的感覺源自於他靈裡的空虛,因為他的生活建立在盡義務上,而不是建立在愛的關係之上。他試圖透過忙碌和辛勤工作來滿足自己的心靈。但是現實本是如此; 沒有愛的虔誠和屬靈的活動會讓人心生苦毒 (25-30節)。所以没有爱的宗教信仰,會使某人看似很親近上帝,其實心卻離上帝很遠。然而,讚美上帝! 天父的心靠近傷心, 靈性痛悔的人(第31-32節)。


    祂是一位滿了慈愛的父親,總是等待祂的孩子們回來。無論我們逃得多遠,無論我們試圖忘記祂有多久,無論我們陷在罪惡、困境或苦毒中有多深,天父依然在等待. 祂願意饒恕,祂準備要擁抱,祂會歡喜快樂地迎接我們。讓我們回到祂身邊,在祂的愛, 接納和饒恕中找到真正的滿足。


    “就像回到父家的小兒子一樣,惟有當我們的心回到天父家中並內住在祂的愛裡時,我們才能找到真正的滿足和快樂。”


    作 者:椰嘉達基督徒會堂寶麗斯佈道所 - 鄭艶輝傳道

    翻譯員:張賽瓊


    默想的問題:

    1. 我生命中還有什麼部分仍然“遠離家”,我還沒有完全交托天父?那是什麼?

    2. 如果天父今天呼喚我回來,我會採取哪些具體步驟來回應祂的愛?


    11 min
  • 26-10-2025 - Menemukan Kepuasan Sejati (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Lukas 15:11-32

    Penulis : G.I. Sara Kurnia Kristi


    Pernahkah Saudara begitu menginginkan sesuatu—entah barang, makanan, pengalaman, atau hal lain—lalu berusaha keras untuk mendapatkannya? Saat kita mengejarnya, hati kita dipenuhi antusiasme dan ekspektasi. Namun, ketika akhirnya kita memilikinya, ternyata rasa puas yang kita bayangkan tidak benar-benar terjadi. Yang muncul justru perasaan biasa saja, bahkan kadang hampa dan kosong.


    Inilah yang mengingatkan kita bahwa kepuasan sejati tidak pernah ditemukan di dalam dunia (ay. 13–16). Seperti anak bungsu dalam perumpamaan Yesus, ia meninggalkan rumah demi mengejar kebebasan dan kesenangan dunia. Tetapi yang ia temukan hanyalah lapar, kesepian, kehancuran, dan kekosongan jiwa. Titik balik terjadi ketika ia memutuskan untuk kembali kepada bapanya—tanda pertobatan yang membawa pemulihan (ay. 17–24). Di sinilah kita melihat gambaran Bapa yang penuh kasih: berlari menyambutnya, memeluknya, memberi cincin, jubah, dan pesta—tanda pemulihan dan kehormatan. Anak bungsu pun menemukan kepuasan sejatinya di pelukan ayahnya. Bagaimana dengan anak sulung? Ketidakpuasan ternyata juga menguasainya. Bukan secara fisik, tetapi secara hati dan rohani. Ia memang secara fisik dekat dengan ayahnya, tetapi hatinya jauh dan kosong. Ia tidak sanggup merasakan cinta ayahnya. Perasaan tidak dihargai itu bersumber dari kekosongan jiwanya, karena selama ini ia hidup berdasarkan kewajiban, bukan relasi kasih. Ia mencoba memuaskan jiwanya lewat kesibukan dan kerja keras. Inilah kenyataannya—kesalehan dan aktivitas rohani tanpa kasih akan membuat hati pahit (ay. 25–30). Religiositas tanpa kasih bisa membuat seseorang tampak dekat di mata, tetapi sebenarnya jauh di hati dari Allah. Namun, puji Tuhan untuk hati Bapa yang merangkul setiap luka (ay. 31–


    Dia adalah Bapa yang penuh kasih, yang selalu menantikan anak-anak-Nya kembali. Seberapa jauh pun kita berlari, seberapa lama kita mencoba melupakan Dia, seberapa dalam kita hanyut dalam dosa, masalah, atau kepahitan, Bapa tetap menunggu. Dia mau mengampuni, Dia siap memeluk, dan Dia dengan sukacita akan menyambut kita. Mari kembali kepada-Nya dan temukan kepuasan sejati dalam kasih, penerimaan, dan pengampunan-Nya.


    "Seperti sang anak bungsu yang kembali ke rumah Bapa, kita pun hanya akan menemukan kepuasan dan sukacita sejati hanya ketika hati kita pulang dan tinggal dalam kasih-Nya."


    Pertanyaan Untuk Direnungkan:

    1. Apakah ada bagian hidup saya yang masih “jauh dari rumah” dan belum saya serahkan sepenuhnya kepada Bapa? Apakah itu?

    2. Jika hari ini Bapa memanggil saya untuk kembali, langkah nyata apa yang akan saya ambil untuk merespons kasih-Nya?


    8 min
  • 25-10-2025 - 知足 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    腓立比書4:10-13


    4:10 我靠主大大的喜樂、因為你們思念我的心、如今又發生.你們向來就思念我、只是沒得機會。

    4:11 我並不是因缺乏說這話, 我無論在甚麼景況, 都可以知足, 這是我已經學會了.

    4:12 我知道怎樣處卑賤、也知道怎樣處豐富、或飽足、或飢餓、或有餘、或缺乏、隨事隨在、我都得了秘訣。

    4:13 我靠著那加給我力量的、凡事都能作。



    一位老農夫住在一個小村莊裡, 他有一塊簡單的田和簡陋的房子。有一天, 一位城裡的商人來拜防且說道: “老先生,如果你搬遷到城裡為我工作,你可以得到更多的錢,大房子,甚至豪華車子。”農夫只微微笑說道, “但我已經擁有一切我所需的,我愛的家人,足夠的食物, 和平靜的心.” 在一個從擁有權和成就來定義身份的世界裡,我們容易感到不足。社群媒體,消費文化, 和生活壓力使我們相信我們還不足, 還沒成功, 未有價值。其實,知足不在於我們所擁有的,而是在於我們的心依賴誰。當基督成為我們生命的核心時,我們可以說,“我知足,因為我是屬祂的。”


    今天的經文是使徒保羅在監獄中寫的,但他的話卻充滿平安。他說, “我無論在什麼景況都可以知足,這是我已經學會了.” 這不僅是無奈的態度,而是信心的宣告. 保羅經歷了豐富和缺乏,但在那一切之中,他找到了一個不變的就是基督。著名的第13節, “我靠著那加給我力量的, 凡事都能作, ” 不僅僅是關於克服挑戰的力量,更是關於在人生的各種景況中能夠保持堅定和感恩的力量,因為他的身份和盼望紮根於基督裡。


    真正的知足並非源自於所擁有的,而是所擁有的是誰所賜的。當我們知道我們是上帝的兒女,無條件的被愛,每個腳步中都與我們同在時, 我們可以學習說,“我不需要世人的認可來感到自己有價值.” 知足是信心成熟的證明。使我們脫離嫉妒,空洞的野心, 和憂慮的感覺。在基督裡,我們找到出人意外的平安,因此知足就從這湧流而出。知足不是源自所有權,而是源自認識我們力量和盼望的源頭即基督。在祂裡面, 我們知道我們是誰,而為誰而活。這就是不為環境所動搖的真正身份。


    “學習知足是對上帝的同在的最高信靠。”


    作者 : 椰嘉達基督徒會堂萬登岸堂會 – 古撒拉傳道

    翻譯 : 鄭愛群


    默想的問題 :

    1. 是什麼讓你覺得不足。這些事真的決定你的價值嗎 ?

    2. 你要如何更依靠基督使你在生命中能夠經歷真正的知足 ?


    6 min
  • 25-10-2025 - Rasa Cukup (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Filipi 4:10-13

    Penulis : G.I. Sara Kurnia Kristi


    Seorang petani tua tinggal di sebuah desa kecil dengan ladang sederhana dan rumah yang sangat bersahaja. Suatu hari, seorang pengusaha kota datang berkunjung dan berkata, “Pak Tua, kalau Anda pindah ke kota dan bekerja dengan saya, Anda bisa punya lebih banyak uang, rumah besar, bahkan mobil mewah.” Si petani hanya tersenyum dan menjawab, “Tapi saya sudah punya semua yang saya butuhkan: keluarga yang saya cintai, makanan yang cukup, dan hati yang tenang.” Di tengah dunia yang menilai identitas dari kepemilikan dan pencapaian, kita mudah sekali merasa kurang. Media sosial, budaya konsumerisme, dan tekanan hidup membuat kita percaya bahwa kita belum cukup—belum sukses, belum berharga. Padahal, rasa cukup bukan soal apa yang kita punya, tetapi kepada siapa hati kita bergantung. Ketika Kristus menjadi pusat hidup, kita bisa berkata, “Aku cukup, karena aku milik-Nya.”


    Dalam nas hari ini Rasul Paulus menulis dari dalam penjara, namun kata-katanya justru penuh damai. Ia berkata, “Aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan.” Ini bukan sekadar sikap pasrah, tetapi pernyataan iman. Paulus mengalami kelimpahan dan kekurangan, tetapi dalam semua itu, ia menemukan satu hal yang tetap: Kristus. Ayat 13 yang terkenal, “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku,” bukan sekadar tentang kekuatan menaklukkan tantangan, tetapi tentang kemampuan untuk tetap teguh dan bersyukur dalam segala musim kehidupan—karena identitas dan pengharapannya berakar di dalam Kristus.


    Rasa cukup yang sejati lahir bukan dari apa yang dimiliki, melainkan dari siapa yang dimiliki. Ketika kita tahu bahwa kita adalah anak Allah, dikasihi tanpa syarat, disertai dalam setiap langkah, kita belajar berkata, “Aku tidak butuh pengakuan dunia untuk merasa berharga.” Rasa cukup adalah bukti kedewasaan iman. Itu membebaskan kita dari iri hati, ambisi kosong, dan rasa cemas. Di dalam Kristus, kita menemukan damai yang melampaui pengertian—dan dari sanalah rasa cukup mengalir. Rasa cukup bukan berasal dari kepemilikan, tetapi dari pengenalan akan Kristus yang menjadi sumber kekuatan dan pengharapan kita. Di dalam Dia, kita tahu siapa kita dan untuk siapa kita hidup. Itulah identitas sejati yang tidak tergoyahkan oleh keadaan.


    "Belajar mencukupkan diri adalah bentuk tertinggi dari kepercayaan kepada penyertaan Tuhan."


    Pertanyaan Untuk Direnungkan

    1. Apa yang selama ini membuatmu merasa belum cukup—dan apakah hal itu benar-benar menentukan nilai dirimu?

    2. Bagaimana kamu bisa lebih bersandar kepada Kristus agar mengalami rasa cukup yang sejati dalam hidupmu?


    5 min
  • 24-10-2025 - 尋找真正的愛 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    約翰福音4:1-26


    4:1 主知道法利賽人聽見他收門徒施洗比約翰還多、

    4:2 (其實不是耶穌親自施洗、乃是他的門徒施洗)

    4:3 他就離了猶太、又往加利利去.

    4:4 必須經過撒瑪利亞。

    4:5 於是到了撒瑪利亞的一座城、名叫敘加、靠近雅各給他兒子約瑟的那塊地。

    4:6 在那裡有雅各井。耶穌因走路困乏、就坐在井旁.那時約有午正。

    4:7 有一個撒瑪利亞的婦人來打水.耶穌對他說、請你給我水喝。

    4:8 那時門徒進城買食物去了。

    4:9 撒瑪利亞的婦人對他說、你既是猶太人、怎麼向我一個撒瑪利亞婦人要水喝呢。原來猶太人和撒瑪利亞人沒有來往。

    4:10 耶穌回答說、你若知道 神的恩賜、和對你說給我水喝的是誰、你必早求他、他也必早給了你活水。

    4:11 婦人說、先生沒有打水的器具、井又深、你從那裡得活水呢。

    4:12 我們的祖宗雅各、將這井留給我們.他自己和兒子並牲畜、也都喝這井裡的水、難道你比他還大麼。

    4:13 耶穌回答說、凡喝這水的、還要再渴.

    4:14 人若喝我所賜的水就永遠不渴.我所賜的水、要在他裡頭成為泉源、直湧到永生。

    4:15 婦人說、先生、請把這水賜給我、叫我不渴、也不用來這麼遠打水。

    4:16 耶穌說、你去叫你丈夫也到這裡來。

    4:17 婦人說、我沒有丈夫。耶穌說、你說沒有丈夫、是不錯的.

    4:18 你已經有五個丈夫.你現在有的、並不是你的丈夫.你這話是真的.

    4:19 婦人說、先生、我看出你是先知。

    4:20 我們的祖宗在這山上禮拜.你們倒說、應當禮拜的地方是在耶路撒冷。

    4:21 耶穌說, 婦人, 你當信我, 時候將到, 你們拜父, 也不在這山上、也不在耶路撒冷.

    4:22 你們所拜的, 你們不知道. 我們所拜的, 我們知道. 因為救恩是從猶太人出來的。

    4:23 時候將到, 如今就是了, 那真正拜父的, 要用心靈和誠實拜他,因為父要這樣的人拜他

    4:24 神是個靈. 所以拜他的、必須用心靈和誠實拜他。

    4:25 婦人說, 我知道彌賽亞 (就是那稱為基督的)要來. 他來了, 必將一切的事都告訴我們。

    4:26 耶穌說、這和你說話的就是他。



    一位年輕女子曾說,”我只想照著我所是的被愛” 她已建立了無數的關係,但最後都以受傷告終。在每一段的感情中,她都希望能夠找到一個能無條件接受她的人. 但她所遇見的只有拒絕,背叛,和更深的空虛感。尋找真正的愛常常帶我們到錯誤的地方。我們想,愛可以在人們的稱讚中,浪漫的關係中,或是社會的認可中找到。但真正的愛不只是感覺,真正的愛是那位耶穌基督。在充滿失望和被拒絕的尋找過程中, 我們當中的許多人忘了真愛並非遙遠不可及。祂來到我們身邊,在我們最軟弱的時候來接我們,且無條件的愛我們。 祂就是永不改變的愛, 復興我們身份成為值得被愛的人.


    在今天的經文中,我們看到了耶穌與撒馬利亞婦人的相遇。這位婦人已經歷了五段失敗的感情,而如今不是與自己丈夫同居。她尋找愛,安全感,和認可,但她所得到的只有被拒絕和羞愧。但深知她過去的耶穌,沒有遠離她。祂沒有論斷,反而賜下活水,即真正無條件的愛。“人若喝我所賜的水就永遠不渴” (14節)。這不僅是關於物理上的水,更是心靈的充滿。耶穌表明了真正的愛取決於地位,過去,或是我們的努力。我們配得之前,我們潔淨之前,和我們完美之前祂已與我們同在並愛我們。在祂的愛裡,那撒瑪利亞婦人得著復興, 她不再羞恥,而是滿懷熱情的向她周圍的人作見證。


    找到真正的愛意味著發現了在上帝眼中的我們, 一個完全被了解卻仍然被愛的人.真正的身份並非建立在世界容易改變的愛上,而建立在基督永遠不動搖的愛上。真正的愛無法在人的成就中或人際關係中找到,而是在個人與基督相遇中找到。在祂的愛中我們被復興,被接納,以及重新被塑造。唯有經歷從祂而來的真愛,我們才能建立穩固而充滿意義的身份。


    “基督真正的愛把我們從羞恥中釋放出來,並且引領我們走向完整的身份。”


    作者 : 椰嘉達基督徒會堂萬登岸堂會 – 古撒拉傳道

    翻譯 : 鄭愛群



    默想的問題 :

    1. 你是否一直在尋找那些無法完全滿足你心靈的事物或人來尋找真愛 ? 為什麼 ?

    2. 你所經歷的基督的愛如何塑造你對自己以及與他人關係的看法 ?


    9 min
  • 24-10-2025 - Mencari Cinta Sejati (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Penuntun Saat Teduh Sinode Gereja Kristen Jakarta

    Bahasa Indonesia


    Jumat, 24 Oktober 2025

    Penulis : G.I. Sara Kurnia Kristi

    Tema : Mencari Cinta Sejati

    Nats Alkitab : Yohanes 4:1-26


    Mau ikut Kebaktian GKJ dan ber-Saat Teduh di Youtube/Mau tahu info2 GKJ yang ada di media sosial GKJ/Mau ikutan GKJ Community/Butuh Dukungan Doa ? Klik link ini yah : https://linktr.ee/sinodegkj16c


    Penuntun Saat Teduh (PST) GKJ Podcast Spotify : http://bit.ly/PSTGKJ


    Dukung terus pelayanan Gereja Kristen Jakarta dengan like, share & subscribe channel GKJ! Oh yaa, jangan lupa nyalain notifikasi-nya yaa biar nggak ketinggalan video-video terbaru dari GKJ!


    Tuhan Yesus memberkati 😊🙏


    9 min
  • 23-10-2025 - 赦免帶來復興 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    路加福音7:36-50


    有一個法利賽人、請耶穌和他喫飯.耶穌就到法利賽人家裡去坐席。


    那城裡有一個女人、是個罪人.知道耶穌在法利賽人家裡坐席、就拿著盛香膏的玉瓶、


    站在耶穌背後、挨著他的腳哭、眼淚溼了耶穌的腳、就用自己的頭髮擦乾、又用嘴連連親他的腳、把香膏抹上。


    請耶穌的法利賽人看見這事、心裡說、這人若是先知、必知道摸他的是誰、是個怎樣的女人、乃是個罪人。


    耶穌對他說、西門.我有句話要對你說.西門說、夫子、請說。


    耶穌說、一個債主、有兩個人欠他的債.一個欠五十兩銀子、一個欠五兩銀子.


    因為他們無力償還、債主就開恩免了他們兩個人的債。這兩個人那一個更愛他呢。


    西門回答說、我想是那多得恩免的人。耶穌說、你斷的不錯。


    於是轉過來向著那女人、便對西門說、你看見這女人麼.我進了你的家、你沒有給我水洗腳.但這女人用眼淚溼了我的腳、用頭髮擦乾。


    你沒有與我親嘴、但這女人從我進來的時候、就不住的用嘴親我的腳。


    你沒有用油抹我的頭、但這女人用香膏抹我的腳。


    所以我告訴你、他許多的罪都赦免了.因為他的愛多.但那赦免少的、他的愛就少。


    於是對那女人說、你的罪赦免了。


    同席的人心裡說、這是甚麼人、竟赦免人的罪呢。


    耶穌對那女人說、你的信救了你、平平安安的回去罷。



    一個小男孩把媽媽最喜歡的花瓶摔破了。在懼怕中,他躲在門後,害怕被罵或被討厭。然而,當媽媽找到他時,並沒有大聲斥責。她擁抱兒子說: “媽媽知道你不是故意的。媽媽已原諒你”。小男孩放聲哭了,不是因為害怕,而是因為無比的寬慰。他感到安全,被接納,被愛。時常,因著我們的過犯我們就像那孩子一樣,感到害怕,羞愧,而覺得不配。但在基督裡,赦免不僅是赦罪。赦免是恢復性之愛的行為,恢復我們被愛孩子的身份。當我們得到了赦免並再次活在無條件的愛中時,於此開始就是真正的恢復了。


    今天的經文,講述了一個女人,是個罪人在法利賽人的家中時她來到耶穌的面前。她帶了昂貴的香膏,挨著祂的腳哭,並用自己的頭髮擦乾。這不僅是謙卑的舉動,也顯示她意識到自己需要被赦免。耶穌的反應與那些輕視這個女人的客人截然不同。祂說,”她許多的罪都赦免了,因為她的愛多。”(47節)。 耶穌不僅赦免 ; 祂也揭示了那女人新的身份,不再是罪人,而是一個被愛,被重視的人。


    基督的赦免不只是”除去罪惡”,更是在祂裡面更新我們。當我們醒悟到我們已經被赦免,我們不再用過去的眼光看待自己,而是用基督接納和恢復的愛看待自己。這就是在基督裡建立身份的核心, 接受祂的恩典,活在祂愛中,以及讓那份愛重新塑造我們。赦免醫治了我們最深的傷痛,即49 罪惡感,羞愧,甚至自我厭惡。當耶穌說:“你的信救了你,平平安安的回去吧,” 祂賜予真正的平安和復興。接受基督的赦免是恢復我們身份的第一步。在祂的愛裡,我們不再被失敗所定義,而是被恩典所定義。赦免可以醫治, 釋放,和塑造我們在基督裡成為新造的人。。


    “當我們饒恕時,我們傳遞了些許使我們復興的基督之愛.”


    作者 : 椰嘉達基督徒會堂萬登岸堂會 – 古撒拉傳道

    翻譯 : 鄭愛群


    默想的問題 :

    1. 是否有過去的錯誤仍然讓你難以接受上帝的赦免,並將自己視為他所愛的受造 ?

    2. 得到赦免的經驗如何影響你對待其他同樣陷入罪中的人 ?

    8 min
  • 23-10-2025 - Pengampunan yang Memulihkan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Lukas 7:36-50

    Penulis : G.I. Sara Kurnia Kristi


    Seorang anak laki-laki kecil menjatuhkan vas bunga kesayangan ibunya. Dalam ketakutan, ia bersembunyi di balik pintu, takut dimarahi atau bahkan dibenci. Namun, saat ibunya menemukannya, ia tidak membentak. Ia mendekap sang anak dan berkata, "Mama tahu kamu tidak sengaja. Mama sudah maafkan." Tangis anak itu pecah, bukan karena takut, tetapi karena kelegaan yang luar biasa. Ia merasa aman. Diterima. Dicintai. Sering kali, kita merasa seperti anak itu—takut, malu, merasa tak layak karena kesalahan kita. Tetapi di dalam Kristus, pengampunan bukan hanya penghapusan dosa. Pengampunan adalah tindakan kasih yang memulihkan, mengembalikan identitas kita sebagai anak yang dikasihi. Di situlah pemulihan sejati dimulai—ketika kita menerima pengampunan dan hidup kembali dalam kasih yang tak bersyarat.


    Nas hari ini, menceritakan tentang seorang perempuan berdosa yang datang kepada Yesus di rumah seorang Farisi. Ia membawa minyak wangi mahal, menangis di kaki-Nya, dan menyekanya dengan rambutnya. Sebuah tindakan yang bukan hanya penuh kerendahan hati, tapi juga pengakuan akan kebutuhan akan pengampunan. Reaksi Yesus sangat berbeda dari para tamu yang memandang hina perempuan itu. Ia berkata, "Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih." (ayat 47). Yesus tidak hanya mengampuni; Ia menyatakan identitas baru bagi perempuan itu—bukan lagi sebagai pendosa, tetapi sebagai pribadi yang dikasihi dan dihargai.


    Pengampunan dari Kristus bukan sekadar "menghapus kesalahan", tetapi juga memperbarui siapa kita di dalam Dia. Ketika kita menyadari bahwa kita telah diampuni, kita mulai melihat diri kita bukan dari masa lalu kita, tetapi dari kasih Kristus yang menerima dan memulihkan. Inilah inti dari membangun identitas dalam Kristus—menerima anugerah-Nya, hidup dalam kasih-Nya, dan membiarkan kasih itu membentuk kembali siapa kita. Pengampunan menyembuhkan luka terdalam kita: rasa bersalah, malu, bahkan kebencian terhadap diri sendiri. Ketika Yesus berkata, "Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat," Ia memberikan damai dan pemulihan sejati. Menerima pengampunan Kristus adalah langkah pertama menuju pemulihan identitas kita. Di dalam kasih-Nya, kita tidak lagi didefinisikan oleh kegagalan, tetapi oleh anugerah. Pengampunan menyembuhkan, membebaskan, dan membentuk kita menjadi pribadi baru dalam Kristus.


    "Ketika kita mengampuni, kita menyalurkan sedikit dari kasih Kristus yang telah memulihkan kita."


    Pertanyaan Untuk Direnungkan:

    1. Apakah ada kesalahan masa lalu yang masih membuatmu sulit menerima pengampunan Tuhan dan memandang dirimu sebagai ciptaan yang dikasihi-Nya?

    2. Bagaimana pengalaman menerima pengampunan dapat memengaruhi caramu memperlakukan orang lain yang juga sedang jatuh dalam dosa?


    7 min

About Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

From the publisher's feed

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian