
Sign up to save your podcasts
Or


約翰福音17:17
17:17 求祢用真理使他們成聖.祢的道就是真理。
你是否聽過這樣的話:“我不需要讀聖經。重要的是我擁有美好生活, 不作惡, 並且多多的幫助別人.” 對這樣的人來說,只要成為具備一般的道德,和平地生活,不傷害他人的基督徒就夠了。不再需要學習上帝聖言的真理來改變生命。相反的, 上帝呼籲基督的門徒們要在祂的真理中成聖。
我們從主耶穌為祂的門徒的禱告中得到了這個呼召。在耶穌被捕和被釘在十字架前的最後的晚餐上,祂向門徒們傳達了各種教導。之後,祂禱告了正如約翰福音第十七章所記載的。今天我們要思想的第十七節,就是這篇禱告文內容的一部分。耶穌祈求天父用真理使他們成聖。在此上下文中說的“成聖”一詞具有“特別的”、“為特殊目的而留出的”或“聖化”的含義。這是指向上帝為祂的目的而將某人分開來的行為。在這種情況下,耶穌要門徒們做好準備,並被指定透過在真理中成聖的過程中,履行他們在世界上的使命。那麼, 這裡提到的“真理”就是專注在耶穌“道成肉身”之上帝話語 (約翰福音1:14)。解經家強調,真理之道不是單單教導,而也改變和引導門徒的生命。他們需要不斷地過著被真理更新的生活,過著與這世界不同的生活,並為世人做見證。
這呼召至今仍然迴盪著。因此,作為信徒,我們需要意識到,如果我們真的是基督的跟隨者,那麼我們必須願意每天不斷地被上帝話語所塑造。因為上帝的話語是用來使祂的子民成聖的真理。然而,這並不意味著基督的門徒只為自己過著聖潔的生活,而是他們被呼召成為上帝在這世上,無論是在家庭、工作、事工、社交媒體等等方面的使者。所以,我們當獻上自己以在真理中成聖。讓我們所閱讀和聽到的上帝的話語改變我們的思想、言語和行為,因為這是上帝呼召我們成為基督門徒的一部分。
在真理中成聖是上帝對基督門徒的呼召。
作 者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 宋國壽牧師
翻譯員:黃瓊楓
默想的問題:
1. 你每天做些什麼以便被上帝的話語塑造?
2. 在哪些方面你需要更加把生命交托? 好讓上帝藉著 的真理使你成聖?
Nats Alkitab : Yohanes 17:17
Penulis : Pdt. Siujono Sung
Pernahkah Anda mendengar kalimat seperti ini: “Saya tidak perlu membaca Alkitab. Yang penting saya memiliki kehidupan yang baik, tidak melakukan kejahatan, dan banyak membantu orang lain.” Bagi orang seperti ini, menjadi Kristen cukup dengan moralitas umum dan hidup damai tanpa merugikan orang lain. Tidak dibutuhkan lagi adanya pengajaran kebenaran Firman Tuhan yang mengubahkan kehidupan. Padahal Allah memanggil para murid Kristus untuk dikuduskan dalam kebenaran-Nya.
Panggilan ini kita dapatkan dalam doa Tuhan Yesus bagi para murid-Nya. Pada saat perjamuan terakhir sebelum Yesus ditangkap dan disalibkan, Ia menyampaikan berbagai pengajaran bagi para murid-Nya. Setelah itu Ia berdoa seperti yang tercatat dalam Yohanes 17. Ayat 17 yang menjadi bahan perenungan kita hari ini merupakan bagian dari isi doa tersebut. Yesus memohon kepada Allah Bapa agar menguduskan mereka dalam kebenaran. Kata “kuduskanlah” dalam konteks ini mengandung makna “mengkhususkan,” “menyisihkan untuk tujuan khusus,” atau “menguduskan.” Ini mengacu pada tindakan Allah yang memisahkan seseorang bagi tujuan-Nya. Dalam hal ini, Yesus memohon agar para murid dipersiapkan dan ditetapkan untuk menjalani panggilan mereka di tengah dunia, melalui proses pengudusan oleh kebenaran. Kemudian “kebenaran” yang dimaksud di sini adalah firman Allah yang berpuncak pada pribadi Yesus sebagai “Firman yang menjadi manusia” (Yoh. 1:14). Para penafsir menekankan bahwa firman kebenaran bukan hanya mengajar, tetapi juga mengubah dan mengarahkan hidup para murid. Mereka perlu untuk terus-menerus menjalani kehidupan yang diperbaharui oleh kebenaran tersebut, menjalani hidup yang berbeda dari dunia ini dan dibentuk untuk menjadi saksi bagi dunia ini.
Panggilan tersebut masih bergema sampai saat ini. Dengan demikian, kita sebagai orang percaya perlu disadarkan bahwa jika kita sungguh adalah bagian dari para pengikut Kristus, maka kita harus bersedia terus dibentuk oleh firman Allah setiap hari. Sebab firman Allah adalah kebenaran yang dipakai Tuhan untuk menguduskan umat-Nya. Namun ini bukan berarti murid Kristus menjalani kehidupan yang kudus untuk dirinya sendiri, melainkan mereka dipanggil untuk menjadi utusan Allah di tengah dunia ini, baik dalam ruang lingkup keluarga, pekerjaan, pelayanan, media sosial, dan lainnya. Oleh karena itu berilah diri kita untuk dikuduskan dalam kebenaran. Biarlah firman Tuhan yang kita baca dan dengarkan mengubahkan pikiran, perkataan dan perilaku kita karena ini merupakan bagian dari panggilan Allah bagi kita sebagai murid Kristus.
Dikuduskan dalam kebenaran adalah panggilan Allah bagi murid Kristus.
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apa yang anda lakukan agar dapat dibentuk oleh Firman Tuhan setiap hari?
2. Dalam aspek apa saja Anda perlu lebih menyerahkan hidup agar Tuhan menguduskan melalui kebenaran-Nya?
彼得後書3:18
3:18 你們卻要在我們主救主耶穌基督的恩典和知識上有長進。 願榮耀歸給他、從今直到永遠。阿們。
著名基督教書籍《吻別約會》的作者約書亞‧哈里斯曾被譽為一位頗具影響力的教會領袖和教師。然而,幾年前,他宣布不再將自己視為基督徒,這讓許多人感到驚訝。在他的反思中,他承認自己對信仰的理解是建立在狹隘的信仰體系上,無法對各種關鍵問題給予答案。當他開始聆聽其他更“開放”的教導時,他對基督的信仰變得無法堅持。他離棄了基督教,這給那些聽他教義的人們帶來了巨大的影響。
彼得後書再次提醒我們作為上帝子民的使命,同時也警告人們,有假教師可能會動搖他們的信仰。在這個警告的背景下,彼得用彼得後書 3:18 作為結束語來強調,抵禦所有信仰威脅的最好保護就是在主耶穌的恩典和知識上有長進。在恩典上長進被理解為在品格上長進更像基督、建立與上帝的關係, 以及經歷聖靈的塑造。另外, 在主耶穌知識上長進不僅僅是關於教義的知識,而是在日常生活中與祂一起體驗充滿活力的個人經歷。因此,彼得鼓勵並呼籲信徒們不斷走向屬靈成熟的轉變過程。
當然,彼得所傳達的“長進”的建議和呼籲也是指向我們這些還活在這時代的信徒。直至今日,那誘惑人的和假教師仍在使用各種方法和媒體來使信徒懷疑他們對基督的信仰。根據使徒彼得的指示, 在面對這些事情中, 我們的生命必須經歷一個持續不斷的屬靈長進的過程。當然,使這一切能做到的是基督的恩典和聖靈的能力。然而,仍需要承諾繼續不斷透過個人禱告,閱讀和默想上帝的話語來明白祂的旨意,並順服祂的引導來與上帝建立關係。
屬靈長進是抵禦誘惑誤導的最好保護。
作 者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 宋國壽牧師
翻譯員:黃瓊楓
默想的問題:
1. 你目前對耶穌的認識如何?只是知識,還是你與祂的個人關係不斷加深?
2. 你將採取哪些具體步驟,以在主耶穌的恩典和知識上長進?
Nats Alkitab : 2 Petrus 3:18
Penulis : Pdt. Siujono Sung
Joshua Harris, penulis buku Kristen terkenal I Kissed Dating Goodbye, dulunya dikenal sebagai pemimpin gereja dan pengajar yang berpengaruh. Namun, beberapa tahun lalu, ia mengejutkan banyak orang dengan menyatakan bahwa ia tidak lagi mengidentifikasi diri sebagai orang Kristen. Dalam refleksinya, ia mengakui bahwa pemahamannya tentang iman dibangun di atas sistem kepercayaan yang sempit dan tidak mampu memberikan jawaban terhadap berbagai pertanyaan kritis. Ketika ia mulai mendengar ajaran-ajaran lain yang lebih “terbuka”, imannya kepada Kristus menjadi tidak bisa dipertahankan. Ia meninggalkan kekristenan dan membawakan dampak yang amat besar bagi orang-orang yang mendengarkan pengajarannya.
Surat 2 Petrus mengingatkan kembali akan panggilan sebagai umat Tuhan sekaligus memberikan peringatan akan adanya para pengajar sesat yang mungkin dapat mengguncangkan iman mereka. Di tengah konteks peringatan tersebut, 2 Petrus 3:18 digunakan Petrus sebagai sebuah kalimat penutup untuk menekankan bahwa perlindungan terbaik terhadap segala ancaman terhadap iman adalah pertumbuhan dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan Yesus. Pertumbuhan dalam kasih karunia dipahami sebagai pertumbuhan dalam karakter serupa Kristus, membangun relasi dengan Allah, serta mengalami pembentukan oleh Roh Kudus. Sementara itu, pengenalan akan Yesus Kristus tidak semata-mata berbicara tentang pengetahuan intelektual tentang doktrin, melainkan pengalaman pribadi yang dinamis bersama-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian Petrus sedang mendorong dan memanggil orang-orang percaya untuk terus-menerus menjalani proses transformasi menuju kedewasaan rohani.
Tentu saja nasihat dan panggilan “bertumbuhlah” yang disampaikan Petrus juga ditujukan kepada kita sebagai orang-orang percaya yang hidup di zaman ini. Sampai saat ini, para penyesat dan guru palsu terus bekerja dengan menggunakan berbagai cara dan media untuk membuat orang percaya meragukan iman mereka kepada Kristus. Sesuai arahan dari rasul Petrus, untuk menghadapi itu, proses pertumbuhan kerohanian yang terus-menerus harus terjadi dalam kehidupan kita. Tentu saja yang memampukan semuanya itu terjadi adalah anugerah Kristus dan kuasa Roh Kudus. Namun tetap diperlukan adanya komitmen untuk terus membangun relasi dengan Tuhan lewat doa pribadi, memahami kehendak-Nya melalui pembacaan dan perenungan Firman Tuhan, serta menunjukkan ketaatan kepada pimpinan-Nya.
Pertumbuhan rohani adalah perlindungan terbaik terhadap penyesatan.
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Seperti apa pengenalanmu akan Yesus selama ini? pengenalan sebatas pengetahuan atau mengalami pertumbuhan dalam relasi pribadi dengan-Nya?
2. Langkah konkret apa yang Anda akan lakukan agar dapat bertumbuh dalam kasih karunia dan pengenalan akan Tuhan Yesus?
提多書2:11-14
2:11 因為神救眾人的恩典、已經顯明出來、
2:12 教訓我們除去不敬虔的心、和世俗的情慾、在今世自守、公義、敬虔度日.
2:13 等候所盼望的福、並等候至大的神、和我們救主耶穌基督的榮耀顯現。
2:14 他為我們捨了自己、要贖我們脫離一切罪惡、又潔淨我們、特作自己的子民、熱心為善。
一名男子被他的教會朋友們稱為“活躍的基督徒”。他常在社群媒體上分享聖經經文,定期參加主日崇拜,甚至還參加教會的事奉。然而他在教會外的生活卻截然不同. 他有婚外性關係, 濫權使用辦公室資金, 喜歡八卦, 生活傲慢貪婪。他也很少禱告,從不讀聖經,也不關心周圍的人。這當然不是真正的門徒的寫照。一個人只有當其生命因上帝拯救的恩典而發生真正的改變時, 才能被稱為真正的門徒。
在今天的經文中,保羅解釋說, 上帝拯救信徒之後,祂要教訓他們除去不敬虔的心, 和世俗的情慾, 以便他們在今世自守, 公義, 敬虔地履行門徒的職責 (第12節).曾金發牧師說, 在此方面, 我們可以找到四個主要原因阻礙真正的門徒對這世界說“不”,那就是: 拒絕除去不敬虔之心的肉體情慾 (第12節), 未能珍惜神的恩典(11-12節上), 未能仰望基督再來的盼望(第13節), 並且未能理解救贖的目的(第14節)。因此,真正的門徒需要在執行靈修操練中捨己和毅力。包括在禱告, 讀經, 團契、事奉和過聖潔的生活。所以, 從這段經文中, 我們了解到,基督的真正門徒是那些立志除去世俗的生活方式並願意執行屬靈操練, 每天領受上帝恩典的塑造, 趨向基督的樣式。。
讓我們省察自己的內心和生活。我們是否只是外表看似屬靈, 但內心卻遠離神?上帝的恩典不但拯救了我們, 也使我們有能力每天活在真理中。從一個簡單的承諾開始但要堅持不懈地去做吧, 例如: 拿出時間來做個人禱告, 每天閱讀和默想上帝的話語, 除去仍然控制我們的所有不敬虔的世俗慾望, 並讓聖靈改變我們的品格。成為基督的真正門徒吧, 無論身在何處,我們的生活都能體現出上帝的愛, 真理和聖潔。
真正的門徒的標誌是願意除去不敬虔的心、
和世俗的情慾並遵守屬靈虔誠的操練。
作 者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 宋國壽牧師
翻譯員:黃瓊楓
默想的問題:
1. 你生命中哪些方面還沒有完全降服於上帝恩典的大能並藉此得到轉化?
2. 為了成長為基督真正的門徒,你需要開始或恢復哪些靈修操練的步驟?
Nats Alkitab : Titus 2:11-14
Penulis : Pdt. Siujono Sung
Seorang pria dikenal sebagai seorang “Kristen yang aktif” oleh teman-temannya di gereja. Ia sering membagikan ayat Alkitab di media sosial, hadir secara rutin dalam ibadah Minggu, bahkan ikut terlibat dalam pelayanan gereja. Namun di luar gereja, kehidupannya jauh berbeda. Ia terlibat dalam hubungan seksual di luar nikah, menggunakan uang kantor secara tidak jujur, suka bergosip, dan hidup dalam kesombongan dan keserakahan. Ia juga jarang berdoa, tidak pernah membaca Alkitab, dan tidak peduli dengan orang-orang di sekitarnya. Tentu saja ini bukan merupakan gambaran dari kemuridan sejati. Seseorang baru dapat disebut sebagai murid sejati pada saat ia mengalami perubahan kehidupan yang nyata sebagai respons terhadap kasih karunia Allah yang telah menyelamatkannya.
Dalam nas hari ini, Paulus menjelaskan bahwa setelah Allah menyelamatkan orang percaya, Ia ingin mendidik mereka untuk meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi, dan supaya mereka menjalankan kemuridan dengan hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini (ay. 12). Edmund Chan mengatakan bahwa di dalam bagian ini, kita dapat menemukan ada empat alasan utama yang menjadi penghalang bagi murid sejati untuk berkata “tidak” kepada dunia ini, yakni: keinginan daging yang menolak untuk meninggalkan kefasikan (ay. 12), kegagalan menghargai kasih karunia Allah (ay. 11-12a), kegagalan memandang kepada pengharapan akan kedatangan Kristus (ay. 13), dan kegagalan memahami tujuan keselamatan (ay. 14). Oleh sebab itu, kemuridan sejati menuntut penyangkalan diri dan ketekunan dalam menjalani disiplin rohani—meliputi doa, firman, persekutuan, pelayanan, dan hidup dalam kekudusan. Jadi dari bagian ini, kita mempelajari bahwa murid Kristus sejati adalah mereka yang berkomitmen meninggalkan pola hidup duniawi dan rela menjalankan disiplin rohani untuk dibentuk oleh kasih karunia Allah setiap hari menuju keserupaan dengan Kristus.
Marilah kita memeriksa hati dan hidup kita. Apakah kita hanya tampil rohani di luar, namun jauh dari Tuhan di dalam? Kasih karunia Allah tidak hanya menyelamatkan kita, tetapi juga memampukan kita untuk hidup dalam kebenaran setiap hari. Mulailah dengan komitmen sederhana namun dilakukan secara konsisten, misalnya: luangkan waktu untuk doa pribadi, membaca dan merenungkan Firman Tuhan setiap hari, meninggalkan segala kefasikan duniawi yang masih menguasai kita, dan izinkan Roh Kudus mengubahkan karakter kita. Jadilah murid Kristus sejati yang hidupnya mencerminkan kasih, kebenaran, dan kekudusan Tuhan di mana pun kita berada.
Kemuridan sejati ditandai dengan kerelaan untuk meninggalkan kefasikan duniawi dan hidup di dalam disiplin kesalehan rohani.
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Area apa dalam hidup Anda yang belum sepenuhnya diserahkan kepada kuasa kasih karunia Allah untuk diubahkan?
2. Langkah disiplin rohani apakah yang perlu Anda mulai atau pulihkan agar dapat bertumbuh sebagai murid Kristus yang sejati?
哥林多後書 5:20
5:20 所以我們作基督的使者、就好像神藉我們勸你們般.我們替基督求你們與神和好。
我經常看到父母帶著孩子在購物中心裡玩。有兩件事,是我時常注意到的。第一,如果孩子做了一些讓他們感到自豪的事情,父母就會說: “哇, 媽媽的孩子真聰明”. 第二,如果孩子做了不好的事情, 他們就會說: “天哪, 這是誰的孩子?”當然, 大多數父母都希望孩子能做出好的事情以代表他們在教養上所產生的結果。
對於我們這些生命已經發生改變的上帝兒女來說,不也是一樣的嗎?我們應該透過我們的生活來代表基督。保羅說我們是基督的使者,是基督在世上的代表,我們在日常生活中都帶著祂的品格和福音。我們不僅在教會時是基督徒,而是無論我們在哪裡: 在家裡、學校、辦公室或市場,我們都是基督的代表。世人透過我們的生活看見福音. 如果我們效法基督,就能成為最有力的宣教工具;不僅透過言語,但是更為重要的是透過我們的榜樣。我們的使命是成為基督的愛、真理和榮耀真確實在的代表。
從小事做起吧,比如禮貌地說話、明智地回應我們不同意的論點、提出建設性的建議或表現出別人優先的態度。甚至簡單的舉動比如幫助有困難的人或者傾聽別人的故事,也可以成為將他人帶到基督面前的機會。那機會隨時能到來,所以我們必須時刻做好準備。代表基督不只是片刻或在別人注意時,而必須成為我們日常生活的風格。
“我們不只是在傳達訊息,而是代表福音本身成為活的見證。”
~克里斯多夫•賴特~
作 者:椰嘉達基督徒會堂芝比濃堂會 – 周清青傳道
翻譯員:張賽瓊
默想的問題:
1. 別人能從你的生活方式中看到基督嗎?
2. 你生活中哪些方面還沒能代表基督? 例如,情緒、言語、行為方面, 等等。
Nats Alkitab : 2 Korintus 5:20
Penulis : G.I. Christy Natalie
Sering kali saya melihat para orang tua bermain dengan anak-anaknya di mall. Ada dua hal yang sering saya perhatikan. Pertama, jika anak mereka melakukan sesuatu yang membanggakan, orang tuanya berkata, “Wah, pinter ya anak mama.” Tetapi jika anaknya melakukan hal yang kurang baik, mereka berkata, “Ya ampun, anak siapa sih ini?” Tentu saja, kebanyakan orang tua menginginkan anaknya merepresentasikan hal-hal yang baik sebagai hasil dari pengajaran mereka.
Bukankah demikian juga kita sebagai anak-anak Tuhan yang hidupnya telah ditransformasi? Sudah seharusnya kita merepresentasikan Kristus melalui kehidupan kita. Paulus mengatakan bahwa kita adalah utusan-utusan Kristus, wakil Kristus di dunia yang membawa karakter dan Injil-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Kita bukan hanya orang Kristen ketika berada di gereja, melainkan wakil Kristus di mana pun kita berada: di rumah, sekolah, kantor, atau pasar. Dunia melihat Injil melalui hidup kita. Jika hidup kita serupa Kristus, maka kita sedang menjadi alat misi yang paling kuat—bukan hanya melalui perkataan, tetapi terutama lewat teladan perbuatan. Misi kita adalah menjadi representasi nyata dari kasih, kebenaran, dan kemuliaan Kristus.
Mulailah dari hal-hal kecil, seperti berbicara dengan sopan, menanggapi argumen yang tidak kita setujui dengan bijak, memberi nasihat yang membangun, atau menunjukkan sikap mendahulukan orang lain. Bahkan tindakan sederhana seperti membantu orang yang kesulitan atau mau mendengarkan cerita orang lain bisa menjadi kesempatan untuk menghadirkan Kristus. Kesempatan itu bisa datang kapan saja, maka kita harus selalu siap. Representasi Kristus bukan hanya sebentar atau ketika diperhatikan orang lain, melainkan harus menjadi gaya hidup kita setiap hari.
“Kita tidak hanya menyampaikan pesan, tetapi menjadi bukti hidup dari representasi Injil itu sendiri.” —Christopher Wright
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah orang lain dapat melihat Kristus melalui gaya hidupmu?
2. Bagian mana di dalam hidupmu yang masih belum merepresentasikan Kristus? Misalnya aspek emosional, perkataan, perbuatan, dll.
腓立比書 3:12-14
3:12 這不是說、我已經得著了、已經完全了.我乃是竭力追求、或者可以得著基督耶穌所以得著我的。〔所以得著我的或作所要我得的〕
3:13 弟兄們、我不是以為自己已經得著了.我只有一件事, 就是忘記背後努力面前的,
3:14 向著標竿直跑、要得神在基督耶穌裡從上面召我來得的獎賞。
人類在一生中繼續不斷成長、進步。從只能喝奶,逐漸成長為可以吃固體食物的嬰孩。同樣,人類在心智和心靈上也隨時間漸進而成熟。信徒的生命在信心的旅程中,應該持續成長、進步。
保羅在寫給腓立比的書信中明確表示,他並不滿足於目前的狀況,而是繼續追求他天上來的呼召。從天上來的呼召保羅的意思是效法基督而生活,因為我們的身份是天國的國民(10-11,20節)保羅追求永恆的價值,拋棄世俗的事物,畢生致力於傳揚基督的福音。保羅的生活告訴我們,改變的生活不是停滯不前和自滿,而是不斷前進。
基督的使命是漸進的,引領我們不斷成長,擴大我們的影響力。記住, 悔改不是終點,而是起點。當基督改變我們時,祂並沒有就此止步,而是邀請我們繼續邁向更深,更廣的呼召。使徒保羅雖然蒙上帝重用,但他並不自滿。反而他認為自己尚未達到完美,因此他正在向他永恆的標竿”直跑“。這就是漸進之使命的核心: 渴望繼續前進, 接觸那些還不認識基督的靈魂。雖然那進程並不總是平坦的,但我們相信,被基督改變的生命不會停留在舒適區,而是會在上帝的幫助之下不斷前進,從而祝福更多的靈魂及榮耀祂.
“一個停止成長和進步的人表明他正在限制上帝在他身上的工作。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂芝比濃堂會 – 周清青傳道
翻譯員:張賽瓊
默想的問題:
1. 你目前的屬靈狀態如何?是成長還是停滯不前?
2. 是否因舒適區使你有或尚未傳講福音?
Nats Alkitab : Filipi 3:12-14
Penulis : G.I. Christy Natalie
Manusia dalam kehidupannya terus bertumbuh dan berprogres. Dari seorang bayi yang hanya bisa minum susu, lalu bertumbuh dewasa hingga mampu makan makanan keras. Demikian juga manusia berprogres dalam pembentukan menjadi pribadi yang dewasa, baik secara pikiran maupun spiritual. Hidup orang percaya dalam perjalanan imannya pun seharusnya terus bertumbuh dan berprogres.
Paulus, dalam suratnya kepada jemaat di Filipi, dengan jelas menyatakan bahwa ia tidak berpuas diri dengan keadaannya sekarang, melainkan terus mengejar panggilan sorgawi. Panggilan sorgawi yang dimaksud Paulus adalah hidup dalam keserupaan dengan Kristus, karena identitas kita adalah warga Kerajaan Surga (ay. 10-11, 20). Paulus mengejar nilai-nilai kekekalan dan meninggalkan hal-hal duniawi dengan memberikan seluruh hidupnya untuk memberitakan Injil Kristus. Kehidupan Paulus mengajarkan bahwa hidup yang telah diubahkan tidak stagnan dan berpuas diri, melainkan terus bergerak maju.
Misi Kristus bersifat progresif, dalam arti menuntun kita kepada pertumbuhan dan perluasan pengaruh yang terus berkembang. Ingatlah, pertobatan bukanlah garis akhir, melainkan garis awal. Saat Kristus mengubah kita, Ia tidak berhenti pada titik itu, tetapi mengajak kita terus melangkah dalam panggilan yang lebih dalam dan lebih luas. Rasul Paulus sekalipun telah banyak dipakai Tuhan, tidak merasa puas. Ia justru mengakui bahwa dirinya belum mencapai kesempurnaan, karena itu ia “berlari-lari” menuju tujuan kekal. Inilah inti dari misi yang progresif: kerinduan untuk terus maju, menjangkau jiwa-jiwa yang belum mengenal Kristus. Meskipun jalannya tidak selalu mudah, kita percaya bahwa hidup yang telah ditransformasi oleh Kristus tidak akan diam di zona nyaman, melainkan terus melangkah maju dengan pertolongan Tuhan, agar dapat memberkati lebih banyak jiwa dan memuliakan Dia.
“Orang yang berhenti bertumbuh dan berprogres menunjukkan bahwa ia membatasi pekerjaan Allah dalam dirinya.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Bagaimana kondisi kerohanianmu saat ini? Apakah semakin bertumbuh atau stagnan?
2. Adakah zona nyaman yang membuat Anda tidak atau belum memberitakan Injil?
From the publisher's feed