Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

By Sinode Gereja Kristen JakartaReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian episodes

  • 29-8-2025 - 遭遇拒絕時依然堅定不移 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    約翰福音 1:11; 路加福音 4:28-30; 以賽亞書 53:3


    約翰福音 1:11

    祂到自己的地方來、自己的人倒不接待祂。


    路加福音 4:28-30

    4:28 會堂裡的人聽見這話、都怒氣滿胸.

    4:29 就起來攆祂出城、他們的城造在山上、他們帶祂到山崖、要把祂推下去。

    4:30 祂卻從他們中間直行、過去了。


    以賽亞書 53:3

    祂被藐視、被人厭棄、多受痛苦、常經憂患。祂被藐視、好像被人掩面不看的一樣.我們也不尊重祂。



    2024年12月,美國北卡羅來納州的一所中學,一名女學生在學校官方論壇上發表了對主耶穌基督的感恩時,成為關注的焦點。她只是平靜地表達了自己的信仰。但是就因為此事,有些人感到被冒犯了。她被取消在下一次活動中發言的機會, 甚至面臨著周圍環境的社會壓力。這一事件之所以被廣泛傳播,是因為它揭示了一個令人不安的現實: 顯然,在世人眼中,表達對基督的信心是“不合宜的”。這表明,拒絕相信耶穌基督不僅僅是過去的事情; 至今仍然存在。我們可能也經歷過這樣的事情; 因為我們的信仰而遭到疏離, 因為我們所堅持的人生原則而被藐視, 或者因為我們跟隨基督而被視為“太過屬靈”。


    但基督早已親身體驗過被拒絕的滋味。約翰福音1章11節說道: “祂到自己的地方來、自己的人倒不接待祂。” 不接待祂的並非陌生人,而是本應接待祂的子民。在路加福音4章28-30節中, 主耶穌因傳講真理,被家鄉的人斷然拒絕,甚至有人要將祂推下山崖。以賽亞書53章節中將彌賽亞描述為:“被藐視, 被人厭棄, 多受痛苦, 常經憂患.”這並不是一個象徵性的描繪而已, 而是主耶穌在世間真實經歷的一部分。但奇妙的是祂的反應。主耶穌沒有生氣,沒有逃避呼召,也沒有變得憤世嫉俗。祂堅定地走向十字架, 因為祂對天父和世界的愛並不取決於有多少人接受祂。基督的品格是,即使遭到拒絕和傷害,祂依舊堅定不移地去愛。


    作為基督的門徒,你蒙召不僅只是仰慕祂的品格,但為要活在祂的品格裡面。當你誠實地表達你的信心時,世界可能不會總是歡迎你。但面對拒絕,你不必心懷苦毒, 或以強硬的態度來回報。你擁有確定的把握即基督已承受了最深刻的拒絕, 以便你能完全被上帝接納。你的身份不是由誰接受或拒絕你來決定的,而是由基督根深蒂固、堅定不移的愛來決定的。

    “被拒絕從未改變耶穌的方向。

    祂的愛依然堅固,

    今天當你被拒絕時

    這份愛會賜予你勇氣”。


    作 者:椰嘉達基督徒會堂安貝拉堂會 - 林玲玲傳道

    翻譯員:張賽瓊


    默想的問題:

    1. 你是否曾因為害怕被拒絕而隱藏自己的信仰? 當時你真正害怕的是什麼?

    2. 基督即使遭到拒絕依然去愛的品格, 如何形塑你今天應對拒絕的方式?


    8 min
  • 29-8-2025 - Tetap Teguh Di Tengah Penolakan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Yohanes 1:11; Lukas 4:28-30; Yesaya 53:3

    Penulis : G.I. Agnes Christina


    Pada bulan Desember 2024, di sebuah sekolah menengah di North Carolina, Amerika Serikat, seorang siswi menjadi sorotan setelah ia menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yesus Kristus dalam forum resmi sekolah. Ia hanya mengungkapkan iman pribadinya dengan tenang. Tapi justru karena itulah, sebagian orang merasa tersinggung. Ia dibungkam dari kesempatan berbicara di acara berikutnya, bahkan menghadapi tekanan sosial di lingkungannya. Peristiwa ini menjadi viral karena menyingkapkan realitas yang tidak nyaman: ternyata, menyatakan iman kepada Kristus bisa jadi hal yang “tidak pantas” di mata dunia. Ini menunjukkan bahwa penolakan atas iman bukan sekadar masa lalu; itu masih nyata hari ini. Kemungkinan juga kita pun pernah mengalaminya—dijauhi karena keyakinanmu, diremehkan karena prinsip hidup yang kamu pegang, atau dianggap “terlalu rohani” hanya karena Anda mengikut Kristus.


    Namun Kristus tahu lebih dulu seperti apa rasanya ditolak. Yohanes 1:11 berkata, “Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.” Bukan orang asing, tapi umat yang seharusnya menyambut Dia. Di Lukas 4:28–30, Tuhan Yesus ditolak mentah-mentah oleh warga kampung halamannya sendiri, bahkan hendak dilempar ke tebing hanya karena Ia memberitakan kebenaran. Yesaya 53:3 melukiskan bahwa Sang Mesias akan “dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan.” Ini bukan sekadar gambaran simbolis, tapi sungguh menjadi bagian dari pengalaman Tuhan Yesus di dunia. Namun, yang luar biasa adalah respons-Nya. Tuhan Yesus tidak marah, tidak lari dari panggilan, dan tidak menjadi sinis. Ia tetap setia berjalan menuju salib, karena kasih-Nya kepada Bapa dan dunia tidak tergantung pada seberapa banyak orang yang menerima-Nya. Karakter Kristus adalah karakter yang tetap teguh dalam kasih, meski ditolak dan disakiti.


    Sebagai murid Kristus, Anda dipanggil bukan hanya untuk mengagumi karakter-Nya, tapi untuk hidup dalam karakter itu. Dunia mungkin tidak selalu menyambut Anda ketika Anda menyatakan iman dengan jujur. Tapi di tengah penolakan, Anda tidak perlu menjadi pahit atau membalas dengan sikap keras. Anda punya pegangan yang pasti: Kristus sudah menanggung penolakan paling dalam agar Anda bisa diterima sepenuhnya oleh Allah. Identitas Anda tidak ditentukan oleh siapa yang menerima atau menolak Anda, melainkan oleh kasih Kristus yang mengakar dan tidak goyah.


    ‘Penolakan tidak pernah mengubah arah Yesus. Kasih-Nya tetap teguh, dan hari ini kasih itu memberi Anda keberanian di tengah penolakan”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Pernahkah kamu menyembunyikan imanmu karena takut ditolak? Apa yang sebenarnya Anda takuti saat itu?

    2. Bagaimana karakter Kristus—yang tetap mengasihi meski ditolak—dapat membentuk cara Anda merespons penolakan hari ini?


    6 min
  • 28-8-2025 - Seperti Kristus : Rela Melepaskan Hak (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Filipi 2:6-7

    Penulis : Pdt. Rony Sitorus


    Beberapa tahun lalu, saya diundang berkhotbah di sebuah gereja yang jumlah jemaatnya masih sedikit. Dalam undangannya secara lisan, mereka menambahkan pesan: “Maaf Pak, kami belum sanggup memberi Persembahan Kasih.” Demi menjaga hati yang murni dalam pelayanan, saya tetap menerima undangan itu. Saat tiba di gereja, ternyata Gembala Sidang gereja tersebut sedang melayani di tempat lain dan tidak ada pengurus gereja yang menyediakan air minum untuk saya. Hingga saya pulang, tidak ada yang memberikan air minum. Hal ini membuat saya merasa kecewa dan merasa tidak dihargai. Namun hari itu Roh Kudus mengingatkan saya akan Kristus yang telah melepaskan hak-Nya untuk misi penebusan.


    Firman Tuhan dalam nas hari ini, menunjukkan bagaimana Kristus melepaskan hak-Nya. Yesus adalah Allah dan memiliki hak-hak ke-Allahan. Dia layak untuk dihormati, dilayani, dimuliakan, dan diagungkan.. Namun Yesus tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan (ayat 6). Bahkan Kristus telah mengosongkan diri-Nya sendiri (ayat 7). Pengosongan diri ini artinya Yesus menanggalkan hak-hak diri-Nya dan turun sampai ke tingkat dimana Yesus dianggap tidak memiliki apa-apa; suatu tingkat dimana Dia tidak dipedulikan oleh orang lain. Ketika Yesus mengosongkan diri, Dia tidak kehilangan ke-Allahan-Nya. Yesus adalah Allah dari kekekalan hingga kekekalan. Dia hanya mengosongkan hak-Nya sebagai Allah. Jadi Yesus adalah Allah, namun melepaskan hak-hak ke-Allahan-Nya. Secara lahiriah Yesus terlihat seperti seorang pemuda yang biasa-biasa saja. Dia berasal dari keluarga yang sederhana - anak seorang tukang kayu. Namun sesungguhnya seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia (Kolose 1:19).


    Pernahkah anda melayani tapi tidak dihargai? Pernahkah anda disalahkan dalam pelayanan, padahal anda sudah mengorbankan banyak hal? Pernahkah anda ditolak dan dikucilkan saat memberitakan Injil? Sebagai manusia, semua keadaan ini tentu tidak menyenangkan. Namun kita perlu belajar dari Kristus yang rela melepaskan hak-Nya. Jangan mundur dari pelayanan, ketika hak-hak kita diabaikan oleh orang lain. Pandanglah ini sebagai kesempatan untuk kita meneladani Kristus. Maju terus dalam melayani Tuhan. Percayalah bahwa semua jerih lelah kita dalam pelayanan, tidak akan pernah sia-sia di hadapan Tuhan.


    “Melayani Tuhan bukan tentang kehormatan, tapi kesediaan untuk berjalan dalam jejak Kristus yang lebih dulu melepaskan hak-Nya.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Ketika pelayanan anda tidak dihargai atau diabaikan, apakah anda masih melihatnya sebagai kehormatan untuk meneladani Kristus?

    2. Apa tindakan nyata yang akan anda lakukan untuk meneledani Kristus dalam melepaskan hak-Nya?


    5 min
  • 28-8-2025 - 像基督:願意放棄權利 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    腓立比書 2:6-7


    2:6 祂本有神的形像、不以自己與神同等為強奪的.

    2:7 反倒虛己、取了奴僕的形像、成為人的樣式.



    幾年前,我被邀請到一間會眾不多的教會講道. 他們在口頭邀請時補充了這樣的訊息: “先生, 抱歉! 我們還沒能力給你愛心的奉獻.”為要在事奉中保持一顆純粹的心,我還是接受了那個邀請。當我到達那間教會時,發現教會的牧師正到其他地方服事,沒有教會同工為我提供飲用水。至到我回家,竟然沒有人給我水喝。這讓我感到失望,感到不被敬重。然而那天聖靈以基督已為了救贖的使命而放棄了自己的權利來提醒我。


    今天經文中上帝的話語,已顯示了基督是如何的放棄祂的權利。耶穌是上帝,擁有上帝的權柄。祂配得受人尊崇、被服事、得榮耀和被高舉。然而, 耶穌不以自己與上帝同等為強奪的(第6節)。反倒虛己(第7節)。這種虛己意味著耶穌已放棄了祂的權利,卑微到一個被視為一無所有、不受其他人關心的地步. 當耶穌虛己時,祂並沒有失去祂的神性。耶穌從永遠到永遠都是上帝。祂只是虛己而放棄了上帝的權利。所以耶穌是上帝,然而,祂虛己放棄了神的權利。從外表看來,耶穌就像一個平凡的年輕人。祂出身於普通的家庭,父親是木匠。但是,實際上上帝喜歡叫一切的豐盛在祂裡面居住(歌羅西書1:19)


    你是否曾經事奉卻不得賞識? 你是否曾因事奉而遭受指責, 即使你已付出了如此大的犧牲?你在傳福音時是否曾被拒絕或被排斥? 作為普通人,這些情況當然令人不愉快。但我們需要向願意放棄自己權利的基督學習。不要放棄事奉, 每當別人忽視我們的權利時,把這看作效法基督的機會。在事奉上帝的事上繼續前進吧。請相信我們一切的勞苦在上帝面前都不會是徒然的。


    “不是因為榮譽而事奉上帝,

    而是願意跟隨首先

    放棄權利之基督的腳步。”


    作者 : 椰嘉達基督徒會堂巴冷佈道所 – 許道路牧師

    翻譯員:張賽瓊



    默想的問題:

    1. 當你的事奉不被賞識或被忽視時,你是否仍然認為效法基督是一種榮譽?

    2. 你會採取哪些具體行動來效法虛己放棄祂權利的基督?


    6 min
  • 27-8-2025 - 像基督 : 忠心到底 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    腓立比書 2:8


    2:8 既有人的樣子、就自己卑微、存心順服、以至於死、且死在十字架上。



    1981年查理斯王子和戴安娜王妃的婚禮是最昂貴的婚禮之一,總花費高達4800萬美元。如果按當前價值調整,成本相當於約1.1億美元或1.5萬億印尼盾(fortuneidn.com)。儘管花費了巨額金錢,他們的婚姻還是在1996年以離婚告終。查理斯王子和戴安娜王妃能夠盛大華麗地慶祝他們的婚禮, 但卻未能慶祝他們的婚姻能忠心走到終點。


    開始新的路程令人興奮,然而,要忠心地生活下去卻是一場奮鬥。事奉的生涯亦是如此。許多人開始滿懷熱情地服事,但也有不少人卻未能忠心到底。在腓立比書2:8 中,上帝的話說基督為我們樹立了榜樣,祂存心順服、以至於死,且死在十字架上。

    這是基督忠心的證據。在被釘十字架的過程中,基督本可以離開十字架的道路並立即返回天堂,因為祂是全能的主,可以為所欲為地做任何祂想做的事情。然而, 耶穌沒有如此行。祂所受的苦難、羞辱和痛苦並沒有讓耶穌知難而退而不被釘十字架。相反的,祂選擇堅持到底的做成。耶穌樹立了至死忠心的榜樣。


    在我們事奉上帝的生涯中,這段路程並不總是一帆風順的。有時我們會面臨挑戰、感到痛苦、失望和不愉快的事情。許多人因為面臨這些事情而最終放棄了事奉。但我們需要學習基督的至死忠心,在充滿艱難的服事路程中, 上帝已經應許祂不會任憑我們獨自行走。上帝一定會加添給我們力量使我們能忠心到底地事奉祂; 直到最後我們的忠心得到表揚, 主耶穌會對我們說: “好, 你這又良善又忠心的僕人....可以進來享受你主人的快樂.“(馬太福音 25:23)


    “上帝不尋求快速的僕人,

    而是尋求忠心的僕人.

    讓我們繼續前行, 雖然緩慢,

    只要與上帝同行必能走到盡頭。”


    作者 : 椰嘉達基督徒會堂巴冷佈道所 – 許道路牧師

    翻譯員:張賽瓊


    默想的問題:

    1. 你是否只憑著起初的熱心去事奉,或者你要委身忠心到底事奉,雖然面對挑戰和失望?

    2. 你為能忠心到底地事奉上帝時,面臨哪些挑戰?你是否是依靠上帝的能力來渡過?


    6 min
  • 27-8-2025 - Seperti Kristus : Setia Sampai Akhir (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Filipi 2:8

    Penulis : Pdt. Rony Sitorus


    Pernikahan Pangeran Charles dan Putri Diana pada tahun 1981 merupakan salah satu pernikahan termahal, dengan total biaya mencapai US$48 juta. Jika disesuaikan dengan nilai saat ini, biaya tersebut setara dengan sekitar US$110 juta atau Rp1,57 triliun (fortuneidn.com). Meski menghabiskan dana yang sangat besar, pernikahan mereka berakhir dengan perceraian pada tahun 1996. Pangeran Charles dan Putri Diana mampu merayakan pernikahan dengan kemegahan, tetapi gagal merayakan kesetiaan dalam perjalanan hingga akhir.


    Memulai sebuah perjalanan baru adalah hal yang menyenangkan, namun untuk menjalaninya dalam kesetiaan adalah perjuangan. Hal yang sama berlaku untuk kehidupan pelayanan. Banyak orang memulai pelayanan dengan semangat, tetapi tidak sedikit yang gagal untuk setia sampai akhir. Dalam Filipi 2:8 Firman Tuhan menyatakan bahwa Kristus memberikan sebuah teladan bagi kita, dimana Dia taat sampai mati di atas kayu salib. Ini adalah bukti kesetiaan Kristus. Dalam proses penyaliban, Kristus sebenarnya bisa saja meninggalkan jalan salib dan segera kembali ke surga, sebab Ia adalah Allah yang Mahakuasa dan dapat melakukan apa pun yang Dia kehendaki. Namun Yesus tidak melakukan hal tersebut. Penderitaan, hinaan, serta rasa sakit yang harus ditanggung-Nya tidak membuat Yesus mundur dari penyaliban. Sebaliknya, Ia memilih untuk menyelesaikannya hingga akhir. Yesus memberikan sebuah teladan kesetiaan hingga akhir.


    Dalam kehidupan kita melayani Tuhan, perjalanannya tidak selalu mudah. Terkadang kita diperhadapkan dengan tantangan, rasa sakit, kekecewaan dan hal-hal yang tidak menyenangkan. Banyak orang yang akhirnya mundur dari pelayanan karena diperhadapkan dengan hal-hal tersebut. Namun kita perlu belajar dari Kristus, yang setia sampai akhir. Dalam perjalanan pelayanan yang tidak mudah, Tuhan telah berjanji bahwa Dia tidak membiarkan kita berjalan sendiri. Tuhan pasti akan memberikan kekuatan kepada kita untuk tetap setia melayani-Nya sampai akhir; hingga akhirnya kesetiaan kita dirayakan dan Tuhan Yesus berkata kepada kita: “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia,… Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.” (Matius 25:23)



    “Tuhan tidak mencari pelayan yang cepat, tapi yang setia. Mari tetap berjalan, meski perlahan, asal bersama Tuhan sampai akhir. ”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Apakah anda sedang menjalani pelayanan hanya dengan semangat awal, atau anda juga berkomitmen untuk tetap setia hingga akhir, meski menghadapi tantangan dan kekecewaan?

    2. Apakah tantangan yang sedang anda hadapi untuk tetap setia melayani Tuhan sampai akhir? Apakah anda bersandar pada kekuatan Tuhan untuk melewatinya?


    6 min
  • 26-8-2025 - 效法基督的品格 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    約翰福音 13:15


    13:15 我給你們作了榜樣、叫你們照著我向你們所作的去作。


    理查•尼克森是美國第37任總統,也是一位唯獨因醜聞而辭職的總統。為了確保其領導地位的延續,總統命令人潛入民主黨辦公室,竊取文件檔案,並進行竊聽。這行動被發現了, 入侵者被逮捕。雖然尼克森否認與此事有關,但人們對這位領導人的信任已經逐漸被侵蝕削弱他試圖阻礙調查, 賄賂並解雇了負責此案的檢察官. 美國法院最終判定總統在此事參與. 彈劾動議提交之前, 尼克森決定辭去總統的職份.

    (來源:Kompas.com)

    不能以身作則的糟糕領導會帶來致命的後果,和最終導致垮臺。我們要感恩因我們擁有完美的領導典範, 即基督。祂是一個理當成為我們參考和模仿的僕人。耶穌說: “我給你們作了榜樣.” 這裡所使用的榜樣一詞是“hypodeigma”,意思是最基本、最具體的例子。也可以說是一種可以效仿的模式或範本.這不是一個概念或理論,而是一個可以依循的具體行動。在最後的晚餐那夜,主耶穌為門徒洗腳。這是老師謙卑的在門徒們爭先恐後地爭誰為大時, 所做出的卑微行為。與其教導他們有關領導應如何服事, 反而直接給他們作了示範的例子。基督示範洗腳的目的是為了讓門徒們從祂的榜樣中學習。祂對他們說: “叫你們照著我向你們所作的去作.”上帝希望祂的門徒學習並效法祂的品格。


    今天我們生命中重要的人物是誰?我們模仿和效法的是誰? 他們也許是我們生命中重要且有恩的人, 也許是在屬靈事上指導和引領我們的人。然而,無論在我們的生命中產生了積極的影響是誰,我們不該忽視一件重要的事情。基督乃是成為我們模範的那位。祂高貴、聖潔、威嚴的品格是我們實實在在的榜樣。我們不但學習祂的教誨, 也模仿祂的生活、祂的,奉獻和祂的信實。祂是一個完美的,且不可能也不會錯的榜樣。我們一直在模仿和效法的是誰? 我們是否效法了那些可能將我們引向各種汚穢和罪惡之路的人物? 現在是我們仰望基督並學習祂生活榜樣的時候了。


    “神的僕人應當

    以基督為主要的榜樣。”


    作 者:椰嘉達基督徒會堂當克朗堂會 - 古發啓牧師

    翻譯員:張賽瓊


    默想的問題:

    1. 今天誰是我們生活中的樣版?

    2. 你如何以基督為生活的榜樣?


    5 min
  • 26-8-2025 - Meneladani Karakter Kristus (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Yohanes 13:15

    Penulis : Pdt. Faoziduhu Lahagu


    Richard Nixon adalah presiden Amerika Serikat yang ke-37 dan dikenal sebagai satu-satunya presiden yang mundur dari jabatan karena skandal. Sang Presiden demi memuluskan kelanjutan kepemimpinannya memerintahkan orang menyusup ke kantor partai demokrat, mencuri dokumen, melakukan penyadapan. Aksi ini ketahuan dan para penyusup ditangkap. Sekalipun Nixon membantah terlibat namun kepercayaan rakyat kepada sang pemimpin telah tergerus. Ia berusaha menghalang-halangi penyelidikan, melakukan penyuapan dan pemecatan kepada jaksa yang menangani perkara tersebut. Pengadilan Amerika akhirnya memutuskan keterlibatan sang presiden. Sebelum usul pemakzulannya diajukan, Nixon memutuskan mengundurkan dari jabatan (Sumber: Kompas.com)


    Kepemimpinan buruk yang tidak dapat memberikan teladan dapat membawa akibat yang fatal dan pada akhirnya dapat mengakibatkan kejatuhan. Bersyukurlah bahwa kita memiliki teladan kepemimpinan yang sempurna yaitu Kristus. Ia adalah Hamba yang seharusnya menjadi rujukan dan contoh bagi kita. Tuhan Yesus berkata “sebab aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu” Kata teladan yang dipakai disini adalah “hypodeigma” yang berarti contoh paling dasar, paling konkret. Bisa juga disebut model atau pola yang dapat ditiru. Ini bukanlah sebuah konsep atau sekedar teori tetapi sebuah tindakan nyata yang dapat diikuti. Pada malam di perjamuan terakhir itu, Tuhan Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya. Ini adalah tindakan kerendahan hati sang guru yang melakukan pekerjaan hina disaat para murid bersaing ingin menjadi yang utama. Alih-alih mengajar mereka tentang pemimpin yang melayani, Ia justru memberikan mereka contoh langsung. Peragaan pembasuhan yang dilakukan Kristus bertujuan agar pada murid belajar dari teladan-Nya. Ia berkata kepada mereka “supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.” Tuhan ingin para murid-murid-Nya belajar dan meniru karakter hidup-Nya.


    Siapakah figur penting dalam kehidupan kita saat ini? Siapakah yang kita contoh dan teladani. Mungkinkah itu orang-orang penting dan berjasa dalam kehidupan kita, mungkin mereka adalah orang-orang yang membimbing dan menuntun kita dalam kerohanian. Namun siapa pun mereka yang telah memberikan pengaruh yang baik dalam hidup, kita hendaknya jangan pernah mengabaikan satu hal yang penting. Kristus adalah pribadi yang menjadi teladan bagi kita. Karakternya yang mulia, kudus dan agung menjadi contoh nyata bagi kita. Kita tidak hanya belajar dari pengajaran-Nya tetapi meniru kehidupan-Nya, pengabdian dan kesetiaan-Nya. Ia adalah teladan sempurna yang tidak mungkin dan tidak akan salah. Siapakah yang kita contoh dan teladani selama ini? apakah kita meneladani figur lain yang dapat membawa kita ke dalam berbagai hal yang cemar dan berdosa? Saatnya kita melihat kepada Kristus dan belajar dari teladan hidup-Nya.


    “Seorang Pelayan seharusnya menjadikan Kristus sebagai teladan utamanya.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Siapakah orang-orang yang menjadi patron kehidupan kita saat ini?

    2. Bagaimana anda menjadikan Kristus sebagai teladan kehidupan?


    6 min
  • 25-8-2025 - 具有暗昧的品格相對於具有基督的品格 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    以弗所書 5:8-10


    5:8 從前你們是暗昧的, 但如今在主裡面是光明的, 行事為人就當像光明的子女.

    5:9 光明所結的果子, 就是一切良善, 公義, 誠實.

    5:10 總要察驗何為主所喜悅的事.



    希斯•萊傑是一位澳大利亞演員,在電影《黑暗騎士》中飾演小丑。為了融入體會小丑這個角色,他將自己閉關了好幾個月。他閱讀了劇本,並手寫了一本日記,記錄了小丑的想法, 暴力圖片和可怕的句子。他自創了小丑獨特的恐怖聲音、笑聲和表情. 他透過觀看那些攪亂心靈的心理恐怖片來瞭解人類的陰暗面。最終成功地扮演了他的角色,但這卻讓他的心理狀態受到了影響,以至於在電影上映前自殺身亡。

    模仿或創造一個壞角色其實很容易。但要效法基督的品格則困難得多。作為一個有邪惡傾向的罪人,人類很容易適應被污染的事物。然而要效法基督的聖潔並不是一件容易的事,不是嗎?上帝的話語提醒我們人類的兩種狀況,即舊人和新人。舊人就是當某人在基督之外時他的生活就像在黑暗中行走。但當他已成為新人和已在基督裡面時, 他的生命就改變了。現在他被稱為“光明之子”。光明之子是指具有基督品格的人。具有基督品格的人有以下特點,第一,結出良善果子。這裡使用的詞是agatos,即已被基督更新的正確生活態度。第二,結出公義的果子。“公義”一詞源於希臘語“Dikaiosune”,意思為按照上帝的標準行事。第三,真理源於“Aletheia”,意思是誠實、現實、沒有隱藏, 真誠的、真實的、誠信正直的。一個具有基督品格的人必須具備這三種的特徴。


    你的生活是否仍然保留著舊有的品格,還是已經披上了基督的品格? 作為經歷過上帝偉大恩典的僕人,我們的生活應該反映出基督的品格。我們在教會的事工中或日常生活中展現善良、正義和誠實。你周圍的人怎麼看待你的生活? 他們對你的議論如何?上帝如何看待你的事奉和生活? 有些人的事奉令人欽佩,但他們的品格卻沒有反映出基督的品格。人們看見他們的生活對他們產生了厭惡的感覺,不再尊重,因為事實證明他們的品格還沒有改變。


    “具有基督的品格

    是事奉者的絕對特徵。”


    作 者:椰嘉達基督徒會堂當克朗堂會 - 古發啓牧師

    翻譯員:張賽瓊


    默想的問題:

    1. 你已經具有基督的品格了嗎?在哪些方面呢?

    2. 你生命中哪些方面需要改變?


    6 min
  • 25-8-2025 - Berkarakter Gelap Vs Berkarakter Kristus (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Efesus 5:8-10

    Penulis : Pdt. Faoziduhu Lahagu


    Saya pernah membuat sebuah postingan di media sosial saya (TikTok) tentang bagaimana Tuhan Yesus telah menanggung dosa-dosa kita. Banyak orang yang bukan Kristen memberikan komentar pada postingan tersebut. Salah satu komentar berbunyi: “Kalau Yesus sudah menanggung semua dosa kalian, berarti kalian bebas dong untuk berbuat dosa?” Ini adalah kekeliruan dalam memahami anugerah Tuhan.


    Kristus memberikan nyawa-Nya untuk menebus kita, bukan agar kita bebas berbuat dosa, melainkan agar kita benar-benar dibebaskan dari kuasa dosa. Firman Tuhan dalam 1 Yohanes 3:2 mengatakan bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya kelak, kita akan menjadi sama seperti Dia dalam karakter. Keserupaan kita dengan karakter Kristus akan disempurnakan ketika kita berada di surga. Di ayat selanjutnya, Firman Tuhan mengatakan: “setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.” Artinya, dalam perjalanan hidup kita di dunia ini, kita perlu menyucikan diri kita terus menerus, sampai nanti kita bertemu dengan Kristus di surga kekal. Inilah panggilan untuk orang-orang yang telah menerima anugerah keselamatan dari Tuhan. Kita menyucikan diri bukan supaya kita diselamatkan, tetapi karena kita telah menerima keselamatan itu. Ketika kita menyucikan diri, bukan berarti kita menjadi sempurna tanpa dosa. Tetapi secara progresif kita mau terus berjuang untuk mengalahkan dosa. Dalam proses penyucian ini, di satu sisi kita perlu bergantung pada anugerah Tuhan. Namun di sisi lain kita juga perlu berjuang sekuat tenaga kita. Yesus memerintahkan agar kita berjaga-jaga dan berdoa (Matius 26:41).


    Oleh sebab itu, marilah kita terus berjuang dan memohon kekuatan dari Tuhan agar kita dikuduskan oleh-Nya. Jika kita masih hidup di dalam dosa tertentu, mintalah kekuatan dari Tuhan untuk kita bisa terlepas dari dosa itu. Berjuanglah sekuat tenaga sambil terus mengandalkan Tuhan. Mungkin hasilnya tidak instan. Namun secara progresif kita akan dimampukan untuk menang atas dosa itu.


    “Tuhan tidak akan membiarkan anak-anak-Nya berbuat dosa dengan sukses” (Charles Spurgeon)


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Apakah anda selama ini memandang anugerah keselamatan sebagai izin untuk hidup semaunya, atau sebagai dorongan untuk hidup semakin serupa dengan Kristus?

    2. Dalam area mana anda masih terus bergumul melawan dosa, dan apakah anda sudah sungguh-sungguh berjuang sambil mengandalkan kekuatan dari Tuhan?


    6 min

About Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

From the publisher's feed

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian