Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

By Sinode Gereja Kristen JakartaReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian episodes

  • 19-8-2025 - 永恆國度的國民 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    腓立比書3:20


    3:20 我們卻是天上的國民.並且等候救主、就是主耶穌基督、從天上降臨。



    有一位印尼籍的男人去美國度假。抵達後,他走進一家麥當勞餐廳點了一份價值5.85美元的巨無霸。在等待他點的餐點時,他把巨無霸的價格換算成印尼盾。換算後他非常驚訝,它的價錢是九萬一千印尼盾。他心想, “好貴啊! 在印尼, 巨無霸的價格大概只有三萬七千盾”。這男人將他在美國的生活與印尼的生活聯結起來, 因為他是印尼國民。


    今天經文中神的話語說道,所有相信的人都是天上的國民。意思是我們在世上的生活,就像去美國度假的男人一樣。因此,我們在世上所作的一切,都應當把天上的文化和習慣連繫起來。這正是使徒保羅所做的。在主的恩典和幫助下,他向著永恆標竿直跑(14節)。他的生活指向天上的文化和習慣。 因此,使徒保羅勸勉腓立比會眾來效法他 (17節)。保羅的勸勉看似自我為中心。然而我們必須明白,保羅鼓勵他人來效法他的理由是因為保羅自己也效法基督。如果我們看之前的經文,保羅提到並使用了耶穌基督的榜樣 (腓立比書2:5-11)。這意味著正確生活的主要榜樣是基督。


    成為天國的國民是天父透過耶穌基督在十字架上的犧牲賜給我們的恩典。所以作為天國的國民,即便我們還活在這世上,我們必須按照天上的文化和習慣來生活. 天國國民的文化和習慣藉著基督的品格已完美的體現出來。我們必須與這世界不一樣. 在我們所作的一切都要遵崇天父。神必定幫助我們活出天國國民的樣式。


    “當我們醒悟這世界並不是我們的家時,

    我們將活出天國國民該有的樣式”

    (約翰.派博)


    作者 : 椰嘉達基督徒會堂巴冷佈道所 – 許道路牧師

    翻譯 : 鄭愛群


    默想的問題 :

    1. 你的生活方式是否體現了天國的文化,或是更多受到世俗價值的影響?

    2. 在哪方面你可以更好的效法基督的品格以便你的生命更真誠地尊崇天父 ?


    5 min
  • 19-8-2025 - Warga Kerajaan Kekal (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Filipi 3:20

    Penulis : Pdt. Rony Sitorus


    Seorang pria warga negara Indonesia sedang berlibur ke Amerika. Sesampainya di sana, ia masuk ke restoran McDonald's dan memesan menu Big Mac seharga 5,85 dolar. Sambil menunggu pesanannya, ia mengkonversi harga Big Mac tersebut ke dalam Rupiah. Ia terkejut karena setelah dikonversi, harganya mencapai Rp.91.000. Dalam hati, ia berkata, “Mahal sekali! Di Indonesia, harga Big Mac hanya sekitar Rp.37.000.” Pria ini menghubungkan kehidupannya di Amerika dengan Indonesia, karena dia adalah warga negara Indonesia.


    Firman Tuhan dalam nas hari ini mengatakan bahwa orang-orang percaya adalah warga kerajaan surga. Artinya kehidupan kita selama di dunia ini, hanya seperti pria yang sedang berkunjung ke Amerika. Maka segala sesuatu yang kita lakukan selama hidup di dunia ini, harusnya kita hubungkan dengan budaya dan kebiasaan surga. Hal inilah yang dilakukan oleh Rasul Paulus. Dalam anugerah dan pertolongan Tuhan, dia berlari-lari kepada tujuan kekal (ayat 14). Hidupnya diarahkan kepada budaya dan kebiasaan surga. Oleh sebab itu, rasul Paulus menasihatkan jemaat Filipi untuk mengikuti teladannya (ayat 17). Nasihat Paulus ini mungkin tampak seperti nasihat yang egosentris (berpusat pada diri sendiri). Namun kita harus memahami, alasan Paulus mendorong orang lain untuk mengikuti teladannya, adalah karena Paulus sendiri sedang meneladani Kristus. Jika kita melihat ayat-ayat sebelumnya, Paulus telah menyebut dan menggunakan teladan Yesus Kristus (Filipi 2:5-11). Artinya teladan utama dari kehidupan yang benar adalah Kristus.


    Menjadi warga kerajaan surga adalah anugerah yang diberikan oleh Bapa kepada kita melalui pengorbanan Kristus Yesus di atas kayu salib. Maka sebagai warga kerajaan surga, kita harus tetap hidup dengan budaya dan kebiasaan surga, walaupun kita masih tinggal di dunia. Budaya dan kebiasaan warga surga ditunjukkan secara sempurna melalui karakter Kristus. Maka dalam seluruh aspek kehidupan kita, biarlah kita terus meneladani karakter Kristus. Kita harus berbeda dengan dunia ini. Kita harus menghormati Bapa dalam hal apapun yang kita lakukan. Tuhan pasti menolong kita untuk hidup sebagai warga kerajaan surga.


    “Ketika kita menyadari bahwa dunia ini bukanlah rumah kita, maka kita akan hidup selayaknya warga kerajaan surga” (John Piper)


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Apakah gaya hidup anda selama ini mencerminkan budaya Kerajaan Surga, atau masih lebih dipengaruhi oleh nilai-nilai dunia?

    2. Dalam hal apa anda bisa lebih meneladani karakter Kristus agar hidup anda sungguh-sungguh menghormati Bapa di surga?


    5 min
  • 18-8-2025 - 祂永恆的愛,是出人意外的愛 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    羅馬書 5:8


    5:8 惟有基督在我們還作罪人的時候為我們死,

    神的愛就在此向我們顯明了。



    在名為“我本相”的書中,比利. 葛培理寫道: "當我爾後在天堂遇見主耶穌時, 我首先要問祂的是: 主啊,為什麼祢揀選我? 為什麼祢愛我?” 這提問反映了葛培理對上帝之愛的敬佩,何等驚嘆以及出人意外。


    愛一個良善且對我們有恩的人是合理的。然而, 上帝的愛卻不同。在羅馬書5章8節, 上帝的話說: 基督在我們還作罪人的時候為我們死。這就是出人意外的愛。聖經明確的指出世人都犯了罪 (羅馬書3:23)。罪的工價乃是死 (羅馬書6:23)。所指的死不僅僅是指肉體的死, 也指永遠的死亡。罪的後果是永遠的懲罰。因為世人都犯了罪,所以我們應當滅亡並接受永遠的刑罰。然而,因著祂偉大的愛,神選擇降世為人,取了奴僕的形象,成為人的樣式,並且捨命為了救贖我們。神所有本該指向我們的忿怒, 都被耶穌在十字架上擔當了。耶穌甘願承受神忿怒的杯使我們有罪的人得赦免,免受永遠的刑罰。這確實是出人意外的愛。


    當你聽到基督十字架的信息時,你有什麼感覺? 有許多基督徒無法深刻體會神的大愛。聽聞基督十字架經年的信息已為平常,然而那卻是最令人心激動的信息。因為祂的十字架, 我們得著赦免並從永遠的刑罰得拯救. 基督已用完全和永恆的愛來愛我們. 所以,讓我們來繼續不斷地努力愛主耶穌吧! 讓我們在生活的每一天彰顯出尊崇和高舉基督的生活形式。


    “如果萬軍之耶和華

    已賜予你祂那無價的愛,

    即祂的兒子,

    那麼你可以而且必須

    將你的整個生命以喜樂,

    完整、無條件地獻給祂”

    (提摩太.凱勒)


    作者 : 椰嘉達基督徒會堂巴冷佈道所 – 許道路牧師

    翻譯 : 鄭愛群


    默想的問題 :

    1. 當你默想基督的愛時,你的心是否仍然激動不已,或是十字架對你來說已經變成了一個平常而乏味的信息?

    2. 今天你將採取怎麼樣的生活態度來表達你對基督的愛和尊崇?


    6 min
  • 18-8-2025 - Kasih-Nya Kekal, Melampaui Akal (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Yakobus 1:2-4

    Penulis : G.I. Agnes Christina


    Seorang teman saya pernah bercerita, “Waktu aku kehilangan pekerjaan dan harus pulang ke rumah tanpa kepastian, rasanya hidup runtuh. Aku nangis, marah, dan merasa gagal. Tapi anehnya, di tengah semua itu, aku justru belajar bersandar pada Tuhan lebih dari sebelumnya.” Cerita itu begitu membekas. Badai hidup bisa datang kapan saja—lewat kehilangan, tekanan hidup, atau luka batin yang dalam.


    Dalam nas hari ini, kita diajak untuk melihat penderitaan dari kacamata iman. Ini bukan penghiburan kosong. Surat Yakobus ditulis kepada orang-orang percaya Yahudi yang tersebar dan hidup dalam penindasan—banyak dari mereka kehilangan rumah, pekerjaan, bahkan komunitas karena iman mereka kepada Kristus. Jadi, ketika Yakobus bilang “anggaplah sebagai kebahagiaan”, itu datang dari seorang gembala yang tahu betul rasanya hidup di tengah penderitaan. Yakobus tidak minta kita untuk pura-pura bahagia saat susah. Tapi dia mengajak Anda percaya bahwa penderitaan bukan tanda Tuhan meninggalkan, melainkan cara Tuhan membentuk. Ujian atas iman—kata Yakobus—akan melahirkan ketekunan. Dan ketika ketekunan itu matang, kita dibawa menuju kedewasaan rohani. Sebagai orang percaya, apalagi pelayan Tuhan, kita tidak dipanggil untuk hidup mulus tanpa gangguan. Kita dipanggil untuk bertumbuh lewat setiap badai, supaya apa yang kita beritakan kepada banyak orang juga jadi nyata dalam cara kita hidup.


    Dunia mengagumi kekuatan yang instan, tapi Tuhan menghargai karakter yang dibentuk perlahan. Dalam Alkitab, Tuhan justru sangat sabar membentuk orang-orang-Nya. Musa 40 tahun di padang gurun. Daud harus lari bertahun-tahun sebelum jadi raja. Pada akhirnya, Tuhan lebih menghargai proses yang pelan tapi dalam, karena Dia peduli bukan cuma hasil luar, tapi siapa kita menjadi di dalam. Tempat pembentukan itu sering kali bukan panggung. Tapi ruang-ruang tersembunyi: saat kita menangis sendiri, saat doa tidak dijawab, saat pelayanan terasa sepi, saat tidak ada yang lihat perjuangan kita. Badai kehidupan bukan gangguan dari rencana Tuhan, tapi bagian penting dari pelatihan karakter rohani. Jadi jika hari ini Anda sedang berada dalam tekanan, jangan putus asa. Tuhan sedang bekerja—bukan hanya memulihkan keadaan, tapi membentuk hati Anda agar makin menyerupai Kristus.


    “Tetaplah berdiri. Tetaplah setia. Bahkan saat pelayanan terasa berat dan iman mulai goyah, ingatlah: Tuhan sedang menguatkan langkahmu satu per satu.”


    Pertanyaan untuk Direnungkan:

    1. Jika badai yang Anda alami saat ini adalah 'ruang kelas' Tuhan untuk membentuk karakter Kristus dalam diri Anda, pelajaran khusus apa yang mungkin sedang Dia ajarkan—kesabaran, ketergantungan pada-Nya, atau penyerahan total?

    2. Dalam pergumulan ini, apakah lebih sering keluar dari mulut Anda: 'Tuhan, tolong hentikan ini!' atau 'Tuhan, tunjukkan apa yang harus ku ubah'? Mengapa anda menjawab itu? 


    5 min
  • 17-8-2025 - 永恒價值的事奉 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    詩篇 90:17


    90:17 願主我們神的榮美、歸於我們身上. 願祢堅立我們手所作的工. 我們手所作的工、願祢堅立。



    我讀國中八年級的時候,我被選為學校代表參加城市級的奧林匹克數學競賽. 當時,我的輔導老師告訴我,競賽的題目將來自七年級的教材。因此,我花了兩個月的時間來作準備,專注於七年級的教材。然而,在競賽期間,我非常驚訝,因為所有的考題是來自八年級的教材。我這兩個月所作的準備,在那天的奧林匹克競賽變成毫無價值。


    在生活中,有些人忙於作許多事,但其實他們所作的一切都沒有永恆的價值.他們所作的一切只為了在暫時世界的生活利益。在詩篇九十篇17節中,摩西禱告祈求上帝堅立他們手所作的工。摩西醒悟到終有一天人將無法再作手上的工作,因為人在世上的生命只是暫時的(10節)。因此,摩西祈求上帝即使他們在世上的生命會終結,但他們手所作的工仍有痕跡和意義,因為具有永恆價值。手所作的工不僅僅是涉及像祭司們所作的"屬靈"事工,但也包含了他們所作的一切工作,例如耕種,經商,飼養牲畜, 和其它的工作 (申命記14:29)。上帝的話語強調具有永恆價值的工作, 不僅僅和”屬靈”有關的事。在作任何的事情,只要我們專注於上帝,就具有永恆價值。我們所作的任何事情都是我們對上帝的服事。


    我們每一個人都有不同的職業; 有些人是企業家, 是工人, 是家庭主婦, 是學生, 是大學生, 是牧師, 是傳道, 等等。我們是否覺悟到我們可以在我們的職業中事奉上帝? 當我們誠實, 認真和懷著敬畏上帝的態度去作工, 那麼我們的工作將具有永恆的價值. 基督徒應當展現出良好的職業道德, 不是因為怕上司, 而是因為我們在工作中仰望神。無論我們做甚麼, 像是給主作的 (哥羅西書3:23). 這樣, 我們的工作就是具有永恆價值的事奉.


    “要擁有永恒價值的事奉,

    不一定要成為牧師

    但必須成為一盞明燈”


    作者 : 椰嘉達基督徒會堂巴冷佈道所 – 許道路牧師

    翻譯 : 鄭愛群


    默想的問題 :

    1. 你是否將你目前的事業或工作視為有永恆價值的事奉場所 ?

    2. 你是否要禱告祈求上帝堅立你手所作的工,使我們的工作具有永恆的價值 ?


    6 min
  • 17-8-2025 - Pelayanan Yang Bernilai Kekal (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Mazmur 90:17

    Penulis : Pdt. Rony Sitorus


    Ketika saya duduk di bangku kelas VIII SMP, saya terpilih sebagai utusan sekolah untuk mengikuti Olimpiade Matematika tingkat kota. Saat itu, guru pembimbing saya memberikan informasi bahwa soal-soal yang akan diujikan dalam olimpiade berasal dari materi kelas VII. Oleh karena itu, selama dua bulan saya mempersiapkan diri dengan fokus mempelajari materi kelas VII. Namun, saat pelaksanaan olimpiade, saya sangat terkejut karena seluruh soal yang diujikan ternyata berasal dari materi kelas VIII. Seluruh persiapan yang telah saya lakukan selama dua bulan, tidak bernilai untuk olimpiade hari itu.


    Dalam kehidupan ini, ada orang-orang yang sibuk mengerjakan banyak hal, namun ternyata hal yang mereka kerjakan tidak bernilai di kekekalan. Semua yang mereka kerjakan hanya untuk kepentingan hidup di dunia yang sementara ini. Dalam Mazmur 90:17, Musa berdoa agar Allah meneguhkan perbuatan tangan mereka. Musa menyadari bahwa suatu saat manusia tidak lagi bisa mengerjakan perbuatan tangannya, karena hidup manusia di dunia hanya sementara (ayat 10). Oleh sebab itu, Musa memohon kepada Tuhan agar sekalipun kehidupan mereka di dunia akan berakhir, tapi perbuatan tangan mereka tetap berbekas dan bermakna, karena bernilai untuk kekekalan. Perbuatan tangan disini tidak hanya pekerjaan yang menyangkut pelayanan “rohani” seperti yang dilakukan para imam, tapi ini juga mencakup seluruh pekerjaan yang mereka lakukan seperti bertani, berdagang, beternak, dan pekerjaan yang lainnya (bd. Ulangan 14:29). Firman Tuhan ini menegaskan bahwa pekerjaan yang dapat bernilai kekal, bukan hanya pekerjaan yang menyangkut hal-hal “rohani” saja. Pekerjaan apapun selama dilakukan dengan pandangan yang terarah kepada Tuhan, akan bernilai kekal. Pekerjaan apapun yang kita lakukan adalah pelayanan kita kepada Tuhan.


    Setiap kita memiliki profesi yang berbeda-beda; ada yang berprofesi sebagai pengusaha, pekerja, ibu rumah tangga, pelajar, mahasiswa, pendeta, penginjil, dan lain-lain. Apakah selama ini kita menyadari bahwa kita dapat melayani Tuhan di dalam profesi kita? Saat kita mengerjakan pekerjaan kita dengan jujur, dengan sungguh-sungguh dan dengan sikap yang menghormati Tuhan, maka pekerjaan kita akan bernilai kekal. Orang Kristen seharusnya menunjukkan etos kerja yang baik, bukan karena takut kepada atasan, tapi karena kita memandang Tuhan dalam pekerjaan kita. Apapun yang kita kerjakan, marilah kita mengerjakannya seperti untuk Tuhan (bd. Kolose 3:23). Dengan begitu, pekerjaan kita adalah pelayanan yang bernilai kekal.


    “Untuk memiliki pelayanan yang bernilai kekal, tidak harus menjadi pendeta tetapi harus menjadi pelita ”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Apakah anda melihat profesi atau pekerjaan anda saat ini sebagai tempat pelayanan yang bernilai kekal?

    2. Apakah anda mau berdoa agar Allah meneguhkan pekerjaan tangan anda, sehingga pekerjaan kita bernilai kekal?


    6 min
  • 16-8-2025 - 與上帝的應許一同向前邁進 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    使徒行傳 20:24


    20:24 我卻不以性命為念、也不看為寶貴、只要行完我的路程、成就我從主耶穌所領受的職事、證明神恩惠的福音。



    1555年, 一位名叫休.拉蒂默的傳教士和他的朋友尼古拉斯.里德利被綁在火刑柱上。他們當時因為在英國傳講基督的福音而被判死刑。拉蒂默在火焰中還高聲說道: “里德利, 歡喜快樂吧! 我們今天蒙上帝的恩典, 在英國點燃了一支永不熄滅的蠟燭.” 這句話震撼了世界。這些宣告在伊莉莎白一世女王時代應驗了, 證明他們的犧牲沒有徒然。為什麼有些人即使烈火就在眼前, 依然勇往直前呢? 因為他們知道, 這事工並非關於舒適的生活, 而是關乎永恆的應許。這也是保羅在使徒行傳第20章24節所表達的精神。他不被安逸舒適所束縛, 而是緊繫於使命。他的目標不僅僅是生存, 而是完成主耶穌所託付給他的使命。


    在我們今日的呼召中, 我們相信事奉不僅僅體現在教會裡的活躍事奉, 也體現在家庭裡, 職場上, 校園裡和社區裡的忠心生活。我們生活的方方面面都是事奉的領域。我們在事奉時,或許不會像拉蒂默那樣面臨真正的火焰,但是“生命之火”也可能以其他形式出現, 例如:疲憊、衝突、迷失方向,甚至是動力危機。當事工未能達到預期時, 我們很容易疑問: “我還要繼續下去嗎?” 但正是在這一刻,我們需要重新檢視祂的指引和應許。上帝未曾應許事奉是輕而易舉的, 但祂應許與我們同在。祂的應許不僅關乎最終的結果, 更關乎一路的陪伴。因此,堅定不移的事奉不是來自精神的力量,而是發自一顆始終與基督緊緊相連的心。那就是取之不盡、用之不竭、永恆的精神泉源。


    倘若今天你開始感覺自己失去了熱情, 不要急於逃避, 試著重新尋回你的目標. 坐下並靜下心來,捫心自問: “當我開始這項事工時, 上帝把什麼放在我心裡?” 然後, 在這周開始邁出一小步。也許是再次問候你曾疏遠的人, 也許是更懇切地為你的事工禱告, 或者只是簡單地說: “主啊, 我要繼續前行,因為祢仍與我同行.” 我們邁步前進不是為了尋求認可, 而是為了完成事工,因為呼召我們的那位已應許與我們同行, 直到永遠。

    “我們邁步前進不是為了尋求認可,

    而是為了完成事奉的使命。”


    作 者:椰嘉達基督徒會堂安貝拉堂會– 林玲玲傳道

    翻譯員:蔡立基


    默想的問題:

    1. 哪些 “生命之火” 最常考驗你在事奉中的毅力? 疲憊嗎? 衝突嗎? 徒勞感嗎?

    2. 如果上帝的同在是你今天事奉中唯一的保證,那麼在你所面臨的“火焰”中你可以採取哪些實際步驟來與祂更加緊密地聯繫在一起呢?


    6 min
  • 16-8-2025 - Melangkah Maju Bersama Janji-Nya (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Kisah Para Rasul 20:24

    Penulis : G.I. Agnes Christina


    Tahun 1555, seorang pengkhotbah bernama Hugh Latimer berdiri di tiang pembakaran bersama sahabatnya, Nicholas Ridley. Mereka dihukum mati karena memberitakan Injil Kristus di Inggris saat itu. Di tengah kobaran api, Latimer berkata dengan suara keras, “Bersukacitalah, Ridley! Hari ini, kita menyalakan lilin di Inggris yang—oleh anugerah Allah—tak akan pernah padam.” Kalimat itu mengguncang dunia. Kata-kata profetis ini menjadi kenyataan di era Ratu Elizabeth I, membuktikan bahwa pengorbanan mereka tidak sia-sia. Kenapa ada orang yang tetap melangkah maju, bahkan saat api menanti di depan mata? Karena mereka tahu pelayanan ini bukan soal hidup nyaman, tapi soal janji kekal. Itulah juga yang jadi semangat Paulus di Kisah Para Rasul 20:24. Ia tidak terikat pada kenyamanan, tapi pada misi. Tujuannya bukan sekadar bertahan, tapi menyelesaikan pelayanan yang Tuhan Yesus percayakan kepadanya.


    Dalam konteks panggilan kita hari ini, kita percaya bahwa pelayanan bukan cuma terlihat saat kita aktif di gereja—tapi juga saat kita hidup dengan setia di rumah, di tempat kerja, di kampus, dan di tengah masyarakat. Seluruh aspek hidup kita adalah ladang pelayanan. Di tengah pelayanan, kita mungkin tidak menghadapi api literal seperti Latimer, tapi “api kehidupan” bisa datang dalam bentuk lain: kelelahan, konflik, kehilangan arah, bahkan krisis motivasi. Saat pelayanan tidak seindah ekspektasi, kita mudah bertanya, “Masih mau lanjut tidak ya?” Tapi justru di momen itulah kita perlu melihat ulang arah dan janji-Nya. Tuhan tidak pernah janjikan pelayanan yang gampang, tapi Dia janji akan menyertai. Janji-Nya bukan cuma soal hasil akhir, tapi penyertaan setiap langkah. Maka, pelayanan yang teguh bukan berasal dari kekuatan mental, tapi dari hati yang terus melekat pada Kristus—sumber semangat yang tidak habis-habisnya (kekal).


    Hari ini, kalau Anda mulai merasa kehilangan nyala, jangan langsung cari pelarian—coba cari ulang arah tujuan. Duduk, diam, dan tanya: “Apa yang Tuhan pernah taruh di hatiku dulu waktu aku mulai pelayanan ini?” Lalu ambil satu langkah kecil minggu ini. Mungkin menyapa lagi yang sempat kamu jauhi, mendoakan pelayananmu dengan lebih sungguh, atau sekadar berkata: “Tuhan, aku mau lanjut karena Engkau masih berjalan bersamaku.” Kita melangkah bukan untuk mencari pengakuan, tapi untuk menyelesaikan. Karena yang memanggil kita, telah berjanji akan berjalan bersama kita—sampai akhir.


    “Kita melangkah bukan untuk mencari pengakuan, tapi untuk menyelesaikan.”


    Pertanyaan untuk Direnungkan:

    1. ‘Api kehidupan’ apa yang paling sering menguji ketekunanmu dalam pelayanan (kelelahan, konflik, rasa sia-sia, dll)?

    2. Jika penyertaan Tuhan adalah satu-satunya jaminan dalam pelayananmu hari ini, apa langkah praktis yang bisa kamu ambil untuk lebih melekat pada-Nya di tengah ‘kobaran api’ yang kamu hadapi?


    5 min
  • 15-8-2025 - 歇一歇!重新得力 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    馬可福音 6:31


    6:31 祂就說、你們來同我暗暗的到曠野地方去歇一歇.這是因為來往的人多、他們連喫飯也沒有工夫。


    從醫學角度來看,人類受造天生就需要休息。我們的身體有晝夜節律,即生理時鐘來支配我們何時睡眠、何時醒來,甚至何時進食和集中注意力。但現實情況是,我們許多人當中卻經歷失眠、睡眠不安,甚至醒來比入睡時更疲憊。為什麼會如此呢?其中一個原因是因為我們的大腦中不停歇地運作。我們希望一切都在掌控之中,包括快速完成任務,讓每個人都滿意,問題能迅速解決。然而,當現實不如預期時,身體就會發出“徹底疲憊”的訊號,身體透過頭疼、肌肉痠痛或無法解釋的焦慮症狀發聲。


    有趣的是, 馬可福音第6章31節中記載說: “當主耶穌邀請門徒們同祂到“曠野”(希臘語: erēmon topon), 祂不僅僅是提供身體上的休息。更是邀請他們透過與天父的親密關係, 體驗身心靈整全的醫治。正是在那安靜之處我們學會聆聽祂的聲音 (列王紀上19:12), 並放下那讓我們感覺必須掌控一切的“救世主綜合症”。其實, 當時他們的事工正處於繁忙中. 但主耶穌知道,疲憊的身心是無法被催逼的。恢復是事工本身的一部分。即使是全能的彌賽亞主耶穌,也曉得何時該停下來歇一歇。這不是在要我們逃避責任,而是要我們回歸到力量的中心,即與天父同在。有時候我們會想: “如果我休息了, 誰來做那些工作呢?” 但這或許顯示我們開始覺得自己就像救世主。


    上帝從來沒有要求我們取代祂的位置。試著捫心自問: “我的身體或內心發出些什麼訊號告訴我需要休息?” 也許你情緒開始不穩定且易怒,敬拜時內心感覺空虛,或者身體容易生病。這些並不代表你體質虛弱, 而是上帝愛憐的訊號。上帝不只關心你的事工, 也關心你的身體和心靈。休息並不是罪,而是信心的操練。當你停下來時, 你是在說: “主啊, 我相信祢掌管一切.” 主耶穌所謂的休息並非逃避現實, 而是一種神聖的策略。切記: 即使我們在睡覺, 上帝仍在做工! (創世記2:2-3) 當我們停下來時, 我們的信心會說: “世界不取決於我,而是取決於全能的祂.” 讓我們來到一個安靜的地方與祂相遇吧! 在那裡你不僅可以歇一歇,還可以重新武裝自己。

    “我們歇一歇不是因為要逃避工作抑或事工,

    而是為了尋見工作抑或事工的意義。”

    (提姆凱勒)


    作 者:椰嘉達基督徒會堂安貝拉堂會– 林玲玲傳道

    翻譯員:蔡立基


    默想的問題:

    1. 當你停下來時,對你來說最難交託給上帝的“工作 ” 抑或“責任”是什麼?

    2. 你的休息習慣如何反映 (抑或排斥) 你對上帝看顧保守的信任?


    6 min
  • 15-8-2025 - Beristirahatlah Agar Kuat Kembali (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Yakobus 1:2-4

    Penulis : G.I. Agnes Christina


    Seorang teman saya pernah bercerita, “Waktu aku kehilangan pekerjaan dan harus pulang ke rumah tanpa kepastian, rasanya hidup runtuh. Aku nangis, marah, dan merasa gagal. Tapi anehnya, di tengah semua itu, aku justru belajar bersandar pada Tuhan lebih dari sebelumnya.” Cerita itu begitu membekas. Badai hidup bisa datang kapan saja—lewat kehilangan, tekanan hidup, atau luka batin yang dalam.


    Dalam nas hari ini, kita diajak untuk melihat penderitaan dari kacamata iman. Ini bukan penghiburan kosong. Surat Yakobus ditulis kepada orang-orang percaya Yahudi yang tersebar dan hidup dalam penindasan—banyak dari mereka kehilangan rumah, pekerjaan, bahkan komunitas karena iman mereka kepada Kristus. Jadi, ketika Yakobus bilang “anggaplah sebagai kebahagiaan”, itu datang dari seorang gembala yang tahu betul rasanya hidup di tengah penderitaan. Yakobus tidak minta kita untuk pura-pura bahagia saat susah. Tapi dia mengajak Anda percaya bahwa penderitaan bukan tanda Tuhan meninggalkan, melainkan cara Tuhan membentuk. Ujian atas iman—kata Yakobus—akan melahirkan ketekunan. Dan ketika ketekunan itu matang, kita dibawa menuju kedewasaan rohani. Sebagai orang percaya, apalagi pelayan Tuhan, kita tidak dipanggil untuk hidup mulus tanpa gangguan. Kita dipanggil untuk bertumbuh lewat setiap badai, supaya apa yang kita beritakan kepada banyak orang juga jadi nyata dalam cara kita hidup.


    Dunia mengagumi kekuatan yang instan, tapi Tuhan menghargai karakter yang dibentuk perlahan. Dalam Alkitab, Tuhan justru sangat sabar membentuk orang-orang-Nya. Musa 40 tahun di padang gurun. Daud harus lari bertahun-tahun sebelum jadi raja. Pada akhirnya, Tuhan lebih menghargai proses yang pelan tapi dalam, karena Dia peduli bukan cuma hasil luar, tapi siapa kita menjadi di dalam. Tempat pembentukan itu sering kali bukan panggung. Tapi ruang-ruang tersembunyi: saat kita menangis sendiri, saat doa tidak dijawab, saat pelayanan terasa sepi, saat tidak ada yang lihat perjuangan kita. Badai kehidupan bukan gangguan dari rencana Tuhan, tapi bagian penting dari pelatihan karakter rohani. Jadi jika hari ini Anda sedang berada dalam tekanan, jangan putus asa. Tuhan sedang bekerja—bukan hanya memulihkan keadaan, tapi membentuk hati Anda agar makin menyerupai Kristus.


    “Tetaplah berdiri. Tetaplah setia. Bahkan saat pelayanan terasa berat dan iman mulai goyah, ingatlah: Tuhan sedang menguatkan langkahmu satu per satu.”


    Pertanyaan untuk Direnungkan:

    1. Jika badai yang Anda alami saat ini adalah 'ruang kelas' Tuhan untuk membentuk karakter Kristus dalam diri Anda, pelajaran khusus apa yang mungkin sedang Dia ajarkan—kesabaran, ketergantungan pada-Nya, atau penyerahan total?

    2. Dalam pergumulan ini, apakah lebih sering keluar dari mulut Anda: 'Tuhan, tolong hentikan ini!' atau 'Tuhan, tunjukkan apa yang harus ku ubah'? Mengapa anda menjawab itu? 


    5 min

About Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

From the publisher's feed

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian