
Sign up to save your podcasts
Or


哥林多前書 5:6下;加拉太書 6:1
哥林多前書 5:6下節 豈不知一點麵酵能使全團發起來麼。
加拉太書 6:1 弟兄們、若有人偶然被過犯所勝、你們屬靈的人、就當用溫柔的心、把他挽回過來.又當自己小心、恐怕也被引誘。
2015年,爆出一樁震驚世界體壇的重大醜聞,即俄羅斯運動員服用興奮劑。使用興奮劑是指運動員使用某些物質抑或方法,以非法和非自然方式來提升運動表現。多名俄羅斯運動員被發現服用興奮劑,更令人震驚的是,這個興奮劑體系是有組織的,涉及教練、隊醫,甚至高級官員。結果,整個俄羅斯國家隊被禁止參加包括奧運在內的多項國際賽事。諷刺的是,因幾個害群之馬,卻敗壞了整個國家在世上的聲譽。
有人在哥林多教會沒有掩飾他們的淫亂(哥林多前書5:1),但教會似乎對此有所容忍。結果,保羅不得不嚴厲地斥責了會眾。當他們目睹了罪惡的行為時,他們不但不會感到擔憂抑或採取任何行動,而是若無其事。於是,保羅表達了他堅定的主張:“一點麵酵能使全團發起來。” 這意味著,一種未處理的罪惡將會蔓延,逐漸影響思考模式, 接著形成了虛榮的寬容,最終浸蝕全體的聖潔。保羅並沒有出於痛恨去命令並懲罰他們, 而是想打破罪惡的鎖鏈來恢復正常秩序。保羅表明,對罪的責任不僅是犯罪人的責任, 也是群體的共同責任;不是論斷人,而是去恢復過來;不是遭受羞辱,而是為了得著拯救。
罪惡常被認為是個人私事,然而聖經表明,任何一種放任的罪,就會蔓延並腐蝕整個群體。一個健康的群體不會為了維持 “舒適和安寧” 掩飾罪惡,而會敢於充滿愛心地勸勉並引導那些誤入歧途的人走回正路。放任的罪惡會悄然滋長,最終將會摧毀許多事物。這猶如一小團麵酵,它雖然緩慢,但最終必然會使全團發起。因此不要漠視那些陷入罪孽的弟兄姊妹們。反而要用愛、溫柔和智慧來勸戒他們,因為當一個成員得到恢復時,基督的整個身體就得以堅強。
“任憑滋生的罪惡
始終會摧毀一個群體,
然而敢於勸戒的愛
則能拯救許多靈魂。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂阿迪亞沙佈道所 – 戴耐強傳道
翻譯員:蔡立基
需要思考的問題:
1. 你是否以愛的名義容忍自己抑或群體中的罪惡,但事實上它卻能削弱了我們共同 的聖潔?那是什麼罪?
2. 你是否已經成為一個為了他人的利益和上帝的榮耀而敢於用愛去勸戒的朋友?你的態度該是如何?
Nats Alkitab : 1 Korintus 5:6b; Galatia 6:1
Penulis : G.I. Daniel Kristiawan
Pada tahun 2015 terjadi suatu skandal besar yang mengguncang dunia olahraga, yakni skandal doping atlet Rusia. Doping adalah penggunaan zat atau metode tertentu oleh atlet untuk meningkatkan performa secara tidak sah dan tidak alami. Beberapa atlet Rusia tertangkap menggunakan doping, lebih mengejutkan lagi sistem doping ini terorganisir yang melibatkan pelatih, dokter tim, bahkan penjabat tinggi. Akibatnya, seluruh tim nasional Rusia dilarang mengikuti beberapa ajang internasional, termasuk Olimpiade. Beberapa orang yang berbuat salah, namun menghancurkan reputasi satu bangsa di dunia.
Di jemaat Korintus, ada seseorang yang hidup dalam dosa seksual terang-terangan (1 Kor. 5:1), tapi gereja seolah-olah membiarkannya. Sehingga Paulus dengan tegas menegur jemaat. Mereka tidak berdukacita atau bertindak ketika melihat perbuatan dosa, tapi justru bersikap seolah-olah tidak ada masalah. Paulus mengungkapkan ketegasannya: “Sedikit ragi mengkhamiri seluruh adonan.” Artinya, satu dosa yang tidak ditindak akan menyebar, mempengaruhi pola pikir, membentuk toleransi palsu dan pada akhirnya menggerogoti kekudusan bersama. Paulus tidak memerintahkan untuk menghukum karena benci, melainkan untuk memutuskan rantai dosa demi pemulihan. Paulus menunjukkan bahwa tanggung jawab terhadap dosa bukan hanya bagi orang yang melakukannya, tetapi juga tanggung jawab komunitas; bukan untuk menghakimi, tapi untuk memulihkan; bukan untuk dipermalukan, tapi untuk diselamatkan.
Dosa sering dianggap urusan pribadi, namun Alkitab menunjukkan bahwa satu dosa dibiarkan bisa menular dan merusak seluruh komunitas. Komunitas yang sehat bukanlah yang menutupi dosa demi menjaga ‘kenyamanan dan ketenangan’, tetapi berani menasihati dengan penuh kasih dan membimbing ke jalan yang benar mereka yang tersesat. Dosa yang dibiarkan akan tumbuh diam-diam dan akhirnya merusak banyak hal. Seperti ragi yang kecil dapat menyebar pelan tapi pasti, dan pada akhirnya mengubah seluruh adonan. Oleh karena itu jangan tutup mata terhadap saudara seiman yang jatuh dalam dosa. Tegurlah dengan kasih, kelemahlembutan dan hikmat, karena ketika satu anggota dipulihkan, seluruh tubuh Kristus pun dikuatkan.
“Dosa yang dibiarkan tumbuh diam-diam akan merusak komunitas, tapi kasih yang berani menegur dapat menyelamatkan banyak jiwa.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah Anda selama ini menoleransi dosa dalam diri sendiri atau komunitas dengan alasan kasih, padahal hal itu justru melemahkan kekudusan bersama? Dosa apakah itu?
2. Sudahkah Anda menjadi sahabat yang berani menegur dengan kasih demi kebaikan sesama dan kemuliaan Tuhan? Apa yang seharusnya menjadi sikap Anda?
以弗所書 4: 25
4:25 所以你們要棄絕謊言、各人與鄰舍說實話.因為我們是互相為肢體。
你在電視有看過牙膏廣告嗎?廣告中的演員微笑時,露出有如珍珠般潔白閃亮的牙齒。但實際上,並不是每個使用該牙膏的人都能擁有如此潔白燦爛的笑容。我們大多數人都曉得,這只不過是相機、燈光甚至電腦編輯的技巧。然而,這種廣告並非徹頭徹尾的謊言,但往往卻掩蓋了真相。與此同時,當我們與他人交往時,有的時候謊言也會不知不覺地脫口而出,然而卻造成了錯誤的印象。
以弗所書第4章提醒信徒們要脫去舊有的生活方式,並穿上在基督裡新造的新人。保羅在第25節中提及新生命的實際行動,即棄絕謊言,各人要與鄰舍說實話。這條命令不僅與個人態度有關,也與我們如何在基督的身體中保持健康的關係有關。保羅強調說我們是互為肢體的,猶如身體各個部位一樣,彼此依賴相顧。即使是最小的謊言也會破壞信任、削弱合一,並給屬靈群體帶來創傷。有趣的是,保羅在這節經文中並沒有說“不要欺哄上帝”,而是說“不要彼此說謊”。這強調了,即使是人與人之間的謊言, 在上帝眼中仍是極其嚴重的。甚至被看似無害的“小”謊言,也可能會成為教會衝突、猜疑或是分裂的根源。
為了維護自己的形象、避免衝突或博取同情,我們可能在日常生活中被誘使說了一些善意的謊言。上帝呼籲我們不僅在祂的面前誠誠實實地生活,而且對他人也要如此行。無論多小的謊言,它都會對信任和人際關係造成損害。誠實並不意味著完美,而是敢於敞開心扉,坦誠相待。一個雖然有侷限,但仍持守誠實的人,可總比看似很棒,卻建立在謊言之上的人來得好。
“誠實能增進信任並建立團結,
然而,謊言卻能
破壞人際關係並削弱團結。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂阿迪亞沙佈道所 – 戴耐強傳道
翻譯員:蔡立基
需要思考的問題:
1. 你是否覺得向上帝說誠實話比對別人容易得多呢?為什麼?
2. 你是否以誠實作為建立關係的基礎?如果還沒有的話,你會怎麼做呢?
Nats Alkitab : Efesus 4:25
Penulis : G.I. Daniel Kristiawan
Pernahkah Anda melihat iklan pasta gigi di televisi? Dalam iklan, sang aktor tersenyum dengan gigi putih berkilau seperti mutiara. Tapi kenyataannya, tidak semua orang yang pakai pasta gigi itu akan punya senyum seputih itu. Banyak dari kita tahu, itu hanya trik kamera, pencahayaan, dan mungkin editan komputer. Iklan seperti itu bukan kebohongan terang-terangan, tapi sering kali menyamarkan kebenaran. Begitu juga relasi kita dengan sesama, terkadang tanpa sadar kita tidak berdusta secara langsung, tapi membiarkan kesan palsu terbentuk.
Surat Efesus pasal 4 mengajak orang percaya untuk meninggalkan cara hidup lama dan mengenakan manusia baru yang telah diperbarui di dalam Kristus. Dalam ayat 25, Paulus menyebutkan satu tindakan praktis dari hidup baru itu: meninggalkan dusta dan berkata benar kepada sesama. Perintah ini bukan hanya tentang sikap pribadi, tapi juga tentang bagaimana kita menjaga hubungan yang sehat dalam tubuh Kristus. Paulus menekankan bahwa kita adalah sesama anggota, seperti bagian-bagian tubuh yang saling bergantung. Dusta sekecil apa pun merusak kepercayaan, melemahkan persatuan, dan menciptakan luka dalam komunitas rohani. Menariknya, Paulus tidak mengatakan “jangan berdusta kepada Tuhan” dalam ayat ini, tapi “seorang kepada yang lain.” Ini menegaskan bahwa dusta antar manusia pun serius di mata Allah. Bahkan kebohongan “kecil” yang dianggap tidak berbahaya bisa menjadi akar dari konflik, kecurigaan, atau perpecahan dalam gereja.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita mungkin tergoda untuk mengatakan hal-hal yang tidak sepenuhnya benar, demi menjaga citra, menghindari konflik, atau mendapatkan simpati. Tuhan memanggil kita untuk hidup jujur bukan hanya di hadapan-Nya, tapi juga terhadap sesama. Sekecil apa pun kebohongan, itu bisa melukai kepercayaan dan merusak hubungan. Kejujuran bukan soal sempurna, tapi soal keberanian membuka hati apa adanya. Lebih baik dikenal sebagai orang yang jujur dengan segala keterbatasan, daripada tampak hebat namun dibangun di atas kepalsuan.
“Kejujuran menumbuhkan kepercayaan dan membangun kesatuan, tapi kebohongan meretakkan hubungan dan memudarkan kebersamaan.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah Anda merasa lebih mudah berkata jujur kepada Tuhan daripada kepada sesama? Mengapa?
2. Sudahkan Anda menjadikan kejujuran sebagai dasar dalam membangun hubungan? Jika belum, apa yang Anda akan lakukan?
使徒行傳 5:1-3
5:1 有一個人、名叫亞拿尼亞、同他的妻子撒非喇、賣了田產。
5:2 把價銀私自留下幾分、他的妻子也知道、其餘的幾分、拿來放在使徒腳前。
5:3 彼得說、亞拿尼亞為甚麼撒但充滿了你的心、叫你欺哄聖靈、把田地的價銀私自留下幾分呢.
“沈默殺手“這一詞通常在醫學界裡用來描述那些初期無症狀,但卻會慢慢損壞身體健康,甚至最終會導致死亡的疾病。例如,高血壓、高膽固醇或者早期癌症往往都沒有甚麼感覺。一個人可能看似健健康康的、一副生龍活虎的模樣,甚至活潑開朗,其實疾病正在體內悄悄蔓延發展著。當它最後被診斷時,無奈為時已晚了。這種情況類似於隱而未現的罪。一個人從外表看似格外虔誠、有靈性,甚至積極參與事奉。然而,如果他的內心卻隱藏著虛偽抑或欺哄上帝的意念,這猶如一個扼殺他靈命的沈默殺手。
使徒行傳第5章中的亞拿尼亞和撒非喇的故事表明,當外表看似比真誠更重要時,那可是多麼的危險呀!他們想如同被聖靈充滿的巴拿巴那樣的靈命心甘情願地奉獻,然而不幸的是,他們竟敢以謊言來騙取名聲。其實,亞拿尼亞和撒非喇的過犯並不在於奉獻的金額,因為他們可以自主自由地奉獻,或多或少是不成問題的。然而,問題的關鍵是在於他們在上帝面前的偽裝演戲。他們之所以要欺哄是為了建立虔誠的自我形象,以便受到會眾的嘉許。故此,彼得嚴厲斥責他們的行為,說他們不是欺哄人,乃是欺哄聖靈 (第3-4節)。這個事件顯示了聖靈是神聖的,祂洞察人心,無法被欺哄的。他們其實並沒有被迫奉獻,然而,當他們選擇要奉獻時,上帝要的則是一顆真誠的心。
儘管偽裝在人類眼中似乎是‘微不足道’,也沒人把它放在眼裡,然而,在上帝面前,它則是一種對真理和聖潔的欺哄。因此,我們向別人所展示的虔誠形象並不能討上帝的悦納。其實,上帝根本不看我們奉獻多少,然而祂在乎的是當我們奉獻時的內心是有多真誠的。總之,上帝看人內心的真誠勝過外貌。
“讓我們每個行動
都發自一顆真誠的心,
而不是為了在人們眼中顯得正直。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂阿迪亞沙佈道所 – 戴耐強傳道
翻譯員:蔡立基
需要思考的問題:
1. 你的生活中是否還有哪些被掩蓋的領域,就如上帝沒看到它們一般?
2. 你是否更忙於建立屬靈上的形象,而不是真正地生活在真理和聖潔中?
Nats Alkitab : Kisah Para Rasul 5:1-3
Penulis : G.I. Daniel Kristiawan
Dalam dunia medis, istilah silent killer sering digunakan untuk menggambarkan penyakit yang tidak menunjukkan gejala di awal, namun perlahan merusak tubuh dan bisa berujung kematian. Hipertensi, kolesterol tinggi, atau kanker stadium awal sering kali tidak terasa. Seseorang bisa tampak sehat, aktif, bahkan ceria, padahal di dalam tubuhnya penyakit sedang berkembang diam-diam. Ketika akhirnya terdeteksi, semuanya sudah terlambat. Kondisi ini mirip dengan dosa tersembunyi. Dari luar seseorang bisa terlihat saleh, rohani, bahkan aktif dalam pelayanan. Namun jika hatinya menyimpan kepura-puraan atau keinginan untuk menipu Tuhan, itu seperti silent killer bagi kerohaniannya.
Kisah Ananias dan Safira di Kisah Para Rasul 5 memperlihatkan betapa bahayanya ketika penampilan luar dianggap lebih penting daripada ketulusan hati. Mereka ingin terlihat rohani seperti Barnabas yang telah memberi dengan tulus, namun sayangnya mereka melakukan dengan kebohongan. Kesalahan Ananias dan Safira bukan terletak pada jumlah yang diberikan, sebab mereka bebas untuk memberi sebagian, sepenuhnya atau bahkan tidak sama sekali. Titik permasalahannya ialah kepura-puraan mereka di hadapan Allah. Mereka berdusta untuk membangun citra diri yang saleh, supaya dipandang baik oleh jemaat. Petrus dengan tajam menegur perilaku mereka, bahwa mereka tidak berdusta kepada manusia, melainkan kepada Roh Kudus (ay. 3-4). Kisah ini menunjukkan bahwa Roh Kudus adalah Pribadi yang kudus, yang mengenal isi hati dan tidak bisa ditipu. Mereka tidak dipaksa untuk memberi, tetapi ketika mereka memilih untuk memberi, Tuhan menuntut sebuah ketulusan.
Kepura-puraan meskipun tampak ‘sepele’ di mata manusia, tetapi di hadapan Allah, itu adalah bentuk pendustaan terhadap kebenaran dan kekudusan. Allah tidak terkesan oleh citra saleh yang kita tampilkan di depan orang lain. Tuhan tidak melihat seberapa besar yang kita beri, tapi seberapa murni hati saat memberi. Tuhan lebih menghargai kejujuran hati dibandingkan penampilan lahiriah.
“Biar lah setiap tindakan kita lahir dari hati yang benar, bukan demi terlihat benar di mata manusia.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Adakah bagian dalam hidup Anda yang masih Anda tutupi, seolah Tuhan tidak melihatnya?
2. Apakah Anda lebih sibuk membangun citra rohani daripada sungguh-sungguh hidup dalam kebenaran dan kekudusan?
但以理書 5:31; 6:1-5
5:31 瑪代人大利烏、年六十二歲、取了迦勒底國。
6:1 大利烏隨心所願、立一百二十個總督、治理通國。
6:2 又在他們以上立總長三人、(但以理在其中)使總督在他們三人面前回覆事務、免得王受虧損。
6:3 因這但以理有美好的靈性、所以顯然超乎其餘的總長和總督、王又想立他治理通國。
6:4 那時總長和總督, 尋找但以理誤國的把柄、為要參他.只是找不著他的錯誤過失、因他忠心辦事、毫無錯誤過失。
6:5 那些人便說、我們要找參這但以理的把柄、除非在他神的律法中就尋不著。
詩篇作者曾在上帝面前獻上自我反省的禱告; 求上帝鑒察、試煉他的心思意念, 求神引導他的人生道路(詩篇139:23-24)。目的是要成為一個有誠信的人或成為一個更真實的人。一個人的誠信和真實性常常在他獨處時受到考驗,那時沒有人看見或監視他.這種情況是考驗一個人的誠信和真實性的最佳情況,因為他可以自由行動,並且不覺得有義務在別人面前對自己的生活負責。至今你的誠信和真實性又如何?
在今天的經文中,我們記錄了但以理的人生經歷。他為人正直,是大利烏王最信任的人,且是品學兼優。他有美好的靈性或超凡的智慧,忠誠,負責任的完成每一項任務,以致人們開始嫉妒但以理,並試圖找出他的把柄缺失,以便可以指控他 (但以理書 6:3-4)。他是一個誠信、真實、始終如一的人,包括在他屬靈的事上(第5節)。在任何情況下,他都殷勤地禱告並讚美上帝(第10-13節)。甚至他的生活見證對大利鳥王產生了積極的影響。大利鳥王確信但以理的上帝能夠將但以理從獅子坑的懲罰中解救出來(第16節)。
在你的日常生活中,是否仍然有但以理所展示的誠信和真實? 讓我們不斷地學習但以理的榜樣,他是一個因與上帝的關係而變得有智慧的人; 一個對工作忠心和負責任的人; 一個在生活和禱告中執著專心、始終如一的人。
“誠信和自我真實性
是與上帝有緊密關係
而直接生成的。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂慕哇拉卡朗堂會-彭衛國牧師
翻譯員:張賽瓊
需要思考的問題:
1. 但以理一生中最重要的教導是什麼?
2. 迄今為止,你是如何與上帝建立關係?
Nats Alkitab : Daniel 6:1-6
Penulis : Pdt. Peter Samsudin
Pemazmur pernah memanjatkan suatu doa yang bersifat introspeksi diri di hadapan Allah agar Allah menyelidiki, menguji hati dan pikirannya dan memohon Tuhan menuntun hidupnya. (Mazmur 139: 23-24). Tujuannya agar bisa menjadi seorang yang berintegritas atau menjadi seorang yang semakin autentik. Integritas dan keautentikan diri seseorang sering kali teruji saat ia sedang dalam keadaan sendiri, tidak ada yang melihat atau memantaunya. Kondisi itu adalah kondisi terbaik untuk menguji integritas dan keautentikan diri karena dia bebas bertindak dan tidak merasa wajib untuk mempertanggung-jawabkan hidupnya di hadapan orang lain. Bagaimana integritas dan keautentikan dirimu selama ini?
Dalam nas hari ini, mencatat pengalaman hidup Daniel. Ia adalah seorang yang sangat berintegritas, seorang kepercayaan raja Darius, yang mempunyai segala kualitas yang terbaik. Dia punya roh atau hikmat yang luar biasa, setia, bertanggung jawab dalam melaksanakan setiap tugasnya dengan baik hingga orang-orang menjadi iri hati dengan Daniel, dan mereka berusaha mencari kesalahannya agar bisa mendakwanya (Dan 6: 4-5). Ia adalah seorang yang berintegritas, autentik, konsisten dalam hidupnya termasuk dalam hal kerohaniannya (Dan 6:6). Dalam segala situasi ia tekun berdoa dan memuji Allah (ay 11-14). Kesaksian hidupnya bahkan mempengaruhi raja Darius secara positif. Darius yakin bahwa Allah Daniel sanggup melepaskan Daniel dari hukuman gua singa (ay 17).
Dalam keseharian hidupmu apakah tetap punya integritas dan keautentikan diri seperti yang dicontohkan Daniel? Mari kita terus belajar dari teladan Daniel yakni seorang yang berhikmat karena relasinya dengan Tuhan; seorang yang setia dan bertanggung jawab dalam bekerja: seorang yang tekun, konsisten dalam hidup dan doa-doanya.
Integritas dan keautentikan diri adalah produk langsung dari relasi yang intensif dengan Tuhan.
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah pelajaran yang terpenting dari hidup Daniel?
2. Bagaimana Anda membangun hubungan dengan Tuhan selama ini?
馬太福音 7:12-14
7:12 所以無論何事、你們願意人怎樣待你們、你們也要怎樣待人.因為這就是律法和先知的道理。
7:13 你們要進窄門.因為引到滅亡、那門是寬的、路是大的、進去的人也多。
7:14 引到永生、那門是窄的、路是小的、找著的人也少。
加爾文著名教義其中之一的是: “聖徒的堅忍”。這一教義強調那些得到上帝恩典的人雖然面臨許多挑戰和罪惡的誘惑也將在信心裡堅持到底. 他們內心深處熱愛並渴慕上帝的誡命律法,並充滿熱情地不斷事奉上帝。已顯明祂恩典的上帝將繼續不斷地引導和完善他們的生命,直到他們得到基督為祂的兒女們所預備的榮耀。
信徒將繼續不斷接受成聖的塑造過程,以便他們變得越來越精純和真實,更像基督的品格。確實必須行經通往永生的屬靈紀律的路程,儘管這條路很窄,而且沒有多少人願意走上這條路(馬太福音5:14). 耶穌教導了一個簡單而深刻的原則即“黃金法則” (馬太福音7:12) “如果你想要被善待,那麼要先善待他人。如果你想要被愛,先學會去愛他人。如果想要被尊重,首先要會尊重別人.” 這一切的基礎就是要愛人如己 (馬太福音22:39)。當人們理解並實踐這一原則時,人與人之間就會建立良好的關係。
這容易做到嗎? 從人類本性來說,這真的很難並且需要認真努力。然而, 我們能做得到。因為上帝的恩典繼續不斷地幫助我們。
“基督徒可以堅持努力守紀律
追求更像基督的真實品格
這是因為有上帝的恩典。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂慕哇拉卡朗堂會 - 彭衛國牧師
翻譯員:張賽瓊
需要思考的問題:
1. 你對要變得更像基督有多認真?
2. 什麼事情常常使你難以依靠上帝過活?
Nats Alkitab : Matius 7:12-14
Penulis : Pdt. Peter Samsudin
Salah satu pokok ajaran Calvinis yang terkenal adalah ketekunan orang-orang kudus (Perseverance of the Saints). Ajaran ini menekankan bahwa mereka yang telah menerima anugerah Allah akan tetap bertahan dalam iman, meskipun menghadapi banyak tantangan dan godaan dosa. Dalam diri mereka terdapat kasih dan kerinduan akan hukum-hukum Allah, serta semangat untuk terus melayani-Nya. Allah yang telah menyatakan anugerah-Nya akan terus memimpin dan menyempurnakan hidup mereka sampai mereka mencapai kemuliaan yang disediakan Kristus bagi anak-anak-Nya.
Orang percaya akan terus diproses dalam pengudusan, agar semakin murni dan autentik menyerupai karakter Kristus. Disiplin rohani menuju hidup kekal memang harus dijalani, meskipun jalan itu sempit dan tidak banyak orang yang bersedia menempuhnya (Mat. 5:14). Yesus mengajarkan prinsip yang sederhana namun dalam, yaitu “Golden Rule” (Mat. 7:12): jika ingin diperlakukan dengan baik, mulailah memperlakukan orang lain dengan baik lebih dahulu. Jika ingin dikasihi, belajarlah mengasihi lebih dulu. Jika ingin dihargai, hargailah orang lain terlebih dahulu. Dasar dari semua itu adalah kasih kepada sesama seperti mengasihi diri sendiri (Mat. 22:39). Ketika prinsip ini dipahami dan dijalani, relasi antar sesama akan terjalin dengan baik.
Apakah mudah melakukannya? Secara natur manusia, hal ini memang sulit dan memerlukan usaha yang sungguh-sungguh. Namun, kita dapat melakukannya karena anugerah Allah yang terus memampukan kita.
Orang-orang Kristen bisa bertekun (berdisiplin) menuju keautentikan (karakter) yang serupa Kristus karena ada anugerah Tuhan.
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Bagaimana keseriusan Anda dalam menjadi serupa dengan Kristus?
2. Apa yang sering kali membuat Anda sulit hidup mengandalkan Tuhan?
From the publisher's feed