
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : Matius 19:16-26
Penulis : Pdt. Peter Samsudin
Dalam mencapai tujuan dan keberhasilan hidup—baik di dunia ini maupun dalam kekekalan—ada berbagai faktor yang turut menentukan. Kegagalan sering terjadi karena seseorang tidak mampu atau tidak bersedia mengambil keputusan yang tepat. Bisa juga disebabkan oleh strategi yang keliru atau ketidakmampuan dalam menghadapi tantangan hidup yang kompleks. Hambatan dari luar, seperti persaingan dan tekanan sosial, turut menjadi faktor. Namun, yang paling menentukan justru faktor internal: rasa tidak percaya diri, sikap inferior, atau kurangnya keahlian dalam bidang yang digeluti. Oleh karena itu, keberhasilan menuntut kebijaksanaan, keterampilan, dan respons yang tepat terhadap tantangan, baik dari dalam maupun luar diri.
a
Nas hari ini menyoroti hambatan utama dalam mengikuti Yesus secara total: keterikatan pada hal duniawi. Seorang pemuda kaya datang kepada Yesus dengan keinginan yang baik, yaitu memperoleh hidup yang kekal (Matius 19:16). Keinginannya rohani, dan statusnya sebagai orang kaya pun bukanlah dosa. Ia memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Namun, Yesus mengujinya dengan meminta ia menjual seluruh hartanya dan memberikannya kepada orang miskin (ay. 21). Ujian itu mengungkap keterikatan terdalamnya: hatinya masih dikuasai oleh harta. Akibatnya, ia mundur dengan sedih, gagal melewati ujian, dan tidak benar-benar mengikuti Yesus.
Pelajaran penting bagi kita: apakah kita benar-benar serius mengikuti Yesus? Sudahkah kita lulus dalam ujian-ujian iman? Yesus, dalam kasih-Nya, tidak segan menguji kita bahkan dengan harga yang mahal. Namun, tujuan-Nya jelas: membebaskan kita dari segala belenggu yang menghalangi penyerahan diri yang utuh kepada-Nya. Maka marilah kita memeriksa hati dan memperbarui komitmen untuk mengikuti Dia dengan sepenuh hati.
Kemerdekaan yang sejati dari segala belenggu apa pun menuntut harga yang sangat tinggi.
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah ada hal yang masih membelenggu hidupmu? Apakah itu?
2. Mengapa harta milik atau uang memiliki daya belenggu yang dahsyat pada seseorang?
Nats Alkitab : Lukas 18:9-14
Penulis : Pdt. Peter Samsudin
Keautentikan seseorang tercermin dari sikap yang penuh integritas dalam segala situasi, termasuk saat ia berada seorang diri. Di depan umum, banyak orang cenderung membangun pencitraan demi diterima, dihargai, dan dianggap baik. Namun, penyerahan diri yang sejati bukanlah hasil dari pencitraan. Mengapa banyak orang lebih mengutamakan pencitraan dibandingkan integritas? Bagaimana sikap yang Yesus kehendaki dari setiap orang percaya, termasuk para pemimpin rohani?
Nas hari ini menyoroti kehidupan orang Farisi dan ahli Taurat yang lebih mementingkan tampilan lahiriah mereka di hadapan publik. Mereka kesulitan melihat kekurangan diri sendiri karena terbiasa merasa benar. Sikap ini membuat mereka cenderung merendahkan orang lain, sebagaimana terlihat dari doa yang mereka panjatkan di Bait Allah. Yesus menolak sikap hati semacam itu, dan sebaliknya justru menerima doa pemungut cukai yang datang dengan kerendahan hati dan penyesalan. Yesus menegaskan bahwa doa pemungut cukai-lah yang didengar oleh Allah dan hidupnya dibenarkan di hadapan-Nya (Lukas 18:14).
Mari kita jujur menilai diri: apakah kita lebih menyerupai orang Farisi atau pemungut cukai? Kiranya kita dapat mengenali kondisi hati kita dengan benar dan belajar meneladani sikap pemungut cukai—sikap yang penuh penyerahan diri, murni, dan tanpa kepura-puraan. Ia sadar akan keberdosaannya dan sepenuhnya bergantung pada anugerah Tuhan.
Penyerahan diri yang total terjadi karena sadar diri sebagai orang berdosa dan perlu anugerah Yesus Kristus.
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apa sebabnya manusia cenderung hidup dengan pencitraan dibanding dengan sikap berintegritas?
2. Bagaimana Anda mengatasi kesombongan diri dalam hidupmu?
路加福音 18:9-14
18:9 耶穌向那些仗著自己是義人、藐視別人的、設一個比喻、
18:10 說、有兩個人上殿裡去禱告.一個是法利賽人、一個是稅吏。
18:11 法利賽人站著、自言自語的禱告說、神阿、我感謝你、我不像別人、勒索、不義、姦淫、也不像這個稅吏。
18:12 我一個禮拜禁食兩次、凡我所得的、都捐上十分之一。
18:13 那稅吏遠遠的站著、連舉目望天也不敢、只捶著胸說, 神阿, 開恩可憐我這個罪人
18:14 我告訴你們、這人回家去、比那人倒算為義了. 因為凡自高的、必降為卑. 自卑的、必升為高。
一個人的真實性可在於任何情況下他充滿誠信的態度時體現出來, 包括他獨自一人時。在公眾場合,許多人傾向于樹立自己的形象,以便被接受、被欣賞和被認為優秀。然而,真正的降服並不是因形象而產生的。為什麼許多人重視形象而不是誠信?耶穌希望每個信徒, 包括屬靈領袖們應有怎樣的態度?
今天的經文凸顯了法利賽人和文士的生活,他們更著重自己在公眾面前的外表形象。他們不容易看到自己的缺點,因為他們習慣性地總認為自己凡事都是對的。這種態度使他們傾向於看不起別人,從他們在聖殿裡所做的禱告就可以看出來。耶穌拒絕這種態度,卻接受了稅吏帶著謙卑和痛悔的禱告。耶穌強調了稅吏的禱告是蒙上帝垂聽的, 他的生命在上帝面前被稱為義(路加福音 18:14)。
讓我們誠實地評估自己:我們更像法利賽人還是稅吏呢? 但願我們都能正確曉得自己內心的光景並學習效法稅吏的態度,完全降服、純潔、不虛偽。他意識到自己的罪孽且完全信靠上帝的恩典。
“全然的降服是因為
意識到自己是一個罪人,
和需要耶穌基督的恩典。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂慕哇拉卡朗堂會-彭衛國牧師
翻譯員:張賽瓊
需要思考的問題:
1. 為什麼人類傾向於以形象而不是以誠信的態度去生活?
2. 生活中你如何克服自我的傲慢?
馬太福音 7:12-14
7:12 所以無論何事、你們願意人怎樣待你們、你們也要怎樣待人.因為這就是律法和先知的道理。
7:13 你們要進窄門.因為引到滅亡、那門是寬的、路是大的、進去的人也多。
7:14 引到永生、那門是窄的、路是小的、找著的人也少。
加爾文著名教義其中之一的是: “聖徒的堅忍”。這一教義強調那些得到上帝恩典的人雖然面臨許多挑戰和罪惡的誘惑也將在信心裡堅持到底. 他們內心深處熱愛並渴慕上帝的誡命律法,並充滿熱情地不斷事奉上帝。已顯明祂恩典的上帝將繼續不斷地引導和完善他們的生命,直到他們得到基督為祂的兒女們所預備的榮耀。
信徒將繼續不斷接受成聖的塑造過程,以便他們變得越來越精純和真實,更像基督的品格。確實必須行經通往永生的屬靈紀律的路程,儘管這條路很窄,而且沒有多少人願意走上這條路(馬太福音5:14). 耶穌教導了一個簡單而深刻的原則即“黃金法則” (馬太福音7:12) “如果你想要被善待,那麼要先善待他人。如果你想要被愛,先學會去愛他人。如果想要被尊重,首先要會尊重別人.” 這一切的基礎就是要愛人如己 (馬太福音22:39)。當人們理解並實踐這一原則時,人與人之間就會建立良好的關係。
這容易做到嗎? 從人類本性來說,這真的很難並且需要認真努力。然而, 我們能做得到。因為上帝的恩典繼續不斷地幫助我們。
“基督徒可以堅持努力守紀律
追求更像基督的真實品格
這是因為有上帝的恩典。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂慕哇拉卡朗堂會 - 彭衛國牧師
翻譯員:張賽瓊
需要思考的問題:
1. 你對要變得更像基督有多認真?
2. 什麼事情常常使你難以依靠上帝過活?
Nats Alkitab : Matius 7:12-14
Penulis : Pdt. Peter Samsudin
Salah satu pokok ajaran Calvinis yang terkenal adalah ketekunan orang-orang kudus (Perseverance of the Saints). Ajaran ini menekankan bahwa mereka yang telah menerima anugerah Allah akan tetap bertahan dalam iman, meskipun menghadapi banyak tantangan dan godaan dosa. Dalam diri mereka terdapat kasih dan kerinduan akan hukum-hukum Allah, serta semangat untuk terus melayani-Nya. Allah yang telah menyatakan anugerah-Nya akan terus memimpin dan menyempurnakan hidup mereka sampai mereka mencapai kemuliaan yang disediakan Kristus bagi anak-anak-Nya.
Orang percaya akan terus diproses dalam pengudusan, agar semakin murni dan autentik menyerupai karakter Kristus. Disiplin rohani menuju hidup kekal memang harus dijalani, meskipun jalan itu sempit dan tidak banyak orang yang bersedia menempuhnya (Mat. 5:14). Yesus mengajarkan prinsip yang sederhana namun dalam, yaitu “Golden Rule” (Mat. 7:12): jika ingin diperlakukan dengan baik, mulailah memperlakukan orang lain dengan baik lebih dahulu. Jika ingin dikasihi, belajarlah mengasihi lebih dulu. Jika ingin dihargai, hargailah orang lain terlebih dahulu. Dasar dari semua itu adalah kasih kepada sesama seperti mengasihi diri sendiri (Mat. 22:39). Ketika prinsip ini dipahami dan dijalani, relasi antar sesama akan terjalin dengan baik.
Apakah mudah melakukannya? Secara natur manusia, hal ini memang sulit dan memerlukan usaha yang sungguh-sungguh. Namun, kita dapat melakukannya karena anugerah Allah yang terus memampukan kita.
Orang-orang Kristen bisa bertekun (berdisiplin) menuju keautentikan (karakter) yang serupa Kristus karena ada anugerah Tuhan.
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Bagaimana keseriusan Anda dalam menjadi serupa dengan Kristus?
2. Apa yang sering kali membuat Anda sulit hidup mengandalkan Tuhan?
馬太福音 5:17-20
5:17 莫想我來要廢掉律法和先知.我來不是要廢掉、乃是要成全。
5:18 我實在告訴你們, 就是到天地都廢去了、律法的一點一畫也不能廢去、都要成全.
5:19 所以無論何人廢掉這誡命中最小的一條,又教訓人這樣作, 他在天國要稱為最小的. 但無論何人遵行這誡命、又教訓人遵行、他在天國要稱為大的。
5:20 我告訴你們、你們的義、若不勝於文士和法利賽人的義、斷不能進天國。
美國有一位著名的醫生和作家,名叫迪派克•喬普拉(Deepak Chopra) 。他寫了一本與基督教書籍書名相似的書,名為《第三個耶穌》。在他的書中,他引用了許多聖經經文,但卻用新時代的理解和教義來解釋,而這實際上與聖經的真理相悖。看起來相似的其內容不一定都是真實的。因此,基督徒需要操練自己不要輕易被看似屬靈但卻與真正的真理悖離的事物所愚弄。
耶穌在祂的教導中強調了神話語的絕對性和永恆性。祂對屬靈標準有極高的要求,尤其是對那些宗教領袖,以便他們的生活能夠真正體現出屬靈的質量來(馬太福音 5:17-20)。對耶穌來說,門徒的生活必須具有真正的重量和質量。不讓他們的生活變得像文士和法利賽人一樣死板及嚴格遵行宗教規則, 卻失去了真正屬靈的本質,那就是與上帝和與他人的親密關係 (馬太福音5:20)。
你的生活又如何? 基於神的話語你的靈性已有多深? 不建立在神的真實話語基礎上的靈性將會失去其生命的真正意義和方向。用神的話語建立我們靈性的基礎而不是僅僅成為熟記背誦或裝飾生命的經文,卻要作為塑造我們整個生命的根基。
“沒有真正靈性的生活
是虛假的生活。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂慕哇拉卡朗堂會- 彭衛國牧師
翻譯員:張賽瓊
需要思考的問題:
1. 到目前為止,你是如何建立自己的靈性生活?
2. 為什麼上帝的話語和靈性如此緊密相關?
Nats Alkitab : Kolose 3:1-4
Penulis : G.I. Rinna
Ada pepatah yang mengatakan, "Mengendalikan pikiran lebih sulit daripada menaklukkan kerajaan." Ini menggambarkan betapa sulitnya menguasai diri, terutama dalam mengendalikan pikiran. Sering kali, kita terjebak dalam kekhawatiran, ketakutan, dan kecemasan, yang membuat hidup terasa berat dan tidak bebas. Pikiran yang tidak terkendali dapat melemahkan iman kita dan menjauhkan kita dari sukacita sejati dalam Kristus.
Rasul Paulus mengingatkan kita dalam Kolose 3:2, "Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi." Artinya, kita tidak boleh terus-menerus terisap dalam pikiran duniawi yang membebani, tetapi harus mengarahkan pikiran kita kepada Kristus dan janji-janji-Nya. Percayalah, ketika kita memusatkan pikiran pada hal-hal rohani, niscaya hati kita akan dipenuhi damai dan pengharapan. Dallas Willard dalam bukunya Renovasi Hati mengatakan, “Kebebasan tertinggi yang kita miliki adalah memilih apa yang kita izinkan untuk kita pikirkan.” Ini berarti sesungguhnya kita memiliki kendali atas apa yang mengisi pikiran kita. Daripada membiarkan pikiran negatif menguasai, kita harus menyerahkannya kepada Tuhan dan menggantinya dengan kebenaran firman-Nya. Pikiran yang diperbarui oleh firman Tuhan akan membentuk karakter kita dan membawa kita tumbuh semakin serupa dengan Kristus.
Menaklukkan pikiran bagi Kristus berarti senantiasa mengarahkan hati dan pikiran kepada-Nya setiap hari. Dengan bertekun dalam doa dan firman Tuhan, kita akan semakin mampu berpikir seperti Kristus dan hidup dalam kemenangan iman. Mari kita memohon agar Kristus menguasai pikiran kita dan mengarahkannya kepada kebenaran dan kebaikan-Nya, sehingga hidup kita menjadi terang bagi orang lain.
"Pikiran penuh perkara dunia, pikiran pun penuh pergumulan."
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Pikiran apa yang sering kali menguasai diriku, dan bagaimana aku bisa lebih mengarahkannya kepada Kristus?
2. Langkah konkret apa yang bisa aku lakukan hari ini untuk menggantikan pikiran negatif dengan kebenaran firman Tuhan?
耶利米書 7:1-15
7:1 耶和華的話臨到耶利米、說、
7:2 你當站在耶和華殿的門口、在那裡宣傳這話、說你們進這些門敬拜耶和華的一切猶大人、當聽耶和華的話。
7:3 萬軍之耶和華以色列的神如此說、你們改正行動作為我就使你們在這地方仍然居住。
7:4 你們不要倚靠虛謊的話、說、這些是耶和華的殿、是耶和華的殿、是耶和華的殿。
7:5 你們若實在改正行動作為、在人和鄰舍中間誠然施行公平.
7:6 不欺壓寄居的、和孤兒寡婦、在這地方不流無辜人的血、也不隨從別神陷害自己.
7:7 我就使你們在這地方仍然居住、就是我古時所賜給你們列祖的地、直到永遠。
7:8 看哪、你們倚靠虛謊無益的話。
7:9 你們偷盜、殺害、姦淫、起假誓、向巴力燒香、並隨從素不認識的別神.
7:10 且來到這稱為我名下的殿、在我面前敬拜、又說、我們可以自由了.你們這樣的舉動、是要行那些可憎的事麼。
7:11 這稱為我名下的殿、在你們眼中、豈可看為賊窩麼.我都看見了.這是耶和華說的。
7:12 你們且往示羅去、就是我先前立為我名的居所、察看我因這百姓以色列的罪惡、向那地所行的如何。
7:13 耶和華說、現在因你們行了這一切的事、我也從早起來警戒你們、你們卻不聽從、呼喚你們、你們卻不答應.
7:14 所以我要向這稱我為名下, 你們所倚靠的殿、與我所賜給你們和你們列祖的地施行、照我從前向示羅所行的一樣。
7:15 我必將你們從我眼前趕出、正如趕出你們的眾弟兄、就是以法蓮的一切後裔。
質量優良的產品必定會得到使用者的賞識和認可。此外,這些產品還將獲得國家部門和機構的認證,並向生產這些產品的公司授予專利權。目的是保證某人的所有權。不幸的是,好的產品卻有許多的仿製品。優質的產品幾乎總會被其他人模仿和偽造。其目的是透過欺詐手段為自己謀取利益。雖然如此,仿製品的質量是無法與正品相比的. 現今的說法是,真實的永遠勝過偽造的。
同樣, 上帝真正子民的生活質量也取決於他們敬拜上帝的真誠程度。真正的敬拜將影響祂子民的行為和行動所反映出合乎真理的生活。上帝真正的子民會優先考慮公義和真理的價值觀來對待他人,並始終努力按照上帝的旨意和渴望而生活. 上帝要祂的子民過著悔改和自我反省的生活 (耶利米書7:3,5),善待他人,也不隨從別神(第6-7節).過著不義或虛謊外表的生活的後果將無法逃脫上帝的懲罰,因為這在祂眼裡被視為虛偽或可憎的(第8-9 節)。充滿自欺欺人的虛假生活根本就是對上帝和祂聖言的不順服(第13節).
在我們作為上帝子民的生活中,願我們在聖潔全知的上帝面前常常敞開心扉。祂知道每個人心裡想的是什麼,所以我們在祂面前需要有坦誠和真實的心態。上帝不希望存有假冒偽善,更不希望有藉著迷人的外表來打動別人之所有屬性來自欺欺人。
活在真實中
並不是完美沒有罪的生活,
而是始終在祂面前
敞開心扉並準備好悔改。
作 者:椰嘉達基督徒會堂慕哇拉卡朗堂會- 彭衛國牧師
翻譯員:張賽瓊
需要思考的問題:
1. 活在真實中或活在虛假中,哪個更容易?為什麼?
2. 你在上帝面前堅持真實性的經歷是怎樣的?
Nats Alkitab : Yeremia 7:1-15
Penulis : Pdt. Peter Samsudin
Kualitas suatu barang yang baik tentu akan dihargai dan diakui oleh para penggunanya. Selain itu, barang itu juga akan disertifikasi oleh lembaga dan instansi negara yang dengannya memberikan hak paten kepada perusahaan yang memproduksinya. Tujuannya adalah untuk menjamin kepemilikan atau hak milik seseorang. Sayangnya, barang yang bagus banyak tiruannya. Suatu barang yang berkualitas hampir selalu akan ditiru dan dipalsukan oleh pihak lain. Tujuan untuk mencari keuntungan bagi dirinya lewat cara curang. Meskipun demikian, barang yang asli tidak akan dapat disamakan kualitasnya dengan barang palsu. Istilah kekiniannya yakni yang autentik akan selalu dapat mengalahkan yang hanya kosmetik.
Demikian pula dengan kualitas hidup umat Tuhan. Kualitas hidup umat Tuhan yang sejati ditandai dengan kesungguhan dalam menyembah Allah. Ibadah yang sejati akan berdampak pada perilaku dan tindakan umat-Nya yang mencerminkan kehidupan yang benar. Umat Tuhan yang sejati akan mengutamakan nilai keadilan dan kebenaran terhadap sesamanya serta senantiasa berusaha hidup sesuai dengan kehendak dan kerinduan Tuhan. Allah menghendaki agar umat-Nya hidup dalam pertobatan dan melakukan introspeksi diri (Yer 7:3, 5), memperlakukan sesama dengan baik (Yer 7:6), dan tidak terjerumus dalam penyembahan berhala (ay. 7). Konsekuensi dari kehidupan yang tidak benar atau sekadar tampak luar tidak akan terlepas dari hukuman Tuhan, karena dianggap sebagai kemunafikan atau kekejian di mata-Nya (ay. 8–9). Hidup yang palsu dan dipenuhi penipuan diri pada dasarnya merupakan bentuk ketidaktaatan terhadap Tuhan dan firman-Nya (ay. 13).
Dalam kehidupan kita sebagai umat Tuhan, kiranya kita selalu bersikap terbuka di hadapan Allah yang kudus dan Mahatahu. Ia mengetahui isi hati setiap orang, oleh sebab itu kita perlu memiliki sikap hati yang tulus dan otentik di hadapan-Nya. Allah tidak menghendaki adanya kepalsuan, kemunafikan, apalagi penipuan diri dengan segala atribut yang hanya bertujuan memukau orang lain melalui penampilan luar yang memesona.
Hidup dalam Keautentikan bukanlah kesempurnaan hidup tanpa dosa, tetapi selalu terbuka di hadapan-Nya dan siap bertobat.
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Manakah lebih mudah: hidup dalam keautentikan atau kepalsuan? Mengapa?
2. Bagaimana pengalamanmu dalam mempertahankan keautentikan di hadapan Tuhan?
馬可福音10:17-27
10:17 耶穌出來行路的時候、有一個人跑來、跪在他面前問他說、良善的夫子、我當作甚麼事、纔可以承受永生。
10:18 耶穌對他說、你為甚麼稱我是良善的.除了神一位之外、再沒有良善的。
10:19 誡命你是曉得的、不可殺人、不可姦淫、不可偷盜、不可作假見證、不可虧負人、當孝敬父母。
10:20 他對耶穌說、夫子、這一切我從小都遵守了。
10:21 耶穌看著他、就愛他、對他說、你還缺少一件.去變賣你所有的、分給窮人、就必有財寶在天上.你還要來跟從我。
10:22 他聽見這話、臉上就變了色、憂憂愁愁的走了.因為他的產業很多。
10:23 耶穌周圍一看、對門徒說、有錢財的人進神的國是何等的難哪。
10:24 門徒希奇他的話。耶穌又對他們說、小子、倚靠錢財的人進神的國、是何等的難哪。
10:25 駱駝穿過鍼的眼、比財主進神的國、還容易呢。
10:26 門徒就分外希奇、對他說、這樣誰能得救呢。
10:27 耶穌看著他們說、在人是不能、在神卻不然.因為神凡事都能。
就像一個已經滿了的杯子,無法再填裝,傲慢或依附於世界的人心會將自己封閉於上帝的恩典和指引之外。在第17下節中記載,一個富人來到耶穌面前,問道:“良善的夫子、我當作甚麼事、纔可以承受永生?” 這個問題乍看之下很真誠,但後來他的回應卻透露出了他的存心。耶穌要他變賣所有產業,分給窮人,然後跟從祂。然而,那富人卻憂憂愁愁地走了,因為他的產業很多。他的財富並不是罪過,但他的心對財富的依戀比對上帝的依戀更強烈。他想要獲得永生,但又不想放棄控制他內心的東西。
這個人就像一個滿了的杯子。他來到耶穌面前,但他的心裡已經裝滿了財富和對自己的信賴。一顆充滿驕傲或對世俗依戀的心,就好像一個不能再填裝的杯子,無法領受上帝的恩典。爲要真正獲得永生我們必須清空自己,放下一切阻礙我們降服於上帝的事物。C.S. 魯易斯曾經說過,“傲慢的人對待事物和對待人總是往下看; 如果你不斷地往下看,當然看不到你上方的一切。” 傲慢是使我們遠離上帝的主要罪惡。
然而,儘管如此,上帝仍然愛我們並意欲拯救我們。祂要我們不是依靠我們自己的力量而是藉著完全降服於祂來成為祂的兒女。當我們體會上帝的偉大和神聖,以及我們在祂面前是多麼的有罪時,我們就會謙卑。無論我們做什麼甚至連遵守上帝的律法都不能使我們在祂面前有價值。我們完全仰賴祂的恩典和憐憫。
“讓我們學習清空自己,
以便我們能被祂的恩典裝滿。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 蕭麗娜傳道
翻譯員:黃瓊楓
需要思考的問題:
1. 我生命中是否有什麼東西讓我過於執著,以致於無法完全降服於上帝?那是什麼?
2. 我可以如何學會放下驕傲和對世界的執著,以使上帝的恩典真正充滿我的心?
From the publisher's feed