Dalam langkah yang mencengangkan, Presiden Prabowo Subianto membatalkan kehadirannya di KTT G-20 Afrika Selatan—forum pemimpin dunia yang prestigius—demi konsolidasi basis politik domestik, meski dengan bahasa soal “adanya agenda lain”. Keputusan ini bukan tanpa alasan.
Beberapa pihak menilai di balik pembatalan tersebut, terdapat kalkulasi politik yang mendalam tentang ancaman nyata dari kelompok-kelompok yang merasa dirugikan oleh kebijakan penertiban yang agresif.