Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 ke-42 yang mengusung tema "Sayangi Anak, Lindungi Anak untuk Membangun Masa Depan Bangsa" kembali dibayangi oleh catatan kelam di berbagai penjuru tanah air.
Masih tingginya angka kasus kekerasan dan kejahatan seksual yang menargetkan generasi penerus bangsa, menunjukkan bahwa ruang aman bagi anak di berbagai lini masih rapuh.
Realitas pahit ini memicu desakan kuat dari berbagai pihak untuk mengevaluasi sistem perlindungan anak dan merumuskan solusi konkret guna memutus mata rantai kekerasan secara permanen.
Hari Anak Nasional:
Kasus Kekerasan dan Kejahatan Seksual terhadap Anak Masih Terjadi, Apa Solusinya?
Sosiolog Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang, Hermawan Pancasiwi
&
Koodinator Komunitas Peduli Pendidikan Jawa Barat, M.S. Iriyanto