Hadits Tentang Puasa Ramadhan – Tarhib Ramadhan merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. hafidzahullah pada 28 Sya’ban 1441 H / 22 April 2020 M.
Ceramah Agama Islam Pembahasan Hadits Tentang Puasa Ramadhan – Tarhib Ramadhan
Ramadhan akan segera mendatangi kita. Dan tentunya setiap orang-orang yang yang mengharapkan Allah dan kehidupan akhirat bergembira dengan kedatangan bulan Ramadhan. Dan dahulu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memberikan kabar gembira kepada para sahabat dengan kedatangan bulan Ramadhan.
Bergembira dengan datangnya Ramadhan
Dalam sebuah hadits yang dishahihkan oleh Syaikh Albani Rahimahullah, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
أَتَاكُمْ رَمَضَانُ
“Datang kepada kalian bulan Ramadhan”
شَهْرٌ مُبَارَكٌ
“Sebuah bulan yang diberkahi”
فَرَضَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ
“Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya”
تُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ السَّمَاءِ
“Dibuka padanya pintu-pintu langit”
وَتُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ
“Dan dikunci padanya di bulan tersebut pintu-pintu neraka jahannam”
وَتُغَلُّ فِيهِ مَرَدَةُ الشَّيَاطِينِ
“Dan diikat padanya setan-setan yang jahat”
لِلَّهِ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
“Dan di bulan tersebut ada sebuah malam yang lebih baik dari seribu bulan.”
مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ
“Siapa yang terhalang dari kebaikan bulan Ramadhan sungguh ia telah terhalang dari kebaikan.” Hadits ini sanadnya terputus antara Abu Qilabah dan Abu Hurairah, namun menurut Syaikh Albani hadits ini shahih dengan jalan-jalan yang lainnya.
Al-Hafidz Ibnu Rajab dalam kitab Lathaiful Ma’arif berkata bahwa hadits ini merupakan dasar atau dalil dimana orang-orang mengucapkan selamat satu sama lainnya dengan kedatangan bulan Ramadhan. Artinya ini merupakan perbuatan salafush shalih, apabila datang bulan Ramadhan, mereka mengucapkan selamat satu sama lain.
Maka saudaraku sekalian, bagaimana seorang mukmin tidak bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan? Karena Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah menyebutkan didalamnya pahala yang sangat besar. Lihat, Nabi mengatakan: “Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, sebuah bulan yang diberkahi.”
Apa itu barokah?
Kata para ulama, barokah berarti tambahan dalam kebaikan. Lihatlah kebaikan-kebaikan yang ada di bulan Ramadhan luar biasa. Di siang hari kita berpuasa, menahan dahaga, lapar, semua karena Allah Subhanahu wa Ta’ala. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Siapa yang shiyam Ramadhan karena iman dan berharap pahala, akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari)
Subhanallah.. Di malam harinya kita qiyam. Disyariatkan kita untuk shalat tarawih. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Siapa yang qiyam Ramadhan bahan karena iman dan berharap pahala, akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari)
Subhanallah..
Berpuasa di bulan Ramadhan penyebab datangnya ampunan, shalat tarawih di bulan Ramadhan penyebab datangnya ampunan, luar biasa.
Pahala-Pahala Dilipatgandakan
Dan di bulan Ramadhan pula pahala-pahala dilipatgandakan oleh Allah, terlebih pahala sedekah. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam di bulan Ramadhan, sedekahnya semakin meningkat.