Khutbah Jumat Bulan Muharram Tentang Puasa Muharram ini merupakan rekaman khutbah Jum’at yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor, pada Jum’at, 6 Muharram 1438 H.
Khutbah Pertama – Khutbah Jumat Bulan Muharram Tentang Puasa Muharram
إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه
قال الله تعالى فى كتابه الكريم، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
وقال تعالى، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا
يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
أَمَّا بَعْدُ، فإِنَّ أَصَدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ، وَأَحْسَنَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلالَةٌ ، وَكُلَّ ضَلالَةٍ فِي النَّارِ
Ummatal Islam,
Segala puji bagi Allah yang telah memberikan banyak kenikmatan demi kenikmatan, segala puji bagi Allah yang telah banyak menurunkan kepada kita banyak karunia demi karunia. Diantara karunia yang Allah berikan kepada kita yaitu kita masuk di awal tahun hijriah di bulan Muharram ini.
Dan Subhanallah, Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan awal tahun hijriah itu bulan haram, dan menjadikan akhir tahun hijriah pun bulan haram. Diawali tahun hijriah dengan bulan Muharram dan diakhiri dengan bulan Dzulhijjah. Keduanya adalah bulan haram, seakan memberikan kepada kita sebuah isyarat agar memulai tahun dengan kebaikan dan mengakhiri tahun dengan kebaikan. Karena bulan-bulan haram merupakan bulan-bulan kebaikan, Allah berfirman:
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ
“Sesungguhnya jumlah bulan ketika Allah menciptakan langit dan bumi adalah dua belas bulan, di antaranya empat bulan haram.” (QS. At-Taubah[9]: 36)
Kita memulai tahun ini dengan bulan Muharram, dimana bulan Muharram adalah bulan yang Allah istimewakan. Diantara keistimewaan bulan Muharram, Allah menamainya sebagai bulan Allah. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
شَهْرُ اللَّهِ المُحَرَّمُ
“Bulan Allah Muharram” (HR. Muslim)
Allah menyebutkan bahwa Muharram itu bulan Allah. Itu menunjukkan betapa agungnya bulan ini. Bulan Muharram yang Allah haramkan atas kita semua. Sebagaimana kita sering mendengar penjelasan dari para asatidzah bahwa di bulan-bulan haram, amalan-amalan keburukan dilipatgandakan menjadi besar. Karena Allah mengatakan dalam Al-Qur’an:
فَلا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ
“Jangan kalian mendzalimi diri-diri kalian sendiri di bulan-bulan haram tersebut.” (QS. At-Taubah[9]: 36)
Artinya berbuat dzalim di bulan itu akan Allah lipat gandakan, Allah besarkan dosanya di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Demikian pula amalan shalih pun dibesarkan pahalanya di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Diantara amalan yang bisa kita amalkan di bulan Muharram, saudaraku. Yaitu yang disebut dengan puasa ‘Asyura. Dimana puasa ‘Asyura kata Rasullullah:
يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَة
“Puasa ‘Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim)
Subhanallah.. betapa agungnya puasa ini. Bahkan di awal-awal Islam,