Dia Tidak Melahirkan dan Tidak Pula Dilahirkan ini merupakan rekaman khutbah Jum’at yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor. Pada Jum’at, 20 Rabbi’ul Tsani 1440 H / 28 Desember 2018.
Khutbah Jum’at Pertama Tentang Dia Tidak Melahirkan dan Tidak Pula Dilahirkan
إنَّ الـحَمْدَ لِلّٰهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه
قال الله تعالى فى كتابه الكريم، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
وقال تعالى، يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّـهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّـهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا
وقال تعالى، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا
يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
أَمَّا بَعْدُ، فإِنَّ أَصَدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ ، وَأَحْسَنَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا ، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلالَةٌ ، وَكُلَّ ضَلالَةٍ فِي النَّارِ
Ummatal Islam,
Didalam Al-Qur’an ada sebuah surat yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam beritakan bahwa ia sama dengan sepertiga Al-Quran. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّهَا لَتَعْدِلُ ثُلُثَ الْقُرْآنِ
“sungguh bacaan itu menyamai sepertiga al-Qur’an.” (HR. Bukhari)
Surat itu adalah surat Al-Ikhlas. Orang yang mencintainya akan memasukkannya kedalam surga. Sebagaimana disebutkan dalam riwayat ada seorang sahabat yang senantiasa menutup setiap rakaatnya dengan surat Al-Ikhlas. Lalu ketika ditanya oleh Rasulullah, sahabat ini berkata:
إِنِّي أُحِبُّهَا
“Sesungguhnya aku mencintai surat ini”
Kata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
حُبُّكَ إِيَّاهَا أَدْخَلَكَ الْجَـنَّةَ
“Cintamu kepada surat ini memasukkanmu ke dalam surga“(HR. Bukhari, Tirmidzi & Ahmad)
Oleh karena itulah, betapa pentingnya kita memahami surat ini. Surat yang agung yang senantiasa Rasululllah baca disetiap qobliyah subuh, demikian pula ba’diyah maghrib.
Allah ta’ala berfirman:
قُلْ هُوَ اللَّـهُ أَحَدٌ ﴿١﴾
“Katakanlah: “Dialah Allah, Yang Maha Esa.” (QS. Al-Ikhlas[112]: 1)
Esa artinya Allah satu-satunya Dzat yang berhak disembah. Adapun selain Allah tidak berhak disembah dan tidak berhak untuk menjadi Tuhan. Karena selain Allah adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah yang membutuhkan karunia Allah. Sehingga mereka tidak berhak untuk disembah. Allah yang Maha Esa, satu-satunya pencipta langit dan bumi. Tidak ada yang menciptakan langit dan bumi kecuali Allah. Dialah Allah satu-satunya pemilik langit dan bumi. Allah berfirman:
لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَمَا تَحْتَ الثَّرَىٰ ﴿٦﴾
“Kepunyaan-Nya-lah semua yang ada di langit, semua yang di bumi, semua yang di antara keduanya dan semua yang di bawah tanah.” (QS. Tha-ha[20]: 6)
Allah berfirman:
لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ يُحْيِي وَيُمِيتُ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ﴿٢﴾
“Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bu...