
Sign up to save your podcasts
Or


Seorang psikiater kenamaan dunia, Dr. Amen, pada tahun 1990an pertama kali memperkenalkan ANTS (Automatic Negative Thoughts) yang menjabarkan 9 pikiran negatif yang umum ada di pikiran kita. Untuk mengontrol ANTS, ada 5 langkah yang bisa diterapkan. Salah satunya adalah dengan menuliskan pikiran negatif tersebut & membangun percakapan diri dengan mempertanyakan kebenaran/akurasi dari pikiran-pikiran negatif tersebut.
Some useful links:
Beberapa dari kita mungkin saat ini sedang menjalani masa transisi dari WFH ke WFO. Buat sebagian orang, perubahan ini berarti juga merombak kembali rutinitas harian yang selama 18 bulan ini sudah terprogram WFH. Langkah-langkah kecil yang saya kutip dari artikel WIRED ini mungkin bisa ngebantu kamu untuk 'menjaga' fokus ketika terpaksa harus kembali bekerja dari kantor & hopefully bisa bikin kamu 'less senewen.'
Reading source: https://www.wired.co.uk/article/how-to-focus-concentrate
Mungkin kamu sudah cukup familiar dengan digital detox? Pernah menerapkan puasa media sosial tapi kok malah tambah senewen? Don't worry, you're not alone. Saya juga ngalamin ini, sampai akhirnya saya menemukan konsep digital decluttering yang ternyata jauh lebih membantu. Digital Decluttering ngajarin kita untuk memiliki (kembali) kontrol penuh terhadap ruang digital dan cara kita memanfaatkannya. Bersih2 ruang digital mulai dari mengorganisir data dan dokumen, menyingkirkan sampah2 digital, mengontrol penggunaan media sosial ternyata doable sekali & benefitnya langsung berasa (mudah2an juga bisa lebih long-term ya :-)).
Some useful articles:
Selama ini mungkin kita merasa cukup karena punya support network yang selalu siap mejadi "cheerleader" kita.
Sebenernya ada 1 lagi yang kita butuhin yaitu "challenge network"; orang-orang yang sayang sama kita, tapi ekspresi dukungannya ke kita adalah lewat kritik-kritik pedas yang kadang buat kita risih & jadi ngejauhin mereka. Kita ga sadar bahwa sebenarnya mereka ini berjasa banget buat bantu kita menemukan "blind spot" kita (titik2 lemah kita yang sering luput dari radar kita). Mereka seperti "Bobo" buat kita (read: teman belajar, walau tanpa bermain, hehe).
Source: Bukunya Adam Grant "Think Again: The Power of Knowing What You Don't Know."
Kenapa kok kadang kita suka susah ya mengakui kesalahan & lalu mengubah pandangan lama kita? Kenapa kalau dapet kritik, kita bawaannya senewen & defensif?
Dalam bukunya "Think Again," Adam Grant ngajak pembacanya untuk rethinking, unlearning, & relearning. Think like a Scientist adalah mindset yang perlu diterapkan supaya seseorang terlatih untuk lebih fleksibel dalam menerima informasi, ide, insight & perspektif baru dan menjadi adaptif dalam belajar hal baru & membuat perubahan.
Source: Buku "Think Again: The Power of Knowing What You Don't Know" by Adam Grant
Apa yang bisa dilakukan untuk membentengi diri dari badai disinformasi, hoax, or konten2 yang menyesatkan?
Mike Caulfield, seorang pakar literasi informasi digital dari Washington State University punya resep jitu yang namanya "SIFT"
Episode ini mengupas 4 elemen SIFT; skill dasar banget yang dibutuhkan netizen kalau mau lebih 'cakap' dalam mengonsumsi & berbagai informasi di media digital.
Useful links:
https://infodemic.blog/
https://www.youtube.com/watch?v=HXr-tdbYOmA
Episode ini berisi cuplikan dari buku "the Lyrics of Self-Acceptance" oleh R. Yuki Agriardi yang baru banget rilis 29 Juni lalu. Buku ini memuat 100 gambar yang dibuat oleh penulis dengan lirik-lirik pendek kontemplatif.
Buku ini cocok buat kamu yang suka sama buku2 bertema well-being tapi ga kepengen yang isinya "instructional" :-)
Juga pas buat kamu penikmat diksi2 puitis tapi suka cape baca puisi2 panjang, dan tentunya juga untuk kamu penyuka gambar.
Procrastination jadi isu yang lumayan sering muncul ketika masa-masa Work From Home (WFH). Sebenernya apa yang menyebabkan kita procrastinate? Gimana caranya mengenali diri kalau kita lagi procrastinate? Apa yang perlu dilakukan supaya kita bisa "berdaya" untuk mengatasi procrastination? Di episode ini saya retelling hasil bacaan2 saya tentang procrastination yang "semoga" bisa menjawab 4 pertanyaan itu :-)
Sumber bacaan:
https://www.sciencefocus.com/science/procrastination/
https://www.psychologicalscience.org/observer/why-wait-the-science-behind-procrastination
https://accountabilityworks.com/
Music: JuliusH from Pixabay.com
Di episode ini saya membahas tentang minimalism tapi lebih ke aspek filosofisnya. Dari buku-nya Fumio Sasaki "Goodbye Things: The New Japanese Minnimalism," saya belajar bahwa minimalisme bukan soal seberapa sedikit barang yang kita punya, tapi bagaimana menciptakan (dan memelihara) "awareness" untuk bisa peka dalam menentukan mana yang esensial dan mana yang ga penting. Dan lalu menjadi selektif dalam memfokuskan energi ke hal-hal yang esensial saja.
Sederhana tapi dalem :-)
(Music by JuliusH from Pixabay)
From the publisher's feed