Ruang Publik

Ruang Publik

By KBR PrimeNews
Download on the App Store

Ruang Publik episodes

  • Kemiskinan Meningkat di Tengah Pandemi, Apa Penyebabnya?

    Pandemi Covid-19 membawa dampak buruk bagi ekonomi Indonesia, salah satunya soal kemiskinan. Kekinian angka kemiskinan terus bertambah.

    Sebelum adanya pandemi, pemerintah sudah berhasil menurunkan angka kemiskinan menjadi single digit atau kisaran 9 persen pada 2019. Kini tahun 2021, kemiskinan mencapai lebih dari 10 persen.

    Lantas apa yang melatarbelakangi meningkatnya kemiskinan di Indonesia, dan bagaimana cara menurunkannya? untuk mengetahui penjelasannya, kita akan simak perbincangan Vitri Angreni bersama, Direktur Center of Economic and Law Studies atau Celios Bhima Yudhistira dan Pakar Vokasi Sosial UI, Devie Rahmawati.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    50 min
  • Nakes, Garda Terdepan Tangani Pandemi

    Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (Persi) mengungkapkan, ada lebih dari seribu tenaga kesehatan yang meninggal selama pandemi Covid-19 hingga akhir Juni lalu.

    Pemerintah-pun melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritikan dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi para tenaga kesehatan yang gugur maupun masih berjuang menangani pandemi Covid-19.

    Luhut mengatakan tenaga kesehatan adalah pahlawan yang bekerja di garda depan.

    Lalu, bagaimana perjuangan nakes di tengah tingginya angka paparan covid-19 di Indonesia? untuk mengetahui penjelasannya, kita akan simak penjelasan Dokter Spesialis Paru yang juga Juru Bicara Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia, Dokter Erlina Burhan.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    51 min
  • Akses Kesehatan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas dan Kusta

    Menurut data Bappenas 2018 sekitar 21,8 juta atau 8,26 persen penduduk Indonesia adalah penyandang disabilitas. Di berbagai daerah, pasien kusta, penyandang disabilitas karena kusta maupun orang yang pernah mengalami kusta (OYPMK) sebagai bagian dari kelompok ragam disabilitas, seringkali masih menghadapi kesulitan dan tidak memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang layak. Padahal, sama seperti warga negara lainnya, penyandang disabilitas dijamin pemenuhan haknya oleh undang-undang. Salah satunya di sektor kesehatan dimana pemerintah wajib menjamin ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan memfasilitasi penyandang disabilitas untuk dapat tetap hidup mandiri dan produktif secara sosial dan ekonomis. Untuk itu, penyelenggaraan program layanan kesehatan inklusif perlu diupayakan agar penyandang disabilitas termasuk pasien kusta memiliki derajat kesehatan yang optimal sehingga mampu menunjang produktifitas dan partisipasi mereka dalam bermasyarakat dan pembangunan.

    Kita akan perbincangkan lebih dalam soal ini di Ruang Publik KBR bersaama narasumber: Suwata - Dinas Kesehatan Kab Subang dan Ardiansyah - Aktivis Kusta/ Ketua PerMaTa Bulukumba.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    50 min
  • Evaluasi PPKM Darurat

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan sejumlah hal kepada jajarannya dalam Rapat Terbatas Evaluasi PPKM Darurat yang digelar akhir pekan kemarin. Utamanya, Jokowi mendorong penegakkan PPKM Darurat dan pemenuhan sumber daya.

    Dalam pengantarnya, Jokowi menyinggung sikap aparat dalam penegakkan PPKM Darurat. Ia meminta aparat tidak bersikap keras dan kasar sehingga membuat situasi penanganan pandemi covid-19 semakin panas.

    Kemudian Jokowi memerintahkan Kementerian Kesehatan mempercepat vaksinasi covid-19 bagi wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Banten. Ia mengatakan capaian vaksinasi di daerah tersebut masih rendah, yakni Jawa Barat 12 persen, Jawa Tengah 14 persen dan Banten 14 persen.

    Lalu sejauh ini bagaimana evaluasi pelaksanaan PPKM Darurat? Untuk mengetahui penjelasannya, kami akan simak perbincangan Vitri Angreni bersama Inisiator Lapor Covid-19, Ahmad Arif dan Trubus Rahardiansyah, Pengamat Kebijakan Publik.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    50 min
  • Menakar Eksistensi Kripto di Indonesia

    Investasi uang kripto sedang naik daun dan membuat masyarakat berbondong-bondong membeli kripto dengan harapan mendapatkan cuan.

    Kripto kini menjadi salah satu dari tiga instrumen pilihan aset yang lumrah ditemui. Dua lainnya adalah aset riil seperti emas dan properti, lalu aset kertas seperti saham atau obligasi.

    Pemerintah Indonesiapun menyatakan bahwa transaksi Kripto di Indonesia mencapai satu triliun rupiah per hari.

    Lalu, bagaimana masa depan Kripto di Indonesia? untuk membahasnya kita akan simak penjelasan pengamat mata uang digital yang juga Pemimpin Redaksi Blockchainmedia.id, Vinsensius Sitepu.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    52 min
  • Panggung Setara untuk Disabilitas

    Masa depan harus bisa diakses setiap orang, termasuk teman-teman disabilitas fisik atau mental. Tetapi perjuangan untuk mencapai ruang setara memang masih panjang, baik karena infrastruktur belum inklusif, lingkungan sosial yang diskriminatif, atau kebijakan yang belum sepenuhnya pro disabilitas. Bahkan masih ada perlakuan buruk seperti body shaming dll.

    Tentu kita tak boleh lelah. Dari kita sendiri, atau kelompok bisa bersama-sama mengupayakan panggung yang setara bagi disabilitas.

    Lantas upaya apa yang bisa kita lakukan untuk membangun panggung setara untuk disabilitas? untuk mengetahui penjelasannya, kita sudah bersama dengan Bulan Karunia Rudianti, Aktivis yang juga influencer disabilitas dan Ni Komang Ayu Suriani atau kak Suri yang merupakan Founder and CEO Difalink.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    47 min
  • Mixed-Used Development: Solusi Keterbatasan Lahan Hunian

    Permasalahan yang kerap terjadi di wilayah perkotaan di Indonesia adalah jumlah penduduk yang semakin bertambah. Dengan semakin besar pertambahan penduduk di wilayah perkotaan, maka kebutuhan hunian juga akan semakin meningkat.

    Di tengah keterbatasan lahan wilayah perkotaan, konsep mixed-use dapat menjadi solusi yang merupakan integrasi antara hunian dengan fungsi-fungsi urban seperti kantor, pusat hiburan, hotel dan pusat perbelanjaan. Tapi sayangnya, konsep mixed-use development belum banyak dilirik pemerintah sebagai solusi penyediaan hunian terjangkau di perkotaan.

    Lalu bagaimana progress penggunaan konsep mixed-use di Jakarta sekarang? Dan apakah ke depannya akan lebih banyak lagi konsep mixed-used yang diterapkan pemerintah bagi penyediaan hunian terjangkau ? Kita akan perbincangkan lebih dalam soal ini di Ruang Publik KBR bersama Wendy Haryanto - Direktur Eksekutif Jakarta Property Institute.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    49 min
  • Mengapa Komersialisasi Vaksin Covid-19 Harus Ditolak?

    Pemerintah berencana menjual vaksin berbayar via perusahaan BUMN, Kimia Farma mulai Senin kemarin. Program berjalan bersamaan dengan program gotong royong pengusaha yang dikritik lamban.

    Meski komersialisasi vaksin ini resmi ditunda, namun rencana ini tetap menuai kritik dari sejumlah tokoh masyarakat.

    Koalisi Warga untuk Keadilan Akses Kesehatan menyebut bahwa vaksin berbayar ini melanggar hak kesehatan warga. Lalu apa saja catatan Koalisi terkait vaksin berbayar ini? untuk mengetahui penjelasannya kita akan simak perbincangan Vitri Angreni bersama Perwakilan Koalisi Warga untuk Keadilan Akses Kesehatan, Amanda Tan dan Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat (IAKMI), Hermawan Saputra.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    50 min
  • Sentra Vaksinasi Bersama BUMN di Medan untuk Percepatan Vaksinasi COVID 19

    Hingga saat ini angka penambahan kasus positif COVID-19 di Indonesia terus mengalami pelonjakan, ditambah adanya temuan varian baru yang lebih mudah menular. Pada konferensi pers terkait Penanganan COVID-19 di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu 23 Juni Lalu, Presiden Joko Widodo menyampaikan pesan "Jika sudah dapat kesempatan mendapatkan vaksin segera ambil jangan ada yang menolak," Semakin cepat program vaksinasi ini berjalan, semakin cepat Indonesia bisa terbebas dari pandemi.

    Terkait program vaksinasi COVID-19 ini, hingga Rabu, 23 Juni 2021, Kementerian Kesehatan mencatat telah dilakukan 24,3 juta vaksinasi dosis I dan 12,6 juta vaksinasi dosis II. Baru 12 provinsi yang sudah mencapai lebih 50 persen dari target vaksinasi, untuk itu program percepatan vaksinasi COVID-19 terus dilakukan, salah satunya di Sumatera Utara. Baru-baru ini Menteri BUMN, Erick Thohir telah meresmikan Sentra Vaksinasi Bersama BUMN untuk wilayah Sumatera Utara yang berpusat di Polonia, Medan.

    Bagaimana Sentra Vaksinasi Bersama sejauh ini dilaksanakan? Lalu, apa langkah yang diambil Pemkot Medan untuk mempercepat vaksinasi? Kita akan perbincangkan lebih dalam soal ini di Ruang Publik KBR bersama narasumber: Bobby Nasution - Wali Kota Medan dan Arya Sinulingga - Staf Khusus III Menteri BUMN/ Koordinator Komunikasi Publik KPCPEN.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    48 min
  • Setulus Hati Atasi Pandemi

    Pandemi Covid-19 kian mengganas, kasus harian pekan ini tembus 30 ribu kasus. Sejumlah rumah sakit kolaps kekurangan tempat tidur hingga tabung oksigen.

    Mengetahui kondisi darurat ini, sejumlah gerakan masyarakat menggelar bantuan gratis untuk sesama. Salah-satunya dilakukan oleh Solidaritas Gerakan Sejuta Tes Antigen. Tak hanya itu ada juga bantuan berupa penyampaian informasi dan data oleh Kawal Covid-19.

    Lantas bagaimana komunitas masyarakat ini terus konsisten membantu mengatasi pandemi? Untuk membahasnya kita akan simak penjelasan Arief Bobhil, Relawan Solidaritas Sejuta Tes Antigen untuk Indonesia dan Elina Ciptadi, Co-Founder Kawal Covid-19.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    50 min

About Ruang Publik

From the publisher's feed

Perbincangan khas KBR. Mengangkat hal-hal yang penting diketahui demi kemaslahatan masyarakat. Hadir juga di 100 radio jaringan KBR se-Indonesia.

More shows like Ruang Publik

Apa Kata Tempo by Podcast Tempo Media

Apa Kata Tempo

3 Listeners

Dongeng Paman Gery by Dongeng Paman Gery

Dongeng Paman Gery

1 Listeners