Ruang Publik

Ruang Publik

By KBR PrimeNews
Download on the App Store

Ruang Publik episodes

  • Memutus Rantai Kekerasan Seksual di Kampus

    Kasus kekerasan seksual di perguruan tinggi masih marak terjadi. Sejak awal tahun ini, ada beberapa kasus yang mencuat. Yang terbaru, kasus pelecehan seksual terhadap dua karyawan di Universitas Pancasila, Jakarta. Terduga pelakunya adalah rektor Edie Toet Hendratno, yang belakangan dinonaktifkan.

    Sebelumnya, di Januari, kekerasan seksual juga terjadi, untuk kesekian kalinya, di Universitas Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara. Pelakunya diduga seorang dosen.

    Publik tentu bertanya-tanya, ada apa dengan kampus kita? Padahal, dunia pendidikan tinggi mestinya adalah tempat yang aman bagi semua, karena isinya orang-orang terdidik.

    Apalagi, secara regulasi, sudah ada Undang-Undang TPKS. Kemudian, sudah ada pula aturan pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di pendidikan tinggi, yang diterbitkan Mendikbudristek Nadiem Makarim 2021 lalu. Aturan ini ditindaklanjuti dengan membentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) di kampus-kampus.

    Namun, miris memang jika merujuk catatan Kemendikbudristek per Juli 2023, kasus kekerasan seksual di perguruan tinggi ada 65 kasus. Sangat mungkin angkanya di lapangan, jauh lebih besar.

    Apa yang masih kurang dalam penanganan kekerasan seksual di kampus selama ini? Bagaimana caranya agar kampus aman dari kekerasan seksual? Bagaimana memastikan keadilan bagi korban? Kita bincangkan ini di Ruang Publik KBR bersama Iva Kasuma, Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    50 min
  • Kritis Bedah Program Makan Siang Gratis

    Beberapa pekan terakhir, program makan siang gratis dan susu gratis, yang diusung capres-cawapres Prabowo-Gibran, ramai diperbincangkan. Apalagi, program ini juga sempat dibahas di rapat kabinet Jokowi di Istana dan bakal dimasukkan dalam rencana anggaran 2025.

    Tak hanya itu, pekan lalu, simulasi program makan siang gratis digelar di SMP Negeri 2 Curug, Tangerang, Banten, di bawah koordinasi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Biaya makan siang per anak sebesar 15 ribu rupiah.

    Sumber anggaran program makan siang gratis memang banyak dipertanyakan, karena bakal menyedot ratusan triliun rupiah. Publik kian ramai saat Airlangga menyebut dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) bisa digunakan sebagai salah satu sumber anggaran. Sebelumnya, ada juga yang menyebut anggaran dapat diambil dari memangkas subsidi BBM.

    Nah, Ruang Publik KBR kali ini, juga akan memperbincangkan dan mengkritisi program makan siang gratis, sebagai bentuk kontrol terhadap pelaksanaan janji kampanye Prabowo-Gibran. Kami sudah mengundang dua narasumber, yakni, CEO & Founder CISDI, Diah Saminarsih dan Manager Hukum dan Demokrasi FITRA, Bung Gulfino.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    52 min
  • Mudik Gratis 2024: Wujudkan Libur Lebaran yang Selamat dan Menyenangkan

    Tidak terasa, beberapa hari lagi kita akan memasuki bulan Ramadan. Tentunya, kita juga sudah mulai memikirkan rencana mudik Hari Raya Idul Fitri ya. Budaya mudik Lebaran merupakan salah satu tradisi yang sangat penting di Indonesia. Momen ini tidak hanya untuk berkumpul dengan keluarga, tetapi juga jadi momen untuk bersosialisasi dengan sesama pemudik saat istirahat di perjalanan.

    Jika saat covid-19 kemarin masyarakat sangat dibatasi untuk melakukan perjalanan mudik, maka tahun ini semarak mudik Lebaran akan terasa meriah karena sudah bisa dilakukan dengan leluasa. Apalagi, akan digelar Mudik gratis 2024 oleh sederet instansi. Salah satunya mudik gratis 2024 dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

    Bagaimana Kemenhub mewujudkan mudik gratis saat Lebaran 2024 yang aman, nyaman dan selamat? Apa saja sih syaratnya?

    Kita bincangkan hal ini bersama dua narasumber yang telah bergabung di Ruang Publik KBR pagi ini, Irly Saritini Permata - Kasubdit Angkutan Orang Antar Kota, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kemenhub RI.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    50 min
  • Tantangan Mendidik Generasi Inklusif di Era Digital

    Diskriminasi masih terjadi di hampir semua ruang, termasuk pendidikan. Padahal, pendidikan mestinya menjadi tempat anak mengenal dan memupuk nilai-nilai kemanusiaan sejak dini.

    Anda tentu masih ingat dengan berbagai kasus diskriminasi yang terjadi di lingkungan pendidikan.

    Misalnya, pemaksaan jilbab di sekolah negeri, kemudian, ada guru SMP di Lamongan, Jawa Timur mencukur paksa rambut belasan siswi karena tidak mengenakan ciput. Beberapa tahun lalu juga mencuat kasus guru SMA yang mengajak muridnya agar tidak memilih ketua OSIS nonmuslim.

    Kasus kekerasan di Binus School Serpong, baru-baru ini juga makin mengkonfirmasi betapa besarnya tantangan untuk mendidik generasi inklusif. Pelakunya bukan guru, melainkan murid. Tantangan ini makin besar karena anak-anak tumbuh di era digitalisasi.

    Lantas, pola didik dan pola asuh seperti apa yang tepat diterapkan agar terbangun sikap inklusif pada anak?

    Di Ruang Publik KBR kali ini kita akan berbincang bersama Praktisi Pendidikan dan Ketua Yayasan Cahaya Guru (YCG), Henny Supolo.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    51 min
  • Mewaspadai Penyakit Musim Pancaroba pada Anak

    Di musim pancaroba, anak-anak mudah mengalami gangguan kesehatan. Ini terjadi karena pergantian suhu yang ekstrem menjadi tempat ideal bagi bakteri atau virus untuk berkembang biak. Mengatasi gejala penyakit dengan tepat tentu akan membantu anak pulih dengan baik. Tak kalah penting juga tentunya upaya pencegahan.

    Apa saja jenis penyakit yang harus diwaspadai yang kerap dialami anak pada masa pancaroba ini? Apa tindakan pertama yang orangtua harus lakukan untuk mencegah keparahan? Kita bincangkan hal ini di Ruang Publik pagi ini bersama DokterYogi Prawira, Konsultan Emergensi dan Rawat Intensif Anak.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    51 min
  • Menanti Langkah Efektif Tekan Harga Beras

    Harga beras terus naik dan bahkan disebut telah mencapai harga tertinggi. Ini tidak hanya terjadi pada beras premium, tapi juga beras medium. Untuk beras premium harganya telah mencapai Rp 18 ribu per kilogram sementara harga beras medium di kisaran RP 14 ribu per kilogram.

    Badan Pangan Nasional atau Bapanas sudah menyiapkan lima langkah untuk menstabilkan ketersediaan pangan termasuk beras menjelang Ramadan di tengah kenaikan harga beras. Bagaimana memaksimalkan langkah-langkah ini untuk menekan harga beras tidak naik terus?

    Di Ruang Publik KBR pagi ini kita akan berbincang dengan Reynaldi Sarijowan, Sekretaris Jenderal DPP IKAPPI dan Khudori, Pengamat Pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI).

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    51 min
  • Apa Dampak Perpres Publisher Rights bagi Masyarakat?

    Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2024 tentang Tanggung Jawab Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas. Perpres ini dikenal sebagai Publisher Rights atau Hak-hak Penerbit. Perpres akan mulai berlaku enam bulan sejak diundangkan pada 20 Februari 2024.

    Perpres ini muncul setelah banyaknya perusahaan platofm digital penyebar informasi seperti Google, Instagram, Facebook, Tiktok dan lain-lain dan mengancam ekosistem industri media jurnalistik. Karena itu, pemerintah ingin menata ekosistem perusahaan platform digital dalam hubungannya dengan perusahaan pers untuk mendukung jurnalisme berkualitas.

    Seperti apa masa depan pers Indonesia usai terbitnya Perpres ini? Apa dampak kehadiran Perpres ini bagi masyarakat? Kita bincangkan hal ini di Ruang Publik KBR bersama Paulus Tri Agung Kristanto, Anggota Dewan Pers selaku Ketua Komisi Pelatihan, Pendidikan dan Pengembangan Profesi, Elin, Perwakilan Pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), dan Dwi Eko Lokononto, Owner Beritajatim.com.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    53 min
  • Ngemil Sehat. Memangnya Bisa?

    Kebiasaan ngemil telah tumbuh menjadi bagian gaya hidup yang tak terpisahkan dari masyarakat Indonesia. Bahkan hasil riset Nielsen & Kantar tahun 2020, menyebutkan bahwa 86% responden menyatakan mereka rutin mengkonsumsi lebih dari 4 jenis biskuit sebagai camilan, terbanyak di antaranya yaitu Wafer, Sandwich, Cracker, dan Cookies.

    Meskipun ngemil memiliki citra yang cukup buruk, namun ada beberapa manfaat ngemil bagi tubuh yang bisa didapatkan. Beberapa manfaat ngemil bagi tubuh tersebut antara lain, dapat memberikan energi di tengah hari saat beraktivitas, atau ketika berolahraga. Selain itu, manfaat ngemil bagi tubuh di antara waktu makan, juga mampu mengurangi rasa lapar dan mencegah dari makan berlebihan.

    Lalu, seperti apa sih cemilan yang tepat untuk kita konsumsi? Serta bagaimana memilih cemilan yang enak juga halal?

    Kita bincangkan hal ini bersama dua narasumber yang telah bergabung di Ruang Publik KBR pagi ini, Nanda Syifa Sashabila-Public Relations Biskuit Kokola Regional DKI-Jawa Barat.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    45 min
  • IFBC 2024: Empowering Growth!

    Indonesia dikejar waktu untuk segera keluar dari middle income trap (jebakan pendapatan menengah), sebelum bonus demografi habis sekitar 13 tahun lagi. Salah satu cara untuk melipatgandakan level PDB menjadi negara maju adalah dengan sebanyak mungkin mencetak pengusaha baru di semua sektor usaha. Menciptakan pengusaha-pengusaha baru adalah kunci untuk Indonesia keluar dari jebakan negara berkembang.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menargetkan jumlah pengusaha meningkat menjadi lima persen dari total penduduk guna memaksimalkan bonus demografi. Menurutnya, sumber daya manusia RI di masa depan harus sehat, berpendidikan serta mempunyai inovasi guna menunjang Visi Indonesia Emas 2060.

    Nah, akan digelar kembali Info Franchise dan Business Concept (IFBC) 2024 di ICE BSD. Seperti apa keseruannya dan apa saja yang dihadirkan peneyelenggara di IFBC 2024 kali ini?

    Kita bincangkan hal ini bersama dua narasumber yang telah bergabung di Ruang Publik KBR pagi ini, Fredy Ferdianto - Head of Public Relations, IFBC 2024 dan Fazni Zehan - CM Franchise Dev Regional 2&4 Erafone.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]


    48 min
  • Mengatasi Sampah sejak dari Sumbernya, Apa Tantangannya?

    Pengelolaan sampah yang kurang optimal menjadi tantangan Indonesia dalam mengatasi persoalan sampah sampai hari ini. Bahkan Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) menyebut Indonesia sebagai negara penghasil sampah plastik terbesar kedua di dunia.

    Timbulan sampah per tahunnya masih sangat besar. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), total timbulan sampah di Indonesia per 2022 ada lebih dari 35 juta ton per tahun.

    Dari total timbulan sampah di Indonesia, komposisi sampah yang paling banyak merupakan sampah yang berasal dari rumah tangga, yaitu sebesar 38%. Di sisi lain, pemerintah memiliki target pada 2025 yaitu pengurangan sampah harus mencapai 30 persen dari total timbulan sampah yang dihasilkan pada tahun tersebut. Untuk mencapai target tersebut, perlu sistem pengelolaan sampah yang optimal.

    Sistem pengelolaan sampah yang seperti apa? Apa upaya apa yang harus segera dilakukan untuk mencapai target pengurangan sampah? Di Ruang Publik KBR edisi Indonesia Baik pagi ini kita akan berbincang dengan Eliza Putri Ayu, Zero Waste Campaign Officer Yaksa Pelestari Bumi Berkelanjutan (YPBB).

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    50 min

About Ruang Publik

From the publisher's feed

Perbincangan khas KBR. Mengangkat hal-hal yang penting diketahui demi kemaslahatan masyarakat. Hadir juga di 100 radio jaringan KBR se-Indonesia.

More shows like Ruang Publik

Apa Kata Tempo by Podcast Tempo Media

Apa Kata Tempo

3 Listeners

Dongeng Paman Gery by Dongeng Paman Gery

Dongeng Paman Gery

1 Listeners