
Sign up to save your podcasts
Or


Badan Pengawas Pemilu baru saja merilis Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2024. Ini memetakan potensi kerawanan di seluruh provinsi di Indonesia. Beberapa wilayah jadi lokasi paling rawan, terutama politisasi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Posisi tertinggi ditempati oleh DKI Jakarta sebagai provinsi paling rawan politisasi SARA.
Politisasi SARA umumnya berbentuk kampanye, provokasi, atau penolakan calon tertentu. Salah satu pemicu politisasi SARA menurut Bawaslu adalah pengaruh media sosial. Bagaimana mendorong semua pihak berkomitmen mencegah politisasi SARA jelang hari pencoblosan? Apa dampaknya bagi demokrasi bila politisasi politik dibiarkan?
Di Ruang Publik KBR, kita bincangkan hal ini bersama Aditya Perdana, Dosen Ilmu Politik Fisip Universitas Indonesia (UI) dan Astari Yanuarti, Ketua Relawan Edukasi Antihoaks Indonesia (REDAXI).
#kabarpemiluKBR #pemiluDamaiTanpaHoaks #pemilu2024
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Kasus terkait konflik rumah ibadah sampai hari ini masih terjadi. Beberapa hari lalu, terjadi penolakan kegiatan beribadah jemaat Gereja Mawar Sharon di Tanjung Morawa Sumatra Utara. Setara Institute mencatat 50 tempat ibadah diganggu dan dirampas hak kebebasan beragama dan berkeyakinannya sepanjang 2022 di Indonesia.
Pendirian rumah ibadah masih mengacu pada Peraturan Bersama (PBM) Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri terkait Pendirian Rumah Ibadah. PBM ini kerap disebut sebagai Surat Keputusan Bersama (SKB) 2 Menteri.
Saat ini sedang disusun Rancangan Peraturan Presiden (Ranperpres) tentang Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama (Ranperpres PKUB), oleh Kementerian Agama. Ini nantinya akan menggantikan SKB 2 Menteri ini.
Seperti apa isi Ranperpres ini? Akankah ia bisa menyelesaikan berbagai konflik terkait rumah ibadah ini? Kita bincangkan ini di Ruang Publik KBR, bersama para narasumber kita ada: Siti Aminah Tardi, Komisioner Komnas Perempuan dan Angelique Maria Cuaca, Koordinator Nasional Sobat KBB.
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Kekerasan dalam pacaran termasuk dalam kekerasan di ruang personal, selain kekerasan terhadap istri dan anak. Berdasarkan Data pengaduan ke Komnas Perempuan selama 2022, ada 422 kasus kekerasan dalam pacaran. Sementara data dari lembaga layanan kasus kekerasan dalam pacaran ada 3528 kasus selama tahun lalu. Bentuk kekerasan yang paling banyak terjadi di ranah personal adalah kekerasan psikis.
Salah satu kasus yang saat ini sedang ramai disorot adalah kekerasan dalam pacaran yang menyebakan korban sampai meninggal di Surabaya. Dari aspek hukum, seperti apa perlindungan bagi korban yang mengalami kekerasan dalam pacaran? Seperti apa dampak kekerasan yang dialami saat pacaran?
Di Ruang Publik KBR, kita bincangkan hal ini bersama Aktivis Perempuan sekaligus Anggota Metamorfosis Bogor, Veni Siregar dan Psikolog, Rini Hapsari Santosa.
Produktivitas pekerja dipengaruhi berbagai hal salah satunya kesehatan mata. Namun sayang, perhatian terhadap isu kesehatan mata di tempat kerja masih kecil. Karena itu sosialisasi dan promosi menjaga kesehatan penglihatan dan deteksi dini gangguan penglihatan penting dilakukan di lingkungan kerja.
Direktur Pencegahan Pengendalian Penyakit Tidak Menular di Kemenkes Eva Susanti, saat peringatan Hari Penglihatan Sedunia 2023 yang diperingati setiap 12 Oktober, menyebut separuh dari penduduk Indonesia berisiko mengalami gangguan penglihatan di tempat kerja.
Apa saja gangguan penglihatan yang rentan dialami pekerja dan kapan deteksi dini gangguan penglihatan perlu dilakukan? Kita bincangkan hal ini di Ruang Publik KBR bersama Dr.dr.Gitalisa Andayani, SpM(K), Konsultan Vitreoretina dan Pengurus Pusat Perdami.
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Masih banyak masyarakat yang percaya kalau obat bermerek atau yang juga dikenal dengan istilah obat paten lebih berkhasiat dari obat generik. Bahkan meski harga obat-obat bermerek ini lebih tinggi dari harga eceran tertingginya, tidak sedikit yang mau merogoh dalam-dalam koceknya untuk belanja obat.
Tapi hasil temuan dari sebuah penelitian yang melibatkan para ahli farmasi dari Universitas Pancasila menunjukkan temuan yang berbeda. Obat bermerek yang harganya mahal bukan berarti khasiatnya jauh lebih baik sementara mutu obat generik juga baik dan khasiatnya terjamin.
Di Ruang Publik KBR pagi ini, kita akan bahas lebih jauh soal apa yang membedakan obat bermerek dan generik serta seperti apa pedoman yang harus diikuti masyarakat ketika mengkonsumsi obat-obatan, bersama Apoteker Hesty Utami, Dosen Fakultas Farmasi Universitas Pancasila dan Peneliti Kebijakan Farmasi.
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Tragedi Kanjuruhan yang terjadi 1 tahun silam masih menyisakan persoalan dalam hal pemenuhan hak-hak korban dan keluarga korban. Bantuan perawatan medis yang sempat diterima para korban sudah dihentikan seiring dicabutnya status Kejadian Luar Biasa Tragedi Kanjuruhan pada Desember 2022.
Para penyintas dan keluarga korban tidak hanya membutuhkan bantuan dalam jangka pendek namun juga jangka panjang. Bantuan ini meliputi bantuan untuk perawatan kesehatan fisik, psikologis dan juga ekonomi. Bantuan seperti apa yang dibutuhkan para penyintas dan keluarga korban? Apa yang jadi tantangan pemenuhan hak para penyintas dan keluarga korban?
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di Indonesia. Tahun ini saja, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat sepanjang Januari - Agustus 2023 karhutla yang terjadi di Indonesia seluas lebih dari 90 ribu hektar atau setara dengan luas 60-an ribu lapangan sepak bola.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), 99 persen penyebab karhutla Indonesia tahun 2019 ada campur tangan manusia. Antara lain pembukaan lahan, kelalaian manusia, dan perburuan hewan liar.
Apa tantangan dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan yang terus terjadi di Indonesia setiap tahun? Dan bagaimana peran yang bisa diambil masyarakat untuk menghentikan kebakaran hutan dan lahan?
Di Ruang Publik akan kita bahas hal ini bersama kedua narasumber kita. Ada Abil Salsabila, Campaigner Pantau Gambut dan Belgis Habiba, Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia.
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Sampai sekarang kasus-kasus perdagangan manusia masih sulit untuk ditangani. Untuk memulangkan para korban yang berada di luar negeri butuh proses panjang. Para korban yang berhasil dipulangkan tak jarang dalam keadaan terluka, cacat bahkan meninggal.
Suster Laurentina SDP, seorang biarawati Katolik yang bertugas di Nusa Tenggara Timur, menaruh perhatian pada pemulangan jenazah mereka yang bekerja di luar negeri terutama yang terindikasi merupakan korban perdagangan orang.
Di Ruang Publik KBR edisi Indonesia Baik kita akan berbincang dengan Suster Laurentina yang dijuluki Suster Kargo tentang tantangan yang dihadapi saat mengurus jenazah dan seperti apa upaya edukasi yang dia lakukan untuk mencegah masyarakat jadi korban perdagangan orang.
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Melalui media sosial, kebutuhan manusia akan hiburan menjadi terpenuhi. Salah satu bentuknya adalah mencari informasi tentang berbagai hal. Banyak pengguna media sosial membagikan atau memberi ulasan atau review, baik itu makanan, tempat, buku, hingga pakaian.
Hasil ulasan yang dilakukan di media sosial bisa menjadi bentuk promosi untuk produk yang diulas dan bisa menjadi sumber pendapatan. Di sisi lain, ulasan itu bisa berdampak negatif pada produk atau tempat yang diulas.
Apakah semua orang bisa mengulas suatu barang atau jasa? Lalu bagaimana cara yang tepat ketika memberikan ulasan di media sosial? Di Ruang Publik akan kita bahas hal ini bersama kedua narasumber kita. Ada Pengamat Media Sosial, Enda Nasution dan Agus Suyatno, Pengurus Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Satu lagi anak muda yang jadi ketua partai. Kaesang Pangarep diangkat menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dua hari setelah dia resmi menjadi kader PSI pada September lalu. Terpilihnya Kaesang ini membuat perbincangan soal dinasti politik dan politik dinasti kembali ramai.
Merujuk laman resmi Mahkamah Konstitusi, politik dinasti dapat diartikan sebagai sebuah kekuasaan politik yang dijalankan oleh sekelompok orang yang masih terkait dalam hubungan keluarga. Masih dari situs yang lama, dinasti politik lebih identik dengan kerajaan, kekuasaan akan diwariskan secara turun temurun dari ayah kepada anak agar kekuasaan akan tetap berada di lingkaran keluarga.
Seperti apa politik dinasti dan dinasti politik di Indonesia dan apa dampaknya? Seperti apa anak muda melihat hal ini? Kita bincangkan bersama para narasumber di Ruang Publik KBR pagi ini. Ada Danis Tri Saputra Wahidin, Direktur Eksekutif Indodata dan Dosen Ilmu Politik UPN Veteran Jakarta (UPNVJ) dan Raihan Muhammad Akmal, Koordinator Anak Muda Satu Nusa Satu Suara (Nusantara).
#kabarpemiluKBR #pemiluDamaiTanpaHoaks #pemilu2024
From the publisher's feed

3 Listeners

1 Listeners