Kelompok intoleran dan anti-demokrasi kian “canggih” menyiasati agenda mereka melalui argumentasi hukum. Di episode kedua ini Sulistyowati Irianto, melalui perspektif hukum, membahas apakah hukum berkontribusi terhadap potensi kekerasan? Bagaimana hukum menggerakan keadilan jika ia berpihak pada kepentingan tertentu, sehingga netralitas dan objektivitasnya kerap dipertanyakan? (Teater Salihara, 08 Juni 2011)