
Sign up to save your podcasts
Or


Wildan Indra Sugara adalah seniman yang kerap mengangkat isu residu teknologi dan konsumerisme melalui medium semen, besi, found object dan readymade. Di episode ini ada obrolan kami bersama Wildan Indra Sugara, juara satu Kompetisi Karya Trimatra Salihara 2019. Episode ini membahas seputar proses kreatif, gagasan berkarya, serta pembacaan si seniman mengenai situasi seni rupa Indonesia hari ini.
Kenapa persoalan seksualitas remaja di Indonesia sering dianggap hal yang meresahkan? Bukankah itu hal yang wajar? Di episode kedua, Nael Sumampouw (dosen psikologi Universitas Indonesia) membahas hubungan sisi seksualitas dengan aspek psikologi. Bagaimana saja para remaja mengungkapkan problem seksual mereka? Apakah semua ini melahirkan subkultur baru? (Serambi Salihara, 14 November 2012)
Masa remaja atau pubertas kerap dipenuhi hasrat pencaharian akan hal baru, tak terkecuali persoalan seksual. Di episode pertama, Wendi Putranto (editor majalah Rolling Stone Indonesia) membahas fenomena ini dari sudut pandang dunia musik. Ia membahas peran musik dalam memunculkan kebiasaan remaja: perkembangan era Rock and Roll serta fenomena groupies di Amerika Serikat dan Inggris. (Serambi Salihara, 14 November 2012)
Bagaimana fenomena sosial media dan budaya populer mempengaruhi proses kreatif seni rupa kita hari ini? Dalam episode ini kami berbincang bersama Argya Dhyaksa, salah satu pemenang Kompetisi Karya Trimatra Salihara 2019. Kita akan mendengar bahasan seputar proses kreatif, gagasan serta tantangan berkarya yang dihadapi seniman muda saat ini.
Di episode kedua, Taufik Abdullah (sejarawan) membahas perkembangan penulisan sejarah Indonesia pada era Orde Baru. Ceramah ini mengupas lebih lanjut perdebatan sekaligus semangat baru penulisan kesejarahan Indonesia melalui konteks cakupan wilayah, keberagaman studi sejarah dan pengalaman internasional. Lantas bagaimana para sejarawan berhadapan dengan kekuasaan di depan mereka? (Teater Salihara, 26 Januari 2016)
Kapankah sejarah Indonesia mulai dipersoalkan? Bagaimana hubungan penulisan sejarah dengan kekuasaan? Bersama Taufik Abdullah (sejarawan), ceramah ini mengulas perkembangan penulisan sejarah Indonesia sebelum dan setelah kemerdekaan. Ceramah ini melihat historiografi Indonesia berdasarkan tokoh-tokoh penting dalam penulisan dan kritik sejarah kita kala itu. (Teater Salihara, 26 Januari 2016)
Bagaimana seniman memaknai orisinalitas jika pada era internet orisinalitas tak lagi dipertanyakan? Lalu, bagaimana seniman menyikapi internet sebagai ruang publik? Dalam episode kali ini, Andrita Yuniza, salah satu pemenang Kompetisi Karya Trimatra Salihara 2019, mengulik lebih jauh bagaimana internet mempengaruhi seniman dalam proses kreatif dan memberikan pengalaman akan ruang.
Di episode kedua, Putut Widjanarko (produser film) melanjutkan bahasan dengan berbagi sudut pandang dan pengalamannya di balik industri film. Diskusi ini membahas lebih lanjut tentang wacana Islam dan pembaharuan Islam yang dipotret dalam film-film Islam di Indonesia. (Serambi Salihara, Rabu 10 Agustus 2011)
Kepopuleran film Islam telah menjadi tren baru di tengah industri perfilman Indonesia. Tetapi bagaimana wacana Islam digambarkan dalam film? Di episode pertama, Eric Sasono (kritikus film) membahas persoalan tersebut berdasarkan perkembangan konteks Islam dalam sejarah perfilman Indonesia. Diskusi ini mengulas secara teoritis perkembangan agenda serta karakter Islam dalam perfilman Indonesia. (Serambi Salihara, Rabu 10 Agustus 2011)
From the publisher's feed