Siniar Salihara

Siniar Salihara

By Komunitas Salihara Arts CenterArts
Download on the App Store

Siniar Salihara episodes

  • 041. Erotika Nusantara: Serat Centhini bersama Elizabeth Inandiak

    Di episode kedua, Elizabeth Inandiak mengupas lebih banyak lagi tembang-tembang Serat Centhini untuk melihat pemaknaan erotika dalam khazanah sastra Nusantara. Kuliah ini melihat bagaimana penggunaan istilah erotika tidak hanya dimaknai sebagai tindakan tetapi juga khayalan dan ajaran. (Serambi Salihara, 10 Maret 2012)

    26 min
  • 040. Erotika Nusantara: Serat Centhini bersama Elizabeth Inandiak
    Ketika kita membahas hal-hal yang berbau sensual, kenapa kita sering kali meminjam istilah-istilah dari Barat? Di episode pertama, Elizabeth Inandiak mengupas pemaknaan erotika yang terekam dalam karya sastra asal Keraton Solo, Serat Centhini. Kuliah ini mengulas kembali tembang-tembang dalam Serat Centhini untuk menggali makna erotika yang tumbuh dalam khasanah sastra nusantara. (Serambi Salihara, 10 Maret 2012)
    23 min
  • 039. Jakarta Street Photography bersama Erik Prasetya

    Bagaimana fotografi jalanan diterapkan di Indonesia? Di episode kedua, Erik Prasetya (fotografer) membahas praktik fotografi jalanan dengan melihat hubungan fotografi jalanan dengan ruang publik. Diskusi ini membahas lebih dalam mengenai sisi estetika, emosi dan pendekatan dalam praktik fotografi jalanan berdasarkan karya-karya fotografer seperti Sebastião Salgado, W. Eugene Smith dan lain-lain. (Galeri Salihara, 10 Juni 2014)

    23 min
  • 038. Jakarta Street Photography bersama Irma Chantily

    Fotografi jalanan atau street photography kerap menjadi tren yang menuai kontroversi. Mengapa demikian? Di episode pertama, Irma Chantily (pengamat dan pengajar fotografi) mengupas tentang praktik fotografi berdasarkan kesejarahan dan tokoh-tokoh penting di dalam perkembangannya, mulai dari Louis Daguerre, Henri Cartier-Bresson, sampai Robert Frank. Diskusi ini melihat hubungan fotografi jalanan dengan seni lukis serta perkembangannya di sisi visual. (Galeri Salihara, 10 Juni 2014)

    21 min
  • 037. Pemikiran Indonesia dalam Sastra (Laut, Bangsa, Puisi) bersama Arif B. Prasetyo
    Bahasa dan sastra Indonesia tidak bisa dilepaskan dari pemikiran mengenai keindonesiaan. Episode kedua, Arif B. Prasetyo membahas kelanjutan peran narasi puisi dalam memaknai nilai keindonesiaan. Diskusi ini meninjau lebih lanjut perkembangan puisi Indonesia yang mulai memikul beban modernisme. ‘Podcast’ ini dalam rangka Hari Kemerdekaan ke-75 RI. (Serambi Salihara, 05 Oktober 2011)
    34 min
  • 036. Pemikiran Indonesia dalam Sastra (Laut, Bangsa, Puisi) bersama Arif B. Prasetyo
    Kongres Pemuda Kedua (27-28 Oktober 1928) menghasilkan Sumpah Pemuda yang mendeklarasikan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Sejak itu pemikiran tentang kebangsaan dan kemerdekaan mulai dituliskan dalam sastra-sastra Indonesia. Di episode pertama, dalam rangka Hari Kemerdekaan ke-75 RI, Arif B. Prasetyo mengupas semangat kebangsaan dan nasionalisme melalui karya-karya para penyair pra dan pasca kemerdekaan. (Serambi Salihara, 05 Oktober 2011)
    34 min
  • 035. Lebah Madu Kecurian oleh Ria dan Lunang

    Pada suatu hari seekor lebah kecil yang lucu kehilangan madunya. Hmm siapa ya kira-kira pencurinya? Dalam rangka Hari Anak Nasional, episode kali ini menghadirkan pembacaan Lebah Madu Kecurian oleh Ria dan Lunang. Dongeng ini adalah karya Lunang (berusia empat tahun) yang dibuat dalam proses pementasan Papermoon Puppet Theatre mendatang.

    11 min
  • 034. Titik Tengah: Kilas Balik Peringatan 70 Tahun Sapardi Djoko Damono bersama Nirwan Dewanto

    Sajak-sajak Sapardi Djoko Damono bisa dimaknai dan dibahas dengan beragam perspektif. Di dalam perkembangan perpuisian Indonesia, bagi Nirwan Dewanto, karya-karya Sapardi berdiri sebagai “titik tengah” di antara konvensi dan avantgardisme. Di episode ini kita mengenang Sapardi Djoko Damono melalui pembahasan atas sajak-sajaknya yang menginspirasi perkembangan sastra Indonesia.  (Teater Salihara, 26 Maret 2010)

    21 min
  • 033. Titik Tengah: Kilas Balik Peringatan 70 Tahun Sapardi Djoko Damono bersama Nirwan Dewanto

    Sajak-sajak Sapardi Djoko Damono bisa dimaknai dan dibahas dengan beragam perspektif. Di dalam perkembangan perpuisian Indonesia, bagi Nirwan Dewanto, karya-karya Sapardi berdiri sebagai “titik tengah” di antara konvensi dan avantgardisme. Di episode ini kita mengenang Sapardi Djoko Damono melalui pembahasan atas sajak-sajaknya yang menginspirasi perkembangan sastra Indonesia.  (Teater Salihara, 26 Maret 2010)

    28 min
  • 032. Perempuan dan Ruang Publik oleh Nong Darol Mahmada

    Mengapa perempuan seringkali dibebani oleh aturan dan stigma masyarakat? Episode kali ini, bertepatan dengan Hari Keadilan Internasional, Nong Darol Mahmada (aktivis perempuan) membahas posisi ketubuhan perempuan yang kerap diobyektifikasi di ruang publik. Melalui kacamata tafsir Islam, diskusi ini mengulas persoalan ketimpangan yang muncul dari aturan normatif terhadap perempuan. (Serambi Salihara, 07 Desember 2011)

    32 min

About Siniar Salihara

From the publisher's feed

Dengarkan aneka diskusi seru tentang seni, sastra, budaya dan filsafat di Siniar Salihara. Ada "Stay A(r)t Home Talk" serta satu segmen terbaru "Ngomong-Ngomong Soal" yang akan rilis di bulan Juni.…