Sinode Gereja Kristus Yesus

Sinode Gereja Kristus Yesus

By Sinode Gereja Kristus YesusReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Sinode Gereja Kristus Yesus episodes

  • 10 Januari 2023 - “KESATUAN DAN KESOMBONGAN”

    Kisah menara Babel dalam bacaan Alkitab hari ini merupakan kisah yang sangat terkenal, tetapi makna kisah ini kadang-kadang disalah mengerti. Dalam kisah ini, Allah mengacaukan bahasa manusia, sehingga manusia tersebar ke seluruh bumi, tidak berkumpul di satu tempat. Akan tetapi, perlu disadari bahwa hal ini tidak berarti bahwa Allah tidak menghendaki kesatuan! Ada dua hal yang penting diperhatikan di sini: Pertama, kesatuan yang dikehendaki Allah bukan berarti bahwa Allah menghendaki agar umat-Nya selalu berusaha berkumpul di satu tempat saja. Saat menciptakan manusia, Allah telah mengungkapkan kehendak-Nya agar manusia memenuhi bumi. Menjelang naik ke sorga, Tuhan Yesus memberikan amanat agar murid-murid-Nya pergi ke seluruh dunia (Matius 28:19; Markus 16:15). Dari sisi kepelbagaian bahasa yang dimulai dengan peristiwa menara Babel, kita perlu mengingat bahwa saat Roh Kudus dicurahkan pada hari Pentakosta, bahasa manusia yang berbeda-beda itu disatukan. Melalui ide kepelbagaian, kita perlu melangkah keluar dari zona nyaman di dalam kelompok kita dan melangkar keluar untuk menjangkau orang-orang yang belum mengenal Kristus di seluruh dunia. Melalui ide kesatuan, kita perlu membangun kesadaran bahwa walaupun umat Allah itu terdiri dari kelompok yang berbeda-beda, kita bersatu di dalam Kristus. Kedua, dalam kisah menara Babel, yang dicela Allah adalah sikap sombong yang diungkapkan dengan keinginan membangun kota dengan menara yang puncaknya sampai ke langit serta mencari nama. Kita perlu senantiasa sadar bahwa Allah menciptakan kita untuk kemuliaan-Nya (Yesaya 43:7), bukan untuk kemuliaan diri kita sendiri. Bila kita menaati kehendak Allah untuk menyebar ke seluruh dunia pun, hal itu dimaksudkan untuk memuliakan Allah, bukan untuk mencari nama!


    Bila kita membangun gereja yang megah, apakah hal itu dimaksudkan untuk memuliakan Allah, bukan untuk memuliakan diri sendiri? Bila kita menjalankan misi, apakah hal itu dimaksudkan untuk memuliakan Allah, bukan untuk memuliakan diri kita atau gereja kita? Bila kita bekerja dengan rajin serta melakukan tanggung jawab terhadap keluarga dan gereja dengan setia, apakah hal itu dilakukan untuk kemuliaan Allah, bukan untuk kebanggaan diri sendiri? Bila gereja menyelenggarakan ibadah dan mengadakan pembinaan, apakah hal itu dilakukan untuk kemuliaan Allah, bukan untuk kemuliaan diri sendiri? Rasul Paulus mengingatkan, "Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." (Kolose 3:23). Bila kita ingin hidup memuliakan Tuhan, semua yang kita lakukan haruslah kita persembahkan untuk kemuliaan Tuhan! [GI Purnama]

    8 min
  • 09 Januari 2023 - “BATAS-BATAS DALAM KEHIDUPAN”

    Setiap orang—termasuk orang beriman harus mewaspadai godaan. Nuh adalah seorang beriman. Dia hidup benar dan tidak bercela di tengah lingkungan yang jahat. Saat kehidupan manusia pada zamannya sudah terlalu jahat sehingga TUHAN menghukum dengan air bah yang melanda seluruh dunia, Nuh dan keluarganya diselamatkan TUHAN. Iman Nuh membuat dia menaati perintah Allah untuk membuat sebuah bahtera yang bisa menampung semua binatang di darat dan semua burung di udara. Dia berhasil mempengaruhi seluruh keluarganya—istri, tiga anak, dan tiga menantu—untuk bersama-sama mempertahankan iman dan membangun bahtera sebagai persiapan menghadapi hukuman Allah. Sekalipun demikian, Nuh tidak bebas dari godaan. Dalam bacaan Alkitab hari ini, setelah hukuman berupa air bah usai, Nuh membuat kebun anggur, lalu menjadi mabuk saat meminum hasil kebun anggurnya. Saat berada dalam keadaan mabuk, dia menelanjangi dirinya, sehingga ia mempermalukan dirinya sendiri. Ham—anak Nuh—tampaknya bersikap melecehkan saat melihat ayahnya telanjang. Sebagai anak, seharusnya Ham melindungi kehormatan ayahnya. Perhatikan bahwa Sem dan Yafet—saudara Ham—berusaha menjaga kehormatan ayahnya dengan berjalan mundur saat menutupi ketelanjangan Nuh dengan kain.


    Sebenarnya, anggur tidak membuat mabuk bila tidak dikonsumsi secara berlebihan. Dalam Perjanjian Baru, Rasul Paulus menasihati Timotius agar menambahkan sedikit anggur pada minumannya untuk mengatasi masalah pencernaan (1 Timotius 5:23). Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami batas-batas yang tidak boleh dilanggar dalam kehidupan kita. Selain minuman keras, pada masa kini, yang dapat menjerumuskan kehidupan kita antara lain adalah narkoba, judi, dan pornografi. Narkoba seperti morfin sering dipakai sebagai obat untuk mengatasi rasa nyeri. Ada pula narkoba yang sering dipakai sebagai obat penenang atau sebagai obat bius saat dilakukan operasi. Akan tetapi, penggunaan narkoba yang tidak pada tempatnya amat membahayakan. Pada masa kini, penggunaan internet amat penting dan bermanfaat. Akan tetapi, bila kita tidak menetapkan batas, penggunaan internet bisa menjerumuskan kita pada perjudian online, pornografi, dan sebagainya. Jadi, memahami batas dan membatasi diri untuk menghindari hal-hal yang bertentangan dengan kehendak TUHAN amat penting bagi orang beriman. Apakah Anda sudah membatasi pergaulan Anda agar Anda tidak terseret kepada kebiasaan yang tidak berkenan kepada Tuhan? (bandingkan dengan 1 Korintus 15:33). Sebelum membuat suatu keputusan, apakah Anda mulai dengan tekad untuk menghindari hal–hal yang bisa menjauhkan diri Anda dari TUHAN? [GI Purnama]

    10 min
  • 一月九日 - 生活的极限

    每个人——包括信徒在内,都应该提防诱惑。挪亚是个信徒。他在邪恶的环境中过着正义而无可指责的生活。当他那个时代的人类生活太邪恶以至于上帝用一场泛滥整个地上的洪水来惩罚时,挪亚和他的家人被上帝拯救了。挪亚的信心使他顺从上帝的命令造了一只可以容纳陆地上所有动物和空中所有鸟类的方舟。他成功影响了他的整个家庭——妻子、三个孩子和三个儿媳妇——共同坚持信心好为上帝的刑罚造方舟而作好准备。然而,挪亚并没有摆脱试探。在今天的经文中,当洪水的惩罚结束后,挪亚栽了一个葡萄园,然后喝了园中的酒便醉了。在醉酒状态下,他赤着身子,羞辱了自己。含——挪亚的儿子——在看到父亲赤身时似乎被骚扰。身为儿子,含本应保护父亲的尊严。请注意,闪和雅弗——含的兄弟——试图倒退着进去用衣服盖住赤身的父亲来保持他父亲的尊严。


    实际上,葡萄酒不会让人醉如果不过量饮用。在新约中,使徒保罗劝勉提摩太在饮料中加一点酒来治疗消化问题(《提摩太前书》5:23)。因此,了解我们生活中不应跨越的界限对我们来说很重要。如今,除了酒精之外,其他可能陷入我们生活的事物有毒品、赌博和色情。毒品如吗啡常被使用治疗疼痛的药物。还有一些毒品在手术过程中经常用作镇静剂或麻醉剂。但是,使用不当的毒品是非常危险的。在这个时代,互联网的使用非常重要和有利。但是,如果我们不设定界限,互联网使用会使我们陷入线上赌博、色情等。所以,对信徒来说认识界限及限制自己以避免违背上帝旨意的事情是非常重要的。你是否己限制了你的交往以免陷入不讨上帝喜悦的习惯?(比较《哥林多前书》15:33)。在做决定之前,你是否下定决心要避免那些会让你远离上帝的事情?[邱隆泰传道/沈梵音]

    9 min
  • 08 Januari 2023 - “AIR BAH: TONGGAK SEJARAH YANG PENTING”

    Sejarah umum tidak mengakui adanya peristiwa air bah yang meliputi seluruh dunia sebagaimana yang dikemukakan dalam bacaan Alkitab hari ini. Akan tetapi, dalam kaca mata iman Kristen, peristiwa air bah ini adalah tonggak sejarah yang sangat penting untuk memahami kehidupan. Tidak mengherankan bila terjadi konflik antara cara pandang sains modern dengan cara pandang Kristen. Sains modern beranggapan bahwa semua proses dalam alam semesta ini terjadi dalam suatu sistem yang tertutup. Artinya, tidak ada Allah yang bisa melakukan intervensi dalam peristiwa apa pun. Manusia yang sombong menganggap dirinya bisa memahami apa saja, termasuk peristiwa yang terjadi pada masa lampau, padahal pemahaman kita tentang kondisi masa lampau hanya merupakan anggapan atau dugaan tanpa bukti yang teruji. Sebaliknya, iman Kristen meyakini bahwa Allah bisa melakukan intervensi terhadap alam, sehingga semua peristiwa yang terjadi dalam alam semesta terjadi dalam sistem yang terbuka. Intervensi Allah bisa menabrak hukum alam, termasuk dalam hal terjadinya banjir yang melanda seluruh dunia pada zaman Nuh. Iman Kristen memandang peristiwa air bah pada zaman Nuh sebagai memisahkan kondisi sebelum dan sesudah peristiwa air bah. Peristiwa air bah menimbulkan kerusakan hebat yang mengakibatkan kondisi bumi dan makhluk hidup di bumi terus-menerus mengalami kemerosotan, termasuk memicu terjadinya cacat genetik. Adanya cacat genetik merupakan penyebab munculnya anak yang lahir cacat, khususnya bila terjadi perkawinan antar saudara. Itulah sebabnya, pada zaman Musa, Allah menetapkan aturan pelarangan perkawinan inses atau perkawinan antar keluarga dekat.


    Iman Kristen meyakini bahwa setiap peristiwa yang ditulis di dalam Alkitab adalah peristiwa yang benar-benar terjadi sesuai dengan apa yang tertulis, termasuk dalam hal peristiwa banjir besar pada zaman Nuh. Dari satu sisi, peristiwa banjir besar pada zaman Nuh mengungkapkan betapa dahsyatnya hukuman Allah terhadap dosa manusia. Dari sisi lain, pemeliharaan Allah terhadap Nuh dan keluarganya serta binatang-binatang yang berada dalam bahtera Nuh adalah cermin bahwa Allah sanggup memelihara umat-Nya. Di samping itu, janji Allah bahwa peristiwa semacam banjir besar pada zaman Nuh tidak akan terjadi lagi (8:21-22) merupakan janji yang amat menghibur saat kita berhadapan dengan bencana alam.

    Yakinkah Anda bahwa Alkitab benar, termasuk dalam penuturan tentang banjir besar pada zaman Nuh? Yakinkah Anda bahwa Allah sanggup memelihara hidup Anda saat bencana alam terjadi? Yakinkah Anda bahwa Allah dapat melakukan intervensi dalam hidup Anda, sehingga Anda bisa menyandarkan hidup Anda kepada Allah? [GI Purnama]

    8 min
  • 一月八日 - 洪水:重要的里程碑

    通史不承认如今天经文所提出洪水泛滥大地的事件。然而,从基督教信仰的眼光来看,这洪水事件是理解生命非常重要的里程碑。现代科学的观点和基督教的观点之间存在冲突也就不足为奇了。现代科学认为宇宙中的所有过程都发生在一个封闭的系统中。也就是说任何事情上帝都不能干预。傲慢的人认为他们可以理解任何事情,包括过去发生的事件,其实我们对过去情况的理解只是一种没有被证实的假设或猜想而已。相反的,基督教信仰相信上帝可以干预自然界,使宇宙中发生的所有事件都发生在一个开放的系统中。上帝的干预可能违反自然法则,包括在挪亚时代泛滥地上的洪水。基督教信仰将挪亚时代的洪水视为区分洪水前后的情况。洪水事件造成了巨大的破坏,导致地和地上的生物状况不断的下降,包括引发基因缺陷。基因缺陷的存在是导致儿童先天缺陷的原因,尤其是在兄弟姐妹通婚。这就是为什么在摩西时代,上帝制订规则禁止近亲之间的乱伦或婚姻。


    基督教信仰坚信在圣经中所写每一件事都是根据实际发生的事件,包括挪亚时代的大洪水。一方面,挪亚时代的大洪水事件揭示了上帝对人类罪恶的惩罚是多么可怕。另一方面,上帝对挪亚和他的家人以及挪亚方舟里动物的保守反映出上帝能够保守衪的子民。此外,上帝应许像挪亚时代的大洪水事件将不再发生(8:21-22)是当我们面临天灾时非常令人安慰的应许。

    你确定圣经是真实的,包括挪亚时代大洪水的记载吗?你相信当发生天灾时上帝能够保守你的生命吗?你相信上帝可以干预你的生活,让你的生命可以依靠上帝吗?[邱隆泰传道/沈梵音]

    7 min
  • 一月七日 - 刑罚与恩典

    上帝永不改变。祂肯定会惩罚罪人,但祂总是赐恩典给所有相信衪或对衪有信心的人。认为上帝的良善使衪不惩罚罪是错误的假设!上帝是良善的,但同时也是公义的!上帝的良善使祂为罪人预备了一条出路,但上帝的公义使祂惩罚罪恶。在今天的经文中,"上帝的儿子"一词是指对上帝有信心的亚当后裔,而"人的女子"一词是指不信的亚当后裔。上帝的儿子只根据美貌来挑选妻子。仅基于美貌而非信心的选择使人更加邪恶。这显然不符合上帝的旨意,甚至使上帝心中忧伤。结果,上帝决定除灭地上的人和走兽(6:2-7,11-13)。


    尽管人的罪恶使上帝制定了除灭地上所有人和走兽的计划,但上帝看到挪亚与众不同。挪亚是一个义人,在他的世代是完全人,并且与上帝亲近。因此,他在上帝眼前蒙恩(6:8-9)。上帝要挪亚造一只大方舟,不仅是为了容纳挪亚和他的全家,也为了容纳地上所有的走兽,每样两个,让动物继续滋生。此外,挪亚必须为自己和家人以及他们带来的动物准备食物(6:14-21)。

    今天的经文表明上帝关心家庭——甚至关心挪亚本人。挪亚在不公义的环境中活出公义的生活。挪亚的生活史表明,我们不能说每个人都这样做来认同罪行。做正确之事往往意味着我们要敢于违背大众的习惯!例如,现今,许多骑摩托车的人都逆向行驶,特别是在没有警察的监视下。这是否意味着逆向行驶是被允许的?不是!上帝赐恩典给有信心的人。然而,请记住上帝也为那些忽略上帝旨意的人预备了刑罚。你是否接受了上帝使信徒称义的恩典?[邱隆泰传道/沈梵音]

    12 min
  • 07 Januari 2023 - “HUKUMAN DAN ANUGERAH”

    Allah tidak pernah berubah. Dia pasti akan menghukum orang yang berdosa, tetapi Ia selalu menyediakan anugerah bagi setiap orang yang memercayai Dia atau beriman kepada-Nya. Sangkaan bahwa kebaikan Allah membuat Dia tidak menghukum dosa adalah dugaan yang salah! Allah itu baik, tetapi sekaligus adil! Kebaikan Allah membuat Dia menyediakan jalan keluar bagi orang berdosa, tetapi keadilan Allah membuat Dia menghukum dosa. Dalam bacaan Alkitab hari ini, istilah "anak-anak Allah" menunjuk pada keturunan Adam yang beriman kepada Allah, sedangkan istilah "anak-anak perempuan manusia" menunjuk pada keturunan Adam yang tidak beriman. Anak-anak Allah memilih istri hanya berdasarkan kecantikan. Pemilihan yang hanya berdasarkan kecantikan—bukan berdasarkan iman—membuat manusia menjadi semakin jahat. Hal ini jelas tidak sesuai dengan kehendak Allah, bahkan menyakiti hati Allah. Akibatnya, TUHAN memutuskan untuk melenyapkan manusia dan hewan di bumi (6:2-7,11-13).


    Sekalipun kejahatan manusia membuat Allah memiliki rencana untuk memusnahkan semua manusia dan hewan di bumi, Allah melihat bahwa Nuh berbeda dengan semua orang lain. Nuh adalah seorang yang benar, tak bercacat cela pada zamannya, dan hidup dekat dengan Allah. Oleh karena itu, ia mendapat kasih karunia di mata TUHAN (6:8-9). Allah meminta Nuh untuk membuat sebuah bahtera besar, bukan hanya untuk menampung Nuh dan seluruh keluarganya, tetapi juga untuk menampung semua hewan di bumi, sepasang untuk setiap jenis, sehingga binatang-binatang itu bisa terus berkembang biak. Di samping itu, Nuh harus menyiapkan bekal makanan bagi dirinya dan keluarganya serta binatang-binatang yang mereka bawa (6:14-21).

    Bacaan Alkitab hari ini memperlihatkan bahwa Allah memiliki perhatian terhadap keluarga—bahkan terhadap pribadi—Nuh. Nuh hidup benar di tengah lingkungan yang tidak benar. Riwayat kehidupan Nuh memperlihatkan bahwa kita tidak bisa membenarkan perilaku dosa dengan mengatakan bahwa semua orang melakukan perilaku tersebut. Berlaku benar kadang-kadang berarti bahwa kita harus berani melawan kebiasaan orang banyak! Sebagai contoh, pada masa kini, amat banyak pengendara motor yang berkendara melawan arus, khususnya bila tidak ada polisi yang mengawasi. Apakah kondisi semacam itu berarti bahwa berkendara melawan arus bisa dibenarkan? Tidak! Allah menyediakan anugerah bagi orang yang beriman. Akan tetapi, ingatlah bahwa Allah juga menyiapkan hukuman bagi mereka yang hidup dengan mengabaikan kehendak Allah. Apakah Anda telah menerima anugerah Allah yang membenarkan orang beriman? [GI Purnama]

    10 min
  • 一月六日 - 有信仰与没信仰的一代

    创世记提到亚当的三个儿子的名字,即该隐,亚伯和赛特。亚伯被该隐杀死,没有孩子。史记记载关于该隐的后裔有技能,即牧养牲畜的雅八,擅长弹琴吹箫的犹八,以及会打造各样铜铁利器的土八•该隐。此外,还提到一位实行一夫多妻制的拉麦,他以自己是一个有仇必报,且过度报复的人而自豪(4:17-24)。这与赛特后裔的历史有很大的差别(4:25–5:32)。在赛特后裔的史记中,没提到有关技能的事项,只提及对现代的人来说是超级长寿的岁数。除了亚伯(被该隐所杀),以诺(是位与上帝同行,没有经历过肉身的死亡就直接被上帝取到天上去,5:23-24),及玛勒列(895岁高龄);亚当和他所有的后裔——从赛特到挪亚——寿命超过900岁(5:11,14,20,27,31; 9:29)。值得注意的是,在挪亚之后的时代,人类的寿命急剧下降。亚伯拉罕只有175岁(25:17)。摩西说他们的时代一生的年日是七十岁,若是强壮可到八十岁(《诗篇》90:10)。为什么人类的寿命急剧减少呢?是不是经上所提到寿命超越900多岁只是个童话吗?这提问会是个难答的问题如果我们否定挪亚时代洪水泛滥淹没整个地球后,地球便发生了巨大的变化。


    上述赛特的后裔与该隐后裔的对比,反映了坚守信靠上帝的人与漠视上帝旨意的人之间的对比。提到人类的年龄达到900多岁,也反映了上帝的祝福和恩典。提及有关该隐后裔的技能,表明了拥有技能并不会使我们在上帝的面前更有价值。使我们有价值的是信仰和与上帝的关系。有了信仰和与上帝的关系将带给我们盼望,使我们在生活中面对苦难时充满了力量。在你的一生中,你所依赖的是什么:技能、财富、健康、个人的声望、或是信仰、与主亲密的关系、恩典、和在主里的盼望呢?你如果还没有与上帝建立关系,你是否已经有了改变生活方向的计划吗?[邱隆泰传道/陈永珍]

    10 min
  • 06 Januari 2023 - “GENERASI BERIMAN VS TIDAK BERIMAN”

    Kitab Kejadian menyebut tiga nama anak Adam, yaitu Kain, Habil, dan Set. Habil dibunuh oleh Kain dan tidak memiliki keturunan. Terdapat catatan tentang keturunan Kain yang memiliki keahlian, yaitu Yabal yang memelihara ternak, Yubal yang mahir memainkan kecapi dan suling, serta Tubal-Kain yang merupakan tukang tembaga dan tukang besi. Selain itu, ada kisah tentang Lamekh yang melakukan poligami dan membanggakan diri sebagai seorang pendendam yang membalas secara berlebihan (4:17-24). Hal ini amat berbeda dengan riwayat keturunan Set (4:25-5:32). Tidak ada penyebutan tentang keahlian dalam riwayat keturunan Set. Yang ada adalah penyebutan umur yang terasa fantastis bagi manusia masa kini. Kecuali Habel (yang mati dibunuh oleh Kain), Henokh (yang hidup bergaul dengan Allah dan diangkat ke sorga tanpa mengalami kematian jasmani, 5:23-24), serta Mahalaleel (yang mencapai umur 895 tahun), Adam dan seluruh keturunannya—melalui Set sampai Nuh--mencapai umur lebih dari 900 tahun (5:11,14,20,27,31; 9:29). Menarik untuk diperhatikan bahwa pada zaman setelah Nuh, umur manusia merosot tajam. Abraham hanya mencapai umur 175 tahun (25:7). Musa mengatakan bahwa masa hidup rata-rata pada zamannya hanya mencapai 70 tahun, dan 80 tahun sudah termasuk kuat (Mazmur 90:10). Mengapa terjadi pengurangan drastis umur hidup manusia? Apakah penyebutan umur yang mencapai lebih dari 900 tahun itu hanya sekadar dongeng? Pertanyaan tersebut akan sulit dijawab bila kita menyangkal adanya perubahan dahsyat di bumi setelah terjadinya air bah pada zaman Nuh yang menenggelamkan seluruh bumi.


    Kontras antara keturunan Set dengan keturunan Kain  di atas mencerminkan kontras antara orang yang mempertahankan iman kepada Allah dengan orang tidak beriman yang tidak memedulikan kehendak Allah. Penyebutan umur manusia yang mencapai lebih dari 900 tahun mencerminkan adanya berkat dan anugerah Allah. Penyebutan keahlian pada keturunan Kain memperlihatkan bahwa adanya keahlian tidak membuat kita menjadi lebih bernilai di hadapan Allah. Yang membuat kita bernilai adalah iman dan jalinan relasi dengan Allah. Adanya iman dan relasi dengan Allah akan menumbuhkan pengharapan yang memberi kekuatan kepada kita dalam menghadapi kesukaran hidup. Apa yang selama ini Anda andalkan dalam hidup Anda: keahlian, kekayaan, kesehatan, kepopuleran diri sendiri atau iman, kedekatan relasi dengan Tuhan, anugerah, dan pengharapan yang kita miliki di dalam TUHAN? Bila Anda belum menjalin relasi dengan TUHAN, apakah Anda sudah memiliki rencana untuk mengubah arah kehidupan Anda? [GI Purnama]

    11 min
  • 05 Januari 2023 - “TANGGUNG JAWAB TERHADAP SESAMA”

    Kisah pembunuhan yang dilakukan oleh Kain terhadap adiknya—yaitu Habel—adalah kisah yang amat terkenal. Saat membicarakan kisah itu, fokus perhatian kita umumnya tertuju pada apa yang dipersembahkan yang membuat persembahan Kain ditolak TUHAN dan persembahan Habel diterima TUHAN. Teks Alkitab yang kita baca tidak menjelaskan penyebab penolakan dan penerimaan persembahan itu. Penjelasan tentang hal itu terdapat dalam Ibrani 11:4 yang mengatakan bahwa persembahan Habel—yang dilandasi oleh iman—lebih baik daripada persembahan Kain. Berdasarkan Ibrani 9:22, "Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan," ada anggapan bahwa persembahan Habel lebih baik daripada persembahan Kain karena Habel mempersembahkan anak sulung dari kambing dombanya, sehingga ada penumpahan darah, sedangkan Kain mempersembahkan hasil tanah, sehingga tidak ada penumpahan darah. Akan tetapi, anggapan semacam itu tidak terlalu meyakinkan karena—pada saat itu—hukum Taurat belum ada.


    Di samping masalah persembahan, hal penting yang perlu kita perhatikan dalam bacaan Alkitab hari ini adalah masalah tanggung jawab. Saat TUHAN berfirman kepada Kain, "Di mana Habel, adikmu itu?" Kain menjawab, "Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?" Jawaban Kain memperlihatkan bahwa ia menganggap dirinya tidak harus bertanggung jawab terhadap keberadaan adiknya. Akan tetapi, ternyata TUHAN tetap menuntut pertanggungjawaban Kain atas pembunuhan yang dia lakukan terhadap adiknya. Tuntutan pertanggungjawaban ini memperlihatkan bahwa Allah tidak pernah memberi wewenang kepada manusia untuk membunuh sesamanya, apa lagi membunuh adik sendiri. Dalam Perjanjian Lama, setiap pembunuhan—kecuali dalam perang atau sebagai hukuman berdasarkan perintah atau hukum Allah—pasti tidak bebas dari hukuman Allah.

    Dalam Perjanjian Baru, Tuhan Yesus menegaskan bahwa manusia bukan hanya tidak boleh membunuh sesamanya, melainkan harus secara aktif mengasihi sesama, sama seperti kita mengasihi diri sendiri (Matius 5:21-22; 22:39). Tentu saja, yang dimaksud dengan "sesama" oleh Tuhan Yesus bukan hanya keluarga yang memiliki hubungan darah, tetapi mencakup semua orang, termasuk orang yang dianggap sebagai musuh (Matius 5:44). Apakah Anda sadar bahwa Anda bertanggung jawab untuk mengasihi orang-orang di sekitar Anda: bukan hanya keluarga dan teman Anda, tetapi juga musuh Anda? Tahukah Anda bahwa bila Anda tidak mengasihi sesama, tidak ada tanda atau bukti bahwa Anda mengasihi Allah (1 Yohanes 4:20-21)? [GI Purnama]

    10 min

About Sinode Gereja Kristus Yesus

From the publisher's feed

Akun Spotify resmi Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY) yang menyajikan Renungan GEMA dalam Bahasa Indonesia dan Mandarin. Temukan kekuatan firman Allah dan pertumbuhan iman setiap hari bersama kami…