Sinode Gereja Kristus Yesus

Sinode Gereja Kristus Yesus

By Sinode Gereja Kristus YesusReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Sinode Gereja Kristus Yesus episodes

  • 十二月廿一日 - 蒙召成为祂的见证

    实在没有想到,首先听到耶稣基督诞生的消息的是正在看守羊群的牧羊人,而不是宗教领袖或社会领袖。在犹太社会中,牧羊人的地位是很低的。他们是受雇来看守别人的羊群,而他们一般上都是没有受过教育或学历低的人。牧羊人被拣选成为首先听到有关耶稣基督诞生的消息,表明了救主不是为那些受过高等教育或社会地位高的人而来的,但也为那些被认为是愚拙的人而来。祂拣选那些被世人认为是软弱和卑贱的人,叫他们得救并成为祂的见证(《哥林多前书》1:26-29)。


    见证(希腊语:martyria)是信心生活的一部分。当一个人接受和经历福音的大能,他就蒙召成为基督的见证。牧羊的人也是如此。圣诞的消息已将他们的惧怕变成大喜乐。他们蒙召成为祂的见证!当他们看见一大队天兵赞美救主的诞生后,他们立刻往伯利恒去,要看看天使论婴孩耶稣基督的话,就是要看见有婴孩包着布和卧在马槽里的话。当他们到了那里,便见证天使论孩子的话成就了(2:12,16)。作为回应,牧羊人便赞美和归荣耀与上帝。对于牧羊人,遇见天使和遇见婴孩耶稣的经历成为他们向周围人作见证的源头。虽然有些人对他们的见证感到惊讶,但马利亚的反应是把这一切的事存在心里,反复思想(2:19)。牧羊人的见证使她坚信上帝确实要她参与祂的拯救计划。

    正如牧羊人一样,每一个信徒也蒙召成为基督的见证。你是否真正接受基督并经历改变生命的福音大能?体验生命改变的经历就是我们可以向别人作见证的源头,包括在今年的圣诞节中。[Jumaria Chandra传道/陈巧云]

    8 min
  • 十二月二十日 - 当不符合计划时

    每一天,我们都离不开生活的规划。我们已习以为常地计划一整天想要做的事。如果我们没有定下计划,我们的生活仿佛变得漫无目的。约瑟和马利亚已经有了三个阶段的结婚计划,是根据犹太人的婚姻法则:第一,他们必须征求双方家长的同意。第二,他们要向众人宣布他们的关系和订婚。第三,他们过着夫妻生活。


    约瑟对马利亚很失望,因为她没有根据婚姻法则的第二阶段。按照犹太人的法则,在第二阶段,他们已经像夫妻一样,除了还没有住在一起,也还没有夫妻之实。倘若触犯了法则—像马利亚已经怀孕—就要用石头打死她(《申命记》22:23-24)。在这第二阶段,只有离婚才能解除婚约。因此,约瑟想要暗暗地休了马利亚。可以肯定的是,约瑟当时还未晓得马利亚已经获得从上帝而来的特权,要成为耶稣,就是弥赛亚的母亲。接着,有上帝的使者向他梦中显现,对他说不要怕—或怀疑—只管娶马利亚为妻,因为她所怀的孕是从圣灵来的(《马太福音》1:20)。他蒙召成为耶稣的父亲,这一点意味着上帝要约瑟参与祂的计划。虽然与马利亚的婚姻—从人的角度看—不符合约瑟的计划,但约瑟选择顺从上帝的呼召。约瑟娶了马利亚,但他们没有同房,直到马利亚生下孩子。

    当事情没有按计划而行时,你可能会感到失望,包括服事、家庭、事业等。在这般的情况中,你是否还相信上帝在你的生命中有美好的计划(参阅《耶利米书》29:11)?上帝造你和拯救你并不是偶然的,而乃为要叫你行善(《以弗所书》2:10)。当庆祝今年的圣诞节,我们要向上帝祈求,使我们能够明白祂在我们生命中的计划。但愿上帝帮助我们。[Jumaria Chandra传道/陈巧云]

    7 min
  • 20 Desember 2022 - “KETIKA TIDAK SESUAI PERENCANAAN”

    Setiap hari, kita tidak terlepas dari perencanaan hidup. Kita sudah terbiasa memerinci apa yang hendak kita lakukan di sepanjang hari. Bila kita tidak membuat perencanaan, hidup kita menjadi seperti tidak bertujuan. Yusuf dan Maria telah memiliki rencana pernikahan yang terdiri dari tiga tahap, sesuai dengan ketetapan pernikahan orang Yahudi: Pertama, mereka akan meminta persetujuan keluarga. Kedua, mereka akan mengumumkan kepada orang banyak mengenai relasi mereka dan bertunangan. Ketiga, mereka hidup sebagai suami-istri. Yusuf kecewa terhadap Maria yang telah gagal di tahap kedua pernikahan mereka. Menurut aturan orang Yahudi, di tahap kedua, pasangan sudah seperti suami istri, kecuali dalam hal belum tinggal serumah dan belum berhubungan seksual. Bila ada yang melanggar—seperti Maria yang kedapatan hamil—ia akan dirajam batu hingga mati (Ulangan 22:23-24). Di tahap kedua ini, pernikahan hanya dapat dibatalkan dengan perceraian. Oleh karena itu, Yusuf berencana menceraikan Maria secara diam-diam. Dapat dipastikan bahwa saat itu, Yusuf belum tahu bahwa Maria telah mendapat hak istimewa dari Allah untuk menjadi Ibu dari Yesus, Sang Mesias. Selanjutnya, malaikat Allah datang kepadanya melalui sebuah mimpi dan menyampaikan agar Yusuf tidak perlu takut—atau ragu-ragu—untuk mengambil Maria menjadi istrinya, sebab Bayi yang dikandungnya adalah dari Roh Kudus (Matius 1:20). Dengan dipanggil menjadi ayah Yesus, hal ini berarti bahwa Allah mau melibatkan Yusuf dalam perencanaan-Nya. Meskipun pernikahannya dengan Maria itu—dari sudut pandang manusia—tidak sesuai dengan rencana Yusuf, tetapi Yusuf memilih untuk taat terhadap panggilan Allah tersebut. Yusuf memperistri Maria, tetapi mereka tidak berhubungan seksual sampai hari Maria melahirkan.


    Anda mungkin merasa kecewa saat muncul hal-hal yang tidak sesuai dengan rencana Anda, termasuk yang menyangkut pelayanan, keluarga, karir, dan sebagainya. Dalam situasi seperti itu, apakah Anda tetap yakin bahwa Allah memiliki rencana yang baik bagi kehidupan Anda (bandingkan dengan Yeremia 29:11)? Anda diciptakan dan diselamatkan Allah bukan karena kebetulan, tetapi karena Allah telah menyiapkan pekerjaan baik untuk Anda kerjakan (Efesus 2:10). Saat merayakan Natal tahun ini, marilah kita memohon agar Tuhan membuat kita memahami rencana-Nya melalui kehidupan kita. Kiranya Tuhan menolong kita semua. [GI Jumaria Chandra]

    9 min
  • 19 Desember 2022 - “HAK ISTIMEWA DARI ALLAH”

    Perkataan "Tidak semua orang mendapat kesempatan yang sama" adalah kalimat yang sering disampaikan kepada orang yang mendapat hak istimewa yang seharusnya tidak boleh disia-siakan. Maria tidak menyangka bahwa ia akan mendapat hak istimewa yang tidak didapatkan oleh wanita lain dengan menjadi Ibu Yesus Kristus. Saat memeriksa diri, sungguh tak bisa dipahami bagaimana seorang perawan remaja yang berasal dari Nazareth—kota yang tidak terpandang, Yohanes 1:46—bisa mengandung tanpa melalui hubungan dengan seorang pria. Yang lebih sulit dimengerti adalah bagaimana Roh Kudus bisa membuat ia hamil dan melahirkan (Lukas 1:35). Peristiwa hamil di usia lanjut seperti yang dialami oleh Elisabet sudah pernah terjadi pada diri Sara dalam Perjanjian Lama. Akan tetapi, peristiwa kehamilan pada diri seorang perawan belum pernah terjadi. Oleh karena itu, Maria merasa ragu. Ia pasti merasa risau saat memikirkan konsekuensi yang terjadi bila ia hamil di luar nikah. Sebelum malaikat memberi penjelasan, Yusuf—tunangan Maria—berniat memutuskan hubungan (Matius 1:19). Selain itu, menurut hukum Taurat, hukuman bagi hubungan di luar nikah adalah hukuman rajam sampai mati (Ulangan 22:23-24).


    Malaikat Gabriel menyampaikan bahwa Maria tidak perlu takut. Melahirkan Sang Mesias adalah kasih karunia di hadapan Allah (Lukas 1:30). Pada masa itu, para wanita memiliki impian untuk menjadi ibu dari Mesias yang dijanjikan (bandingkan dengan 1:42). Malaikat Gabriel menemui Maria enam bulan setelah Elisabet hamil (Lukas 1:26). Pemberitahuan bahwa Elisabet yang mandul itu telah hamil selama enam bulan merupakan peneguhan bagi Maria untuk memercayai bahwa apa yang disampaikan Allah melalui malaikat Gabriel benar-benar akan terjadi. Berbeda dengan Zakharia, Maria tidak terus ragu, melainkan ia belajar memercayai Allah. Kata Maria, "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." (1:38).

    Bila Anda menerima hak istimewa untuk melayani Allah, Anda harus melaksanakan pelayanan tersebut dengan penuh tanggung jawab. Sekalipun pelayanan tersebut bisa saja memunculkan berbagai tantangan yang harus kita hadapi, kita tetap harus menjalani pelayanan tersebut dengan penuh ketaatan. Apakah Anda menyadari adanya hak istimewa untuk melayani yang diberikan kepada diri Anda? Apakah Anda sudah bersikap sebagai hamba yang sungguh-sungguh berusaha melaksanakan kehendak Allah dengan segenap hati? [GI Jumaria Chandra]

    13 min
  • 十二月十九日 - 来自上帝的特权

    这句"不是所有人都有相同的机会",是一句经常传达给拥有特权的人,要他们珍惜这特权。马利亚没有想到,她会拥有其他女人无法获得的特权,就是能成为耶稣基督的母亲。当她自我省察时,实在无法理解为何一个来自拿撒勒—一座不起眼的城市,《约翰福音》1:46—的一个童女,能够在不与男人发生关系的情况中怀孕。更难理解的是,圣灵怎样让她怀孕生子(《路加福音》1:35)。以利沙伯晚年怀孕的事件在旧约中已曾发生在撒拉身上。但却不曾有童女怀孕的事件。因此,马利亚心存疑虑。她一想到自己未婚生子的后果肯定会心慌。天使还未向约瑟—马利亚的未婚夫—说明之前,他想要和她断绝关系(《马太福音》1:19)。另外,根据律法,发生婚外关系的刑罚就是用石头打死(《申命记》22:23-24)。


    天使加百列对马利亚说不要怕。生下弥赛亚是在上帝面前蒙福的人(1:30)。在当时,妇女们都想成为所应许的弥赛亚的母亲(参阅1:42)。天使加百列在以利沙伯怀孕六个月后才去见马利亚(《路加福音》1:26)。当天使告诉她不能生育的以利沙伯已经怀孕六个月,马利亚便坚信天使加百列所说的话确实会发生。不同于撒迦利亚,马利亚没有继续的怀疑,而是学习相信上帝。马利亚说,"我是祢的使女,情愿照祢的话成就在我身上。"(1:38)。

    如果你拥有服事上帝的特权,你必须要尽责地执行这项服事。即使在服事中可能会出现和面对各种的挑战,我们仍然必须完全顺从地服事上帝。你是否意识到上帝所赐与你的服事特权?你是否拥有一个仆人的心态,全心全意地服从上帝的旨意?[Jumaria Chandra传道/陈巧云]

    7 min
  • 十二月十八日 - 在上帝没有难成的事

    "难成"这个词的意思是"不可能发生"。上帝通过天使加百列,预言撒迦利亚和以利沙伯将有一个儿子,他们要给他起名叫约翰—接着将称为施洗约翰。作为一对年纪老迈的夫妻,很明显,在撒迦利亚和以利沙伯的思维中,生孩子是不可能的,更何况伊利沙伯是不会生育的。然而,上帝能够使不可能的成为可能。约翰不仅是在不可能的情况中所赋予的,但他也扮演着为救主的到来预备道路的角色(1:17)。


    撒迦利亚—施洗约翰的父亲—是亚伦的后人并继承了祭司的职份,而约瑟—耶稣基督的父亲是大卫的后人并继承了君王的角色。在犹太王希律的时代,这两条血脉的荣光早已黯淡了。犹大王国的权杖已落入外邦人,即罗马人手中。施洗约翰的出现是为救主预备道路,祂是掌握犹大王国权杖的救主。可惜的是,当撒迦利亚听到报给他关于将有孩子的事,他却怀疑上帝。作为不信上帝的结果,他成为哑巴直到孩子的出生(1:20,64)。当伊利沙伯意识到自己怀了孕,他为上帝在他身上行奇妙的作为而充满喜乐(1:25)。

    你是否正面临一个困扰你思想的严重问题?虽然我们的口可能承认上帝是全爱和全能的主,我们却不容易相信上帝愿意并且能够帮助我们。千万别将上帝与人相提并论。上帝是无限的,而人是有限的。我们要相信,在我们相信耶稣基督是我们的救主后,我们已经成为上帝的儿女(《约翰福音》1:12),以致上帝必会眷顾我们。我们对基督的信心受到勇气的考验,倘若我们按照上帝的旨意求什么,祂就应允我们的祷告(《约翰一书》5:14)。你是否真正相信耶稣基督是你的救主?你是否相信上帝爱你和眷顾你?你是否相信上帝的大能超乎你的有限?[Jumaria Chandra传道/陈巧云]

    9 min
  • 18 Desember 2022 - “TIDAK ADA YANG MUSTAHIL BAGI ALLAH”

    Kata "mustahil" adalah kata yang artinya "tidak mungkin terjadi". Melalui malaikat Gabriel, Allah menubuatkan bahwa Zakharia dan Elisabet akan mendapatkan seorang anak laki-laki dan mereka akan menamainya Yohanes—selanjutnya akan disebut Yohanes Pembaptis. Sebagai pasangan usia lanjut, jelas bahwa mendapatkan anak adalah hal yang mustahil dalam pemikiran Zakharia dan Elisabet, apa lagi Elisabet itu mandul. Namun, Allah sanggup membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin. Yohanes bukan hanya dikaruniakan di tengah kemustahilan, tetapi ia juga berperan dalam menyiapkan jalan bagi kedatangan Sang Juruselamat (1:17). Zakharia—ayah Yohanes Pembaptis—berasal dari garis keturunan Harun dan mewarisi peran Imam, sedangkan Yusuf—ayah Yesus Kristus—berasal dari garis keturunan Daud dan mewarisi peran Raja. Pada zaman Herodes, raja Yudea, kemuliaan kedua garis keturunan ini sudah redup. Tongkat kerajaan Yehuda telah berpindah ke tangan bangsa Asing, yaitu bangsa Romawi. Yohanes Pembaptis hadir untuk mempersiapkan jalan bagi kedatangan Sang Juruselamat yang memegang tongkat kerajaan Yehuda. Sayangnya, saat menerima pemberitahuan tentang kelahiran anaknya, Zakharia sempat meragukan Allah. Sebagai konsekuensinya, ia menjadi bisu sampai hari kelahiran anaknya (1:20,64). Setelah menyadari bahwa dirinya telah hamil, Elisabet sangat bersukacita atas perbuatan ajaib Allah bagi dirinya (1:25). Apakah Anda sedang menghadapi persoalan berat yang membebani pikiran Anda? Walaupun mulut kita mungkin mengakui bahwa Allah itu mahakasih dan mahakuasa, tidak mudah bagi kita untuk meyakini bahwa Allah mau dan sanggup menolong kita. Jangan samakan Allah dengan manusia. Allah tidak memiliki keterbatasan seperti manusia yang terbatas. Kita perlu meyakini bahwa setelah kita memercayai Yesus Kristus sebagai Juruselamat kita, kita telah menjadi anak-anak Allah (Yohanes 1:12), sehingga Allah pasti memedulikan kita. Keyakinan kita kepada Kristus diuji oleh keberanian kita untuk meyakini bahwa Allah pasti mengabulkan doa kita bila kita meminta sesuatu sesuai dengan kehendak-Nya (1 Yohanes 5:14). Apakah Anda benar-benar memercayai Yesus Kristus sebagai Juruselamat Anda? Apakah Anda meyakini bahwa Allah mengasihi dan memedulikan diri Anda? Apakah Anda meyakini bahwa kuasa Allah melampaui keterbatasan Anda? [GI Jumaria Chandra]

    9 min
  • 17 Desember 2022 - “SESUNGGUHNYA, AKU DATANG SEGERA”

    Di kalangan Kristen terdapat istilah "eskatofobia", yaitu istilah yang menggambarkan ketakutan orang Kristen yang berlebihan untuk membicarakan tentang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali. Topik pembicaraan ini dihindari karena kedatangan Kristus yang kedua kali dianggap identik dengan hal-hal yang bersifat menakutkan—seperti gempa bumi, bumi terbelah, gunung meletus, laut bergelora—yang terjadi menjelang kedatangan-Nya. Eskatofobia itu keliru karena sebenarnya, masalah kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali adalah sumber pengharapan orang percaya dalam menghadapi masa depan.


    Di pasal 22 ini, Yohanes mengingatkan ketujuh jemaat di Asia Kecil bahwa Tuhan Yesus akan segera datang. Tuhan Yesus menyampaikan sendiri secara langsung sebanyak tiga kali, "Aku datang segera" (7,12,20). Kalimat ini penting dan harus diperhatikan karena kalimat ini mengingatkan orang percaya untuk selalu berjaga-jaga. Kita harus hidup suci (membasuh jubah, 22:14), menjaga keintiman secara rohani dengan Tuhan (Roh dan pengantin perempuan, 22:17), serta setia dan taat dalam menjalankan firman-Nya (tidak menambah dan mengurangi firman Tuhan, 22:7,18-19). Peringatan Kristus dalam perkataan "Aku datang segera" membawa konsekuensi yang bernilai kekal. Umat Allah yang setia dan taat akan mendapat upah dari Tuhan (22:12). Sebaliknya, mereka yang berbuat jahat dan melawan kehendak Tuhan (22:15) akan mendapat hukuman yang kekal. Begitu seriusnya peringatan ini, sampai-sampai malaikat yang dilihat oleh Yohanes menasihati manusia dengan sangat keras, seperti seorang yang putus asa setelah menasihati seseorang, tetapi orang itu tetap jahat. Jika dikalimatkan dalam bahasa sehari-hari, malaikat itu kira-kira berkata sebagai berikut, "Saya sudah kasih tahu bahwa Tuhan Yesus akan datang segera! Sekarang, terserah kamu: Kalau kamu mau menjadi jahat, teruslah berbuat jahat! Kalau kamu mau menjadi cemar, teruslah berbuat cemar! Kalau kamu mau menjadi benar, teruslah kerjakan kebenaran! Kalau kamu mau menjaga kekudusan, teruslah menjaga kekudusan! Ingatlah, Tuhan akan membalas setiap orang menurut perbuatannya!" (22:11-12, terjemahan bebas).

    Kedatangan Tuhan Yesus sudah sangat dekat! Sudahkah Anda menata hidup Anda agar menghasilkan hidup yang berkualitas serta berkenan di hadapan Allah? Semoga mempelai laki-laki (Kristus) segera menjemput mempelai wanita-Nya (gereja) untuk memasuki langit dan bumi yang baru! Ya Tuhan Yesus, datanglah segera! [Pdt. Souw Suharwan]

    11 min
  • 十二月十七日 - 看哪,我必快来!

    上基督徒圈子里有"末世恐惧症"这一词,即描述基督徒过度害怕谈论主耶稣的再来。这个话题被避免是因为基督的再临被认同于在祂临前发生的可怕事件例如地震、地面裂开、火山爆发、大海翻腾。末世恐惧症是错误的,因为其实主耶稣再来的议题是信徒面对未来的希望之源。


    在22章,约翰提醒了小亚细亚的七个教会,主耶稣快要来了。主耶稣亲自说了三遍:"我必快来"(7,12,20)。这句话很重要而且必须注意,因为这句话提醒信徒要时刻保持警惕。我们必须活得圣洁(洗净衣服,22:14),与主保持亲密的属灵关系(圣灵和新妇,22:17),忠心顺服执行祂的话(不加添删去上帝的话,22:7,18-19)。基督的警告在"我必快来"这句中具有永恒的后果。忠心顺从的上帝子民将得到上帝的奖赏(22:12)。相反的,那些作恶并违背上帝旨意的人(22:15)将得到永恒的惩罚。这个警告是如此严重,以至于约翰看到的天使非常严厉地告诫人类,如一个已经劝告别人后感到绝望的人,但那个人却仍然邪恶。若以日常用语,天使大概就这样说:"我已经告诉过你,主耶稣快来了!现在由你决定:如果你想变恶,就继续作恶!如果你想变不洁净,就继续行不洁的!如果你想成为义人,就继续行义!如果你想保持圣洁,就继续保持圣洁!记住,上帝会按照各人的行为赏罚每个人!"(22:11-12,意译)。

    主耶稣的再来很近了!您是否已经整理您的生活,以创造一个令上帝喜悦的优质生活?愿新郎(基督)早日接祂的新妇(教会)进入新天新地!哦主耶稣,愿祢快来![苏孝源牧师/梁思静]

    6 min
  • 十二月十六日 - 新天、新地、新耶路撒冷

    主耶稣说:"你们心里不要忧愁。你们信上帝,也当信我。在我父的家里,有许多住处。若是没有,我就早已告诉你们了。我去原是为你们预备地方去。"(《约翰福音》14:1-2)。所提到的地方就是新天新地。


    约翰看见上帝创造的新天新地为信徒的居所(《启示录》21:1)。新天新地是关于信徒在新世界中生活的状态。为了描述未来世界的情况,约翰使用他在地球熟悉的概念,并使用"如同"、"好像"(21:11)等词来描述与现在世界不同的事物。基督谈论新天新地是因为旧天地—也就是我们今天生活的世界—已经不再有了。新天新地不是旧天地的改造,因为旧天地会废去(《彼得后书》3:10)。新天新地与旧天地不同。上帝使一切都更新(21:5),而不是改造旧的。在新天新地里,将不再有海(21:1)—象征着黑暗的力量和与上帝的对立。新天新地的状况与旧天地的状况不同。在那里将不再有眼泪、死亡、悲哀、哭号、或疼痛(21:4)。新天新地象征着天国。从天而降的新耶路撒冷是"上帝统治的中心"。新耶路撒冷象征着信徒,因为这座城市被描述为"新妇"和"羔羊的妻"(21:9)。这是基督与祂的教会联合的图画。上帝本身将成为圣殿,上帝的荣耀将照亮它,因此不需要太阳和月亮(21:22-23)。那些可憎的、不洁净的、虚谎的不能进去,只有名字写在生命册上的人才能进去(21:27)。这些圣徒活着按照主的旨意事奉祂,他们做祂喜悦的事(22:1-5)。

    有一首无名之人创作的歌曲"哦,耶路撒冷"的歌词。这首歌表达了进入耶路撒冷的渴望。您渴望新耶路撒冷吗?您的名字已写在生命册上吗?悔改吧!忠于并遵守祂的命令![苏孝源牧师/梁思静]

    12 min

About Sinode Gereja Kristus Yesus

From the publisher's feed

Akun Spotify resmi Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY) yang menyajikan Renungan GEMA dalam Bahasa Indonesia dan Mandarin. Temukan kekuatan firman Allah dan pertumbuhan iman setiap hari bersama kami…